Embed
Email

menulis lagu dari hati-2

Document Sample

Shared by: widya swara
Categories
Tags
Stats
views:
1160
posted:
12/11/2011
language:
pages:
135
.................................................







Apabila anda merasa kesulitan menulis partitur lagu dalam notasi angka dan

balok, cobalah bertanya pada pemusik senior, relasi atau teman-teman yang

mengerti teori musik. Anda bisa membaca buku-buku musik. Carilah informasi se-

banyak-banyaknya. Membuat partitur lagu adalah hal penting yang perlu anda

lakukan. Adanya partitur lagu maka orang lain dapat membaca dan memainkan

karya-karya anda.

Dalam seni musik, nada-nada dilambangkan dengan not-not. Setiap nada

dilambangkan dengan satu not tertentu. Not-not inilah yang digunakan para musisi

untuk mendokumentasikan karya - karyanya sehingga dapat dibaca atau dimain-

kan. Agar terdapat kesamaan dalam menuliskan atau menginterpretasikan

sebuah lambang musik, para ahli musik membuat sebuah sistem perlambangan

yang memungkinkan para musisi dan para penikmatnya dapat membaca atau

menyanyikan sebuah karya musik dengan benar. Sistem inilah yang disebut

notasi. Secara umum ada dua macam notasi, yakni notasi angka dan notasi

balok.

Di bawah ini beberapa bagian lagu atau musik yang perlu anda

pahami :

1. Notasi angka

Nada-nada dalam lagu dilambangkan dengan not. Pada notasi angka, not- not

ini disimbolkan dengan angka-angka.



78 Menulis lagu dari hati WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................

1 2 3 4 5 6 7 1’

do re mi fa sol la si do



Tanda titik di atas atau di bawah not menunjukkan tinggi rendahnya nada.

Tanda titik di bawah berarti not tersebut adalah not rendah sedangkan tanda

titik di atas berarti not tinggi.

2. Notasi Balok

Not balok ditulis dalam paranada atau sangkar nada. Garis paranada ini

terdiri dari 5 garis sejajar yang berjarak sama.

Perhatikan gambar di bawah ini :



bendera 5

4

tiang 3

kepala not 2

1









Cara menghitung garis paranada adalah dari bawah ke atas ruas di antara

dua garis paranada disebut spasi. Not-not ditempatkan di garis dan spasi

paranada. Not-not yang ditempatkan di garis paranada disebut not garis.

Sedangkan not-not yang ditempatkan di spasi paranada disebut not spasi.



not garis not spasi









Cokelat







BAB VI MENULIS PARTITUR LAGU Menulis lagu dari hati 79

.................................................

Dalam notasi balok setiap not memiliki nilai tertentu, coba perhatikan :



Not Balok Nilai not Nilai ketukan Not Balok Nilai not Nilai ketukan



1 penuh 4 ketuk 1/8 1/2 ketuk





1/2 2 ketuk 1/16 1/4 ketuk





1/4 1 ketuk 1/32 1/8 ketuk









3. Tanda Diam

Dalam bernyanyi atau bermain musik, anda sering menemukan dimana

nada tidak berbunyi.



Saat diam itupun memiliki ketukan. Dengan menghitung ketukan waktu

diam, anda bisa menentukan kapan nada berikutnya dapat dibunyikan atau

dinyanyikan.

Tanda diam Nilai tinada Nilai ketukan Tanda diam Nilai tinada Nilai ketukan



1 penuh 4 ketuk 1/8 1/2 ketuk





1/2 2 ketuk 1/16 1/4 ketuk





1/4 1 ketuk 1/32 1/8 ketuk









80 Menulis lagu dari hati WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................

4. Tanda Kunci

Not-not baru memiliki arti jika dalam paranada telah ada kunci-kunci di tem-

pat awal setiap paranada. Kunci G berfungsi sebagai pengikat garis kedua

sehingga not yang berada di garis kedua menjadi G (sol). Berdasarkan kunci

G ini, maka letak dan nama not-not lainnya dapat disusun pada paranada.

Kunci G









Ada juga kunci F yang biasa digunakan untuk menuliskan nada-nada yang

sangat rendah, seperti dalam permainan bass organ.

Kunci F









5. Tanda Birama

Tanda birama adalah tanda yang menentukan pola irama sebuah lagu.

Perhatikan contoh di bawah ini :

Tanda birama 2/4



2

4







Tanda birama 3/4



3

4









BAB VI MENULIS PARTITUR LAGU Menulis lagu dari hati 81

.................................................

Tanda birama 4/4



4

4









6. Tanda Tempo

Irama sebuah lagu juga berkaitan dengan tempo. Tempo adalah kece-

patan lagu, yaitu banyaknya ketukan (beat) dalam satu menitnya. Ukuran-

nya adalah Metronom Maelzel (MM). Contoh, ada sebuah lagu memiliki

ketukan 40 MM. Ini berarti dalam satu menit, terdapat 40 ketukan dan

satu ketukan dinyatakan dengan not 1/4.

Ada beragam istilah yang digunakan para musisi untuk menggambar-

kan tempo lagu yang diinginkannya. Namun, secara umum tempo lagu ter-

bagi atas tiga kelompok, yaitu tempo cepat, sedang dan lambat :

a. Tempo cepat (> MM 120) antara lain meliputi :

- Allegro, yang berarti cepat

- Allegressimo, yang berarti cepat sekali

- Allegro vivace, yang berarti cepat dan bersemangat

b. Tempo sedang (MM 76-120) antara lain meliputi :

- Andante, yang berarti sedang seperti orang berjalan

- Moderato, yang berarti sedang

c. Tempo lambat (MM 40 - 76) antara lain meliputi :

- Largo, yang berarti lambat

- Grave, yang berarti lambat dan khitmat

- Adagio, yang berarti lambat dengan perasaan

Opick



82 Menulis lagu dari hati WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................

7. Melodi

Rangkaian nada-nada dalam sebuah notasi, bila dinyanyikan mem-

bentuk sebuah melodi. Melodi dalam lagu dapat bergerak secara men-

datar, menaik atau menurun.

Untuk menciptakan melodi lagu, teknik yang dapat dipakai adalah seba-

gai berikut :

a. Teknik Repetisi yaitu komposer menciptakan frase-frase melodi kemu-

dian menggunakan frase melodi ini untuk digunakan pada syair yang

berbeda dan diulang kembali secara utuh frase melodi ini.

b. Teknik Variasi yaitu komposer mengulang kembali frase melodi yang

telah diciptakan dengan perubahan tertentu. Biasanya perubahan dila-

kukan di akhir frase melodi, tak jarang dilakukan di frase awal.

c. Teknik kontras yaitu komposer mengubah frase melodi pada

bagian tertentu. Caranya dengan membuat frase melodi yang terde-

ngar berlawanan dengan frase melodi sebelumnya.

Melodi sebuah lagu dapat bergerak secara mendatar, menaik atau menu-

run. Perhatikan contoh-contoh di bawah ini :



Melodi mendatar

sol sol la la





5 5 6 6

Melodi naik atau melompat satu tangga

sol la mi fa

Letto

5 6 3 4





BAB VI MENULIS PARTITUR LAGU Menulis lagu dari hati 83

.................................................

Melodi naik atau melompat dua tangga

mi sol la do







3 5 6 1

Melodi naik atau melompat tiga tangga

mi la sol do



Melly Goeslaw

3 6 5 1



Melodi turun satu tangga

la sol fa mi







6 5 4 3



Melodi turun dua tangga

do la la fa







1 6 6 4

Melodi turun tiga tangga

do sol la re







1 5 6 2





84 Menulis lagu dari hati WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................

8. Harmoni

Harmoni adalah hubungan sebuah nada dengan nada lainnya.

Harmoni meliputi interval dan akord. Interval adalah jarak antara suatu

nada dengan nada lainnya. Sementara akord adalah paduan beberapa

nada yang dimainkan secara serempak atau bersamaan.



Interval

Interval antar nada memiliki jarak yang berbeda-beda dalam sebuah tangga

nada. Perhatikan contoh interval dalam tangga nada berikut ini !



c d e f g a b c"



1 1 1/2 1 1 1 1/2





Akord

Akord umumnya terdiri dari tiga buah nada, sehingga disebut trinada. Akord

trinada ini terdiri atas nada alas, nada terts (nada ketiga), dan nada kwint

(nada kelima). Contoh :

Akord C terdiri C-E-G

Akord Dm terdiri D- F- A

Akord Em terdiri E- G-B

Akord F terdiri F - A- C









BAB VI MENULIS PARTITUR LAGU Menulis lagu dari hati 85

.................................................

9. Tanda Kromatis

Dalam seni musik, tangga nada dapat dibuat dari nada dasar lain,

misalnya nada dasar G, D atau F. Caranya adalah dengan menempatkan

tanda-tanda kromatis pada paranada. Tanda-tanda kromatis itu terdiri

dari tanda kres (#) dan tanda mol (b).

Tangga nada baru yang disusun sangat tergantung pada banyaknya

tanda kres atau tanda mol yang kita berikan setelah tanda kunci G.

Perhatikan tabel berikut ini :





No Jumlah Tanda Kres Nada Dasar



1 #

do = G

g a b c d e fis g'

1 2 3 4 5 6 7 1'





2 #

#

do = D

d e fis g a b cis d

1 2 3 4 5 6 7 1'



3 # #

#

do = A

a b cis d e fis gis a'

1 2 3 4 5 6 7 1'









86 Menulis lagu dari hati WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................

No Jumlah Tanda Kres dan Mol Nada Dasar



4 # ##

#

do = E

e fis gis a b cis dis e'

1 2 3 4 5 6 7 1'





5

do = F

f g a bes c d e f'

1 2 3 4 5 6 7 1'



6

do = bes

bes c d e f g a bes'

1 2 3 4 5 6 7 1'





7

do = Es

es f g as bes c d es

1 2 3 4 5 6 7 1'





8

do = As

as bes c d es f g as

1 2 3 4 5 6 7 1'









BAB VI MENULIS PARTITUR LAGU Menulis lagu dari hati 87

.................................................

10. Tonalitas

Beberapa penulis menyebut tonalitas sebagai kunci atau tangga nada.

Seperti kunci atau tangga nada C, kunci G, kunci D dan kunci F.

Perhatikan letak nada-nada tonik berikut dalam tangga nadanya

masing-masing.







# #

#





C G D F



Kunci C major Kunci G major Kunci D major Kunci F major









Lagu daerah “Rasa Sayange” menggunakan tangga nada diatonis, umum-

nya digunakan tangga nada diatonis dalam lagu-lagu daerah dari Indonesia

bagian timur. Perhatikan nada-nada dalam lagu “Bolelebo” dari NTT atau “Yamko

Rambe Yamko” dari Papua. Sedangkan tangga nada pentatonis banyak diguna-

kan, terutama dalam musik daerah Jawa, Sunda dan Bali.



Tangga Nada Diatonis

Tangga nada diatonis terdiri dari tujuh buah nada yang berjarak 1 dan ½

nada. Tangga nada diatonis terbagi lagi dalam dua kelompok yakni tangga nada

diatonis mayor dan tangga nada diatonis minor.



88 Menulis lagu dari hati WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................

Tangga nada diatonis mayor









1 2 3 4 5 6 7 1'







Tangga nada diatonis minor









6 7 1 2 3 4 5 6’









Tangga nada pentatonis



Pelog







Do mi fa sol si do’

1 3 4 5 7 1

Prisa







BAB VI MENULIS PARTITUR LAGU Menulis lagu dari hati 89

.................................................

Slendro







Do re mi sol la do

1 2 3 5 6 1’









Perhatikan nama dan pengucapan nada dalam tangga nada pentatonis Jawa

dan Sunda berikut ini :



Pentatonis Jawa Pengucapan Angka

Titi laras barang Ji 1

Titi laras gulu Ro 2

Titi laras dhada Lu 3

Titi laras lima Mo 5

Titi laras nem Nem 6







Pentatonis Sunda Pengucapan Angka

Genta barang Da 1

Genta kenong Mi 2

Genta panelu Na 3

Genta bem Ti 5

Genta galinem La 6





90 Menulis lagu dari hati WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................

11. Tekstur

Tekstur musik adalah istilah yang mengacu pada jalinan bunyi atau

nada. Banyaknya tekstur musik merupakan hasil gabungan irama, melodi,

harmoni dan komposisi.



Tekstur musik dibagi menjadi tiga macam yaitu :

a. Monofon adalah suara tunggal. Yang terdengar dalam komponen lagu

hanya satu suara saja, yaitu melodi tanpa iringan. Sebagai contoh, per-

mainan suling yang biasa dilakukan seorang petani ketika beristirahat

di sawah.

b. Polifon merupakan sajian beberapa (dua atau lebih) melodi yang

dinyanyikan secara serempak. Tekstur ini dijumpai pada paduan suara

dan permainan musik jazz.

c. Homofon adalah sajian musik yang terdiri dari banyak suara. Dapat juga

berupa satu melodi yang dimainkan sekelompok alat musik. Maupun

beberapa melodi yang saling terkait sehingga menjadi komposisi musik

yang menarik dan indah.









BAB VI MENULIS PARTITUR LAGU Menulis lagu dari hati 91

.................................................

Coba mainkan lagu “Bubuy Bulan” dari Sunda yang menggunakan nada-nada

pentatonis.







Lagu Sunda



D = do

4/4 Bm F#m Bm

#

# . .

C . .

.

3 6 . . 4 3 . 3 4 . 1 7 . 1 6 . 4 3 . . 3

Bu - buy bu - lan bubuy bu lan sangray ben - tang pa-



Em F#m Bm

#

# . .

.

4 . . 1 .

7 . .

7 1 . 4 3 . 3 1 3 1 .

7 6 . . 3

non po - e pa - non - po - e di - sa - sa te Ung-



Bm F#m Bm

#

# . .

. .

6 . . 4 3 . 3 4 . 1 7 . 1 6 . 4 3 . . 3

gal bu - lan unggal bu lan abdi te - ang Ung





92 Menulis lagu dari hati WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................

Em F#m Bm

#

# . .

.

4 . . 1 .

7 . .

7 1 . 4 3 . 3 1 3 1 .

7 6 . . 0

gal po - e unggal - po - e o - ge ha - de





Bm F#m

# .

#

. .

3 . 3 4 . 6 7 . 1 7 6 3 . 3 4 2 3 . . 0

Si - tu Ci bu - ruy la - uk - na he - se di - pan - cing





Bm F#m

#

#

.

.

. . .

6 . 6 7 1 . .2 1

7 .

7 . . 7

6 . 6 . 1 3 . . 0

Nye - re det ha - te ni - nga li ngam - plak ca - i - na





Bm F#m

# . .

#

.

.

3 . 3 4 . 6 7 . 1 7 6 3 . 3 4 1 7 . . 0

Duh, e - ta sa - ha nu nga - lang - kung ung -gal en - jing









BAB VI MENULIS PARTITUR LAGU Menulis lagu dari hati 93

.................................................

Bm Em F#m Bm

# .

#

. .

. .

.

1 . 1 7 6 4 . 3 4 6 3 . 3 1 3 1 . 7 .

6 . . 0

nye - re det ha - te ni - nga - li so - rot so - ca - na









Orang-orang yang sukses percaya, dia dapat merubah dan memperbaiki

sesuatu, orang-orang yang gagal berpikir sebaliknya.

Winners believe they can change, progress and improve, losers think otherwise.









94 Menulis lagu dari hati WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................

Cipt : Widya Swara & Tigita

Moderato Editor : Fenny R.S

C = do

4/4 Intro C Em G C Em F G C



C .

3 5 3 4 2 3 4 3 3 5 3 4 . . 2 3 4 3 2 1 .



C Em C







3 5 3 5 3 5 5 6 7 6 5 . 5 6 5 6

Hi dup di du ni a ha nya se ka li me nga pa di





C7 F Fm

.



. . . . . . . . . . . .

1 1 2 3 3 . 2 6 1 . 5 1 1 2 3 2 . .

ri mu se la lu ber se dih te nang kan ha ti mu



C G G7



.

.

5 5 . 6 7 5 . 3 5 5 . . 7 1 7 6

de ngan men de kat pa da Nya





BAB VI MENULIS PARTITUR LAGU Menulis lagu dari hati 95

.................................................

C Em C







3 5 3 5 3 5 3 5 6 7 7 . 5 6 6

.

1

Per so al an hi dup se la lu a da i tu ter ja



C7 F Fm





. . . . . . . . . .

1 2 3 . 3 2 2 6 1 . . . 5 1 1 2

di pa da se mu a o rang ja ngan lah ber

C G G7

.

.

. .

3 2 . . 7 6 5 5 6 7 5 . 3 5 5 . .

se dih bi la se mua mi lik mu tlah hi lang



Am F C G Am





. . . . . . . . . . . . .

1 1 1 . 1 1 1 . 1 1 1 2 3 2 1 .

Se ga la yang a da ha nya lah mi lik Tu han



F C G Am

.



. . . . . . . . . . . .

1 1 . 1 1 1 . 1 1 1 2 3 3 2 . .

Ki ta ha nya lah di be ri pin jam an





96 Menulis lagu dari hati WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................

F Am F







. . . . . . . . . . .

2 3 3 2 1 6 1 . 3 3 3 5 4 3 2 .

si ap se ti ap wak tu bi la se mu a i tu



Am G

.

. . . . . .

1 2 1. 3 2 1 . . .

di am bil o leh Nya









Orang-orang yang sukses bersikap positif, orang-orang yang gagal bersikap

negatif.

Winners are positive, losers negative









BAB VI MENULIS PARTITUR LAGU Menulis lagu dari hati 97

.................................................







Buku partitur lagu akan membantu pihak-pihak yang ingin memainkan atau

mengaransemen lagu - lagu anda. Lagu anda ibarat seorang gadis lugu, belum

mengenal kosmetik, polos dan tampil apa adanya. Apabila sudah dipoles atau

dirias oleh penata musik maka penampilan lagu anda akan menjadi berubah,

menggemaskan dan mempesona siapa saja yang mendengarnya.

Seorang penata musik atau arranger harus bisa menghidupkan sebuah lagu

dan menerjemahkan lirik lagu tersebut dari segi tempo, dinamik atau segala

macamnya atas dasar pengetahuan musik yang dia miliki, sehingga mempunyai

warna tersendiri.

Band / penyanyi dikatakan berhasil adalah band / penyanyi mempunyai warna

musik sendiri, berbeda dengan band/penyanyi yang sudah ada. Mereka me-

ngaransemen lagu-lagunya sendiri tapi kadang masih membutuhkan penata musik

lain.

Untuk menjadi penata musik memerlukan syarat -syarat kecakapan yang

harus dipenuhi. Misalnya ia harus memiliki wawasan luas secara musikal dan men-

dalam, baik secara teoritis maupun praktis. Kecakapan tersebut meliputi ilmu

komposisi lagu, bisa membaca partitur secara vertikal, mengerti tentang estetika

atau keindahan musik.

Selanjutnya seorang penata musik harus mempelajari organologi, yang

berarti ilmu tentang instrumen musik. Dalam hal ini penata musik harus faham



98 Menulis lagu dari hati WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................

betul mengenai instrumen musik. Termasuk dengan segala yang berkaitan fungsi

dan mekanisme kerjanya. Kemudian ia juga harus memahami ilmu harmoni yang

berkaitan dengan proses pengaturan dan penyeimbangan antar berbagai instru-

men. Biasanya digunakan dalam memainkan sebuah komposisi musik.

Ada dua tehnik dasar untuk mengaransir lagu :

Pertama, secara tertulis yaitu penambahan berupa notasi secara lengkap sampai

pada bagian terkecil.

Kedua, secara tidak tertulis yaitu memberi hiasan lagu secara spontan, secara

pribadi, bebas dan bersifat sesaat.

Hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum mengaransir sebuah lagu antara lain :

1. Naskah lagu asli yakni naskah asli baik syair, akord dan tempo lagu dari pencipta

lagu.

2. Imajinasi yakni daya khayal yang timbul dari alam sadar manusia.

3. Kreativitas yakni kemampuan individu yang mengandalkan keunikan dan kema-

hirannya untuk menghasilkan gagasan baru dan wawasan segar.

4. Bakat yakni kemampuan dasar yang dimiliki seseorang sejak lahir. Bakat ber-

main musik atau mengaransir lagu seseorang akan timbul dan berkembang

apabila ditunjang pendidikan dan lingkungan yang mendukung.

5. Pengetahuan musik yakni selain memiliki bakat seorang pengaransir lagu juga

harus memiliki pengetahuan dasar musik. Adapun pengetahuan dasar musik

yang harus dimiliki antara lain :

a. Pengetahuan dasar teori musik, meliputi bentuk dan nilai nada, simbol dan

nilai tanda diam, tanda tempo, tanda dinamik, tanda ekspresi, tanda birama,

tanda kunci, tanda kromatis serta interval.

b. Pengetahuan unsur - unsur musik, yang meliputi pengetahuan dasar me-

lodi, irama atau ritme, harmoni, timbre atau warna suara dan tangga nada.

c. Pengetahuan dasar pola dan bentuk lagu.

d. Pengetahuan dasar teknik vokal.



BAB VII ARANSEMEN LAGU Menulis lagu dari hati 99

.................................................

6. Pengetahuan sifat suara manusia

Setiap kelompok usia memiliki ambitus berbeda. Ambitus adalah jangkauan

wilayah nada. Dalam menentukan ambitus suara harus memperhatikan

keperuntukan lagu tersebut. Ambitus suara manusia dikelompokkan men-

jadi tiga sebagai berikut :

a. Ambitus suara dewasa pria yaitu suara tenor : c - a’, bariton A - f’ dan

bas “ F - d’.

b. Ambitus suara dewasa wanita yaitu suara sopran c’ - a’’, mezzosopran

A- f’’, dan alto f - d’’.

c. Ambitus suara anak-anak yaitu suara rendah a - d’’ dan suara tinggi c’ - f”.

7. Pengetahuan tentang alat musik.

Dari bermacam-macam alat musik dapat dikelompokkan menjadi dua jenis

alat musik yaitu :

a) Alat musik berdasarkan sumber bunyinya. Ada beberapa alat musik

yang dibedakan menurut bunyinya seperti :

1). Alat musik tiup

Alat musik tiup dibedakan dua macam :

- Yang terbuat dari kayu, misal : seruling, recorder, saxophone,

clarinet.

