Embed
Email

CARA MUDAH MEMBUAT RESEARCH

Document Sample
CARA MUDAH MEMBUAT RESEARCH
Description

Membuat reset memang membutuhkan keahlian khusus, akan tetapi tidak ada yang sulit jika kita mau memberikan perhatian sedikit untuk lebih mendalaminya.
Berikut ini diberika kiat dan tips cara mudah membuat reset ilmiah, dengan sedikit ketekunakan dan pemiliahan karya ilmiah apakah kita memilih dengan menggunakan metodo kuantitatif atau kualitatif. jika kita menggunakan kuantitiatif maka dipastikan kita akan berhubungan dengan statistik yang sederhana seperti deskriptit sampai statistik yang rumit, akan tetapi jangan kawatir sekarang statistik tidak perlu ditakutkan lagi seperti 10 tahun lalu, sebab banyak program statistik untuk mempermudah perhitungan dengan program SPSS, Bila kita menggunakan metede kualitatif maka kita harus memvalidasi, dan realibilitas alat ukur untuk dilakukan dalam observasi dengan menggunakan berbagai alat misalnya dapat menggunakan program iteman dan SPSS.

Shared by: adolf rudolfh
Categories
Tags
Stats
views:
196
posted:
1/5/2012
language:
pages:
34
JUDUL KARYA ILMIAH









D

I

S

U

S

U

N

OLEH

NAMA PENGARANG







WOLTER RUDOLF,SE,MBA



JAKARTA

2011



Contoh penulisan karya ilmiah Page 1

PERSETUJUAN PEMBIMBING







Karya ilmiah dengan judul,” membuat energy alternative dari bahan alami buah mangga”, telah

disetujui oleh



Dosen pembimbing Science sebagai penugasan unjuk kerja, yang pendisainannya diberikan waktu 2

minggu dan penulisan reportnya dalam waktu 2 minggu.



Karya ilmiah ini diberikan bobot 4 sks Tahun Pelajaran 2011/2012 semester ganjil dan bertujuan

untuk pengembangkan diri mahasiswa dalam bidang science.







Disusun oleh:



Nama : …………….







Kelas : …………..









Pembimbing Materi dan Teknis Karya Ilmiah









Wolter Rudolf,SE,MBA.









Contoh penulisan karya ilmiah Page 2

ABSTRAKSI



Rudolf SMP Cahaya Sakti



“membuat sumber energy listrik dari buah alami”.



Jenis karya ilmiah ini adalah penelitian experimental dimana peneliti memanipulasi dan

mengendalikan satu atau lebih varibel bebas, serta mengamati variable terikat, untuk melihat

perbedaan sesuai dengan manipulasi variable bebas (independent) tersebut atau penelitian yang

melihat hubungan sebab akibat kepada dua atau lebih variable dengan member perlakuan lebih

(treatment) kepada kelompok eksperimen yang diberikan.







Abstraksi



Abstraksi merupakan ringkasan penelitian yang berisikan:



1. Nama penulis

2. Judul karya ilmiah

3. Tujuan penelitian dan latar belakang penelitian

4. Metode penelitian

5. Metode pengumpulan data

6. Analisis data

7. Hasil penelitian

8. Kesimpulan dan Rekomendasi









Contoh penulisan karya ilmiah Page 3

KATA PENGANTAR







Segala puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa.



Karena berkat dan rahmatnya penulisan karya ilmiah judul “Membuat sumber energy dari bahan

alami buah mangga”, dapat diselesaikan.



Penelitian ini ditulis sebagai rasa tanggung jawab penulis untuk meraih gelar ….







Ucapan terima kasih kepada …. Yang mendukung terlaksananya karya ilmiah ini tuliskan nama ….









Jakarta, Nopember 2011









Contoh penulisan karya ilmiah Page 4

DAFTAR ISI



Halaman



JUDUL KARYA ILMIAH ………………………………………………………….. i



HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING.…………………………………… ii



ABSTRAKSI ………………………………………………………………………. iii



KATA PENGANTAR ……………………………………………………………… iv



DAFTAR ISI ……………………………………………………………………….. v



DAFTAR TABEL ………………………………………………………………….. vi



DAFTAR GAMBAR ………………………………………………………………. vii







BAB I PENDAHULUAN



1.1. Latar belakang penulisan judul karya ilmiah ………………….. 1

1.2. Permasalahan ……………………………….……………………. 2

1.2.1. Identifikasi Masalah ………………..……………………. 3

1.2.2. Pembatasan Masalah …………………………………… 4

1.2.3. Rumusan Masalah ……………….……………………… 4

1.3. Tujuan Karya Ilmiah ………………………………….…………… 5

1.4. Manfaat Karya Ilmiah ……………………………….……………. 6

1.5. Sistematika Penyusunan Karya Ilmiah ………………………… 7



BAB II TINJAUAN PUSTAKA



2.1. Landasan teori ……………………………….………………….. 8

2.2. Pengertian sel sederhana ……………………………………… 9

2.3. Hipotesis …………………………………………………………. 10







BAB III METODOLOGI KARYA ILMIAH



3.1. Metodologi karya ilmiah ……………………….………………… 11

3.2. Populasi dan Sampel ….……………………….………………… 11

3.2.1. Populasi …………………………………………………… 12

3.2.2. Sampel ……………………………………………………. 12

3.3. Teknik pengumpulan data ………………………………………. 12

3.4. Teknik pengolahan data ………………………………………… 13







BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN



4.1. Sampel 1 …………………………………………………………... 14

4.2. Sampel 2 …………………………………………………………… 15







BAB V KESIMPULAN DAN SARAN



5.1. Kesimpulan ………………………………………..……………….. 17

5.2. Saran-saran ………………………………………………………… 20





Contoh penulisan karya ilmiah Page 5

DAFTAR TABEL







Halaman



Table 1 …………………………………………………………………………….. 20



Table 2 ……………………………………………………………………………… 22i









Contoh penulisan karya ilmiah Page 6

DAFTAR GAMBAR







Halaman



Gambar 1 sel sederhana ….……………………………………………………….. 25



Gambar 2 sel alami mangga ………………….…………………………………… 27









Contoh penulisan karya ilmiah Page 7

BAB I



PENDAHULUAN







1.1. Latar belakang masalah



Latar belakang masalah memuat tentang alur pemikiran penulis tentang rentetan fenomena-

fenomena atau peristiwa-peristiwa dimasa lalu, sedang terjadi dan masa yang akan datang, yang

berhubungan dengan objek seting penelitian, serta penyimpangan yang memerlukan penelitian

untuk menganalisis masalah.







