Docstoc

contoh IEP untuk ABK PAUD

Document Sample
contoh IEP untuk ABK PAUD Powered By Docstoc
					                                                                    IEP Semester II Th. Pengembangan 2009/2010


Nama                          : Kiki Rizki (X)
Tgl Lahir                     : 6 Desember 2003 (6tahun 1 bulan)
Diagnosa                      : Autis
Kelas                         : Cempaka
Guru Kelas                    : Entin Prihatin, S.Pd dan Nurani
Guru Individual               : Mohammad Dzakiyyuddin, S.Pd


Motorik Kasar
Indikator Perkembangan                   Capaian                      Analisa Potensi dan               Target semester II            Program dan Jadwal                    Evaluasi
                                                                           hambatan
Motor memory                                                       X memerlukan waktu untuk      Target Kelas TK A                 Latihan intens di ruangan
Menirukan 1 gerakan tubuh     X dapat menirukannya dengan           mengamati terlebih dahulu     Koordinasi gerakan kompleks        tenang dan tersedia cermin
dengan tepat                  mengamatinya terlebih dahulu,         gerakan yang diajarkan             Lempar tangkap bola,         agar X dapat mengamati         Mengevaluasi     kegiatan
                              hanya kualitas gerakan yang           beberapa      kali     dan             merangkak, merayap,       gerakan yang diajarkan dan     program     yang sudah
                              belum tepat                           membutuhkan         contoh             memanjat       dengan     melakukannya        sendiri,   dilakukan, peran guru
Menirukan 4 gerakan           X dapat menirukan 4 gerakan           teman untuk merangsang                 posisi   tubuh    dan     seperti    gerakan-gerakan     kelas dan orang tua
berpola dengan tepat          berpola dan melakukannya              spontanitasnya, setelah itu            gerakan tangan yang       senam sederhana, gerakan       terhadap           proses
                              sendiri tanpa contoh setelah          ia akan melakukan dengan               tepat                     berpola (4 gerakan diawali     pelaksanaan program.
                              mengamatinya beberapa kali,           tepat                                                            dengan irama pelan hingga
                              hanya kualitas gerakannya                                           Keseimbangan tubuh statis          jadi lebih aktif atau          Kendala yang dihadapi
                              masih kurang tepat                                                       Berdiri dengan satu          kencang)                       guru pada saat melakukan
Melakukan    perpindahan      Belum sigap saat melakukan                                                  kaki 8-12 detik                                           stimulus pada anak.
gerakan dengan sigap          perpindahan gerakan, ia akan       Lebih        spontan     dan                                      Perbaiki gerakan merayap
                              mengamati contohnya terlebih          semangat saat melakukan       Keseimbangan tubuh dinamis         dan melompat dengan
                              dahulu atau menunggu instruksi        koordinasi         gerakan         Lompat satu kaki tanpa       contoh   langsung   dan
                              selanjutnya                           melompat, merayap dan                 rintangan,   berjalan      memperbaiki gerakan            Anak:
Koordinasi         gerakan                                          merangkak (kualitas untuk             lurus, meniti papan                                       -kegiatan motorik kasar
kompleks                                                            merangkak dan merayap                 titian                                                    dapat dilakukan di setting
Variasi kegiatan merayap      Saat merayap gerakan sudah            lebih baik, kaki masih                                                                          manapun sesuai dengan
dengan posisi tubuh benar     bersilang, pandangan miring ke        melebar saat melompat dan     Akurasi gerakan                                                   kebutuhan patrick. namun,
(dada dan perut menempel      samping kiri, kaki naik ke atas       mendarat)                          Lempar tangkap bola,                                        jika     kegiatan    yang
di lantai secara konsisten)   saat berganti                                                                tendang      bola,                                       membtuhkan konsentrasi
dan menunjukkan gerakan                                          Postural tubuh masih belum               melompat   secara        Diperbaiki     gerakan     /   yang lebih baik, kegiatan
bersilang yang lancar                                               tepat saat melakukan                   terarah                   dicontohkan        langsung    rus dilakukan secara
Merangkak dengan variasi      Saat     merangkak   sudah            gerakan (melompat badan                                          (perbaiki postur )             individual dengan setting
(dengan posisi tubuh benar    bersilang lancar, punggung            masih membungkuk, kaki                                                                          tenang (tanpa banyak
: punggung menyanggah         tegak                                 masih melebar dan kadang                                                                        pengalih) seperti kegiatan