- Yang terbuat dari logam, misal : trombo, tuba dan terompet.

2). Alat musik bertuts, misal : pianika, piano dan organ.

3). Alat musik berdawai, alat musik ini bisa berasal dari gesekan atau-

pun bisa dari dipetik, misal : gitar, okulele, harpa, siter dan kecapi.

4). Alat musik perkusi, alat musik yang bunyinya karena dipukul atau

dikocok.

Alat musik perkusi ini dikelompokkan menjadi dua :

- Alat perkusi bernada yakni timpani, saron, angklung, kulintang,

simbal dan kendang.



100 Menulis lagu dari hati WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................

- Alat musik perkusi tak bernada yakni castanyets, tamborin, ken-

dang, snare drum, rebana, bedung dan bongo.



b) Alat musik berdasarkan fungsinya.

Menurut peranan dan fungsinya alat musik ini dapat dibedakan menjadi

dua macam yaitu :

1) Alat musik ritmis yang berfungsi memberikan / mengatur irama

tertentu atau tempo sebuah lagu dalam pergelaran musik yang

berhubungan dengan ketukan dan irama. Irama adalah bunyi kuat

lemah secara teratur dan tetap, terjadi karena bunyi panjang

pendek dari suatu nada, misal : gong, bass triangle, rebana, gitar,

tamborin, conga, bongo, cymbal dan kendang.

2) Alat musik melodi, alat musik yang dimainkan agar bisa membentuk

rangkaian nada atau melodi sebuah lagu, misal : flute, biola, pianika,

angklung, rebab, mandolin dan seruling.





Proses untuk menjadi penata musik bisa diperoleh dan diawali melalui

sejumlah pengalaman. Contohnya Erwin Gutawa, seorang penata musik papan

atas Indonesia. Ia pernah ikut bermain dalam kelompok musik atau band dari yang

kecil, hingga format yang besar seperti orkestra. Ia juga pernah menjadi pemain

bass dalam orkes Telerama yang dipimpin oleh (almarhum) Isbandi. Dari Isbandi-

lah yang memberinya pelajaran dan pengalaman pertama dalam membuat aran-

semen musik untuk lagu yang dibawakan melalui orkestra.

Kadang lagu menjadi terkenal bukan hanya karena vokalis dan kekuatan

lirik, tetapi penata musik juga berpengaruh sangat kuat. Ian Antono adalah

seorang penata musik jenius yang selalu membikin sebuah lagu biasa menjadi

hits, dan sering mengorbitkan penyanyi menjadi terkenal seperti Nicky Astria,



BAB VII ARANSEMEN LAGU Menulis lagu dari hati 101

.................................................

Mel Shandy, Ikang Fawzy, dll. Lagu-lagu dari kelompok God Bless yang beraliran

rock tidak luput dari hasil aransemen Ian Antono.

Jockie Soerjoprajogo, Sang Arsitek Musik menjadi arranger album Lomba

Cipta Lagu Remaja pada tahun 1977 yang diadakan Radio Prambors Rasisonia.

Gebrakan Jockie menata aransemen lagu seperti “Lilin Lilin Kecil” (James F.

Sundah) dianggap sebagai suntikan darah baru dalam industri musik pop yang saat

itu tengah dilanda booming lagu-lagu pop dengan akord sederhana dan tema lirik

yang cenderung cengeng dan mendayu-dayu. Di tahun yang sama Eros Djarot

mengajak Jockie menggarap album soundtrack film “Badai Pasti Berlalu” bersama

dengan sederet nama seperti Chrisye, Berlian Hutauruk, Debby Nasution, Kaenan

Nasution dan Fariz RM.

Album ini pun menjadi fenomenal terutama dari sisi tata musik yang

menyajikan akord yang lebih luas serta penulisan lirik yang lebih puitis. Menariknya

lagi di album ini, instrumen keyboard menjadi dominan. Bunyi-bunyian keyboard ini

memang terasa orkestra dan simfonik, sesuatu seperti ini lalu berlanjut ketika

Jockie Soerjoprajogo menggarap album-album solo Chrisye seperti “Sabda Alam”,

“Percik Pesona”, “Puspa Indah Taman Hati”, “Pantulan Cita”, “Resesi”, “Metropo-

litan” dan” Nona” yang sering disebut orang sebagai pop kreatif.

Pada tahun 1987, Jockie bergabung dengan God Bless. Muncullah album

“Semut Hitam” (Logiss Record, 1987) dengan konsep musik rock yang lebih segar.

Di era ini juga memperlihatkan ketertarikan Jockie kembali menjamah musik rock.

Ia mulai ikut menggarap berbagai album rock sebagai composer, player dan music

director pada album milik Mel Shandy, Ita Purnamasari, Ikang Fawzy dan Nicky

Astria.

Perbedaan mendasar antara pencipta lagu dan penata musik adalah proses

kreatifnya. Kalau pencipta lagu cenderung mencari inspirasi, dari tidak ada men-

jadi ada. Sedangkan penata musik bekerja dari lagu yang sudah ada / jadi.

Orkestra atau musik dari lagu tersebut sudah didengar dan dimainkan dalam



102 Menulis lagu dari hati WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................

imajinasinya. Lalu hasil dari imajinasinya itu dituliskan ke dalam bentuk partitur

sehingga lagu menjadi lebih enak untuk dimainkan, dinikmati dan didengarkan.

Persamaan, keduanya menggunakan otak dan hati atau perasaan untuk menyem-

purnakan lagu tersebut.

Perkembangan musik daerah juga mengalami perkembangan khususnya lagu

dari daerah Jawa sejak Manthous berhasil mengaransemen lagu-lagu Jawa yang

lebih dikenal dengan musik campursari. Aransemen musik campursari merupakan

perpaduan antara aransemen musik keroncong, musik barat dan gamelan Jawa.

Walaupun pada mulanya aransemen musik keroncong dan gamelan Jawa lebih

mewarnainya, tetapi belakangan ini dikembangkan pula aransemen musik dangdut,

musik pop bahkan dari unsur musik-musik etnis lain seperti karawitan Banyumasan

dan Bali.

Untuk mengaransemen musik campursari harus mempelajari perbedaan yang

mendasar, yakni :

Pertama, penggabungan nada-nada diatonis dan nada- nada pentatonis.

Kedua, mempelajari perbedaan antara prinsip instrumentasi akustik, alami dengan

instrumentasi yang menggunakan mesin atau elektrofon.

Ketiga, mengetahui tangga nada atau laras yang berbeda yakni gamelan Jawa

tidak memiliki standar tuning sedangkan musik barat sudah memiliki standar tuning.

Instrumen gamelan Jawa yang digunakan dalam campursari antara

lain kendang, berfungsi sebagai pengatur irama. Pola kendang yang digunakan

pada dasarnya memakai pola kendangan ciblon. Namun ada pula yang mengem-

bangkannya dengan pola kendangan Sunda dan Banyumasan yang tidak tertutup

pula pada suatu saat nanti akan menggunakan pola kendangan etnis-etnis lain.

Aransemen yang sangat kuat dan menonjol dalam campursari adalah aransemen

yang dimainkan oleh keyboard. Kehadiran teknologi pada alat ini dianggap sangat

efektif dan efisien dalam membangun komposisi musikalnya.

Seorang penata musik harus menguasai teknologi komputer karena sangat



BAB VII ARANSEMEN LAGU Menulis lagu dari hati 103

.................................................

membantu kerja dalam mengarasenmen lagu. Kemajuan teknologi komputer

yang demikian pesat, membuat komputer menjadi perangkat yang sangat

berperan dalam setiap segi kehidupan. Seiring perkembangan komputer, kini

bermain musik dan mengaransemen lagu menjadi lebih mudah. Anda tidak selalu

harus menghadirkan perangkat instrumen beserta prosesor efek yang mahal.

Anda dapat melakukannya dengan bantuan program khusus yang mampu

bertindak sebagai alat musik, apapun jenisnya. Salah satu program yang mampu

berfungsi itu adalah fruityloops versi 2. Program ini mampu menghadirkan dan

memainkan instrumen apapun yang anda kehendaki.









Jamrud Andra & The Back Bone









Orang-orang yang sukses melihat cahaya dalam kegelapan, orang-orang yang

gagal hanya melihat kegelapan.

Winners see light in darkness, losers see only darkness.









104 Menulis lagu dari hati WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................

Adagio Cipt : Widya Swara

C = do Arranger : Fenny R.S.

4/4 Intro C G F C



C

3 4 5 . 4 5 6 . 3 4 5 4 3 2 1 .



Piano 1 C Dm C Dm









1 3 5 . 2 4 6 . 1 3 5 . 2 4 6 .

Wa lau a ku tinggal di rumah mu ngil ...

Piano 2





.

5 . 5 3 4 . . . 3 4 5 1 5 5 3 4 . . .

Piano 1 C Dm C Dm









1 3 5 . 2 4 6 . 2 5 7 . 1 3 5 .

Na mun a da ke da mai an di sa na ...

Piano 2





.

5 . 5 3 4 . . 2. 3 4 4 3 2 1 . . .







BAB VII ARANSEMEN LAGU Menulis lagu dari hati 105

.................................................

Piano 1 C G C F









1 3 5 . 2 4 7 . 1 3 5 . 1 4 6 .

Ru mah ku is ta na ku tem pat a ku ber te duh

Piano 2







.

5 1 1 . .

5 .

5 2 2 . 3 3 2 3 4 5 4 .



Piano 1 C G F G C









1 3 5 . 2 4 7 . 1 4 6 2 5 7 1 3 5 .

Ru mah ku is ta na ku i da man ha ti ku

Piano 2









.

5 1 1 . .

5 .

5 2 2 . 2 3 3 2 2 1 . . .









Orang-orang yang sukses menghadapi masalah sebagai tantangan, orang-orang

yang gagal menghadapi masalah sebagai beban.

Winners are problems as a challenge, losers as a burden.









106 Menulis lagu dari hati WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................





Membuat karya musik bagus diperlukan ketelitian. Agar lagu anda dapat

dinikmati banyak orang, anda harus membuat demo dengan kualitas standar.

Pilihlah tiga lagu anda terbaik, lalu rekam di studio. Biasanya di kota-kota besar ter-

dapat banyak studiorekam dengan banyak pilihan harga. Anda memilih

se-suai dengan isi kantong. Bagi seorang penulis pemula, membuat demo adalah

pekerjaan yang gampang-gampang susah. Apakah dia harus menyanyikan lagu-

nya sendiri atau melatih penyanyi lain untuk membawakannya. Itu semua mem-

butuhkan waktu, anda harus sabar.

Memang, untuk menghasilkan karya bagus, anda hendaknya mencari se-

orang penyanyi. Syukur kalau anda mempunyai teman yang pandai menyanyi,

bisa dimintai tolong untuk membantu. Mungkin anda memerlukan pemain-pemain

musik seperti gitar, bass, piano dan drum atau pemain electone untuk diajak kerja-

sama membuat demo yang bagus. Keputusan tersebut sepenuhnya tergan-tung

anda. Dengarkan demo musik dasar anda beserta partitur lagu. Apabila ada

kesepakatan, mereka mau membuat demo lagu anda.

Demo lagu dalam kemasan CD atau kaset merupakan bagian terpenting

dalam karya musik. Demo-demo yang masuk dalam major label selalu diseleksi

sangat ketat oleh team A & R. A & R kepanjangan dari artist and reportoire

yang bertanggung jawab menemukan dan mengkontrak penyanyi / band baru dan

bertindak sebagai penghubung dengan major label. Lagu-lagu yang direkam

dengan kualitas buruk tidak akan didengarkan walau materi lagu terdengar





BAB VIII MEMBUAT DEMO Menulis lagu dari hati 107

.................................................

bagus. Hal-hal ini perlu diperhatikan bagi pemusik dan penulis lagu pemula. Jadi

rekamlah lagu-lagu anda dengan kualitas standar dan kualitas suara bagus.

Merekam di studio ada dua cara, yakni : pertama dengan live, anda bermain

musik langsung dan hasil suaranya tidak berimbang antara vokal dan instrumen-

nya. Sedangkan cara kedua dengan sistem track. Dalam proses rekaman

dibagi beberapa track, misalnya track pertama merekam permainan drum

terlebih dahulu karena untuk menghitung ketukan dari lagu dan temponya.

Kemudian dilanjutkan track kedua diisi permainan bass, track ketiga gitar dan

terakhir diisi oleh vokal. Sistem ini menghasilkan suara prima karena masing-

masing suara instrumen dapat diperbesar atau diperkecil sesuai dengan selera

musisi.

Jika master demo anda sudah selesai, selanjutnya anda copy. Jangan

banyak-banyak, sekali lagi sesuaikan dengan isi kantong anda. Copy demo bisa

anda kirim ke label atau lomba-lomba pencipta lagu seperti CILAPOP (Lom-

ba Cipta Lagu Populer) yang diselenggarakan oleh salah satu TV7 dan Sony BMG,

atau Indonesian Song Festival 2006 yang pernah diselenggarakan oleh PAPPRI

dan PT. Indosat. Namun sayang sekali, lomba cipta lagu tersebut tidak dilanjutkan

lagi. Berbeda dengan lomba untuk mencari penyanyi idola yang selalu diadakan

tiap tahun, seperti Indonesian Idol. Tunggu keajaiban menghampiri anda, lagu-

lagu anda akan menjadi hits dan anda akan menjadi pencipta lagu terkenal.

Mengapa tidak ? Impian jadi kenyataan.







Orang-orang yang sukses berkata , “Saya bisa”; orang-orang yang gagal berkata:

“Saya tidak bisa”.

Winners : “I can” : losers : “I can’t”.









108 Menulis lagu dari hati WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................

Cipt : Widya Swara & Tigita

Andante Editor : Fenny R.S.

C = do

4/4 Intro C Dm G C

.

C

. . . .

1 7 1 7 6 5 6 . 4 5 6 5 6 7 1 7 1 . .



C Dm G C



.

.

3 5 1 5 . 5 4 3 5 2 . 2 4 7 6 6 5 5 4 3 . .

A yam jan tan ber kokok nya ring membangunkan ki ta se mu a





C Dm G C







. .

3 5 1 5 . 4 3 5 2 . 2 4 7 7 6 5 6 7 1 .

Fa jar pa gi te lah ti ba wak tu mu lai ber ak ti vi tas ...

G C G C



.



. . . . . . .

1 7 6 7 6 5 5 6 7 2 1 1 7 1 2 . 1 7 6 5 . .

Ku ber si ap si ap be rang kat se ko lah a yah be rang kat ker ja





BAB VIII MEMBUAT DEMO Menulis lagu dari hati 109

.................................................

G C G C

.



. . . . . . . . .

1 7 6 7 5 . 5 6 7 2 1 1 7 1 2 1 7 2 1 . .

I bu yang si buk si ap kan sa ra pan un tuk ki ta se mu a









Orang-orang yang sukses hidup mandiri, orang-orang yang gagal bergantung

pada orang lain.

Winners live their own life, losers other’s life









110 Menulis lagu dari hati WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................





Setelah karya anda sudah cukup banyak, coba buat suatu buku yang

berisi lirik, notasi angka dan notasi balok. Anda jangan bingung, coba pelajari

secara perlahan-lahan. Temukan not-not lagu, catat dalam not angka. Setelah

menulis not angka, coba tentukan birama lagu. Apabila birama lagu sudah anda

tentukan seperti 2/4, 3/4 dan 4/4, kemudian tentukan tempo lagu cepat atau

lambat. Memilih ukuran birama sangat mempengaruhi irama lagu yang anda

ciptakan, sebab irama merupakan unsur pokok dan denyut nadi sebuah

lagu. Setelah itu, pekerjaan anda menjadi lebih mudah, kemudian tulis not-not

angka ke dalam not balok. Pertama tentukan nada dasar dan selanjutnya se-

suaikan dengan not-not lagu anda, gampang bukan ?

Dengan adanya buku berisi lagu-lagu anda memudahkan anda memper-

kenalkan lagu-lagu itu kepada orang lain. Coba berikan cuma-cuma buku musik

anda kepada teman-teman dekat, band-band lokal atau penyanyi lokal. Dengan

senang hati mereka menerima karya anda dan mempelajarinya. Jangan takut

lagu anda dibajak, biarkan proses ini mengalir apa adanya. Lagu anda akan men-

cari sendiri siapa yang berjodoh dengannya, suatu proses alam. Penyanyi dan

lagu ibarat jodoh. Penyanyi dapat terkenal hanya dari sebuah lagu. Bayangkan !

Penyanyi bagus selalu mencari lagu bagus, mereka selalu menyesuaikan lagu

dengan warna suaranya. Apabila cocok, maka hasilnya lebih maksimal dan

mereka yakin akan menjadi hits.

Nilai suatu karya mempunyai arti apabila bisa dinikmati oleh orang lain.

Anda jangan malu, promosikan hasil karya anda. Datangi kafe-kafe yang ada



BAB IX PROMOSIKAN LAGU ANDA Menulis lagu dari hati 111

.................................................

live musiknya. Coba dekati pemain musiknya atau managernya. Tawarkan lagu-

lagu anda beserta partitur lagu dan demonya. Anda harus membangun jaringan

sendiri untuk memperkenalkan diri anda. Tapi pekerjaan tersebut bisa anda

kerjakan sesuai dengan waktu anda yang kosong. Tentu anda mempunyai aktifi-

tas utama yang tidak bisa ditinggalkan.

Perjalanan penulis dalam memperkenalkan karya lagu seperti filosofi air,

mengalir begitu saja. Sebelumnya tidak ada dalam angan-angan untuk menjadi

guru karena sebelumnya penulis seorang yang berprofesi wiraswasta dengan

hobi bermain musik. Kisah berawal dari Bapak Aris Susanto, teman baik penulis,

yang menawari pekerjaan sebagai seorang guru kesenian di SMP Dhaniswara

Surabaya tahun 2006. Semula penulis ragu menerima tawaran tersebut karena

penulis tidak mempunyai dasar pendidikan sebagai seorang guru. Namun

dorongan hati menjadi guru begitu kuat sekali. Hal ini mungkin karena penulis telah

berhasil menyelesaikan karya lagu-lagu dan buku ini. Bagi penulis bisa menulis

lagu dan buku merupakan karunia yang dilimpahkan oleh Tuhan. Dan tidak semua

manusia yang lahir di dunia diberi bakat untuk menulis. Jadi penulis mempunyai

tanggung jawab moral untuk menyebarkan ilmu dan lagu-lagu tersebut kepada

sesama. Akhirnya penulis menerima tawaran menjadi guru kesenian. Dalam benak

penulis terbesit keinginan untuk melakukan sesuatu yaitu mempromosikan karya-

karyanya dan memperkenalkan diri sebagai pencipta lagu. Keputusan ini diambil

didasari atas pertimbangan bahwa penulis tidak mempunyai media untuk

berekspresi seperti bermain band atau kelompok paduan suara. Jalur yang penulis

pilih adalah sebagai seorang guru kesenian dan penulis pun bisa menikmati profesi

tersebut.

Beberapa bulan kemudian, penulis mendapat tawaran lagi untuk mengajar

musik di SD Muhammadiyah 12 dan 17 Surabaya. Penulis bisa memainkan dua

alat musik seperti piano atau keyboard dan gitar. Walau tidak mahir benar

dibandingkan pemain profesional namun penulis berani menerima tawaran



112 Menulis lagu dari hati WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................

tersebut. Di kedua sekolah tersebut, penulis mengajarkan lagu anak-anak.

Ternyata, lagu-lagu anak karya penulis cepat sekali dihafal dan dinyanyikan oleh

anak-anak. Mereka bernyanyi dengan antusias dan riang gembira. Mereka ada

yang bernyanyi sambil memejamkan mata, ada yang menggoyang-goyangkan

badan. Mereka begitu menghayati lagu-lagu yang terasa menyatu dalam dunia

mereka.

Selama ini lagu-lagu untuk anak seakan-akan tenggelam di blantika musik

Indonesia. Sebetulnya keadaan ini tidak adil bagi anak-anak. Mereka seharusnya

diberikan banyak lagu untuk menjadi pilihan sesuai dengan jiwa mereka.

Mereka juga ingin dibuai dengan sentuhan berbagai irama lagu-lagu anak yang

murni dan tulus. Melodi lagu sederhana dan gampang diingat. Dan itu sangat

dinanti-nantikan oleh anak-anak, ibarat anak yang dijanjikan pergi berlibur ke luar

kota walau waktunya masih jauh namun hari-hari terasa lama untuk menunggu hari

saatnya tiba liburan.

Selama ini mereka terpengaruh oleh lagu - lagu orang dewasa seperti lagu-

lagu berlirik cinta, patah hati dan selingkuh. Semua itu tidak baik bagi perkem-

bangan jiwa anak-anak. Ini adalah tanggung jawab moral kita bersama seperti

pemerintah, dunia pendidikan, industri musik dan masyarakat untuk bersatu men-

jadikan generasi bangsa yang jauh lebih baik dan bermoral.

Dalam hati, penulis begitu terharu, gembira dan bangga, melihat dan

mendengarkan anak-anak menyanyikan lagu-lagu karya penulis. Berbagi

keceriaan melalui lagu-lagu dan terkadang mengajari mereka menekan tuts-tuts

piano membuat penulis puas. Di saat penulis bermain alat musik piano sendiri,

mereka datang mendekat kemudian minta untuk diajari.

Jari-jari mungil mereka begitu semangat untuk belajar menekan tuts-tuts

piano yang agak besar dan tidak sesuai dengan ukuran jari-jari mungil mereka.

Semua itu ternyata bagi penulis sangat menyenangkan karena niat dan

ketulusan hati untuk mengabdi menjadi seorang guru musik. Para anak didik



BAB IX PROMOSIKAN LAGU ANDA Menulis lagu dari hati 113

.................................................

terlihat senang sekali dan ke mana pun penulis berada mereka selalu memanggil-

manggil nama penulis.

