proposal kegiatan peskil ramadhan 1430 H

Description

ini dia hasil kerja keras romadhon tim FDM alias asatidzah TPQ

Reviews
Shared by: muhammad yusuf
Categories
Tags
Stats
views:
209
rating:
not rated
reviews:
0
posted:
9/4/2009
language:
Bahasa Indonesia
pages:
0
Proposal kegiatan I. MUQODDIMAH Segala puji bagi Allah rabb semesta alam, hanya kepada-Nya lah kita menyembah dan kepada-Nya lah kita memohon pertolongan. Shalawat dan salam selalu tercurahkan kepada junjungan kita nabi besar Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam, keluarga, shahabat, serta orang orang yang setia mengikutinya hingga hari kiamat kelak. Amma ba'du. Kedatangan bulan suci ramadhan adalah suatu hal yang sangat ditunggu tunggu oleh umat islam di seluruh penjuru dunia. Karena pada bulan tersebut Allah melipatgandakan pahala bagi siapa saja yang beramal sholeh dan memberikan segenap maghfirah-Nya kepada seluruh hamba yang mau kembali ke jalan-Nya. Maka dalam rangka mengeratkan silaturahmi antar sesama muslim dan ikut serta menghidupkan bulan suci ramadahan ini, kami, segenap pengurus FORUM DAKWAH MASYARAKAT c/q divisi TPQ (taman pendidikan al qur’an) bermaksud mengadakan PESANTREN KILAT Ramadhan 1430 H. II. NAMA KEGIATAN Pesantren Kilat Ramadhan 1430 H “Baitussalam Cahaya Imani” III. DASAR KEGIATAN    Landasan gerak FORUM DAKWAH MASYARAKAT dalam menanamkan pada diri generasi muda bangsa disiplin ilmu agama. Ikut andil dalam menyemarakkan dan memuliaan bulan suci ramadhan dengan kegiatan kerohanian. Program tahunan FORUM DAKWAH MASYARAKAT IV. MAKSUD DAN TUJUAN  Menjalin ukhuwah islamiyah dan silaturahmi antar santri dengan masyarakat sekitar.  Menjunjung tinggi syi’ar syi’ar islam.  Membina generasi muda islam agar berguna bagi bangsa dan negara serta islam itu sendiri. V. PELAKSANA Pelaksana pesantren kilat ramadhan 1430 ini akan dilaksanakan oleh team pengajar TPQ dari FORUM DAKWAH MASYARAKAT VI. PELAKSANAAN Hari : selasa s/d kamis Tanggal : 1 s/d 3 september 2009 (11 s/d 13 ramadhan 1430 H) Tempat : masjid UNIMUS komplek kampus kedokteran UNIMUS Wonolopo Mijen Semarang Waktu : 13.30 s/d 18.00 (setiap hari buka bersama) VII. JADWAL KEGIATAN Terlampir VIII. SUSUNAN KEPANITIAAN Terlampir IX. SASARAN Santri santri TPQ yang berada di bawah asuhan FORUM DAKWAH MASYARAKAT dan masyarakat sekitar. X. ANGGARAN BIAYA Terlampir XI. PENUTUP Demikian proposal ini kami sampaikan sebagai pedoman dan bahan pertimbangan bagi asatidzah sekalian. Semoga acara ini dapat berlangsung dengan lancar tanpa suatu halangan pun yang berarti. Keberhasilan acara ini merupakan salah satu kontribusi kita dalam dakwah kepada masyarakat yang semoga bisa meluruskan kembali pemahaman mereka yang salah mengenai islam. Semarang, 27 agustus 2009 M 6 ramadhan 1430 H LAMPIRAN I AGENDA ACARA Shighor Hari / tanggal Pertama waktu 14.00 – ashar Ashar – 15.30 15.45 – 17.00 17.00 – adzan Selasa, 1 september 2009 Kedua Adzan – selesai 14.00 – ashar Ashar – 15.30 15.45 – 17.00 17.00 – adzan Rabu, 2 September 2009 Ketiga Adzan – selesai 14.00 – ashar Ashar – 15.30 15.45 – 17.00 17.00 – adzan Kamis, 3 September 2009 Adzan – selesai Pembukaan Sholat ashar Akhlaq Tarikh Buka bersama Do’a do’a Sholat ashar Fiqh games Buka bersama Cerdas cermat Sholat ashar Aqidah Tsaqofah Buka bersama + penutup dan lain lain Materi Panitia Panitia Zaenal Hisyam Panitia Taufik Panitia Amru panitia Panitia Panitia Panitia Madkhan Yusuf panitia Pemateri Mutawasith Hari / tanggal Pertama waktu 14.00 – ashar Ashar – 15.30 15.45 – 17.00 17.00 – adzan Selasa, 1 september 2009 Kedua Adzan – selesai 14.00 – ashar Ashar – 15.30 15.45 – 17.00 17.00 – adzan Rabu, 2 September 2009 Ketiga Adzan – selesai 14.00 – ashar Ashar – 15.30 15.45 – 17.00 17.00 – adzan Kamis, 3 September 2009 Adzan – selesai Pembukaan Sholat ashar Aqidah Tarikh Buka bersama Do’a do’a Sholat ashar Akhlaq games Buka bersama Cerdas cermat Sholat ashar Fiqh Tsaqofah Buka bersama + penutup dan lain lain Materi Panitia Panitia Wahyu Ari Panitia Rizal Panitia Taufiq panitia Panitia Panitia Panitia Hisyam Madkhan panitia Pemateri Kibar Hari / tanggal Pertama Waktu 14.00 – ashar Ashar – 15.30 15.45 – 17.00 17.00 – adzan Selasa, 1 September 2009 Kedua Adzan – selesai 14.00 – ashar Ashar – 15.30 15.45 – 17.00 17.00 – adzan Rabu, 2 September 2009 Ketiga Adzan – selesai 14.00 – ashar Ashar – 15.30 15.45 – 17.00 17.00 – adzan Kamis, 3 September 2009 Adzan – selesai Pembukaan Sholat ashar Aqidah Tsaqofah Buka bersama Do’a do’a Sholat ashar Akhlaq Tarikh Buka bersama Cerdas cermat Sholat ashar Fiqh Games Buka puasa + penutup dan lain lain Materi Panitia Panitia Yusuf Wahyu Panitia Zaenal Panitia Rizal Amru Panitia Panitia Panitia Ari Panitia panitia Pemateri LAMPIRAN II KEPANITIAAN PESANTREN KILAT Ramadhan 1430 H FORUM DAKWAH MASYARAKAT c/q Divisi TPQ Pondok Pesantren Islam Baitussalam I. Penanggung jawab II. Ketua FDM III. Koordinator divisi TPQ IV. Ketua V. Sekretaris VI. Bendahara VII. Seksi – seksi 1. Sie Acara : Madkhan kamal Hadi Arif Wahyudi 2. Sie Sarpra Dan Tata Ruang : Salman Al Faris Asep Suryono Muhammad Amrullah 3. Sie Materi Dan Kurikulum : Wahyu Bawono Muhammad Al Basyar Muhammad Taufiqurrahman 4. Sie Humas : Zaenal Mushoffin Muhammad Taufiqurrahman Muhammad Gita Abdillah 5. Sie Konsumsi : Muhammad Sulaiman Muhammad Taufiqurrahman Hisyam Afiluddin Zaki Al Faruq 6. Sie Administrasi 7. Sie Dokumentasi 8. Sie Pendidikan : : : Hisyam Afiluddin Muhammad Al Basyar seluruh panitia peskil 1430 H : : : : : : Ust. Budiman Al Ghifari Ust. Budiman Al Ghifari Ust. Khotibi, S.Pd Shofrijal Muhammad Wahyu Bawono LAMPIRAN III Anggaran Biaya A. PEMASUKAN  Kas FDM  Kontribusi peserta 5000 x 100 orang : : Rp. Rp. Rp. 100.000,500.000,600.000,- B. PENGELUARAN  Dokumentasi  Transportasi  Publikasi  Buka puasa a. Minuman 125 x 3 x 1000 b. Snack c. Catering  Cindera mata a. Hadiah b. Stiker c. Alat tulis  Lain lain C. kekurangan 1.785.000 – 600.000 : : : : : : : : : : : Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. 60.000,150.000,50.000,375.000,200.000,550.000,- Rp. 100.000,Rp. 100.000,Rp. 50.000,Rp. 50.000,Rp. 1.785.000,Rp. 1.185.000,- Bendahara Wahyu Bawono No. : 001/Pan-Peskil/XIII/2009 Hal : Pemberitahuan Lamp. : 1 lembar Kepada Ykh : Bapak / ibu wali santri TPQ Di tempat ‫السالم عليكن و زحوت اهلل و بسكاته‬ Segala puji bagi Allah rabb semesta alam, hanya kepada-Nya lah kita menyembah dan kepada-Nya lah kita memohon pertolongan. Shalawat dan salam selalu tercurahkan kepada junjungan kita nabi besar Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam, keluarga, shahabat, serta orang orang yang setia mengikutinya hingga hari kiamat kelak. Amma ba'du. Kedatangan bulan suci ramadhan adalah suatu hal yang sangat ditunggu tunggu oleh umat islam di seluruh penjuru dunia. Karena pada bulan tersebut Allah melipatgandakan pahala bagi siapa saja yang beramal sholeh dan memberikan segenap maghfirah-Nya kepada seluruh hamba yang mau kembali ke jalan-Nya. Maka dalam rangka mengeratkan silaturahmi antar sesama muslim dan ikut serta menghidupkan bulan suci ramadahan ini, kami, segenap pengurus FORUM DAKWAH MASYARAKAT c/q divisi TPQ (taman pendidikan al qur’an) ingin mengajak putra / putri bapak / ibu sekalian dalam Pesantren Kilat Ramadhan 1430 H, pada : Hari / tanggal Waktu Tempat Agenda acara : Selasa s/d kamis, 1 – 3 September 2009(11 s/d 13 ramadhan 1430) : pukul 13.30 s/d 17.00 WIB : masjid UNIMUS, komplek kampus D kedokteran UNIMUS, wonolopo, Mijen , kota Semarang : terlampir Maka, demi kelancaran acara tersebut setiap anak kami kenakan kontribusi sebesar Rp. 5.000,Demikian pemberitahuan dari kami ini, atas segala perhatiannya kami ucapkan jazakumullah khairan katsiiran ‫و السالم عليكن و زحوت اهلل و بسكاته‬ Semarang, 27 agustus 2009 M 6 ramadhan 1430 H Ketua Sekretaris Shafurijal Mengetahui Ketua FDM Muhammad koordinator divisi TPQ Ust. Budiman Al Ghifari Ust. Khotibi, S.Pd No. : 003/Pan-Peskil/XIII/2009 Hal. : Perizinan Tempat Lamp. : 1 bendel Kepada Ykh : Ketua ta'mir masjid UNIMUS Di tempat ‫السالم عليكن و زحوت اهلل و بسكاته‬ Segala puji bagi Allah rabb semesta alam, hanya kepada-Nya lah kita menyembah dan kepada-Nya lah kita memohon pertolongan. Shalawat dan salam selalu tercurahkan kepada junjungan kita nabi besar Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam, keluarga, shahabat, serta orang orang yang setia mengikutinya hingga hari kiamat kelak. Amma ba'du. Kedatangan bulan suci ramadhan adalah suatu hal yang sangat ditunggu tunggu oleh umat islam di seluruh penjuru dunia. Karena pada bulan tersebut Allah melipatgandakan pahala bagi siapa saja yang beramal sholeh dan memberikan segenap maghfirah-Nya kepada seluruh hamba yang mau kembali ke jalan-Nya. Maka, dalam rangka mengeratkan silaturahmi antar sesama muslim dan ikut andil dalam menghidupkan bulan suci ramadhan ini, kami, segenap pengurus FORUM DAKWAH MASYARAKAT c/q Divisi TPQ (taman pendidikan al qur'an) bermaksud mengadakan PESANTREN KILAT Ramadhan 1430 H pada : Hari, tanggal Waktu Agenda acara : selasa s/d kamis, 1 – 3 September 2009 (11 – 13 Ramadhan 1430 H) : pukul 13.30 s/d 18.00 : terlampir Sehubungan dengan itu, demi kelancaran acara ini, kami memohon kepada ketua takmir masjid UNIMUS, komplek kampus D kedokteran UNIMUS Wonolopo Mijen kota Semarang untuk dapat menemati masjid tersebut sebagai tempat berlangsungnya tempat acara. Demikian surat dari kami, atas segala perhatian dan terkabulnya permohonan ini kami ucapkan banyak terima kasih. ‫السالم عليكن و زحوت اهلل و بسكاته‬ Semarang, 27 agustus 2009 M 6 ramadhan 1430 H Ketua Sekretaris Shafurijal Mengetahui Ketua FDM Muhammad koordinator divisi TPQ Ust. Budiman Al Ghifari Ust. Khotibi, S.Pd No. : 004/Pan-Peskil/XIII/2009 Hal : Permohonan Peminjaman Kendaraan Lamp. : 1 berkas Kepada Ykh : Bp. Sumadi Di tempat ‫السالم عليكن و زحوت اهلل و بسكاته‬ Segala puji bagi Allah rabb semesta alam, hanya kepada-Nya lah kita menyembah dan kepada-Nya lah kita memohon pertolongan. Shalawat dan salam selalu tercurahkan kepada junjungan kita nabi besar Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam, keluarga, shahabat, serta orang orang yang setia mengikutinya hingga hari kiamat kelak. Amma ba'du. Kedatangan bulan suci ramadhan adalah suatu hal yang sangat ditunggu tunggu oleh umat islam di seluruh penjuru dunia. Karena pada bulan tersebut Allah melipatgandakan pahala bagi siapa saja yang beramal sholeh dan memberikan segenap maghfirah-Nya kepada seluruh hamba yang mau kembali ke jalan-Nya. Maka, dalam rangka mengeratkan silaturahmi antar sesame muslim dan ikut andil dalam menghidupkan bulan suci ramadhan ini, kami, segenap pengurus FORUM DAKWAH MASYARAKAT c/q Divisi TPQ (taman pendidikan al qur'an) bermaksud mengadakan PESANTREN KILAT Ramadhan 1430 H pada : Hari, tanggal Waktu Tempat Agenda acara : selasa s/d kamis, 1 – 3 September 2009 (11 – 13 Ramadhan 1430 H) : pukul 13.30 s/d 18.00 : masjid UNIMUS, komplek kampus D kedokteran UNIMUS, wonolopo, Mijen , kota Semarang : terlampir Sehubungan ini, kami memohon kepada bapak untuk berkenan meminjamkan sarana transportasi milik bapak sebagai sarana antar jemput peserta Pesantren Kilat Ramadhan 1430 H. bersama ini kami sertakan agenda acara sebagai bahan pertimbangan. Demikian surat ini kami buat, atas segala perhatian dan terkabulnya permohonan kami ini kami ucapkan banyak terima kasih. ‫السالم عليكن و زحوت اهلل و بسكاته‬ Semarang, 27 agustus 2009 M 6 ramadhan 1430 H Ketua Sekretaris Shafurijal Mengetahui Ketua FDM Muhammad koordinator divisi TPQ Ust. Budiman Al Ghifari Ust. Khotibi, S.Pd Data Peserta Peskil Ramadhan 1430 H Shighor Putra 1. Elang Wisnu Murti 2. Surya Bimo Wardana 3. Bunayati Abdul Majid 4. Dwiki Bintang 5. Nafi Isbet 6. Sholeh 7. Ahmad Taufik Alamsyah 8. Ahlul Farit Haq 9. Qorik Muhammad Adil 10. Luthfi Ramadhan Putra 11. Winda Rahmat Dani 12. Prasetyo Ujo Sulistyo 13. Rasyid Dyan Azka 14. Pandu Agustiyan Putri 1. Hafshoh 2. Puput Fatwa Mahfudhoh 3. Pudian Tyas Ayu Pramesti 4. Dafina Candra Bintang 5. Pinka Restu Cahyala 6. Nita Febrianti 7. Nabila Afril Yulya Anata 8. Ade Ambar Oktavia 9. Fatimah Fajar Fitriani Caesari 10. Arda 11. Tyas Nanda Desi Evitai 12. Nandita Zahra Yulkrisa 13. Novarida Vamadhani 14. Laila Mardyah 15. Eka Nita Widayanti 16. Fadhilatul Nuraini Mutawasith Putra 1. Tholhah Ubaidillah 2. Ilham Sholahuddin 3. Rizki Ali Fathoni 4. Muhammad Qowiyul Amin 5. Damas Wahyu Sejati 6. Nandi Syarifuddin 7. Miqdad 8. Fajar Destiawan 9. Muhromin 10. Muhammad Jundullah 11. Muhammad Hilmi Zakariya 12. Manggala Sakti 13. Muchlisin 14. Fiqi Aji 15. Syaiful Mahfudz 16. David Eko Prasetiyawan 17. Risa Ramanda 18. Raka Aji Budi Asmoro 19. Muhammad Hamzah Hafidzuddin 20. Bayu Pamungkas Putri 1. Nisma Masdiana 2. Fitri Setianingsih 3. Putri Tsalatsah Khomsah 4. Nirna Salsabila 5. Mila Afrida 6. Zakya 7. Salsabila 8. Ruhma 9. Novinda Chaca 10. Diah Permata Sari 11. Nur Cahya Aulia 12. Alfiyani 13. Angelia Nadi Dwi Safira 14. Cicik A 15. Nur Laila Karomah 16. Icha Kusuma Dewi 17. Sulis Setiowati 18. Nisa’ Amalia 19. Maya Ayu Heliani 20. Nurul Kholifah 21. Aulia Rahman Kibar Putri 1. Ariva Mei Diyanti 2. Yuni Haryanti 3. Pangastuti Widya Ningrum 4. Dita Wulandari 5. Dewi Sri Muryowati 6. Rina atriana 7. Tria Puji Lestari 8. Nurul Amalia Widyastuti 9. Ulfah Ifty Nur Annisa 10. Amanda Devinta sari 11. Sita Sriwayati 12. Ayfa Azara Fiqih (mutawasith) Puasa A. Definisi puasa Puasa menurut bahasa adalah menahan. Puasa menurut syar'i adalah menahan diri dengan niat ibadah dari makan dan minum , hubungan suami istri, dan semua hal hal yang membatalkan puasa sejak terbit matahari hingga terbenamnya. B. Kapan disyareatkannya puasa? Hari senin bulan sya'ban tahun kedua hijriyyah 4. membiasakan berlaku disiplin, bersatu, cinta keadilan dan melahirkan kasih sayang 5. mengosongkan hati hanya untuk berfikir dan dzikir b. Jasmani 1. membersihkan pencernaan 2. menghindari kegemukan 3. menambah kecerdasan 4. menghindarkan dari penyakit penyakit berbahaya E. Puasa 1. 2. 3. 4. F. Puasa 1. 2. 3. yang disunnahkan puasa senin kamis puasa daud (sehari puasa sehari tidak) puasa 6 hari pada bulan syawal puasa 3 hari sebulan pada saat bulan purnama yang diharamkan puasa pada hari raya idul fitri dan idul adha puasa pada hari tasyri' puasa ketika haid ‫يا ايها الريي اهٌىا كتب عليكن الصيام كوا كتب على الريي هي قبلكن لعلكن‬ ‫تتقىى‬ ―wahai orang orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana yang telah diwajibkan kepada orang orang yang sebelum kamu, agar kamu bertaqwa‖ (Al-Baqarah : 183) C. Keutamaan puasa ‫ان للصائم عند فطره دعوة ال ترد‬ "sesungguhnya bagi orang yang berpuasa ada do'a yang tak tertolak ketika ia berbuka." (HR. Ibnu Najah dan Al Hakim) D. Manfaat puasa a. Rohani 1. membiasakan diri untuk bersabar 2. menguatkan kemauan 3. mengajari dan membantu bagaimana menguasai diri G. Puasa ramadhan 1. hukum : wajib bagi yang telah baligh dan tidak berudzur 2. pelaksanaan : selama bulan ramadhan berturut turut tanpa terputus 3. dalil ‫هي صام زهضاى ايواًا واحتسابا غفس له ها تقدم هي ذًبك‬ ―barang siapa yang berpuasa di bulan ramadhan dengan keimanan dan pengharapan, Allah akan mengampuni dosa dosanya yang telah silam.‖ H. Amal yang utama di bulan Ramadhan 1. infaq ‫افضل صدقت صدقت في السهضاى‬ 2. qiyamullail ‫هي قام زهضاًايواًا واحتسابا غفس له ها تقدم هي ذًبك‬ 3. membaca Alqur'an 4. I'tikaf (berdiam diri di masjid pada 10 hari terakhir pada bulan ramadhan) 5. umroh Fiqih (shighor) WUDLU  dalil wudlu ‫ال تقبل صالة ﺃحدكن ﺇذا حسث حتى يتىضا‬ "sholat seseorang yang berhadats itu tidak diterima, kecuali kalau berwudlu terlebih dulu."  kenapa harus wudlu? Banyak alasan kenapa sih, kok kita harus wudlu, di antaranya………. 1. wudlu adalah salah cara untuk menyucikan diri dari hadats yang paling utama. 2. dengan berwudlu, kita telah membersihkan anggota badan kita dari kotoran dan juga dari dosa. 3. karena Allah subhanahu wa ta'ala tidak menerima sholat seseorang tanpa wudlu yang benar.  