PENGENALAN MICROSOFT VISIO

Document Sample
PENGENALAN MICROSOFT VISIO Powered By Docstoc
					                                      BAB I

                                  PENDAHULUAN



1.1 Latar Belakang

      Spesialis sistem informasi dititikberatkan pada integrasi solusi teknologi

   informasi dan proses bisnis untuk memenuhi kebutuhan informasi bisnis dan

   bidang lainnya, memungkinkan mereka mecapai tujuan dengan cara yang

   efektif dan efisien. Perspektif disiplin ilmu ini pada teknologi informasi

   menekankan pada informasi itu sendiri, dan memandang teknologi sebagai

   instrumen untuk membangkitkan, mengolah, dan mendistribusikan informasi

   tersebut. Profesional pada displin ini terutama berhubungan dengan informasi

   yang dapat diberikan sistem komputer untuk membantu perusahaan dalam

   mendefinisikan    dan   mencapai      tujuannya,   dan   proses   yang   dapat

   diimplememntasikan      atau    diperbaiki   dengan   menggunakan   teknologi

   informasi.

      Spesialis sistem informasi memainkan peran kunci dalam menentukan

   persyaratan sistem informasi organisasi dan berperan aktif dalam tahap

   spesifikasi, perancangan, dan implementasi. Dengan demikian, profesional ini

   membutuhkan pemahaman mendalam mengenai prinsip dan praktek

   organisasi sehingga mereka dapat berfungsi sebagai penghubung antara

   komunitas teknis dan manajemen dalam organisasi, memungkinkan keduanya

   bekerja secara harmonis untuk menjamin bahwa organisasi mendapat

   informasi dan sistem yang diperlukan untuk mendukung operasinya.

MODUL I ( PENEGENALAN MICROSOFT VISIO )
HARLY ARFIMIANTO (0932010032)
RABU I / MEJA A
   Profesional sistem informasi juga terlibat dalam perancangan komunikasi

   organisasi berbasis teknologi dan sistem kolaborasi.

      Sebagian besar program Sistem Informasi ada di sekolah bisnis. Semua

   gelar SI menggabungkan mata kuliah bisnis dan komputasi. Berbagai program

   SI memiliki berbagai label yang seringkali menunjukkan konsentrasi program

   tersebut. Sebagai contoh, program pada Sistem Informasi Komputer biasanya

   memiliki fokus teknologi paling besar, sementara program pada Sistem

   Informasi Manajemen menekankan aspek organisasi dan perilaku pada SI.

   Nama program gelar tidak selalu konsisten. Dan Pada modul 1 ini membahas

   tentang pembuatan rancangan sistem menggunakan Microsoft Visio.

1.2 Tujuan Praktikum

      Tujuan Praktikum pada modul 1 yaitu mahasiswa dapat menggunakan

   Microsoft Visio untuk membuat desain sistem.

1.3 Manfaat Program

   a. Mahasiswa dapat memahami sistem informasi penilaian yang ada.

   b. Mahasiswa     dapat   memahami      sistem   informasi   pemesanan   tiket

      penerbangan yang ada.

   c. Mahasiswa dapat membuat perbaikan rancangan sistem yang sudah ada.

1.4 Sistematika Penulisan

   BAB I: PENDAHULUAN

      Bab ini mengemukakan mengenai latar belakang, tujuan dan manfaat

   praktikum, batasan masalah, asumsi-asumsi serta sistematika penulisan

   laporan Optimasi Industri.

MODUL I ( PENEGENALAN MICROSOFT VISIO )
HARLY ARFIMIANTO (0932010032)
RABU I / MEJA A
  BAB II : TINJAUAN PUSTAKA

     Bab ini menjelaskan tentang teori–teori yang diambil secara umum dan

  global. diperlukan untuk menyelesaikan            dan berhubungan dengan

  permasalahan yang ada.

  BAB III : HASIL DAN PEMBAHASAN PROGRAM

     Bab ini akan menjelaskan tentang identifikasi variabel, tabel pengumpulan

  data, input data (langkah-langkah proses pengerjaan) dan print output dan

  analisa output dari suatu proses pada laboratorium.

  BAB IV : KESIMPULAN DAN SARAN

     Bab ini berisikan perhitungan manual, print output dan analisa output dari

  proses pengerjaan yang dilakukan di laboratorium.

  DAFTAR PUSTAKA




MODUL I ( PENEGENALAN MICROSOFT VISIO )
HARLY ARFIMIANTO (0932010032)
RABU I / MEJA A
                                     BAB II

                            TINJAUAN PUSTAKA



2.1 Definisi Program yang Digunakan

        Sistem informasi terdiri dari dua kata yang saling berkaitan yaitu sistem

   dan informasi. Sistem adalah seperangkat elemen yang digabungkan satu

   dengan lainnya untuk mencapai tujuan bersama. Sedangkan informasi adalah

   data yang telah diolah menjadi sebuah pengetahuan. Dengan kata lain, sistem

   informasi adalah sistem dalam organisasi yang mempertemukan pengolahan

   transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi

   dari suatu organisasi, serta menyediakan laporan-laporan yang diperlukan oleh

   pihak tertentu. Secara ringkas, sistem informasi terdiri dari tiga komponen

   dasar yaitu input (masukan), pengolahan dan output (keluaran).

        pembangunan sistem informasi dapat lebih terstruktur dengan melibatkan

   jumlah data yang jauh lebih banyak. Tahapan-tahapan pembangunan sistem

   informasi secara garis besar terbagi atas step-step sebagai berikut:

   1.    Identifikasi masalah.

   2.    Studi kelayakan.

   3.    Analisa sistem

   4.    Perancangan sistem informasi.

   5.    Aktifitas pemrograman

   6.    Implementasi sistem

   7.    Evaluasi dan tindak lanjutnya

MODUL I ( PENEGENALAN MICROSOFT VISIO )
HARLY ARFIMIANTO (0932010032)
RABU I / MEJA A
     Tahapan-tahapan dalam perencanaan sistem informasi, kebutuhan alat

  bantu yang dapat diandalkan berupa simbol-simbol yang dapat dipahami oleh

  beberapa programmer, yang berfungsi sebagai jembatan antara sistem analis

  dengan group programmer yang ada di suatu unit usaha, sehingga proses

  perencanaan suatu sistem informasi dapat lebih terfokus dengan lebih baik.

