Nasihat Untuk Para Wanita

Document Sample
Nasihat Untuk Para Wanita Powered By Docstoc
					                          Nasihat Untuk Para Wanita
PERNIKAHAN ada kalanya berakhir dengan perceraian. Membiarkan pasangan seratus persen
menangani masalah keuangan merupakan sebuah risiko yang dapat membuat Anda rentan secara
finansial.

Tak ada seorang pun yang ingin menjalani hidup seolah-olah menunggu terjadinya ledakan
dalam hubungan. Tapi, ada untungnya bagi Anda mengetahui sejumlah langkah sederhana yang
efektif untuk melindungi diri sekiranya muncul situasi yang tak diinginkan.

Nah, berikut ini adalah sejumlah nasihat keuangan bagi perempuan menikah seperti dikutip
situs oprah.com yang dikembangkan lagi sesuai ide pikiran saya:

Membuka rekening pribadi
Jika semua rekening bank dan kartu kredit Anda dibuat atas nama suami, Anda akan menjadi
selalu tergantung padanya secara finansial. Sebelum melakukan hal lain, buka dulu rekening
bank dan kartu kredit atas nama Anda sendiri. Anda bisa menyisihkan penghasilan pribadi Anda
dan sisa uang belanja rumah tangga anda disitu. Mungkin akan terlihat kecil, tapi percayalah jika
dilakukan selama bertahun-tahun niscaya akan cukup besar untuk dijadikan modal hidup anda
jika suatu saat anda berpisah.

Membaca semua dokumen
Periksa dengan teliti seluruh dokumen pajak, perjanjian investasi, kontrak real estate, dan
dokumen-dokumen hukum secara hati-hati. Dapatkan laporan kredit setiap tahun sehingga tidak
ada kejutan yang tidak menyenangkan tentang situasi utang keluarga Anda di kemudian hari.

Menentukan kepemilikan
Perjanjian pranikah dapat melindungi aset yang diperoleh setelah menikah, seperti warisan.
Pastikan bahwa Anda terdaftar di akta rumah sebagai pemilik bersama.

Membuat keputusan keuangan
Perempuan yang tidak bekerja kadang merasa tidak nyaman berpartisipasi dalam keputusan
keuangan. Untuk perlindungan diri, pastikan Anda mengetahui bagaimana uang itu datang dan
ke mana uang itu pergi.

Mengenal penasihat keuangan
Hadiri pertemuan dengan perencana investasi, pengacara, atau akuntan. Jika ada masalah, Anda
akan memiliki jaringan yang dibutuhkan untuk membuat keputusan-keputusan penting.

Merencanakan masa depan
Pastikan Anda dan pasangan masing-masing memiliki asuransi jiwa yang memadai dan surat
wasiat. Pertimbangkan pula menyisihkan sejumlah uang untuk perawatan jangka panjang (sebab
perempuan cenderung hidup lebih lama dibandingkan lelaki).

Bekerja
Solusi yang terbaik mungkin adalah memiliki pekerjaan tetap sendiri. Dengan cara itu, anda
dapat secara mandiri menghidupi kebutuhan pribadi sekaligus menjadi ‘back-up’ suami disaat-
saat tertentu sehingga suami akan lebih menghargai anda. Namun ingat, jangan sampai pekerjaan
yang terlalu menyita waktu justru menjadi sumber masalah yang menyebabkan perceraian itu
terjadi. Jadi, pertimbangkanlah waktu bekerja Anda agar anda bisa menjalani kehidupan karir
dan rumah tangga secara seimbang.

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Stats:
views:33
posted:1/4/2012
language:Indonesian
pages:2