Hal hal yang wajib dalam wudlu 1. niat 2. membasuh wajah dari kening hingga dagu 3. membasuh kedua tangan hingga siku 4. menyapu kepala dari kening hingga tengkuk 5. membasuh kedua kaki hingga mata kaki 6. berurutan dalam wudlu  Yang sunnah dalam wudlu 1. mengucap bismillah ketika memulai wudlu "Tidak ada wudlu bagi yang belum membaca bismillah" (HR. Abu daud dan Ahmad) 2. membersihkan kedua telapaktangan 3x sebelum sebelum wudlu jika sehabis bangun tidur 3. membersihkan gigi dengan siwak 4. berkumur 5. istinsyak (memasukkan air ke hidung) 6. mengalirkan air ke jenggot 7. membasuh anggota wudlu 3x 8. do'a setelah wudlu  Yang makruh dalam wudlu 1. berwudlu di tempat yang najis 2. membasuh lebih dari 3x 3. berlebih lebihan dalam menggunakan air 4. meninggalkan sunnah wudlu 5. berwudlu dengan sisa air wudlu wanita  yang bikin wudlu batal 1. sesuatu yang keluar dari dua lubang manusia (kemaluan dan dubur) 2. tidur berat 3. hilangnya akal 4. menyentuh kemaluan dengan telapak tangan dalam dan jari jari 5. murtad 6. memakan daging unta 7. menyentuh wanita dengan syahwat ‫الوضىء لوي لن ير كساسن اهلل عليه‬ SHOLAT  Apa sih sholat itu ? sholat adalah kewajiban dari Allah kepada setiap muslim. ―maka dirikanlah sholat, sesungguhnya sholat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang orang beriman.‖ (An Nisa‘ : 103)  Manfaatnya sholat itu…. 1. dapat mensucikan jiwa 2. bikin kita lebih dekat dengan Allah 3. mencegah dari perbuatan buruk Keutamaannya sholat  Gimana sih ? biar sholatnya sah? 1. bersih dari kotoran kecil, yaitu dengan wudlu dan kotoran besar dengan mandi 2. menutup aurat 3. menghadap kiblat Yang wajib dalam sholat 1. berdri bagi orang yang mampu dalam sholat wajib 2. niat 3. takbiratul ikram (mengucapan Allahu Akbar) 4. membaca Al Fatihah 5. ruku‘ 6. I‘tidal (bangun dari ruku‘) 7. sujud 8. bangun dari sujud 9. tumakninah (tenang dan tidak terburu buru) 10. salam 11. urut dalam gerakan sholat Yang sunnah dalam sholat 1. membaca satu surat (1 atau 2 ayat dalam Al Qur‘an) 2. membaca sami‘allahu liman hamidahu ketika bangun dari ruku‘ 3. membaca subhana rabbiyal ‗adhim ketika ruku‘ 4. membaca do‘a iftitah 5. membaca ―Aaamiiiiin‖ bersamaan dengan imam 6. berdoa ketika sujud 7. dzikir setelah salam   ―pokok segala sesuatu adalah islam, tiangnya adalah sholat dan puncaknya adalah jihad di jalan Allah.‖ (HR Muslim)   Siapa 1. 2. 3. 4. 5. sih yang diwajibkan sholat? orang islam orang yang berakal alias tidak gila sudah baligh sudah tiba waktunya bersih dari haid  Yang bikin sholat batal 1. meninggalkan salah satu dari gerakan sholat 2. makan atau minum 3. mengucapkan kata yang tidak ada pada bacaan sholat 4. tertawa 5. banyak bergerak 6. mengingat sholat sebelumnya 7. yang keluar dari kedua lubang, dubur dan kemaluan Hal yang boleh kita lakukan ketika sholat 1. bergerak sederhana 2. berdehem ketika diperlukan 3. membetulkan orang yang ada di shof (menarik untuk merapatkannya) 4. menguap, meletakkan tangan di mulut 5. membaca subhanallah jika imam lupa Perbuatan yang dibenci ketika sholat 1. menoleh dengan kepala atau mata 2. menghadapkan mata ke langit 3. meletakkan tangan di pinggang 4. menahan rambut atau lengan baju yang menjuntai 5. membunyikan jari jari 6. mengusap tempat sujud lebih dari sekali 7. bermain 8. menahan buang air   Fiqih (kibar) Hijab adalah sesuatu yang menutupi wanita, termasuk di dalamnya adalah dinding, pintu, atau pakaian. Sebagaimana yang difirmankan Allah : ―dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka atau ayah suami mereka atau putra putra mereka atau putra putra suami mereka, putra putra saudara perempuan mereka.‖ (QS. Annur : 21) Dalam firman yang lain, ―dan apabila kamu ada sesuatu (keperluan) kepada mereka (istri istri nabi), maka mintalah dari balik tabir (hijab)‖ (QS. Al Ahzab : 53) Berhijab adalah wanita berpakaian yang menutup seluruh auratnya dari orang yang bukan mahramnya.  Kenapa harus berhijab ? Banyak yang bilang, berhijab itu suatu bentuk pengekangan terhadap wanita, tapi ternyata, hijab punya manfaat yang banyak. Islam memang agama yang sempurna sehingga semua yang diperintahkannya pasti bermanfaat. Di antara manfaat tersebut : a. Hijab menjaga badan kita dari pandangan lelaki b. Menjaga hati kita HIJAB c. d. e. f.  Menunjukkan bahwa kita adalah seorang muslimah Menjaga dari godaan lelaki Menjaga kita dari bermaksiat kepada Allah Menjaga kesehatan kita Sifat pakaian yang disyareatkan bagi wanita muslimah 1. Diwajibkan pakaian wanita muslimah itu menutupi seluruh badannya dari (pandangan) laki-laki yang bukan mahramnya. Dan janganlah terbuka untuk mahram-mahramnya kecuali yang telah terbiasa terbuka seperti wajah, kedua telapak tangan dan kedua kakinya. 2. Agar pakaian itu menutupi apa yang ada di sebaliknya (yakni tubuhnya), janganlah terlalu tipis (transparan), sehingga dapat terlihat bentuk tubuhnya. 3. Tidaklah pakaian itu sempit yang mempertontonkan bentuk anggota badannya, sebagaimana disebutkan dalam kitab Shahih Muslim dari Nabi Shalallahu?alaihi Wassallam bahwasanya beliau bersabda: ―Dua kelompok dari penduduk neraka yang aku belum melihatnya, (kelompok pertama) yaitu wanita yang berpakaian (pada hakekatnya) ia telanjang, merayu-¬rayu dan menggoda, kepala mereka seperti punuk onta (melenggak-lenggok, membesarkan konde), mereka tidak masuk surga dan tidak mendapatkan baunya. Dan (kelompok kedua) yaitu laki-laki yang bersamanya cemeti seperti ekor sapi yang dengannya manusia saling memukul -mukul sesama hamba Allah. ―(HR. Muslim) 4. Pakaian wanita itu tidak menyerupai pakaian lakilaki.Rasulullah Shalallahu?alaihi Wassallam telah melaknat wanita-wanita yang menyerupai laki-laki dan laki-laki yang menyerupai wanita. Sedangkan untuk membedakan wanita dengan laki-laki dalam hal berpakaian adalah pakaian yang dipakai dinilai dari karakter bentuk dan sifat menurut ketentuan adat istiadat setiap masyarakat. 5. Pakaian wanita tidaklah terhiasi oleh perhiasan yang menarik perhatian (orang lain) ketika keluar rumah, agar tidak termasuk golongan wanita-wanita yang bertabaruj (mempertontonkan) pada perhiasan. 6.  Apa aja sih yang harus ditutupi? Menurut qur‘an dan sunnah, bagian yang harus ditutupi oleh seorang muslimah adalah: 1. Bulu kening — Menurut Bukhari, ―Rasullulah melaknat perempuan yang mencukur atau menipiskan bulu kening atau meminta supaya dicukurkan bulu kening.‖ Riwayat Abu Daud Fi Fathil Bari 2. Kaki (tumit kaki) —‖Dan janganlah mereka (perempuan) membentakkan kaki (atau mengangkatnya) agar diketahui perhiasan yang mereka 3. 4. 5. 7. sembunyikan.‖ An-Nur: 31. Keterangan: Menampakkan kaki dan menghayunkan/melenggokkan badan mengikut hentakan kaki. Wangian — ―Siapa sahaja wanita yang memakai wangiwangian kemudian melewati suatu kaum supaya mereka itu mencium baunya, maka wanita itu telah dianggap melakukan zina dan tiap-tiap mata ada zina.‖ Riwayat Nasaii, Ibn Khuzaimah dan Hibban. Dada — ―Hendaklah mereka (perempuan) melabuhkan kain tudung hingga menutupi dada-dada mereka. ―AnNur : 31 Gigi — ―Rasullulah melaknat perempuan yang mengikir gigi atau meminta supaya dikikirkan giginya. ―Riwayat At-Thabrani, ―Dilaknat perempuan yang menjarangkan giginya supaya menjadi cantik, yang merubah ciptaan Allah‖. Riwayat Bukhari dan Muslim. Muka dan leher — ―Dan tinggallah kamu (perempuan) di rumah kamu dan janganlah kamu menampakkan perhiasan mu seperti orang jahilliah yang dahulu.‖ Keterangan: Bersolek (make-up) dan menurut Maqatil sengaja membiarkan ikatan tudung yang menampakkan leher seperti orang Jahilliyah. Muka dan Tangan — ―asma binti Abu Bakar telah menemui Rasullulah dengan memakai pakaian yang tipis. Sabda Rasullulah: Wahai Asma! Sesungguhnya seorang gadis yang telah berhaid tidak boleh baginya menzahirkan anggota badan kecuali pergelangan tangan dan wajah saja.‖ Riwayat Muslim dan Bukhari. 8. Tangan — ―Sesungguhnya kepala yang ditusuk dengan besi itu lebih baik daripada menyentuh kaum yang bukan sejenis yang tidak halal baginya‖. Riwayat At Tabrani dan Baihaqi. 9. Mata – ―Dan katakanlah kepada perempuan mukmin hendaklah mereka menundukkan sebahagian dari pemandangannya.