Embed
Email

URGENSI KAJIAN CYBERSEX DALAM PERMASALAHAN SOSIAL AKTUAL

Document Sample

Categories
Tags
Stats
views:
50
posted:
12/24/2011
language:
pages:
13
TUGAS MAKALAH



TINDAKAN PIDANA DILUAR KUHP



TENTANG CYBERSEX









“URGENSI KAJIAN CYBERSEX DALAM PERMASALAHAN SOSIAL AKTUAL”









DISUSUN OLEH :



1. Esa Pratama ( )



2. Setia Megawati (109010060)



3. Yudi Septiadi ( )



4. Riyan Supriyatna (109010061)









FAKULTAS HUKUM



UNIVERSITAS SWADAYA GUNUNG JATI



2011







1

PENDAHULUAN





URGENSI KAJIAN CYBERSEX DALAM PERMASALAHAN SOSIAL



AKTUAL



Pesatnya perkembangan teknologi di masyarakat berkorelasi dengan adanya



perubahan dalam berbagai aspek kehidupan. Komsumtivisme masyarakat meningkat



tajam dengan hadirnya berbagai layananan teknologi yang mempermudah masyarakat



dalam menjalankan aktivitasnya. Masyarakat kini tidak saja disatukan dalam satu



kesatuan wilayah nasional, namun saat ini masyarakat sudah disatukan dalam satu



kawasan yang lebih luas lagi yaitu wilayah internasional. Masyarakat saat ini tidak



perlu khawatir untuk berkomunikasi dengan keluarganya di negara lain karena telah



ada layanan handphone maupun internet yang dapat berkomunikasi secara langsung



dengan penggunanya. Masyarakat saat ini dapat mengakses berbagai informasi



sampai pada detail data dengan menggunakan teknik searching di internet sehingga



menjadi semakin cerdas memperoleh ilmu tanpa terbatas pada usia, tempat maupun



waktu.



Internet tidak hanya sebatas pada aspek perangkat keras berupa seperangkat



komputer, namun merupakan peralatan yang saling berhubungan satu sama lain dan



memiliki kemampuan untuk mengirimkan data, baik berupa teks, pesan, grafis,



maupun suara. Kemampuan internet tersebut dapat diinterpretasikan bahwa internet



merupakan suatu jaringan komputer yang saling terkoneksi dengan jaringan lainnya



ke seluruh penjuru dunia (Munir, 2010: 195).



Kemudahan-kemudahan yang telah disediakan oleh layanan internet kepada



masyarakat pada satu sisi ternyata dapat digunakan oleh masyarakat dalam bentuk



aktivitas negatif, sehingga menimbulkan permasalahan sosial di masyarakat.



Kemajuan di bidang teknologi memang akan berjalan bersamaan dengan munculnya



perubahan-perubahan di bidang kemasyarakatan (Soerjono Soekanto, 2005: 87),





2

sehingga kehadiran internet dapat mengubah budaya dan kondisi sosial di masyarakat



secara keseluruhan.



Kehadiran internet menjadikan masyarakat Indonesia banyak yang



mengkonsumsi pornografi di usia dini. Kejahatan melalui internetpun saat ini bukan



lagi melanda dalam satu wilayah, namun dapat dilakukan antar negara sehingga



memerlukan kerjasama internasional dalam menanganinya. Dampak lain yang dapat



dirasakan adalah penggunaan media internet yang bersingungan dengan beberapa



tindak pidana seperti pencemaran nama baik, perjudian, pembobolan rekening,



perusakan jaringan, penyerangan melalui virus dan sebagainya (Dikdik M. Arief



Mansur dan Elisatris Gultom, 2005: 5).



Indonesia merupakan negara yang rendah jumlah penguasaan teknologi



internet, namun ternyata Indonesia justru merupakan negara kedua terbesar yang



melakukan kejahatan internet setelah Ukraina hal ini disinyalir dari laporan Federasi



Bureau of Investigation (FBI). Yogyakarta merupakan kota pertama tertinggi



melakukan kejahatan internet (cyber crime) setelah itu kota kedua adalah Bandung



(Abdul Wahid dan Mohammad Labib, 2005: 127).



Penyimpangan penggunaan teknologi internet secara mikro ternyata dapat



membuat sebuah komunitas baru yang hanya diketahui oleh masyarakat yang



memahami tentang penggunaan teknologi internet. Cybersex merupakan salah satu



istilah yang muncul untuk mewakili masyarakat yang gemar melakukan sex dengan



menggunakan internet. Penggunaan aplikasi program internet untuk melakukan



cybersex banyak macamnya, baik untuk transaksi sex, hedonisme sex, maupun



membangun komunitas baru yang anggotanya terdiri dari masyarakat mempunyai



kecenderungan sex yang sama (gay, lesbi, bisex, penyiksaan sex dan sebagainya).