badan dalam posisi tegak                                                                                                                                            menngangkat satu kaki.
dan kaki tangan bergerak                                            belum bersamaan)                                                  -imitating gerakan sudah
secara bersilang dengan                                                                                                               lebih baik, sehingga lebih
lancar)                                                            Keseimbangan           tubuh     Latihan       keseimbangan      mudah          memberikan
Lompat rintangan 20 cm         Posisi badan membungkuk,             masih perlu dilatih lagi baik     dengan intens: lompat satu      arahan.
(dengan      dua    kaki       kaki melebar saat melompat           saat statis maupun dinamis        kaki, berdiri satu kaki dan     -Belum mau melakukan
bersamaan)                     dan mendarat, berhenti untuk         (masih      sulit   menjaga       meniti papan titian secara      gerakan merayap dan
                               memperkirakan          lompatan      keseimbangan tubuh)               bertahap dengan bantuan         melompat satu kaki.
                               berikutnya                                                             dan hilangkan bantuan
Lempar tangkap bola            Melempar bola dari atas kepala,                                        (mulai    dari    dipegangi,    Guru : guru mendukung
dengan posisi tubuh yang       pandangan miring ke kanan,                                             dibantu dengan kursi saat       kegiatn       IEP       ortu
akurat (punggung tegak,        saat menangkap bola, kepala                                            berdiri satu kaki bertahap      melakukan kegiatan hiking,
bola dilempar dari depan       miring ke samping kiri. Berhasil    Akurasi    gerakan masih          setelah seimbang bantuan        berenang,        jalan-jalan
dada dengan gerakan            menangkap 1 kali dari 5              belum berkembang dengan           dihilangkan                     mengelilingi       komplek
mendorong bola ke depan)       lemparan                             baik (lempar bola belum                                           secara rutin.
Keseimbangan tubuh                                                  tepat, masih jongkok dan         Dibiasakan    lagi lempar
Berdiri satu kaki 8-12 detik   Kaki kanan 4 hitungan badan          berpegangan           saat        tangkap     bola,    berlari,
(kanan dan kiri bergantian     goyang dan miring ke samping         melompati ban dan masih           merayap,          merangkak
secara seimbang)               kanan, kaki kiri 8 hitungan          ada        jeda     untuk         melewati ruang sempit
                               badan goyang, miring ke kiri.        memperkirakan     gerakan
                               Kaki diangkat rendah                 selanjutnya
Jalan lurus mengikuti batas    Badan bergoyang-goyang saat
garis dengan posisi tangan     berjalan, kaki rapat pandangan      Terlihat lebih bersemangat
direntang dan badan tegak.     mata ke bawah                        dan kualitas gerakan lebih
Tatapan mata ke depan                                               baik saat dalam situasi
(tubuh tidak goyang)                                                berkompetisi di kelas            Latihan motorik kasar dalam
Lompat satu kaki (tanpa        Setiap satu lompatan terjatuh                                          situasi       berkompetisi
rintangan)                     dengan kaki kanan sebagai           Fokus     terganggu     saat      (berkegiatan bersama Xx,
                               tumpuan.      Saat  bertumpu         kegiatan wallclimbing             atau mempersilakan teman
                               dengan kaki kiri, setiap 2                                             yang mau ikut berlatih
                               lompatan terjatuh                                                      bersama)
Meniti                papan    Arah pandangan ke bawah,
keseimbangan         dengan    badan goyang-goyang                                                   Harus selalu ada partner
sikap tubuh sempurna (kaki     Kaki      belum     konsisten                                          dalam      kegiatan    gerak
bergantian dan rapat,          bergantian melangkah, setiap                                           (memerlukan
punggung       tegak    dan    2-3 langkah satu kaki terjatuh                                         inspirasi/contoh/motivator)
tatapan mata ke depan)         dari papan
Akurasi gerakan (mampu
mengukur           gerakan
dengan situasi ruang)
Melompat melewati ban          Melompat dengan posisi badan
(keluar atau masuk ban)        jongkok dan dibantu dipegangi
dengan tepat
Lempar       tangkap bola      Ketika     melempar,       bola
(terarah, berhasil dalam       dilambungkan dari atas kepala.
setiap kali lemparan)          X sudah dapat menangkap bola
                               di     depan    dada      meski
                               pandangan mata sering teralih
                               dari bola.
Tendang bola         secara    Tendangan       lemah      dan
terarah                        melenceng ke samping kiri
Lompat      tiga     lubang    Ada jeda untuk memperkirakan
hulahop dengan         tepat   jarak lompatan berikutnya                                                                              Setiap hari Senin di awal
ketika mengukur        jarak                                                                                                          kegiatan
lompatannya (tidak    keluar
batas)