  Salah satu alat bantu dalam proses perencanaan siste informasi ini adalah

  Microsoft Visio yang saat ini beredar versi terbarunya yaitu Microsoft Visio

  2003 yang lebih cantik dan handal di bandingkan dengan versi-versi

  sebelumnya.

     Menurut Hoffer, Goerge dan Valacich dalam modern system analys &

  design (3rd Edition), disebutkan bahwa rangkaian proses perancangan sistem

  informasi dilihat dari sudut engineer terdiri atas beberapa urutan rangkaian

  yang digambarkan sebagai berikut :



           Studi Kelayakan

                               Analisa
                              Kebutuhan


            Laporan Studi
                                            Desain Terinci
              kelayakan


                             Model System
                                                               Validasi
                               Informasi
                                              Kebutuhan
                                             Pemakai dan
                                                sistem



                                                             Dokumentasi




     Dengan melihat dari rangkaian proses perencanaan perangkat lunak,

  kebutuhan model perancangan yang digambarkan dalam simbol-simbol

  tertentu merupakan salah satu alat yang dapat membantu, seperti :




MODUL I ( PENEGENALAN MICROSOFT VISIO )
HARLY ARFIMIANTO (0932010032)
RABU I / MEJA A
   Brainstromming yang digunakan untuk melihat arah, pola pikir dan kebijakan

      suatu perusahaan baik dari visi maupun misi yang diajukan oleh para

      pengambil keputusan.

   Gambaran Struktur organisasi suatu perusahaan yang akan dirancang sistem

      informasinya dengan tujuan membantu perancang dalam menentukan titik

      kritis suatu keputusan pada suatu organisasi

   Project Schedule yang bertujuan untuk menentukan batas waktu perancangan

      sistem informasi

   Flowchart yang bertujuan untuk menggambarkan proses system, proses

      program maupun proses dokumen

   Data Flow Diagram yang bertujuan untuk menggambarkan proses alur sistem

   Database model yang bertujuan menggambarkan alur data dan desain dari

      database suatu program aplikasi yang akan dirancang, dan beberapa model

      perancangan lain yang dipakai untuk memudahkan para perancang sistem

      informasi.

      Tulisan ini dibuat dengan melihat beberapa aplikasi model yang ada pada

   Microsoft Visio yang dapat digunakan oleh para perancang, mahasiswa

   maupun kalangan umum untuk dapat membantu pola perencanaan sistem

   informasi kearah yang lebih baik.



2.2 Dasar Teori Program yang Dibuat

      Microsoft Visio adalah aplikasi yang digunakan untuk merancang suatu

   model perencanaan, model ini dimanfaatkan untuk kebutuhan developer

MODUL I ( PENEGENALAN MICROSOFT VISIO )
HARLY ARFIMIANTO (0932010032)
RABU I / MEJA A
  maupun engineering yang didesain untuk berbagai macam kebutuhan.

  Adapun untuk mengaktifkan Microsoft visio adalah sebagai berikut :

  1. Klik menu start di windows

  2. Sorot kursor mouse di program dan klik 

  3. Pilihlah shortcut menu Microsoft Visio dan klik mouse




MODUL I ( PENEGENALAN MICROSOFT VISIO )
HARLY ARFIMIANTO (0932010032)
RABU I / MEJA A
   4. Maka Kita mulai masuk pada menu visio sebagai berikut :




                                                  Toolbar
                                Menu bar                                     Task
                                                                             Pane




 Fungsi Menu Pada Microsoft Visio

       Pada Microsoft Visio terdapat beberapa menu pilihan mulai dari menu file,

   edit, view, insert, format, tools, shape, windows maupun help. Menu-menu ini

   memiliki kemiripan dengan aplikasi lain yang dibuat oleh Microsoft, dengan

   beberapa diantaranya merupakan menu khusus yang didesain untuk Visio itu

   sendiri.




MODUL I ( PENEGENALAN MICROSOFT VISIO )
HARLY ARFIMIANTO (0932010032)
RABU I / MEJA A
     Menu file hampir sama dengan format menu pada program-program

  rancangan Microsoft lain, yang terdiri dari sub menu New, Open, Close, Save,

  Save as.., Save as Web Page….., search …, Stensil, Find Shape, Page Setup,

  Print Preview, Print, Send to.., dan Exit.

     Adapun pada submenu new terdapat tanda  yang menunjukkan sub

  menu dari new yang berisikan menu-menu yang dapat dipilih sesuai dengan

  kategori desain gambar yang kita kehendaki. Adapun pilihan tersebut dapat

  juga dilakukan melalui taskpane bar, seperti yang terlihat sebagai berikut :




     Untuk pilihan menu new dengan memilih choose drawing type akan

  menampilkan pilihan gambar dengan tampilan animasi berdasarkan kategori

  yang dikehendaki seperti terlihat berikut :




MODUL I ( PENEGENALAN MICROSOFT VISIO )
HARLY ARFIMIANTO (0932010032)
RABU I / MEJA A
     pilihan new drawing dapat pula dipilih dengan mengklik icon new

  yang terdapat pada toolbar menu.

     Untuk menseting halaman yang ada di visio dapat diklik page setup pada

  menu file, sehingga akan muncul form page setup yang berisikan tab control

  yang terdiri dari print setup, page size, drawing scale, page properties dan

  layout routing




MODUL I ( PENEGENALAN MICROSOFT VISIO )
HARLY ARFIMIANTO (0932010032)
RABU I / MEJA A
     Dalam tab control print setup terdapat ukuran dari halaman yang akan

  digunakan, untuk merubah ukuran kertas yang akan digunakan pilihlah tombol

   pada combo box paper size yang tersedia. Pilihan paper orientation

  digunakan untuk menentukan pilihan bentuk cetakan yang akan digunakan

  yaitu berbentuk portrait atau landscape.

     Jika ingin membuat jenis kertas dengan ukuran yang berbeda dari bentuk

  kertas yang ada, sorotlah tab control paper size dan pilihlah custom size pada

  menu paper size.

