Docstoc

Kodam dan Sat Jajaran

Document Sample
Kodam dan Sat Jajaran Powered By Docstoc
					Komando Daerah Militer
Komando Daerah Militer (disingkat Kodam) adalah komando utama pembinaan dan operasional kewilayahan TNI Angkatan Darat. Kodam merupakan kompartemen strategis yang memiliki tugas pokok menyelenggarakan pembinaan kesiapan operasional atas segenap komandonya dan operasi pertahanan aktif di darat sesuai kebijakan Panglima TNI. Sebuah Kodam dipimpin oleh seorang Panglima Kodam atau disingkat Pangdam. Kekuatan Kodam terdiri dari Komando Resort Militer (Korem), Komando Distrik Militer (Kodim), Komando Rayon Militer (Koramil) dan Bintara Pembina Desa (Babinsa). Kodam juga mengemban tugas dalam penyelenggaraan pendidikan pembentukan dan pengembangan untuk tingkat Tamtama dan Bintara yang operasionalnya dilaksanakan oleh Resimen Induk Daerah Militer.

Kodam di Indonesia
Ada 12 Komando Kewilayahan sekarang ini yang terdiri dari: 1. Kodam Iskandar Muda 2. Kodam I/Bukit Barisan 3. Kodam II/Sriwijaya 4. Kodam Jaya 5. Kodam III/Siliwangi 6. Kodam IV/Diponegoro 7. Kodam V/Brawijaya 8. Kodam VI/Tanjungpura 9. Kodam VII/Wirabuana 10. Kodam IX/Udayana 11. Kodam XVI/Pattimura 12. Kodam XVII/Trikora

Kodam-kodam lama
1. Kodam X/Lambung Mangkurat 2. Kodam XIII/Merdeka 3. Kodam XIV/Hasanuddin

Pembentukan Kodam
Sepanjang sejarah Indonesia, TNI mengalami beberapa kali regenerasi Kodam. Diantaranya tahun 1985 ketika KSAD Jendral TNI Rudini meregenerasi 17 kodam menjadi 9 kodam ditambah satu kodam ibukota yaitu Kodam Jaya. Ketika itu Kodam I/Iskandar Muda dilebur bersama Kodam II/Bukit Barisan dan Kodam III/Tujuh Belas Agustus menjadi Kodam I/Bukit Barisan.

Komando Daerah Militer Iskandar Muda

Logo Kodam IM Komando Daerah Militer Iskandar Muda (sering disingkat Kodam Iskandar Muda atau Kodam IM), dulunya bernamaKomando Daerah Militer I/Iskandar Muda merupakan Komando Kewilayahan Pertahanan yang meliputi provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Sejak berdiri pada 22 Desember 1956 sampai dilikuidasi pada 1985, Kodam Iskandar Muda telah dikendalikan 10 panglima. Yang terakhir menjabat sebelum dibekukan adalah Brigadir Jenderal TNI Nana Narundana.

Kodam Iskandar Muda dihidupkan kembali pada 5 Februari 2002. Mayor Jenderal TNI Djali Yusuf adalah panglima pertama setelah Kodam ini aktif kembali. Pangdam Iskandar Muda yang sekarang menjabat adalah Mayor Jenderal TNI Supiadin AS yang menggantikan Mayor Jenderal TNI Endang Suwarya sejak 28 April 2005. Endang Suwarya telah dipromosikan menjadi Wakil KSAD pada 30 Maret 2005. Satuan infanteri yang ada di Kodam ini antara lain Yonif 111, Yonif 112, Yonif 113, Yonif 114, Yonif 115, dan Yonif 116.

Kowil di Wilayah Kodam Iskandar Muda
Korem 011/Lilawangsa Korem ini bermarkas di Kota Lhokseumawe, memiliki satuan jajaran terdiri dari: Yonif 111/Karma Bakti Yonif 113/Jaya Sakti Yonif 114/Satria Musara Kodim 0102/Pidie Kodim 0103/Aceh Utara Kodim 0104/Aceh Timur Kodim 0106/Aceh Tengah Kodim 0108/Aceh Tenggara Kodim 0111/Bireuen Kodim 0113/Gayo Luwes Korem 012/Teuku Umar Korem ini bermarkas di Kota Meulaboh, memiliki satuan jajaran terdiri dari: Yonif 112/Dharma Jaya Yonif 115/Macan Leuser Yonif 116/Garda Samudera Kodim 0101/Aceh Besar Kodim 0105/Aceh Barat Kodim 0107/Aceh Selatan Kodim 0109/Aceh Singkil Kodim 0110/Aceh Baratdaya Kodim 0112/Sabang Kodim 0114/Aceh Jaya

Satuan-satuan lainnya
1. 2. 3. 4. Resimen Induk Militer Kodam Iskandar Muda Denzipur 1/Dhika Anoraga Denrudal 001 Pulo Rungkom-Lhokseumawe, Aceh Yonkav 11/Serbu di Jantho, Aceh Besar

Pejabat Pangdam
Kolonel Inf Syamaun Gaharu (22 Des 1956 – 5 Sep 1960) Kolonel Inf M. Yasin (10 Sep 1960 – 1 Okt 1963) Kolonel Inf Nyak Adam Kamil (1 Okt 1963 – 1 Sep 1964) Brigjen TNI Isyak Juarsa (1 Sep 1964 – 1 Apr 1967) Brigjen TNI Teuku Hamzah (1 Apr 1967 – 24 Okt 1970) Brigjen TNI Aang Kunaefi (24 Okt 1970 – 8 Okt 1973) Brigjen TNI A. Rivai Harahap (8 Okt 1973 – 4 Jan 1978) Brigjen TNI R.A. Saleh (4 Jan 1978 – 18 Jan 1982) Brigjen TNI Abdurrachman (18 Jan 1982 – 20 Apr 1983) Brigjen TNI Nana Narundana (20 Apr 1983 – 26 Apr 1985)

dibekukan 1985-2002

Mayjen TNI M. Djali Yusuf (5 Feb 2002 – 13 Mei 2003) Mayjen TNI Endang Suwarya (13 Mei 2003 – 18 Mei 2005) Mayjen TNI Supiadin AS (18 Mei 2005 – Juli 2008) Mayjen TNI Soenarko (Juli 2008 - sekarang)

Komando Daerah Militer I/Bukit Barisan

Logo Kodam BB Komando Daerah Militer I/Bukit Barisan (sering disingkat Kodam I, Kodam Bukit Barisan, Kodam I/Bukit Barisan atau Kodam I/BB), dulunya bernama Komando Daerah Militer II/Bukit Barisan, merupakan Komando Kewilayahan Pertahanan yang meliputi provinsi Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Riau. Pangdam I/Bukit Barisan yang sekarang menjabat adalah Mayor Jenderal TNI Burhanuddin Amin sejak 3 November 2008, menggantikan Mayor Jenderal TNI Markus Kusnowo.

Sejarah
Pada 30 September 1945, pemuda-pemudi yang mencintai Kemerdekaan Republik Indonesia yang diproklamasikan pada 17 Agustus 1945 membentuk organisasi-organisasi massa. Seperti di Aceh berdiri Ikatan Pemuda Indonesia (IPI), di Medan Barisan Pemuda Indonesia (BPI), di Sumatera Barat, Pemuda Republik Indonesia (PRI) dan di Riau Pemuda Indonesia (PI). Organisasi-organisasi massa yang banyak berdiri itulah di antaranya menjelma menjadi Tentara Keamanan Rakyat (TKR).

Pembentukan TKR
Tanggal 10 Oktober 1945 di daerah Sumbagut secara resmi terbentuk TKR, tanggal 12 Oktober 1945 di Aceh TKR Divisi V, tanggal 10 Oktober 1945 di Sumatera Timur TKR Divisi IV, tanggal 10 November 1945 di Tapanuli Divisi VI dan tanggal 1 Januari 1946 di Sumatera Tengah (SumbarRiau) TKR Divisi III. Pada tanggal 13 Desember 1949 dibentuk Komando Tentara Teritorium Sumatera Utara (KO TT-SU), yang wilayahnya meliputi: Aceh, Sumatera Timur dan Tapanuli.

