Embed
Email

AMAL ANTARA NIAT DAN GODAAN

Document Sample
AMAL ANTARA NIAT DAN GODAAN
Description

TENTANG MOTIVASI

Shared by: JUM'AN BASALIM
Categories
Tags
Stats
views:
13
posted:
1/6/2012
language:
English
pages:
2
INNAMAL A'MALU HARUS BINNIAT KAN?

Oleh: Jum'an



Renovasi masjid al-Mukhlisin (=orang-orang yang ikhlas) di Rawasari tidak

pernah kunjung selesai karena hanya mengandalkan amal jariah dari warga dan

sumbangan hasil jaringan dari kendaraan yang melintas. Padahal pengurusnya

selalu menghimbau para khotib solat Jum'at disana untuk mengingatkan betapa

besar pahala menyumbang masjid di akhirat nanti. Tetapi anjuran itu rupanya

didengarkan sambil mengantuk hingga tidak membekas dihati. Seorang khotib

muda yang progresip bahkan mengingatkan: "Kalau kita tidak ingin masjid kita

ini terbengkalai sampai akhir zaman, sumbanglah segera, dengan ikhlas ataupun

dengan terpaksa. Menunggu ikhlas sama dengan menunggu Godot!" (Drama

populer Samuel Beckett tentang penantian yang tidak jelas). Khotbah ini cukup

mengejutkan dan menggugah tetapi tidak lama sesudah itu timbul pertentangan

dan manjadikan khotib itu tidak disukai.



Semangat muda yang menggebu-gebu kadang-kadang menyepelekan aturan

baku yang sudah kita pegang. Ia baru sadar ketika jamaahnya sendiri yang

memperingatkan: "Bukankah innamal a'malu harus binniat?" Yaitu bahwa niat

sangat menentukan pernilaian Allah terhadap amal seseorang. Balasan bagi

setiap amalan benar-benar digantungkan kepada niat atau motivasi yang

mendasarinya. Jadi, sama-sama berjuang, sama-sama mengabdi, sama-sama

menderita yang seorang masuk sorga yang lain masuk neraka? Begitu? Ya

Benar! Alangkah gentingnya urusan motivasi kalau begitu! Salah niat atau tak

jelas motivasi bisa-bisa amalan kita sia-sia atau bahkan menjadi terhukum?

Sepanjang menyangkut ibadah ritual seperti solat dan puasa kita memang tidak

pernah lalai untuk berniat dengan jelas. Tetapi dengan ibadah sosial seperti

mengkaji ilmu, mendidik anak, menyumbang masjid seingat saya niat kita......

yah sekedar karena memang penting! Motivasi kita menuntut ilmu hampir tidak

berbeda dengan semua orang. Tidak jelas terasa bahwa niat kita adalah lillahi

ta'ala. Padahal niat bisa berubah karena macam-macam godaan dan kendala.

Orang awam yang susah atau orang alim yang gagah berani masing-masing ada

godaannya yang khas. Orang susah tergoda oleh kelemahannya. Nyolong sedikit,

bohong sedikit, lalu apa salahnya kalau sedikit lagi; diulangi dan diulangi sampai

menjadi kebiasaan. Akhirnya dari pada barsulit-sulit hidup jujur, mengapa tidak

tetap saja menjadi pendosa yang dirasakan enak dan mudah? Tetapi orang alim

yang gagah berani tergoda oleh kealiman dan keberaniannya sendiri. Terbawa

oleh perasaan bahwa mereka mengemban tugas dan kewajiban yang lebih tinggi

dari orang biasa dan justru karena itulah dosa-dosa dasar dianggap sepele. Ah

itu kan cuma kenakalan anak-anak. Ah itu kan hanya dosa kecil! Ah itu kan

sudah ada yang mengurus!



Dario Castrillon Hoyos adalah seorang pendeta di Colombia yang begitu terkenal

reputasinya dan dijuluki "Laki-laki dusun yang berjiwa Rajawali". Seperti Umar

Ibnul Khattab ia menyelinap dimalam hari untuk memberi makan anak-anak

miskin, membujuk dan menengahi antara gerilyawan dan regu tembak, dan

kabarnya ia pernah menyamar sebagai tukang susu sampai berhasil masuk ke

istana gembong narkoba Pablo Escobar dan memintanya untuk mengakui dosa-

dosanya. Ia demikian yakin dan bersungguh-sungguh dalam menjalankan missi

agamanya. Tetapi dunia tidak mengenangnya demikan. Pada 1990 ia diadili oleh

para petinggi Vatikan dengan tuduhan menunjukkan sikap menentang terhadap

kebijaksanaan Vatican tentang krisis pelecehan seks yang melanda gereja

dimana-mana. Dario dianggap menyepelekan skandal besar itu dengan kata-

kata: "Itu kan cuma masalahnya Amerika!" Bahkan ia pernah terang-terangan

memuji seorang Uskup Perancis yang menolak untuk melaporkan seorang

pendeta pedofil kepada penguasa sipil. Bagaimana mungkin seorang pendeta

dengan keberanian moral yang penuh bisa menjadi tertuduh di Vatikan?

Justru heroisme dalam menjalankan missinya itulah ia dengan mudah tergoda

dan menutup mata melihat kenyataan skandal seks yang dilakukan banyak

pendeta.



Karena itu hati-hatilah dengan godaan niat. Sekali waktu anda lewat di depan

masjid Al-Mukhlisin Rawasari, ucapkan niat anda sebelum melempar uang

kedalam jaring! Akan sangat berbeda balasannya kelak!



Related docs
Other docs by JUM'AN BASALIM
BIAR ALLAH SAJA YANG MEMBALASNYA
Views: 6  |  Downloads: 0
PESAN SUFI: JANGAN TIDUR LAGI
Views: 12  |  Downloads: 0
DOKTER TAKUT MATI
Views: 10  |  Downloads: 0
SUKMA NABATI
Views: 13  |  Downloads: 0
DUNIA MEMBURUK ATAU MEMBAIK?
Views: 10  |  Downloads: 0
ANAK SOLEH YANG TEWAS OVERDOSIS
Views: 9  |  Downloads: 0
KETURUNAN JENGIS KHAN DISEKITAR KITA
Views: 27  |  Downloads: 0
NIAT BAIK MUDAH BERUBAH
Views: 15  |  Downloads: 0
PERBUDAKAN DI MAURITANIA
Views: 13  |  Downloads: 0
BEDA PANGKAL BENCI
Views: 4  |  Downloads: 0
By registering with docstoc.com you agree to our
privacy policy

You are almost ready to download!

You are almost ready to download!