1.2. Permasalahan



1.2.1. Identifikasi masalah



Indentifikasi masalah merupakan kelanjutan dari latar belakang masalah, dalam latar belakang

masalah sudah dijelaskan faktor-faktor yang yang menyebabkan masalah. Semua faktor tersebut

diteliti, akan tetapi karena keterbatasan waktu, biaya, kemampuan dan referensi yang relevan, maka

tidak semua faktor yang menyebabkan masalah tersebut kita teliti, untuk lebih mendalam maka

peneliti memilih beberapa faktor-faktor yang sangat urgen (penting).







1.2.2. Pembatasan masalah



Pembatasan masalah perlu dilakukan karena adalanya keterbatasan yang dimiliki oleh peneliti,

khususnya waktu, tenaga, kemampuan teoritik yang relevan dengan penelitian, sehingga diharapkan

penelitian dapat dilakukan lebih terfokus dan mendalam.



Pembatasan masalah penelitian dapat dilakukan berhubungan dengan fokus penelitian (variable-

variabel yang diteliti), pendekatan penelitian, tempat penelitian, subjek instrument penelitian, dan

hasil penelitian.







1.2.3. Rumusan masalah



Rumusan masalah merupakan uraian dari masalah-masalah yang dimunculkan dalam latar belakang

yang dikemukakan terdahulu.



Rumusan masalah adalah jawaban atas pertanyaan, “apa masalahnya?” rumusan masalah

sebaiknya dinyatakan dengan kalimat pertanyaan atau pernyataan yang jelas dan padat.



Contoh:



1. Apakah ada pengaruh tingkat keasaman larutan elektrolit dengan besarnya sumber tegagan

yang dihasilkan?

2. Adakah pengaruh volume larutan elektrolit terhadap besarnya tegangan yang dihasilkan?

3. Apakah ada perbedaan besarnya tegangan antara botol yang satu dengan lainnya yang

memiliki larutan elektrolit yang sama?



1.3. Tujuan Penelitian



Tujuan penelitian adalah tujuan untuk menjawab pertanyaan masalah yang diteliti secara spesifik,

untuk mencapai penelitian yang dilakukan. Bukan tujuan penulisan karya ilmiah untuk mendapatkan

nilai, akan tetapi tujuan penelitian adalah bersifat ilmiah, untuk menjawab permasalahan penelitian.





Contoh penulisan karya ilmiah Page 8

Contoh:

1. untuk melihat pengaruh keasaman larutan elektrolit terhadap besarnya tegangan yang

dihasilkan.

2. Melihat pengaruh volume larutan elektrolit terhadap besarnya tengangan yang dihasilkan.

3. Membandingkan besarnya tegangan yang dihasilkan antara satu botol dengan botol lain

dengan larutan elektrolit yang sama.







1.4. Manfaat Penelitian.



Manfaat penelitian dapat dilihat dari empat sisi:



1. Manfaat secara teoritis/kegunaan terhadap pengembangan kemajuan ilmu pengetahuan.

2. Manfaat secara metodologi dapat memberikan metode untuk mengungkapkan dan mencari

jawaban masalah penelitian secara ilmiah.

3. Manfaat secara praktis, hasil penelitian dapat bermanfaat dan berkontribusi dalam mengatasi

masalah yang ada pada objek yang diteliti.

4. Manfaat untuk rekomendasi, hasil penelitian dapat memberikan rekomendasi kepada peneliti

yang berminat melanjutkan penelitian yang berhubungan dengan masalah tersebut.







1.5. Sistematika Pembahasan

Untuk mempermudah dalam memahami isi karya ilmiah ini, maka perlu kiranya penulis menguraikan

secara sistematis penulisan karya ilmiah ini. Adapun karya ilmiah ini terbagi dalam 5 (lima) Bab,

yang penyusunannya sebagai berikut:

BAB I : PENDAHULUAN

Dalam bab ini penulis menjelaskan mengenai latar belakang, permasalahan yang

timbul, perumusan masalah, tujuan dan manfaat penelitian serta sistematika

pembahasan



BAB II : TINJAUAN KEPUSTAKAAN



Dalam bab ini penulis menjelaskan mengenai gambaran penelitian terdahulu,

landasan teori yang meliputi defenisi energy, energy alternative dan sel sederhana.

Serta hipetetis.



BAB III : METODOLOGI PENELITIAN



Dalam bab ini penulis menjelaskan tentang metode penelitian, populasi dan sample

penelitian, teknik pengumpulan data, teknik pengolahan dan analisis data.



BAB IV : HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN



Bab ini merupakan inti dari penyusunan penelitian, dimana diuraikan dengan jelas

hasil penelitan dan apa penyebab sehingga besar kecilnya tegangan yang

dihasilkan.



BAB V : SIMPULAN DAN SARAN



Dalam bab ini penulis mengakhiri penelitian dimana pada akhir bab ini berisikan

tentang kesimpulan yang dapat ditarik dari hasil-hasil pembahasan pada bab-bab

sebelumnya serta berisikan saran-saran yang mungkin berguna untuk perbaikan

bagi akademisi maupun para siswa untuk selalu berusaha meningkatkan kecintaan

terhadap karya ilmiah.









Contoh penulisan karya ilmiah Page 9

BAB II



TINJAUAN PUSTAKA







Bagian ini membicarakan tentang kajian pustaka atau literature, hasil studi leteratur sangat penting

terutama penelitian kuantitatif, sebab penelitian ilmiah perlu didasarkan pada teoritis yang digunakan

untuk merumuskan masalah dan membangun hipotesis penelitian.



Konsep teoritis dapat diperoleh melalui buku-buku teks, media massa (majalah, Koran, dan laporan

hasil-hasil penelitian, jurnal-jurnal, tv, internet yang mempunyai hubungan dengan variable-variabel

yang akan diteliti.



Kajian Pustaka berisi tentang hal-hal sebagai berikut:



A. Deskripsi tentang teori

1. Teori yang berhubungan dengan masalah yang diteliti dan hubungan antara teori secara

konseptual.

