Docstoc

TUTORIAL MEMBUAT KARTU HASIL STUDI

Document Sample
TUTORIAL MEMBUAT KARTU HASIL STUDI Powered By Docstoc
					                                        TUTORIAL
                       MEMBUAT KARTU HASIL STUDI
                                     (KHS / RAPOR)




L
         aporan Hasil Belajar Siswa (Rapor) atau yang sekarang lebih dikenal dengan
         istilah Kartu Hasil Studi (KHS) sangat penting bagi orang tua / wali siswa,
         sebab KHS merekam secara detil prestasi akademik dan non akademik siswa.
Untuk itu validitas KHS sangat perlu untuk diperhatikan, terutama bagi Wali Kelas yang
diberikan mandat untuk menyusun KHS bagi siswa-siswi binaannya.

Tapi sebagian orang, mungkin belum tahu caranya. Nah… Bagi teman-teman yang belum
menguasai cara pembuatan Rapor (KHS) dengan aplikasi Microsoft Word dan Excel,
berikut akan saya bagikan tutorialnya. Dibaca ya….. 


S   ebelum menjadi KHS, alur proses yang dilalui dalam pembuatan KHS dapat digambarkan
    sebagai berikut:



                            LEGER




                          DATA KHS




                          FORMAT




                          KHS JADI




                   A Really Simple Tutorial | Membuat Kartu Hasil Studi (KHS)
          By: Abdul Syukri | Email: syukreee@gmail.com | Website: http://olah-olah.web.id
Sebagaimana bisa kita lihat, bahwa table sumber KHS adalah Leger Nilai yang merupakan
rekaman nilai-nilai perolehan siswa pada suatu kelas. Maka sebelum membahas lebih jauh
tentang bagaimana cara mengisi table Data KHS, ada baiknya kita menengok sejenak Leger Nilai
yang nantinya akan menjadi Sumber Utama dari table Data KHS.

Maka untuk lebih mudah memahami alur proses pembuatan KHS, maka tutorial ini akan
dibagi menjadi 3 bagian, yaitu:
A. Pembuatan Format KHS
B. Pembuatan Database
C. Pembuatan KHS dengan Mailmerge
Oke… kita akan segera mulai tutorialnya:

A. Membuat Format KHS
   KHS (Kartu Hasil Studi) memuat hal-hal berikut ini:
   1. Identitas Siswa
   2. Nama Kompetensi Keahlian
   3. Tahun / tingkat / semester saat KHS diterbitkan
   4. Nama-nama mata diklat
   5. Standar kompetensi
   6. Nilai perolehan siswa
   7. KKM per standar kompetensi dalam suatu mata diklat
   8. Deskripsi ketuntasan standar kompetensi

   Jika dibuat dalam bentuk tabel, maka tampilannya adalah seperti contoh berikut ini:




                   A Really Simple Tutorial | Membuat Kartu Hasil Studi (KHS)
          By: Abdul Syukri | Email: syukreee@gmail.com | Website: http://olah-olah.web.id
   Catatan : Bunyi standar kompetensi dan nilai KKM harus disesuaikan dengan KTSP
             yang berlaku di masing-masing sekolah.

   Format diatas kelak akan digunakan sebagai master Mail Merge untuk pencetakan
   Kartu Hasil Studi bagi masing-masing siswa. Bagi anda yang belum memiliki contoh
   format KHS, dapat mendownload contoh format KHS kami melalui link ini.

B. Membuat Database
   Setelah selesai membuat format KHS, langkah selanjutnya adalah membuat Database
   Data KHS. Data KHS merupakan pengembangan dari Leger masing-masing kelas yang
   merupakan bahan laporan wali kelas. Jadi, sebelum membuat database Data KHS,
   secara otomatis kita harus mempersiapkan terlebih dahulu Leger Nilai yang menjadi
   sumbar data utama database Data KHS tersebut.
   Selain Leger Nilai, kita juga memerlukan sumber data yang lain, yaitu tabel deskripsi
   nilai. Tabel deskripsi nilai memiliki fungsi untuk menjelaskan nilai-nilai yang
   diperoleh oleh siswa, yakni penjelasan tentang ketuntasan suatu standar kompetensi,
   apakah tuntas dengan nilai sangat baik, baik, cukup, atau bahkan belum tuntas.
   Berikut adalah contoh tampilaln Leger Nilai siswa:




   Seperti yang bisa anda lihat, dalam leger tersebut diatas mayoritas data berbentuk
   angka (tipe data numeric). Dalam hal ini, yang perlu diperhatikan dalam membuat
   Leger Nilai adalah, kita harus berhati-hati dalam menginput nilai, sebab salah sedikit
   saja akan mengakibatkan ‘error’ yang berujung pada keabsahan data KHS.
   Maka dari itu dalam proses entri data nilai, ada beberapa hal yang harus dihindari:
   1. Jangan sampai ‘menekan’ salah satu huruf/alphabet




                   A Really Simple Tutorial | Membuat Kartu Hasil Studi (KHS)
          By: Abdul Syukri | Email: syukreee@gmail.com | Website: http://olah-olah.web.id
2. Jangan menggunakan spasi antar karakter karena akan dianggap sebagai sebuah
   karakter.
Bila kedua hal tersebut diabaikan, maka akan terjadi error (#Value!). Karena itu,
berhati-hatilah agar anda tidak capek meng-edit nantinya. Selanjutnya tinggal membuat
database Data KHS. Adapun contoh tampilan Data KHS adalah sebagai berikut:




Dan…. Masih ada satu tabel lagi yang tidak kalah pentingya, yaitu Tabel Deskripsi
Nilai. Mengapa penting? Sebab darinya kita bisa mengambil data berupa kalimat-
kalimat yang mendeskripsikan tingkat ketuntasan belajar siswa sesuai dengan nila
akhir yang diperoleh siswa. Contoh Tabel Deskripsi Nilai tersebut adalah:




Contoh format Leger Nilai dan Database KHS bisa anda download melalui link ini.
Perlu anda ingat, bahwa ketiga tabel tersebut terkoneksi satu sama lain. Pada kasus ini,
yang merupakan tabel utama adalah Data KHS, sedangkan Leger Nilai dan Deskripsi
Nilai merupakan pelengkap atau ‘supplier’ bagi kedua buah tabel tersebut.




                A Really Simple Tutorial | Membuat Kartu Hasil Studi (KHS)
       By: Abdul Syukri | Email: syukreee@gmail.com | Website: http://olah-olah.web.id
Nah… agar bisa membuat kunci penghubung antar tabel, sepertinya kita harus kembali
belajar komputer, khususnya Microsoft Excel. Kita harus membuat sejumlah formula
yang akan menjadi kata kunci penghubung diantara ketiga tabel diatas.
Khusus untuk tabel Leger Nilai dan Data KHS, yang menjadi kunci penghubung antar
kedua tabel adalah NIS (Nomor Induk Siswa). NIS menjadi pilihan yang paling
reliable, sebab data NIS bersifat UNIK (beda dari yang lain). NIS siswa pertama
dengan yang kedua maupun yang ketiga pasti akan berbeda sehingga tidak
memungkinkan adanya data ganda. Hal ini beda dengan data Nama atau data-data
sejenis lainnya yang kemungkinan besar memiliki data ganda. Dibawah ini anda bisa
melihat bahwa kolom NIS ada pada kedua buah tabel dengan data-data yang unik.




Oke…! Setelah ada kunci penghubung antar tabel, langkah selanjutnya apa???




               A Really Simple Tutorial | Membuat Kartu Hasil Studi (KHS)
      By: Abdul Syukri | Email: syukreee@gmail.com | Website: http://olah-olah.web.id
Kali ini kita akan belajar memakai rumus fungsi Vertical Lookup (=vlookup).
Mungkin pertanyaan pertama dibenak anda adalah: apa sih fungsi =vlookup itu???


Baiklah ini dia penjelasan singkatnya:
=Vlookup adalah rumus fungsi pembacaan tabel secara vertical. Sintaksnya adalah:
=vlookup(sel kunci, range data, nomor kolom data, teknik validasi data).                 Bila
diaplikasikan ke dalam rumus yang sebenarnya maka anda akan melihat rumus seperti
berikut:


Dimana…..
       $B6 adalah sel kunci pembacaan data yang ada di tabel utama
       LEGER adalah nama (definisi) range data
       2 adalah nomor kolom data sumber yang diinginkan
       FALSE adalah teknik validasi data, yang artinya data yang dihasilkan dari
        rumus tersebut harus persis sama seperti sumber aslinya.