KO TT-I/SU
Berdasarkan Penetapan Kasad No: 83/Kasad/Pnt/1950 tanggal 20 Juni 1950 Komando Tentara Teritorium Sumatera Utara (KO TT-SU) dirubah menjadi Komando Tentara Teritorium-I Sumatera Utara (KO TT-I/SU) dan wilayahnya meliputi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Riau. Tanggal 20 Juni 1950 inilah ditetapkan sebagai Hari Jadi Kodam I/Bukit Barisan yang dikuatkan dengan ST Kasad No:ST/636/V/1986 tanggal 20 Mei 1986. Berdasarkan Penetapan Panglima KO TT-I/SU Nomor : 247/V/ORG/1951, selanjutnya tanggal 21 Juni 1951 KO TT-I/SU berubah menjadi KO TT-I/Bukit Barisan (KO TT-I/BB), sedangkan wilayahnya sama dengan KO TT-I/SU. KO TT-I/BB membawahi 4 Resimen Infanteri, yaitu : Resimen Infanteri 1 di Aceh, Resimen Infanteri 2 di Sumatera Timur, Resimen Infanteri 3 di Tapanuli dan Resimen Infanteri 4 di Sumatera Barat-Riau. Tanggal 27 Desember 1956 Resimen Infanteri 1 Aceh dan 4 di Sumatera Barat-Riau dipisahkan dari KO TT-I/BB dan selanjutnya masing-masing berkembang menjadi Komando Daerah Militer (KODAM). Di Aceh dibentuk Kodam I/Iskandar Muda, di Sumatera Barat-Riau dibentuk Kodam III/17 Agustus dan KO TT-I/BB berubah menjadi Kodam II/Bukit Barisan.

Penggabungan Kodam
Berdasarkan Perintah Operasi Kasad No:011/1984 tanggal 22 september 1984 tentang Reorganisasi TNI-AD yang kemudian disempurnakan dengan Surat Telegram Kasad No:STR/430/1984 tanggal 21 Oktober 1984 dan STR/603/1984 tanggal 28 Desember 1984, jumlah Kodam yang ada dikurangi menjadi 10 Kodam. Kodam I/Iskandar Muda, Kodam II/Bukit Barisan dan Kodam III/17 Agustus dilikuidasi atau dikurangi. Ketiga Kodam tersebut dijadikan satu dengan nama Kodam I/Bukit Barisan dan wilayahnya meliputi : Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Riau. Atas dasar itu, Kodam I/BB saat itu telah membawahi 6 buah Korem, yaitu Korem 011/Lilawangsa di Lhokseumawe, Korem 012/Teuku Umar di Banda Aceh, Korem 022/Pantai Timur di Pematang Siantar, Korem 023/Kawal Samudra di Sibolga, Korem 031/Wira Bima di Pekanbaru, Korem 032/Wira Braja di Padang.

Pembentukan kembali Kodam Iskandar Muda
Dan mulai dari 5 Februari 2002 lalu, atas kebijakan pemerintah Kodam Iskandar Muda dinyatakan berdiri kembali dan membawahi 2 Korem yakni Korem 011/Lilawangsa dan Korem 012/Teuku Umar.

Korem di Kodam I/Bukit Barisan
Sesuai dengan Surat Keputusan Kepala Staf Angkatan Darat ( KASAD ) Nomor : Kep / 67 / XII / 2005 tanggal 30 Desember 2005 telah dibentuk Korem 033/Wira Satya Kodam I/BB, dengan demikian Korem yang berada di bawah Kodam I/BB menjadi 5 Korem yaitu : 1. Korem 022/Pantai Timur berkedudukan di Pematang Siantar membawahi 5 Kodim, 85 Koramil dan 3 Yonif (Yonif 121/MK, Yonif 122/TS dan Yonif 126/KC). 2. Korem 023/Kawal Samudra berkedudukan di Sibolga membawahi 6 Kodim , 75 Koramil dan 2 Yonif (Yonif 123/RW dan Yonif 125/SMB) 3. Korem 031/Wirabima berkedudukan di Pekan Baru, Riau membawahi 5 Kodim, 50 Koramil, 2 Yonif (Yonif 132/BS dan Yonif 134/TS), Yon Arhanuse-13/Pekanbaru dan Denrudal 004 Dumai. 4. Korem 032/Wirabraja berkedudukan di Padang, Sumatera Barat membawahi 9 Kodim, 83 Koramil dan 2 Yonif (Yonif 131/BRS dan Yonif 133/YS) serta Den Zipur-2. 5. Korem 033/Wira Pratama yang berkedudukan di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau dengan membawahi 4 Kodim.

Tingkat Komando Satuan Pelaksana Kodam
Kodim 0201/Bs (Medan) 1. Korem 022/Pantai Timur (PT) o Kodim 0203/Langkat o Kodim 0204/Deli Serdang o Kodim 0207/Simalungun o Kodim 0208/Asahan o Kodim 0209/LabuhanBatu 2. Korem 023/Kawal Samudra (KS) o Kodim 0205/Tanah Karo o Kodim 0206/Dairi o Kodim 0210/Tapanuli Utara o Kodim 0211/Tapanuli Tengah o Kodim 0212/Tapanuli Selatan o Kodim 0213/Nias 3. Korem 031/Wirabima (WBM) o Kodim 0301/Pekanbaru o Kodim 0302/IndragiriHulu o Kodim 0303/Bengkalis

Kodim 0313/Kampar Kodim 0214/Indragiri Hilir 4. Korem 032/Wirabraja (WBR) o Kodim 0304/Agam o Kodim 0305/Pasaman o Kodim 0306/50 Kota o Kodim 0307/Tanah Datar o Kodim 0308/P. Pariaman o Kodim 0309/Solok o Kodim 0310/Sawahlunto o Kodim 0311/Pessel o Kodim 0312/Padang 5. Korem 033/Wira Pratama (WPT) o Kodim 0315/Kep Riau o Kodim 0316/Batam o Kodim 0317/Karimun o Kodim 0318/Natuna 6. Resimen Induk Militer Kodam I/Bukit Barisan
o o

Satuan di Kodam I/BB
Batalyon yang ada : Yonif 121/Macan Kumbang Yonif 122/Tombak Sakti Yonif 123/Rajawali Yonif 125/Simbisa Yonif 126/Kalacakti Yonif 131/Braja Sakti Yonif 132/Bima Sakti Yonif 133/Yudha Sakti Yonif 134/Tuah Sakti Detasemen yang ada: Den Zipur 2 Padang Mengatas Den Rudal 2 di Dumai Kompi yang ada: Kompi Kavaleri Serbu di Pekanbaru Sementara itu, Kodam I/BB juga mempunyai satuan Berdiri Sendiri yang terdiri dari: Rindam I/BB Kodim 0201/BS Yonif 100/Raiders Yonkav 6/Serbu Naga Karimata Yonzipur 1/Dhira Dharma Yonarmed 2/105 Kilap Sumagan Yon Arhanudse 11/BS

Pejabat Pangdam
Mayor TNI Pohan (1945 - 1949) Brigjen TNI Yasir Hadibroto (1972-1973) Brigjen TNI Muhammad Ismail (1977-1980) Mayjen TNI Edi Sudradjat (1981 - 1983) Mayjen TNI Harsudiyono Hartas (1983-1985) Mayjen TNI Soeripto (1985 - 1986) Mayjen TNI Djarot Supadmo (1986)

Mayjen TNI Ali Geno (1986-1987) Mayjen TNI Asmono (1987-1988) Mayjen TNI Djoko Pramono (1988-1990) Mayjen TNI R. Pramono (1990-1993) Mayjen TNI Albertus Pranowo (1993-1994) Mayjen TNI Arie Jeffry Kumaat (1994 - 1995) Mayjen TNI Sedaryanto (1995-1997) Mayjen TNI Tengku Rizal Nurdin (1997 - 1998) Mayjen TNI Ismed Yuzairi (1998-1999) Mayjen TNI Abdul Rahman Gaffar (1999) Mayjen TNI Affandi (1999 - 2000) Mayjen TNI I Gde Purnama (2002 - 2003) Mayjen TNI Idris Gassing (2003 - 2004) Mayjen TNI Tri Tamtomo (2004 - 28 November 2005) Mayjen TNI Lilik AS Sumaryo (28 November 2005 - 28 November 2006) Mayjen TNI Johannes Suryo Prabowo (28 November 2006- 18 Desember 2007) Mayjen TNI Markus Kusnowo (18 Desember 2007 - 3 November 2008) Mayjen TNI Burhanuddin Amin (3 November 2008 - )

Komando Daerah Militer II/Sriwijaya

Komando Daerah Militer II/Sriwijaya (sering disingkat Kodam II, Kodam Sriwijaya atau Kodam II/Sriwijaya) merupakan Komando Kewilayahan Pertahanan yang meliputi provinsi Bengkulu, Jambi, Sumatra Selatan, Kepulauan Bangka Belitung dan Lampung. Pangdam II/Sriwijaya yang sekarang menjabat adalah Mayor Jenderal TNI Syarifuddin Tippe sejak 20 Juni 2006.