2. Review tentang hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan masalah penelitian.

Contoh:

Sel sederhana pertama sekali dibuat oleh Volta, dengan membuat dua lempengan logam dari

Cupri (tembaga) sebagai elektroda positif dan Zinkum (seng) sebagai elektroda negative dan

menempatkan kedua logam tersebut kedalam larutan elektrolit yang berisi larutan elektrolit

asam sulfat, menghasilkan potensial listrik yang bertahan dalam waktu yang singkat karena

timbulnay polarisasi dengan ditandai dengan adanya gelombung (bubble) gas hydrogen yang

menempel pada logam tembaga.

B. Kerangka Konseptual/Kerangka Pemikiran.

Berdasarkan percobaan yang telah dilakukan oleh Volta, maka dapat dibuat sumber tegangan

dengan menggunakan larutan asam yang berasal dari bahan alami seperti buah-buahan yang

memiliki rasa asam, seperti jeruk asam, jeruk limau, apel, dll

C. Hipotesis Penelitian

Hipotesis penelitian merupakan jawaban sementara terhadap masalah yang hendak dicari solusi

pemecahan melalui penelitian, yang dirumuskan atas dasar pengetahuan, pengalaman dan

logika yang kemudian akan diuji kebenarannya melalui penelitian yang hendak dilakukan.

Hipotesis tidak harus selalu muncul dalam penelitian, namun harus disesuaikan dengan jenis

penelitian, jika penelitian bersifat deskriptif, hipotesis tidak perlu dimuat dalam penelitian.









Contoh penulisan karya ilmiah Page 10

BAB III



METODOLOGI PENELITIAN



Bagian ini merupakan tahapan penelitian yang menjelaskan cara bagaimana penelitian dapat

dilakukan, agar hipotesis penelitian dapat teruji secara ilmiah dan empiric.



Untuk mendapatkan hasil penelitian yang baik, peneliti harus menentukan metode yang sesuai

dengan tujuan penelitan yang ingin dicapai. Adapun metode untuk menjalankan penelitan mencakup:



A. Menentukan Pendekatan atau Jenis Penelitian.

Pendekatan penelitian yang akan digunakan adalah aspek yang sangat penting dalam suatuan

penelitian, adapun pendekatan penelitian yang akan digunaka terdiri dari pendekatan penelitian

kualitatif dan pendekatan kuantitatif, sesuai dengan metode penelitan yang sesuai dengan

masalah penelitian.

Jenis penelitian dibagi dua berdasarkan data yang diperoleh:

1. Penelitian Kwantitatif

2. Penelitian Kwalitatif







Penelitian Kwantitatif berdasarkan metodenya terdiri dari:



1. Deskriptif

2. Komparatif (perbandingan)

3. Korelasi

4. Eksperimen

5. Expos the Facto

6. Survey



Deskripsi



Metode ini digunakan untuk membantu peneliti mendeskripsikan ciri-ciri variable-variabel yang

diteliti atau merangkum pengamatan penelitian yang telah dilakukan tanpa membuat kesimpulan

yang berlaku untuk umum.



Analisis deskripsi dengan menggunakan ukuran kecendrungan memusat (measures of central

tendency), ukuran keberagaman (measures of variability).



Ciri-ciri :



1. Memahami dan menjelaskan variable-variabel yang diteliti, variable diukur dengan alat ukur

yang ditentukan oleh peneliti.

2. Menghitung data dari nilai terendah hingga nilai tertinggi dan menghitung frekuensi yang

didapat.

3. Menggunakan statistic deskripsi dengan menggunakan ukuran kecendrungan memusat

(measures of central tendency), ukuran keberagaman (measures of variability).







Komparatif



Penelitian ini adalah membandingkan satu variable atau lebih dengan sampel besar, atau

penelitian dilakukan dengan mengkaji beberapa fenomena-fenomena dalam berbagai bidang

seperti social, iptek.



Tujuan penelitian komparatif adalah dipakai untuk menguji teori sehingga ditemukan perbedaan

dan kesamaan.







Contoh penulisan karya ilmiah Page 11

Penelitian Asosiatif (Korelasional)



Penelitian ini sering disebut dengan penelitian hubungan sebab akibat (kausal korelation). Tujuan

penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara dua variable atau lebih, atau hubungan

antara variable bebas dengan variable terikat. Penelitian ini merupakan pola yang memiliki

tingkat tertinggi dibandingkan dengan pola deskriptif dan komparatif.



Penelitian Eksperimen



Penelitian eksperimen adalah merupakan suatu penelitian yang menuntut peneliti memanipulasi

dan mengendalikan satu atau lebih variable bebas serta mengamati variable terikat, untuk

melihat perbedaan sesuai dengan manipulasi variable bebas (independent) tersebut atau

penelitian yang melihat hubungan sebab akibat kepada dua atau lebih variable dengan memberi

perlakuan lebih (treatment) kepada kelompok eksperimen yang diberi treatmen dibandingkan

dengan yang tidak diberikan treatmen, kelompok ini biasanya disebut kelompok control.







Penelitian Expost Facto (Kausalitas)



Penelitian expost fakto adalah merupakan penelitian yang dilakukan untuk meneliti suatu

peristiea yang telah terjadi dan kemudian mengamati ke belakang tentak faktor-faktor yang dapat

menyebabkan timbulnay kajian tersebut. penelitian ini menggunakan logika dasar sama dengan

eksperimen, hanyha saja dalam penelitian ini tidak ada manipulasi langsung kepada variable

bebas.







Penelitian Survey



Penelitian survey adalah penelitian yang dilakukan melalui pengamatan langsung terhadap suatu

gejala atau pengumpulan informasi dari populasi besar maupun kecil, tetapi data yang dipelajari

adalah data dari sampel sebagai mewakili data populasi tersebut.



Ciri khas penelitian ini adalah data penelitian dikujmpulkan dari responden dengan menggunakan

kuesioner.