Banyaknya permasalahan penggunaan internet sebagai media cybersex guna



membatasi lingkup bahasan maka dalam wacana ini hanya akan dibahas tentang



cybersex dengan menggunakan program aplikasi internet khususnya menggunakan



3

moo Internet Relay Chat (mIRC), Yahoo Messenger (YM), yang didukung oleh



Facebook, dan Debut. Bahasan akan berkisar masalah fenomena meningkatkanya



kasus pornografi di internet yang dilakukan oleh masyarakat.



Bahasan tentang cybersex dengan menggunakan aplikasi program internet



menjadi penting karena didasari oleh permasalahan (1) semakin maraknya kasus-



kasus pornografi melalui media internet; (2) banyaknya jumlah video porno yang



direkam dengan menggunakan program aplikasi internet yang dilakukan oleh



masyarakat; (3) merebaknya penyakit seksual di masyarakat karena adanya sex



bebas; serta (4) terancamnya generasi mudah karena dari degradasi moral.







CYBERSEX: PERMASALAHAN AKTUAL MASYARAKAT YANG BELUM



TERUNGKAP



Cyber berasal dari kata cybernetics merupakan suatu bidang ilmu yang



merupakan perpaduan antara robotik, matematika, elektro dan psikologi yang



dikembangkan oleh Norbert Wiener di tahun 1948 (Dikdik M. Arief Mansur dan



Elisatris Gultom, 2005: 6). Bila cyber dihubungkan dengan sex maka pemahaman



tersebut bergeser, yaitu hubungan erotik yang terjadi di alam maya



(Kasandra, 2010: 1).



Cybersex merupakan sebuah permasalahan yang spesifik dan belum dipahami



oleh masyarakat secara luas. Penyimpangan seksual tersebut menjadi sangat ekslusif,



karena hanya diketahui oleh sebagian kecil masyarakat yang memahami tentang



teknologi internet. Cybersex yaitu kondisi masyarakat yang menggunakan internet



untuk melakukan berbagai aktivitas sexual. Perlilaku sexual yang sering dilakukan di



internet antara lain transaksi seksual, freesex, melakukan sex melalui internet,



berkumpulnya komunitas penyimpangan sex, melakukan perekaman aktivitas dan



sebagainya.







4

Para pengguna Internet akan mengalami kecanduan cybersex melalui



beberapa tahap. Pertama kecanduan, pengguna cybersex awalnya sebatas tertarik



terhadap materi-materi pornografi. Lama kelamaan, ingin mendapat lebih banyak



materi pornografi lainnya. Kedua eskalasi, seiring dengan waktu, untuk memuaskan



kebutuhan seks pecandu cybersex akan mencari materi seks yang lebih hot. Akibat



dari kecanduan adalah hidup menjadi tidak produktif. Para pecandu cybersex bisa



merasa tidak berdaya untuk meninggalkan perilaku konsumtifnya. Hal ini membuat



kehidupan mereka menjadi tidak teratur. Pada tahap lebih fatal, pecandu cybersex



lebih senang masturbasi dengan komputer dibandingkan dengan berhubungan seksual



nyata. Pada kondisi tertentu ingin merealisasikan seks maya ke dunia nyata



(Kasandra, 2010: 3).



Cybersex, merupakan bagian dari penyakit masyarakat yang dapat merusak



generasi muda melalui aktivitas sex bebas. Penanganan masalah cybersex mempunyai



kendala tersendiri karena aktivitas sex tersebut hanya dilakukan oleh orang-orang



tertentu, menggunakan teknologi internet mempunyai wilayah internasional, dan



belum kuat dasar hukumnya. Batasan-batasans tentang cybersex juga belum jelas,



apakah seseorang dapat dijerat dengan berbagai pasal dalam konstitusi.



Cybersex merupakan salah satu bagian dari kejahatan karena tiap perbuatan



yang bersifat tidak susila, melanggar norma, mengacaukan, dan banyak menimbulkan



banyak ketidaktenangan dalam kehidupan masyarakat, sehingga masyarakat berhak



untuk mencela, mereaksi atau mengatakan penolakan atas perbuatan itu (Abdul



Wahid dan Mohammad Labib, 2005: vii).