Lagu-lagu seperti “Mentari”, “Nasi Goreng”, “Bangun Pagi”, “Rumahku

Istanaku”, “Ulang Tahun”, “Sakit Gigi”, “Merpatiku” dan “Bersujud” dihafal dengan

baik oleh mereka. Penulis ingin mengikuti jejak langkah Ibu Sud dan Bapak A.T.

Mahmud yang akan terus memberi warna-warni lagu anak. Penulis tidak

berpikiran untuk khawatir kalau karya-karya itu akan dibajak orang. Penulis

sudah mendokumentasikan dalam suatu buku yang berisi lirik lagu, notasi angka

dan notasi balok, yang mungkin belum sempurna menurut mereka yang lebih

profesional.

Perihal pembajakan karya-karya para seniman sebetulnya penulis merasa

kasihan pada para pembajak. Walau mereka hidup dalam kemewahan sebetulnya

mereka sedang menuju suatu kehancuran. Keserakahan telah merasuk ke dalam

jiwa mereka. Mereka tidak menyadari bahwa rezeki yang mereka ambil secara

tidak halal akan berakibat pada anak keturunan mereka. Hak-hak para seniman

diambil sesuka hatinya. Padahal untuk menciptakan suatu karya bagus dibutuh-

kan perjuangan berat. Rezeki keturunan mereka akan beralih ke rezeki keturunan

yang telah diambil haknya. Kehidupan anak turun para pembajak akan nestapa,

mencari sandang pangan akan sulit. Penyesalan selalu datang terlambat.

Begitulah cerita yang sering diajarkan orang bijak.

Penulis telah menciptakan lagu anak-anak, pop-rock, melayu dan campur

sari sejak tahun 2002-2005. Penulis dalam berkarya membagi menjadi dua

periode. Periode pertama antara tahun 2002-2005 adalah periode berkarya,

menulis lagu dan buku. Pada periode ini energi membuat suatu lagu begitu

hebat mengalir seperti air bah dan periode kedua antara tahun 2006 sampai

sekarang adalah periode untuk berpromosi dan memperkenalkan diri. Awal tahun

2006 penulis sudah pernah mencoba memperkenalkan lagu anak-anak ke

sekolah dan band cilik terkenal Surabaya atau lagu campursari ke kelompok



114 Menulis lagu dari hati WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................

campursari dan lagu pop-rock ke kelompok musik aliran pop-rock. Namun semua

itu tidak ada tanggapan. Memang untuk mendapat pengakuan atau nama

memerlukan perjuangan dan kerja keras tersendiri.

Ternyata dengan menjadi guru musik, cerita pun berganti lain, awal yang

tidak direncanakan. Di sekolah-sekolah tersebut, penulis dapat mengajarkan lagu-

lagu secara langsung pada anak-anak. Selain mendapat honor mengajar, penulis

juga dapat berpromosi. Dengan berkarya, kita bisa meninggalkan jejak langkah kita

untuk diceritakan pada generasi mendatang. Penulis juga menciptakan lagu-lagu

mars sekolah tersebut. Lagu mars sekolah sangat dibutuhkan oleh sekolah untuk

memberi identitas, jati diri, semangat kebersamaan dan cita-cita. Dan itupun

mendapat sambutan positif bagi siswa, sekolah dan masyarakat. Sekali lagi, anda

jangan takut kalau karya-karya anda akan dibajak atau disalahgunakan oleh pihak

yang tidak bertanggung jawab. Seperti yang sudah dijelaskan pada bab dua belas

bahwa negara menjaminnya dengan Undang-Undang tentang Hak Cipta.

Perlindungan hak cipta timbul secara otomatis sejak ciptaan itu diwujudkan dalam

bentuk nyata. Pendaftaran hak cipta tidak merupakan suatu kewajiban untuk

mendapatkan hak cipta. Namun demikian lebih dianjurkan kepada pencipta

maupun pemegang hak cipta untuk mendaftarkan ciptaannya. Surat pendaf-

taran ciptaan tersebut dapat dijadikan alat bukti awal di pengadilan apabila

timbul masalah hukum di kemudian hari. Untuk karya lagu, maksimal 10 lagu

berupa notasi dan atau syair dapat diajukan dalam hal permohonan pendaftaran

ciptaan, biaya permohonan pendaftaran suatu ciptaan per permohonan Rp

75.000,00

Perjalanan suatu karya cipta lagu mempunyai jalan yang penuh misteri.

Seperti contoh, ada penyanyi yang menyanyikan lagu “Cinta Pertama” tidak

mendapatkan respon baik dari masyarakat. Tetapi tak berapa lama kemudian ada

penyanyi atau grup band membawakan lagu tersebut dengan aransemen beda

dengan rilisan pertama, justru mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat.



BAB IX PROMOSIKAN LAGU ANDA Menulis lagu dari hati 115

.................................................

Promosi adalah kata yang wajib diikuti dan dijalankan oleh band atau pencipta

lagu agar lagunya dikenal masyarakat. Walau lagu anda sehebat apapun tanpa

promosi lagu itu pun menjadi tidak berarti. Lagu-lagu karya penulis direkam

pertama kali pada hari raya Idul Fitri tahun 2008 di Bandung. Lagu-lagu tersebut

dibawakan dan diaransemen oleh grup Passtel yang berasal dari Bandung dan

beraliran alternative. Penulis merasa beruntung karena Passtel mempunyai studio

rekaman sendiri. Walau peralatan rekaman sederhana tetapi kualitas suara yang

dihasilkan telah memenuhi standar rekaman. Ada 3 lagu yang direkam yakni “Ku

Tak Marah”, “Awalnya Biasa Saja” dan “Berdendang”. Setelah proses rekaman

selesai langkah selanjutnya adalah promosi. Bagaimanakah lagu tersebut agar

dikenal oleh masyarakat? Pada hakekatnya sebuah lagu baru ibaratnya seperti

bayi yang baru lahir, ia memerlukan kasih sayang, perlindungan, perhatian ekstra

dan selalu diawasi pertumbuhan dan kebutuhannya.

Pada awal promosi lagu “Mars Dhaniswara Jaya”, penulis juga mengalami

kesulitan dan sering mendapat cemohan dari para murid. Kata mereka lagu

tersebut nadanya sudah ketinggalan zaman namun penulis jalan terus untuk

mempromosikan lagu tersebut selama setahun. Pada tahun kedua perkembangan

lagu tersebut agak lebih baik karena pada acara penerimaan murid baru, lagu itu

selalu dinyanyikan dan diajarkan oleh kakak kelas. Dan sampai sekarang, apabila

ada siswa yang nakal atau tidak disiplin hukuman yang paling gampang adalah

menyanyikan lagu tersebut. Dan pada tahun ketiga, lagu tersebut telah menyatu

dalam hati para siswa, mereka terkadang menyanyikan lagu tersebut tanpa

disadari dan hampir semua siswa SMP Dhaniswara hapal lagu tersebut.

Demikian juga dengan ketiga lagu yakni “Ku Tak Marah”, “Awalnya Biasa Saja”

dan “Berdendang” akan mengalami masa pertumbuhan. Tetapi jalur yang dipakai

ketiga lagu tersebut berbeda dengan lagu Mars Dhaniswara Jaya. Jalur distribusi

yang dipakai melalui radio dan internet. Penulis menggandakan lagu dalam bentuk

CD sebanyak 50 buah dan mengirimkan ke beberapa radio di Surabaya. Di radio



116 Menulis lagu dari hati WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................

swasta di Surabaya ada program khusus bagi band indie. Dalam promosi

persyaratan yang diminta hanya copy demo lagu dan profil band. Ternyata di radio

tersebut hanya memutar lagu-lagu dari band Surabaya dan band-band tersebut

merupakan band binaan dari suatu operator telekomunikasi karena mereka sudah

mendapat kontrak kerja dari operatur tersebut. Selama tiga bulan menunggu,

ketiga lagu tersebut belum diputar di stasiun radio. Mungkin ada persyaratan lain

yang harus dipenuhi? Tetapi penulis tidak patah semangat, maju terus pantang

mundur, banyak alternatif pilihan untuk media promosi. Melalui internet atau

website www.importmusik.com dan www.pasarmusik.com, penulis mengajukan

agar ketiga lagu tersebut didistribusikan melalui website tersebut. Persyaratan

yang diminta juga mudah yakni copy demo lagu, profil band yang disimpan dalam

cd selanjutnya menandatangani surat perjanjian distribusi digital.

Langkah selanjutnya dengan mengenalkan lagu tersebut secara langsung.

Dalam promosi lagu, penulis berbeda dalam proses pengenalan lagu tersebut

dengan sebuah band. Kebanyakan band yang mempunyai lagu baru, mereka

berpromosi dari panggung ke panggung atau ke kafe-kafe. Penulis melakukannya

di sekolah. Kelebihan yang dimiliki penulis, hasil dari pengenalan lagu tersebut

dapat diukur seperti sebuah laboratorium yang obyek penelitiannya dapat ditelit,

dianalisis dan diberi kesimpulan. Di sini para siswa SMP dijadikan sebagai obyek

dan subyek penelitian. Apakah ketiga lagu yakni “Ku Tak Marah”, “Awalnya Biasa

Saja” dan” Berdendang” dapat diterima masyarakat dan berpotensi menjadi

populer? Pada saat jam pelajaran kesenian, penulis membawa tape cd dan demo

lagu, kemudian lagu tersebut diputar dan diperdengarkan pada para siswa, mereka

diminta untuk memberi tanggapan, kritikan dan memilih lagu mana yang dianggap

mudah didengar (easy listening). Ternyata dari ketiga lagu tersebut, lagu “Ku Tak

Marah” menempati rangking teratas dari kelas 7, 8 dan 9. Penulis yakin pada masa

mendatang lagu tersebut bakalan populer karena telah memenuhi syarat lagu yang

gampang diingat, liriknya sederhana dan melodi lagu yang merdu.



BAB IX PROMOSIKAN LAGU ANDA Menulis lagu dari hati 117

.................................................

Setelah pengenalan lagu tersebut dengan media tape CD sebagai media

pembelajaran selanjutnya penulis mengajarkan lagu “Ku Tak Marah” secara

langsung tentang lirik dan chord lagu. Dengan membawa gitar mulai penulis

promosi di seluruh kelas. Pada awalnya mereka menyanyi dengan perlahan,

setelah lagu didengarkan satu kali tak lama kemudian mereka dapat menyanyikan

lagu tersebut dengan benar. Bagi siswa yang bisa memainkan alat musik, penulis

juga mengajarkan chord dari lagu tersebut. Dan sampai sekarang lagu “Ku Tak

Marah” menempati posisi sebagai alternatif pilihan sebagai materi menyanyi ber-

sama lagu-lagu yang sudah populer.

Bayangkan! Ketika anda jalan-jalan dan tiba-tiba mendengarkan siaran

radio, lagu anda diputar dan dinyanyikan oleh pernyanyi terkenal. Jika lagu anda

menjadi hits, anda akan mendapat penghasilan luar biasa dari lagu itu. Sebenarnya

anda akan terus mendapat penghasilan atau royalti sejak anda menulis lagu

tersebut.

Tetapi, bagaimana kalau karya anda tidak menjadi hits? Anda jangan berkecil

hati walau karya anda saat ini tidak menjadi hits. Anda tetap mempunyai kesem-

patan di masa yang akan datang. Jadi mulai sekarang investasikan waktu anda

untuk mulai memperkenalkan lagu-lagu anda. Apa yang anda kerjakan hari ini

mungkin hasilnya dinikmati pada masa datang, karena lagu pun dapat diwariskan

kepada ahli waris.

Sekarang kita memasuki abad milenium, di mana teknologi era globalisasi

membuat komunikasi memegang peranan sangat penting. Pasar ponsel berkem-

bang pesat, menjadikan ponsel sebagai bagian dari gaya hidup. Berdasarkan

survei yang pernah diadakan Siemens menunjukkan 62 persen pengguna ponsel

gemar men-down load lagu lewat ponsel. Survei itu melibatkan 5.300

pengguna ponsel di Brasil, Kanada, China, Jerman, Italia, Rusia, Korea Selatan

dan Amerika Serikat. Mereka disebut sebagai the mobile music generation,

generasi yang menggunakan ponsel tak sekedar sebagai alat komunikasi



118 Menulis lagu dari hati WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................

tetapi juga pemutar musik. Gaya hidup ini pun telah merambah ke Indonesia. Di

Indonesia pengguna ponsel sekitar lebih dari 30 juta, di antara mereka ada yang

keranjingan menggunakan nada sambung pribadi (ring back tone) atau RBT.

RBT telah terbukti menjadi tambang emas yang menggiurkan. Contoh lagu

“Kenangan Terindah” dari Samsons telah diaktivasi oleh sejuta pengguna RBT

dan menghasilkan Rp 9 milliar. Angka yang fantastik bukan ?

Peluang ini betul-betul dimanfaatkan oleh IM : port, singkatan dari indepen-

dent music portal yang merupakan perusahaan penyalur musik digital. Lewat

aplikasi pemutar musik yang disebut import musik player, orang bisa menikmati

satu lagu penuh lewat telepon. Indra Lesmana, Anang Hermansyah, Abdee

Negara gitarisnya Slank dan Triawan Munaf, praktisi industri periklanan mendi-

rikan IM : port perusahaan pendistribusian musik digital. Gagasan ini muncul

karena ada persoalan praktisi musik yang kesulitan mempublikasikan karya.

Jumlah artis baru yang melimpah di berbagai daerah tetapi kreativitas mereka

tidak tertampung oleh industri rekaman. Ibarat ikan semakin banyak tetapi aku-

ariumnya kurang.

Setiap orang atau grup band pendatang baru atau lama berhak untuk mengi-

rimkan lagu mereka, sejauh kualitas rekaman layak didengar telinga. IM : port

mencoba memotong jalur distribusi konvensional lewat jalur digital. Seorang artis

tidak harus menunggu setahun untuk buat album. Jadi proses berkarya menjadi

lebih cepat.

Setiap lagu dihargai Rp 5.000,00 yang dipotong dari pulsa atau tagihan bulan

pelanggan ponsel. Jumlah itu dibagi untuk operator ponsel sebesar Rp 2.500,00.

Sisa Rp 2.500,00 dibagikan kepada IM : port dan artis, masing-masing menerima

Rp 1.250,00. Hak cipta lagu tetap berada di pihak pencipta. Masyarakat bisa

mendengar koleksi IM : port dengan cara men-down load lagu lewat situs

internet www. Importmusik.com. Lagu-lagu anda akan dikontrak edar oleh IM : port

selama dua tahun. Jadi tunggu apa lagi ! Buat lagu mulai sekarang !



BAB IX PROMOSIKAN LAGU ANDA Menulis lagu dari hati 119

.................................................

Lagu “Kenangan Terindah” digunakan sebagai nada sambung pribadi dan telah

diaktivasi oleh sejuta pengguna RBT.









Intro : F Dm Bb F



F

Aku yang lemah tanpamu

Dm Bb

Aku yang rentan karena

F

Cinta yang t'lah hilang

F

Darimu yang mampu menyanjungiku



F

Selama mata terbuka

Dm

Sampai jantung tak berdetak

Bb F

Selama itu pun aku mampu

F

Untuk mengenangmu



120 Menulis lagu dari hati WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................

Gm Dm

Darimu ku temukan hidupku

Gm Dm Bb B C

Bagiku kaulah cinta sejati



Reff :

F Em

Bila yang tertulis untukku

Dm C

Adalah yang terbaik untukmu

Bb Am

Kan ku jadikan kau

Gm C

Kenangan yang terindah dalam hidupku

F Em

Namun takkan mudah bagiku

Dm C

Meninggalkan jejak hidupku

Bb Am

Yang t'lah terukir abadi

Gm C F

Sebagai kenangan yang terindah









BAB IX PROMOSIKAN LAGU ANDA Menulis lagu dari hati 121

.................................................

Cipt : Widya Swara

Adagio Editor : Fenny R.S.

C = do

4/4 Intro C G F C C G F C



C

.

4 3 2 1 2 4 3 4 5 5 4 3 2 1 2 .

6 .

7 1 7 1 2 1 .



F C G C







.

1 . 7 6 5 . . . 6 5 5 6 5 4 3 . . .

Ha ri i ni a ku ber u lang ta hun





F C G C







. . . .

1 1 7 6 5 . . . 4 5 6 5 7 2 1 . . .

Ma ma dan pa pa be ri ka do un tuk ku

C F Dm G C









3 5 5 5 5 4 6 6 . 6 7 7 6 7 5 . . .









122 Menulis lagu dari hati WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................

C F Dm G C









.

3 5 5 5 4 4 6 6 . 6 7 6 7 1 . . .

Ha di ah u lang ta hun ku ba gus se ka li









Orang-orang yang sukses berkata : “Apa yang dapat saya berikan untuk

mereka?” ; orang-orang yang gagal berkata : “Apa yang dapat mereka berikan

untuk saya?”

Winners : “What can I do for them?” ; losers : “What can they do for me?”









BAB IX PROMOSIKAN LAGU ANDA Menulis lagu dari hati 123

.................................................







Sebelum anda membuat kesepakatan dengan pihak-pihak yang berkepen-

tingan di industri musik, pelajari terlebih dahulu isi pasal demi pasal perjanjian.

Jangan sampai timbul kerugian di kemudian hari. Apabila anda tidak mengerti

hukum, berkonsultasilah dengan orang yang mengerti hukum sebelum anda

membuat keputusan untuk menandatangani suatu kontrak.

Penulis lagu mendapatkan penghasilan seperti di bawah ini :

a. Penerbitan Musik

Istilah penerbitan musik terasa asing bagi telinga orang Indonesia. Untuk

lebih mudah, penerbitan musik bisa juga berarti major label atau produser

rekaman yaitu orang atau badan hukum yang pertama kali merekam atau

memiliki prakarsa untuk membiayai kegiatan perekaman suara atau bunyi

lainnya. Apabila anda bekerja sama dan menandatangani kontrak dengan

major label, maka pembagiannya sama rata yakni 50 % - 50 %. Tapi dalam

dunia bisnis musik apalagi anda sebagai pendatang baru tentu ada nego-

siasi lain yang perlu dipertimbangkan. Anda harus belajar cara bernegosiasi

atau anda bisa delegasikan atau memberi kuasa pada seorang pengacara

dan honor pengacara bisa anda bicarakan terlebih dahulu.

b. Penghasilan Mekanis

Pengertian penghasilan mekanis adalah ketika sebuah album rekaman terjual.

Penjualan itu akan menghasilkan royalti atas setiap lagu dalam album itu. Di

Indonesia, tarif mekanis yang berlaku adalah Rp 1.000,00 per lagu per album.



124 Menulis lagu dari hati WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................

Tarif ini disesuaikan setiap waktu untuk mengimbangi inflasi. Untuk lebih

detail anda bisa pelajari isi kontrak dalam pasal yang membahas penghasilan

mekanis. Biasanya aturan main antara major label yang satu dengan major label

lain berbeda.

c. Penghasilan Sinkronisasi

Penghasilan sinkronisasi diperoleh sang penulis dan major label apabila lagu

nya digunakan di film, pertunjukan TV, format multimedia atau bagian dari

sebuah iklan. Tidak ada tarif baku seperti halnya upah minimum. Dan itu harus

dinegosiasikan antara major label (yang menjual lisensi) dan pemakai (yang

membeli lisensi).

Sebelum menandatangani kontrak, perlu mempertimbangkan faktor-faktor

berikut ini untuk menentukan tarif lagu tersebut

1. Bagaimana lagu itu digunakan

- Apakah lagu digunakan hanya sekilas atau seluruh lagu ?

- Apakah lagu itu menjadi bagian dari film ?

- Apakah hanya sebagai latar belakang sebuah dialog ?

- Apakah lagu tersebut digunakan sekali dalam produksi atau berulang kali ?

2. Sifat produksi

- Apakah lagu digunakan dalam iklan lokal, regional atau nasional ?

- Apakah digunakan di film, pertunjukan TV Jaringan atau TV kabel ?

- Apakah untuk non siaran seperti company profile, atau pameran industri?

3. Hak cipta yang diperlukan untuk produk lain

Suatu produksi film yang langsung muncul dalam bentuk CD, DVD dengan

menggunakan lagu anda, besar tarif lagu dapat dinegosiasikan. Tetapi

anda harus mencoba mendapatkan bayaran sebesar mungkin, karena anda

tidak akan mendapat tambahan walaupun CD atau DVD terjual satu juta kopi.

4. Waktu penggunaan lisensi

Berapa lama waktu penggunaan lisensi? Biasanya pembeli lisensi meminta



BAB X PENGHASILAN PENULIS LAGU Menulis lagu dari hati 125

.................................................

Waktu tiga atau lima tahun dan bisa diperpanjang.

d. Royalti Cetakan

Uang yang dihasilkan dari penjualan lagu yang secara fisik dicetak disebut

royalti cetakan. Royalti cetakan mencakup buku partitur lagu atau transkrip

nada demi nada. Aransemen untuk orkestra atau marching band sekolahan

juga bisa menghasilkan uang. Kontrak pencetakan harus anda pisahkan dari

kontrak major label karena pendapatan dari royalti cetakan bisa sangat besar.

e. Hak Cipta Pertunjukan Dramatik

Hak cipta ini mencakup hak menampilkan lagu anda dalam drama/film karena

tipe pertunjukkan ini menetapkan harga tiket masuk. Pembayarannya berda-

sarkan persentase penjualan tiket bruto.

Apabila syair lagu anda dipakai dalam skenario film di mana film tersebut

sangat tergantung syair lagu anda, maka anda akan mendapat penghasilan

lain. Jadi sebisa mungkin anda pisahkan hak cipta pertunjukan dramatik dari

negosiasi dengan major label.

f. Penghasilan dari Pertunjukan Publik

Pertunjukan publik mencakup penggunaan lagu di TV, radio, konser, kafe,

hotel dan tempat-tempat umum di mana musik anda diputar atau dimain-

kan. Apabila lagu anda sering diputar atau dimainkan untuk konsumsi publik,

royalti atas penggunaan lagu itu dibayarkan kepada penulis dan major labelnya.

