Gejala Penyakit Jantung dan Cara mengatasinya by beni.busal

VIEWS: 54 PAGES: 4

									Gejala Penyakit Jantung
Pengertian penyakit jantung, serangan jantung, gejala penyakit jantung, ciri penyakit jantung,
cara mencegah dan cara mengobati penyakit jantung.
Penyakit jantung adalah sebuah kondisi yang menyebabkan Jantung tidak dapat melaksanakan
tugasnya dengan baik. Hal-hal tersebut antara lain Otot jantung yang lemah (kelainan bawaan
sejak lahir) dan atau adanya celah antara serambi kanan dan serambi kiri, oleh karena tidak
sempurnanya pembentukan lapisan yang memisahkan antara kedua serambi saat penderita
masih di dalam kandungan. Hal ini menyebabkan darah bersih dan darah kotor tercampur.
Pengertian penyakit jantung dan serangan jantung adalah berbeda. Kalau Serangan jantung
adalah sebuah kondisi yang menyebabkan jantung sama sekali tidak berfungsi. Kondisi ini
biasanya terjadi mendadak, dan sering disebut gagal jantung. Penyebab gagal jantung
bervariasi, namun penyebab utamanya biasanya adalah terhambatnya suplai darah ke otot-otot
jantung, oleh karena pembuluh-pembuluh darah yang biasanya mengalirkan darah ke otot-otot
jantung tersebut tersumbat atau mengeras, entah oleh karena lemak dan kolesterol, ataupun
oleh karena zat-zat kimia seperti penggunaan obat yang berlebihan yang mengandung Phenol
Propano Alanin (ppa) yang banyak ditemui dalam obat-obat seperti Decolgen, dan nikotin.
(sumber:wikipedia).




Bagaimanapun, penyakit jantung adalah salah satu penyakit yang berbahaya dan banyak
menimbulkan kematian kepada penderitanya. Tak jarang, si penderita terlambat mengetahui
bahwa dia menderita penyakit jantung sehingga terlambat untuk diatasai. Untuk itu, mengetahui
gejala atau ciri penyakit jantung perlu anda ketahui agar bisa segera dilakukan tindak
pengobatan secepatnya.
Gejala penyakit jantung (sumber:wikipedia)
1. Nyeri. Jika otot tidak mendapatkan cukup darah (suatu keadaan yang disebut iskemi), maka
oksigen yang tidak memadai dan hasil metabolisme yang berlebihan menyebabkan kram atau
kejang. Angina merupakan perasaan sesak di dada atau perasaan dada diremas-remas, yang
timbul jika otot jantung tidak mendapatkan darah yang cukup. Jenis dan beratnya nyeri atau
ketidaknyamanan ini bervariasi pada setiap orang. Beberapa orang yang mengalami kekurangan
aliran darah bisa tidak merasakan nyeri sama sekali (suatu keadaan yang disebut silent
ischemia).
2. Sesak napas merupakan gejala yang biasa ditemukan pada gagal jantung. Sesak merupakan
akibat dari masuknya cairan ke dalam rongga udara di paru-paru (kongesti pulmoner atau
edema pulmoner).
3. Kelelahan atau kepenatan. Jika jantung tidak efektif memompa, maka aliran darah ke otot
selama melakukan aktivitas akan berkurang, menyebabkan penderita merasa lemah dan lelah.
Gejala ini seringkali bersifat ringan. Untuk mengatasinya, penderita biasanya mengurangi
aktivitasnya secara bertahap atau mengira gejala ini sebagai bagian dari penuaan.
4. Palpitasi (jantung berdebar-debar)
5. pusing & pingsan. Penurunan aliran darah karena denyut atau irama jantung yang abnormal
atau karena kemampuan memompa yang buruk, bisa menyebabkan pusing dan pingsan.


Sumber lain (vivanews.com) mengatakan gejala khas sakit jantung sebagai berikut:


1. Tiba-tiba sakit di bagian dada dibelakang tulang dada atau seperti sesak dada.
2. Nyeri dada bisa berulang beberapa menit (20 menit atau lebih).
3. Rasa nyeri bisa berupa tekanan di bagian dada, dan leher seolah tercekik hingga
menyebabkan keluar keringat dingin
4. Tiba-tiba pingsan, namun bisa kembali sadar. Ini terjadi karena ada gangguan irama
jantung
5. Merasa seperti sakit maag, padahal sebelumnya tidak pernah menderita gangguan
lambung