Penelitian survey digambarkan sebagai proses untuk mentransformasikan lima komponen

informasi ilmiah dengan menggunakan enam control metodologis. Komponen-komponen

infromasi ilmiah adalah :



1. Teori

2. Hipotesis

3. Observasi

4. Generalisasi empiris, kesimpulan dari data-data yang telah didisederhanakan

5. Penerrimaan atau penolokan hipotesis.







Adapun enam control metodologisnya adalah sebagai berikut :



Penelitian Kwalitatif berdasarkan metodenya terdiri dari :



1. Fenomenologi (fenomena yang terjadi di masyarakat)

2. Historis (sejarah)

3. Case Study (studi kasus)

4. Etnografi (kebudayaan)

5. Grounded theory

6. Action Research (Penelitian tindakan) misalnya Penelitian Tindakan Kelas (PTK).





Contoh penulisan karya ilmiah Page 12

B. Menentukan Subjek Penelitian (Populasi dan Sampel)

Sebuah penelitian tentu memiliki subjek yang hendak diteliti, subjek yang diteliti haruslah dapat

mewakili apa yang diteliti.

Contoh:

Populasi yang diguanakan adalah buah-buahan yang mengandung asam

Sampel yang digunakan dalam penelitian karya ilmiah ini adalah asam jeruk, asam sankis, limau,

asam kunci, apel, strawberi.

C. Instrument Penelitian

Instrument penelitian digunakan untuk mendapatkan data penelitian dengan tingkat ketercapaian

data sesuai dengan fokus penelitian, baik itu penelitian kuantitatif maupun penelitian kualitatif,

D. Teknik Pengumpulan Data

Teknik pengumpulan data harus sesuai dengan jenis data yang dibutuhkan dalam penelitian.

Data yang dibutuhkan dalam penelitian dapat berupa data primer dan data sekunder.

Data primer adalah data yang diperoleh langsung dengan cara inter view (wawancara),

kuesioner (angket), observasi (pengamatan), data eksperimen berupa percobaan.

Data sekunder adalah data yang diperoleh dari dokumen-dokumen yang berhubungan dengan

persoalan penelitian, seperti literature yang memiliki relevasi.

E. Teknik Analisis Data

Analisis data merupakan kegiatan yang dilakukan oleh peneliti setelah data terkumpul, Analisis

data penelitian kuantitatif adalah menggunakan analisis statistic. Terdapat dua statistic yaitu

statistic deskriptif dan statistic inferesial.



Analisis deskriptif, digunakan untuk membantu peneliti mendeskripsikan ciri-ciri variable-variabel

yang diteliti atau merangkum hasil pengamatan penelitian yang telah dilakukan tanpa membuat

kesimpuan yang berlaku untuk umum.



Analisis Inferensial digunakan peneliti untuk menetapkan sejauh manakah dapat menyimpulkan

hasil penelitian dari data yang diperoleh dalam kelompok yang terbatas.

Penelitian ini biasanya digunakan karena populasi sampel terlalu besar, dan peneliti memiliki

keterbatasan untuk meneliti semua subjek populasi. Peneliti harus menguasai uji statistic yang

sesuai untuk digunakan. Uji statistic digunakan untuk menjawab hipotesis nol, seperti uji chi

kuadrat, uji t, uji Anova, korelasi dan regresi.



Didalam percobaan yang dilakukan maka uji yang dilakukan adalah menggunakan analisis

Deskripsi dengan menggunakan statistic sederhana. Yaitu dengan menggunakan rata-rata dan

sigma untuk enam botol percobaan.

Contoh:









Contoh penulisan karya ilmiah Page 13

BAB IV



HASIL DAN PEMBAHASAN







Memuat table data penelitian dengan merinci tiap-tiap eksperimen









Contoh penulisan karya ilmiah Page 14

BAB V



PENUTUP









1. Simpulan

2. Saran-saran









Contoh penulisan karya ilmiah Page 15

DAFTAR PUSTAKA







Contoh penulisan daftar pustaka



1. W Rudolf (2000), Keunggulan Investasi Dalam Bentuk Saham Dibandingkan Investasi Dalam

Bentuk Deposito Tahun 1999, Program MBA Saint John Jakarta.

2. W Rudolf (2002), Analisis Harga Saham Blue Chip di Bursa Efek Jakarta Tahun 2002,

Universitas Kertanegara Jakarta.

3. Iskandar, 2007 Metodologi Penelitian Pendidikan dan Sosial Kuantitatif dan Kualitatif, Gaung

Persada Press, Jakarta.



Catatan :

Penulisan daftar pustaka ada dua model:

1. Nama pengarang, tahun penerbitan, judul buku, penerbit (jika ada edisi cantumkan), Kota

(tempat) diterbitkan.

2. Nama pengarang, tahun penerbitan, judul buku, Kota (tempat) ,diterbitkan, Penerbit (jika ada

edisi cantumkan),









Contoh penulisan karya ilmiah Page 16

JUDUL KARYA ILMIAH









D

I

S

U

S

U

N

OLEH

NAMA PENGARANG





JAKARTA

2011









Contoh penulisan karya ilmiah Page 17

PERSETUJUAN PEMBIMBING







Karya ilmiah dengan judul,” membuat energy alternative dari bahan alami buah mangga”, telah

disetujui oleh guru pembimbing Science SMP Cahya Sakti sebagai penugasan unjuk kerja, yang

pendisainannya diberikan waktu 2 minggu dan penulisan reportnya dalam waktu 2 minggu.



Karya ilmiah ini diberikan bobot satu kali ulangan harian pada Tahun Pelajaran 2011/2012 semester

ganjil dan bertujuan untuk pengembangkan diri siswa dalam bidang science untuk dapat ditampilkan

dalam karya ilmiah remaja dikemudian hari, semoga penulisan karya ilmiah ini dapat

mengembangkan minat para siswa untuk menggali energy alternative dihari yang akan datang.







Disusun oleh:



Nama : …………….







Kelas : …………..









Pembimbing Materi dan Teknis Karya Ilmiah









Wolter Rudolf,SE,MBA.









Contoh penulisan karya ilmiah Page 18

ABSTRAKSI



Rudolf SMP Cahaya Sakti



Judul karya ilmiah ini adalah “membuat sumber energy listrik dari buah alami”, yang bertujuan untuk

mengembangkan energy alternative dari buah-buahan alami yang dapat diperoleh dengan mudah di

masyarakat.