Para pengguna internet untuk melakukan cybersex disinyalir semakin lama



akan semakin meluas. Hal tersebut disebabkan para pelaku cybersex selalu mengajak



orang lain untuk melakukan masuk ke cybersex melalui channel-channel umum



seperti channel lokal. Channel cybersex juga akan memberi komunitas kepada orang-







5

orang yang memang mempunyai kecenderungan melakukan cybersex untuk



menemukan komunitasnya di internet sehingga hasratnya dapat terlampiaskan.



Penggunaan cybersex tentu saja akan menyebabkan pelaku freesex semakin



meningkat. Hal lain yang akan muncul adalah banyaknya kasus-kasus aborsi,



merebaknya penyakit kelamin, dan munculnya berbagai video porno di internet.



Merebaknya video porno di internet yang dilakukan oleh orang Indonesia asli tentu



saja menjadi fenomena baru dan bersinggungan dengan hukum. Memang diakui



bahwa teknologi telah mengubah pola kehidupan manusia di berbagai bidang,



sehingga secara langsung telah mempengaruhi munculnya perbuatan hukum baru di



masyarakat (Syamsul Muarif, 2004: 3).









6

PEMBAHASAN MASALAH





DISIMPLEMENTASI PROGRAM APLIKASI INTERNET DALAM



CYBERSEX



Cybersex banyak menggunakan program-program umum yang dapat



dipelajari dengan mudah oleh penggunanya. Program aplikasi komputer tersebut



sebenarnya bukan diperuntukkan bagi masyarakat yang suka melakukan cybersex,



namun program aplikasi tersebut dapat mendukung kelancaran masyarakat untuk



melakukan cybersex. Program aplikasi tersebut antara lain:



1. Moo Internet Relay Chatt (mIRC)



mIRC merupakan singkatan dari moo Internet Relay Chat. Program ini



banyak digunakan untuk berkomunikasi dengan pengguna komputer yang lainnya



dengan bahasa tulisan. Program mIRC dapat didownload melalui internet dan dapat



digunakan untuk berkomunikasi secara luas baik di dalam negeri maupun di luar



negeri. mIRC sering disebut dengan chatting. Program ini sangat familier digunakan



oleh berbagai kalangan baik siswa, mahasiswa maupun masyarakat karena



penggunaannya yang mudah.



2. Facebook



Facebook merupakan salah satu program yang digunakan oleh masyarakat



untuk mengenal satu-sama lain dengan cara melihat foto, identitas, saling



mengomentari, saling berkomunikasi bahkan mengirimkan video. Facebook



merupakan salah satu program aplikasi internet yang terkenal karena tidak



memerlukan pengguasaan teknologi secara keahlian. Facebook mudah dibuat dan



dijalakan sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat untuk



menggunakannya.









7

3. Yahoo Messenger (YM)



Yahoo Messenger fungsinya hampir sama dengan mIRC, namun dalam



Yahoo Messenger pengguna berkomunikasi dalam jumlah terbatas karena setiap



pengguna harus mengetahui kode (id) orang lain. Kelebihan dari progam Yahoo



Messenger adalah pengguna dapat melihat langsung wajah orang lain dengan



mengggunakan kamera (webcam) dan dapat berkomunikasi langsung dengan audio.



4. Debut



Debut merupakan salah satu program yang digunakan untuk merekam



tampilan di monitor maupun perekaman dari web cam. Segala proses yang



berhubungan dengan proses yang ada di monitor dapat terekam secara maksimal



dengan dukungan audio. Program ini merupakan program aplikasi yang tidak



memerlukan jumlah kapasitas yang besar karena merupakan program aplikasi yang



dapat dicopy di flasdisk.







PROSES CYBERSEX DI INTERNET



Pornografi di internet bukan suatu hal yang baru di Indonesia. Sejak kehadiran



internet di Indonesia, banyak masyarakat kemudian mulai mengkonsumsi pornografi.



Banyak situs-situs porno tidak dapat lagi dapat dibendung masuk di Indonesia.



Apabila jaman dahulu orang jarang dapat melihat foto orang bugil, namun kini dalam



hitungan menit orang dapat mengkoleksi foto dan film porno menggunakan media



internet.



Keinginan untuk melihat gambar dan video porno tidak hanya konsumsi orang



dewasa, anak-anak kini sangat mudah untuk mendapatkan foto dan video tersebut.



Laptop maupun flashdisk yang dibawa oleh remaja maupun anak-anak kadang



menyimpan foto dan video porno. Pornografi di internet kini bukan suatu



pembicaraan yang tabu lagi, karena fenomena pornografi di internet sudah menggeser



budaya Indonesia yang santu dan penuh dengan ajaran-ajaran moral.