     Tab control drawing scale digunakan untuk menentukan skala gambar

  yang akan kita buat dengan pilihan default no scale (jika skala yang digunakan

  1 : 1). Untuk pilihan yang lain kita dapat menseting pada pilihan pre-defined

  scale dengan pilihan yang dapat dipakai yaitu : skala metrics, skala arsitektur,

  skala civil enginnering, maupun skala mekanik dengan perbandingan skala 1 :

  1000 sampai dengan 50 : 1.

     Tab control page properties digunakan untuk mendefinisikan tipe dari

  halaman visio yang kita buat, apakah berfungsi sebagai foreground page atau

  sebagai background page (akan dijelaskan lebih lanjut pada bab ....). Pada

  versi terbaru dari visio ini dikenalkan tab control shadows yang berfungsi

  memberi efek bayangan pada halaman visio.

     Pada menu view terdapat beberapa sub menu pilihan yang dapat dipilih

  seperti penggunaan ruler (penggaris) yang jika dipilih sehingga tampak tanda

   pada menu tersebut akan memunculkan penggaris pada di atas drawing,

  seperti tampak pada gambar berikut

MODUL I ( PENEGENALAN MICROSOFT VISIO )
HARLY ARFIMIANTO (0932010032)
RABU I / MEJA A
                                                                       Horizontal ruler




      Pilihan grid akan memunculkan tanda grid pada halaman drawing seperti

   tampak pada gambar berikut :




                                                           Grid line



      Pilihan guide akan memunculkan guideness jika gambar kita letakan pada

   halaman drawing, seperti tampak pada gambar berikut :



                                                                       guidelines




 Membuat New Drawing dengan bantuan template

   Untuk membuat gambar baru dengan bantuan template dibuat dengan cara :

   1. Pada menu file pilihlah new dan klik 

MODUL I ( PENEGENALAN MICROSOFT VISIO )
HARLY ARFIMIANTO (0932010032)
RABU I / MEJA A
   2.    Pilih choose drawing type dan klik mouse, sehingga dilayar akan tampak




   3.    Pada taskpane category disebelah kiri layar pilih organization chart, dan

        pada template klik gambar organization chart di taskpane template seperti

        terlihat pada gambar di bawah ini :




   4.    Maka template organization chart telah siap untuk dirancang gambarnya

 Mengenal Microsoft Office Visio Professional 2007

        Microsoft Visio adalah sebuah aplikasi untuk mendiagramkan data yang

   dapat digunakan untuk gambar skema atau terukur. Visio adalah perkakas

   umum yang dapat digunakan secara khusus sesuai dengan fokus pengguna.

   Visio juga dapat diprogram untuk membuat diagram secara otmatis dari data
MODUL I ( PENEGENALAN MICROSOFT VISIO )
HARLY ARFIMIANTO (0932010032)
RABU I / MEJA A
  yang diberikan padanya. Pengguna dapat membuat banyak kategori gambar

  yang berbeda dengan Microsoft Visio, tapi yang paling menarik perhatian

  saya adalah gambar atau diagram yang mengandung data di dalamnya. Visio

  dapat menyediakan representasi grafis dari data, dan Visio jga dapat

  digunakan untuk membuatnya. Buku ini bukanlah buku petunjuk bagi pemula

  dalam Visio- tentunya buku-buku semacam itu sudah tersedia sangat banyak

  di pasaran-juga bukan buku tutorial grafis untuk artis. Buku ini ditujukan bagi

  mereka yang ingin melakukan representasi data secara visual dan untuk

  banyak pengembang yang ingin merancang kategori gambar yang akan

  digunakan orang lain.

     Sebelum kita membahasnya secara lebih mendetail, kita perlu mengambil

  waktu sejenak untuk mengecek kembali apakah Anda telah memiliki

  pemahaman mendasar mengenai anatomi Visio. Tanpa itu, Anda bisa jadi

  tidak akan memahami apapun.

      Microsoft Office Visio 2007 adalah produk yang terdapat pada paket

  Microsoft Office Visio Standard 2007 dan Microsoft Office Visio Professional

  2007. Kedua edisi Visio tersebut didesain agar dapat menyediakan tools yang

  berguna bagi user. Orang-orang yang bergerak di bidang IT dan

  pengembangan perangkat lunak merasakan manfaat dari diagram yang

  memang ditujukan bagi mereka di Office Visio Professional 2007.

     Antarmuka Visio Professional 2007 pada saat pertama dijalankan adalah

  seperti gambar di bawah :



MODUL I ( PENEGENALAN MICROSOFT VISIO )
HARLY ARFIMIANTO (0932010032)
RABU I / MEJA A
 Antarmuka Microsoft Office Visio Professional 2007

      Beberapa pengguna menemukan bahwa antarmuka pengguna kurang

   memikat karena sangat banyak yang dapat ditampilkan (lihat Gambar 1-1). Ini

   merupakan dampak dari banyaknya kemampuan pada Visio. Microsoft Visio

   2007 tidak menjalankan antarmuka pengguna yang radikal yang mengubah

   kepunyaan The Big Three... mungkin saja terjadi suatu hari nanti! Hingga saat

   itu, Anda perlu mengerti area-area relevan pada interface standar.

      Memilih Sebuah Kategori Gambar

      Saat Anda memulai Visio. Anda umumnya diberikan sebuah daftar

   kategori gambar untuk dipilih, di pojok kiri bawah layar (lihat Gambar 1-2).

   Saar Anda memilih sebuah kategori gambar, Anda diberikan sebuh gambar

MODUL I ( PENEGENALAN MICROSOFT VISIO )
HARLY ARFIMIANTO (0932010032)
RABU I / MEJA A
  dan judul untuk tiap template dalam kategori tersebut. Kemudian, Anda dapat

  memutuskan untuk membuat sebuah gambar berdasarkan kategori tersebut

  dengan memilih unit pengukuran (measurement units), jika Anda unit Metric

  dan unit US terinstal.