Di Indonesia organisasi yang menangani untuk memonitor penggunaan

lagu adalah YKCI (Yayasan Karya Cipta Indonesia). YKCI bertugas memo-

nitor pertunjukan publik dan mendistribusikan royalti-royaltinya. YKCI hanya

mene-rima dua lagu dari seorang penulis lagu atau grup band. Organisasi ini

menjadi perwakilan eksklusif anda sebagai penulis lagu. YKCI akan mengum-

pulkan pembayaran dari pengguna musik seperti jaringan TV, TV kabel, radio,

kafe, hotel dll. Alangkah baiknya, jika anda meminta informasi mengenai

perhitungan lagu anda. Berapa jumlah uang yang akan anda dapatkan dan



126 Menulis lagu dari hati WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................

penghasilan tersebut anda bagi sama rata dengan major label sesuai

dengan perjanjian.

Sebagaimana diketahui bahwa selama ini pencipta lagu mendapatkan

honor yang dinilai secara flat pay, tanpa memperhitungkan jumlah unit kaset

atau CD yang dijual, disertai dengan bonus apabila lagunya terpilih di urutan

pertama sampul kaset dan mendapat honor tambahan bila dijadikan seleksi,

kompilasi dan sebagainya. Perbedaan cara flat pay dengan sistem royalty

adalah dalam hal besar uang yang diterima di muka. Dengan cara flat pay

uang muka lebih besar dari pada sistem royalty. Tetapi sistem royalty

memberikan kemungkinan menerima penghasilan sangat besar di kemudian

hari jika kaset atau CD laku terjual dan semua lagu dalam kaset mendapat

royalty selain lagu pertama anda. Sistem royalty berlaku sampai generasi

penerus anda.

Ebiet G. Ade Yovie W.









Guruh Soekarno Putra









Orang-orang yang sukses giat berpikir, orang-orang yang gagal malas berpikir.

Winners have time to think, losers are lazy to think.









BAB X PENGHASILAN PENULIS LAGU Menulis lagu dari hati 127

.................................................



Cipt : Tigita

Editor : Lukas H.

Andante

do = es Cm G7

4/4

b w

bb



3 3 6 6 . . 6 6 5 6 7 6 7 1 7 0 7 7 1

. .

ber den dang a yo ber den dang me la yu sia pa sa

mu sik nya mu sik me la yu yang mer du go yang nya



Fm Cm

.

b .

bb



.

. . .

. 2 . .

. 3 1

2 . 3 2 2 7 6 6 . . .. 3 3 6 .

6 . 6 6 5 6

ja bo leh ber ga bung le pas kan s'ga la ma sa

nya jo get me la yu la gu nya li rik me la

G7 Fm

b . . .

bb



.

7 . 6. 7

.

1 7 0 7 1

. . .

2 . 3

. ..

2 . 2 2 2 3

. . .

1 7 6

.

lah yang a da ma ri lah ber den dang gem bi

yu yang in dah a yo lah ber den dang ber sa







128 Menulis lagu dari hati WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................

Cm G7 Cm

. . . .

b

bb



. . . . .. . . 2. .. . . . . .

.

6 . 0 3 4 3 2 . 1 7 7 . 2 3 . 1 . 7 6 1 . 1 2 1

ra ber nya nyi lah se mu a me na ri lah ber sa ma ja ngan ta

ma

G7 Cm

. . Fm



b . .

bb



. . . . . ... . . . . ... . . .

7 6 5 6 2 4 3 4 5 4 3 3 4 3 2 . 1 7 7 . 2 3 2 .

kut a tau pun ra gu tak u sah ma lu ma lu goyang kan

Cm G7 Cm



b . .

bb



.. .

. . . . 1 . . . 1. 2. . ..

1 . 7 6 1 . 1 2 7 3 7 2 3 6 . .

.

lah ba dan mu sam bil ber dendang me la yu

b

bb



0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0









BAB X PENGHASILAN PENULIS LAGU Menulis lagu dari hati 129

.................................................







Cerita tentang para maestro komponis Indonesia begitu menarik untuk kita

simak. Nama-nama mereka begitu melegenda. Mereka telah berjasa mem-

beri warna musik Indonesia melalui hasil-hasil karyanya yang pernah terkenal.

Untuk Indonesia khususnya dunia musik, kita bisa menyebut nama-nama yang

melegenda antara lain W.R. Supratman, Kusbini, Ismail Marzuki, Gesang, Ibu Sud,

A.T. Mahmud, Tonny Koeswoyo (Koes Plus), Titiek Puspa, Gombloh, H. Rhoma

Irama, Pance Pondaag, Fariz RM dan Iwan Fals

Mereka bisa menjadi maestro komponis Indonesia karena komitmen dan

keteguhan sikap mereka dalam berkarya di masa lalunya. Mereka mempunyai

sikap profesional di bidangnya, yaitu ia berprofesi dan berjuang di jalan yang

mereka yakini sebagai pilihan hidupnya sampai tarikan nafas terakhir yaitu musik

Indonesia. Sebagaimana kita semua mengetahui setiap tahun musisi baru dilahir-

kan. Namun apakah mereka nanti akan menjadi sang maestro? Dan apakah

mereka menyadari bahwa menjadi sang maestro itu nikmat karena mereka telah

dan akan mewariskan karyanya kepada masyarakat. Karya yang mempunyai

tingkat memori (kenangan) tinggi, mewariskan keindahan sebagai karya seni

musik / lagu. Di bidang keuangan mereka sebagai komoditas hasil industri yang

dapat diwariskan untuk keturunannya.

Sekarang yang menjadi pertanyaan di benak kita, kriteria apa yang dapat

menjadikan sebuah lagu bisa dikategorikan lagu yang melegenda sehingga

penciptanya bisa terkenal menjadi sang maestro komponis? Secara sederhana



130 Menulis lagu dari hati WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................

lagu itu sudah pasti memang disukai dan dikenal semua lapisan masyarakat.

Tanpa memilahnya berdasarkan umur maupun jenis musiknya. Tetapi lagu itu

sudah tentu lagu yang sudah pernah beredar paling tidak 5 tahun atau lebih.

Untuk lagu-lagu dari daerah Indonesia, misalnya “Butet”, “Gundul-Gundul Pacul”,

“Ampar-Ampar Pisang”, “Angin Mamiri, “Yamko Rambe Yamko” dan banyak

lainnya itu, meskipun tanpa diketahui siapa nama penciptanya, lagu ini begitu tidak

asing di telinga kita. Itu tidak lain karena lagu-lagu tersebut mempunyai nilai

keunikan yang bisa dijual atau unique selling point (USP). Arah, jenis dan konsep

yang kuat. Apakah itu kata-kata atau liriknya, irama atau melodi khas dan

berkarakter, aransemen musik termasuk intro yang mudah dikenali, suara penya-

nyi, pesan atau visi lagu, yang biasanya memotret kondisi dan situasi pada

zamannya. Dari judulnya tentu saja kebanyakan soal cinta tapi di sisi lain yang

terpenting adalah lagu itu benar-benar mempunyai makna mendalam di hati pen-

ciptanya. Sekarang kita membahas masalah yang lebih fokus lagi yaitu bagaimana

lagu yang berhasil melegenda. Sebuah lagu berhasil melegenda jika mempunyai

karakter yang kuat, menimbulkan inspirasi, melodi dan syair lagu yang mudah

dipahami, merdu bila didengarkan.

Ciri lain yang harus terpenuhi adalah pesan yang diceritakan atau visinya jelas

walaupun terkadang masyarakat tidak begitu paham artinya. Ingat bahwa musik itu

bersifat universal, karena yang didengar melodinya terlebih dahulu bukan soal

suara. Tiap lagu daerah itu berbeda cara menyanyikannya (cengkoknya). Dengan

demikian lagu tersebut menjadi terkenal karena unsurnya sudah lengkap.Untuk

lagu daerah (etnik) sudah jelas ciri ini terasa dan tergambar dari bahasa yang

dipakai sebagai lirik, irama / melodi sebagai aransemen musik terpenuhi.









BAB XI MAESTRO KOMPONIS INDONESIA Menulis lagu dari hati 131

.................................................

WAGE RUDOLF SUPRATMAN

Pencipta lagu Indonesia Raya



Ia lahir di Jatinegara, Jakarta tanggal 9 Maret 1903. Ia menamatkan sekolah

dasarnya di Jakarta kemudian melanjutkan ke Normaal School Ujung Pandang.

Setelah menyelesaikan pendidikan, ia masih tetap tinggal di Ujung Pandang

dan sempat bekerja sebagai guru sekolah dasar. Kemudian bekerja di perusa-

haan dagang. Kebolehannya bermain musik biola serta

menggubah lagu diperoleh dari kakaknya semasa men-

jalani pendidikan dan be- kerja di Ujung Pandang.

Kilas balik dari lahirnya lagu “Indonesia Raya” sen-

diri adalah berawal dari keti- ka beliau membaca sebuah

karangan dalam majalah Tim- bul. Penulis karangan terse-

but menantang ahli-ahli musik Indonesia untuk mencipta-

kan lagu kebangsaan. Supratman yang berjiwa

kebangsaan tinggi merasa tertantang. Sejak itu, ia mulai

menggubah lagu. Dan pada tahun 1924, lahirlah lagu

“Indonesia Raya”.

Ketika kongres pemuda II, yakni kongres yang

melahirkan Sumpah Pemuda dilangsungkan di Jakarta bulan Oktober 1928,

secara instrumentalia Supratman memperdengarkan lagu ciptaannya itu pada

malam penutupan acara tanggal 28 Oktober 1928. Di situlah saat pertama kali

lagu tersebut dikumandangkan di depan umum. Lagu yang sangat menggugah

jiwa patriotis itupun dengan cepat terkenal di kalangan pergerakan nasional.

Ketika Indonesia sudah memperoleh kemerdekaan, para pejuang

kemerdekaan menjadikan lagu “Indonesia Raya” sebagai lagu kebangsaan. W.R.

Supratman meninggal di Surabaya tanggal 17 Agustus 1938, dikukuhkan

sebagai pahlawan nasional atas segala jasa-jasanya untuk bangsa Indonesia.



132 Menulis lagu dari hati WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................

Lagu kebangsaan “Indonesia Raya” lahir pada tahun 1928 tercipta hanya karena

ada tantangan dari penulis dalam majalah Timbul.









Cipt : W.R. Supratman



Intro : G D C G



G

Indonesia Tanah airku,

D

Tanah tumpah darahku

G

Di sanalah aku berdiri, jadi pandu Ibuku

C

Indonesia, Kebangsaanku, Bangsa dan Tanah Airku

G D G

Marilah kita berseru, Indonesia bersatu

C G

Hiduplah tanahku, Hiduplah Negriku,

D G

Bangsaku Rakyatku semuanya



Bangunlah jiwanya, Bangunlah badannya, untuk Indonesia Raya





BAB XI MAESTRO KOMPONIS INDONESIA Menulis lagu dari hati 133

.................................................

C G

Indonesia Raya, Merdeka, Merdeka

D G

Tanahku Negriku yang kucinta

C G

Indonesia Raya, Merdeka, Merdeka

D G

Hiduplah Indonesia Raya

C G

Indonesia Raya, Merdeka, Merdeka

D G

Tanahku Negriku yang kucinta

C G

Indonesia Raya, Merdeka, Merdeka

D G

Hiduplah Indonesia Raya









134 Menulis lagu dari hati WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................

KUSBINI



Lahir di desa Kemlagi, Mojokerto, Jawa Timur tanggal 1 Januari 1910. Ia

memulai karirnya bersama Jong Indisce Stryken Orkest (Jitso), sebuah

kumpulan musik keroncong di Surabaya. Merasa belum puas dengan penge-

tahuan musik yang didapatnya secara otodidak, Kusbini mengikuti pendidikan

musik Apollo di Malang.

Seluruh pelosok ne- geri Nusantara pernah men-

dengar dan menyanyikan lirik indah salah satu lagu “Ba-

gimu Negri”. Dia berhasil menciptakan lagu fenomenal

tersebut yang tetap diku- mandangkan hingga saat ini.

Lagunya sanggup mem- bangkitkan semangat nasi-

onalisme dan cinta tanah air Indonesia. Boleh dikatakan,

ia termasuk salah satu peju- ang kemerdekaan yang berju-

ang lewat karya dan lagu.

Kusbini juga ikut me- nyempurnakan teks lagu ke-

bangsaan “Indonesia Raya”. Beliau memperoleh penghor-

matan dari pemerintah be- rupa anugerah seni pemerintah

Republik Indonesia. Beliau wafat pada 28 Februari 1991 di

kediamannya yang sederhana di Pengok, Yogyakarta dan dikebumikan dengan

iringan musik lagu perdamaian yang diciptakannya sendiri.









BAB XI MAESTRO KOMPONIS INDONESIA Menulis lagu dari hati 135

.................................................

Lagu “Bagimu Negri” lahir pada jaman perjuangan pada tahun 1942. Lagu itu

sanggup membangkitkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air Indonesia.









Cipt : Kusbini

Intro : G C G



G

Padamu Negri, kami berjanji

C G D

Padamu Negri, kami berbakti

G

Padamu Negri, kami mengabdi

C G D G

Bagimu Negri, jiwa raga kami.









Cokelat





136 Menulis lagu dari hati WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................

ISMAIL MARZUKI (1914-1958)

Komponis Pejuang Legendaris



Sebagai komponis, dia dikenal produktif dan pandai melahirkan karya-karya

yang mendapatkan apresiasi tinggi dari masyarakat. Dalam bermusik, dia

mempunyai kebebasan berekspresi, leluasa bergerak dari satu jenis aliran musik ke

jenis aliran musik lain. Ia juga mempunyai kemampuan menangkap inspirasi

lagunya dengan beragam tema. Keterpesonaan Ismail

Marzuki pada sisi-sisi romantisme masa perjuangan

melahirkan lagu-lagu bertema cinta dan perjuangan.

Meski lagu-lagu karyanya tampak sederhana, syairnya

sangat kuat, melodius, dan punya nilai keabadian. Lagu-

lagunya hingga sekarang masih tetap hidup dan disukai

tua dan muda seperti “Sepasang Mata Bola”,

“Selendang Sutra”, “Melati di Tapal Batas”, “Aryati”, “Jangan

Ditanya ke Mana Aku Pergi”, “Payung Fantasi”, “Sabda

Alam”, “Kopral Jono” dan “Sersan Mayorku”.

Gelar pahlawan nasi- onal dianugerahkan kepa-

danya bersama lima putra terbaik bangsa lainnya, yakni

Maskoen Soemadiredja, Andi Mappanyukki, Raja Ali Haji, KH. Achmad Ri'fai, dan

Gatot Mangkoepradja. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menganugerahkan

dalam rangkaian peringatan Hari Pahlawan 10 November, di Istana Negara Rabu

(10/11/2004). Ismail Marzuki memang seorang komponis besar yang sampai saat ini

boleh jadi belum ada yang dapat menggantikannya. Sudah selayaknya diberikan

penghormatan padanya sebagai pahlawan nasional. Karya-karya Ismail Marzuki

memang kaya, baik soal melodi maupun liriknya. Ia pun menciptakan lagu dengan

bermacam warna, salah satunya keroncong, di antaranya “Bandung Selatan di

Waktu Malam” dan “Selamat Datang Pahlawan Muda”.



BAB XI MAESTRO KOMPONIS INDONESIA Menulis lagu dari hati 137

.................................................



Cipt : Ismail M.

Intro : C G C



C

Tanah airku Indonesia

G7

Negeri elok amat ku cinta



Tanah tumpah darahku yang mulya

C

Yang ku puja spanjang masa

C

Tanah airku aman dan makmur

F

Pulau kelapa yang amat subur

C

Pulau melati pujaan bangsa

G7 C

Sejak dulu kala

C G7 C

Melambai-lambai nyiur di pantai

G7 C G7

Berbisik bisik raja klana memuja pulau

C F C

Yang indah permai tanah airku Indonesia



138 Menulis lagu dari hati WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................

GESANG MARTOHARTONO

Sang Maestro Keroncong



Tak banyak penyanyi atau pemusik Indonesia yang bisa menjadi legenda

di masyarakat. Salah satunya adalah Gesang, pencipta lagu “Bengawan Solo”.

Lagu itu adalah lagu keroncong yang mampu menyeberangi lautan. Lagu yang

sangat digemari di Jepang. Lagu merupakan bahasa universal yang mampu

melintasi dunia. Lagu ini telah menjembatani pertukaran

kebudayaan antara Jepang dan Indonesia.

Lagu "Bengawan Solo" yang berlanggam keroncong,

sangat terkenal di Jepang. Orang Jepang langsung tahu bila

kita menyebut "Bengawan Solo", karena sudah sejak lama

mereka kenal. Terutama bagi mereka yang sudah berusia

lanjut. Mendengar lagu ini menimbulkan adanya perasaan

nostalgia. Demikianlah me- lalui "Bengawan Solo" yang di-

gubah, telah tumbuh pertu- karan yang bersejarah antara

rakyat Jepang dan Indo- nesia. Lagu "Bengawan Solo"

masuk ke Jepang pertama kali sekitar setengah abad lalu di

kala masa perang. Pada waktu tentara Jepang mendarat

di Pulau Jawa, lagu itulah yang radio perdengarkan secara luas di kalangan

serdadu Jepang serta orang-orang Jepang yang berada di Indonesia.

Seusai perang, berkat para tentara Jepang dan orang-orang perusahaan

dagang Jepang yang pulang kembali ke negerinya, lagu tersebut kerap terpelihara

eksistensinya. Bahkan lagu "Bengawan Solo" dengan syair bahasa Jepang

menjadi sangat populer. Konon orang-orang Jepang yang mendengar lagu itu

merasakan ketenangan hati serta nostalgia. Mereka mengingatkan masa

mudanya karena melodi lagu itu serupa dengan lagu rakyat Jepang. Pada mulanya

lagu "Bengawan Solo" disangka lagu rakyat yang komponisnya tidak dikenal,



BAB XI MAESTRO KOMPONIS INDONESIA Menulis lagu dari hati 139

.................................................

dan itu berlangsung lama. Akan tetapi ada orang-orang Jepang yang berdaya

upaya bagi terjalinnya pertukaran antara rakyat Jepang dengan Indonesia.

Mereka mencari melodi-melodi indah dari negeri-negeri lain dan membantu para

komponis yang terlupakan.

Setelah mencari dan melacak keberadaan penggubahnya, Gesang pada

tahun 1989, dengan dana yang dikumpulkan dari Himpunan Persahabatan

Jepang-Indonesia di berbagai tempat di Jepang, telah dibentuk Dana Himpunan

Gesang dengan alasan bahwa lagu "Bengawan Solo” bersifat Abadi. Bahkan

sampai didirikan sebuah monumen patung setengah badan Gesang di Taman

Jeruk, kota Solo. Lagu merupakan bahasa umum yang melintasi dunia.

"Bengawan Solo" yang melintasi batas negara, dengan memperkayakan hati

manusia telah menjembatani pertukaran kebudayaan antara Jepang dan

Indonesia.









140 Menulis lagu dari hati WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................

Lagu "Bengawan Solo" yang berlanggam keroncong telah menjembatani pertu-

karan kebudayaan pada antara Jepang dan Indonesia.







Cipt : Gesang



Intro : F Bb C F

F Bb C F

Bengawan Solo, riwayatmu ini

F C F

Sedari dulu jadi perhatian insani

F Bb C F

Musim kemarau, tak seberapa airmu

F C F

Di musim hujan air meluap sampai jauh ...





Reff :

F Bb

Mata airmu dari Solo

F

Terkurung gunung seribu

F Bb

Air mengalir sampai jauh



Akhirnya ke laut ..





BAB XI MAESTRO KOMPONIS INDONESIA Menulis lagu dari hati 141

.................................................

F Bb C F

Itu perahu, riwayatmu dulu

F C F

Kaum pedagang s'lalu naik itu perahu





Kembali ke reff









Orang-orang yang sukses penuh percaya diri, orang-orang yang gagal mudah

percaya pada nasib.

Winners believe in themselves, losers put their trust in fate.









142 Menulis lagu dari hati WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................

SUDIBJO, SARIDJAH BINTANG

Sang Penghibur Anak



Lebih dikenal sebagai ibu Sud, pencipta lagu yang paling akrab dengan

anak-anak sekolah. Ia lahir di Sukabumi pada tanggal 26 Maret 1908. Ia

anak bungsu dari 13 saudara. Ayahnya Muhammad Ning adalah seorang Bugis,

bekas pelaut yang berhenti bekerja di laut untuk ikut bekerja sebagai pengawal

pribadi Dr. Mr. Kramer, seorang jaksa Belanda di Suka-

bumi. Karena kesetiaan- nya bekerja pada Kramer, maka

putri bungsunya diangkat sebagai anak, di-sekolahkan

dan akhirnya menjadi se- orang guru.

Pada waktu itu Indo- nesia belum merdeka. Indone-

sia masih dijajah oleh Belanda. Ibu Sud mengajarkan

lagu-lagu bahasa Belanda pada anak-anak Indonesia.

Perasaannya begitu sedih karena pada masa itu lagu-lagu

Indonesia hampir tidak ada. Jadi sulit baginya untuk

mengajarkan keindahan negerinya sendiri lewat lagu-

lagu berlirik bahasa Indone- sia. Ketika menjadi guru itulah,

ia mulai menaruh minat pada dunia penciptaan lagu.

Karya-karyanya sa- ngat banyak, dan semuanya

dihafal dengan baik oleh anak-anak sekolah, misalnya “Berkibarlah Benderaku”,

“Bendera Merah Putih”, “Indonesia Tumpah Darahku”, “Tanah Airku”, “Akulah

Pahlawan”, “Kupu-kupu”, “Burung Kutilang”, “Menanam Jagung” dan masih

banyak lagi.

Ada kisah menarik di balik proses penciptaan lagu “Hujan di atas Genting”.

Pada waktu itu, ibu Sud tinggal di rumah sederhana dan masih kontrak. Hari

menjelang sore, awan mendung tanda hujan segera tiba. Tak berapa lama

hujanpun turun dengan deras. Atap genting rumah bocor, air hujan menetes-netes



BAB XI MAESTRO KOMPONIS INDONESIA Menulis lagu dari hati 143

.................................................

dan ia menyediakan ember untuk tempat air hujan. Suara air hujan yang menetes-

netes ke ember dan mengguyuri atap genting, mengilhaminya untuk membuat

lagu tersebut.