8

Pencarian foto dan video porno melalui fasilitas searching engine merupakan



hal yang biasa, karena terdapat hal yang lebih parah lagi yaitu aplikasi internet



digunakan sebagai pemuas hasrat seks dengan istilah cybersex. Anak-anak muda



maupun orang tua mulai menggemari melakukan seks dengan menggunakan program



internet, baik untuk transaksi, hedonisme maupun untuk membangun komunitas seks



yang menyimpang. Beberapa masyarakatpun tidak menyadari bahwa kegiatan seks



yang dilakukan dapat terekam di webcam dan dapat dipublikasikan di internet. Saat



inipun banyak sekali video-video baik sengaja maupun tidak sengaja terekam di



camera dan menyebar di berbagai tempat.



Semakin canggih seseorang menguasai program-program internet, semakin



leluasa melakukan berbagai cara untuk mendapatkan gambar dan video porno yang



sengaja direkam dan dipublikasikan. Apabila hal tersebut terus berlangsung, maka



video-video dan gambar-gambar porno masyarakat Indonesia banyak beredar di



internet dan menjadi konsumsi pada tingkat internasional sehingga membuat citra



bangsa Indonesia menurun.



Berdasarkan hasil observasi, ternyata perekaman video porno di internet



secara tersembunyi mudah dilakukan di internet. Program yang sering digunakan



adalah menggunakan program Debut. Program ini dapat merekam segala aktivitas



masyarakat, baik menggunakan media internet atau merekam secara langsung. Hasil



dari perekaman tersebut tidaklah mengecewakan, karena didukung oleh teknologi



webcam yang standar.



Pelaku cybersex pada awalnya menggunakan program mIRC untuk



berkomunikasi secara langsung dengan bahasa tulisan. Dalam program mIRC banyak



sekali komunitas atau channel yang khusus diperuntukkan bagi masyarakat yang



gemar melakukan cybersex dengan demikian mereka lebih leluasa untuk memilih



pasangan untuk melakukan freesex. Saluran komunikasi yang ada di mIRC banyak







9

ragamnya, sehingga akan memudahkan masyarakat untuk memilih tipikal



kecenderungan seksual yang diinginkannya.



Komunikasi yang dilakukan dengan program mIRC biasanya berkisar tentang



data diri, kemudian dilanjutkan dengan menggunakan aplikasi Facebook atau



Friendster untuk dapat melihat langsung wajah dari lawan bicaranya. Apabila saat



melihat foto yang dipasang di Facebook orang tersebut saling adanya ketertarikan,



maka mereka akan bertemu dan melakukan freesex.



Program yang lebih canggih lagi dengan menggunakan Yahoo Messenger



untuk berkomunikasi dengan orang lain. Program Yahoo Messenger digunakan oleh



para pencinta cybersex dengan melihat langsung orang lain dengan menggunakan



webcam. Apabila dua orang sedang berkomunikasi dengan Yahoo Messenger maka



keduanya dapat melihat secara langsung lawan bicaranya menggunakan webcam. Hal



inilah yang sering digunakan para pencinta cybersex untuk melakukan hedonisme



seks dengan melihat kamera dalam laptopnya.



Cybersex yang dilakukan oleh dua orang atau lebih biasanya dengan



memperlihatkan alat vital, dan merangsangnya sehingga terjadi puncak seksual.



Cybersex dengan menggunakan aplikasi internet, tidak saja dilakukan pada malam



hari, namun juga di pagi dan di siang hari. Pelaku dapat memanfaatkan webcam yang



disediakan di warung internet atau menggunakan laptop pribadi untuk melihat



pasangan seksnya.



Pelaku cybersex dengan merangsang dirinya dalam permasalahan seks,



kadang tidak sadar bahwa aktivitasnya bertelanjang, merangsang alat vitalnya serta



aktivitas lainnya dapat terekam di webcam menjadi video mesum. Ketidaksadaran



masyarakat tersebut karena masyarakat kurang menguasai materi dan ketidaksadaran



dari masyarakat bahwa aktivitasnya dapat terekam di webcam.









10

DAMPAK PENYIMPANGAN PENGGUNAAN APLIKASI PROGRAM



INTERNET TERHADAP KASUS PORNOGRAFI



Penggunaan aplikasi program internet khususnya mIRC, Yahoo Messenger,



Facebook dan Debut, merupakan rangkaian dari program-program yang mengarah



pada pornografi di internet. Banyak akibat yang dapat dirasakan oleh masyarakat



maupun secara individu yaitu:



1. Maraknya penggunaan aplikasi internet yang berbau pornografi baik pada



tingkat anak-anak sampai dengan orang dewasa. Masyarakat akan lebih mudah



untuk mendapatkan gambar-gambar pornografi yang jumlahnya berjuta-juta



situs.