Sejarah Pembentukan Kodam II Sriwijaya
Diawali dari adanya berbagai organisasi bersenjata yang pernah ada di wilayah Sumatera Selatan seperti Badan Penjaga Keamanan Rakyat (BPKR), kemudian berubah menjadi Badan Keamanan Rakyat (TKR) merupakan jejak langkah sejarah berdirinya KODAM II/SRIWIJAYA.

Penggantian nama
1 Januari 1946, bernama Sub Komandemen Sumatera Selatan 10 Januari 1946, bernama Divisi VIl/Garuda 1 Juli 1946, kembali menjadi Sub Komandemen Sumatera Selatan yang membawahi 4 Teritorium yaitu Palembang, Jambi, Bengkulu dan Lampung 29 Juli 1950, berdasarkan keputusan KASAD Nomor :83/KSAD/Pati/1950 menjadi, Tentara dan Teritorium (TT) II/Sriwijaya 1 Februari 1961, menjadi Komando Daerah Militer IV/Sriwijaya 12 Februari 1985 s/d sekarang, menjadi Komando Daerah Militer II/Sriwijaya melalui Surat Keputusan KASAD Nomor : Skep/346/II/1985

Kowil di Wilayah Kodam Sriwijaya
1. 2. 3. 4. 5. Korem 041/Gamas, meliputi wilayah Provinsi Bengkulu *Kodim 0407/Bengkulu *Kodim 0408/Bengkulu Selatan *Kodim 0409/Rejang Belong *Kodim 0423/Bengkulu Utara

6. Korem 042/Gapu, meliputi wilayah Provinsi Jambi 7. *Kodim 0415/Batanghari 8. *Kodim 0416/Bungotebo 9. *Kodim 0417/Kerinci 10. *Kodim 0419/Tanjung Jabung 11. *Kodim 0420/Sarolangun Bangko 12. Korem 043/Gatam, meliputi wilayah Provinsi Lampung 13. *Kodim 0410/Bandar Lampung 14. *Kodim 0411/Lampung Tengah 15. *Kodim 0412/Lampung Utara 16. *Kodim 0421/Lampung Selatan 17. *Kodim 0422/Lampung Barat 18. *Kodim 0424/tanggamus 19. Korem 044/Gapo, meliputi wilayah Provinsi Sumatera Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung 20. *Kodim 0401/Muba 21. *Kodim 0402/Oki 22. *Kodim 0403/Oku 23. *Kodim 0404/Muara Enim 24. *Kodim 0405/Lahat 25. *Kodim 0406/Musi Rawas 26. *Kodim 0413/Bangka 27. *Kodim 0414/Belitung 28. *Kodim 0418/Palembang

Batalyon di bawah Kodam Sriwijaya
Yonif 141/Aneka Yudha Yonif 142/Satria Jaya Yonif 143/Triwira Eka Jaya Yonif 144/Jaya Yudha Yonif 200/Raider Yonkav 5 Yon Zipur 2 Yon Zikon 12/Karana Jaya Saat ini Kodam II/Sriwijaya membawahi Lima Provinsi yang terdiri dari 4 Korem, 24 Kodim, 228 Koramil dan 1832 Babinsa.

Pejabat Pangdam
Berikut adalah daftar panglima yang pernah menjabat sebagai Pangdam II/Sriwijaya:

Panglima Kodam II/Sriwijaya No Pangkat 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. Letkol Letkol Letkol Letkol Letkol Kolonel Letkol Brigjen Brigjen Nama Bambang Utoyo R.A. Kosasih Bambang Utoyo Ibnu Sutowo Barlian Harun Sohar Makmun Murod Ishaq Djuarsa Satibi Darwis mulai menjabat 17 Februari 1950 5 September 1952 25 November 1952 5 September 1955 2 Juli 1956 14 Mei 1958 28 Agustus 1962 17 Juni 1967 7 Februari 1970 akhir menjabat 5 September 1952 25 November 1952 11 Maret 1955 2 Juli 1956 14 Mei 1958 28 Agustus 1962 17 Juni 1967 7 Februari 1970 30 November 1971

10. Brigjen 11. Brigjen 12. Brigjen 13. Brigjen 14. Brigjen 15. Brigjen 16. Brigjen 17. Mayjen 18. Mayjen 19. Mayjen 20. Mayjen 21. Mayjen 22. Mayjen 23. Mayjen 24. Mayjen 25. Mayjen 26. Mayjen 27. Mayjen 28. Mayjen 29. Mayjen 30. Mayjen 31. Mayjen 32. Mayjen
 

Himawan Sutanto Amir Yudowinarno Haroen Soewardi Obrin Satjakusumah Try Sutrisno Arie Bandiyoko Rustandi A.M Siswandi Soenardi Soewardi F.X. Sudjasmin Samsir Siregar Yunus Yosfiah R. Karyono Susilo Bambang Yudhoyono Suadi Atma Affandi Sutardjo Sudibyo T.J. Sunarso Syahrial BP. Peliung Syarifuddin Tippe Muhammad Sochib

30 November 1971 9 Mei 1974 5 Februari 1976 22 Oktober 1977 4 Mei 1979 24 Desember 1982 9 Mei 1983 23 Mei 1985 24 Agustus 1987 30 Maret 1989 7 Agustus 1992 3 Agustus 1993 30 Agustus 1994 26 Juni 1995 23 Agustus 1996 7 Agustus 1997 13 Oktober 1998 13 Oktober 1999 15 Juni 2001 15 Juni 2002 24 Desember 2003 20 Juni 2006 Januari 2008 - sekarang

9 Mei 1974 5 Februari 1976 22 Oktober 1977 4 Mei 1979 24 Desember 1982 9 Mei 1983 23 Mei 1985 24 Agustus 1987 30 Maret 1989 7 Agustus 1992 3 Agustus 1993 30 Agustus 1994 26 Juni 1995 23 Agustus 1996 7 Agustus 1997 13 Oktober 1998 13 Oktober 1999 15 Juni 2001 15 Juni 2002 24 Desember 2003 20 Juni 2006 Januari 2008

Komando Daerah Militer III/Siliwangi

Logo Kodam Siliwangi Komando Daerah Militer III/Siliwangi (sering disingkat Kodam III, Kodam Siliwangi, atau Kodam III/Siliwangi) merupakan Komando Kewilayahan Pertahanan yang meliputi provinsi Jawa Barat dan provinsi Banten. Motto Kodam Siliwangi adalah Esa Hilang, Dua Terbilang.