Motorik Halus
 Indikator Perkembangan                   Capaian                     Analisa Potensi dan                Target Semester II               Program dan Jadwal         Evaluasi
                                                                           Hambatan
Memegang alat tulis dengan     Memegang dengan          3 jari      Cara memegang alat tulis     Target Kelas TK A                      Latihan memegang alat
benar                          bertumpu di jari manis, posisi        yang masih kurang tepat        Memegang alat tulis dengan           tulis            dengan
                               jari di bawah lurus, tekanan          karena isolasi jari dan          2 jari dan bertumpu pada jari       menggunakan pencil grip.
                               stabil, saat diarahkan dengan 2       tonus otot yang belum kuat       tengah dengan posisi di             Dan     berikan   reward
                               jari tekanan tipis dan kembali                                         bawah.                              apabila       ia    mau
                               memegang dengan 3 jari             Motivasi      menggunakan       Dapat       mengkoordinasikan          menggunakannya. Latihan
Dapat   mengkoordinasikan      Memegang roncean dengan
gerakan mata dan jari         tangan kiri (3 jari) dan benang       pencil grip masih kurang          gerakan mata dan jari                isolasi jari dan latihan
dengan detail dan rumit dan   dengan tangan kanan (3 jari)                                          Menjiplak, menempel biji-             kekuatan jari tangan dan
ukuran kecil (meronce,        dan berhasil meronce 12 buah                                            bijian    mengikuti   pola,          selalu ingatkan agar
memasang            mottik,   pysla dalam waktu 5 menit.                                              meronce        manik-manik,          memegang alat tulis
mencocok)                     Memasang        mottik     sudah                                        memasang mottik                      dengan cara yang benar
                              dengan satu tangan hanya                                             Gerakan jari dan tangan lebih           dengan       memperbaiki
                              belum rapat                                                             terkontrol                           memegang alat tulis
Gerakan      jari    dan      Saat     menggunting       posisi                                     Menelusuri maze 1 cm tidak
pergelangan tangan lebih      gunting tegak, cukup lancar          Koordinasi mata tangan            keluar batas                        Lebih     intens    latihan
terkontrol  (menggunting,     menggunting garis, namun              mulai berkembang dengan         Meniru bentuk                         membuka dan menutup
melipat,        menempel,     masih kesulitan menggunting           baik, hanya kekuatan tonus      Menggunting pola lurus,               tutup botol, meremas
menjiplak, meniru bentuk,     patahan bidang (segi empat,           otot      tangan       dan        melipat vertikal, horizontal,        kertas,          memeras,
menggambar, mewarnai)         segitiga), bidang lengkung,           pergelangan masih belum           diagonal dengan rapi,                meremas playdough, bola
                              Melipat sudah lurus dan rapi,         kuat                                                                   kenyal,       gelantungan,
                                                                                                    Mewarnai tidak keluar garis,
                              ditekan     dengan       telunjuk                                                                            mengangkat           kedua
                                                                                                    Menempel dengan satu jari
                              kanan, kedua sisi sudah                                                                                      tangan lurus ke atas untuk
                                                                                                      dan tidak belepotan,
                              bertemu.              Menempel                                                                               melatih kekuatan tonus
                              menggunakan telunjuk dalam                                            Membuat bentuk lingkaran
                                                                                                                                           otot      tangan        dan
                              jumlah banyak dan belepotan                                             tertutup,
                                                                                                                                           pergelangan
                              di telunjuk dan ibu jari. Saat                                        Menganyam
                              menjiplak masih terlihat kaku,                                       Gerakan jari dan pergelangan
                                                                   Masih kesulitan menjiplak         tidak kaku atau lemah               Latihan intens menjiplak,
                              menggunakan kedua tangan,             dan sering terlihat berganti                                           menggunting,
                              kesulitan memegang benda              tangan kiri saat menjiplak      Merobek,                              menggambar           bidang,
                              yang dijiplak sehingga masih          dan menggambar bentuk di          menggores/menarik       garis        bentuk lengkung         pada
                              sering bergeser. Meniru bentuk        sebelah kiri (gerakan jari        lurus dan membuat garis              bidang      besar       agar
                              sudah         lebih       lancar.     dan pergelangan belum             lengkung,            gerakan         gerakan jari lebih lentur
                              Menggambar, tekanan terlihat          sepenuhnya lentur                 menggunting lebih leluasa
                              stabil.    Mewarnai        sudah
                              memenuhi bidang kecil, rapi,         Masih kesulitan mewarnai                                             Perbanyak gerak tangan
                              namun untuk bidang besar              bidang besar        (kontrol                                           melukis     di     udara,
                              masih kesulitan sehingga              kendali    gerak      masih                                            eksplorasi     mewarnai,
                              memerlukan waktu yang lama            kurang baik)                                                           menggambar, mengecat
                              (dimulai dari posisi tengah                                                                                  pada bidang besar (kertas
                              bidang).                                                                                                     ukuran A3)
Gerakan      jari    dan      Tekanan cukup stabil saat
pergelangan tangan tidak      menggunakan          3 jari dan                                                                            Latihan        koordinasi
kaku dan lemah (tekanan       jari manis sebagai tumpuan,                                                                                  bersilang (menggunakan
cukup)                        namun       saat      memegang                                                                               2     tangan  bersilang,
                              dengan posisi yang benar,                                                                                    lempar tangkap bola,
                              tekanan menjadi tipis                                                                                        lateralisasi)