‖ An Nur : 31. Sabda Nabi SAW, ―Jangan sampai pandangan yang satu mengikuti pandangan lainnya. Kamu hanya boleh pandangan yang pertama, pandangan seterusnya tidak dibenarkan.‖ Riwayat Ahmad, Abu Daud dan Tirmidzi. 10. Mulut (suara) - ―Janganlah perempuan-perempuan itu terlalu lunak dalam berbicara sehingga berkeinginan orang yang ada perasaan serong dalam hatinya, tetapi ucapkanlah perkataan-perkataan yang baik.‖ Al Ahzab: 32. Sabda SAW, ―Sesungguhnya akan ada umat ku yang minum arak yang mereka namakan dengan yang lain, iaitu kepala mereka dilalaikan oleh bunyi-bunyian (muzik) dan penyanyi perempuan, maka Allah akan tenggelamkan mereka itu dalam bumi.‖ Riwayat Ibn Majah. 11. Kemaluan - ―Dan katakanlah kepada perempuanperempuan mukmin, hendaklah mereka menundukkan pandangan mereka dan menjaga kehormatan mereka. ‖ An Nur : 31 12. Rambut — ―Wahai anakku Fatimah! Adapun perempuan-perempuan yang akan digantung rambutnya hingga mendidih otaknya dalam neraka adalah mereka itu di dunia tidak mau menutup rambutnya daripada dilihat oleh lelaki yang bukan mahramnya.‖ Riwayat Bukhari dan Muslim. Banyak yang bilang... hijab adalah bentuk pengekangan terhadap wanita... Banyak juga yang bilang... dengan berhijab wanita tidak bebas dalam berbuat... benarkah itu semua tujuan diturunkannya perintah berhijab ? Allah ta'ala telah berfirman... memerintahkan setiap wanita yang beriman... 'tuk mengenakan hijab atau kerudungnya bila keluar rumah... atau ketika bertemu dengan mereka yang bukan muhrimnya... agar mereka lebih mudah dikenal dan tidak mendapat gangguan Ya...dengan berhijab... Wanita Muslimah menunjukkan identitasnya... menunjukkan kebanggaan dan izzah sebagai pemeluk Dienullah... menunjukkan kesungguhan dan ketaatan sebagai hambaNya... menunjukkan penjagaan terhadap kehormatan dan kesucian dirinya Dengan berhijab... bukan berarti Muslimah terkekang hidupnya... bukan berarti Muslimah tak lagi punya kebebasan... bahkan dengan hijab yang melindungi kehormatannya... Muslimah bisa menunjukkan potensi diri yang sebenarnya Muslimah yang berhijab... tidak lagi dihormati karena kecantikannya... tidak lagi dinilai dengan penampilan dirinya... tapi naluri dan daya pikirnyalah yang sekarang menentukan... yang menjadi tolok ukur orang lain dalam menilai dirinya Muslimah yang berhijab... terbebas dari belenggu tuntutan penampilan... terbebas dari segala pelecehan harga dirinya... Bebas dan merdeka yang berbeda dengan wanita lainnya... bebas dan merdeka sebagaimana kodratnya sebagai wanita Maha Maha Maha Maha Maha Benar Allah atas segala Firman-Nya... Bijaksana Allah atas segala Perintah-Nya... Adil Allah atas segala Keputusan-Nya... Penyayang Allah atas segala Hukuman-Nya... Kuasa Allah atas segala-segalanya Akhlaq (shighor) Akhlaq Mahmudah (terpuji) Adalah akhlaq yang baik menurut pandangan Allah dan rasulnya. Walaupun dalam akhlaq ini ada yang dipandang tidak baik menurut manusia. Apalagi bila manusia tersebut tidak suka dengan islam. Contoh akhlaq mahmudah adalah :           Hidup sederhana Tawadlu‘ (rendah hati) Memiliki cukup ilmu (dunia dan akherat) Banyak beramal sholeh Selalu jujur dan benar dalam perkataan maupun perbuatan Menepati janji Sabar Sopan santun Pemaaf Dermawan          Berkhianat Menipu Berbohong Berperasangka buruk Mengadu domba Mengejek Ghibah Kasar Suka marah marah Adab terhadap orang tua 1. mentaati perintah dan larangannya yang tidak bermaksiat 2. menghormati keduanya 3. lemah lembut kepadanya 4. berbakti kepadanya 5. menyambung silaturahmi dan berdoa untuknya Akhlaq Madzmumah (tercela) Adalah akhlaq yang kurang atau tidak baik menurut Allah dan rasulnya. Walaupun kadang kadang manusia kebanyakan menganggapnya sebagai perilaku yang baik. Hal ini karena manusia belum mengerti tentang perbedaan akhlaq yang baik dengan akhlaq yang buruk. Contoh akhlaq madzmumah adalah : Akhlaq (mutawasith) ADAB SEHARI HARI Adab makan dan minum 1. memilih makanan dan minuman yang baik, halal dan bersih 2. berniat dengan makanan dan minuman agar kuat untuk beribadah kepada Allah sehingga mendapatkan pahala. 3. membersihkan kedua tangan sebelum makan 4. hendaklah duduk dengan sopan, yaitu dengan cara berlutut dan duduk di atas dua telapak kakinya. 5. hendaklah menerima makanan apa adanya dan tidak mencela makanan 6. disunnahkan makan bareng bareng 7. memulai dengan membaca basmalah dan diakhiri dengan hamdalah 8. makan dengan 3 jari kanannya 9. memperkecil usapannya dan mengunyah dengan baik 10. menghabiskan makanan yang menempel pada piring dan jari jarinya 11. mengambil makanan yang jatuh jika masih bersih 12. jangan meniup makanan ataupun minuman. 13. mengambil makanan yang lebih dekat 4. 5. 6. 7. laki laki tidak boleh pakai celana yang melebihi mata kakinya perempuan hendaknya memakai pakaian yang menutupi auratnya tidak boleh berjalan dengan sebelah sandal / sepatu saja. memakai pakaian dari sebelah kanan dulu Adab berbicara 1. tidak meninggikan suara (berteriak teriak) 2. berbicara dengan lembut dengan kata kata yang sopan (tidak kasar atau membentak bentak) 3. tidak mengumpat 4. tidak berkata kotor 5. tidak memotong pembicaraan orang lain Adab tidur 1. 2. 3. 4. jangan tidur larut malam berwudlu sebelum tidur berbaring ke sebelah kanan berdoa sebelum tidur dan setelah tidur Adab di kamar mandi 1. 2. 3. 4. 5. berdoa sebelum masuk kamar mandi mendahulukan kaki kiri tidak membawa asma Allah diam (tidak berbicara) berdoa ketika keluar kamar mandi dengan mendahulukan kaki kanan 6. tidak berlama lama di kamar mandi Adab berpakaian 1. berpakaian yang menutup aurat 2. berpakaian yang rapi dan sopan 3. laki laki tidak boleh memakai pakaian seperti wanita, begitu juga sebaliknya akhlaq (kibar) Adab terhadap diri sendiri  Taubat selalu sadar dan segera memohon ampun kepada Allah ketika melakukan kesalahan meski itu hanya kesalahan kecil Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda: 4. benar benar bertaubat kepada-Nya 5. berserah diri kepada Allah 6. takut akan adzab-Nya yang pedih 7. hanya berharap kepada Allah 8. senantiasa berprasangka baik kepada Allah 9. menjalankan perintahnya dan menjauhi larangannya 10. yakin terhadap takdir dan kehendaknya. 11. meminta hanya kepada-Nya ―wahai manusia, bertaubatlah kepada Allah karena aku bertaubat setiap hari seratus kali.‖ Adab terhadap Rasul 1. mengikuti jejak dan langkahnya dalam urusan dunia dan akhirat. 2. mendahulukan cintanya dan pengagungan dari makhluk lain 3. kita ridho dengan apa yang beliau ridhoi dan murka terhadap apa yangdimurkainya 4. bersholawat untuknya 5. membenarkan apa yang dikabarkannya 6. menghidupkan sunnahnya 7. menyampaikan dakwahnya 8. lebih mencintai beliau daripada diri sendiri.  Muroqobah Berusaha selalu mendekatkan diri kepada Allah subhanahu wa ta'ala  Muhasabah Banyak melakukan renungan diri (evaulasi atau intropeksi diri) sehingga apa yang dilakukannya akan lebih baik daripada sebelumnya.  Mujahadah Bersungguh sungguh dalam beramal sholeh dan merasa kecewa jika ada kesempatan berbuat baik namun tidak bisa menggunakannya. Adab terhadap Allah 1. mensyukuri segala bentuk nikmat yang telah Allah berikan 2. mencintai Allah 3. malu kepada-Nya apabila kita berbuat maksiat Aqidah (shighor)   RUKUN ISLAM Islam tegak di atas dasar yang disebut dengan rukun islam. Rukun islam ada 5, yaitu :  dua kalimat syahadat  menegakkan sholat  menunaikan zakat  melaksanakan puasa  menunaikan haji jika mampu Artinya, kita tidak boleh beribadah dan meminta sesuatu apapun kepada selain Allah, karena, semua hal itu hanyalah hak Allah subhanahu wa ta‘ala. 7. kalimat ―wa asyhadu anna muhammadar rasulullah‖ (syahadat rasul) yaitu bersaksi bahwa nabi Muhammad adalah utusan Allah yang harus kita benarkan apa apa yang dibawa olehnya dan wajib kita ikuti perbuatan dan sunnah sunahnya. Artinya, semua perbuatan kita sehari hari harus mengikuti rasulullah sallallahu alaihi wa sallam, mulai dari bangun tidur hingga tidur kembali. 