Sejarah Pembentukan Kodam Siliwangi
Lima hari setelah proklamasi, pada 22 Agustus 1945, pemerintah membentuk Badan Keamanan Rakyat (BKR) sebagai wadah perjuangan. Seiring dengan ancaman yang kian meningkat, pada 5 Oktober 1945, BKR kemudian diubah menjadi Tentara Keamanan Rakyat (TKR). Jawa Barat kebagian membentuk Komandemen-I TKR yang membawahkan 3 divisi. Divisi-I meliputi Keresidenan Banten dan Bogor (bermarkas di Serang), Divisi-II meliputi Keresidenan Jakarta dan Cirebon (bermarkas di Linggarjati, dan Divisi-III meliputi Keresidenan Priangan (bermarkas di Bandung). Tanggal 20 Mei 1948, ketiga divisi tersebut disatukan menjadi "Divisi Siliwangi" dan bermarkas di Tasikmalaya. Nama Siliwangi terus dipertahankan, walaupun nama kesatuan berubah menjadi

Tentara & Teritorium (T & T) III Siliwangi, 24 Juli 1950. Kemudian menjadi Kodam VI/Siliwangi, 24 Oktober 1959 dan menjadi Kodam III/Siliwangi, 2 Februari 1985. Momentum pemilihan nama "Siliwangi" pertama kali, 20 Mei menjadi hari jadi Kodam III/Siliwangi. Pangdam III/Siliwangi yang sekarang menjabat adalah Mayor Jenderal TNI Suroyo Gino. Suroyo Gino menggantikan Mayor Jenderal TNI George Toisutta. Suroyo Gino dilantik pada tanggal 7 Nopember 2007.

Pejabat Pangdam
Panglima Siliwangi menurut urutannya dengan pangkat waktu menjabat panglima: 1. Kolonel TNI A. H. Nasution (1946-1948) 2. Letkol TNI Daan Yahya (1948) 3. Letkol TNI Abimanyu (1948 – 1949) 4. Kolonel TNI Sadikin (1949 – 1951) 5. Kolonel TNI A. E. Kawilarang (1951 – 1956) 6. Kolonel TNI Dadang Suprajogi (1956 – 1958) 7. Kolonel TNI R. A. Kosasih (1958 – 1960) 8. Mayjen TNI Ibrahim Aji (1960 – 1966) 9. Mayjen TNI H. R. Dharsono (1966-1969) 10. Mayjen TNI A. J. Witono (1969 - 1972)# 11. Mayjen TNI Wahyu Hagono (1972 - 1974) 12. Mayjen TNI Aang Kunaefi (1974 - 1975) 13. Mayjen TNI Himawan Soetanto (1975-1978) 14. Mayjen TNI Yogie S. Memet (1978-1983) 15. Mayjen TNI Edi Sudradjat (1983-1985) 16. Mayjen TNI R. I. Siregar (1985-1988) 17. Mayjen TNI Djamari Chaniago (?-?) 18. Mayjen TNI Nuriana (?-?) 19. Mayjen TNI Tayo Tarmadi (1995-1997) 20. Mayjen TNI Slamet Supriadi (?-?) 21. Mayjen TNI Zainuri Hasyim (?-?) 22. Mayjen TNI Darsono (9 Juli 2001 - 24 Juli 2002) 23. Mayjen TNI Iwan Sulandjana (24 Juli 2002 - 14 Februari 2005) 24. Mayjen TNI Sriyanto Muntrasan (14 Februari 2005 - 11 September 2006) 25. Mayjen TNI George Toisutta (11 September 2006 - 7 Nopember 2007) 26. Mayjen TNI Suroyo Gino (7 Nopember 2007 - 13 November 2008) 27. Mayjen TNI Rasyid Qurnaen Aquary (13 November 2008 - sekarang) Selain mereka, ada pula Letjen Kemal Idris dan Solihin G. P. yang sebenarnya tidak pernah menjadi Panglima Siliwangi. Kemal Idris adalah Pangkostrad terahir di Siliwangi menjabat Danrem Cirebon dan Solihin GP adalah Panglima Kodam XIV/Hasanudin terakhir di Siliwangi menjabat Assisten II operasi.

Satuan infanteri Kodam III Sliwangi
Brigade Infanteri 15/Kujang II Yonif 300/Raider Yonif 301/Prabu Kian Santang Yonif 303/Tengkorak Putih Yonif 310/Kidang Kencana Yonif 312/Kala Hitam Yonif 315/Garuda Yonif 320/Badak Putih Yonkav 4 Yon Zipur 3 Yon Arhanudse 14 Yon Arhanudri 3 Yon Armed 4 Yon Armed 5

Korem di bawah Kodam III/Siliwangi
1. Korem 061/Surya Kencana (SK) 2. *Kodim 0606/Bogor 3. *Kodim 0607/Sukabumi 4. *Kodim 0608/Cianjur 5. *Kodim 0621/Kabupaten Bogor 6. Korem 062/Taruma Nagara (TN) 7. *Kodim 0609/Kabupaten Bandung 8. *Kodim 0610/Sumedang 9. *Kodim 0611/Garut 10. *Kodim 0612/Tasikmalaya 11. *Kodim 0613/Ciamis 12. Korem 063/Sunan Gunung Jati (SGJ) 13. *Kodim 0604/Karawang 14. *Kodim 0605/Subang 15. *Kodim 0614/Cirebon 16. *Kodim 0615/Kuningan 17. *Kodim 0616/Indramayu 18. *Kodim 0617/Majalengka 19. *Kodim 0619/Purwakarta 20. *Kodim 0620/Kabupaten Cirebon 21. Korem 064/Maulana Yusuf (MY) 22. *Kodim 0601/Pandeglang 23. *Kodim 0602/Serang 24. *Kodim 0603/Lebak 25. *Kodim 0623/Cilegon

Komando Daerah Militer IV/Diponegoro

Logo Kodam Diponegoro Komando Daerah Militer IV/Diponegoro (sering disingkat Kodam IV, Kodam Diponegoro, atau Kodam IV/Diponegoro) merupakan Komando Kewilayahan Pertahanan yang meliputi provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Jogyakarta. Pangdam IV/Diponegoro yang sekarang menjabat adalah Mayor Jenderal TNI Darpito Pudyastungkoro. Ia dilantik KSAD tanggal 14 Januari 2008. Pengangkatan Mayjen Darpito sebagai Pangdam IV/Diponegoro menggantikan Mayor Jenderal TNI Agus Suyitno yang akan menjalani masa purna tugas.

Batalyon yang ada di bawah Kodam IV/Diponegoro
Yonif 400/Raider dulu bernama Yonif 401/Banteng Raiders di Semarang Yonif 403/Wirasada Pratista di Yogyakarta Yonif 405/Suryakusuma di Banyumas Yonif 406/Candrakusuma di Purbalingga Yonif 407/Padmakusuma di Tegal Yonif 408/Suhbrasta di Sragen Yonif 410/Alugora di Blora Yonkav 2/Tank di Ambarawa dulu bernama Yonkav 2/Turangga Seta Yon Armed 3 Yon Arhanudse 15 Yon Zipur 4/Tanpa Kawandya di Banyubiru, Semarang

Pejabat Pangdam

Mayjen TNI Mardiyanto (1997 - 1998) Mayjen TNI Cornel Simbolon (Feb 2002 - Feb 2003) Mayjen TNI Amirul Isnaeni (Feb 2003 - Juni 2003) Mayjen TNI Sunarso (31 Desember 2003 - 2006) Mayjen TNI Agus Suyitno (2006 - 2008) Mayjen TNI Darpito Pudyastungkoro (Januari 2008 - Juli 2008) Mayjen TNI Haryadi Soetanto (Juli 2008 - sekarang)

Kowil di Wilayah Kodam Diponegoro
1. Korem 071/Wijayakusuma (WK) di Purwokerto 2. *Kodim 0701/Banyumas 3. *Kodim 0702/Purbalingga 4. *Kodim 0703/Cilacap 5. *Kodim 0704/Bnjr Negara 6. *Kodim 0710/Pekalongan 7. *Kodim 0711/Pemalang 8. *Kodim 0712/Tegal 9. *Kodim 0713/Brebes 10. *Kodim 0736/Batang 11. Korem 072/Pamungkas (PMK) di Yogyakarta 12. *Kodim 0705/Magelang 13. *Kodim 0706/Temanggung 14. *Kodim 0707/Wonosobo 15. *Kodim 0708/Purworejo 16. *Kodim 0709/Kebumen 17. *Kodim 0729/Bantul 18. *Kodim 0730/Gunung Kidul 19. *Kodim 0731/Kulon Progo 20. *Kodim 0732/Sleman 21. *Kodim 0734/Yogyakarta 22. Korem 073/Makutarama (MKT) di Solo 23. *Kodim 0714/Salatiga 24. *Kodim 0715/Kendal 25. *Kodim 0716/Demak 26. *Kodim 0717/Purwodadi 27. *Kodim 0718/Pati 28. *Kodim 0719/Jepara 29. *Kodim 0720/Rembang 30. *Kodim 0721/Blora 31. *Kodim 0722/Kudus 32. Korem 074/Warastratama (WRS) di SalatigaKodim 0723/Klaten 33. *Kodim 0724/Boyolali 34. *Kodim 0725/Sragen 35. *Kodim 0726/Sukoharjo 36. *Kodim 0727/Karang Anyar 37. *Kodim 0728/Wonogiri 38. *Kodim 0735/Surakarta 39. Resimen Induk Militer Kodam IV/Diponegoro di Magelang 40. Brigade Infanteri 4/Dewa Ratna di Slawi

Komando Daerah Militer V/Brawijaya
Kodam V/Brawijaya merupakan Komando Kewilayahan Pertahanan yang meliputi provinsi Jawa Timur. Pangdam V/Brawijaya yang sekarang menjabat adalah Mayor Jenderal TNI Bambang Suranto, S.Sos. Ia dilantik pada tanggal 29 Juni 2007 menggantikan Mayor Jenderal TNI Syamsul Mappareppa.