Untuk lebih jelasnya mengenai fungsi Vlookup anda bisa membaca tulisan saya yang
lain mengenai Fungsi Vlookup dan penerapannya dalam pekerjaan.


Setelah mengetahui sedikit tentang fungsi vlookup, ada baiknya sekarang kita mulai
mengisi atau melengkapi tabel Data KHS dengan data-data yang bersumber dari tabel
Leger Nilai. Langkah-langkahnya adalah…..
1. Blok area, mulai dari NIS siswa yang pertama s/d siswa yang terakhir, terus sampai
   kolom Ranking pada cell yang terakhir.
2. Beri nama range data tersebut dengan nama LEGER. (Tentang cara memberi nama
   range data silahkan          buka:    http://olah-olah.web.id/tips-excel-memakai-name-
   definition-dalam-formula/
3. Aktifkan lembar kerja Data KHS.
4. Pastikan NIS yang sama seperti yang tertera di tabel Leger Nilai juga ada pada
   tabel Data KHS.
5. Aktifkan cell pertama pada kolom nama yang harus diisi.
6. Ketikkan rumus vlookup: =vlookup($B6,leger,2,false) akhiri dengan menekan
   tombol Enter. Bila regional setting yang anda gunakan adalah Indonesian, maka




                A Really Simple Tutorial | Membuat Kartu Hasil Studi (KHS)
       By: Abdul Syukri | Email: syukreee@gmail.com | Website: http://olah-olah.web.id
   tanda ‘koma’ harus diganti dengan tanda ‘titik koma’). Serta ingat! Tidak boleh ada
   spasi pada rumus, sebab akan menyebabkan Error.


   Bila berhasil, maka data yang akan muncul di layar adalah nama siswa yang sesuai
   dengan NIS yang bersangkutan. Dalam hal ini, silahkan lakukan validasi dengan
   cara mengecek data sumber (tabel Leger Nilai).
7. Bila sudah valid, silahkan copy dan paste rumus tersebut ke kolom-kolom lain yang
   menggunakan tabel sumber yang sama, missal kolom dengan judul Ag_1, Ag_2,
   dst… s/d kolom dengan judul Rank.
8. Lakukan peng-editan terhadap Nomor Kolom referensi data pada rumus-rumus
   yang baru saja telah di copy. Untuk langkah awal, missal aktifkan cell pertama
   pada kolom Ag_1. Tekan tombol fungsi F2 untuk mengaktifkan cell, arahkan
   kursor ke nomor kolom, yaitu ‘2’. Hapus angka 2 tersebut dang anti dengan angka
   3, sebab nilai untuk Ag_1 ada pada kolom ke-3 di sumber data.


   Lakukan pengeditan yang sama pada kolom-kolom lain yang telah berisi rumus.
   INGAT!!! Anda hanya diwajibkan mengganti nomor kolomnya, bukan yang lain,
   Oke…! Kalau sudah semua, silahkan lakukan validasi.


Kemudian setelah itu apa lagi yang mesti dilakukan? Jawaban dari pertanyaan ini
adalah: melengkapi kolom Keterangan Nilai.
Keterangan Nilai berfungsi untuk mendeskripsikan atau menjelaskan ketuntasan yang
diperoleh individu siswa pada Standar Kompetensi tertentu dari setiap mata pelajaran
atau mata diklat. Sebagai contoh, misalnya pada SK 1 mata pelajaran Pendidikan
Agama yang diberi kode Ag_1, siswa A memperoleh nilai 87, sementara telah
ditetapkan bahwa Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) pada mata pelajaran ini adalah
sebanyak 75, maka apakah deskripsi ketuntasan untuk Nilai 87 yang diperoleh siswa
yang bersangkutan?
Disinilah kolom keterangan nilai menjalankan fungsinya. Pada kolom ini nantinya
akan di tuliskan deskripsi atau keterangan nilai yang diperoleh siswa. Nah… kolom ini
juga akan dibuat otomatis, lagi-lagi dengan memanfaatkan fungsi =vlookup. Untuk itu,
apa saja persiapan yang harus dilakukan??? Berikut uraiannya…..