2. menegakkan sholat secara bahasa, sholat berarti do‘a secara ishtilah syar‘I, sholat berarti suatu amalan yang terdiri dari perkataan dan perbuatan yang dimulai dari takbir dan diakhiri dengan salam 3. menunaikan zakat secara bahasa, zakat bermakna mensucikan secara ishtilah syar‘I zakat adalah sejumlah harta khusus yang diberikan kepada orang orang tertentu. 4. melaksanakan puasa secara bahasa puasa berarti menahan atau mencegah secara syar‘I adalah menahan dari makan dan minum serta hawa nafsu yang diniatkan untuk ibadah. dari Abdullah bin Umar ia berkata, ―saya mendengar rasulullah sallallahu alaihi wa sallam bersabda : ―islam dibangun atas 5 dasar, yaitu : bersaksi bahwa tiada illah yang berhak diibadahi selain Allah, dan bahwa muhammad adalah rasulullah sallallahu alahi wa sallam, mendirikan sholat, mengeluarkan zakat, menunaikan haji ke baitullah, dan melaksanakan puasa ramadhan.‖ 1. dua kalimat syahadat terdiri dari dua kalimat : 6. kalimat ―asyhadu alla ilaha illallah‖ (syahadat tauhid) yaitu bersaksi bahwa tidak ada satupun yang berhak diibadahi selain Allah subhanahu wa ta‘ala. 5. menunaikan haji jika mampu secara bahasa, kata haji berarti menuju suatu tempat atau mendatanginya secara ishtilah syar‘I, adalah menuju ke mekkah (baitullah) untuk mengerjakan suatu amalan yang khusus dan pada suatu amalan yang khusus pula. Aqidah (mutawasith) RUKUN IMAN Rukun iman adalah 1. 2. 3. 4. 5. 6. wajibnya kita meyakini akan 6 hal yaitu: iman kepada Allah iman kepada malaikat iman kepada kitab Allah iman kepada rasul iman kepada hari akhir iman kepada takdir buruk dan takdir baik 8. iman kepada kitab Allah yaitu membenarkan dengan yakin bahwa Allah mempunyai kitab kitab yang telah diturunkan kepada nabinya, di mana Allah berbicara menurut kehendaknya. Kitab kitab itu adalah cahaya dan petunjuk yang penuh dengan kebenaran. Adapun kitab kitabnya yang telah diturunkan kepada nabinya, yaitu : 9. kitab taurat yang diturunkan kepada nabi musa 10. kitab zabur yang diturunkan kepada nabi daud 11. kitab injil yang diturunkan kepada nabi isa 12. dan kitab suci Al Qur‘an yang diturunkan kepada nabi Muhammad sallallahu alaihi wa sallam 13. iman kepada rasul adalah membenarkan bahwasanya Allah telah mengutus rasulnya untuk memberi petunjuk kepada makhluknya untuk kehidupan dunia dan akhirat. Rasul itu datang hanya untuk mengajak seluruh manusia beribadah kepada Allah subhanahu wa ta‘ala semata. 14. iman kepada hari akhir (kiamat) kiamat adalah tibanya saat kehancuran seluruh alam semesta beserta seluruh makhluk yang ada di dalamnya. Maksud iman di sini adalah kita meyakini bahwasanya kiamat pasti akan terjadi dan hanya Allahlah yang tahu mengenai kapan terjadinya kiamat tersebut. 15. iman kepada takdir yaitu berkeyakinan yang mantap bahwa semua kebaikan dan keburukan adalah ketentuan dan takdir Allah. 6. iman kepada Allah maksudnya adalah kita yakin dengan mantap bahwasanya Allah adalah rabb (tuhan) segala sesuatu, pemilik dan pengaturnya, menciptakannya, memberi rizki, mematikan dan menghidupkan. Dialah yang berhak diibadahi dan ditaati. 7. iman kepada malaikat maksudnya malaikat adalah salah satu makhluk Allah yang diciptakan dari cahaya dan hanya untuk beribadah kepadanya. Adapun maksud beriman kepada malaikat adalah kita meyakini bahwasanya Allah mempunyai malaikat yang mulia dan selalu taat kepadanya, selalu bertasbih siang dan malam dan mereka juga tidak bermaksiat kepada Allah, serta selalu mengerjakan apa yang diperintahkan oleh Allah kepada mereka. Aqidah (kibar) TAUHID (AQIDAH) 1. tauhid secara bahasa mereka ada yang diberi petunjuk oleh Allah dan ada pula yang tetap dalam kesesatan. Maka berjalanlah kamu di bumi dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang yang mendustakan 7. makna aqidah aqidah berasal dari kata ― ‗aqd‖ yang berarti pengikatan. Akidah adalah apa yang diyakini oleh seseorang. Akidah merupakan perbuatan hati. Yaitu kepercayaan hati dan pembenarannya terhadap sesuatu. Akidah secara syar‘I yaitu rukun iman 8. syariat syariat dibagi dua 9. I‘tiqodiyah (hal hal yang berhubungan dengan kepercayaan) Seperti kepercayaan terhadap Allah sebagai rabb dan kewajiban beribadah kepadanya, serta mempercayai rukun iman. Disebut juga ―ashliyah‖ (pokok agama) 10. ‗amaliyah (hal hal yang berhubungan dengan amal) Seperti sholat, puasa, zakat, dll yang berhubungan dengan amal. Disebut juga far‘iyyah (cabang agama) Benar dan rusaknya amaliyah (amalan) tergantung benar dan rusaknya I‘tiqodiyah (keyakinan). Dan dakwah para nabi yang pertama adalah tauhid (aqidah), yaitu mengajak kepada peribadahan hanya kepada Allah ‗azza wa jalla. ―menjadikan sesuatu itu (mengesakan)‖ 2. tauhid secara syar‘I menurut syeikh Muhammad bin utsaimin : ―tauhid adalah mengesakan apa yang khusus dan wajib bagi Allah ‗azza wa jalla‖ 3. disyaretkannya tauhid 4. QS. Adzdzariyat : 56 ― 5. QS. Al Baqarah : 21 ―wahai manusia, sembahlah rabbmu yang telah menciptakanmu dan orang orang yang sebelum kamu agar kamu bertaqwa‖ 6. QS. An Nahl : 36 ―dan sungguh kami telah mengutus seorang rasul untuk setiap umat (untuk) menyerukan ―sembahlah Allah dan jauhilah thaghut‖. Kemudian di antara Tarikh (shighor) NABI MUHAMMAD salallahu alaihi wa sallam Nabi Muhammad adalah penutup para nabi dan rasul. Muhammad diutus oleh Allah untuk menyeru manusia agar beribadah kepadanya saja. Dan supaya manusia tidak menyekutukan Allah. Nabi Muhammad dilahirkan di mekkah, pada hari senin 12 Rabi‘ul awal, tahun gajah. Ayahnya meninggal sebelum nabi Muhammad lahir, dan ayahnya dikuburkan di madinah. Lalu ibunya yang mengasuh nabi Muhammad salallahu alaihi wa sallam. Kemudian beliau diserahkan ke Tsu‘aibah Al Aslamiyah untuk disusui. Kemudian setelah itu, selanjutnya nabi Muhammad disusui oleh Halimatus Sa‘diyah. Pada umur 6 tahun, nabi Muhammad ditinggal ibunya meninggal, sehingga nabi Muhammad menjadi anak yang yatim piatu. Ibunya dikubur di Abwa. Sepeninggal ibunya, nabi Muhammad diasuh oleh ummu Aiman yang dibiayai oleh kakeknya, Abdul Muthalib. Setelah itu, kakeknyapun meninggal dunia. Saat itu nabi Muhammad berusia 8 tahun. Dan akhirnya ia hidup bersama pamannya Abu Thalib. Saat usianya 9 tahun, nabi Muhammad sudah diajak pamannya bepergian jauh ke negeri Syam. Sambil membawa banyak barang dagangan. Ketika sampai di suatu tempat yang bernama busra, nabi Muhammad salallahu alaihi wasallam bertemu dengan seorang pendeta yang bernama Bukhaira. Pendeta tersebut kenal kepada nabi Muhammad, bahkan ia tahu bahwa Muhammad akan jadi nabi yang terakhir. Pendeta itu mengenal Muhammad dari tanda tanda yang ia peroleh dari kitab sucinya. Pada usia 25 tahun, nabi Muhammad mengadakan perjalanan jauh Kedua kalinya ke negeri syam. Kali ini perjalanan beliau dengan membawa dagangan milik seorang janda kaya yang bernama khodijah. Setelah 2 bulan melakukan perjalanan, lalu nabi Muhammad menjadikan khodijah sebagai istrinya. Saat itu, khodijah berumur 40 tahun dan nabi Muhammad 25 tahun. Pada saat nabi Muhammad berumur 35 tahun, beliau bersatu dengan masyarakat quraisy untuk mengadakan perbaikan ka‘bah. Nabi Muhammad ditunjuk oleh mereka untuk meletakkan hajar aswad (batu hitam) di tempatnya semula. Nabi Muhammad memiliki sifat dan sikap yang sangat terpuji, jujur dalam berbicara, dan tidak pernah berdusta. Masyarakat quraisy senang kepadanya dan sangat menghormnatinya hingga akhirnya, Ia mendapat gelar Al Amin dari mereka, yang artinya dapat dipercaya. Sungguh Allah memelihara nabi Muhammad sallallahu alaihi wa sallam dari perbuatan buruk orang orang jahiliyah. Beliau membatasi pergaulannya dengan mereka ketika usianya hampir 40 tahun. Nabi Muhammad sering menyepi dan menyendiri di gua hira‘. Pada usia itulah nabi Muhammad mendapatkan wahyu pertama kali. Sejak itulah beliau diutus oleh Allah subhanahu wa ta‘ala sebagai penyampai kabar gembira. Dan pemberi peringatan. Yang mengajak kepada kebenaran dengan perintah Allah. Kemudian beliau menjadi nabi dan rasul Allah. Tarikh (mutawasith) Khulafaur Rasyidin Khulafaur Rasyidin adalah para kholifah yang arif bijaksana. Mereka adalah keempat sahabat yang terpilih menjadi pemimpin kaum muslim