                                                                                                                                      Setiap hari Selasa
Daya Pikir
Indikator Perkembangan                   Capaian                     Analisa potensi dan                 Target Semester II                   Program dan Jadwal            Evaluasi
                                                                          Hambatan
Korespondensi       1-1       Jika bendanya lebih kompleks,        Masih mengalami kesulitan    Rentang perhatian aktif                     Sering           latihan
(memasangkan benda)           X terlihat bingung, misal tarik       menggeneralisasikan               Saat               melakukan           korespondensi dari soal
                              garis anak dengan layang-             korespondensi 1-1                      tugas/pekerjaan selama             yang sederhana hingga
                              layang dan talinya, namun jika                                               12-14 menit                        soal yang kompleks.
                              menghubungkan benda yang                                           Rentang perhatian pasif                      Gunakan benda kongkrit
                              jumlahnya sama, ia dapat           Konsentrasi dengar masih            Saat               menyimak,           dahulu sebelum beralih
                              mengerjakan dengan cepat dan          belum kuat, masih banyak               mengamati              atau        dengan gambar
                              tepat                                 teralih melamun atau                   mendengarkan) selama
Menghitung benda 1-5          X dapat menghitung benda 1-5          mengamati sesuatu yang                 12-14 menit                       Berikan tantangan dan
                              dengan tepat                          berada di dekatnya           Mengenal perbandingan                        apresiasi, misal dengan
Mengenal       lambang        X sudah dapat mengenal                                             ukuran                                       menghitung benda 1-10,
bilangan 1-5                  lambang bilangan 1-5               Atensi lebih baik jika              Besar-kecil,            tinggi-        berikan reward      jika
Mengkaitkan      simbol       X sudah dapat mengaitkan              kegiatan aktif atau ada                rendah,         tebal-tipis,       berhasil
bilangan dengan jumlah        simbol bilangan dengan jumlah         gambar / visualisasi                   dalam-dangkal)
benda 1-5                     benda 1-5 dengan cara                                              Mengurutkan berbagai ukuran                 Bantu dengan visualisasi
                              menghitung bendanya terlebih       Masih      mudah     teralih   Konsep waktu                                 berupa    tulisan   atau
                              dahulu.)                              dengan objek yang banyak          Sekarang, tadi, besok,                 gambar      saat    guru
Ukuran       (perbandingan,   X dapat mengurutkan dan               sehingga harus ditutup                 kemarin                            bercakap-cakap, bercerita
urutan, cara mengukur)        menyebutkan ukuran besar-             atau diarahkan satu per      Konsep kelompok                              dan menjelaskan sesuatu
                              kecil, tinggi-rendah, panjang-        satu                              Mengelompokkan
                              pendek, berat-ringan dengan                                                  benda, memilih benda
                              tepat                                                                        yang tidak termasuk            
                                                                 Interpretasi       terhadap                                                 Sering bacakan cerita
Konsep bilangan nol           Menurut X, nol itu habis              gambar sudah lebih akurat              kelompok                           secara lisan kemudian
Konsep waktu (pagi, siang,    X berpendapat bahwa pagi                                                Korespondensi antar                    lakukan           recalling
malam)                        adalah saat berangkat sekolah,                                               kelompok                           terhadap isi cerita dan
                              siang adalah saat pulang                                           Konsep lebih banyak, lebih                   berkarya sesuai dengan
                              sekolah dan malam adalah saat                                      sedikit, sama                                isi cerita. (sebagai daily
                              tidur dan gelap                                                    Menghitung benda 1-9                         routine)
Konsep     posisi    (atas,   X dapat menyebutkan posisi                                         Mengenal lambang bilangan 1-
bawah, depan, samping         dengan tepat                                                       9                                           Review tiap 2 atau 3
belakang)                                                                                        Mengkaitkan simbol bilangan                  lembar buku
Rentang perhatian 12-14       - Saat kegiatan pasif, X masih                                     dengan jumlah benda 1-9
menit (aktif melakukan          harus sering diingatkan untuk                                    Konsep bilangan sebagai                     Langkah-langkah
kegiatan & pasif menyimak,      fokus karena masih sering                                        urutan                                       sederhana mengerjakan
mengamati             atau      terlihat melamun dan teralih                                           Kesatu, kedua, ketiga,                matematika        untuk
mendengarkan)                   melihat ke arah jendela atau                                                dst                               memudahkan
                                objek yang ada di dekatnya                                       Konsep posisi                                pemahaman           dan
                                dan       sangat      senang                                           Atas, bawah, depan,                   meminimalisasi distraksi
                                menyandarkan badannya ke                                                    belakang,       samping,          dengan setting
                                guru.                                                                       tengah, kiri, dan kanan)
                             - Saat kegiatan aktif, X masih                                      Analisa                                   Gunakan gambar dan
                               harus diarahkan untuk fokus                                             Membuat            dugaan           cerita untuk menguatkan
                               mengerjakan           tugasnya                                              (mengambil                       pemahaman         setelah
                               hingga tuntas dengan cara                                                   kesimpulan dari data             latihan menyimak cerita
                               mengulang instruksinya dan                                                  yang terbatas )
                               mengingatkannya         dengan                                    Mampu menggeneralisasi dan
                               tulisan karena masih sering                                       mengabstraksi pengalaman
                               teralih dengan melamun atau                                       sederhana
                               melihat ke sekeliling ruangan                                           Menceritakan kembali,          Setiap hari Rabu
                                                                                                           menarik     kesimpulan
                                                                                                           dari pengalaman
                                                                                                 Target individual
                                                                                                       Korespondensi 1-1