               A Really Simple Tutorial | Membuat Kartu Hasil Studi (KHS)
      By: Abdul Syukri | Email: syukreee@gmail.com | Website: http://olah-olah.web.id
1. Buka sheet baru dan buatlah beberapa tabel deskripsi nilai sesuai dengan jumlah
   KKM yang dipergunakan. Misalnya KKM yang digunakan adalah 60, 62, 65,
   66,70, 75, dsb. Jadi, buat tabel deskripsi sesuai dengan jumlah KKM yang
   diperlukan saja, Oke….? Ini dia contohnya:




   Pada tabel diatas bisa kita lihat nilai 59 pada tabel KKM 60. Untuk nilai 59
   tersebut, keterangan nilai yang kita berikan adalah ‘SK Tidak Tuntas’, sedangkan
   untuk nilai yang lebih besar dari 59, seperti 60, 64, dst. Keterangan nilai yang
   muncul adalah ‘SK Tuntas Dengan Nilai Cukup’. Artinya adalah, pada rentangan
   nilai tertentu, diberikan keterangan mengenai ketuntasan belajar siswa. Semakin
   bagus nilai perolehan siswa, maka semakin baik juga keterangan nilai yang
   muncul.
2. Definisikan nama bagi masing-masing tabel Deskripsi Ketuntasan Nilai tersebut
   diatas. Misalnya, KKM_60 untuk nilai KKM 60, KKM_75 untuk nilai dengan
   KKM 75 dan seterusnya. Jika ini telah dilakukan, artinya kita telah siap untuk
   memasukkan rumus =vlookup pada kolom Keterangan yang telah diberi judul
   sesuai dengan nama SK dan Mata Pelajaran yang akan diterangkan, misal kolom
   Ket_Ag1 untuk keterangan nilai Agama SK ke-1, Ket_Ag2 untuk keterangan nilai
   Agama SK ke-2 dan seterusnya. Tentang cara pemberian nama data, baca kembali
   keterangan sebelumnya.
3. Masukkan rumus fungsi =vlookup seperti contoh dibawah ini:




               A Really Simple Tutorial | Membuat Kartu Hasil Studi (KHS)
      By: Abdul Syukri | Email: syukreee@gmail.com | Website: http://olah-olah.web.id
   Penjelasan sintaksnya adalah:
   a. =vlookup adalah fungsi pembacaan tabel secara vertical. Penulisannya tidak
      boleh salah.
   b. E5 adalah sel kunci pembacaan data yang terdapat pada tabel kerja (Data KHS)
   c. KKM_75 adalah tabel sumber data yang telah di definisikan namanya.
   d. 2 adalah nomor kolom referensi data
   e. TRUE adalah teknik validasi data yang digunakan
   CATATAN PENTING
   Teknik validasi data ada 2, yaitu: TRUE dan FALSE. True digunakan manakala
   data yang di validasi tidak harus persis sama alias boleh mirip-mirip. Misalnya, jika
   nilai 80 pada suatu kolom nilai merupakan pembulatan dari nilai 79,76 kemudian
   data tersebut di validasi dengan ‘TRUE’ maka data tersebut tetap dianggap ‘SAH’
   karena bisa dibulatkan menjadi 80. Namun, jika teknik validasi yang digunakan
   adalah ‘FALSE’ maka bisa dipastikan akan terjadi Error, sebab data yang
   divalidasi dengan teknik ini haruslah ‘persis sama’ atau tidak boleh ‘mirip’. Seperti
   tampak pada contoh dibawah ini (sel F5) muncul pesan error #N/A karena teknik
   validasi yang dipakai adalah ‘false’.




4. Salin rumus                                                   tersebut ke kolom-kolom
   keterangan lain yang sama-sama menggunakan KKM 75. Boleh juga untuk
   menyalin rumus tersebut ke kolom lain yang menggunakan KKM lain, misal KKM
   70. Yang penting setelah itu lakukan editing sederhana terhadap rumus itu, yaitu
   ganti angka 75 menjadi 70, lalu tekan Enter dan…. Beressss sudah.
5. Sortir atau urutkan data-data dalam tabel Data KHS menurut Agama siswa. Ini
   dilakukan dalam rangka mengelompokkan siswa berdasarkan agamanya untuk



               A Really Simple Tutorial | Membuat Kartu Hasil Studi (KHS)
      By: Abdul Syukri | Email: syukreee@gmail.com | Website: http://olah-olah.web.id
   kemudian membuatkan databasenya. Mungkin ada yang bertanya: mengapa perlu
   di kelompokkan berdasarkan agamanya bukan yang lainnya?!?
   Dalam hal ini, kita tidak bermaksud untuk berbicara tentang SARA, tetapi tentang
   alasan yang masuk akal, yakni perbedaan jumlah serta redaksi Standar Kompetensi
   pada mata pelajaran Pendidikan Agama, antara agama yang satu dengan yang lain.
   Contoh data yang telah dikelompokkan berdasarkan kolom Agama adalah:




   Anda tentu dapat melihat perbedaan bahwa jumlah SK untuk mata pelajaran
   Pendidikan Agama yang berbeda antara agama yang satu dengan yang lainnya.
6. Salin judul-judul kolom pada kelompok data pertama ke kelompok data kedua.
   Lakukan dengan hati-hati agar tidak menimpa record pertama (baris paling atas)
   dari kelompok data kedua. Caranya: klik Nomor Baris yang tepat sesuai dengan
   lokasi judul-judul kolom tabel, misal baris ke empat. Klik kanan lalu klik Copy
   (Ctrl+C). Setelah itu arahkan pointer ke baris pertama kelompok data yang kedua,
   Klik Kanan dan pilih Insert Copied Cells. Maka hasilnya, baris pertama data tadi
   akan turun satu baris dan digantikan dengan judul-judul kolom.
7. Definisikan nama bagi masing-masing kelompok data. Blok mulai dari cell pertama
   kolom NIS sampai dengan kolom dan baris terakhir data, dan selanjutnya berikan
   nama sesuai dengan langkah-langkah yang telah dijelaskan sebelumnya.


MOHON PERHATIAN!
Jika semua data yang seharusnya masuk ke dalam tabel Data KHS sudah beres, maka
kita boleh lanjut ke tahap berikutnya, yaitu membuat KHS dengan fasilitas Mail Merge
yang ada dalam program Microsoft Word. Namun, alangkah bijaknya jika sebelum itu



               A Really Simple Tutorial | Membuat Kartu Hasil Studi (KHS)
      By: Abdul Syukri | Email: syukreee@gmail.com | Website: http://olah-olah.web.id
   kita bersabar sejenak untuk melakukan validasi secara teliti terhadap data-data yang
   telah dimasukkan tersebut. Jangan sampai kita buru-buru ingin cepat selesai namun
   ternyata hasilnya invalid alias keliru.


C. Membuat KHS dengan Mail Merge
   Akhirnya, sampailah kita kepada proses akhir pembuatan Kartu Hasil Studi (KHS)
   alias Rapor Siswa yaitu proses menggabungkan data-data yang telah di input ke dalam
   tabel Data KHS dengan format KHS yang telah dibuat dengan Microsoft Word.
   Fasilitas yang dipakai tiada lain tiada bukan adalah Mail Merge. Walaupun judulnya
   Mail Merge atau yang biasanya diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia menjadi
   Surat Massal, namun fungsinya tidak melulu untuk mengetik atau membuat surat
   secara missal atau dalam jumlah besar. Namun, fasilitas yang disediakan Microsoft
   Word ini dapat pula digunakan untuk hal-hal lain, seperti membuat ID Card (Kartu
   Tanda Pengenal), Daftar Harga, Sertifikat atau Piagam Penghargaan, dan lain-lain. Hal
   yang terpenting dalam fasilitas ini adalah: harus ada sumber data (data source) yang
   terdiri dari Field Name, Field dan Record. Nah lho…. Ketiga hal tersebut kan
   merupakan struktur dari sebuah tabel database!? Ya iyalah…. Makanya sebelum
   belajar Mail Merge kita harus tahu dulu tentang database, Oke……?
   Baiklah, anggap saja kita sudah paham tentang database, maka selanjutnya kita harus
   mulai melakukan setting terhadap mail merge kita. Dalam tutorial kali ini, saya akan
   merujuk kepada pemakaian Microsoft Word versi 2007. Adapun beberapa langkah
   mudah yang perlu kita lakukan adalah:
   1. Buka file Format KHS yang telah siap untuk digunakan.
   2. Klik menu Mailings untuk mengaktifkan Mailing Ribbons




   3. Klik pada tombol ‘Start Mail Merge’, kemudian klik E




                   A Really Simple Tutorial | Membuat Kartu Hasil Studi (KHS)
          By: Abdul Syukri | Email: syukreee@gmail.com | Website: http://olah-olah.web.id
4. Klik pada tombol ‘Select Recipients  Use Existing List….