Terbatasnya sumber energy yang berasal dari fosil akan berdampak pada habisnya energy tersebut

beberapa puluh tahun yang akan dating. Untuk mengatasinya maka perlu dicari terobosan baru

untuk mengatasi kelangkahan sumber energy tersebut. untuk itu dibuatlah enegi alternative dengan

merancang sel sederhana dengan menggunakan buah-buah alami yang dapat diperoleh dengan

mudah dimasyarakat seperti buah-buahan yang mengandung asam.



Jenis karya ilmiah ini adalah penelitian kwantitatif deskriptif dimana peneliti menggunakan

matematika statistic sederhana.



Metode pengumpulan data diperoleh dengan melakukan percobaan menggunakan Cupri sebagai

elektroda positif dan Zinkum sebagai elektroda negative dengan melarutkan kedua logam tersebut

dalam larutan elektrolit menggunakan tujuh buah-buahan.



Hasil percobaan kami analisis dengan menggunakan statistic sederhana yaitu dengan mencara rata-

rata dari enam botol percobaan dan juga menjumlahkan enam botol percobaan tersebut.



Hasil penelitian yang diperoleh ternyata Jeruk limau rata-rata perbotolnya 0,912 Volt dan jumlah

tegangan enam botol 5,45, Jeruk stroberi rata-rata perbotolnya 0,912 Volt dan jumlah tegangan

enam botol 5,45, Jeruk kunci rata-rata perbotolnya 0,912 Volt dan jumlah tegangan enam botol 5,45,

Jeruk lemon rata-rata perbotolnya 0,912 Volt dan jumlah tegangan enam botol 5,45, Jeruk jeruk nipis

rata-rata perbotolnya 0,912 Volt dan jumlah tegangan enam botol 5,45, Jeruk apel hijau rata-rata

perbotolnya 0,912 Volt dan jumlah tegangan enam botol 5,45, Jeruk sunkis rata-rata perbotolnya

0,912 Volt dan jumlah tegangan enam botol 5,45



Dapat disimpulkan bahwa dari tujuh sampel yang diteliti ternyata jeruk limau memiliki voltase yang

paling besar dengan rata-rata 0,9125 Volt perbotol dan 5,450 Volt untuk enam botol. Yang paling

rendah adalah jeruk sunkis dengan rata-rata perbotol 0,1500 Volt perbotol dan 0,90 Volt untuk enam

botol. Pada percobaan ini lampu pijar kecil yang digunakan tidak dapat menyala, secara teoritis

dapat menyala karena jumlah enam botol sampel memiliki jumlah tegangan lebih dari 5 Volt

sementara spesifikasi lampu pijar yang digunakan hanya 2,5 Volt, penyebab tidak nyalanya lampu

disebabkan pemasangan rangkaian tidak baik sehingga tidak mampu untuk menyalakan lampu.









Contoh penulisan karya ilmiah Page 19

KATA PENGANTAR







Segala puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa.



Karena berkat dan rahmatnya penulisan karya ilmiah judul “Membuat sumber energy dari bahan

alami buah mangga”, dapat diselesaikan.



Penelitian ini ditulis sebagai rasa tanggung jawab penulis akan tugas yang diberikan oleh guru IPA

(Fisika) SMP Cahaya Sakti untuk memenuhi tanggung jawab sebagai salah satu tuntutan satu kali

ulangan harian sekaligus pengembangan diri dalam bidang science.







Ucapan terima kasih kepada …. Yang mendukung terlaksananya karya ilmiah ini tuliskan nama ….









Jakarta, Nopember 2011









Contoh penulisan karya ilmiah Page 20

DAFTAR ISI



Halaman



JUDUL KARYA ILMIAH ………………………………………………………….. i



HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING.…………………………………… ii



ABSTRAKSI ………………………………………………………………………. iii



KATA PENGANTAR ……………………………………………………………… iv



DAFTAR ISI ……………………………………………………………………….. v



DAFTAR TABEL ………………………………………………………………….. vi



DAFTAR GAMBAR ………………………………………………………………. vii







BAB I PENDAHULUAN



1.6. Latar belakang Masalah ……………………..………………….. 1

1.7. Permasalahan ……………………………………………………. 2

1.7.1. Identifikasi Masalah ………………..……………………. 3

1.7.2. Pembatasan Masalah …………………………………… 4

1.7.3. Rumusan Masalah ……………….……………………… 4

1.8. Tujuan Karya Ilmiah ……………………………………………… 5

1.9. Manfaat Karya Ilmiah ……………………………………………. 6

1.10. Sistematika Penyusunan Karya Ilmiah ………………………… 7



BAB II TINJAUAN PUSTAKA



2.4. Landasan teori ……………………………….………………….. 8

2.5. Pengertian sel sederhana ……………………………………… 9

2.6. Hipotesis …………………………………………………………. 10



BAB III METODOLOGI KARYA ILMIAH



3.5. Metodologi karya ilmiah .……………………….………………… 11

3.6. Populasi dan Sampel ….……………………….………………… 11

3.6.1. Populasi …………………………………………………… 12

3.6.2. Sampel ……………………………………………………. 12

3.7. Teknik pengumpulan data ………………………………………. 12

3.8. Teknik pengolahan data .………………………………………… 13







BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN



4.3. Sampel 1 …………………………………………………………... 14

4.4. Sampel 2 …………………………………………………………… 15







BAB V KESIMPULAN DAN SARAN



5.3. Kesimpulan ………………………………………..……………….. 17

5.4. Saran-saran ………………………………………………………… 20



DAFTAR PUSTAKA





Contoh penulisan karya ilmiah Page 21

DAFTAR TABEL







Halaman



Table 1 …………………………………………………………………………….. 20



Table 2 ……………………………………………………………………………… 22i









Contoh penulisan karya ilmiah Page 22

DAFTAR GAMBAR







Halaman



Gambar 1 sel sederhana ….……………………………………………………….. 25



Gambar 2 sel alami mangga ………………….…………………………………… 27









Contoh penulisan karya ilmiah Page 23

BAB I



PENDAHULUAN







1.1. Latar Belakang



Sumber energy pada saat ini terbatas, dimana sumber energy utama adalah berasal dari fosil

berupa minyak bumi, batubara dan gas alam. Yang diperkirakan akan habis dalam beberapa tahun

lagi.