Kisah patriotik di balik lahirnya lagu “Berkibarlah Benderaku”, ketika itu ibu Sud

melihat pimpinan RRI Bapak Yusuf Ronodipuro dipaksa Belanda untuk

menurunkan bendera Merah Putih yang berkibar di depan kantornya. Bapak Yusuf

dengan gagah berani menolak perintah Belanda walau dirinya diancam akan

ditembak. Perasaan ibu Sud begitu terbakar melihat kejadian itu sehingga dirinya

begitu bersemangat untuk menggambarkan kejadian tersebut. Hingga kemudian

dituangkan kejadian itu dalam lagu “Berkibarlah Benderaku”.









Merdeka atau mati!









Orang-orang yang sukses berpikir jernih, orang-orang yang gagal berpikir ragu-

ragu.

Winners think “green”, loser think “red”..









144 Menulis lagu dari hati WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................



Cipt. Ibu Sud



Intro : D A D





D

Ayo kawan kita bersama

A D

Menanam jagung di kebun kita

D

Ambil cangkulmu, ambil pangkurmu

A D

Kita bekerja tak jemu-jemu

D

Cangkul, cangkul, cangkul yang dalam

A D

Tanah yang longgar jagung kutanam

D

Beri pupuk supaya subur

A D

Tanamkan benih dengan teratur

D

Jagungnya besar lebat buahnya







BAB XI MAESTRO KOMPONIS INDONESIA Menulis lagu dari hati 145

.................................................

A

Tentu berguna bagi semua

D

Cangkul, cangkul, aku gembira

A D

Menanam jagung di kebun kita









Orang-orang yang sukses selalu bertahan, orang-orang yang gagal berhenti

terlalu awal.

Winners never quit, losers quit too soon and too readily.









146 Menulis lagu dari hati WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................

ABDULLAH TATONG MAHMUD



Ia lahir di kota Palembang, Kampung 5 Ulu Kedukan Anyar pada tanggal

3 Februari 1930. Pendidikan terakhirnya jurusan Bahasa Inggris tahun 1959 dan

mengajar pada SGA jl. Setiabudi, Jakarta Selatan. Kemudian ia mengajar

di sekolah Guru Taman Kanak-Kanak (SGTK) di jl. Halimun, Jakarta Selatan. Di

SGTK inilah bakat musik-nya tumbuh dengan subur, khususnya mencipta lagu

a n a k - a n a k . B a g i A . T. Mahmud, anak-anak memiliki

jiwa lugu, sederhana dan jujur. Hal itu tercermin dalam

lagu anak-anak yang di- ciptakannya, seperti “Pelangi”,

“Aku Anak Gembala” dan “Ambilkan Bulan”. Ia menang-

kap jiwa anak-anak sehing- ga lahirlah lagu anak-anak

yang sederhana iramanya dan lugu kata-katanya. Tak ada

melodi cengeng dalam lagu- lagunya. Juga tidak ada kata-

kata orang dewasa terung- kap dalam lagu anak-anak.

Kekuatan A.T. Mahmud adalah kemampuannya menu-

angkan jati diri sang anak dalam kata dan melodi lagu

anak-anak. Lewat lagu yang diciptakannya terdapat gema di

hati anak-anak, juga di hati para orang tua yang ikut dibuai

sentuhan irama lagu-lagu anak yang murni dan tulus. Tidak mengherankan bila

lagu-lagu ciptaan A.T. Mahmud memperoleh sambutan dari satu generasi ke

generasi berikutnya. Lagu-lagu itu abadi tanpa batas waktu, mengalir bagaikan

air tak putus-putusnya. A.T. Mahmud mendapatkan inspirasi lagu “Pelangi” dari

anaknya Rika, 5 tahun. Kisah itu berawal ketika sehabis hujan gerimis, Rika

dijemput dari sekolah taman kanak-kanak. Ketika berada di atas jembatan, tiba-

tiba terdengar Rika setengah berteriak, “Pelangi!” Sambil menunjuk ke arah

langit di sebelah kiri. Di langit yang terbuka, terbentang, tanpa penghalang

pandangan, tampak pelangi, dengan warnanya merah - kuning -hijau. Pelangi



BAB XI MAESTRO KOMPONIS INDONESIA Menulis lagu dari hati 147

.................................................

menampakkan diri di bumi, indah melengkung melambung setengah lingkaran.

Dalam perjalanan pulang, di tengah keramaian lalu-lintas, kata pelangi sela-lu

mengiringi pikiran dan perasaannya. Di atas motor, ia menuruti gerak hatinya

sambil menyusun kata-kata dalam untaian melodi...pelangi...pelangi,diteruskan

dengan. ....alangkah.......indahmu.....apa lagi! Warnanya.....merah, kuning,

hijau..Dimana ? Di langit yang biru.... ungkapan itu diulangi beberapa kali di atas

motor. Di rumah, sambil memetik gitar, A.T. Mahmud mencoba melengkapi

kata-kata nyanyian. Dia memperhatikan Rika

yang sedang bermain- main di dekat meja ma-

kan, seolah mencari ban- tuan pada Rika, apa-

lagi yang mungkin dipikir- kannya pada saat me-

mandang Pelangi. Sega- la sesuatu di langit dan

bumi tentu ada yang men- ciptakan yaitu Tuhan.

Dan akhirnya lagu “Pela- ngi” dapat ditulisnya.

Walau lirik-lirik lagu A.T. Mahmud sederhana te-

tapi mempunyai makna yang dalam. Karyanya

yang berjudul “Cicak di Dinding”, liriknya seder-

hana, lagu tersebut mengajari kita agar tidak khawatir dalam hal rezeki. Manusia,

hewan dan tumbuhan, rezekinya sudah dijamin Tuhan. Rezeki makanan tanaman

dan hewan hukumnya sudah pasti walau tanaman tumbuh di suatu tempat dan

tidak bergerak sama sekali tetapi ia mendapat makanan dari sekitarnya. Demikian

juga dengan hewan, ia diberi insting kuat dalam mencari makanan. Berbeda

dengan rezeki manusia, walau rezeki manusia sudah dijamin Tuhan namun

manusia dituntut untuk berusaha dan bekerja keras disertai dengan doa karena

manusia diberi akal dan hati oleh Tuhan. “Cicak-cicak di dinding...diam-diam

merayap ....datang seekor nyamuk...hap...hap...lalu ditangkap.







148 Menulis lagu dari hati WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................

Pelangi

Cipt : A.T. Mahmud



D A

Pelangi pelangi, alangkah indahmu

D

Merah kuning hijau di langit yang biru

G D A

Pelukismu agung siapa gerangan

D A D

Pelangi pelangi ciptaan Tuhan









BAB XI MAESTRO KOMPONIS INDONESIA Menulis lagu dari hati 149

.................................................

TONY KOESWOYO



Ia lahir di kota Tuban, Jawa Timur, 19 Januari 1936. Koestono Koeswoyo

adalah pimpinan dari grup Koes Plus. Tonny dapat memainkan tiga alat musik yaitu

piano, gitar dan keyboard. Ia juga menciptakan lirik yang indah serta penuh makna

dengan gaya bahasa yang sederhana namun penuh arti. Chrisye yang menya-

nyikan lagu ciptaan Tonny Koeswoyo “Cintamu tlah Berlalu” dalam salah satu

albumnya mengatakan lirik yang dibuat Tonny sangat

dalam dan puitis.

Grup musik yang seka- rang banyak bertumbuh ba-

rangkali harus cemburu kepada Koes Bersaudara

yang memiliki Tonny Koes- woyo. Bagaimana tidak? Se-

bagai inspirator dan jiwa grup musiknya, Tonny adalah pe-

metik gitar, penata musik dan pencipta lagu yang sulit dicari

tandingannya. Kiprahnya semakin bertambah dalam

Koes Plus dan menghasilkan lebih dari 200 lagu yang masih

disukai sampai saat ini. Dengan lagu-lagunya itu

Tonny sekaligus meletakkan dasar industri musik Indone-

sia yang dikenal sekarang.

Beranjak remaja, naluri musiknya semakin menggebu-gebu dan ia minta

dibelikan gitar, biola dan buku-buku musik. Ayahnya, Koeswoyo memenuhi

permintaan itu untuk mengalihkan kegiatan anak-anaknya supaya jangan ikut-

ikutan berkelahi. Tony rajin mengikuti berbagai kegiatan kesenian mahasiswa

seperti GMNI (Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia), HMI (Himpunan

Mahasiswa Indonesia), dan berpartisipasi sebagai pemusik. Ia juga suka hadir di

pesta-pesta dan ikut memainkan lagu-lagu yang sedang digandrungi anak muda

saat itu. Tekadnya bermusik justru semakin bergelora ketika duduk di bangku SMA.

Di sekolah ia membentuk band “Gita Remaja” kemudian bersama pelukis Jan



150 Menulis lagu dari hati WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................

Mintaraga dan Sophan-sophiaan, ia mendirikan band Teenage’s Voice dan “Teruna

Ria”. Tonny menjadi bintang pesta karena begitu mahir membawakan lagu-lagu

barat yang sedang populer waktu itu. Namun, Tonny tetap berusaha memenuhi

harapan bapaknya untuk meneruskan sekolah hingga sampai ke bangku kuliah

sastra Inggris, Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Jakarta. Akan tetapi, secara

diam-diam ia mengajar kakaknya, Jon dan adik-adiknya Nomo, Yon dan Yok

bermain musik. Mereka berlatih dengan peralatan yang dibeli dari gaji Jon dan

uang tabungan ibunya. Gitar, bas, drum dan amplifier mulai menumbuhkan

semangat dan melahirkan keyakinan bahwa mereka juga bisa mendirikan band.

Dari rumah di jalan Mendawai yang ruang tamunya sempit itu pun hampir

setiap hari terdengar suara musik. Mereka menyanyikan lagu-lagu barat yang

sedang populer terutama karya “Kalin Twin” dan “Everly Brothers”. Lagu pop

Indonesia waktu itu dianggap :kampungan” sehingga enggan dibawakan grup

musik remaja termasuk oleh Tonny dan adik-adiknya. Dengan menyandang nama

Kus Bros sekitar tahun 1958, mereka malang-melintang dalam berbagai acara

ulang tahun atau pesta pernikahan hingga sunatan. Honor waktu itu soal kedua,

yang penting bisa tampil di depan publik dan menyantap makanan enak.

Di awal tahun 1960-an grup musik di Indonesia umumnya lebih bangga

menyayikan lagu asing, namun Koes Bersaudara merupakan pelopor mencipta

dan merekam lagu berbahasa Indonesia. Atas permintaan penonton ketika Koes

Bersaudara manggung, mereka terpaksa membawakan lagu-lagu The Beatles,

Kalin Twin dan Everly Brothers. Di tengah situasi ekonomi sulit, Nomo Koeswoyo

mengundurkan diri. Keadaan ekonomi Tonny Koeswoyo pun menurun hingga

menjual radio untuk membeli becak guna menyambung nyawa. Tetapi berusaha

keras eksis di bidang musik dengan merekrut Murry atau Kasmuri membentuk grup

musik yang diberi nama sementara “Free and Peace”, sebelum kemudian

terinspirasi dengan APC PLUS dan Koes Pluslah nama yang dipilih untuk nama

grup yang terdiri dari Tonny, Yon, Yok dan Murry. Maestro musik yang bernama asli



BAB XI MAESTRO KOMPONIS INDONESIA Menulis lagu dari hati 151

.................................................

Koestono ini seperti mendapat energi baru dengan masuknya Murry, sehingga

kreatifitasnya tidak terbendung dengan menampilkan irama musik yang lebih ber-

variasi.

Walau mula-mula Koes Bersaudara dan Koes Plus berkiblat musik barat,

tetapi suatu waktu Tonny Koeswoyo berseru agar

musisi Indonesia jangan segan menggali keka-

yaan seni musik tradisi- onal Indonesia. Dan dia

benar-benar berhasil membuktikan dengan

keberhasilannya mera- mu musiknya dengan

warna lokal atau tradi- sional. Hingga hari ini

belum kita temukan mu- sisi sekonsitensi dia da-

lam beridealisme. Hal ini dibuktikan dengan

sejumlah album pop In- donesia, pop Jawa, pop

Melayu, pop Keroncong dan lain-lain. Dengan

berbekal bacaan filsafat yang bersumber dari Al-Quran, Injil, Gitanjali, Bhagawad

Gita Vivekananda dan lain sebagainya, menyebabkan lirik lagu yang dia ciptakan

memiliki bobot. Tidak hanya tema cinta yang diusung oleh Tonny, tetapi merambah

pada tema Ke-Tuhanan, tema nasionalisme, keindahan alam dan lain-lain.

Walaupun pada waktu itu sempat menimbulkan pendapat miring bagi

pengamat musik, konsep mencipta lagu yang berlirik sederhana dan easy listening

menjadikan lagu Koes Bersaudara dan Koes Plus bertahan hingga 3 dasawarsa

tidak mustahil menjadi lagu rakyat sepanjang masa. Intensitas bermusik yang

tinggi menyebabkan raganya terlupakan, sehingga pada tanggal 27 Maret 1987

penyakit kanker usus mengakhiri hidupnya dalam usia 51 tahun.









152 Menulis lagu dari hati WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................



Cipt.Tonny K.



Intro : G Am C D





G Am

Hidupku selalu sepi

C D G Em C D

Menjerit dalam hatiku

G Am

Khu hibur s’lalu diriku

C D G

Bernyanyi sedih dan pilu





Reff :

C D G Em C

Matahari kan bersinar sayang oh..

D G Em

Mendung kan tertiup angin

C D G Em

Burung burung kan bernyanyi sayang oh

C D G Em

Menghibur hati yang sedih





BAB XI MAESTRO KOMPONIS INDONESIA Menulis lagu dari hati 153

.................................................

C D G Em

Hujan pun akan berhenti sayang oh...

C D G Em C D

Alam pun akan berseri





G Am

Bila senja telah tiba

C D G Em C D

Hatiku tambah sengsara

G Am

Tapi tetap ku bernyanyi

C D G Em

Walau malam telah sepi





Kembali ke reff









154 Menulis lagu dari hati WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................

TITIEK PUSPA



Lahir di Tanjung, Kalimantan Selatan tanggal 1 November 1937. Dari kecil,

Titiek suka sekali menyanyi, ia sering nembang musik kesenian tradisional Jawa.

Ketika duduk di bangku SMP tahun 1954, ia mengikuti perlombaan menyanyi

dan mendaftar diam-diam sebab takut dimarahi oleh ayahnya.

Titik bersikeras mengikuti festival atas dorongan teman-temannya. Untuk itu

Titiek atau Soemarti disa- rankan mendaftar dengan

mengubah nama menjadi Titiek Puspo, diambil dari

nama panggilannya Titiek, dan Puspo dari nama

ayahnya sebagai siasat agar tidak ketahuan ayahnya. Soe-

marti setuju lalu mengIndo- nesiakan nama Puspo men-ja-

di Puspa. Maka, lengkaplah nama baru Titiek Puspa se-

buah nama beken yang di kemudian hari melegenda da-

lam jagat dunia musik pop Indonesia. Walau menghadapi

saingan, kebanyakan murid SMA, Titiek yang masih duduk

di bangku SMP berhasil ke- luar sebagai juara pertama.

Selain sebagai penya- nyi Titiek Puspa juga pencipta

lagu ternama. Talenta ini muncul, terdorong oleh

dukungan Mus Mualim, pianis yang sejak tahun 1970 resmi menjadi suami

keduanya. Pada tahun 1963. Lagu klasik “Hidup” karya cipta pertamanya

berhasil ditulis dengan not angka tanpa birama maupun tanda-tanda baca musik

apapun.

Tahun 1964 muncul lagu kedua berjudul “Mama”, tercipta bersamaan

meninggalnya ibu Titiek dan pers sedang memusuhinya pula gara-gara salah

paham. Titiek ketika itu juga diliputi berbagai gosip, kasus perceraian dan per-

juangan hidup berat membesarkan kedua putrinya, Petty dan Ella. Lagu ini mulai

melambungkan nama Titiek Puspa.



BAB XI MAESTRO KOMPONIS INDONESIA Menulis lagu dari hati 155

.................................................

Lagu “Bing” yang diciptakannya tahun 1973, berkisah tentang kedekatan hati

dan persahabatannya dengan Bing Slamet. Artis komedi dan penyanyi serba bisa

yang sudah menjadi pujaan hatinya sejak lama, tiba-tiba dikabarkan meninggal

dunia. Berita kematian Bing sampai ke telinga Titiek seperti petir menggelegar

di siang hari. Sayang, Titiek tidak bisa menghadiri pemakaman sahabat yang

memikat hatinya sebab harus mengadakan pertunjukkan ke Singkep, Riau.

Jadilah lagu “Bing” tercip- ta di dalam pesawat dalam

waktu setengah jam.

Lagu-lagu lain kemu- dian bermunculan. Sejumlah

nama penyanyi berhasil terangkat ke permukaan

menjadi artis penyanyi terkenal setelah membawakan

lagu karya Titiek Puspa. Seperti, Lilies Suryani yang

membawakan lagu “Gang Kelinci”, Eddy Silitonga ”Romo

Ono Maling”, “Rindu Sete- ngah Mati”, Acil Bimbo

“Adinda”, serta Euis Darliah “Apanya Dong”. Euis

Darliah juga mem- bawakan lagu “Horas Kasih”

yang pada The World Song Festival di Los Angeles,

Amerika Serikat tahun 1984, berhasil memenangkan

penghargaan Bronze Prize. Padahal Titiek dengan

merendah menyebutkan, lagu itu gampangan saja,

hura-hura, tidak ada hebatnya.

Titiek Puspa terinspirasi mencipta lagu hampir setiap hari, sekalipun kaki

sudah naik ke tempat tidur. Sebab seringkali terjadi, di kepalanya tiba-tiba

muncul notasi-notasi lagu seperti sedang berjalan-jalan. Kemudian, notasi itu

dicoret-coret di atas kertas untuk dijadikan sebuah lagu atau hanya sebagai

onggokan kertas lusuh.

Mencipta lagu bagi Titiek bisa di mana saja dan kapan saja asal bukan di

keramaian dan tidak sedang mengobrol. Sepanjang hayatnya, ia merasakan



156 Menulis lagu dari hati WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................

hidup itu indah, menyenangkan dan mengesankan. Titiek Puspa adalah komponis

wanita dengan ratusan karya cipta. Ia tergolong terbanyak karya lagu-lagunya

dibanding wanita komponis lain. Oleh penyanyi juniornya, kepada Titiek Puspa

dibuatkan sebuah album berisi 12 lagu karya cipta Titiek, yang dinyanyikan dan

diaransemen ulang oleh 12 musikus muda berbakat Indonesia. Judulnya “Tribute

to Titiek Puspa”, dimaksudkan sebagai persembahan kepada senior bernama

Titiek Puspa. Titiek Puspa memang layak dihargai, bahkan mungkin harus lebih

dari itu karena dedikasi dan reputasi Titiek pada pengembangan musik sepanjang

hayat.









Orang-orang yang sukses tidak pernah mengeluh, orang-orang yang gagal

menganggap orang lain sebagai penyebab.

Winnershardly complain, losers always point their fingers at others for their failure.









BAB XI MAESTRO KOMPONIS INDONESIA Menulis lagu dari hati 157

.................................................

Salah satu karya lama Titiek Puspa dalam album “Tribute to Titiek Puspa” menjadi

populer kembali karena lagu ini diaransemen ulang oleh Peterpan.









Cipt : Titiek Puspa

Intro : D D Bm Em Gm Bm Em A



D

Ada yang benci dirinya

Em A

Ada yang butuh dirinya

D Fis Bm

Ada yang berlutut mencintainya

D A

Ada pula yang kejam menyiksa dirinya

D Em

Kini hidup wanita si kupu-kupu malam

A D

Bekerja bertaruh seluruh jiwa raga

D Em

Bibir senyum kata halus merayu memanja

A

Kepada setiap mereka yang datang

D Bm

Dosakah yang dia kerjakan





158 Menulis lagu dari hati WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................

Em Gm

Sucikah mereka yang datang

D Fim Bm

Kadang dia tersenyum dalam tangis

Em G A D

Kadang dia menangis di dalam senyuman



Reff :

D Em

Oh apa yang terjadi .... terjadilah

A D Em

Yang dia tahu Tuhan menyayang umatnya

D Em

Oh apa yang terjadi ... terjadilah

A D

Yang dia tahu hanyalah penyambung nyawa



Intro : D Bm Em Gm D Bm Em A



Kembali ke reff









BAB XI MAESTRO KOMPONIS INDONESIA Menulis lagu dari hati 159

.................................................

GOMBLOH

Tutur Sang Trubatur



Biarpun bumi bergoncang, kau tetap Indonesiaku

Andaikan matahari terbit dari barat, kaupun tetap Indonesiaku

Tak sebilah pedang yang tajam dapat palingkan daku darimu

(Kebyar-Kebyar, 1979)



Lirik yang terasa menye- linap ke wilayah jingoisme ini

nyaris seperempat abad berkumandang di saat

persada tercinta merayakan Proklamasi Kemerdekaan di

setiap Agustus. Tanpa sadar lagu yang ditulis dan dipopu-

lerkan Gombloh kini secara tak resmi berdampingan de-

ngan “Padamu Negeri” (Kus- bini), “Berki-barlah Bendera-

ku” (Ibu Sud) atau “Dari Sabang Sampai Merauke”

(R.Surarjo) sebagai lagu-lagu wajib Nasional. Sesuatu yang

tak terpikirkan Gombloh ketika menciptakan lagu ini di perte-

ngahan era 70-an.

Selain itu Gombloh masih menulis banyak lagu bertema

cinta negeri dari lagu bertajuk “Indonesia Kami”, “Indone-

siaku”, “Pesan Buat Negeriku”, “BK” lagu yang bertutur tentang sosok Bung Karno,

sang proklamator. Tapi Gombloh memang seolah trubatur komplit. Dia tak hanya

memuja-muji tanah kelahiran, tak hanya menafsirkan pesan-pesan alam tapi juga

memotret sosial kalangan kelas pekerja bahkan mengedepankan kritik sosial yang

tajam.

