; anatomi fisiologi jantung
Documents
Resources
Learning Center
Upload
Plans & pricing Sign in
Sign Out
Your Federal Quarterly Tax Payments are due April 15th Get Help Now >>

anatomi fisiologi jantung

VIEWS: 1,518 PAGES: 4

anatomi fisiologi jantung

More Info
  • pg 1
									Pengertian
Kardiologi (berasal dari bahasa Yunani: καρδιά (kardia) yang berarti jantung) adalah
cabang ilmu kedokteran yang khusus mempelajari penyakit jantung dan pembuluh
darah.


Anatomi dan Fisiologi
Jantung merupakan organ yang paling vital, karena jantung merupakan bagian dari
sistem peeredaran darah. Sistem peredarah darah kita terdiri atas jantung,
pembuluh darah, dan pembuluh limfa yang berperan dalam memompa atau
mengedarkan darah ke seluruh tubuh. Jantung merupakan organ vital karena
berperan sebagai pusat peredaran darah.
Apabila   terjadi   gangguan   sedikit   saja   pada   jantung   akan   menyebabkan
terganggunya tubuh secara keseluruhan. Dan jika jantung berhenti bekerja, maka
saat itulah akhir kehidupan manusia terjadi.


      Anatomi
Berdasarkan kajian ilmu anatomi, struktur jantung manusia dapat diuraikan
sebagai berikut:


1. Katup Jantung
         Katup jantung adah membran atau selaput yang berperan dalam
    pengaturan aliran darah dalam katup jantung. Kerja katup jantung
    bersifat otomatis, yaitu katup hanya akan terbuka dalam arah tertentu
    (searah aliran darah) dan tertutup dalam arah lainnya. Katup jantung
    berjummlah empat lembar. Dua diantaranya dikenal dengan sebutan
    katup atrioventrikular (antrioventricular valve). Kedua katup ini terletak
    diantara ruangan atrium dan ventrikel jantung. Sementara itu dua katup
    lainnya dikenal dengan sebutan katup semilunar (semilunar valve).
         Katup-katup ini terdapat diantara ventrikel dan arteri (pembuluh
    darah yang mengalirkan darah ke jantung). Katup semilunar kana yang
    terletak diantara ventrikel kana dan arteri pulmonari (arteri yang
    terhubung ke paru-paru) disebut katup pulmonari (pulmonary valve),
    sedangkan katup semilunar kiri yang terletak diantara ventrikel kiri dan
    aorta (arteri utama) disebut katup aorta (aortic valve).


2. Myocardium (otot jantung)
         Myocardium atau otot jantung merupakan jaringan otot yang
    mengelilingi jantung dan membentuk dinding jantung. Dinding jantung
    yang dibentuk oleh myocardium ini mempunyai ketebalan yang
    berbeda pada setiap bagiannya. Dinding ruangan atrium berfungsi
    menampung darah dari luar jantung lebih tipis dibandingkan dengan
    dinding ruangan ventrikel yang berfungsi untuk memompa darah keluar
    jantung.


3. Perikardium
         Perikardium merupakan kantung jantung yang memiliki dua
    lapisan. Lapisan pertama pada bagian dalam pericardium disebut
    epicardium.    Lapisan   ini   merupakan     bagian   pericardium   yang
    bersentuhan langsung dengan otot jantung. Sementara itu lapisan luar
    pericardium merupakan lapisan yang bersentuhan langsung dengan
      tulang dada dan struktur lainnya di dalam rongga dada. Lapisan ini
      berperan untuk mempertahankan jantung tetap ditempatnya.


   4. Endokardium
              Endokardium merupakan selaput tipis berupa jaringan putih
      mengkilat yang melindungi bagian dalam rongga jantung. Endokardium
      ini juga berperan membantu darah mengalir dengan lancar dan
      mencegah penempelan darah pada dinding jantung.


   5. Arteri Koroner (coronary artery)
              Arteri koroner merupakan pembuluh darah arteri yang berperan
      menyuplai darah ke otot jantung.


 Fisiologi
     Dalam sistem peredaran darah, jantung tidak hanya sekedar bertugas
untuk memompa darah ke seluruh tubuh, tetapi lebih dari itu, jantung juga
dapat mmemberikan respon terhadap perubahan kadar oksigen di dalam
darah. Sistem peredaran darah manusia yang melibatkan aktivitas jantung
merupakan sistem peredaran darah rangkap. Ha ini karena darah yang
melewati jantung sebanyak 2 kali.
     Adapun peredaran darah tersebut dibedakan menjadi 2, peredaran
darah kecil dan peredaran besar.
1. Peredaran darah kecil adalah peeredaran darah dari jantung ke paru
    dan kembali lagi ke janutng.
2. Peredarah darah besar adalah peredaran darah dari jantung ke seluruh
    tubuh dan kembali lagi ke jantung.
Mekanisme peredaran darah tersebut sebenarnya dapat dijelaskan sebagai
berikut:
1. Darah yang dipompa dari jantung ke paru banyak mengandung karbon
    dioksida. Di dalam paru (alveolus) terjadi pertukaran (difusi) antara
    karbon dioksida dengan oksigen. Darah yang mengandung oksigen ini
    kemudian dialirkan kembali ke jantung untuk kemudian dialirkan ke
    seluruh tubuh.
2. Darah yang banyak mengandung oksigen dipompakan oleh jantung ke
    seluruh tubuh. Oksigen dalam darah tersebut digunakan untuk proses
    respirasi sel tubuh yang menghasilkan karbon dioksida, yang kemudian
    akan dialirkan kembali ke jantung dan paru untuk dibuang melalui
    proses pernafasan.

								
To top