Misalnya Indonesia memilik6T2`i sumber fosil yang melimpah di tahun 1970 dan menjadi salah satu

pengekspor minyak bumi terbesar dan menjadi anggota OPEC, kini tidak menjadi pengekpor minyak

akan tetapi pengimpor minyak dengan produksi minyak kurang lebih 940 barrel perhari dan

mengkonsumsi minyak 1400 barrel perhari dipastikan Indonesia akan menginpor minyak untuk

kebutuhan dalam negeri.

Dengan berkurangnya cadangan minyak yang berasal dari fosil dipastikan suatu saat

manusia akan kekurangan sumber energy. Untuk mengatasi hal tersebut maka diperlukan terobosan

baru untuk mencari energy aternatif diantaranya energy sinar matahari, energy panas bumi, energy

air terjun, energy pasang surut air laut, energy bio disel, energy lain yang dapat diperbaharui yang

yang bersumber dari tumbuhan misalnya energy yang sudah banyak dikembembangkan berasal dari

buah jarak, crud palm oil (CPO) minyak sawit, akan tetapi sampai saat ini minyak sawit masih

merupakan energy yang mahal, lebih mahal dari minyak bumi, untuk itu maka dikembangkanlah

salah satu sumber energy dari sel sederhana yang dapat diperoleh secara mudah dimasyarakat

dengan menggunakan cupri (tembaga) sebagai elektroda posifit, dan zincum (sebagai elektroda

negative) dan larutan elektrolit digunakan asam yang berasar dari tumbuhan.





Terbatasnya sumber energy, diperkirakan dalam beberapa puluh tahun yang akan datang

diperkirakan akan habis, untuk itu diperlukan pengembangan energy alternative yang dapat

menggantikan energy fosil. Untuk itu dikembangkanlah energy yang dapat diperbaharui salah

satunya adalah dengan menggunakan sel sederhana yang dapat diperoleh di masyarakat dan tidak

akan pernah habis sepanjang masa.





1.2. Permasalah



1.2.1. Identifikasi masalah

Apakah energy yang dibangkitkan dari sumber tegangan dari sel sederhana dapat

dikebangkankan menjadi energy listrik?



1.2.2. Pembatasan masalah

Agar permasalah yang diteliti tidak terlalu luas maka digunakan buah-buah yang memiliki

rasa yang asam untuk digunakan sebagai larutan elektrolit, dalam hal ini buah yang memiliki

rasa asam yang digunakan adalah jeruk limau, jeruk asam, jeruk sankis, jeruk kunci,

strawberi, apel.



1.2.3. Rumusan masalah

Apakah ada pengaruh tingkat keasaman buah (larutan elektrolit) terhadap besarnya

tegangan yang dihasilkan?







1.3. Tujuan Penelitian

Penelitan ini dilakukan untuk mendapat gambaran secara jelas perbedaan tingkat keasaman

(buah) terhadap besarnya tegangan yang dihasilkan oleh sel sederhana.





Contoh penulisan karya ilmiah Page 24

1.4. Manfaat Penelitian

Penelitian ini penulis lakukan sebagai rasa tanggung jawab penulis terhadap tugas yang

diberikan oleh guru science dalam rangkah pembutan karya ilmiah. Disamping itu penulis

juga mengharapkan agar hasil penelitian ini berguna untuk:

a. Siswa untuk pengembangkan potensi diri dalam melakukan penelitian sederhana sebagai

cikal bakal pengembangan ilmu untuk mencintai penelitian dalam rangka pengembangan

ilmu pengetahuan.

b. Bagi sekolah berguna untuk meningkatkan mutu sekolah dalam rangka pengembangan

ilmu yang diterapkan di SMP Cahaya Sakti, dan diharapkan pada masa yang akan datang

dapat mengikuti karya ilmiah remaja dan disertakan dalam lomba baik dilingkungan

Diknas, maupun penelitian yang dilakukan oleh LIPI.

c. Bagi masyarakat sebagai bahan referensi untuk mengembangkan penelitian yang lebih

lanjut dalam mencari energy alternative dikemudian hari.

d. Bagi penulis untuk menerapkan ilmu yang selama ini diperoleh di bangku sekolah, agar

selalu melatih kemampuannya khususnya melakukan penelitian sederhana.



1.5. Sistematika Pembahasan

Untuk mempermudah dalam memahami isi karya ilmiah ini, maka perlu kiranya penulis menguraikan

secara sistematis penulisan karya ilmiah ini. Adapun karya ilmiah ini terbagi dalam 5 (lima) Bab,

yang penyusunannya sebagai berikut:

BAB I : PENDAHULUAN

Dalam bab ini penulis menjelaskan mengenai latar belakang, permasalahan yang

timbul, perumusan masalah, tujuan dan manfaat penelitian serta sistematika

pembahasan



BAB II : TINJAUAN KEPUSTAKAAN



Dalam bab ini penulis menjelaskan mengenai gambaran penelitian terdahulu,

landasan teori yang meliputi defenisi energy, energy alternative dan sel sederhana.

Serta hipetetis.



BAB III : METODOLOGI PENELITIAN



Dalam bab ini penulis menjelaskan tentang metode penelitian, populasi dan sample

penelitian, teknik pengumpulan data, teknik pengolahan dan analisis data.



BAB IV : HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN



Bab ini merupakan inti dari penyusunan penelitian, dimana diuraikan dengan jelas

hasil penelitan dan apa penyebab sehingga besar kecilnya tegangan yang

dihasilkan.



BAB V : SIMPULAN DAN SARAN



Dalam bab ini penulis mengakhiri penelitian dimana pada akhir bab ini berisikan

tentang kesimpulan yang dapat ditarik dari hasil-hasil pembahasan pada bab-bab

sebelumnya serta berisikan saran-saran yang mungkin berguna untuk perbaikan

bagi akademisi maupun para siswa untuk selalu berusaha meningkatkan kecintaan

terhadap karya ilmiah.









Contoh penulisan karya ilmiah Page 25

BAB II





TINJAUAN PUSTAKA





2.1 Landasan Teori





2.1.1 Elemen Listrik



Elemen listrik itu ialah salah satu sumber yang ada dari arus listrik yang searah. Ada



dua macam elemen listrik, yaitu ada elemen primer dan ada juga elemen sekunder.