MODUL I ( PENEGENALAN MICROSOFT VISIO )
HARLY ARFIMIANTO (0932010032)
RABU I / MEJA A
     Saat sebuah template dibuka, umumnya akan ditampilkan sebuah grup dari

  sejumlah pola di bawah bagian sisi kiri dan sebuah halaman tunggal. Yang

  mungkin tidak akan Anda lihat adalah: template tersebut mungkin saja juga

  memulai sebuahadd -on yang juga akan bereaksi terhadap tiap aksi yang kita

  ciptakan. Add-on tersebut dapat menyebabkan perubahan pada antarmuka

  pengguna dan mungkin saja menambahkan atau mengubah menu dan toolbar.

  Banyak contoh mengenai hal ini terdapat pada Microsoft Visio, sebagai

  contoh, Brainstorming Diagram, Organization Chart, dan Space Plan masing-

  masing memiliki add-ins tersendiri. Add-ins inilah yang memenyebabkan

  jenis diagram tersebut berperilaku secara spesifik dan berbeda dari yang lain.

  Sebagai seorang pengembang, Anda dapat membuat add-ons atau COM add-



MODUL I ( PENEGENALAN MICROSOFT VISIO )
HARLY ARFIMIANTO (0932010032)
RABU I / MEJA A
  ins untuk Visio. Anda juga dapat mengubah antarmuka pengguna atau

  bereaksi terhadap aksi kita.

     Menu dan Toolbar

     Bagian atas pada antarmuka pengguna Visio memiliki menu dan toolbar

  seperti pad umumnya, seperti halnya yang biasa Anda temukan pada The Big

  Three (pendahulu Microsoft Office 2007). Dengan mudah, Anda dapat

  mengubah visibilitas dari toolbar dengan menggunakan View | Toolbars, atau

  dengan mengklik kanan pada area kosong toolbar. Anda juga dapat

  memodifikasi menu dan toolbar dengan menggunakan Tools | Customize.




     Kita memiliki sebuah bagian baru dari menu utama danitem baru pada

  menu klik kanan mouseshape di Microsoft Visio 2007, yang dinamakan Data.

  Ini merupakan sebuah keunggulan karena sebagian besar buku ini mengenai




MODUL I ( PENEGENALAN MICROSOFT VISIO )
HARLY ARFIMIANTO (0932010032)
RABU I / MEJA A
  item-item pada menu ini. Ini merupakan sebuah keunggulan karena ebagaian

  besar buku ini mengenai item-item pada menu ini.




     Anchor Windows

     Anda mungkin dapat, atau mungkin juga tidak dapat, melihat beberapa

  pengembangan pada anchor windows. Beberapa add-ins juga memiliki anchor

  window tersendiri tapi anda perlu mengetahui 6 di antaranya. Anchor window

  ini dapat ditampilkan atau disembunyikan dengan menu View.

     Window Shapes

     Window shape adalah sebuah area tersendiri untuk pola, tapi pola terpisah

  dapat pula di-drag keluar dari window ini dan diletakkan di sekitarnya atau

  tersendiri. Anda juga dapat menambahkan lebih banyak pola dalam koleksi ini

  dengan menggunakan pilihan File Shapes.


MODUL I ( PENEGENALAN MICROSOFT VISIO )
HARLY ARFIMIANTO (0932010032)
RABU I / MEJA A
     Window Pan & Zoom

     Window Pan & Zoom selalu memperlihatkan keseluruhan halaman

  gambar dan sebuah persegi panjang merah, yang dapat Anda pindahkan atau

  atur ukurannya untuk mengubah area yang ditunjukkan pada jendela halaman

  gambar.

     Jendela Shape Data

     Jendela shape data memperlihatkan data untuk bentuk atau bentuk-bentuk

  pada halaman yang dipilih. Ini sangat penting untuk pendiagraman data,

  sehingga Anda akan melihat lebih banyak lagi tentang jendela ini di bagian

  selanjtnya. Jendela ini biasa disebut Custom Properties sebeum kemunculan

  Microsoft Visio 2007.
MODUL I ( PENEGENALAN MICROSOFT VISIO )
HARLY ARFIMIANTO (0932010032)
RABU I / MEJA A
     Jendela Size & Position

     Jendela Size & Position cukup fungsional karena Anda dapa

  menggunakannya untuk menjumlhakan, mengurangkan, mengalikan, dan

  membagi.. dan Anda juga dapat menggabungkan satuan!

     Contohnya, bila lebar adalah “30 mm”, Anda dapat langsung

     mengetikkan + 2 in jika Anda membutuhkannya. Hal ini tidak akan berarti

  banyak di bagian barat Atlantik, tapi di U.K., lots of us speak in both

  languages!

     Faktanya adalah bahwa Visio menggunakan satuan inchi secara internal,

  jadi Anda tidak perlu menambahkan satua untuk inchi, tapi Anda perlu

  mengetikkan satuan lain secara eksplisit.

     Jendela Drawing Explorer

     Dari pengalaman saya, ini adala tool yang jarang dipakai, tapi

     sebenarnya sangat berguna. Jendela Window Explorer merupakan

  caracepat untuk menavigaskan elemen dalam dokumen Visio, seperti yang

  akan Anda lihat pada Chapter 6.

     Jendela External Data

     Jendela External Data merupakan hal baru pada Microsoft Visio 2007, jad

  kita akan mengamatinya lebih mendetail pada Chapter 3. Jendela External

  Data memperlihatkan isi dari list data yang saling berkaitan, yang dapat

  dihubungkan ke bentuk dalam dokumen




MODUL I ( PENEGENALAN MICROSOFT VISIO )
HARLY ARFIMIANTO (0932010032)
RABU I / MEJA A
     Task Pane

     Sisi kanan dari layar sering digunakan oleh salah satu dari beberapa task

  pane yang mendampingi selama beberapa waktu. Microsoft Visio 2007

  memperkenalkan penggunaan task pane Theme untuk memampukan Anda

  menggunakan theme warna secara konsisten, dan banyak lagibentuk baru

  dalam produk (dan beberapa yang lama yang telah diperbaiki) bekerja secara

  efektif dengan theme ini. Task pane Data Graphics memampukan Anda untuk

  menggunakan visualisasi informasi yang indah dan baru pada bentuk Anda.

  Anda juga akan melihat task pane Reviewing, Document management,

  Document Updates, dan Refresh Conflicts di bab-bab yang kerkaitan.