Baca tulis
Indikator Perkembangan                  Capaian                    Analisa Potensi dan                  Target Semester II                 Program dan Jadwal
                                                                        Hambatan
Hafal huruf A-Z              X sudah dapat membaca               X sudah lancar membaca         Target kelas TKA                       Preview lebih efektif bagi X    
                             dengan lancar                        kata utuh dalam satu           Baca                                    daripada hanya review atau
Menulis nama sendiri         X sudah dapat menulis nama           rangkaian kalimat. Ia mulai        Hafal huruf A-Z (huruf             mengulang sehingga ia lebih
dengan      huruf     yang   sendiri dengan huruf lengkap         dapat memahami makna                besar)                             mudah paham dengan prolog
lengkap, urutan yang tepat   dan tulisan yang jelas               dalam kalimat dengan               Hafal huruf a-z (huruf kecil)      atau penjelasan guru di kelas
dan bentuk yang jelas                                             bantuan pertanyaan.                Memahami           keterkaitan     Setelah itu review atau ulang
Meniru tulisan hari dan      X dapat meniru tulisan dengan                                            huruf dan bunyinya dalam           lagi pemahamannya
tanggal dalam setiap karya   tepat bahkan ia seringkali                                               kata
                             mencoba menuliskan sendiri          X sudah dapat menuliskan           Baca suku kata sederhana          Jembatani minat membaca X
                             tanpa meniru tulisan guru.           cerita karya, namun masih           (misal : ja, ba )                  dengan     memahami       isi
Mencoba            menulis   X masih memerlukan arahan            membutuhkan arahan dari            Baca kata sederhana                bacaan atau konsep dari
ide/gagasan sendiri          dengan memberikan pertanyaan         guru untuk mengutarakan             (misal : jari, batu)               buku-buku yang dibaca
                             dan memberi pilihan ide saat         ide karya yang telah dibuat.                                           dengan          memberikan
                             menuliskan ide gagasan               X seringkali mengulang         Tulis                                   pertanyaan-pertanyaan per
                                                                  pertanyaan yang diberikan           Menulis    huruf    besar         halaman buku. Setelah itu
                                                                  guru sebagai sarana untuk            dengan benar (bentuk              minta ia menuliskan jawaban
                                                                  menggali ide ceritanya.              sesuai dan jelas, tidak           pertanyaan di kertas bergaris
                                                                  Namun ketika diberikan               terbalik posisi dan arah          1,5 cm
                                                                  pilihan jawaban, X sudah             menulis)
                                                                  dapat memilih salah satu            Berani mencoba menulis           Perluas        cakrawala
                                                                  jawabannya                           ide/gagasan sendiri               membacanya melalui buku,
                                                                                                                                         “membaca”  alam sekitar
                                                                                                    Meniru tulisan hari dan           sambil memasukkan konsep-
                                                                                                     tanggal dalam setiap karya        konsep yang baru untuk
                                                                                                Meniru tulisan (kata dan kalimat       memperluas informasi serta
                                                                                                     sederhana) dengan garis           pengetahuannya
                                                                                                     bantu
                                                                                                                                    Gunakan foto / benda / cerita
                                                                                                                                     / gambar kesukaan atau
                                                                                                                                     yang      familiar    sambil
                                                                                                                                     menuliskan ide cerita karya
                                                                                                                                     yang dibuat