Sejarah pembentukan Kodam V/Brawijaya

Pembentukan TNI Divisi Jawa Timur 
Berdasarkan keputusan Menteri Pertahanan RI nomor : A/532/48 tanggal 25 Oktober 1948, dari ketiga Divisi yaitu Divisi V / Ronggolawe, Divisi VI / Narotama dan Divisi VII / Suropati, dibentuk menjadi TNI Divisi I Jawa Timur. Adapun peresmian TNI Divisi Jawa Timur ini dilaksanakan di lapangan Kuwak Kediri dengan Inspektur Upacara Panglima Tentara Teritorium Jawa, Kolonel A.H. Nasution.

Penetapan sebutan Brawijaya 
Pada tanggal 17 Desember 1951, bertepatan dengan hari ulang tahun Divisi I Jawa Timur yang ke-3 diresmikanlah sebutan Divisi I Brawijaya, sebagai pengganti Divisi Jawa Timur. Nama Brawijaya adalah suatu dinasti masa kerajaan Majapahit yang telah berhasil mempersatukan wilayah nusantara dan menjadikan Majapahit sebagai kerajaan yang mampu mencapai kejayaan yang gemilang. Awalan Bra atau Bhre pada nama Brawijaya, mengandung arti Agung, suatu gelar kehormatan yang diberikan kepada seorang pemuda ksatria, pendiri (negara) kerajaan Majapahit bernama Wijaya. Penokohan Brawijaya bagi TNI Divisi I Jawa Timur, tiada lain adalah agar sifat-sifat kepemimpinan, keperwiraan dan keprajuritan yang dimiliki dan telah dibuktikan oleh wijaya dapat memberikan inspirasi dan motivasi kepada prajurit Divisi I Jawa Timur dalam rangka menunaikan tugas pengabdiannya terhadap bangsa dan negara Indonesia. Kekuatan Divisi Brawijaya ketika kali pertama dibentuk : Panglima Divisi: Kol Sungkono Kepala Staf Divisi: Letkol Dr Suwondo Satuan tempur: Brigade I/Letkol Sudirman dengan Bn 15,16,17 Brigade II/Letkol Surachmat dengan Bn 20, 21,22,131,41,38,35,115 Brigade III/Letkol Mochammad Sruji dengan Bn 25,26,27, Depo Batalyon Brigade IV/Letkol Dr Sujono dengan Bn 30,31,32,33, Depo Batalyon Brigade AS/Mayor Suwido dengan Bn 36,37,40 Kesatuan Joko Thole dari Madura Kompi Dekking Divisi dengan Kompi 45, 46. Bn Artileri/Mayor Minggu Bn PHB/Mayor Syono Ongko Bn Angkutan/Kapten Sudarto Bn CPM/Mayor Sujatmo Bn Zeni Pionir/Mayor Rasyid Bn Kesehatan DKT/Letkol dr Hadi Pasukan Vernieling(Perusak)/Kapten Sunarto

Divisi I / Brawijaya menjadi Tentara Teritorium V / Brawijaya 
Sesuai Instruksi Kasad Noomor : 2/KS/Instr/52 tanggal 5 Januari 1952, Divisi I Brawijaya diresmikan menjadi Tentara Teritorium V / Brawijaya (TT V/Brawijaya). Perubahan ini didasarkan kepada pembagian wilayah Militer Indonesia kedalam 7 Teritorium.

Tentara Teritorium V / Brawijaya menjadi Kodam VIII / Brawijaya 
Sesuai Keputusan Kasad Nomor : Kpts/952/10/1959, sebutan TT V/Brawijaya diganti Komando Daerah Militer (Kodam VIII/Brawijaya). Perubahan ini didasarkan kepada perubahan pembagian wilayah/daerah militer, dari 7 Teritorium menjadi 17 Kodam.

Kodam VIII / Brawijaya menjadi Kodam V / Brawijaya 
Sesuai Keputusan Kasad Nomor : Kep/4/1985 tanggal 12 Januari 1985, sebutan Kodam VIII/Brawijaya, diganti menjadi Kodam V / Brawijaya. Perubahan ini disebabkan adanya reorganisasi yang dilakukan TNI-AD, berpedoman pada prinsip" A Small Effective Unit " sehingga dari 17 Kodam disusun kembali menjadi 10 Kodam.

Satuan yang ada di bawah Kodam V/BRAWIJAYA
YONIF 500/Raider di Surabaya   YONIF 511/Dibyatama Yudha di Blitar   YONIF 512/Quratara Yudha di Rampal, Malang   YONIF 516/Caraka Yudha di Surabaya   YONIF 521/Dadaha Yudha di Kediri   YONIF 527/Baladibya Yudha di Lumajang   YONARMED 1/105 Ajusta di Singosari, Malang   YONARHANUDSE 8/Sriti (Marawaca Bhuana Cakti) di Seruni, Gedangan, Sidoarjo   YONZIPUR 5 di Kepanjen, Malang   YONKAV 3/TANK Andhaka Cakti di Randuagung, Singosari, Malang   KIKAV PANSER di Sidoarjo  

Daftar Panglima
Mayor Jenderal TNI Ahmad Djunaidi Sikki (?‐23 Juni 2005)   Mayor Jenderal TNI Syamsul Mappareppa (23 Juni 2005‐29 Juni 2007)   Mayor Jenderal TNI Bambang Suranto, S.Sos (29 Juni 2007‐ 29 Oktober 2008)   Mayor Jenderal TNI Soewarno, S.IP, M.Sc (29 Oktober 2008 ‐ sekarang)  

Daftar Pejabat KODAM V/Brawijaya
TINGKAT MARKAS KOMANDO : ESELON PIMPINAN KODAM V/Brawijaya
Mayor Jenderal TNI Soewarno, S.IP, M.Sc ‐‐> PANGDAM V/BRW  

ESELON PEMBANTU PIMPINAN KODAM V/BRAWIJAYA
Brigadir Jendral TNI B. Sumarno ‐‐> KASDAM V/BRW   Kolonel INF Kusmintardjo ‐‐> IRDAM V/BRW   Kolonel INF Drs. Subroto ‐‐> ASRENDAM V/BRW   Letnan Kolonel ARM Abdul Hafil Fuddin, S.H, M.H ‐‐> ASINTEL KASDAM V/BRW   Kolonel INF Slamet Basuki ‐‐> ASOPS KASDAM V/BRW   Kolonel ARH Heboh Susanto ‐‐> ASPERS KASDAM V/BRW   Kolonel CZI P. Gunung Sarasmono ‐‐> ASLOG KASDAM V/BRW   Kolonel INF Budi Purwanto ‐‐> ASTER KASDAM V/BRW   Kolonel TEK Waryono, S.Ip ‐‐> PALIASION TNI AU DAM V/BRW   Kolonel MAR Moch. MIsrani, SH ‐‐> PALIASION TNI AL DAM V/BRW  