MODUL I ( PENEGENALAN MICROSOFT VISIO )
HARLY ARFIMIANTO (0932010032)
RABU I / MEJA A
     Jendela ShapeSheet

     Jendela ShapeSheet tidak secara normal ditanpilkan oleh user, jika mereka

  tidak   membukanya      karena     kesalahanmenggunakan   Window   | Show

  ShapeSheet. Faktanya, saya sudah pernah melihat user yang membeku ketika

  jendela ini terbuka karena mereka mengira ada sesuatu yang salah telah

  terjadi. Jendela ShapeSheet menunjukkan mengapa Visio adalah unik. Jendela

  ini mendemonstrasikan bahwa

     setiap baris, teks, atai gambar dalam Visio memilki poensi untuk menjadi

  lebih “pintar”. Itulah alasannya

     mengapa saya menggunakan Visio.

     Untuk memampukan akses cepat ke ShapeSheet dari right-mouse menu

  dari sebarang halaman atau bentuk yang dipilih, Run In Developer Mode perlu

  di aktifkan pada tabulasi Advanced yang terdapat pada dialog Tools|Options.

  Run In Developer Mode juga memampukan opsi-opsi yang lain, paling

  terlihat pada dialog Define Shape Data.

     Sementara dialog options masih aktif, Anda mungkin mau menon-aktifkan

  Open pada setiap ShapeSheet, tapi ingatlah untuk menutup jendela

  ShapeSheet sebelum menyimpan gambar. Jika tidak, jendela tersebut akan

  tetap terbuka (dan kemungkinan berada di belakang jendela gambar) saat

  gambar tersebut di buka kembali.




MODUL I ( PENEGENALAN MICROSOFT VISIO )
HARLY ARFIMIANTO (0932010032)
RABU I / MEJA A
     Sebuah contoh yang sederhana, gunakan kakas Rectangle (pada toolbar

  Drawing) utuk menggambar sebuah segi empat, dengan lebar lebih kecil dari 1

  inch atau 25 mm. Anda dapat meggunakan jendela Size & Positiom unuk

  mengecek apakah lebar dan satuannya telah sesuai dengan yang diinginkan.

  Kemudian, bukalah jendela ShapeSheet dan SCROLL DOWN hingga

  mencapai sesi Fill Format lalu ketiklah =Width ke dalam sel FillForegnd.




MODUL I ( PENEGENALAN MICROSOFT VISIO )
HARLY ARFIMIANTO (0932010032)
RABU I / MEJA A
     Tipe-tipe File

     File gambar, polanya, dan templatenya akan tampak berbeda karena

  ekstensi file yang digunakan berbeda. Jadi, ekstensi vsd dan vdx adalah

  gambar, vss dab vsx adalah pla, dan vst dan vtx adalah template. Aplikasi

  Visio memutuskan bagaimana dia akan menampilkan dokumen Visio, sangat

  didasarkan pada ekstensi file tapi juga pada isinya.


MODUL I ( PENEGENALAN MICROSOFT VISIO )
HARLY ARFIMIANTO (0932010032)
RABU I / MEJA A
     Sebuah pola mengandung sejumlah bentuk, disebut Masters, mungkin

  berasal dari Microsfot Visio atau dari pihak ketiga, yang mungkin saja adalah

  Anda. Hal ini akan Anda pelajari pada ab 11. Anda juga akan mengetahui

  bahwa sebuah pola juga memiliki halaman-halaman gambar, meskipun

  biasanya tidak dapat Anda lihat.

     Sebuah gambar mengandung satu atau lebih halaman, yang berukuran dan

  berskala, dan selalu mengandung polanya sendiri, disebut Document Stencil,

  yang umumnya tidak Anda lihat. Document Stencil penting dalam memhami

  anatomi dokumen Visio sebab dia mengandung sebuah salinan lokal dari tiap

  Master yang digunakan dalam dokumen. Sebuah gambar juga dapat memiliki

  sekelompok pola pada lembar kerjanya.

     Sistem informasi terdiri dari dua kata yang saling berkaitan yaitu sistem

  dan informasi. Sistem adalah seperangkat elemen yang digabungkan satu

  dengan lainnya untuk mencapai tujuan bersama. Sedangkan informasi adalah

  data yang telah diolah menjadi sebuah pengetahuan. Dengan kata lain, sistem

  informasi adalah sistem dalam organisasi yang mempertemukan pengolahan

  transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi

  dari suatu organisasi, serta menyediakan laporan-laporan yang diperlukan oleh

  pihak tertentu. Secara ringkas, sistem informasi terdiri dari tiga komponen

  dasar yaitu input (masukan), pengolahan dan output (keluaran).

     Pembangunan sistem informasi dapat lebih terstruktur dengan melibatkan

  jumlah data yang jauh lebih banyak. Tahapan-tahapan pembangunan sistem

  informasi secara garis besar terbagi atas step-step sebagai berikut: Identifikasi

MODUL I ( PENEGENALAN MICROSOFT VISIO )
HARLY ARFIMIANTO (0932010032)
RABU I / MEJA A
  masalah, Studi kelayakan, Analisa sistem, Perancangan sistem informasi,

  Aktifitas pemrograman, Implementasi sistem, Evaluasi dan tindak lanjutnya

     Tahapan-tahapan dalam perencanaan sistem informasi, kebutuhan alat

  bantu yang dapat diandalkan berupa simbol-simbol yang dapat dipahami oleh

  beberapa programmer, yang berfungsi sebagai jembatan antara sistem analis

  dengan group programmer yang ada di suatu unit usaha, sehingga proses

  perencanaan suatu sistem informasi dapat lebih terfokus dengan lebih baik.

  Salah satu alat bantu dalam proses perencanaan siste informasi ini adalah

  Microsoft Visio yang saat ini beredar versi terbarunya yaitu Microsoft Visio

  2007 yang lebih cantik dan handal di bandingkan dengan versi-versi

  sebelumnya.