                                                                                                                                    Untuk menulis ekspresif
                                                                                                                                     gunakan     media     yang
                                                                                                                                     bertujuan   untuk    dapat
                                                                                                                                     mengungkapkan ide dengan
                                                                   Tulisan huruf cenderung                                          tepat. Beri bantuan visual
                                                                    agak besar jika tidak ada                                        untuk     memudahkan      X
                                                                    bantuan garis                                                    menuliskan    ide    cerita
                                                                                                                                     karyanya

                                                                                                                                    Latihan           menulis
                                                                                                                                     menggunakan bantuan garis
                                                                                                                                     tebal (kotak)

                                                                                                                                   Setiap hari Jumat


Komunikasi
Indikator Perkembangan                    Capaian                     Analisa Potensi dan             Target Semester II           Program dan Jadwal                   Evaluasi
                                                                           Hambatan
Memahami bahasa tubuh         Saat ini jika melihat temannya        Mulai dapat memaknakan     Target kelas TK A                        Review kejadian dengan
atau ekspresi orang lain      menangis, X spontan bertanya,          ekspresi orang lain            Memahami informasi dan               menggunakan         cerita.
                              “Kenapa menangis, jangan                                               cerita kompleks                      Sering       membacakan
                              sedih ya?” X mulai dapat                                              Memahami               dan           buku tentang karakter
                              menebak       ekspresi       yang                                      melaksanakan      instruksi          marah, sedih, berani,
                              diperagakan guru seperti marah,                                        kompleks (2-3 perintah               senang,      tata     nilai
                              sedih dan senang                                                       sekaligus)                           kepekaaan          emosi.
Memahami        informasi,    Saat ini X mulai dapat                                                Berani     bicara   dalam            Berlatih ekspresi emosi di
cerita   dan      instruksi   memahami informasi cerita per                                          kelompok kecil (maksimal 5           depan       kaca      dan
kompleks                      halaman buku apabila diberikan                                         orang)                               memaknakannya
                              secara individual. Ia mulai dapat                                     Berani     bicara   dalam
                              menjawab pertanyaan yang             Konsentrasi dengar masih         kelompok besar (kelas)              Sering     membacakan
                              diajukan guru dan mulai dapat          belum     baik,   masih        Mampu membuka dan                    buku cerita sederhana
                              bercerita satu halaman buku                                                                                 kemudian review dengan
                              yang dibaca. X mulai dapat             cenderung melamun, tapi              menutup lebih dari 3 siklus       pertanyaan, menyusun
                              melakukan 2 instruksi sekaligus        sudah ada motivasi untuk             komunikasi                        gambar sederhana (storry
                              jika itu sudah merupakan               bertanya kembali. Untuk             Merespon pertanyaan apa,          building) dan minta X
                              rutinitas, seperti, “Ambil sepatu      instruksi    atau    cerita          kenapa,         bagaimana,        menceritakannya serta
                              dan tas lalu simpan di kelas !”        sederhana sudah dapat                kapan, dimana dan berapa          menuliskannya
                              Namun jika instruksi itu               memahami garis besarnya.            Dapat          memberikan
                              merupakan hal yang baru, X             Detail      info     masih           informasi tentang suatu hal
                              masih terlihat bingung sehingga        tergantung                           cerita pengalaman
                              diulang      satu     per    satu      pengertiannya dan atensi       Target individual
                              instruksinya                           serta minat                         Memahami bahasa tubuh
Bicara dengan lafal jelas     X sudah dapat bicara dengan                                                 atau ekspresi orang lain
(termasuk r)                  lafal kecuali huruf r                 X sudah mulai dapat                                                   Banyak             berlatih
Bicara dalam kelompok         X terlihat antusias bicara dalam       berbicara dengan lafal jelas                                           mengucapkan kata yang
kecil dan besar               kelompok        kecil     maupun       kecuali huruf r                                                        berawalan,      bersisipan
                              kelompok besar saat diberikan                                                                                 dan berakhiran huruf r,
                              kepercayaan atau tugas dari                                                                                   berlatih        menjawab
                              guru, seperti membacakan                                                                                      pertanyaan bagaimana,
                              surat, ia bicara dengan suara                                                                                 mengapa            dengan
                              keras .X antusias tunjuk jari dan                                                                             bantuan         visualisasi
                              bersuara keras menceritakan                                                                                   gambar atau buku yang
                              karyanya dengan bantuan                                                                                       baru saja dibaca (saat
                              pertanyaan dari guru.                                                                                         terlihat           bingung
Komunikasi         kompleks   Dalam situasi bermain, X mulai                                                                                menjawab, minta ia
(membuka dan menutup          sering membuka percakapan                                                                                     mengulangi      membaca
lebih dari 3 siklus)          dengan          Xx        dengan                                                                              tulisan/artikel       yang
                              mengingatkan Xx agar tetap            Pertanyaan,      bagaimana                                             berkaitan          dengan
                              berada di antara teman-teman,          masih sulit, jawaban masih                                             pertanyaan)
                              mengajak meminjam buku,                kurang     tepat    dengan
                              meminta Xx agar menunggunya            pertanyaan yang diajukan                                              Gunakan         visualisasi
                              atau mengingatkan Xx agar              jika tidak menggunakan                                                 berupa gambar atau
                              tidak mengganggunya saat IEP           visualisasi atau pilihan                                               tulisan saat bertanya
Merespon pertanyaan apa,      X dapat merespon pertanyaan            jawaban
kenapa,       bagaimana,      apa, di mana dan berapa,                                                                                     Berlatih      melakukan
kapan, di mana dan            namun         masih      kesulitan    Sudah mulai memahami                                                   instruksi         dengan
berapa                        merespon pertanyaan kenapa             instruksi jika disampaikan                                             menggunakan       gambar
                              dan bagaimana                          secara      bertahap   dan                                             /contoh langsung dulu
                                                                     memfokuskan perhatiannya
                                                                                                                                           instruksi sederhana (dua
                                                                                                                                            instruksi       dilakukan
                                                                                                                                            bertahap)          setelah
                                                                                                                                            dilakukan satu per satu
                                                                    Melalui dramatisasi bisa                                               dicoba              untuk
                                                                     memancing             siklus
                                                                                                                                            digabungkan
                                                                     kominikasi
                                                                                                                                       Latih membuka siklus
                                                                 Masih jarang membuka                                                  komunikasi          diawali
                                                                   siklus komunikasi dengan                                             dengan floortime setelah
                                                                   teman, masih dengan                                                  itu melalui kelompok kecil
                                                                   teman tertentu                                                       dengan dramatisasi dari
                                                                                                                                        hal yang ia sukai dan
                                                                                                                                        membuat         pertanyaan
                                                                 Motivasi     berkomunikasi                                            bervariasi (mengapa dan
                                                                   mulai muncul. Dengan rasa                                            bagaimana)
                                                                   empati yang dimilikinya ia
                                                                   bertanya     apa      yang                                          Saat ia bertanya tentang
                                                                   dirasakan teman yang                                                 keadaan teman, orang
                                                                   sedang sedih                                                         yang            dijumpai,
                                                                                                                                        perpanjang          siklus
                                                                                                                                        komunikasinya dengan
                                                                                                                                        memberikan      jawaban,
                                                                                                                                        misal,    “Mungkin       ia
                                                                                                                                        sedang kangen sama
                                                                                                                                        papanya, kalau X kangen
                                                                                                                                       sama papa, apa yang Alif
                                                                                                                                        lakukan, dsb atau berikan
                                                                                                                                        pertanyaan       kembali,
                                                                                                                                        “Menurut X ?