ESELON BADAN PELAKSANA KODAM V/BRAWIJAYA
Letkol CHK A. S. Harahap, SH ‐‐> KAPENDAM V/BRW   Letkol CAJ Drs. Moch. Taslim H Basri ‐‐> KABINTALDAM V/BRW   Letkol INF Drs. Arbain Hamdan ‐‐> KAJASDAM V/BRW   Letkol CTP Drs. Adiyanto G.S ‐‐> KATOPDAM V/BRW   Kolonel INF Zukri Syukur ‐‐> KABABINMINVETCADDAM V/BRW   Kolonel CAJ Yus Rustiana ‐‐> KAAJENDAM V/BRW   KOlonel CBA Muyoto, SH ‐‐> KABEKANGDAM V/BRW   Kolonel CKU Bambang Setyobudi, SM ‐‐> KAKUDAM V/BRW   Kolonel CHK Ishak Alpharis, SH., MH ‐‐> KAKUMDAM V/BRW   Kolonel CHB M. Siddiq ‐‐> KAHUBDAM V/BRW   Kolonel CPL Mulyoto, ST ‐‐> KAPALDAM V/BRW   Kolonel CZI Ahmad Nasrul ‐‐> KAZIDAM V/BRW   Kolonel CPM Sigit Sanyoto ‐‐> DANPOMDAM V/BRW   Kolonel CKM dr. Murtadho Sani, SP.JP ‐‐> KAKESDAM V/BRW   Kolonel INF Aries Suhardono ‐‐> KAPUSKOPAD "A" DAM V/BRW  

ESELON STAF PELAYANAN KODAM V/BRAWIJAYA

Letkol INF Mundung ‐‐> KASETUMDAM V/BRW   Mayor INF Drs. Isdwiyantoro ‐‐> KASANDIDAM V/BRW   Mayor ART Aries Fachrurrozie ‐‐> KAINFOLAHTADAM V/BRW   Letkol ART Totok Sugiharto ‐‐> DANDENMADAM V/BRW   Letkol INF SUDJONO ‐‐> KAPUSKODALDAM V/BRW   Kolonel CKM Drg. Pangestu ‐‐> KARUMKIT Dr. Soepraoen   LETKOL CKU (K) Ronima Amantjik ‐‐> PAPEKAS TNI Wil JATIM  

TINGKAT KOMANDO SATUAN PELAKSANA KODAM
Kolonel ART Eddy Rakhmat ‐‐> DANREM 081/DSJ   Kolonel INF Sentot Maksum ‐‐> DANREM 082/CPYJ   Kolonel INF Tatang Adicahyono ‐‐> DANREM 083/BDJ   Kolonel INF Wahid Hidayat, SH ‐‐> DANREM 084/BJ   Kolonel INF Tatang Cahyono ‐‐> DANRINDAM V/BRW   Letkol INF Saiful Aziz ‐‐> DAN YONIF 500/Raiders   Letkol KAV Purwadi ‐‐> DAN YONKAV 3/Serbu   Letkol ART Sumartono ‐‐> DAN YONARMED 1/105   Letkol ART Priyanto, S.Ip ‐‐> DAN YONARHANUDSE 8   Letkol CZI Denny Herman ‐‐> DAN YONZIPUR 5   Letkol INF Narliansyah ‐‐> DAN YONIF 551/DY   Letkol INF R. P. Ivancius Siagian ‐‐> DAN YONIF 516/CY   Letkol INF FX. Giyono ‐‐> DAN YONIF 521/DY   Letkol INF A. Suwarno P., S.Sos ‐‐> DAN YONIF 527/BY   Kapten KAV Berto Capah ‐‐> DAN KIKAV PANSER   Letkol INF Suharyanto ‐‐> DAN SECABA   Letkol INF Heri Wiranto ‐‐> DAN SECATA   Mayor INF Gumono ‐‐> DAN DODIKJUR   Letkol INF Eko Astono Joedo K ‐‐> DAN DODIKLATPUR   Letkol INF Dwi Sapto Wahyu W ‐‐> DAN DODIKBELNEG  

Tingkat Komando Satuan Pelaksana Kodam
1. 2. 3. 4. 5. Korem 081/DSJ   Korem 082/CPYJ   Korem 083/BDJ   Korem 084/BJ   Resimen Induk Militer Kodam V/Brawijaya  

Komando Daerah Militer VI/Tanjungpura

Kodam VI/Tanjungpura merupakan Komando Kewilayahan Pertahanan yang meliputi provinsi Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat dan Kalimantan Selatan. Kodam ini merupakan gabungan dari 4 kodam sebelumnya yang berada di masing-masing provinsi di Kalimantan. Pangdam VI/Tanjungpura yang sekarang menjabat adalah Mayor Jenderal TNI GR. Situmeang. Ia dilantik pada 18 Mei 2006 menggantikan Mayor Jenderal TNI Erwin Sudjono.

Sejarah
1949
Komando Daerah Militer ini berasal dari Angkatan Laut RI Divisi IV/Pertahanan Kalimantan yang terbentuk pada tanggal 4 Oktober 1949, berkedudukan di Kandangan, Kalimantan Selatan. Oleh Pemerintah RI, ALRI Divisi IV ini ditetapkan menjadi Satuan Angkatan Darat dengan nama Divisi

Lambung Mangkurat dengan wilayah seluruh Kalimantan. Terhitung 5 Januari 1950, Divisi Lambung Mangkurat ditetapkan menjadi Teritorium Kalimantan yang membawahi Sub Teritorium, yang kemudian di likuidasi menjadi tiga brigade operasi, yaitu Sub Ter I menjadi Brigade G, Sub Ter II menjadi Brigade F dan Sub Ter III menjadi Brigade E.

1959
Guna pengendalian pola operasi dan pembinaan, pada tanggal 20 Juli 1959, KASAD waktu itu Kolonel AH Nasution meresmikan berdirinya Komando Tentara Teritorium VI Tanjungpura berkedudukan di Banjarmasin, yang kemudian dijadikan tonggak sejarah hari jadinya.

1968
Karena alasan sangat luasnya territorial, pada 29 Maret 1968, dibentuk Komando Antar Daerah Kalimantan (Koandakal) bermarkas di Banjarmasin, sekaligus menghapus TT-VI Tanjungpura beserta jajarannya.

1970-an
Awal 1970-an, Koandakal dihapus da diubah menjadi Komando Wilayah Pertahanan (Kowilhan) III/Kalimantan. Seiring penyempurnaan Kowilhan pada tahun 1974, Kowilhan III/Kalimantan masuk dalam Kowilhan III/Sulawesi-Kalimantan.

1984
Pada tanggal 3 Desember 1984, ketika terjadi reorganisasi dari 16 Kodam menjadi 10 Kodam maka tiga Kodam yang ada di wilayah Kalimantan direorganisasi menjadi satu Kodam. Untuk itu, pada Mei 1985 secara resmi Kodam VI/Tanjungpura berdiri dan markasnya yang semula di Kota Banjarmasin pindah ke Kota Balikpapan.[1]

Kodam sebelumnya
Sebelumnya di Kalimantan terdapat 4 Kodam yang masing-masing memiliki wilayah teritorial di tiap provinsi di Kalimantan, walaupun kemudian Kodam-kodam tersebut digabung pada tanggal 3 Desember 1984. Kodam-kodam tersebut diantaranya adalah: 1. 2. 3. 4. Kodam IX/Tanjungpura untuk wilayah Kalimantan Barat Kodam X/Lambung Mangkurat untuk wilayah Kalimantan Selatan Kodam XI/Mulawarman untuk wilayah Kalimantan Timur Kodam XII/Tambun Bungai untuk wilayah Kalimantan Tengah

2008

Daftar Panglima
Mayjen TNI Feisal Tanjung Mayjen TNI Herry Tjahjana (?-18 April 2005) Mayjen TNI Erwin Sudjono (18 April 2005-18 Mei 2006) Mayjen TNI GR. Situmeang (18 Mei 2006-Januari 2008) Mayjen TNI Tono Suratman (Januari 2008 - sekarang)