     Menurut Hoffer, Goerge dan Valacich dalam modern system analys &

  design (3rd Edition), disebutkan bahwa rangkaian proses perancangan sistem

  informasi dilihat dari sudut engineer terdiri atas beberapa urutan rangkaian

  yang digambarkan sebagai berikut :




MODUL I ( PENEGENALAN MICROSOFT VISIO )
HARLY ARFIMIANTO (0932010032)
RABU I / MEJA A
                                       BAB III

                    ANALISA DAN PEMBAHASAN PROGRAM



3.1 Tugas Laporan Praktikum

3.1.1     Studi Kasus

           Studi kasus pada tugas laporan praktikum adalah sistem informasi

        pemesanan tiket pesawat / penerbangan.

3.1.2 Deskripsi Model

         a. Dokumen Flow Manual

                Pada Informasi tiket pesawat ini akan menginformasikan

             bagaimana tata cara bagaimana Customer mendaoatkan tiket pesawat

             dan bagai mna pula reservation melaporkan hasil pembelian tiket

             kepada bagian keuangan.

         b. Dokumen Flow Komputerisasi

                Sistem informasi pemesanan tiket penerbangan dimulai dari

             reservation merekap jadwal penerbangan yang ada pada database.

             Kemudian customer memesan tiket, lalu reservation mengecek tiket

             yang ada pada database ada / tida. Jika tidak maka reservation menolak

             pesanan, jika ada maka reservation memberitahukan kepada customer,

             dan customer memberikan data pemesanan kepada reservation.

             Kemudian reservation mengecek data apakah sudah terdaftar sebagai

             customer atau belum jika belum maka reservation menginput data

             customer dan menyimpanya kedalam database baru kemudian

MODUL I ( PENEGENALAN MICROSOFT VISIO )
HARLY ARFIMIANTO (0932010032)
RABU I / MEJA A
         menginput data pesanan dan menyimpanya kedalam database. Jika

         sudah maka reservation menginput data pesanan. Kemudian data

         pemesanan diberikan ke bag. keuangan lalu bag. keuangan membuat

         lap. pemesanan dan menyerahkannya ke pimpinan.



3.1.3 Langkah – Langkah Penyelesaian

      1. Buka Microsoft Visio.




      2. Lalu pilih basic flowchart untuk pembuatan sistem manual.




      3. Setelah membuat sistem manual, Buatlah sistem komputerisasi yaitu

         klik File – Shapes – Business Process – Audit Diagaram Shapes.




MODUL I ( PENEGENALAN MICROSOFT VISIO )
HARLY ARFIMIANTO (0932010032)
RABU I / MEJA A
3.1.4 Analisa Output

        a. Sistem Manual

    Customer                      Resevation                                 Bag. Keuangan                Pimpinan

                                      START




                                                                                   Nota + Tiket           Lap. Pemesanan
    Jadwal Penerbangan             Rekap jadwal                                                   1                        2
                                   penerbangan

                                                                                    Pembuatan
                                                                                      Lap.
                                                                                    Pemesanan

        Pemesanan               Jadwal Penerbangan
          Tiket


                                                                               Lap. Pemesanan
                                                                                                  2
                                                              Jadwal                        1


       Pembayaran
                                                                                                      N



                                   Cek kapasitas                   Tolak
                                                      Tidak
                                   Ada / tidak?                  Pemesanan



                                        YA



                                  Sudah terdaftar
                                 Sebagai customer




                                       Tidak


                           YA
                                                              Customer
                                Input data customer




        Nota + tiket
                       2

                                    Input data                Pemesanan
                                    pemesanan



           End




                                    Pembuatan
                                      Nota




                                Nota + Tiket   2
                                           1




MODUL I ( PENEGENALAN MICROSOFT VISIO )
HARLY ARFIMIANTO (0932010032)
RABU I / MEJA A
     Analisa : Pada sistem pemesanan tiket pesawat ini di mulai ketika

              reservatiaon melakukan rekap jadwal penerbangan, kemudian

              memberikan jadawal penerbangan satu dan kedua diberikan

              kepada customer agar mngetahuinya, setelah itu customer

              melakukan pemesanan tiket pesawat, kemudian melakukan

              proses pmbayaran. Sebelum pesan tiket oleh customer

              dilakukan pengecekan terlenih dahulu kapasitas masih ada atou

              tidak, apabila tidak ada pemesanan tiket customer akan ditolak

              dan selesai, apabila ada akan dilakukan cek kmbali apakah

              Customer suadah terdaftar atau belum dan masuk kedalam

              arsip Reservation, setelah menginput data Customer maka

              diharuskan menginput data yang juga diarsipkan dalam bentuk

              dokumen. Pemesanan terjadi dan langsung oleh reservation

              dilakukan pembuatan nota, setelah melakukan pambuatan nota

              + tiket maka masuk kedalam bidag keungan untuk diarsipkan

              berupa dokumen laporan keungan yang nantinya akan

              dilaporkan kepada pimpinan.




MODUL I ( PENEGENALAN MICROSOFT VISIO )
HARLY ARFIMIANTO (0932010032)
RABU I / MEJA A
                b. Sistem Komputerisasi

   Customer                      Resevation                                  Bag. Keuangan                    Pimpinan

                                     START




                                                                                     Data Pemesanan           Lap. Pemesanan
                                   Rekap jadwal                                                                                2
   Jadwal Penerbangan
                                   penerbangan


                                                                                     Pembuatan Lap.
                                                                                       Pemesanan
    Pemesanan Tiket             Jadwal Penerbangan             Jadwal




                                 Pengecekan Tiket
     Informasi Tiket                                          Pemesanan           Lap. Pemesanan
                                                                                                      2
                                                                                               1



    Data Pemesanan                  Cek Tiket         Tidak                                               N
                                                                Tolak Pemesanan
                                   Ada / tidak?