setelah Nab Muhammad Rasulullah saw. wafat. Keempat kholifah tersebut ialah: 1. Abu Bakar Ash-Shiddiq ra.; 2. Umar bin Kaththab ra.; 3. Utsman bin Affan ra.; dan 4. Ali bin Abi Thalib ra. Keempat kholifah itu selain berhasil melanjutkan perjuangan Rasulullah saw. menegakkan ajaran tauhid, juga sukses memperluas penyebaran dan mengharumkan nama Islam. Berikut ini kami uraikan sekelumit riwayat hidup dan jasa keempat kholifah tersebut. A. Abu Bakar Ash-Shiddiq ra (11-13 H/632-634) Nama aslinya adalah Abdul Ka‘bah. Lalu Nabi Muhammad saw. mengganti namanya dengan Abdullah. Lengkapnya Abdullah bin Abi Quhafah at-Tamimi. Ia terlahir dari pasangan Usman (Abu Quhafah) bin Amir dan Ummu Khoir Salma binti Sakhr, yang berasal dari suku Taim, suku yang melahirkan tokoh-tokoh terhomat. Sejak kecil ia terkenal sebagai anak yang baik. Perilakunya yang lemahlembut, jujur, dan sabar, membuatnya disenangi masyarakat. Karena sifat-sifatnya yang mulia itulah sejak masa remajanya ia sudah bersahabat dengan Nabi Muhammad saw. Ia dilahirkan dua tahun satu bulan setelah kelahiran Nabi Muhammad saw. kemudian terkenal dengan julukan Abu Bakar, sedangkan gelar Shiddiq diberikan oleh para sahabat, karena ia sangat membenarkan Rosulullah saw. dalam segala hal. Ialah yang menemani Nabi Muhammad saw. di gua Hira, dan yang pertama kali memeluk Islam dari kalangan orang tua terhormat. Tentang Abu Bakar ra., Rasulullah saw. bersabda, ―Sungguh orang yang paling dekat kepadaku persahabatan dan hartanya, ialah Abu Bakar. Andaikata aku boleh memilih ternan di antara umnatku, rnaka akan kupilih Abu Bakar. Tetapi kecintaan dan persaudaraan dalarn Islam cukup memadai. Tidak satu pun pintu dalarn rnasjid yang terbuka kecuali pintu Abu Bakar‖. (HR. Bukhori) Sampai saat ini di masjid Madinah masih ada sebuah pintu yang disebut pintu Abu Bakar ra. Yakni pintu yang selalu beliau lalui semasa hidupnya jika masuk ke masjid melalui rumah beliau. Todaklah mengherankan jika sewaktu Nabi saw sakit, ia dipercaya oleh para sahabat menjadi Imam sholat. Juga pantaslah apabila kaum muslimin kemudian memilihnya sebagai kholifah/pemimpin setelah Rosulullah saw. wafat. Keagungan kepribadian Abu Bakar dapat disimak dari penggalanpenggalan pidatonya ketika dilantik menjadi kholifah, antara lain beliau katakan, ―Saya bukan orang yang terbaik di antara kalian, tetapi saya akan memelihara amanah yang telah kalian serahkan kepada saya. Kalau saya mengikuti ajaran Allah SWT dan petunjuk Rasul-Nya, maka ikutilah saya. Sebaliknya jika saya menyimpang, luruskanlah (koreksilah) saya. Kebenaran adalah kejujuran, dan kebohongan adalah ketidakjujuran. Orang yang paling kuat dalam pandangan saya, adalah orang-orang yang lemah di antara kalian oleh sebab itu saya akan menjamin hak-hak mereka. Dan orang-orang yang paling lemah dalam pandangan saya, adalah orang-orang yang kuat di antara kalian, dan saya akan mengambil sebagian dari hak-hak mereka (zakatnya).‖ Program pertama yang dicanangkan Abu Bakar setelah ia menjadi kholifah, adalah meredam pemberontakan, memerangi orang-orang yang membangkang tidak mau membayar zakat, orang-orang murtad yang saat itu terjadi di mana-mana dan menimbulkan kekacauan. Sepeninggal Muhammad Rosulullah saw., memang banyak umat Islam yang kembali memeluk agamanya semula. Mereka merasa berhak berbuat sekehendak hati. Bahkan lebih tragis lagi muncul orang-orang yang mengaku nabi, antara lain Musallamah Al-Kadzdzab, Tulaiha AlAsadi, dan Al Aswad Al Ansi. Untuk meluruskan akidah orang-orang murtad tersebut, Abu Bakar mengirim sebelas pasukan perang ke sebelas daerah tujuan, di antaranya pasukan Kholid b‘ Walid ditugaskan menundukan Thulaiha Al Asadi, Pasukan Amer bin Ash ditugaskan di Qudho‘ah, Suwaid bin Muqrim ditugaskan ke Yaman, dan Kholid bin Said ditugaskan Syam. Program Abu Bakar selanjutnya, memproyekkan pengumpulan dan penulisan ayat-ayat Al Qur-an. Progran ini dicanangkan atas usulan Umar bin Khoththob sedangkan pelaksanaannya di percayakan kepada Zaid b‘ Tsabit. Pengumpulan dan penulisan ayat-ayat Al Qur-an itu dilakukan dengan pertimbangan: 1. Banyak sahabat yang hafal Al Qur-an gugur dalsm perang penumpasan orang-orang murtad; 2. Ayat-ayat Al Qur-an yang ditulis pada kulit-kulit kurma, batu-batu dan kayu-kayu sudah banyak yang rusak sehingga perlu dilakukan usaha penyelamatan; 3. Penulisan ayat-ayat Al Qur-an dan membukukannya ini bertujuan agar dapat dijadikan pedoman bagi umat Islam sepanjang zaman. Semasa pemerintahannya, Abu Bakar juga berhasil memperluas daerah dakwah Islamiyah, antara lain ke Irak yang ketika itu termasuk wilayah jajahan Kerajaan Persia, dan ke Syam yang di bawah jajahan Romawi. Setelah memerintah selama dua tahun, Abu Bakar berpulang ke Rahmatullah pada tanggal 23 Jumadil Akhir 13H dalam usia 63 tahun dan dimakamkan dekat makam Rasulullah saw. Beliau dikenal oleh para sahabat sebagai kholifah yang sangat taat kepada Allah SWT dan Rasul-Nya serta berbudi luhur. B. Umar bin Khatthab (13-23 H/634-644 M) Ia lebih muda tiga belas tahun dari Nabi Muhammad saw. Sejak kedl ia sudah terkenal cerdas dan pemberani. Tidak pernah takut menyatakan kebenaran di hadapan siapapun. Tidaklah mengherankan jika setelah Umar memeluk Islam, barisan kaum muslimin ditakuti oleh orang kafir Quraisy. Ia yang sebelum memeluk Islam paling berani menentang Islam, setelah memeluk Islam paling berani menghadapi musuh-musuh Islam. Kemudian terkenalah Umar sebagai ―Singa Padang Pasir‖ yang sangat disegani. Umar memiliki kepribadian yang sangat kuat, dan tegas memperjuangkan kebenaran. Oleh karena itu masyarakat menggelarinya Al Faruq, artinya yang dengan tegas membedakan yang benar dan yang salah. Sedemikian gigih Umar dalam menegakkan syari‘at Islam, sehingga Abdullah bin Mas‘ud mengatakan, ―Sejak Islamnya Umar kami merasa mulia.‖ (H.R. Bukhori) Mengenai kualitas keimanannya, diungkapkan dalam sebuah hadits. Muhammad Rosulullah saw. bersabda, ―Ketika sedang tidur, aku bermimpi melihat orang-orang yang memakai gamis. Ada yang gamisnya menutupi dada dan ada pula yang kurang dari itu. Lalu diperlihatkan kepadaku Umar bin Khoththob mengenakan gamis yang panjang sehingga ia berjalan dengan menyeretnya.‖ Seseorang bertanya, ―Ya Rosulullah, apakah takwilnya?‖ Nabi saw. menerangkan, ―Kualitas keimanannya.‖ (HR. Bukhori dan Muslim dari Abu Sa‘id Al Khudri ra.) Dalam pidato pelantikannya, Umar menyampaikan, antara lain: ―Saya adalah seorang pengikut Sunnah Rasul, bukan seorang yang berbuat bid‘ah. Ketahuilah, bahwa kalian berhak menuntut saya tentang tiga hal selain Kitab Allah dan Sunnah Nabi, yakni: 1. Mengikuti apa yang telah dilakukan oleh orang sebelum saya dalam masalah yang telah kalian sepakati dan telah kalian tradisikan; 2. Membuat kebiasaan baru yang baik bagi ahli kebajik dalam masalah yang belum kalian jadikan kebiasa dan 3. Mencegah saya bertindak atas kalian kecuali dalam hal hal yang kalian sendiri penyebabnya. Pada masa pemerintahan Khalifah Umar, wilayah Islam semakin meluas sampai ke Mesir, Irak, Syam, dan negeri-negeri Persia lainnya. Umarlah yang pertama kali membentuk badan kehakiman dan menyempurnakan pemerintahan. Juga meneruskan usaha Abu Bakar dalam membukukan Al Qur-an. Kholifah Umar wafat pada usia 63 tahun setelah memerintah selama sepuluh tahun enam bulan. Ia wafat oleh tikaman pedang Abu Lu‘lu‘ah, seorang budak milik Al-Mughiroh bin Syu‘bah saat sholat subuh. Ia diimakamkan di rumah ‗Aisyah, dekat makam Abu Bakar. Ia dikenang oleh umat Islam sebagai pahlawan yang sangat sederhana, sportif, dan menyayangi rakyat kecil. Kata katanya yang sangat terkenal, ―Siapa yang melihat pada diriku membelok, maka hendaklah ia meluruskannya.