2.1.1.1 Elemen primer



Elemen primer itu ialah sumber dari arus listrik yang tidak bisa diisi ulang lagi apabila



muatan listriknya sudah habis. Ini disebabkan akibat adanya suatu reaksi kimia yang terjadi



di dalam suatu elemen dan tidak bisa lagi kembali menjadi bahan kimia seperti semula



(irreversible). Contoh elemen primer adalah elemen Volta, elemen Lechlance, dan elemen



Daniell.



2.1.1.2 Elemen sekunder



Elemen sekunder ialah sumber arus listrik yang bisa diisi ulang kembali dengan



muatan listriknya yang sudah habis. Reaksi kimia yang sudah terjadi di dalam suatu elemen



sekunder dapat dikembalikan menjadi bahan kimia seperti semula. Contohnya aki, baterai isi



ulang, Sel NiCad.



2.2 Sel Volta





Penemu dari elemen volta adalah Alessandro Volta (1475-1827) , seorang ahli fisika dari



Italia. Berikut ilustrasi sederhana dari sel volta yang pertama kali ditemuka









Cu  Zn  Cu  Zn 





gelembung polarisasi

H2

H 2SO4

H2 encer





aliran.elektron

Sel.Sederhana

Contoh penulisan karya ilmiah Page 26

Prinsip kerja sel volta





Sel volta di sini berfungsi seperti baterai. Cu atau tembaga dihubungkan ke Zn atau



seng. Akibat dari reaksi ini, lampu di atas akan menyala. Sumber energinya adalah larutan



H2SO4. Tetapi ada masalah; Zn atau seng lama-lama akan terkikis oleh larutan H2SO4, dan



akan tercipta gelembung H2O. H2O ini akan menempel di Cu atau tembaga, dan jika



batangan tembaga sudah penuh dengan gelembung-gelembung H2O ini, listrik akan



terputus dan lampu akan mati. Hal ini terjadi ±5menit setelah listrik pertama kali



dihubungkan. Hal ini dikenal dengan istilah “polarisasi”.





Tahun 1835, John Daniell mencegah terjadinya polarisasi dengan menambahkan



suatu zat yang disebut “depolarisator”. Elemen Daniell ini terdiri dari silinder tembaga dan



larutan tembaga sulfat (CuSO4) dan batang seng dalam larutan asam seng sulfat (ZnSO4).



Elemen ini berhasil menghasilkan beda potensial sekitar 1.1 volt.





Tahun 1886 Leclanche membuat elemen leclanche dengan mengganti H 2SO4



dengan ammonium Klorida (NH4Cl). Sebagai depolarisator, beliau menggunakan mangan



oksida (MnO2) yang dicampur dengan serbuk karbon.Antara depolarisator dan larutan



elektrolit, dipisahkan dengan dinding berpori. Hasilnya, daya tahan lebih lama, dan beda



potensial 1,5 volt.









2.3 Kerangka Pemikiran





Berdasarkan penelitian-penelitian yang telah dilakukan Volta, Daniell, dan Leclanche,



ketiganya menggunakan larutan dengan PH rendah, dan terlihat jelas bahwa larutan asam



ini adalah salah satu material penting dalam berjalannya sel volta.





Bagaimana jika asam buatan ini diganti dengan asam dari sari buah-buahan yang



memiliki PH rendah juga.









Contoh penulisan karya ilmiah Page 27

BAB 3

METODOLOGI KARYA ILMIAH







3.1 Metodologi karya ilmiah



Bagian ini merupakan tahapan penelitian yang menjelaskan cara penelitian yang



dilakukan agar penelitian dapat teruji secara ilmiah.



Metode penelitian ini adalah metode kwantitatif deskriptif



Metode ini digunakan untuk membantu peneliti mendeskripsikan ciri-ciri variable yang



diteliti/ merangkum pengamatan penelitian yang telah dilakukan tanpa membuat



kesimpulan yang berlaku untuk umum. Analisis deskripsi dengan menggunakan



ukuran kecenderungan memusat ( measures of central tendency) ukuran keberagaman.







Ciri-ciri deskripsi :



1. Variable diukur dengan alat ukur yang ditentukan peneliti



2. Menghitung data dari nilai terendah hingga tertinggi, hitung frekuensi yang



didapat.



3. Menggunakan statistic deskripsi dengan menggunakan ukuran kecenderungan



memusat, ukuran keberagaman.







3.2 Populasi dan Sampel



3.2.1. Populasi



Populasi yang digunakan sebagai larutan elektrolit adalah semua jenis buah-



buahan yang mengandung rasa asam.



3.2.2. Sampel



Sampel yang digunakan adalah buah Jeruk limau, stowberi, jeruk lemon, jeruk



kunci, jeruk nipis, apel hijau, jeruk sankis.,



3.3 Teknik pengumpulan data



Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan cara melakukan



percobaan/eksperimen.





Contoh penulisan karya ilmiah Page 28

1. Pertama-tama Siapkan alat dan bahannya yaitu :



- Alat : 6 botol plastic sebagai tempat sel sederhana,6 seng sebagai elektroda



negative,6tembaga sebagai elektroda positive.



- Bahan : (secukupnya) asam buah sebagai larutan elektrolit.



Contoh : Buah jeruk nipis, jeruk limau, jeruk kunci, strauberi, sunkis, & apel



hijau



2. Kedua melubangi 2 lubang (kiri dan kanan) bagian atas botol yg seimbang, sebanyak 6



botol lalu di tata berderetan.



3. Memblender dan memeras buah yang akan diuji tanpa di beri air untuk di ambil sari air



asam aslinya.



4. Merangkai kabel



5. Masukkan sari air buah yang sudah diperas ke dalam botol.



6. Sambungkan ujung kabel kanan dengan tembaga dan sambungkan ujung kabel kiri



dengan seng



7. Ukur tegangannya yang dihasilkan dari sari air buah masing-masing botol



Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah buah yang bersifat asam dan



sempel yang digunakan adalah jeruk limau, jeruk nipis, jeruk kunci, strobery, lemon,



apel hijau,dan sankis







3.4 Teknik pengolahan data



Teknik pengolahan yang digunakan adalah menggunakan cara analisis mathematic



statistic dengan menghitung rata-rata enam botol sel sederhana dan menjumlahkannya



Hasil tegangan (voltase) dari sari air buah dari masing-masing tiap botol di buatkan



table. Tabel tersebut berisi jumlah dan rata-rata voltase yang dihasilkan dari tiap botol



percobaan.