                                            YA

                                  Pemberitahuan
                                 Kepada Customer               Pemesanan
          End

                                  Informasi Tiket




                                 Data Pemesanan




                                 Pengecekan Data




                                  Sudah terdaftar
                                     Sebagai
                                    customer

                           YA
                                            Tidak

                                                                Customer

                                Input data customer




                                    Input data
                                    pemesanan

                                                               Pemesanan

                                 Data Pemesanan




         Analisa : Pada sistem pemesanan tiket pesawat ini di mulai ketika

                        reservatiaon melakukan rekap jadwal penerbangan, kemudian

                        memberikan jadawal penerbangan satu dan kedua diberikan

                        kepada customer agar mngetahuinya, setelah itu customer

                        melakukan pemesanan tiket pesawat, kemudian melakukan

                        proses pmbayaran. Sebelum pesan tiket oleh customer

                        dilakukan pengecekan terlenih dahulu kapasitas masih ada atou

                        tidak, apabila tidak ada pemesanan tiket customer akan ditolak

MODUL I ( PENEGENALAN MICROSOFT VISIO )
HARLY ARFIMIANTO (0932010032)
RABU I / MEJA A
                 dan selesai, apabila ada akan dilakukan cek kmbali apakah

                 Customer suadah terdaftar atau belum dan masuk kedalam

                 arsip Reservation, setelah menginput data Customer maka

                 diharuskan menginput data yang juga diarsipkan dalam bentuk

                 dokumen. Pemesanan terjadi dan langsung oleh reservation

                 dilakukan pembuatan nota, setelah melakukan pambuatan nota

                 + tiket maka masuk kedalam bidag keungan untuk diarsipkan

                 berupa dokumen laporan keungan yang nantinya akan

                 dilaporkan kepada pimpinan.

3.2   Tugas Laporan Resmi

3.2.1 Studi Kasus

          Studi kasus pada tugas laporan praktikum adalah sistem pemesana dan

       pembayaran pada Bioskop.

3.2.2 Deskripsi Model

       a. Dokumen Flow Manual

         Pada Informasi tiket bioskop ini akan menginformasikan bagaimana

       tata cara bagaimana penonton mendapatkan tiket film bioskop dan

       bagaimana pula reservation melaporkan hasil pembelian tiket kepada

       bagian keuangan.

       b. Dokumen Flow Komputerisasi

         Sistem pembayaran tiket pada bioskop dimulai dari calon penonton

       baru melihat dafar film yang akan tayang pada hari itu, setelah calon

       penonton menentukan film yang akan dia tonton calon penonton menuju

MODUL I ( PENEGENALAN MICROSOFT VISIO )
HARLY ARFIMIANTO (0932010032)
RABU I / MEJA A
        reservation, kemudian Reservation memberikan nota + tiket yang diterima

        calon penonton dan penonton melakukan pembayaran, pihak Reservation

        membuat dokumen laporan keuangan yang akan di berikan kepada pihak

        keuangan, dan bagian keuangan melaporkan kepad Owner berupa

        dokumen laporan keuangan.



3.2.3   Langkah – Langkah Penyelesaian

        1. Buka Microsoft Visio.




        2. Lalu pilih basic flowchart untuk pembuatan sistem manual.




        3. Setelah membuat sistem manual, Buatlah sistem komputerisasi yaitu

           klik File – Shapes – Business Process – Audit Diagaram Shape




MODUL I ( PENEGENALAN MICROSOFT VISIO )
HARLY ARFIMIANTO (0932010032)
RABU I / MEJA A
3.2.4 Analisa Output

     a. Sistem Manual

                PENONTON                    PELAYAN LOKET                  PEMERIKSA TIKET




                  START
                                                                              CEK TIKET




                                               REKAP
               PEMESANAN
                                              JADAWAL
                 TIKET
                                                FILM
                                                                             PEMUTARAN
                                                                                FILM




                                    TIDAK        CEK
                                              KAPASITAS
                                                KURSI                            END


                                                      Ya



                                                            PENONTON
                                             INPUT DATA
                                             PENONTON




                                             PEMBAYARAN
                                                TIKET




          NOTA + TIKET




      Analisa : Pada sistem pemesanan tiket Bioskop ini di mulai ketika

                     penonton melakukan pemesanan tiket Bioskop berdasarkan

                     rekap jadwal film dari pelayan tiket, kemudian pengecekan

                     terlebih dahulu kapasitas kursi masih ada atau tidak, apabila

                     tidak ada penonton kembali melakukan pemesanan berdasarkan

                     jadwal film yang lain, apabila ada akan dilakukan input data

                     penonton yang juga diarsipkan dalam bentuk dokumen.


MODUL I ( PENEGENALAN MICROSOFT VISIO )
HARLY ARFIMIANTO (0932010032)
RABU I / MEJA A
                    Pemesanan terjadi dan langsung pembayaran diterima oleh

                    pelayan tiket, kemudian         penonton menerima nota + tiket.

                    Selanjutnya tiket tersebut diserahkan pada pemeriksa tiket

                    untuk dilakukan cek terlebih dahulu. Selanjutnya dilakukan

                    pemutaran film.



    b. Sistem Komputerisasi

          PENONTON                            PELAYAN TIKET                  PEMERIKSA TIKET



            START
                                                                               CEK TIKET




          PEMESANAN
            TIKET                             REKAP JADWAL
                                                  FILM


                                                                              PEMUTARAN
                                                                                 FILM




                                      TIDAK       CEK
                                               KAPASITAS
                                                 KURSI
                                                                                  END

                                                     YA



                                               INPUT DATA
                                               PENONTON
                                                               PENONTON




                                              PEMBAYARAN




         NOTA + TIKET




MODUL I ( PENEGENALAN MICROSOFT VISIO )
HARLY ARFIMIANTO (0932010032)
RABU I / MEJA A
     Analisa : Pada sistem pemesanan tiket Bioskop ini di mulai ketika

              penonton melakukan pemesanan tiket Bioskop berdasarkan

              rekap jadwal film dari pelayan tiket, kemudian pengecekan

              terlebih dahulu kapasitas kursi masih ada atau tidak, apabila

              tidak ada penonton kembali melakukan pemesanan berdasarkan

              jadwal film yang lain, apabila ada akan dilakukan input data

              penonton yang juga diarsipkan dalam bentuk dokumen.

              Pemesanan terjadi dan langsung pembayaran diterima oleh

              pelayan tiket, kemudian   penonton menerima nota + tiket.

              Selanjutnya tiket tersebut diserahkan pada pemeriksa tiket

              untuk dilakukan cek terlebih dahulu. Selanjutnya dilakukan

              pemutaran film.