Pada sebagian orang, gejalanya bisa mirip dengan masuk angin biasa. Apabila anda mengalami
gejala yang mirip seperti yang disebutkan di atas, jangan ragu untuk hubungi dokter agar segera
mendapatkan perawatan medis yang tepat.
Tips Mencegah penyakit jantung
1. Pola makan yang sehat
Hindari makanan yang mengandung lemak dan kolesterol tinggi. Hindari pula makanan dengan
kandungan gula tinggi seperti softdrink, misalnya.
2. berhenti merokok
Di dalam bungkus rokok sudah dijelaskan bahwa “Merokok dapat menyebabkan kanker,
serangan jantung, impotensi, dan gangguan kehamilan dan janin”.
3. Hindari stress
Saat seseorang stress, tubuh akan mengeluarkan hormon cortisol yang bisa menyebabkan
pembuluh darah menjadi kaku.
4. Kurangi berat badan berlebih (obesitas)
Obesitas memiliki risiko utama pembesaran atrium jantung kiri. Pembesaran jantung ini nantinya
akan meningkatkan detak jantung tidak normal, stroke, dan kematian.
5. Olahraga secara teratur
Olahraga seperti jalan kaki atau jogging dapat menguatkan kerja jantung dan melancarkan
peredaran darah ke seluruh tubuh.
6. Konsumsi antioksidan
Antioksidan Penting untuk Cegah Sakit Jantung. Ini bisa diperoleh dari berbagai macam
sayuran, buah-buahan, dan minum teh.
7. Keturunan
Jika anda memiliki kerabat dekat yang pernah mengalami serangan jantung, sebaiknya mulai
sekarang lebih berhati-hati dalam menjaga pola makan dan gaya hidup. Penyakit jantung bukan
penyakit keturunan, tetapi bila ada keluarga (ortu, kakek, nenek,saudara, paman, bibi dsb) yang
menderita atau pernah menderita penyakit jantung, kamu memiliki faktor resiko untuk
mendapatkan penyakit jantung. Jadi, perlu diwaspadai!
8. dll
Cara mengatasi penyakit jantung
Di dunia ini tidak ada obat yang terlebih baik daripada pencegahan. Jadi, sebisa mungkin
kurangi atau hilangkan pola hidup yang kurang sehat. Gaya hidup sehat adalah keharusan
apabila anda ingin terhindar dari penyakit ini.
Namun, ada beberapa zat yang dipercaya mampu memperkecil atau memperbesar risiko
penyakit dan serangan jantung, di antara lain: (sumber:wikipedia)


1. Beberapa peneliti menyebutkan bahwa zat allicin di dalam bawang putih ternyata dapat
membantu menjaga kesehatan jantung. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa oleh khasiat zat
allicin, ketegangan pembuluh darah berkurang 72% . Namun beberapa peneliti lain ada juga
yang menyatakan bahwa tidak ada hubungan antara bawang putih dengan kesehatan jantung.
Dalam studi yang dilakukan pada 90 perokok berbadan gemuk, para peneliti Eropa mendapati
bahwa tambahan bubuk bawang putih selama 3 bulan tak memperlihatkan perubahan dalam
kadar kolesterol mereka atau beberapa tanda lain risiko penyakit jantung.


2. Studi membuktikan bahwa mengurangi merokok tidak mengurangi risiko penyakit
jantung. Untuk benar-benar mengurangi risiko penyakit jantung, seseorang harus benar-
benar berhenti merokok.


3. Penemuan yang diterbitkan dalam Journal of the American College of Cardiology
mengungkapkan konsumsi suplemen Vitamin C dapat mengurangi risiko penyakit
jantung.


4. Penelitian menunjukkan, mengurangi konsumsi garam dapat mengurangi risiko
penyakit jantung. Konsumsi garam dapat meningkatkan tekanan darah. Pada percobaan
diet rendah garam menunjukkan risiko penyakit jantung hingga 25% dan risiko serangan
jantung hingga 20%


5. Konsumsi makanan-makanan yang dapat menjaga kesehatan jantung seperti Salmon,
Tomat, Minyak Zaitun, Gandum, Almond, dan Apel


Demikian yang dapat saya beberkan perihal pengertian penyakit jantung & serangan jantung, ciri
atau gejala penyakit jantung, cara mencegah penyakit jantung serta cara mengatasi penyakit
jantung. Semoga dapat diambil manfaatnya dan membuat kita lebih menghargai gaya hidup
yang sehat. Untuk kurang lebihnya, termasuk kesalahan ketik yang mungkin ada saya mohon
maaf dan mohon koreksinya. Salam!

								
To top