Tingkat Komando Satuan Pelaksana Kodam
Korem 091/Aji Surya Natakesuma
Sering disingkat Korem 091/ASN, Korem ini bermarkas komando di Kota Samarinda, dan wilayah teritorial mencakup Kalimantan Timur.[2] Memiliki pasukan diantaranya adalah: 1. Yonif 611/Awang Long di Kota Samarinda 2. Yonif 613/Raja Alam di Kota Tarakan Sedangkan Kodim yang berada di bawah komando adalah: Kodim 0901/Samarinda Kodim 0902/Tanjung Redeb Kodim 0903/Tanjung Selor

Kodim 0904/Tanah Grogot Kodim 0905/Balikpapan Kodim 0906/Tenggarong Kodim 0907/Tarakan Kodim 0908/Bontang Kodim 0909/Sangatta Kodim 0910/Malinau Kodim 0911/Nunukan

Korem 101/Antasari
Sering disingkat Korem 101/ANT yang berdiri pada tanggal 20 Desember 1961. Korem ini bermarkas komando di Kota Banjarmasin, dan wilayah teritorial mencakup Kalimantan Selatan. Memiliki pasukan: 1. Yonif 621/Manuntung di Kandangan, Kalimantan Selatan 2. Yonif 623/Bhakti Wira Utama di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan Sedangkan Kodim yang berada di bawah komando adalah: Kodim 1001/Amuntai Kodim 1002/Barabai Kodim 1003/Kandangan Kodim 1004/Kotabaru Kodim 1005/Batola Kodim 1006/Martapura Kodim 1007/Banjarmasin Kodim 1008/Tabalong Kodim 1009/Pleihari Kodim 1010/Rantau

Korem 102/Panju Panjung
Sering disingkat Korem 102/PJG, Korem ini bermarkas komando di Kota Palangkaraya, dan mencakup wilayah Kalimantan Tengah. Pasukan yang dimiliki adalah Yonif 631/Antang Elang yang bermarkas di Kota Palangka Raya. Sedangkan Kodim yang berada di bawah komando adalah: Kodim 1011/Kuala Kapuas Kodim 1012/Buntok Kodim 1013/Muara Teweh Kodim 1014/Pangkalan Bun Kodim 1015/ Sampit Kodim 1016/Palangka Raya

Korem 121/Alambhana Wanawai
Sering disingkat Korem 121/ABW yang berdiri pada tanggal 17 Juli 1962. Korem ini bermarkas komando di Kota Pontianak dan mencakup wilayah Kalimantan Barat. Pasukan yang dimiliki adalah Yonif 643/Wanara Sakti yang bermarkas di Kota Pontianak. Sedangkan Kodim yang berada di bawah komando adalah: Kodim 1201/Mempawah Kodim 1202/Sambas Kodim 1203/Ketapang Kodim 1204/Sanggau Kodim 1205/Sintang Kodim 1206/Putussibau Kodim 1207/Pontianak

Satuan-satuan lainnya
Resimen Induk Militer Kodam VI/Tanjungpura Yonif 600/Raider (dahulu Yonif Linud 612/Modang) di kawasan Manggar, Kota Balikpapan Denkav 2/Beruang Cakti di Pontianak, Kalimantan Barat Yon Armed 16/105 TARIK Ngabang, Kalimantan Barat Denrudal 002 di Kota Bontang, Kalimantan Timur Denzibang 1/VI Samarinda Denzibang 2/VI Banjarmasin Denzibang 4/VI Palangkaraya Denzipur 6/VI pontianak Denzipur 7/VI Balik Papan Denzipur 8/VI banjarmasin Brigif 19/Khatulistiwa di Kota Singkawang, dengan anggota batalyon: o Yonif 641/Beruang Hitam di Singkawang, Kalbar o Yonif 642/Kapuas di Kabupaten Sintang, Kalbar o Yonif 644/Kuala Sakti di Putussibau, Kapuas Hulu, Kalbar

Komando Daerah Militer VII/Wirabuana
Kodam VII/Wirabuana merupakan Komando Kewilayahan Pertahanan yang meliputi provinsi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara. Pangdam VII/Wirabuana yang sekarang menjabat adalah Mayor Jenderal TNI Arief Budi Sampurno. Ia dilantik pada tanggal 22 Juni 2005 menggantikan Mayor Jenderal TNI Suprapto. Kodam ini bermarkas di Makassar, Sulawesi Selatan.

Daftar Panglima
Mayjen TNI Suprapto (? - 22 Juni 2005) Mayjen TNI Arief Budi Sampurno (22 Juni 2005 - 4 September 2007) Mayjen TNI Djoko Susilo Utomo (4 September 2007 - sekarang)

Tingkat Komando Satuan Pelaksana Kodam
1. 2. 3. 4. 5. 6. Korem 131/STG Korem 132/TDL Korem 141/TP Korem 142/TTG Korem 143/HO Resimen Induk Militer Kodam VII/Wirabuana

Komando Daerah Militer IX/Udayana
Kodam IX/Udayana merupakan Komando Kewilayahan Pertahanan yang meliputi provinsi Bali, Nusa Tengara Barat dan Nusa Tenggara Timur. Pangdam IX/Udayana yang sekarang menjabat adalah Mayor Jenderal TNI Hotmangaradja Pandjaitan. Ia dilantik tanggal 26 Juni 2008 sesuai Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/253/V/2008 menggantikan Mayor Jenderal TNI GR Situmeang.[1]

Daftar Panglima
Letnan Kolonel Infantri Minggu (1957) - 25 Mei 1959, Panglima Kodam XIX/Nusra/Raksabhuana Kolonel Supardi (25 Mei 1959 - 20 Maret 1963) Brigadir Jenderal TNI Sjafiudin (20 Maret 1963 - 21 Juni 1966) Brigadir Jenderal TNI Soekertyo (21 Juni 1966 - 23 Maret 1970) Brigadir Jenderal TNI R Suprapto (26 Maret 1970 - 25 Maret 1972) Brigadir Jenderal TNI Yogi Supardi (25 Maret 1972 - 1 Februari 1974)

Brigadir Jenderal TNI Ignatius Pranoto Koesoemo (1 Februari 1974 - 3 Maret 1976) Brigadir Jenderal TNI Soeweno (3 Maret 1976 - 14 Oktober 1978) Brigadir Jenderal TNI Dading Kalbuadi (14 Oktober 1978 - 18 Mei 1983) Brigadir Jenderal TNI RPD Soetarto (18 Mei 1983 - 6 Maret 1986) Mayor Jenderal TNI Adolf Sahala Rajagukguk (6 Maret 1986 - 12 Agustus 1987) Mayor Jenderal TNI Djoko Pramono (12 Agustus 1987 - 12 Agustus 1988) Mayor Jenderal TNI Sintong Panjaitan (12 Agustus 1988 - 1 Januari 1992) Mayor Jenderal TNI HBL Mantiri (1 Januari 1992 - 15 Juli 1992) Mayor Jenderal TNI Soewardi (15 Juli 1992 - 20 Maret 1993) Mayor Jenderal TNI Theo Syafei (20 Maret 1993 - 8 Februari 1994) Mayor Jenderal TNI R Adang Ruchiatna Purwadirdja (8 Februari 1994 - 15 Agustus 1995) Mayor Jenderal TNI HA Rivai (15 Agustus 1995 - 24 Juli 1997) Mayor Jenderal TNI Syahril MS (24 Juli 1997 - 27 Mei 1998) Mayor Jenderal TNI Adam R Damiri (16 Juni 1998 - 1 Nopember 1999) Mayor Jenderal TNI Kiki Syahnakri (5 Nopember 1999 - 1 Nopember 2000) Mayor Jenderal TNI William T da Costa (1 Nopember 2000 - 1 Juli 2002) Mayor Jenderal TNI Agus Suyitno (1 Juli 2002 - 20 Agustus 2003) Mayor Jenderal TNI Supiadin AS (20 Agustus 2003 - 15 Maret 2005) Mayor Jenderal TNI Herry Tjahjana (15 Maret 2005 - 20 Oktober 2005) Mayor Jenderal TNI Zamroni (20 Oktober 2005 - 7 September 2006) Mayor Jenderal TNI Syaiful Rizal, psc, S.IP (7 September 2006 - Januari 2008) Mayor Jenderal TNI GR Situmeang (Januari 2008 - 26 Juni 2008) Mayor Jenderal TNI Hotmangaradja Pandjaitan (26 Juni 2008 - sekarang)

Tingkat Komando Satuan Pelaksana Kodam
1. 2. 3. 4. Korem 161/WS Korem 162/WB Korem 163/WS Resimen Induk Militer Kodam IX/Udayana

Komando Daerah Militer XVI/Pattimura
Kodam XVI/Pattimura merupakan Komando Kewilayahan Pertahanan yang meliputi provinsi Maluku dan Maluku Utara. Pangdam XVI/Pattimura yang sekarang menjabat adalah Brigadir Jenderal TNI Sudarmaidy S. Ia dilantik pada tanggal 21 Maret 2006 menggantikan Brigadir Jenderal TNI Syarifuddin Sumah.