Contoh penulisan karya ilmiah Page 29

BAB IV



HASIL DAN PEMBAHASAN









Percobaan 1



NO JERUK LIMAU PH VOLTASE

1 Botol 1 0,91

2 Botol 2 0,90

3 Botol 3 0,89

4 Botol 4 0,93

5 Botol 5 0,91

6 Botol 6 0,92



Jumlah ∑ 5,45

Rata-rata 0,9125





Percobaan 2



NO STROBERI PH VOLTASE

1 Botol 1 0,90

2 Botol 2 0,85

3 Botol 3 0,93

4 Botol 4 0,91

5 Botol 5 0,86

6 Botol 6 0,89



Jumlah ∑ 5,34

Rata-rata 0,89





Percobaan 3



NO JERUK KUNCI PH VOLTASE

1 Botol 1 0,91

2 Botol 2 0,82

3 Botol 3 0,90

4 Botol 4 0,89

5 Botol 5 0,90

6 Botol 6 0,91



Jumlah ∑ 5,33

Rata-rata 0,9888





Percobaan 4



NO LEMON PH VOLTASE

1 Botol 1 0,93

2 Botol 2 0,92

3 Botol 3 0,95

4 Botol 4 0,54

5 Botol 5 0,91

6 Botol 6 0,92



Jumlah ∑ 5,17

Rata-rata 0,8617





Contoh penulisan karya ilmiah Page 30

Percobaan 5



NO JERUK NIPIS PH VOLTASE

1 Botol 1 0,63

2 Botol 2 0,72

3 Botol 3 0,72

4 Botol 4 0,84

5 Botol 5 0,78

6 Botol 6 0,75



Jumlah ∑ 4,44

Rata-rata 0,7400





Percobaan 6



NO APEL HIJAU PH VOLTASE

1 Botol 1 0,39

2 Botol 2 0,40

3 Botol 3 0,38

4 Botol 4 0,37

5 Botol 5 0,38

6 Botol 6 0,38



Jumlah ∑ 2,30

Rata-rata 0,3833









Percobaan 7



NO JERUK SANKIS PH VOLTASE

1 Botol 1 0,19

2 Botol 2 0,22

3 Botol 3 0,09

4 Botol 4 0,06

5 Botol 5 0,08

6 Botol 6 0,26



Jumlah ∑ 0,90

Rata-rata 0,15









NO SAMPLE PH VOLTASE

1 Jeruk Limau 0,9125

2 Stroberi 0,9890

3 Jeruk Kunci 0,9888

4 Lemon 2,0 – 3,0 0,8617

5 Jeruk Nipis 2,0 – 2,8 0,7400

6 Apel Hijau 0,3833

7 Jeruk Sankis 0,1500



Jumlah ∑ 5,0253

Rata-rata 0,8376





Dari hasil percobaan diperoleh :





Contoh penulisan karya ilmiah Page 31

1. Jeruk limau rata-rata perbotolnya 0,912 Volt dan jumlah tegangan enam botol 5,45

2. Jeruk stroberi rata-rata perbotolnya 0,912 Volt dan jumlah tegangan enam botol 5,45

3. Jeruk kunci rata-rata perbotolnya 0,912 Volt dan jumlah tegangan enam botol 5,45

4. Jeruk lemon rata-rata perbotolnya 0,912 Volt dan jumlah tegangan enam botol 5,45

5. Jeruk jeruk nipis rata-rata perbotolnya 0,912 Volt dan jumlah tegangan enam botol 5,45

6. Jeruk apel hijau rata-rata perbotolnya 0,912 Volt dan jumlah tegangan enam botol 5,45

7. Jeruk sunkis rata-rata perbotolnya 0,912 Volt dan jumlah tegangan enam botol 5,45







Pembahasan



Dari seluruh percobaan dengan menggunakan buah-buahan maka jeruk limau menghasilkan voltase

paling besar dengan rata-rata 0,9125 Volt perbotol dan 5,45 Volt untuk enam botol. Sementara

paling rendah adalah jeruk sunkis dengan rata-rata 0,1500 Volt perbotol dan 0,90 Volt untuk enam

botol.









Contoh penulisan karya ilmiah Page 32

BAB V



PENUTUP









SIMPULAN DAN SARAN



Dari tujuh sampel yang diteliti ternyata jeruk limau memiliki voltase yang paling besar dengan rata-

rata 0,9125 Volt perbotol dan 5,450 Volt untuk enam botol. Yang paling rendah adalah jeruk sunkis

dengan rata-rata perbotol 0,1500 Volt perbotol dan 0,90 Volt untuk enam botol.



Secara teoritis bila kita menggunakan 14 botol jeruk limau maka dapat dipergunakan untuk

menghidupkan mobil yang menggunakan akumulator 12 Volt sebagai sumber tegangan.



Dari percobaan ini dapat disimpulkan bahwa buah-buahan yang mengandung kadar asam yang

tinggi dapat dipergunakan untuk membangkitkan tegangan listrik.









Contoh penulisan karya ilmiah Page 33

Contoh penulisan daftar pustaka



DAFTAR PUSTAKA







4. W Rudolf (2000), Keunggulan Investasi Dalam Bentuk Saham Dibandingkan Investasi Dalam

Bentuk Deposito Tahun 1999, Program MBA Saint John Jakarta.

5. W Rudolf (2002), Analisis Harga Saham Blue Chip di Bursa Efek Jakarta Tahun 2002,

Universitas Kertanegara Jakarta.

6. Iskandar, 2007 Metodologi Penelitian Pendidikan dan Sosial Kuantitatif dan Kualitatif, Gaung

Persada Press, Jakarta.



Catatan :

Penulisan daftar pustaka ada dua model:

3. Nama pengarang, tahun penerbitan, judul buku, penerbit (jika ada edisi cantumkan), Kota

(tempat) diterbitkan.

4. Nama pengarang, tahun penerbitan, judul buku, Kota (tempat) ,diterbitkan, Penerbit (jika ada

edisi cantumkan),









Contoh penulisan karya ilmiah Page 34


Related docs
Other docs by adolf rudolfh
By registering with docstoc.com you agree to our
privacy policy

You are almost ready to download!

You are almost ready to download!