                                                                                                                                       Reward dengan benda
                                                                                                                                        atau hal yang ia suka jika
                                                                                                                                        berhasil membuka siklus


                                                                                                                                   Setiap hari Kamis

Self help
Indikator Perkembangan              Capaian                    Analisa Potensi dan Hambatan          Target Semester I                 Program dan Jadwal
Melepas dan memasang        o Sudah dapat melepas               o Sudah dapat memakai dan        Melepas dan memasang             o    Membantu    X    untuk
sepatu dan kaos kaki,         kaos       kaki      dan              melepas sepatu dan kaos       sepatu dan kaos kaki,                 memfokuskan diri pada
melepas dan memakai           memakainya        sendiri,            kaki secara mandiri hanya     melepas       dan   memakai           tugasnya       dengan
pakaian bervariasi, sikat     namun masih memerlukan                memerlukan waktu lama         pakaian bervariasi, sikat gigi        memberi batasan waktu
gigi dengan teliti)           waktu lama karena teralih             karena teralih dengan         dengan teliti                         dengan tulisan sesuai
                              dengan lingkungan sekitar             mengamati      lingkungan                                           dengan tahapan yang
                                                                    sekitar                                                             diperlukan
                            o X masih memerlukan
                              bantuan di awal membuka          o    Masih kesulitan saat                                           o    Latihan kekuatan tonus
                              kaosnya. Masih agak sulit             menyendok         dan                                               otot lengan pergelangan
                              saat mencari lubang untuk             memotong      makanan                                               (terintergrasi  dengan
                                 kepala, namun X tetap                  (berkaitan         dengan                                             kegiatan motorik halus)
                                 mau berusaha untuk                     kekuatan tonus otot tangan
                                 memakai            sendiri             dan pergelangan yang                                             o    Memberi        pengertian
                                 pakaiannya hingga tuntas               belum kuat)                                                           kepada       X    tentang
                                                                                                                                              pentingnya sikat gigi dan
                             o Masih terlihat belum teliti          o   Mempunyai motivasi tinggi                                             memberikan
                               saat menggosok gigi,                     untuk       menghabiskan                                              pengetahuan       tentang
                               masih harus diingatkan                   makanan dari sekolah                                                  cara menggosok gigi
                               agar menggosok giginya                   meski terlihat tidak suka                                             dengan benar dengan
                               dengan cara dibantu                      dan memerlukan waktu                                                  bantuan gambar dan
                               menggerakkan sikatnya,                   lama                                                                  buku         pengetahuan
                               jika tidak ia hanya                                                                                            tentang gigi
                               menggigit         sikatnya
                               dengan gigi samping                                                                                       Setiap hari Jumat dan
                                                                                                                                         terintegrasi dengan program
                                                                                                                                         motorik halus