Betapa fasihnya Gombloh menuturkan sketsa kehidupan rakyat jelata sehari-

hari. Ini terlihat dari deretan kata-kata yang dirangkainya dalam lagu-lagu

ciptaannya seperti “Doa Seorang Pelacur”, “Kilang-Kilang”, “Poligami Poligami”,



160 Menulis lagu dari hati WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................

“Nyanyi Anak Seorang Pencuri”, “Selamat Pagi Kotaku”.

Bahkan Martin Hatch seorang peneliti dari Cornell University mempelajari

lagu-lagu dalam album Gombloh “Berita Cuaca” (1982) dan mengangkatnya dalam

sebuah karya ilmiah bertajuk Social Criticsme In The Songs Of 1980’s Indonesian

Pop Country Singers dan dipresentasikan dalam seminar musik The Society of

Ethnomucicology yang berlangsung di Toronto Kanada pada 2 hingga 5 November

2000. Dalam makalahnya Martin Hatch meneliti kekuatan dan nilai lagu-lagu

Gombloh dalam perspektif kehidupan sosial seperti “Berita Cuaca”, “Hong

Wilaheng Sekareng Bawono Langgeng”, “Denok-Denok Debleng”, “Ujung Kulon

Baloran”, “3600 Detik”, “Kebayan-Kebayan”, “Hitam Putih” dan “Kami dari Alam”.

Memasuki era 80-an, Gombloh mulai menorehkan karya-karya yang

berkonotasi humor seperti lagu “Lepen” (singkatan Lelucon Pendek) maupun

“Selopen” (singkatan Seloroh Pendek) yang menghasilkan sebuah idiom yang

begitu lekat di masyarakat, “Kalau cinta melekat, tai kucing rasa coklat’. Di sisi lain,

Gombloh yang tercerabut dari budaya pop justru tak bergeming ketika harus

menghasilkan lagu seperti “Kugadaikan Cintaku” yang berhasil terjual di atas

jumlah 1 juta keping.

Di era inilah Gombloh seolah terjerembab pada karya-karya yang berorientasi

ke pasar. Lalu bermuncullah lagu-lagu seperti “Apel”, “Hey Kamu”, “Percayalah

Cintaku tetap Hangat”, “Karena Iseng”, “Arjuna Cari Cinta”, “Konsumsi Cinta”

hingga “Tari Kejang”. Gombloh pun mulai menulis lagu-lagu bertema pop untuk

penyanyi Tyas Drastiana hingga Vicky Vendi. Tak sedikit yang menyayangkan

sikap Gombloh dalam bermusik seperti ini. Gombloh seperti tak kuat lagi

mempertahankan idealisme dalam berkarya. Walhasil, Gombloh memang seolah

terpilah pada dua kepribadian dalam karya-karya ciptanya, antara karya-karya

idealis dan karya-karya yang bermuara di wilayah komersil. Namun justru

membaurnya Gombloh dengan tema populis membuat sosoknya semakin dikenal

masyarakat luas dengan dandanan y ang menjadi trademark (identitas): tubuh



BAB XI MAESTRO KOMPONIS INDONESIA Menulis lagu dari hati 161

.................................................

kerempeng, bersepatu kets, rambut dikuncir, kacamata hitam dan setelan putih-

putih.

Gombloh sang trubatur menghembuskan nafas terakhir pada 9 Januari 1988.

Pada 20 Juni 2003 sekelompok pemusik Surabaya tergabung dalam Kelompok

Pemusik Jalanan Surabaya yang mengunjungi makam Gombloh menobatkan

Gombloh sebagai Pahlawan Pemusik Jalanan. Tahun 2005 oleh PAPPRI

(Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu dan Penata Musik Rekaman Indonesia),

Gombloh dianugerahkan penghargaan Nugraha Bhakti Musik atas jasa-jasanya

untuk dunia musik di Indonesia.

Sayup-sayup terdengar suara Gombloh sang trubatur menggaung dari kaset

lawas “Nadia & Atmosohere” yang telah berusia 28 tahun. Lagu bertajuk “Silhoutte

Kuda Jantan” ini seperti menyibak jati diri Gombloh yang sesungguhnya :



Tak lekang hempasan zaman

Dan satu jalur pandang mataku

Idealisme kehidupan

Kemurnian yang kukuh tanpa ragu

yang menyengat harian surya.









162 Menulis lagu dari hati WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................

Lirik yang terasa menyelinap ke wilayah jingoisme ini nyaris seperempat abad

berkumandang di saat persada tercinta merayakan Proklamasi Kemerdekaan di

setiap Agustus.



Kebyar Kebyar

Cipt : Gombloh



G C G C G

Indonesia.... merah darahku, putih tulangku

D D

Bersatu dalam semangatmu

G C G C G

Indonesia....debar jantungku, getar nadiku

D D

Berbaur dalam angan-anganmu

C D C D G

Kebyar-kebyar, pelangi jingga



Biarpun bumi bergoncang

Kau tetap Indonesiaku

Andaikan matahari terbit dari barat

Kaupun tetap Indonesiaku

Tak sebilah pedang yang tajam

Dapat palingkan daku darimu



Am D

Kusingsingkan lengan





BAB XI MAESTRO KOMPONIS INDONESIA Menulis lagu dari hati 163

.................................................

Bm A

Rawe-rawe rantas malang-malang tuntas denganmu

G C G C G

Indonesia...merah darahku, putih tulangku

D D

Bersatu dalam semangatmu

G C G C G

Indonesia....debar jantungku, getar nadiku

D D

Berbaur dalam angan-anganmu

C D C D G

Kebyar-kebyar, pelangi jingga

G C G C G

Indonesia...merah darahku, putih tulangku

D D

Bersatu dalam semangatmu

G C G C G

Indonesia...nada laguku, symphoni perteguh

D D

Selaras dengan symphonimu









Kami titipkan

bangsa ini padamu







164 Menulis lagu dari hati WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................

PANCE PONDAAG

Sang Raja Pop Melankolis



Nama Pance Pondaag mungkin abadi. Tak terhitung sudah karya yang

dihasilkan penyanyi dan pencipta lagu tersebut. Di era 1980-an, lagu-lagunya

merajai blantika musik pop Indonesia. Sederet artis diorbitkan melalui lagu-lagunya

yang melankolis. Bahkan sampai sekarang, lagu-lagu Pance masih sering diputar

dan diperjualbelikan. Sa- yangnya, lagu-lagu yang

beredar di pasaran itu tidak berasal dari tangan produser

resmi.

Selain Pance, ada dua nama pencipta lagu-lagu manis

lain seperti Rinto Harahap dan Obbie Messakh. Penulis

lagu lain A. Riyanto (almar- hum), gaya musik dan liriknya

berbeda dengan trio Pance- Rinto-Obbie. Gaya Pance dan

dua kawannya itu jauh lebih sederhana, manis, melankolis,

bernada pasrah, bahkan frustasi.

Mungkin, itulah alasan Menteri Penerangan Harmoko

melarang lagu “Hati yang Luka”, karya Obbie Messakh,

serta lagu-lagu sejenis di TVRI. Pelarangan ini sekaligus

mengakhiri era kejayaan Pance dan kawan-kawannya di

industri musik pop. Lalu, muncullah ‘pop kreatif’ yang akordnya lebih kaya dan

berbobot.

Tempat tinggal Pance berupa rumah toko dua tingkat. Satu lantai untuk tempat

tinggal, satu lagi sebagai studio musik yang disewakan. Hanya dari pemasukan

studio dan royalti yang tidak seberapa itulah keluarga Pance hidup. Konon, dulu

papan bertulisan Flower Sound Studio bertengger di depan rumah tersebut. Di

studio itu pulalah, Pance menghasilkan ratusan karya emasnya. Bahkan, Pance

dikenal sebagai pekerja keras sering menghabiskan dua hingga tiga hari waktunya



BAB XI MAESTRO KOMPONIS INDONESIA Menulis lagu dari hati 165

.................................................

untuk menggarap sebuah lagu. Namun, papan petunjuk nama itu sudah tidak ada,

bekasnya pun tidak terlihat.

Kecilnya royalti ini pula membuat Pance tidak mau lagi berkarya. Walau

mengaku masih ingin mencipta lagu. Pance terlanjur patah arang. “Buat apa

mencipta, toh hasilnya dibajak juga,” terangnya pesimistis. Menurut dia, sikap

pesimistis ini sangat beralasan. Saat ini tak ada produser yang mau menerbitkan

karyanya sebab pasti kalah saing dengan para pembajak. Padahal menurut Pance,

mencipta lagu itu tidak segampang membalikkan tangan. Menciptakan lagu harus

didasari perasaan dan mood yang kuat. “Saya tidak bisa disuruh membuat lagu.

Inspirasi itu bisa datang dan pergi saat itu juga tanpa bisa diatur,” ujarnya. Saat ini

Pance lebih sering membiarkan inspirasi lagunya pergi begitu saja. Dia tak lagi

menuruti instingnya untuk menciptakan nada-nada indah.









Rinto Harahap







Orang-orang yang sukses berpandangan luas, orang-orang yang gagal

berpandangan sempit.

Winners are far-sighted, loser short-sighted.









166 Menulis lagu dari hati WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................

Lagu Pance F. Pondaag yang mendayu-dayu pernah mewarnai persada musik pop

Indonesia. Soal mutu, bagus-jelek, manfaat-mudarat, terserah penilaian masing-

masing orang.





Kucari Jalan Terbaik

Cipt : Pance F. Pondaag



C G

Sepanjang kita masih terus begini

C

Tak kan pernah ada damai bersenandung

F C

Kemesraan antara kita berdua

G C

Sesungguhnya keterpaksaan saja



C G

Senyum dan tawa hanya sekadar saja

C

S’bagai pelengkap sempurnanya sandiwara

F C

Berawal dari manisnya kasih sayang

G C

Telanjur kita hanyut dan terbuai





BAB XI MAESTRO KOMPONIS INDONESIA Menulis lagu dari hati 167

.................................................

C G

Kucoba bertahan mendampingi dirimu

C

Walau kadang kala tak seiring jalan

F C

Kucari dan selalu kucari jalan terbaik

G C

Agar tiada penyesalan dan air mata









Orang-orang yang sukses tahu menempatkan diri, orang-orang yang gagal salah

menempatkan dirinya.

Winners have high regard for them-selves, losers look down upon them-selves.









168 Menulis lagu dari hati WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................

FARIZ RUSTAM MUNAF

Pioner Dasar Pop Progresif



Fariz Rustam Munaf yang lebih dikenal dengan nama Fariz RM, ia lahir pada

tanggal 5 Januari 1961 adalah seorang penyanyi dan musikus Indonesia. Sebagai

penyanyi dan musikus, putra dari pasangan Roestam Moenaf, penyanyi RRI

Jakarta dan Anna Reijnen- berg ini dikenal masyarakat

dengan tembang “Barce- lona” dan “Sakura” yang men-

jadi hits di masyarakat.

Sejak kecil Fariz telah diperkenalkan kepada musik.

Maklum, ibunya Hj. Anna Reijnenberg adalah guru les

piano. Selain itu, Fariz juga belajar piano pada Sunarto

Sunaryo dan Prof. Charlotte Sutrisno JP. Pengalaman

bermusiknya dimulai pada usia 12 tahun, saat berteman

dengan Debby dan Odink Nasution. Mereka membentuk

Young Gipsy yang mem- bawakan musik blues dan rock.

Dengan pengalamannya itu, Fariz bekerja sama dengan

Addie MS, Adje Soetama dan Iman RN untuk membuat

operet pada acara perpi- sahan dan vokal group seko-

lahnya.

Jalan ke dunia musik profesional mulai terbuka di tahun 1977. Saat itu, Fariz

RM bersama Raidy Noor, Erwin Gutawa dan Ikang Fawzi teman sekolah sewaktu

masih duduk di bangku SMA 3 Jakarta, mengikuti Lomba Cipta Lagu Remaja yang

diadakan radio Prambors Jakarta. Meski hanya meraih juara 3, namun tawaran dari

berbagai grup band mulai berdatangan.

Fariz melanjutkan kuliah di ITB jurusan seni rupa pada tahun 1978. Fariz pun

mencoba untuk mengembangkan dan menimba ilmu serta menambah

pengalaman dengan bergabung di dua grup band beraliran rock, Giant Step dan



BAB XI MAESTRO KOMPONIS INDONESIA Menulis lagu dari hati 169

.................................................

Akhir tahun 1980, Fariz membuat album kedua bertajuk “Sakura”. Album ini

sukses besar. Pada tahun 1983, Fariz bergabung dengan Erwin Madjid dan Darwin

B Rachman membentuk kelompok musik Wow. Mereka bertiga, Iwan (vocal, piano,

keyboard), Darwin (bas) dan Fariz (drum) kemudian merilis album bertajuk “Produk

Hijau”. Wow menghadirkan nuansa rock progresif lewat lagu-lagu seperti “Pekik

Merdeka”, “Armageddon”.

Selama 25 tahun kariernya, dari tahun 1978 hingga 2003, Fariz telah

menghasilkan 20 album solo, 72 album kolaborasi, 18 album soundtrack, 27 album

produksi di mana dia berperan sebagai produser dan 13 album internasional yang

dirilis di Eropa dan Asia Pasifik. Di antara lagu-lagu ciptaannya yang terkenal

hingga sekarang adalah lagu “Barcelona”, “Nada Kasih” (duet dengan Neno

Warisman), “Susie Bhelel”, “Menggapai Bintang” (Symphony), “Selamat Untukmu”

(Jakarta Rhythm Section), dan “Renungan”, “Di bayang Dewasa” yang menam-

pilkan Fariz RM duet bersama Marissa Haque.









Erwin Gutawa James F. Sundah









Orang-orang yang sukses dapat mengatasi hal yang tidak diharapkan, orang-

orang yang gagal tidak mampu menghadapi hal yang tidak diharapkan.

Winners anticipate the unexpected, losers can never tolerate the unexpected..









170 Menulis lagu dari hati WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................

Lagu “Sakura” pernah mewarnai persada musik pop progresif Indonesia. Lagu ini

sumber inspirasi bagi musisi Indonesia.







Cipt : Fariz R.M.



Am Dm

Senada cinta bersemi di antara kita

G C

Menyandang anggunnya peranan jiwa asmara

E

Terlanjur untuk berhenti

Am E

Di jalan yang tlah tertempuh semenjak dini sehidup semati

Am Dm

Kian lama kian pasrah kurasakan jua

G C

Janji yang terucap tak mungkin terhapus saja

E

Walau rintangan berjuta

Am E Am

Walau cobaan memaksa diriku terjerat di peluk asmara

Am Dm

Bersama dirimu terbebas dari nestapa

G C

Dalam wangi bunga cita cinta nan bahagia





BAB XI MAESTRO KOMPONIS INDONESIA Menulis lagu dari hati 171

.................................................

E

Walau rintangan berjuta

E Am

Walau cobaan memaksa diriku terbuai di batas asmara

Am Dm Am

Terlambat untuk berdusta terlambatlah sudah

E Am

Menipu sanubari tak semudah kusangka

Am Dm

Yakin akan cintamu

Am

Yakinkan segalanya

E

Perlahan dan pasti daku kan melangkah

Am

Menuju damai jiwa









Orang-orang yang sukses berpendirian teguh, orang yang gagal mudah goyah.

Winners are non-conformists, loser conformists.









172 Menulis lagu dari hati WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................

RHOMA IRAMA

Sang Raja Dangdut



Amerika boleh punya King of Rock ataupun King of Pop, tapi Indonesia juga

tidak kalah karena kita punya Raja Dangdut Rhoma Irama, Sang Satria Bergitar

Legenda. Sejak kecil, Rhoma sudah menunjukkan musikalitas yang luar biasa. Dia

suka melantunkan lagu “No Other Love” kesukaan ibunya. Bahkan konon sewaktu

dia masih bersekolah di Tasikmalaya, satu kelas

menjadi kosong karena pin- dah ke kelas lain untuk me-

nyaksikan Rhoma beraksi menyanyi. Bakat musiknya

sedikit banyak merupakan warisan dari ayahnya yang

mahir bermain suling dan menyanyikan lagu-lagu Cian-

juran. Pamannya, Arifin Ganda, juga turut andil dalam

memupuknya dengan mem- perkenalkan lagu-lagu Jepang

saat Rhoma masih kecil.

Salah satu prestasi musiknya yang cukup menonjol

saat masih kecil adalah ketika dia menarik perhatian

seorang musisi senior pada zaman itu, Bing Slamet, saat

membawakan sebuah lagu barat pada pesta di sekolah-

nya. Karena itulah, pada waktu Rhoma masih duduk di

kelas 4 SD, Bing Slamet membawanya untuk tampil pada sebuah pertunjukkan di

gedung Serikat Buruh Kereta Api (SBKA).

Sosok kharismatis yang akrab disapa sebagai Bang Haji lahir pada 11

Desember 1946 di Tasikmalaya. Putra dari pasangan Raden Burdah Anggawiya

dan Tuti Juariah, dia adalah anak kedua dari empat belas bersaudara. Terlahir

dengan nama Irama, pemberian sang ayah yang kagum atas kelompok sandiwara

Irama Baru yang pernah menghibur pasukan pimpinan beliau, dia sering dipanggil

Oma sejak kecil, dan saat digabungkan dengan gelar Raden dan Haji yang



BAB XI MAESTRO KOMPONIS INDONESIA Menulis lagu dari hati 173

.................................................

dimilikinya, jadilah nama panggungnya yang dikenal semua kalangan, R.H.Oma

Irama alias Rhoma Irama.

Kecintaan sekaligus keprihatinannya pada musik orkes Melayu (akar dari

musik dangdut) yang termarginalisasi oleh gelombang musik rock mendorong

Rhoma Irama membentuk Soneta Group yang beranggotakan delapan personil

pada 11 Desember 1970. Soneta berambisi untuk membuat revolusi musik di mana

Orkes Melayu bisa berdiri sejajar dengan jenis musik lainnya.

Bersama Soneta Group, Rhoma sukses merombak

citra musik dangdut (orkes melayu), yang tadinya

dianggap musik pinggiran menjadi musik yang layak

bersaing dengan jenis musik lainnya. Dangdut sendiri

tadinya merupakan cemooh- an atas musik orkes melayu

berdasarkan suara gendang- nya, justru diorbitkan Rhoma

Irama pada tahun 1974 de- ngan menjadikannya sebagai

sebuah lagu : Dangdut (yang kini lebih populer dengan na-

ma Terajana). Rhoma juga semakin mengukuhkan pre-

dikat dangdut sebagai musik yang bisa diterima semua ka-

langan lewat lagunya “Viva Dangdut” yang dia ciptakan

tahun 1990.

Bersama Soneta Group, Rhoma mewakili musik

dangdut dalam konser perdamaian di Istora Senayan. Berbagi panggung dengan

Ahmad Albar dan God Bless sebagai representatif musik rock. Konser tersebut

berhasil mendamaikan perseteruan yang selama ini terjadi antara kubu musik

dangdut dan musik rock. Duetnya dengan Elvy Sukaesih mengantarkan keduanya

kepada puncak popularitas. Lagu-lagu mereka seperti “Janda atau Perawan” dan

“Penasaran” masih dikenal hingga saat ini. Bahkan begitu serasinya duet

keduanya, membuat Rhoma mendapat gelar Raja Dangdut, sementara Elvy

menjadi Ratu Dangdutnya.



174 Menulis lagu dari hati WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................

Kiprah dan dedikasi Sang Legenda juga diakui dunia, terbukti dengan gelar

Professor Honoris Causa dalam bidang musik yang diterimanya dari dua

universitas yang berbeda, yaitu dari Northern California Global University dan

American University of Hawai, keduanya dari Amerika. Pada 16 November 2007,

Rhoma menerima penghargaan sebagai “The South East Asia Superstar Legend”

di Singapura. Tahun 2007, Rhoma menerima Lifetime Achievement Award pada

penyelenggaraan perdana Anugrah Musik Indonesia (AMI) Dangdut Awards di

TMII. Rhoma telah menciptakan lebih dari 500 lagu dangdut.









Orang-orang yang sukses berdisiplin diri, orang-orang yang gagal menurut

kehendak hati.

Winners are self-disciplined, losers sef-indulgent.









BAB XI MAESTRO KOMPONIS INDONESIA Menulis lagu dari hati 175

.................................................

Cipt : Rhoma Irama

Intro : G C D G



G C

Darah muda darahnya para remaja

Am

Yang selalu merasa gagah

D

Tak pernah mau mengalah

G C

Masa muda masa yang berapi-api

Am

Yang maunya menang sendiri

D

Walau salah tak perduli

G

Darah muda



Reff :

G

Biasanya para remaja

C

Berpikirnya sekali saja

Am G

Tanpa menghiraukan akibatnya



176 Menulis lagu dari hati WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................

G

Wahai kawan para remaja

C

Waspadalah dalam melangkah

Am G

Agar tidak menyesal akhirnya





G C

Darah muda darahnya para remaja

Am

Yang selalu merasa gagah

D

Tak pernah mau mengalah

G

Darah muda









Orang-orang yang sukses berpikir dulu baru bertindak, orang-orang yang gagal

bertindak dulu baru berpikir.

Winners think and act, losers act and think.









BAB XI MAESTRO KOMPONIS INDONESIA Menulis lagu dari hati 177

.................................................

IWAN FALS



Virgiawan Listianto yang populer dengan nama Iwan Fals dikenal sebagai

“wakil rakyat” yang lantang menyuarakan seruan hati rakyat kecil. Sepanjang

karirnya selama kurang lebih 20 tahun di dunia musik, ia terbukti memiliki

kelompok penggemar khusus yang dekat dengan kemiskinan, ketidakadilan dan

pengangguran. Lagu-lagunya kerap dihubungkan dengan protes - protes sosial

seperti pernah terkenal lewat “Oemar Bakrie” (1981)

dan “Bento” (1991). Nama besar yang disandangnya saat

ini dicapainya melalui jalan penuh kerikil dan berdebu di

bawah hujan dan terik mata- hari dalam komunitas “Penga-

men Jalan”. Iwan Fals diberi julukan “Pahlawan Besar Asia”

menurut majalah “Time Asia” edisi 29 April 2002.