MODUL I ( PENEGENALAN MICROSOFT VISIO )
HARLY ARFIMIANTO (0932010032)
RABU I / MEJA A
                                   BAB IV

                       KESIMPULAN DAN SARAN



4.1 Kesimpulan

4.1.1 Tugas Laporan Praktikum

    a. Sistem Manual

       Pada sistem pemesanan tiket pesawat ini di mulai ketika reservatiaon

    melakukan rekap jadwal penerbangan, kemudian memberikan jadawal

    penerbangan satu dan kedua diberikan kepada customer agar mngetahuinya,

    setelah itu customer melakukan pemesanan tiket pesawat, kemudian

    melakukan proses pmbayaran. Sebelum pesan tiket oleh customer dilakukan

    pengecekan terlenih dahulu kapasitas masih ada atou tidak, apabila tidak ada

    pemesanan tiket customer akan ditolak dan selesai, apabila ada akan

    dilakukan cek kmbali apakah Customer suadah terdaftar atau belum dan

    masuk kedalam arsip Reservation, setelah menginput data Customer maka

    diharuskan menginput data yang juga diarsipkan dalam bentuk dokumen.

    Pemesanan terjadi dan langsung oleh reservation dilakukan pembuatan nota,

    setelah melakukan pambuatan nota + tiket maka masuk kedalam bidag

    keungan untuk diarsipkan berupa dokumen laporan keungan yang nantinya

    akan dilaporkan kepada pimpinan.




MODUL I ( PENEGENALAN MICROSOFT VISIO )
HARLY ARFIMIANTO (0932010032)
RABU I / MEJA A
        b. Sistem Komputerisasi

              Pada sistem pemesanan tiket pesawat ini di mulai ketika reservation

           melakukan rekap jadwal penerbangan, kemudian memberikan jadawal

           penerbangan satu dan kedua diberikan kepada customer agar

           mngetahuinya, setelah itu customer melakukan pemesanan tiket pesawat,

           kemudian melakukan proses pmbayaran. Sebelum pesan tiket oleh

           customer dilakukan pengecekan terlenih dahulu kapasitas masih ada atou

           tidak, apabila tidak ada pemesanan tiket customer akan ditolak dan

           selesai, apabila ada akan dilakukan cek kmbali apakah Customer suadah

           terdaftar atau belum dan masuk kedalam arsip Reservation, setelah

           menginput data Customer maka diharuskan menginput data yang juga

           diarsipkan dalam bentuk dokumen. Pemesanan terjadi dan langsung oleh

           reservation dilakukan pembuatan nota, setelah melakukan pambuatan

           nota + tiket maka masuk kedalam bidag keungan untuk diarsipkan

           berupa dokumen laporan keungan yang nantinya akan dilaporkan kepada

           pimpinan.



4.1.2    Tugas Laporan Resmi

         a. Sistem Manual

               Pada sistem pemesanan tiket Bioskop ini di mulai ketika penonton

            melakukan pemesanan tiket Bioskop berdasarkan jadwal yang telah

            direkap oleh reservation, kemudian melakukan proses pembayaran.

            Sebelum pesan tiket oleh penonton dilakukan pengecekan terlebih

MODUL I ( PENEGENALAN MICROSOFT VISIO )
HARLY ARFIMIANTO (0932010032)
RABU I / MEJA A
        dahulu kapasitas kursi masih ada atau tidak, apabila tidak ada

        pemesanan tiket penonton akan ditolak dan selesai, apabila ada akan

        dilakukan input data penonton yang juga diarsipkan dalam bentuk

        dokumen. Pemesanan terjadi dan setelah pembayaran oleh penonton,

        reservation   melakukan    pembuatan     nota   kemudian     melakukan

        pambuatan nota + tiket untuk diberikan kepada penonton, oleh

        penonton nota + tiket tersebut diberikan kepada pemeriksa tiket untuk

        masuk ke bioskop.

     b. Sistem Komputerisasi

          Pada sistem pemesanan tiket Bioskop ini di mulai ketika penonton

       melakukan pemesanan tiket Bioskop berdasarkan jadwal yang telah

       direkap oleh reservation, kemudian melakukan proses pembayaran.

       Sebelum pesan tiket oleh penonton dilakukan pengecekan terlebih

       dahulu kapasitas kursi masih ada atau tidak, apabila tidak ada pemesanan

       tiket penonton akan ditolak dan selesai, apabila ada akan dilakukan input

       data penonton yang juga diarsipkan dalam bentuk dokumen. Pemesanan

       terjadi dan setelah pembayaran oleh penonton, reservation melakukan

       pembuatan nota kemudian melakukan pambuatan nota + tiket untuk

       diberikan kepada penonton, oleh penonton nota + tiket tersebut diberikan

       kepada pemeriksa tiket untuk masuk ke bioskop.




MODUL I ( PENEGENALAN MICROSOFT VISIO )
HARLY ARFIMIANTO (0932010032)
RABU I / MEJA A
4.2 Saran

   a. Agar para Ass. Lab menerangkan materi yang ada secara detail kepada

      praktikan .

   b. Praktikan lebih konsentrasi terhadap materi karena materi yang diberikan

      termasuk salah satu materi yang rumit

   c. Dalam membuat rancangan sistem haruslah mengetahui sistem itu sendiri.




MODUL I ( PENEGENALAN MICROSOFT VISIO )
HARLY ARFIMIANTO (0932010032)
RABU I / MEJA A
                           DAFTAR PUSTAKA



Adrianto Iman, 2005, Pengenalan Microsoft Visio

http://ikc.depsos.go.id/populer/visio23.php, di akses pada tanggal 02/11/2011.

Ardiansyah,2007, Program Visio, , http://ardiansyah-

review.blogspot.com/2007/12/program-visio.html. di akses pada tanggal

04/11/2011.

Soejanto Irwan, 2009, Pemograman Komputer, Penerbit Yayasan Humanioria,

Surabaya, 2009.

Sumiati, 2011, Modul Praktikum Sistem Informasi Manajemen, Penerbit Jurusan

Teknik Industri FTI Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur,

Surabaya, 2011




MODUL I ( PENEGENALAN MICROSOFT VISIO )
HARLY ARFIMIANTO (0932010032)
RABU I / MEJA A

				
DOCUMENT INFO
Categories:
Tags:
Stats:
views:2652
posted:12/18/2011
language:Indonesian
pages:42