2. Penggunaan aplikasi komputer dapat menyebabkan meningkatnya kasus freesex



dalam artian kedua pasangan merasa puas melakukan seks tanpa adanya ikatan



dan tanpa adanya pembayaran.



3. Banyaknya bermunculan video porno karena sebagian masyarakat tidak sadar



bahwa aktivitas cybersex (khususnya menggunakan Yahoo Messenger) karena



aktivitas di internet dapat terekam secara jelas.



4. Penyakit menular yang berhubungan dengan seks akan merebak karena pelaku



cybersex dapat melakukan seks bebas setiap hari dan setiap waktu. Apabila



mereka adalah para sexmania maka transaksi seks dapat terjadi setiap waktu.



Apabila para sexmania merasa ingin melakukan seks maka dapat langsung



berhubungan dengan channel di internet yang khusus menyediakan seks gratis.



5. Turunnya tingkat moralitas para generasi muda, karena mereka banyak disuguhi



pornografi di internet, bahkan ada beberapa orang yang telah masuk dalam



cybersex masih SMP. Semakin lama dapat diprediksi para generasi muda telah



mengenal seks sejak dini. Hal tersebut sukar untuk dihindari karena di satu sisi



masyarakat membutuhkan internet untuk pembelajaran namun di sisi lain



internet menyediakan pornografi dan cybersex.



11

KESIMPULAN DAN SARAN





Dalam wacana akhir ini dapat dipahami bahwa tidak dapat dipungkiri



fenomena cybersex dengan menggunakan internet akan meningkat dari tahun ke



tahun. Kondisi ini disebabkan program-program internet semakin mendekatkan antara



pengguna dengan pengguna, sehingga dapat berkomunikasi secara langsung dengan



menggunakan video, audio dan teks. Para cybersex dengan leluasa menggunakan



program-program tersebut untuk memuaskan hedonismenya.



Solusi dari permasalahan tersebut adalah perlu adanya batasan yang jelas



melalui konstitusi untuk membendung para pelaku cybersex sehingga aktivitasnya



terbatasi. Adanya sensor dengan sistem banned yaitu memutus hubungan langsung



pelaku cybersex seperti yang dilakukan mIRC apabila disinyalir nick yang digunakan



orang berbau pornografi. Perlunya sosialisasi kepada siswa, remaja dan masyarakat



tentang bahaya dari cybersex bagi kelangsungan kehidupan serta turunnya moralitas



bangsa.









12

DAFTAR PUSTAKA





Abdul Wahid dan Mohammad Labib. 2005. Kejahatan mayantara (cybercrime).

Bandung: Refika Aditama.

Dikdik M. Arief Mansur dan Elisatris Gultom. 2005. Cyber law aspek hukum

teknologi informasi. Bandung: Refika Aditama.

Kasandra. 2010. Cyber sex, melepas libido seks di alam maya. (Online).

(http://www.konseling.net/artikel_seks/libido_seks_alam_maya.htm, diakses

tanggal 10 November 2010).

Munir. 2010. Kurikulum berbasis teknologi informasi dan komunikasi. Bandung:

Alfabeta.

Soerjono Soekanto. 2005. Pokok-pokok sosiologi hukum. Jakarta: Raja Grafindo

Persada.

Syamsul Muarif. 2004. Menunggu lahirnya cyber law. (Online).

(http://www.cybernews.cbn.net.id, diakses tanggal 10 November 2010).









13


Related docs
Other docs by Muchyidin Bino...
Surat Perjanjian Investasi
Views: 66  |  Downloads: 1
surat perjanjian warnet rachmat
Views: 21  |  Downloads: 1
Model Undangan sUKURAN
Views: 21  |  Downloads: 0
Membuat Keputusan Investasi
Views: 11  |  Downloads: 0
SURAT PERJANJIAN KERJA WAKTU TERTENTU
Views: 52  |  Downloads: 0
Tony Q Rastafara - Ngayogjokarto
Views: 44  |  Downloads: 0
Definisi INVESTASI dan Faktor Penentu
Views: 1  |  Downloads: 0
DIATAS_SAJADAH_CINTA_Kisah_zahid
Views: 1  |  Downloads: 0
SURAT PERJANJIAN HUTANG PIUTANG
Views: 89  |  Downloads: 0
Tony Q Rastafara – Paris Van Java
Views: 12  |  Downloads: 0
By registering with docstoc.com you agree to our
privacy policy

You are almost ready to download!

You are almost ready to download!