Menginjak usia 13 tahun, Iwan mulai mengamen di

Bandung, sama seperti anak SMP lainnya. Keinginan

tampil beda dan menarik perhatian teman-temannya

yang suka memainkan lagu lagu Rolling Stones. Ia mencoba

mengarang lagu sendiri. Ia membuat lagu yang liriknya

lucu, bercanda, bahkan mengotak-atik lagu orang. Lagu

itu pertamanya berjudul “Aku dan Sekolah” bercerita

tenang gurunya yang galak. Ulahnya ini tentu saja membuat teman-temannya ter-

tawa terpingkal-pingkal. Meskipun cerdas di sekolah Iwan biasa-biasa saja

karena waktunya habis untuk mengembangkan bakat seni dalam mencipta lagu,

memainkan gitar, harmonika dan piano.

Waktu terus berjalan sementara lagu-lagu Iwan mulai terkenal tidak hanya

di Bandung tetapi juga di Jakarta. Ia tertarik dengan ajakan seorang produser, Iwan

yang masih sekolah di SMAK BPK Bandung, pergi ke Jakarta bersama teman-

temannya dari Bandung yakni Toto Gunarto, Helmi, Bambang Bule yang terga-



178 Menulis lagu dari hati WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................

hasil penjualan sepeda motor Iwan. Namun penjualan album tersebut kurang

sukses di pasaran. Dalam mencipta lagu, Iwan Fals mendapat inspirasi dari

koran, televisi, keadaan sekitar dan alam. Saat rezim Orde Baru menghadapi detik-

detik ketumbangannya, ia membuat lagu berjudul “Kamu Sudah Gila”, “Kamu

Sudah Jadi Tuhan” Sedang lagunya berjudul “Belalang Tua” diilhami oleh seekor

belalang yang bergayut di selembar daun selama berhari-hari di kebun miliknya.

Pada 18 Juni 2003 yang lalu, Iwan bersama isterinya, mbak Yos, merangkap

sebagai manajernya meluncurkan album di bawah bendera Musica Studio

berjudul Iwan Fals : “In Collaboration with”, yang kebanyakan berisi lagu-lagu

cinta. Dari 10 lagu, kecuali “Rinduku” karya Harry Roesli, lima lagu lainnya

dibuat oleh pencipta-pencipta lagu muda, yaitu Pongky (Jikustik) “Aku Bukan

Pilihan”, Eross (Sheila on 7) “Senandung Lirih”, Piyu (Padi) “Sesuatu yang

Tertunda”, Azis MS (Jamrud) “Ancur” dan Kikan (Cokelat) “Sudah Berlalu”

sedangkan empat lagu lainnya, diambil dari album “Suara Hati” yaitu “Kupu-kupu

Hitam Putih”, “Belalang Tua”, “Suara Hati” dan “Hadapi Saja” yang semuanya

diaransemen ulang.









BAB XI MAESTRO KOMPONIS INDONESIA Menulis lagu dari hati 179

.................................................

Hari menjelang magrib, Iwan berjalan-jalan di Pancoran dan melihat anak kecil

bekerja menjajakan koran, ilham pun datang maka lahirlah lagu “Sore Tugu

Pancoran”.









Cipt : Iwan Fals





Intro : C Am C Am

F C G C

Si budi kecil kuyup menggigil

F C G C

Menahan dingin tanpa jas hujan

F C G C

Di simpang jalan tugu pancoran

F C G C

Tunggu pembeli jajakan koran



F C G C

Menjelang magrib hujan tak reda

F C G C

Si Budi Murung menghitung laba

F C G C

Surat kabar sore dijual malam



Selepas Isya melangkah pulang





180 Menulis lagu dari hati WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................

Reff :

Am G F C

Anak sekecil itu berkelahi dengan waktu

Am F C

Demi satu impian yang kerap ganggu tidurmu

Am G F C

Anak sekecil itu tak sempat nikmati waktu

Am F C

Dipaksa pecahkan karang lemah jarimu terkepal



Interlude : C Am C Am



F C G C

Cepat langkah waktu pagi menunggu

F C G C

Si Budi sibuk siapkan buku

F C G C

Tugas dari sekolah selesai setengah

F C G C

Sanggupkah si budi yang di dua sisi



Kembali ke : Reff



Coda : C Am C Am









BAB XI MAESTRO KOMPONIS INDONESIA Menulis lagu dari hati 181

.................................................

MBAH SURIP

Sang Fenomenal



Kehadirannya di blantika musik Indonesia yang sangat singkat telah

memberikan warna dalam hal penulisan lagu. Lirik lagu yang sederhana dan

diulang-ulang namun mengandung filosofi yang dalam. Apakah dengan karya

sederhana itu mengesankan Mbah Surip menciptakan lagu asal-asalan dan

murahan? Justru disitulah “kekuatan” lelaki asal Mojokerto, yang bernama asli Urip

Ariyanto bin Soekotjo ini. Di balik lirik sederhana, tersimpan pesan-pesan moral

kaya makna.

Seolah Mbah Surip hendak mengajarkan, tidak perlu ribet untuk menyam-

paikan ‘pesan moral’ lewat lagu. Pakai bahasa sederhana

agar gampang dipahami, sekaligus cepat akrab di telinga

masyarakat. “Bahasa tinggi itu hanya milik pejabat, ha ha

ha...”, kata mbah Surip.

Sebagai contoh, dia menjelaskan filosofi lagu “Tak

Gendong” artinya gotong royong. Rupanya Mbah Surip

hendak mengajarkan bahwa kita perlu “menggendong”

bersama-sama beban hidup agar menjadi enteng. “Seperti

gajah dan semut di hutan”, tambahnya. “Semut itu kan

bersatu padu menggendong makanan untuk kepentingan

bersama....hahaha...”. Lagi- lagi Mbah Surip menerangkan

sambil tertawa. Gajahpun, hi- dup berkelompok di komuni-

tasnya agar kuat bertahan saat ancaman datang.

Begitulah gaya si mbah empat cucu dari empat oang anak ini menyampaikan

pesan moral. Sederhana tapi sarat makna. Coba perhatikan lirik lagu “Tak

Gendong” yang mengumandangkan filosofi gotong royong. Kita simak kutipan

sebagian liriknya, berikut ini “Tak gendong ke mana-mana/tak gendong ke mana-



182 Menulis lagu dari hati WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................

mana/enak donk, mantep donk, daripada kamu naik pesawat kedinginan/

mendingan tak gendong to, enak to, mantep to/ayo ke mana. Tak gendong ke

mana-mana/tak gendong ke mana-mana/enak tau. Where are you going?Ok

I’m/where are you going? Ok my darling/ha..ha... “Tak gendong ke mana-mana/tak

gendong ke mana-mana/enak donk, mantep donk, daripada kamu naik taksi

kesasar/ mendingan tak gendong to, enak to, mantep to/ayo ...mau ke mana.

Perhatikan lirik “Tak gendong ke mana-mana/tak gendong ke mana-

mana/enak donk, mantep donk, daripada kamu naik taksi kesasar/ mendingan tak

gendong. Di situ si mbah seolah hendak mengemukakan bahwa

kegotongroyongan tidak hanya diperlukan kalangan bahwa. Tapi juga untuk

masyarakat kelas atas, yang mampu menggunakan “fasilitas kota” seperti pesawat

dan taksi.

Lebih dari sekedar arti harfiah “kedinginan” dan “kesasar” bisa berarti

“perasaan kesepian dan terasing” di tengah keramaian kehidupan metropolitan.

Begitulah salah salah satu paradoks manusia modern. Menderita kesepian di

tengah keramaian akibat pola hidup sosial yang serba terbatas waktu dan

kesempatan berinteraksi.

Kesederhanaan adalah milik Mbah Surip. Tidak sekedar mewarnai lirik lagu

tapi konsisten dengan gaya hidupnya. Mbah Surip yang meninggal dalam usia 60

tahun karena dugaan penyakit jantung, lebih suka naik ojek dan tetap tinggal di

rumah kontrakan. Mbah Surip tidak mau berpikir susah, apalagi tentang uang.

“Yang penting saya masih bisa ngopi,” tuturnya. Selamat jalan Mbah, We love you

full....









BAB XI MAESTRO KOMPONIS INDONESIA Menulis lagu dari hati 183

.................................................





Seorang penulis lagu seharusnya mengerti hukum, paling tidak tentang

Undang-Undang Hak Cipta. Dengan mengerti hukum, penulis lagu akan dapat me-

mahami tentang hak eksklusifnya dan dapat melindungi karya-karyanya dari pihak

yang tidak bertanggung jawab.

Di bawah ini pembahasan tentang Undang-Undang No. 19 Tahun 2002 tentang

Hak Cipta.

I. Pengertian Umum

1. Ciptaan adalah hasil setiap karya pencipta dalam bentuk yang khas dan

menunjukkan keasliannya dalam lapangan ilmu pengetahuan, seni dan

sastra.

2. Pencipta adalah :

- Seseorang atau beberapa orang secara bersama-sama yang atas inspi-

rasinya lahir suatu ciptaan berdasarkan kemampuan pikiran, imajinasi,

kecekatan, keterampilan atau keahlian yang dituangkan dalam bentuk

yang khas dan bersifat pribadi.

- Orang yang merancang suatu ciptaan, tetapi diwujudkan oleh orang lain

di bawah pimpinan atau pengawasan orang yang merancang ciptaan

tersebut.

- Orang yang membuat suatu karya cipta dalam hubungan kerja atau berda-

sarkan pesanan.

- Badan hukum sebagaimana ditentukan dalam Pasal 9 Undang-Undang

Hak Cipta.



184 Menulis lagu dari hati WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................

3. Hak Cipta

Hak cipta adalah hak khusus bagi pencipta maupun penerima hak untuk

mengumumkan atau memperbanyak ciptaannya maupun memberi izin untuk

itu dengan tidak mengurangi pembatasan-pembatasan menurut peraturan

perundang-undangan yang berlaku.

4. Pemegang hak cipta adalah pencipta sebagai pemilik hak cipta, atau orang

yang menerima hak tersebut dari pencipta, atau orang lain yang menerima

hak tersebut dari pencipta, atau orang lain yang menerima lebih lanjut hak

dari orang tersebut.

5. Yang dimaksud dengan hak-hak yang berkaitan dengan hak cipta adalah

pelaku, produsen rekaman suara dan lembaga penyiaran yaitu :

Pelaku adalah aktor, penyanyi, pemusik, penari atau mereka yang menam-

pilkan, memerankan, mempertunjukan, menyanyikan, menyampaikan, men-

deklarasikan atau mempermainkan suatu karya musik, drama, tari, sastra dan

karya seni lainnya.

Produser rekaman suara adalah orang atau badan hukum yang pertama

kali merekam atau memiliki prakarsa untuk membiayai kegiatan perekaman

suara atau bunyi baik dari suatu pertunjukkan maupun suara atau bunyi

lainnya.

Lembaga penyiaran adalah organisasi penyelenggara siaran, baik lem-

baga penyiaran pemerintah maupun lembaga penyiaran swasta yang ber-

bentuk badan hukum untuk melakukan penyiaran atas suatu karya siaran

yang menggunakan transmisi dengan atau tanpa kabel atau melalui sistim

elektromagnetik lainnya.



II. Obyek Perlindungan Hak Cipta

1. Obyek perlindungan menurut Undang - Undang Hak Cipta adalah ciptaan

dalam bidang ilmu pengetahuan, seni dan sastra yang meliputi karya :



BAB XII LINDUNGI KARYAMU Menulis lagu dari hati 185

.................................................

- Buku, program komputer, pamlet dan semua hasil karya tulis lainnya.

- Ceramah, kuliah, pidato dan ciptaan lain yang diwujudkan dengan cara

diucapkan.

- Alat peraga yang dibuat untuk kepentingan pendidikan dan ilmu penge-

tahuan.

- Karya pertunjukkan seperti musik, karawitan, drama, tari, pewayangan,

pantomim dan karya siaran antara lain untuk media radio, televisi, film dan

karya rekaman video.

- Ciptaan tari (koreografi), ciptaan lagu atau musik dengan atau tanpa teks

dan karya rekaman suara atau bunyi.

- Segala bentuk seni rupa seperti seni lukis dan seni pahat, seni patung

dan kaligrafi.

- Seni batik

- Karya arsitektur

- Peta

- Sinematograf

- Fotografi

- Terjemahan, tafsir dan penyusunan bunga rampai.

2. Perlindungan hak cipta diberikan kepada pengungkapan atau cara gagasan

itu diungkapkan.

3. Perlindungan bagi karya asing

Negara peserta TRIP"s harus memberikan perlindungan kepada warga

negara peserta lainnya, tidak boleh kurang dari perlakuan negara tersebut

kepada warga negaranya sendiri.



III. Jangka Waktu Perlindungan

1. Sepanjang hayat pencipta ditambah 50 tahun setelah meninggal dunia

untuk ciptaan yang asli dan bukan turunan (derevatif).



186 Menulis lagu dari hati WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................

2. Selama 50 tahun sejak pertama kali ciptaan itu diumumkan. Jenis-jenis

ciptaan yang dimaksud meliputi program komputer, dan karya deveratif

seperti karya sinematografi, rekaman suara, karya pertunjukkan dan karya

siaran.

3. Selama 25 tahun. Perlindungan yang terpendek ini diberikan untuk karya

fotografi dan karya susunan perwajahan, karya tulis yang diterbitkan.

4. Ciptaan yang dimiliki atau dipegang oleh Badan Hukum, berlaku selama

50 tahun dan 25 tahun sejak pertama kali diumumkan.

5. Ciptaan yang dipegang atau dilaksanakan oleh negara berdasarkan

pasal 10 ayat (2) huruf b, berlaku tanpa batas.



IV. Status Pendaftaran

1. Hak cipta tidak memerlukan pendaftaran, sifatnya otomatis. Namun demi-

kian, dianjurkan kepada pencipta maupun pemegang hak cipta untuk

mendaftarkan ciptaannya, karena surat pendaftaran ciptaan tersebut dapat

dijadikan alat bukti awal di pengadilan apabila timbul sengketa di kemudian

hari terhadap ciptaan tersebut.

2. Yang tidak dapat didaftarkan sebagai ciptaan adalah :

- Ciptaan di luar bidang ilmu pengetahuan, seni dan sastra.

- Ciptaan yang tidak orisinil.

- Ciptaan yang tidak diwujudkan dalam suatu bentuk yang nyata.

- Ciptaan yang sudah merupakan milik umum.

- Ketentuan yang diatur dalam pasal 12 UU Hak Cipta.



V. Hal-hal yang tidak dianggap sebagai Pelanggaran Hak Cipta

Yang tidak dianggap sebagai pelanggaran Hak Cipta, dengan syarat sumber

harus disebut atau dicantumkan, adalah :





BAB XII LINDUNGI KARYAMU Menulis lagu dari hati 187

.................................................

1. Penggunaan ciptaan pihak lain untuk keperluan pendidikan, penelitian

penulisan karya ilmiah, penyusunan laporan, penulisan kritik dan tinjauan

suatu masalah dengan ketentuan tidak merugikan kepentingan yang

wajar bagi pencipta.

2. Pengambilan ciptaan pihak lain baik seluruhnya maupun sebagian guna

keperluan pembelaan di dalam dan di luar pengadilan.

3. Pengambilan ciptaan pihak lain baik seluruhnya maupun sebagian guna

keperluan :

a. Ceramah yang semata - mata untuk tujuan pendidikan dan ilmu penge-

tahuan.

b. Pertunjukan atau pementasan yang tidak dipungut bayaran dengan

ketentuan tidak merugikan kepentingan yang wajar bagi pencipta.

4. Perbanyakan suatu ciptaan bidang ilmu pengetahuan, seni dan sastra

dalam huruf braile guna keperluan para tuna netra, kecuali jika perbanyak-

an itu bersifat komersil.

5. Perbanyakan suatu ciptaan selain program komputer, secara terba-

tas dengan cara atau alat apapun atau proses yang serupa dengan per-

pustakaan umum, lembaga ilmu pengetahuan atau pendidikan dan pusat

dokumentasi yang non komersial, semata-mata untuk keperluan aktivi-

tasnya.

6. Perubahan yang dilakukan atas karya arsitektur seperti ciptaan bangun-

an berdasarkan pertimbangan pelaksanaan teknis.

7. Pembuatan salinan cadangan suatu program komputer oleh pemilik

program komputer yang dilakukan semata-mata untuk digunakan sendiri.



VI. Mutasi dan Lisensi

1. Hak cipta dianggap sebagai benda bergerak (merupakan kekayaan) yang

dapat dialihkan kepemilikannya kepada orang lain, antara lain melalui :



188 Menulis lagu dari hati WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................

- Pewarisan

- Hibah

- Wasiat

- Dijadikan milik negara dan

- Perjanjian

Dalam perjanjian harus dilakukan dengan akta, dengan ketentuan bahwa

perjanjian itu hanya mengenai wewenang yang disebut dalam akta itu.

2. Negara memegang hak cipta :

- Karya peninggalan sejarah, prasejarah dan benda budaya nasional

lainnya.

- Hasil kebudayaan rakyat yang menjadi milik bersama, dipelihara dan

dilindungi oleh negara dan sekaligus negara sebagai pemegang hak

ciptaannya terhadap luar negeri.

- Suatu ciptaan yang tidak diketahui penciptanya, dan ciptaan itu belum

diterbitkan.

3. Lisensi

- Pemegang hak cipta berhak memberi lisensi kepada pihak lain berda-

sarkan surat perjanjian lisensi.

- Kecuali jika diperjanjian lain, maka lingkup lisensi meliputi seluruh cip-

taan untuk waktu tertentu dan berlaku di seluruh wilayah R.I.

- Kecuali jika diperjanjian lain, pemegang hak cipta tetap boleh melaksa-

nakan sendiri atau memberi lisensi kepada pihak ketiga lainnya.

- Agar dapat mempunyai akibat hukum terhadap pihak ketiga perjan-

jian lisensi wajib dicatatkan di kantor hak cipta.

- Adapun tujuan pemberian lisensi adalah untuk memberi kesempatan

kepada pihak yang bukan pencipta atau pemegang hak cipta untuk me-

manfaatkan hasil ciptaan pencipta dan bagi pencipta dapat menerima

imbalan atau royalti atas hasil ciptaannya.



BAB XII LINDUNGI KARYAMU Menulis lagu dari hati 189

.................................................

4. Lisensi wajib

Lisensi wajib dari pemegang hal meliputi pengumuman dan perbanyakan

ciptaan dengan ijin Menteri Kehakiman bagi kepentingan pendidikan,

ilmu pengetahuan, kegiatan penelitian dan pengembangan.



VII. Pelanggaran dan Sanksi

1. Suatu perbuatan dapat dikatakan sebagai suatu pelanggaran hak cipta

apabila perbuatan tersebut melanggar hak khusus dari pencipta atau

pemegang hak cipta.

2. Ancaman pidana dalam UU Hak Cipta yaitu :

- Dengan sengaja dan tanpa hak mengumumkan atau memperbanyak

suatu ciptaan. Ancaman hukuman pidana penjara paling lama 7 (tujuh

tahun dan/atau denda paling banyak Rp 100.000.000,00 (seratus

juta rupiah).

- Dengan sengaja menyiarkan, memamerkan, mendengarkan atau men-

jual kepada umum ciptaan hasil pelanggaran hak cipta, ancaman pen-

jara paling lama 5 (lima) tahun dan / atau denda paling banyak

Rp 50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah).

- Melanggar ketentuan pasal 16, ancaman pidana penjara paling lama 3

(tiga) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 25.000.000,00 (dua pu-

luh lima juta).

- Melanggar ketentuan pasal 18, ancaman pidana penjara paling lama 2

(dua) tahun dan atau denda paling banyak Rp 15.000.000,00 (lima be-

las juta rupiah).



VIII. Prosedur Pendaftaran Hak Cipta

Menurut Menteri Kehakiman No. 01.HC.03.01 tahun 1987 ditentukan bahwa

permohonan pendaftaran ciptaan diajukan kepada Menteri Kehakiman



190 Menulis lagu dari hati WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................

melalui Direktorat Hak Cipta :

1. Mengisi formulir pendaftaran ciptaan rangkap dua, lembar pertama di-

bubuhi materai Rp 6.000,00

2. Di atas kertas folio berganda.

3. Ditulis dalam bahasa Indonesia.

4. Ditandatangani oleh pemohon atau kuasanya.

5. Surat permohonan pendaftaran dilampiri :

- Contoh ciptaan atau penggantinya.

- Bukti kewarganegaraan berupa foto copy KTP atau paspor dari pencipta,

pemegang hak cipta maupun kuasanya.

- Foto copy NPWP, berdasarkan surat edaran Menteri Kehakiman R.I

No. 02-HC.03.01 tahun 1971.

- Melampirkan surat kuasa, apabila permohonan diajukan melalui

seorang kuasa, beserta bukti kewarganegaraan kuasa tersebut.

- Akte/salinan resmi pendirian badan hukum yang telah dilegalisir oleh

notaris

- Membayar biaya permohonan pendaftaran sebesar Rp 75.000,00

(tujuh puluh lima ribu rupiah) sedangkan terhadap ciptaan program

komputer sebesar Rp 150.000,00 (seratus lima puluh ribu rupiah)









Orang-orang yang sukses memecahkan masalah, orang-orang yang gagal

terbawa masalah.

Winners solve problems, losers are dissolved by problems.



Naif



BAB XII LINDUNGI KARYAMU Menulis lagu dari hati 191

.................................................