‖ Jasa-jasa Umar sewaktu menjadi Kholifah, antara lain : 1. Penetapan tahun Hijriyah sebagai tahun resmi; 2. Bea cukai sebagai pendapatan negara; 3. Tunjangan sosial bagi orang-orang miskin di kalangan Yahudi dan Kristen; 4. Pembangunan kota-kota dan saluran air untuk meningkatkan kesejahteraan rakyatnya; 5. Pemberian gaji bagi imam dan muazin; 6. Penghapusan perbudakan; 7. Pembangunan sekolah-sekolah; 8. Kodifikasi Al-Quran; 9. Tradisi sholat tarawih berjamaah; C. Utsman bin Affan ra. (23-35 H/644-656 M) Ia seorang saudagar kaya-raya, dan salah seorang penulis wahyu yang terkenal. Usianya lima tahun lebih muda dari Nabi Muhammad saw. Sejak muda Utsman dikenal sebagai seorang pendiam, dan memiliki budi pekerti yang terpuji. lalah yang membeli sumur Roumah untuk dijadikan sumur umum. Sedemikian banyak amal kebajikannya, sehingga masyarakat menggelarinya ―Ghoniyyun Syakir‖ (orang kaya yang banyak bersyukur kepada Allah SWT) Abdurrohman bin Samuroh ra. mengungkapkan, Utsman bin Affan datang menemui Rosulullah saw. dengan membawa uang sebanyak seribu dinar yang dibungkus pakaiannya. Kala itu beliau sedang mempersiapkan u‘sroh (Pasukan dalam Perang Tabuk). Usai menerima sumbangan dari Ustman bin Affan ra. untuk jihad fisabilillah, Rasulullah saw. bersabda, ―Tidak ada yang merugikan ibnu Affan atas apa yang dilakukannya setelah hari ini.‖ Beliau mengulangi ucapan tersebut beberapa kali. (HR. Ahmad, dan Tirmidzi) Sekalipun kaya-raya, Utsman tidak pernah menjaga jarak dengan masyarakat kelas bawah, bahkan ia tidak segan-segann untuk turut serta berperang. Karena kebaikannya itulah, ia dinikahkan dengan putri Nabi bernama Ruqoyyah. Setelah Ruqoiyah meninggal dunia, ia dikawinkan dengan putri Nabi lagi bernama Ummu Kultsum. Oleh sebab itu masyarakat menggelarinya ―Dzun Nurain‖ (yang mempunyai dua cahaya) Langkah-langkah yang dilakukan oleh Khalifah Utsman ra., adalah mengganti gubernur-gubernur negara taklukan Islam yang ingin memisahkan diri setelah Umar wafat. Kemudian Ia memperbanyak naskah Al Qur-an yan sudah dibukukan menjadi tujuh eksemplar yang antara lain dikirim ke Syam, Yaman, Bahrain, Basroh, dan Kufah. Utsman wafat pada usia 82 tahun, setelah memerintah selama 12 tahun. Ia menemui ajal saat membaca Al Quran oleh tikaman pedang Humron bin Sudan. Jasa Utsman terbesar adalah memelihara Al Quran sebagaimana yang tersebar sekarang ini. D. Ali bin Abu Tholib ra. (35-40 H/656-661 M) Ia adalah putra Abu Tholib, paman Nabi Muhammad saw. Sebagai sepupu yang usianya 32 tahun lebih muda, memungkinkan Ali diasuh langsung oleh Nabi Muhammad saw. Tidaklah megherankan jika dari golongan anak-anak yang pertama memeluk Islam adalah Ali. Pantaslah jika pengetahuan Ali tentang Islam sangat luas, dan sangat teguh memegang ajaran Islam. Sejak masa pemerintahan Khalifah Ali inilah, Islam mulai mengalami kemunduran. Bermula dari banyaknya pihak yang menuntut dendam atas terbunuhnya Utsman bin Affan ra., terutama dari golongan Bani Umaiyyah dari kelompok ‗Aisyah ra., janda Nabi Muhammad saw. Suasana tersebut semakin memanas dengan adanya kebijaksanaan Khalifah Ali mengganti sebagian besar pejabat pemerintah yang telah diangkat oleh Utsman. Setelah usaha menenangkan banyak golongan yang menuntut balas atas kematian Utsman dengan jalan damai tidak berhasil, maka ditempuhlah dengan peperangan. Pertama terjadilah Perang Waq‘atul Jamali (penamaan tersebut karena ‗Aisyah bersama pasukannya mengendarai unta) atau peperangan unta. Kedua, Perang Shiffin atau peperangan unta antara pasukan Khalifah Ali dan pasukan ‗Aisyah. Perang saudara ini terjadi pada tahun 36 H/657 M, akibat hasutan Abdullah bin Saba. Perang ini dimenangkan oleh pasukan Ali. Setelah diberi penjelasan tentang duduk perkara yang sebenarnya, ‗Aisyah dikembalikan ke Madinah dengan hormat dan dimuliakan. Tarikh (kibar) Aisyah bintu Abu Bakr, Belahan Jiwa Rasulullah Dialah ‗Aisyah bintu Abi Bakr ‗Abdillah bin Abi Quhafah ‗Utsman bin ‗Amir bin ‗Amr bin Ka‘b bin Sa‘d bin Taim bin Murrah bin Ka‘b bin Lu‘ay al-Qurasyiyyah at-Taimiyyah al-Makkiyyah radhiyallahu ‗anha. Dia seorang wanita yang cantik dan berkulit putih sehingga mendapat sebutan al-Humaira‘. Ibunya bernama Ummu Ruman bintu ‗Amir bin ‗Uwaimir bin ‗Abdi Syams bin ‗Attab bin Udzainah al-Kinaniyyah. Dia lahir ketika cahaya Islam telah memancar, sekitar delapan tahun sebelum hijrah. Dihabiskan masa kanak-kanaknya dalam asuhan sang ayah, kekasih Rasulullah Shallallahu ‗alaihi wa sallam, seorang sahabat yang mulia, Abu Bakr ash-Shiddiq radhiyallahu ‗anhu. Belum tuntas masa kanak-kanaknya ketika datang pinangan Rasulullah Shallallahu ‗alaihi wa sallam. Usianya baru menginjak enam tahun saat Rasulullah Shallallahu ‗alaihi wa sallam melaksanakan akad pernikahan dengannya. Wanita mulia yang diperlihatkan oleh Allah Subhanahu wa Ta‘ala kepada Rasulullah Shallallahu ‗alaihi wa sallam dalam wahyu berupa mimpi untuk memberitakan bahwa dia kelak akan menjadi istri beliau. Dilaluinya hari-hari setelah itu di tengah keluarganya hingga tiba saatnya Rasulullah Shallallahu ‗alaihi wa sallam menjemputnya -tiga tahun kemudian, seusai beliau kembali dari pertempuran Badr – untuk memasuki rumah tangga yang dipenuhi cahaya nubuwwah di Madinah. Tidak satu pun di antara istri-istri beliau yang dinikahi dalam keadaan masih gadis kecuali ‗Aisyah radhiyallahu ‗anha. Seorang wanita yang mulia, sabar bersama Rasulullah Shallallahu ‗alaihi wa sallam di tengah kefakiran dan rasa lapar, hingga terkadang harihari yang panjang berlalu tanpa nyala api untuk memasak makanan apa pun. Yang ada hanyalah kurma dan air. Seorang istri yang menyenangkan suaminya yang mulia, menggiring kegembiraan ke dalam hatinya, menghilangkan segala kepayahan dalam menjalani kehidupan dakwah untuk menyeru manusia kepada Allah. Allah Subhanahu wa Ta‘ala memberikan banyak keutamaan baginya, di antaranya dengan meraih kecintaan Rasulullah Shallallahu ‗alaihi wa sallam. Kecintaan yang tak tersamarkan, tatkala Rasulullah Shallallahu ‗alaihi wa sallam menyatakan hal itu dari lisannya yang mulia, hingga para sahabat pun berusaha mendapatkan ridha Rasulullah Shallallahu ‗alaihi wa sallam dalam hal ini. Siapa pun yang ingin memberikan hadiah kepada beliau biasa menangguhkannya hingga tiba saatnya Rasulullah Shallallahu ‗alaihi wa sallam berada di tempat ‗Aisyah. Di sisi lain, ada istri-istri Rasulullah Shallallahu ‗alaihi wa sallam, wanita-wanita mulia yang tak lepas dari tabiat mereka sebagai wanita. Tak urung kecemburuan pun merebak di kalangan mereka sehingga mereka mengutus Ummu Salamah untuk menyampaikan kepada Rasulullah Shallallahu ‗alaihi wa sallam agar mengatakan kepada manusia, siapa pun yang ingin memberikan hadiah, hendaknya memberikannya di mana pun beliau berada saat itu. Ummu Salamah radhiyallahu ‗anha pun mengungkapkan hal itu saat beliau berada di sisinya, namun beliau tidak menjawab sepatah kata pun. Diulanginya permintaan itu setiap kali Rasulullah Shallallahu ‗alaihi wa sallam datang kepadanya, dan beliau pun tetap tidak memberikan jawaban. Pada kali yang ketiga Ummu Salamah radhiyallahu ‗anha mengatakannya, beliau menjawab, ―Janganlah engkau menggangguku dalam permasalahan ‗Aisyah, karena sesungguhnya Allah tidak pernah menurunkan wahyu dalam keadaan diriku di dalam selimut salah seorang pun dari kalian kecuali ‗Aisyah.‖ Kemuliaan demi kemuliaan diraihnya dari sisi Allah Subhanahu wa Ta‘ala. Dari banyak peristiwa yang dialaminya, Allah Subhanahu wa Ta‘ala menurunkan ayat-ayat-Nya. Suatu ketika, ‗Aisyah turut dalam perjalanan Rasulullah Shallallahu ‗alaihi wa sallam. Rombongan itu pun singgah di suatu tempat. Tiba-tiba ‗Aisyah radhiyallahu ‗anha merasa kalungnya hilang, sementara kalung itu dipinjamnya dari Asma‘, kakaknya. Rasulullah Shallallahu ‗alaihi wa sallam pun memerintahkan para sahabat yang turut dalam rombongan itu untuk mencarinya. Terus berlangsung pencarian itu hingga masuk waktu shalat. Akan tetapi ternyata tak ada air di tempat itu sehingga para sahabat pun shalat tanpa wudhu‘. Tatkala bertemu dengan Rasulullah Shallallahu ‗alaihi wa sallam, mereka mengeluhkan hal ini kepada beliau. Saat itulah Allah Subhanahu wa Ta‘ala menurunkan ayat-Nya tentang tayammum. Melihat kejadian ini, Usaid bin Hudhair radhiyallahu ‗anhu mengatakan kepada ‗Aisyah, ―Semoga Allah memberikan balasan kepadamu berupa kebaikan. Demi Allah, tidak pernah sama sekali terjadi sesuatu padamu kecuali Allah jadikan jalan keluar bagimu dari permasalahan itu, dan Allah jadikan barakah di dalamnya bagi seluruh kaum muslimin.