5. Pilih file sumber pada drive / folder penyimpanannya.




6. Pilih tabel Database KHS yang akan digunakan, misalnya Database yang diberi
   nama ISLAM.




               A Really Simple Tutorial | Membuat Kartu Hasil Studi (KHS)
      By: Abdul Syukri | Email: syukreee@gmail.com | Website: http://olah-olah.web.id
   Nama database boleh menggunakan nama apapun, namun yang paling penting jelas
   dan langsung merujuk kepada database yang dimaksudkan, sehingga kita tidak
   kesulitan untuk mencari database yang kitab butuhkan. Tentang bagaimana cara
   memberi nama database, silahkan kunjungi website kami: http://olah-olah.web.id
   untuk membuka tutorial Membuat Name Definition.


7. Langkah yang tidak kalah pentingnya adalah memeriksa validitas data. Untuk
   memastikan keabsahan data, ada baiknya anda memeriksa data-data yang terdapat
   pada data sumber, yaitu dengan cara mengklik tombol Edit Recipient List…




   Sehingga tampilannya menjadi…




   Silahkan scroll ke bawah untuk memeriksa apakah ada data-data yang belum
   masuk kedalam database, ataukah terdapat error pada database. Bila tidak terdapat




               A Really Simple Tutorial | Membuat Kartu Hasil Studi (KHS)
      By: Abdul Syukri | Email: syukreee@gmail.com | Website: http://olah-olah.web.id
   masalah dengan data-data tersebut diatas, anda bisa mulai menyisikan Field Name
   ke dalam dokumen.


8. Untuk menyisipkan field ke dalam dokumen, klik
   Insert Merge Field.




   Sehingga tampilannya menjadi…..




   Langkah selanjutnya klik pada salah satu Field Name yang tertera. Namun
   sebelumnya, pastikan posisi kursor berada pada tempat yang seharusnya, yaitu
   pada Cell yang akan di isi dengan data yang bersumber dari tabel database.
   Contoh tampilannya adalah….




               A Really Simple Tutorial | Membuat Kartu Hasil Studi (KHS)
      By: Abdul Syukri | Email: syukreee@gmail.com | Website: http://olah-olah.web.id
9. Bila semua Field Name telah di sisipkan pada tempat yang seharusnya, langkah
   berikutnya adalah menampilkan hasil penggabungan (merger) antara Format KHS
                                                            dengan Database KHS. Caranya
                                                            yaitu   dengan     cara      mengklik
                                                            tombol Preview Results.




   Contoh hasil
   penggabungannya
   adalah….




10. Cek semua Record (baris data) dengan cara mengklik tombol Next atau Previous



11. Selanjutnya bila semua record tidak bermasalah alias semua data sudah valid, kita
   sudah bisa menggabungkan data secara permanent, baik dalam bentuk soft copy
   maupun hard copy.
      Untuk menghasilkan soft copy file gabungan, cukup dengan satu langkah
       mudah, yaitu Klik tombol Finish and Merge, kemudian pilih dan klik Edit
       Individual Documents…




      Untuk langsung mencetak hasil penggabungan, cukup anda klik pilihan




                A Really Simple Tutorial | Membuat Kartu Hasil Studi (KHS)
       By: Abdul Syukri | Email: syukreee@gmail.com | Website: http://olah-olah.web.id
             Sedangkan bagi yang ingin mengirimkan hasilnya via email bisa mengklik

              pilihan



Demikianlah tutorial singkat tentang cara membuat Kartu Hasil Studi dengan fasilitas Mail
Merge yang disediakan Microsoft Word. Saya rasa pekerjaan ini cukup mudah untuk
dilakukan. Bagi anda Bapak/Ibu guru Wali Kelas saya ucapkan selamat bekerja, semoga
sukses.
                     Akhir kata, Silahakan mencoba dan semoga bermanfaat.




                       A Really Simple Tutorial | Membuat Kartu Hasil Studi (KHS)
              By: Abdul Syukri | Email: syukreee@gmail.com | Website: http://olah-olah.web.id

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Stats:
views:2126
posted:12/25/2011
language:
pages:17
Description: Ini adalah edisi revisi dari Tutorial sebelumnya dengan judul Tutorial Membuat Rapor atau KHS. Ada beberapa penambahan informasi yang semoga dapat menambah pemahaman teman-teman yang baru belajar membuat Kartu Hasil Studi dengan komputer atau rapor elektrik.