1. Chrisye Fans Club

PO. BOX 1512

Jkt 12015



2. Jikustik

Purwanggan No. 44 A Yogyakarta

Tel/fax : 0274-546179



3. Dewa 19 Management

Jl. Pinang Emas VIII / US 19

Telp./fax : 021-75900013

Jakarta Selatan 12316



4. Glenn Fredly

Jl Adhyaksa III no. 36

Komplek Kejaksaan Agung Lebak Bulus

Jakarta Selatan 1200

Tel. 021-7510893, 92652353

Contact : Billy : 091 5184 9313,

Arytranto : 081 51882002



5. Ada Band

Jl. Rela Raya No. 42 Kebayoran Baru

Jakarta Selatan 12140

Tel. 021-7226953 Ada Band

Hp. 081 8945843, 081 2884 5296





192 Menulis lagu dari hati WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................

6. Ari Lasso

Metro Pondok Indah Plaza I

Blok UA No. 58

Telp/Fax. 021-7364385

Jakarta Selatan



7. Ungu Fans Club

Komplek Cipinang Indah II

Jl. Nuri Blok DD / 12 Jakarta

Telp./Fax. 021-8603864

E-mail : fansclub@unguband.com, ungu@unguband.com



8. Samsons

Po Box 6187

Contact manajemen : 081 2976 9864



9. Iwan Fals

Jl. Desa Leuwinanggung 19

Cimanggis Bogor, Jakarta Barat



10. Krisdayanti Passtel

Jl. Kuricang XIX GD 8 no. 1 Pondok Indah

Bintaro Jakarta



11. Opick (Nadahijrah/forte records)

Jl. Sultan Iskandar Muda No. 7

Arteri Pondok Indah Jakarta 12240

Tel. 021-72895151

Fax. 021 - 72895153 Email : nadahijrah@forte.co.id









ALAMAT BAND DAN PENYANYI INDONESIA Menulis lagu dari hati 193

.................................................

12. Twilite Orchestra

Jl. Taman Pinang Nikel Pr 35

Pondok Indah Jakarta 12310



13. Slank

Jl. Potlot 14 Duren tiga

Jakarta Selatan 12760

Telp, 021-79196819



14. Peterpan

Jl. Lombok 10 Bandung

Telp. 022-70266246



15. Kiai Kanjeng (Emha Ainun Nadjib)

Gd. CNKK Center Lt. 2

Jl. Barokah 287 Kadipiro

Yogyakarta

Telp. 274-618810 Boomerang



16. Boomerang fans club

Po. Box 1175 Surabaya 60001





17. Jamrud

Management : Telp. 021-66603545, Fax. 021-66693766

Fans club : 081 3822 33366



18. Sheila on 7 fans club

Kak Evie









Po Box 7007 YK 550

Email : sheilagank@sheilasonic.com

Contact manajemen : 0274-883507

Fans club SMS : 0856 297 7777





194 Menulis lagu dari hati WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................

19. Ratu

Jl. Pinang Mas VIII / US 19

Pondok Indah Jakarta 12310

Telp. 021-75900013

Manajemen : 081 5187 1696, 091 7688 1919



20. Kahitna

Graha Persada Building 2 floor

Jl. Persada I/7 Jakarta 12870

Contact Danniels : 081 2916 2116 Kahitna

21. Sandy

Jl. Menteng 16 / A Jakarta 14270

Telp/Fax : 021 4308675

Management : 081 51871 696, 021-45860577



22. Audy

Jl. Raya Pasar Minggu no. 29

Pancoran Jakarta Selatan 12780

Telp. 021-79192610, 081 29010038, 081 5180 7795 Radja

23. Stinky

Komplek Perum Meruya Indah Blok D no. 7

Kembangan Jakarta Barat 11650

Hp. 081 38079 7959



24. Kapten

Jl. Cigadung Raya Timur

Komplek Griya Cigadung Baru no. A6

Bandung 40191

Hp. 081 3224 38393





ALAMAT BAND DAN PENYANYI INDONESIA Menulis lagu dari hati 195

.................................................

6. PT. CAKRAWALA MUSIK NUSANTARA

Jl. Kebun Jeruk 15/13 Jakarta

Kelurahan Maphar

Telp. 021-6120473

Fax. 021-6120479

1. EMI MUSIC INDONESIA Po. Box 2666 Jkt 10001

Graha Aktiva 5th floor

Jl. HR. Rasuna said Blok X-1 Kav.3 7. Hp. Record

Tel. 021-522 1010 Pantai Mutiara Blok AJ/6 Pluit Jakarta

Fax. 021 - 522 1001 Telp. 021-6600785, 6600793

Jakarta 12950 Indonesia

8. SONY MUSIC INDONESIA

2. MUSICA STUDIOS Department A & R Sony Music

Jl. Pancoran Timur Raya No. 3 PO. Box. 18118 JKP 10018

Pancoran - Pasar Minggu Jakarta 12780

Telp. 021-7987423 9. SONY BMG

Jl. Johar No. 13 Menteng

3. PT. AQUARIUS MUSIKINDO Jakarta 10350

Jl. Batu Tulis XIII / 17 Jakarta Telp. 021-390 1269

Tel. 021-38072836, 3457238

Fax. 021-3440934 10. WARNER MUSIC INDONESIA

Gedung Alia Lt. 6

4. LOGISS GROUP Jl. M.I. Ridwan Rais No. 10-18

Jl. Kemanggisan Ilir No. 3 Batusari Slipi Jakarta 10110

Jakarta Barat, Telp. 021-389 7626

Tel./fax : 021-5324549

11. NADAHIJRAH / FORTE RECORDS

5. TRINITY OPTIMA PRODUCTION Jl. Sultan Iskandar Muda No. 7

Jl. Hayam Wuruk 58 Jakarta 11160 Arteri Pondok Indah Jakarta 12240

Tel. . 021-6012700 Telp. 021-72895151 Fax. 021-72895153

Fax. 021-6120479 Email : nadahijrah@forte.co.id

www.trinityproduction.com





196 Menulis lagu dari hati WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................

12. NAGASWARA 19. DEMAJORS

Jl. Johar $ U Menteng Jakarta 10350 Jl. Gandaria I No. 7A Kebayoran Baru

Telp. 021-3192738 Jakarta 12130

Telp. 021-7208860

13. AKSARA RECORDS

Jl. Brawijaya VII No. 1 Kebayoran Baru 20. SELYKA MUSIK INDONESIA

Jakarta Selatan 12160 Jl. Cendrawasih I No. 11 B

Telp.021-7251006 Komp. Kodam Pondok Indah

Jakarta Selatan 12240

14. SHELMER RECORDS Telp. 021-70414003

Jl. Jingga Raya C8 No. 19

Kelapa Gading Jakarta 21. JAYA RECORDS

Telp. 021-4506965 Jl. Wonorejo Permai Selatan IV / CC 269 A

Nirwana Ekskurif Surabaya 60296

15. DNB RECORDS Telp. 031-8707436, 70155992

Jl. Tebet Timur Dalam Raya No. 69

Jakarta Selatan 12820 22. LOVELY RECORDS

Telp. 021-8351269 Jl. Bumi No. 17 Mayestik Kebayoran Baru

Jakarta Selatan

16. FIASCO RECORDS Contact Bpk. Erick Hp. 081 7680 3833

Jl. Pulomas IH / 4 Jakarta 13210

SMS 081 3179 29551 23. DIMI RECORDS

Up. Bpk. Mahdenny Zulkarnaen Jl. Gandaria I No. 57 A

Kebayoran Baru Jakarta 12130

17. PT. BRAVO MUSIK ENTERTAINMENT Telp. 021-720 8860

Jl. Bangau V No. 9 Jakarta 10610 Contact Bpk. David Karto

Tel. 021-4288 6693

24. POPS MUSIK RECORDS

18. CAPRICORN MUSIK INDONESIA Jl. Batu Tulis 13 No. 19

Jl. Danau Poso No. 28 Bendungan Hilir Jakarta 10120

Jakarta Pusat Telp. 021-70414003





MAJOR LABEL & INDHIE LABEL INDONESIA Menulis lagu dari hati 197

.................................................

25. SMI RECORDS

Jl. Cendrawasih I No. 11 B

Komp. Kodam Pondok Indah

Jakarta Selatan 12240



26. NOEY JAVA JIVE

Jl. Cihampelas 107 Bandung

Peterpan

Telp. 022-2034984



27. HIJAU PRODUCTION

Jl. Margagung Plaza No. 3A

Radio Dalam Jakarta Selatan 12140

Telp. 021-72801401

Contact : Bpk. Heru Pijiarto



28. PROTON RECORDS

Jl. Depsos I / 12 Pesanggrahan

Bintaro Jakarta Selatan 12330 Duo Maia



29. MAJESTYC

Home Digital Recording

Jl. Genteng Muhamadiyah 6

Surabaya

Tel. 031-70162415, 081 330 454 135



30. YKCI (Yayasan Karya Cipta Indonesia)

SURABAYA

Gedung Graha Pena Lt.7 No. 707

Jl. Achmad Yani 88 Surabaya

Telp. 031-8202192







198 Menulis lagu dari hati WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................



1. Independent Music Portal

PT. HIJAU MULTI KREATIF INDONESIA

www.importmusik.com

Plaza 5 Pondok Indah #A9

Jl. Margaguna Raya Jakarta Selatan 12140 Indonesia

Tel. 021-7396755 Fax. 021-7396749 Email : contact@importmusik.com



2. PT. EQUINOX PUBLISHING INDONESIA

www.equinoxdmd.com

Jl. H.R. Rasuna Said Kav. C-17 Jakarta 12940

Tel. 021-5220875, 5220877

Email : aghi@equinoxdmd



3. WWW.DIGITALBEATSTORE.COM

Jl. Taman Patra II No. 21 Kuningan Village Jakarta 12950

Tel. 021-5213493, 5213490



4. PT. OK COM

www.tingtung.com

Ruko Fatmawati Mas Kav. 219 Lt. IV

Jl. RS. Fatmawati Raya 20 Jakarta Selatan

Tel. 021-751 4856, 751 4885 Fax. 021-75907701

Email : ok@ok-oke.com



5. DONDANDON MUSIC NETWORK

www.music.dondandon.com

Jl. Matahari IV No. 474 A Jaka Setia (Taman Galaxi)

Bekasi Selatan 17147

Tel. 021-955 9600





DIGITAL DISTRIBUSI Menulis lagu dari hati 199

.................................................

6. PT. AGRANET MULTICITRA SIBERKOM

www.iring808.com

Alderco Octagon Building Lt. 2

Jl. Warung Buncit Raya No. 75 Jakarta Selatan 12740

Tel. 021-7941178, Fax. 021-7941176

Email : cs@agrakom.com



7. PT. DIGITAL MEDIA DISTRIBUSI

www.pasarmusik.com

Jl. Pang. Sudirman 101-103 Surabaya

Gedung Dharmala Lt. 3

Tel. 031-5465858 Fax. 031-5480600

Email : info@pasarmusik.com Opick









Orang-orang yang sukses cermat dalam bekerja, orang-orang yang gagal

ceroboh.

Winners work smartly hard, losers work blindly hard.









200 Menulis lagu dari hati WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................





1. www.dewa19.com 23. www.equinoxdmd.com

2. www.sobatpadi.net 24. www.digitalbeatstore.com

3. www.ada-band.com 25. www.tangsel.com

4. www.unguband.com 26. www.tingtung.com

5. www.alexatheband.com 27. www.kiosmusik.com

6. www.myaudy.com 28. www.4th-monkey.com

7. www.slank.com 29. www.tembang.com

8. www.glenfredly.com 30. Www.duniamp3.com

9. Www.boomerang-ku.com 31. www.myspace.com

10. www.nidji.boleh.com 32. www.friendster.com

11. www.radjaband.com 33. www.blogger.com

12. www.samsoniaku.com 34. www.pintarsoftware.com

13. www.iwanfals.co.id 35. www.music-live.net

14. Www.naiffunclub.com 36. www.code lagu.com

15. www.j-rockstar.com 37. www.divine-music.info

16. www.duniamaia.com 38. www.synthaSite.com

17. www.sitizone.com (siti nurhalisa) 39. www.freedomain.co.nr

18. www.kapanlagi.com 40. www.absolutely-free-hosting.com

19. www.thesongwriter.com 35. www.geocities.com

20. www.songwriter.com 37. www.smpdhaniswara.co.cc

21. www.importmusik.com 38. www.pasarxdami.co.cc

22. www.pasarmusik.com



POJOK INTERNET Menulis lagu dari hati 201

.................................................



Passtel

and ini dibentuk pada tanggal 3 Agustus 2005. Para



Bpersonil dari PaSstel ini adalah pecahan dari beberapa

grup band lain yang berbeda paham dengan grup band

awalnya, lalu terbentuklah sebuah grup band baru bernama

“PaSstel”. Band ini mengusung aliran alternatif, karena

keadaan blantika musik di tanah air saat ini sedang meng-

gandrungi aliran alternatif. Oleh karena itu, kami mencoba

menawarkan warna musik yang kami rangkai sedemikian rupa

agar musik kami mudah untuk dinikmati (easy listening) oleh

semua kalangan baik muda ataupun tua. Dalam proyek ini

Passtel membawakan tiga lagu karya Widya Swara dan Tigita

yakni “Ku Tak Marah”, :Awalnya Biasa saja” dan “Berdendang”.

Ketiga lagu tersebut liriknya sederhana, mudah untuk

didengarkan dan chordnya sederhana.

Tak lupa kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang ikut mendukung,

membantu dan terlibat selama pembuatan demo CD ini. Karena tanpa adanya bantuan

dan dukungan dari semua pihak yang ada, mungkin kami tidak berhasil membuat demo

CD ini. Sekian prakata dari kami, mohon maaf apabila ada salah kata yang kurang

berkenan. Kami harap musik kami dapat diterima oleh masyarakat.



Passtel Management

Komplek Taman Kopo Indah 1 Blok O-27 Bandung 40226

Phone (022) 5404230, (022) 91231780, (022) 70907592

Demo lagu : www.pasarxdami.co.cc dan www.pasarmusik.com









202 Menulis lagu dari hati WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................





A.T. Mahmud, 2003, Sebuah Memoar A.T. Mahmud, Meniti Pelangi, Jakarta

penerbit PT. Grasindo.

Departemen Perindustrian dan perdagangan RI, tahun 2006, Buku Panduan

Undang-Undang no. 19 tahun 2002 tentang Hak Cipta, Jakarta

Don Cambell, Efek Mozart, 2002, Memanfaatkan Kekuatan untuk mempertajam

Pikiran, Jakarta, penerbit PT. Gramedia Grego Media

Frans Sartono, 2006, Koran Kompas edisi Minggu 23 Juli 2006, Jakarta

Inung K. Arisasangka, Membuat Aransemen Musik dengan Komputer, Jakarta

penerbit Eska Media.

Marc Ferrari, 2003, Rock Star 101, Strategi Jitu buat yang mau menjadi

musisi sukses, Jakarta, penerbit PT. Gramedia Pustaka Utama.

Matius Ali, 2006, Seni Musik SMA, Jakarta, penerbit Erlangga

Mr. G, 2006, Musik, Rileks, Gaul, edisi 27, Jakarta, penerbit PT. Guitar Grego

Media

Piyu (Padi), Soul, Jakarta, Majalah Music Television TRAX, edisi Nopember 2003

Peter Nickol, 2005, Panduan Praktis Membaca Notasi Musik, Jakarta, penerbit

PT. Gramedia Pustaka Utama.

Redaksi Indonesia Cerdas, 2007, Koleksi 100 lagu Daerah Indonesia Terpopuler,

Yogyakarta, penerbit Indonesia Cerdas

Stephen Anderson, 2003, So you wanna be a Rockstar? Wujudkan impianmu

dalam dunia musik, Jakarta, penerbit PT. Gramedia Pustaka Utama.





DAFTAR PUSTAKA Menulis lagu dari hati 203

.................................................

Syekh Ibnu Atho, 2007, Telaga Ma’rifat, Mitra Press

Today Indonesian Hits, 2003, Yogyakarta, penerbit Hanggar Kreator

Top 40, 2006, Music, Chord dan Informasi, edisi 18, Jakarta, penerbit Telaga

Media

Top Cord, 2006, Musik & Infotainmen, volume 18 tahun III, penerbit Selaras

Arya Media Utama









204 Menulis lagu dari hati WIDYA SWARA & TIGITA

PENERBIT YAYASAN DHANISWARA SURABAYA

2009

Menulis Lagu dari Hati

Karya : Widya Swara & Tigita

Diterbitkan oleh : Yayasan SMP Dhaniswara Surabaya

Jl. Kalidami 14-16 Surabaya 60285

Dicetak oleh : CV. Alfa Widya Prima Surabaya

Disetting : Tim Alfa Widya Prima

Editor : Titik Rahmawati

Gambar sampul : Widya Swara

Desain sampul : Firzyah (Abiyasa.com)

Tata letak : Widya Nursejanto

Edisi I, cetakan I September 2009



ISBN : 978-979-17737-0-6



Dilarang keras memperbanyak isi buku ini, sebagian atau keseluruhan dengan

fotocopy, cetak dan sebagainya tanpa izin dari penerbit.









Dicetak oleh : CV. ALFA WIDYA PRIMA Surabaya

Isi di luar tanggung jawab percetakan

.................................................





Puji syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT karena atas karuniaNya,

penulis bisa mewujudkan apa yang selama ini dicita-citakannya. Melalui buku "Menulis

Lagu dari Hati" inilah sangat diharapkan mampu mendukung dan membantu proses pen-

ciptaan lagu-lagu bagi para pemula di negeri ini.

Buku "Menulis Lagu dari Hati" ini disusun berdasar atas harapan penulis yaitu dapat

memberi sumbangan pengetahuan dan keterampilan tentang cara menciptakan lagu

yang memiliki penjiwaan sesuai dengan hati penciptanya. Buku ini sangat menarik bagi

para pemula, yang ingin menciptakan lagu-lagu berbobot. Tidak hanya teori dijelaskan

dalam buku ini, tetapi juga praktek musik yang membawa kita semua bisa mengem-

bangkan pengetahuan sekaligus keterampilan dalam penciptaan lagu. Dengan begitu, isi

buku ini cukup mudah dipahami dan kegiatan praktek-prakteknya tidak sulit dilakukan oleh

siapapun.

Akhirnya, penulis mengucapkan terima kasih kepada kedua orangtuaku H. Tirto

Samudro dan Hj. Kastini ;, Tigita istriku ; ananda Rr. Nakhlah Retno Wijaya ; Sri Mariyati,

SE; H.Ach.Sudarmaji, S.pd.I, selaku kepala sekolah SMP Dhaniswara beserta rekan-

rekan guru ; Aris Susanto ; sobatku Peni Utami, SE ; Nining dari Dian Rakyat ; Anas ; Lukas

H. ; Fenny Rahma Suyadi ; Firzyah (Abiyasa.com) dan semua pihak yang mendukung

penerbitan buku ini. Penulis menyadari buku ini masih banyak kekurangan. Oleh karena itu

dengan tangan terbuka, penulis akan menerima setiap saran dan kritik membangun dari

para pembaca. Semoga buku ini bermanfaat bagi para pembaca.

Ayo berkarya dengan lagumu!







Surabaya, September 2009

Penulis

.................................................



Kata Pengantar

Bab Satu Menulis Lagu dari Hati ............................. 1

Bab Dua Belajar Alat Musik .................................... 11

Bab Tiga Mendengarkan Musik .............................. 18

Bab Empat Mendapatkan Inspirasi ............................ 29

Bab Lima Temukan Nada Indah dan Lirik Lagu ....... 41

Bab Enam Menulis Partitur Lagu ............................... 78

Bab Tujuh Aransemen Lagu ...................................... 98

Bab Delapan Membuat Demo ....................................... 107

Bab Sembilan Promosikan Lagu Anda ........................... 111

Bab Sepuluh Penghasilan Penulis Lagu........................ 124

Bab Sebelas Maestro Komponis Indonesia................... 130

Bab Duabelas Lindungi Karyamu .................................... 184

Daftar Pustaka

Alamat Band dan Penyanyi Indonesia

Major Label dan Indie Label Indonesia

Profil Band dan Penyanyi

.................................................





1. Aku Bukan Pilihan Hatimu (Ungu) ........................................................ 14

2. Ku Tak Bisa (Slank) .............................................................................. 16

3. Yesterday (The Beatles)........................................................................ 25

4. Bersujud (Widya Swara & Tigita) ......................................................... 27

5. Mentari (Widya Swara) ......................................................................... 38

6. Hapus Aku (Nidji) .................................................................................. 39

7. Nasi Goreng (Widya Swara & Tigita) .................................................... 43

8. Rasa Sayange (Lagu Maluku) .............................................................. 72

9. Aku Rindu (Widya Swara) ..................................................................... 74

10. Suwe ora Jamu (Jawa Tengah) ............................................................ 75

11. Jiwo Sosial (Sunan Drajat & Widya Swara) .......................................... 76

12. Bubuy Bulan (Sunda) ........................................................................... 92

13. Segala yang Ada (Widya Swara & Tigita) ............................................. 95

14. Rumahku Istanaku (Widya Swara) ....................................................... 105

15. Bangun Pagi (Widya Swara & Tigita) .................................................... 109

16. Kenangan Terindah (Samsons) ............................................................ 120

17. Ulang Tahun (Widya Swara) ................................................................. 122

18. Ayo Berdendang (Tigita) ....................................................................... 128

19. Indonesia Raya (WR. Supratman) ........................................................ 133

20. Bagimu Negri (Kusbini) ......................................................................... 136

21. Rayuan Pulau Kelapa (Ismail Marzuki) ................................................ 138

22. Bengawan Solo (Gesang) .................................................................... 141

23. Menanam Jagung (Ibu Sud) ................................................................. 145

.................................................

24. Pelangi (AT. Mahmud) ............................................................................ 149

25. Hidup Yang Sepi (Tonny Koeswoyo, Koes Plus) ................................... 153

25. Kupu-kupu Malam (Titiek Puspa) ............................................................ 158

26. Kebyar-Kebyar (Gombloh) ...................................................................... 163

27. Kucari Jalan Terbaik (Pance F. Pondaag) ............................................... 167

28. Sakura (Fariz R.M.) ................................................................................ 171

29. Darah Muda (Rhoma Irama) ................................................................... 176

30. Sore Tugu Pancoran (Iwan Fals) ............................................................ 180

www.synthaSite.com

website : widya swara18.com

email : jufri@yahoo.com

password : 5410758



www.blogger.com

widya swara01.blogspot.com

email : tigita25@yahoo.com

password : 99999999 (8x)


Related docs
Other docs by widya swara
Menulis lagu dari hati
Views: 276  |  Downloads: 6
menulis lagu dari hati-2
Views: 1161  |  Downloads: 198