Interaksi
Indikator Perkembangan                    Capaian                       Analisa Potensi dan                Target Semester I                  Program dan Jadwal           Evaluasi
                                                                             Hambatan
Bermain kooperatif           Dalam situasi main, X masih                Minat interaksi mulai        Bermain kooperatif                 Mengelola interaksi dengan
                             banyak mengamati teman,                     muncul          melalui                                             difasilitasi bermain dengan
                             namun         saat       bermain            dramatisasi                  Mengembangkan        kuantitas        kelompok kecil (Xx) dan
                             dramatisasi, ia mau terlibat                                               interaksi                            bermain dramatisasi secara
                             dengan       ikut      berlari-lari,       X mempunyai       teman                                             mikro                dengan
                             memainkan miniatur gajah yang               potensial                    Dapat bernegosiasi untuk              menggunakan topik sehari-
                             „menggigit‟       singa      yang                                          menetapkan suatu aturan              hari atau dari buku cerita
                             dipegang guru                              Belum muncul negosiasi
Mengembangkan kuantitas      Saat ini X senang bermain                   untuk sesuatu aturan         Memahami peran kelompok
interaksi                    bersama       Xx.     Ia    selalu                                                                           Membawa mainan dari
                             menunggu atau ditunggu Salma                                                                                    rumah pada hari Jumat
                                                                        Inkonsistensi kehadiran      Mulai hafal dan melakukan
                             saat meminjam buku. Ia selalu                                                                                   untuk dimainkan bersama
                                                                         tepat waktu      sesuai        ibadah (doa, sholat)
                             terlihat antusias bertanya pada                                                                                 teman     dalam     bentuk
                                                                         jadwal     yang    telah
                             Xx saat Xx menangis, “Kenapa                                                                                    dramatisasi mikro sebagai
                                                                         disepakati menghambat        Tahu             membedakan
                             Xx?” Ia juga selalu bertanya                                                                                    pancingan berinteraksi
                                                                         stimulasi interaksi X          perbuatan baik dan buruk
                             kenapa Salma tidak masuk
                                                                         dengan teman-temannya
                             sekolah saat tidak melihat                                                                                   Membuat kelompok kecil
                             Salma.                                                                   Tahu    doa itu            cara
                                                                                                                                             dengan teman-teman yang
Dapat bernegosiasi untuk     Belum terlihat muncul                                                      berkomunikasi          dengan
                                                                                                                                             dipilih untuk bekerjasama
sesuatu aturan                                                                                          Tuhan
                                                                                                                                             membuat sesuatu yang
Tahu doa itu berkomunikasi   Saat ini X mulai dapat berdoa                                                                                   bermakna misal gedung
dengan Tuhan                 dengan sikap khusyuk (kaki                                                                                      dari       balok       dan
                             dilipat, kepala menunduk). Ia                                                                                   berdramatisasi
                             dapat berdoa sendiri sebelum
                              kegiatan IEP dimulai, “Ya Allah
                              X f mau belajar, semoga X                                                                    Bahas      dengan teman-
                              tambah pinter, amin.”                                                                           teman di kelas bagaimana
                                                                                                                              cara bermain dengan Alif

                                                                                                                           Cerita       tentang        cara
                                                                                                                              berinteraksi          melalui
                                                                                                                              dramatisasi         (dengan
                                                                                                                              miniatur) atau storry telling


                                                                                                                             Selalu membiasakan X
                                                                                                                              untuk berdoa kepada
                                                                                                                              Tuhan saat akan dan
                                                                                                                              selesai berkegiatan

                                                                                                                          Setiap hari Jumat dan setiap
                                                                                                                          kali ada kesempatan atau
                                                                                                                          saat bermain bebas

Adaptasi
                      Capaian                                 Analisa Potensi dan Hambatan                    Program dan Jadwal                               Evaluasi
          Saat mengikuti kegiatan, X masih sering       Fokus perhatian yang masih mudah teralih      Memfokuskan X dengan setting            
           diingatkan agar fokus karena teralih                                                          tempat duduk dan bantuan visual
           dengan melamun atau mengamati                                                                 support berupa gambar atau tulisan
           lingkungan sekitar                                                                            saat      bercakap-cakap     atau
                                                                                                         mendengarkan penjelasan guru
          Setiap pagi X masih diingatkan untuk          Masih bermain secara paralel
           melakukan tugas rutinnya, jika tidak, ia                                                     Membantu X untuk memfokuskan
           akan berlama-lama melepas sepatu atau         Senang dengan kegiatan yang memerlukan         diri pada tugasnya dengan memberi
           sekedar mengamati lingkungan sekitar           gerakan                                        batasan waktu sesuai yang
                                                                                                         diperlukan
          Saat berkegiatan, X sering terlihat ragu
           untuk     memilih    atau    menjawab                                                        Arahkan X untuk bermain bersama
           pertanyaan. Ia selalu melihat bu Tiwi                                                         teman dengan games kelompok
           sebagai isyarat pembenaran atau minta                                                         kecil, dramatisasi, membawa mainan
           persetujuan                                                                                   dari rumah dan dimainkan bersama

          Masih sering mengamati teman saat
           bermain dan belum berinisiatif untuk                                                         Dekatkan dengan teman potensial
           bermain bersama teman
   Senang dengan kegiatan gerak dan lagu

   X terlihat bersemangat saat mendapat    Setiap hari Jumat
    tugas/kepercayaan dari guru

   Mau BAK di sekolah dengan arahan
    diantar ke toilet

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags: autis, judzrun
Stats:
views:476
posted:12/29/2011
language:Malay
pages:12