Daftar Panglima
Mayjen TNI Agustadi Sasongko Purnomo (?-29 Desember 2003) Brigjen TNI Syarifuddin Sumah (29 Desember 2003-21 Maret 2006) Brigjen TNI Sudarmaidy S (21 Maret 2006-4 September2007) Mayjen TNI Rasyid Qurnaen Aquary (4 September2007 - 13 November 2008) Mayjen TNI M Noor Muis (13 November 2008 - sekarang)

Komando Daerah Militer XVII/Trikora
Kodam XVII/Trikora merupakan Komando Kewilayahan Pertahanan yang meliputi provinsi Papua dan Irian Jaya Barat. Pangdam XVII/Trikora yang sekarang menjabat adalah Mayor Jenderal TNI Zamroni. Ia dilantik tanggal 15 September 2006 menggantikan Mayor Jenderal TNI George Toisutta.

Daftar Panglima
1. Mayjen U. Rukman (8 Agustus 1962-17 April 1964) 2. Brigjen. R. Kartidjo Sastrodinoto (17 April 1964-7 Maret 1966) 3. Brigjen. R. Bintoro (17 Maret 1966-2 Juli 1968)

4. Brigjen. Sarwo Edhie Wibowo (2 Juli 1968-20 Februari 1970) 5. Brigjen. Acub Zainal (20 Februari 1970-2 Juni 1973) 6. Brigjen. Kisrad Soetrisno (2 Juni 1973-21 Januari 1975) 7. Brigjen. Imam Munandar (21 Januari 1975-8 Juli 1978) 8. Mayjen. C.I. Santoso (8 Juli 1978-14 Juni 1983) 9. Mayjen. Radja Kami Sembiring Meliala (14 Juni 1983-8 Mei 1985) 10. Mayjen. Hasudungan Simanjuntak (8 Mei 1985-13 Maret 1986) 11. Mayjen. Setijana (13 Maret 1986-8 Januari 1987) 12. Mayjen. Wismoyo Arismunandar (8 Januari [1987-15 Februari 1989) 13. Mayjen. Abinowo (15 Februari 1989-September 1992) 14. Mayjen. E.E. Mangindaan (September 1992-30 Juni 1993) 15. Mayjen. Tarub (30 Juni 1993-15 September 1994) 16. Mayjen. Ketut Wirdhana (15 September 1994-17 Agustus 1995) 17. Brigjen. Dunidja D. (17 Agustus 1995-20 Agustus 1996) 18. Brigjen. Johny Lumintang (20 Agustus 1996-6 April 1998) 19. Mayjen. TNI Amir Sembiring (6 April 1998-26 November 1999) 20. Mayjen. TNI Albert Inkiriwang (26 November 1999-13 November 2000) 21. Mayjen. TNI Tony A. Rompis 13 November 2000-2001 22. Mayjen. TNI Mahidin Simbolon {2001-2003) 23. Mayjen. TNI Nurdin Zainal (2003-22 Juni 2005) 24. Mayjen. TNI George Toisutta (22 Juni 2005-15 September 2006) 25. Mayjen. TNI Zamroni (15 September 2006- 4 September 2007) 26. Mayjen TNI Haryadi Soetanto (4 September 2007 - Juli 2008) 27. Mayjen TNI AY Nasution (Juli 2008 - sekarang)

Tingkat Komando Satuan Pelaksana Kodam
1. Korem 171/PVT 2. Korem 172/Praja Wirayakti 3. Korem 173/PVB 4. Korem 174/Anim Ti Waninggap 5. Resimen Induk Militer Kodam XVII/Trikora 6. Kodim 1701/Jayapura 7. Kodim 1702/Jayawijaya 8. Kodim 1703//Manokwari 9. Kodim 1705/Paniai 10. Kodim 1708/Biak Numfor 11. Kodim 1710/Mimika 12. Kodim 1712/Sarmi 13. Koramil 1701/22 Muara

Komando Daerah Militer Jaya
Kodam Jaya merupakan Komando Kewilayahan Pertahanan yang meliputi DKI Jaya, Tangerang dan Bekasi. Pangdam Jaya yang sekarang menjabat adalah Mayor jenderal Darpito Pudyastungkoro.

Sejarah
Berdirinya Komando Militer Kota Jakarta Raya (KMKB Jakarta Raya) adalah adalah pada tanggal 24 Desember 1949 yaitu dalam rangka untuk menerima tanggungjawab di bidang keamanan kota Jakarta dari Angkatan Perang Belanda. Selanjutnya pada tanggal 24 Oktober 1959 KMKB Jakarta Raya berubah menjadi Komando Daerah Militer V/Jayakarta (Kodam Jaya) setelah dikeluarkan Keputusan Kasad Nomor : 952/10/1959 tentang pelaksanaan penyempurnaan pembagian wilayah Kodam-kodam sedangkan pelaksanaan peresmian Kodam Jaya itu sendiri dilakukan pada tanggal 18 Januari 1960 pukul 09.00 wib di Lapangan Banteng. Walaupun peresmian Kodam Jaya pada tanggal itu, namun untuk memperingati Hari Ulang Tahun Kodam Jaya adalah pada tanggal lahirnya KMKB Jakarta Raya yaitu pada tanggal 24 Desember 1949. Satuan infanteri:

Yonif 201/Jaya Yudha Yonif 202/Taji Malela Yonif 203/Arya Kemuning

Daftar Panglima
Brigadir Jenderal TNI Umar Wirahadikusumah (1960 - 1965). Brigadir Jenderal TNI Amir Machmud (1965 - 1969). Mayor Jenderal TNI Makmun Murod (1969 - 1970). Mayor Jenderal TNI Poniman (1970 - 1973). Mayor Jenderal TNI G.H. Mantik (1973 - 1977). Mayor Jenderal TNI Norman Sasono (1977 - 1983). Mayor Jenderal TNI Try Sutrisno (1983 - 1985). Mayor Jenderal TNI Soegito (1985 - 1988). Mayor Jenderal TNI Soerjadi Soedirdja (1988 - 1990). Mayor Jenderal TNI K. Harseno (1990 - 1993). Mayor Jenderal TNI A.M. Hendropriyono (1993 - 1994). Mayor Jenderal TNI Wiranto (1994 - 1996). Mayor Jenderal TNI Sutiyoso (1996 - 1997). Mayor Jenderal TNI Sjafrie Sjamsoedin (1997 - 1998). Mayor Jenderal TNI Djaja Suparman (1998 - 1999). Mayor Jenderal TNI Ryamizard Ryacudu (1999 - 2000). Mayor Jenderal TNI Slamet Kirbiantoro (2000 - 2001). Mayor Jenderal TNI Bibit Waluyo (2001 - 2002). Mayor Jenderal TNI Ahmad Yahya (2002 - 2003). Mayor Jenderal TNI Djoko Santoso 2003 - 2004). Mayor Jenderal TNI Agustadi Sasongko Purnomo (7 Januari 2004-7 Desember 2006). Mayor Jenderal TNI Lilik AS Sumaryo (7 Desember 2006-18 Desember 2007). Mayor Jenderal TNI Johannes Suryo Prabowo Mayor Jenderal TNI Darpito Pudyastungkoro

Tingkat Komando Satuan Pelaksana Kodam
1. Korem 051/WKT 2. Korem 052 WKR 3. Resimen Induk Militer Kodam Jaya
 


				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:18711
posted:9/7/2009
language:Indonesian
pages:20
Description: Satuan di Kodam