Surat dari Anak yang d'ABORSI by chidin

VIEWS: 63 PAGES: 2

									Surat dari Anak yang d'ABORSI


Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarrakatuh

Teruntuk Bundaku tersayang...

Dear Bunda...

Bagaimana kabar bunda hari ini? Smoga bunda baik-baik saja...nanda juga
di sini baik-baik saja bunda... Allah sayang banget deh sama nanda. Allah
juga yang menyuruh nanda menulis surat ini untuk bunda, sebagai bukti
cinta nanda sama bunda....

Bunda, ingin sekali nanda menyapa perempuan yang telah merelakan rahimnya
untuk nanda diami walaupun hanya sesaat...

Bunda, sebenarnya nanda ingin lebih lama nebeng di rahim bunda, ruang
yang kata Allah paling kokoh dan paling aman di dunia ini, tapi rupanya
bunda tidak menginginkan kehadiran nanda, jadi sebagai anak yang baik,
nanda pun rela menukarkan kehidupan nanda demi kebahagiaan bunda.
Walaupun dulu, waktu bunda meluruhkan nanda, sakit banget bunda....badan
nanda rasanya seperti tercabik-cabik... dan keluar sebagai gumpalan darah
yang menjijikan apalagi hati nanda, nyeri, merasa seperti aib yang tidak
dihargai dan tidak diinginkan.

Tapi nanda tidak kecewa kok bunda... karena dengan begitu, bunda telah
mengantarkan nanda untuk bertemu dan dijaga oleh Allah bahkan nanda
dirawat dengan penuh kasih sayang di dalam syurga Nya.

Bunda, nanda mau cerita, dulu nanda pernah menangis dan bertanya kepada
Allah, mengapa bunda meluruhkan nanda saat nanda masih berupa wujud yang
belum sempurna dan membiarkan nanda sendirian di sini? Apa bunda tidak
sayang sama nanda? Bunda tidak ingin mencium nanda? Atau jangan-jangan
karena nanti nanda rewel dan suka mengompol sembarangan? Lalu Allah
bilang, bunda kamu malu sayang... kenapa bunda malu? karena dia takut
kamu dilahirkan sebagai anak haram... anak haram itu apa ya Allah? Anak
haram itu anak yang dilahirkan tanpa ayah... Nanda bingung dan bertanya
lagi sama Allah, ya Allah, bukannya setiap anak itu pasti punya ayah dan
ibu? Kecuali nabi Adam dan Isa? Allah yang Maha Tahu menjawab bahwa bunda
dan ayah memproses nanda bukan dalam ikatan pernikahan yang syah dan
Allah Ridhoi. Nanda semakin bingung dan akhirnya nanda putuskan untuk
diam.

Bunda, nanda malu terus-terusan nanya sama Allah, walaupun Dia selalu
menjawab semua pertanyaan nanda tapi nanda mau nanyanya sama bunda aja,
pernikahan itu apa sih? Kenapa bunda tidak menikah saja dengan ayah?
Kenapa bunda membuat nanda jadi anak haram dan mengapa bunda mengusir
nanda dari rahim bunda dan tidak memberi kesempatan nanda hidup di dunia
dan berbakti kepada bunda? Hehe,,,maaf ya bunda, nanda bawel banget...
nanti saja, nanda tanyakan bunda kalau kita ketemu

Oh ya Bunda, suatu hari malaikat pernah mengajak jalan-jalan nanda ke
tempat yang katanya bernama neraka. Tempat itu sangat menyeramkan dan
sangat jauh berbeda dengan tempat tinggal nanda di syurga. Di situ banyak
orang yang dibakar pake api lho bunda...minumnya juga pake nanah dan
makannya buah-buahan aneh, banyak durinya...yang paling parah, ada
perempuan yang ditusuk dan dibakar kaya sate gitu, serem banget deh
bunda.

Lagi ngeri-ngerinya, tiba-tiba malaikat bilang sama nanda, Nak, kalau
bunda dan ayahmu tidak bertaubat kelak di situlah tempatnya...di situlah
orang yang berzina akan tinggal dan disiksa selamanya. Seketika itu nanda
menangis dan berteriak-teriak memohon agar bunda dan ayah jangan
dimasukkan ke situ.... nanda sayang bunda... nanda kangen dan ingin
bertemu bunda... nanda ingin merasakan lembutnya belaian tangan bunda dan
nanda ingin kita tinggal bersama di syurga... nanda takut, bunda dan ayah
kesakitan seperti orang-orang itu...

Lalu, dengan lembut malaikat berkata... nak,kata Allah kalau kamu sayang,
mau bertemu dan ingin ayah bundamu tinggal di syurga bersamamu, tulislah
surat untuk mereka... sampaikan berita baik bahwa kamu tinggal di syurga
dan ingin mereka ikut, ajaklah mereka bertaubat dan sampaikan juga kabar
buruk, bahwa jika mereka tidak bertaubat mereka akan disiksa di neraka
seperti orang-orang itu.

Saat mendengar itu, segera saja nanda menulis surat ini untuk bunda,
menurut nanda Allah itu baik banget bunda.... Allah akan memaafkan semua
kesalahan makhluk Nya asal mereka mau bertaubat nasuha... bunda taubat
ya? Ajak ayah juga, nanti biar kita bisa kumpul bareng di sini... nanti
nanda jemput bunda dan ayah di padang Mahsyar deh... nanda janji mau
bawain minuman dan payung buat ayah dan bunda, soalnya kata Allah di sana
panas banget bunda... antriannya juga panjang, semua orang sejak jaman
nabi Adam kumpul disitu... tapi bunda jangan khawatir, Allah janji,
walaupun rame kalo bunda dan ayah benar-benar bertaubat dan jadi orang
yang baik, pasti nanda bisa ketemu kalian.

Bunda, kasih kesempatan buat nanda ya.... biar nanda bisa merasakan
nikmatnya bertemu dan berbakti kepada orang tua, nanda juga mohon banget
sama bunda...jangan sampai adik-adik nanda mengalami nasib yang sama
dengan nanda, biarlah nanda saja yang merasakan sakitnya ketersia-siaan
itu. Tolong ya bunda, kasih adik-adik kesempatan untuk hidup di dunia
menemani dan merawat bunda saat bunda tua kelak.

Sudah dulu ya bunda... nanda mau main-main dulu di syurga.... nanda
tunggu kedatangan ayah dan bunda di sini... nanda sayang banget sama
bunda....muach!

								
To top