‖ Satu peristiwa penting tercatat dalam kehidupan ‗Aisyah. Allah Subhanahu wa Ta‘ala menyatakan kesucian dirinya. Berawal dari kepulangan Rasulullah Shallallahu ‗alaihi wa sallam dari pertempuran Bani Musthaliq yang ‗Aisyah radhiyallahu ‗anha turut dalam rombongan itu. Di tengah perjalanan, ketika rombongan tengah beristirahat, ‗Aisyah radhiyallahu ‗anha pergi untuk menunaikan hajatnya. Namun ia kehilangan kalungnya sehingga kembali lagi untuk mencarinya. Berangkatlah rombongan dan ‗Aisyah tertinggal tanpa disadari oleh seorang pun. ‗Aisyah menunggu di tempatnya semula dengan harapan rombongan itu kembali hingga ia tertidur. Saat itu muncullah Shafwan ibnul Mu‘atthal radhiyallahu ‗anhu yang tertinggal dari rombongan Rasulullah Shallallahu ‗alaihi wa sallam. Melihat ‗Aisyah, dia pun beristirja‘1 dan ‗Aisyah terbangun mendengar ucapannya. Tanpa mengatakan sesuatu pun dia persilakan ‗Aisyah radhiyallahu ‗anha untuk naik kendaraannya dan dituntunnya hingga bertemu dengan rombongan. Kaum munafikin yang ditokohi oleh ‗Abdullah bin Ubay bin Salul menghembuskan berita bohong tentang ‗Aisyah radhiyallahu ‗anha. Berita itu terus beredar dan mengguncangkan kaum muslimin, termasuk Rasulullah Shallallahu ‗alaihi wa sallam, sedang ‗Aisyah sendiri tidak mendengarnya karena dia langsung jatuh sakit selama sebulan setelah kepulangan itu. Hanya saja ia merasa heran karena tidak menemukan sentuhan kelembutan Rasulullah Shallallahu ‗alaihi wa sallam selama sakitnya sebagaimana biasa bila dia sakit. Akhirnya berita bohong itu pun sampai kepada ‗Aisyah melalui Ummu Misthah. ‗Aisyah pun menangis sejadi-jadinya dan meminta izin kepada Rasulullah Shallallahu ‗alaihi wa sallam untuk tinggal sementara waktu dengan orang tuanya. Beliau pun mengizinkan. Sementara itu, wahyu yang memutuskan perkara ini belum juga turun sehingga Rasulullah Shallallahu ‗alaihi wa sallam meminta pendapat ‗Ali bin Abi Thalib dan Usamah bin Zaid radhiyallahu ‗anhuma dalam urusan ini. Beliau pun menemui ‗Aisyah radhiyallahu ‗anha, mengharap kejelasan dari peristiwa ini. Di puncak kegalauan itu, dari atas langit Allah menurunkan ayatayatnya yang membebaskan ‗Aisyah radhiyallahu ‗anha dari segala tuduhan yang disebarkan oleh orang-orang munafik. ‗Aisyah radhiyallahu ‗anha, wanita mulia yang mendapatkan pembebasan Allah Subhanahu wa Ta‘ala dari atas langit. Dia melukiskan keadaannya pada waktu itu, ―Demi Allah, saat itu aku tahu bahwa diriku terbebas dari segala tuduhan itu dan Allah akan membebaskan aku darinya. Namun, demi Allah, aku tidak pernah menyangka Allah akan menurunkan wahyu yang dibaca dalam permasalahanku, dan aku merasa terlalu rendah untuk dibicarakan Allah di dalam ayat yang dibaca. Aku hanya berharap, Rasulullah Shallallahu ‗alaihi wa sallam akan melihat mimpi yang dengannya Allah membebaskan diriku dari tuduhan itu.‖ Ayat-ayat itu terus terbaca oleh seluruh kaum muslimin hingga hari kiamat di dalam Surat an-Nuur ayat 11 beserta sembilan ayat berikutnya. Wanita mulia ini menjalani hari-harinya bersama Rasulullah Shallallahu ‗alaihi wa sallam hingga tiba saatnya beliau kembali ke hadapan Allah Subhanahu wa Ta‘ala. Delapan belas tahun usianya, saat Rasulullah Shallallahu ‗alaihi wa sallam wafat di atas pangkuannya setelah harihari terakhir selama sakit beliau memilih untuk dirawat di tempatnya. Beliau pun dikuburkan di kamar ‗Aisyah radhiyallahu ‗anha. Sepeninggal beliau, ‗Aisyah radhiyallahu ‗anha menyebarkan ilmu yang dia dapatkan dalam rumah tangga nubuwah. Riwayatnya banyak diambil oleh para sahabat yang lain dan tercatat dalam kitab-kitab. Dia menjadi seorang pengajar bagi seluruh kaum muslimin. Keutamaan dari sisi Allah banyak dimilikinya, hingga Rasulullah Shallallahu ‗alaihi wa sallam menyatakan, ―Keutamaan ‗Aisyah atas seluruh wanita bagaikan keutamaan tsarid2 atas seluruh makanan.‖ Bahkan Jibril ‗alaihissalam menyampaikan salam padanya melalui Rasulullah Shallallahu ‗alaihi wa sallam. Tiba waktunya ‗Aisyah radhiyallahu ‗anha kembali kepada Rabb-Nya. Wanita mulia ini wafat pada tahun 57 Hijriah dan dikuburkan di pekuburan Baqi‘. Ilmunya, kisah hidupnya, keharumannya namanya tak pernah sirna dari goresan tinta para penuntut ilmu. Semoga Allah meridhainya. Wallahu ta‘ala a‘lamu bish-shawab. ASMA' BINTI ABU BAKR Seorang sahabat wanita yang terkemuka dan termasuk orang yang memeluk Islam dari sejak dini. Dalam peristiwa hijrah beliau menahankan berbagai penderitaan dengan penuh kesabaran. Dia dijuluki dengan julukan ―Dzaatin Nithaqain‖ (Wanita yang memiliki dua sabuk). Dia sempat ikut Perang Yarmuk dan mendapat cobaan. Asma adalah wanita yang fasih berbahasa dan pandai melantunkan syair. Dialah ibu dari Abdullah bin Zubair dia pulalah muhajirin yang terakhir meninggal dunia. Asma‘ binti Abu Bakar sudah memeluk Islam sejak masa-masa awal datangnya Islam. Beliau adalah saudarinya ibunda Aisyah Rodhiallahu Anha. Suatu waktu, ketika Rasullah dengan Abu Bakar Rodhiallahu Anhu telah memerintah Zaid Rodhiallahu Anhu dan beberapa orang pegawainya untuk mengambil kudanya dan keluarganya untuk dibawa ke Madinah. Asma Rodhiallahu Anha berhijrah dengan rombongan tersebut. Sesampainya di Quba – dari rahim Asma Rodhiallahu Anha – lahirlah putra pertamanya yakni Abdullah bin Zubair. Dalam sejarah Islam, itulah bayi pertama yang dilahirkan setelah hijrah. Pada zaman itu banyak terjadi kesulitan, kesusahan, kemiskinan, dan kelaparan. Tetapi pada zaman itu juga muncul kehebatan dan keberanian yang tiada bandingannya. Dalam sebuah riwayat dari Bukhari diceritakan bahwa Asma‘ Rodhiallahu Anha sendiri pernah menceritakan tentang keadaan hidupnya, ―Ketika aku menikah dengan Zubair Rodhiallahu Anhu, ia tidak memiliki harta sedikit pun, tidak memiliki tanah, tidak memiliki pembantu untuk membantu pekerjaan, dan juga tidak memiliki sesuatu apa pun. Hanya ada satu unta milikku yang biasa digunakan untuk membawa air, juga seekor kuda. Dengan unta tersebut, kami dapat membawa rumput dan lain-lainnya. Akulah yang menumbuk kurma untuk makanan hewanhewan tersebut. Aku sendirilah yang mengisi tempat air sampai penuh. Apabila embernya peceh, aku sendirilah yang memperbaikinya. Pekerjaan merawat kuda, seperti mencarikan rumput dan memberinya makan, juga aku sendiri yang melakukannya. Semua pekerjaan yang paling sulit bagiku adalah memberi makan kuda. Aku kurang pandai membuat roti. Untuk membuat roti, biasanya aku hanya mencampurkan gandum dengan air, kemudian kubawa kepada wanita tetangga, yaitu seorang wanita Anshar, agar ia memasakkannya. Ia adalah seorang wanita yang ikhlas. Dialah yang memasakkan roti untukku. Ketika Rasulullah sampai di Madinah, maka Zubair Rodhiallahu Anhu telah diberi hadiah oleh Rasulullah berupa sebidang tanah, seluas kurang lebih 2 mil (jauhnya dari kota). Lalu, kebun itu kami tanami pohon-pohon kurma. Suatu ketika, aku sedang berjalan sambil membawa kurma di atas kepalaku yang aku ambil dari kebun tersebut. Di tengah jalan aku bertemu Rasulullah dan beberapa sahabat Anshar lainnya yang sedang menunggang unta. Setelah Rasulullah melihatku, beliau pun menghentikan untanya. Kemudian beliau mengisyaratkan agar aku naik ke atas unta beliau. Aku merasa sangat malu dengan laki- laki lainnya. Demikian pula aku khawatir terhadap Zubair Rodhiallahu Anhu yang sangat pencemburu. Aku khawatir ia akan marah. Memahami perasaanku, Rasulullah membiarkanku dan meninggalkanku. Lalu segera aku pulang ke rumah. Setibanya di rumah, aku menceritakan peristiwa tersebut kepada Zubair Rodhiallahu Anhu tentang perasaanku yang sangat malu dan kekhawatiranku jangan-jangan Zubair Rodhiallahu Anhu merasa cemburu sehingga menyebabkannya menjadi marah. Zubair Rodhiallahu Anhu berkata, ―Demi Allah aku lebih cemburu kepadamu yang selalu membawa isi-isi kurma di atas kepalamu sementara aku tidak dapat membantumu.‖‖ Setelah itu Abu Bakar, ayah Asma‘ Rodhiallahu Anha, memberikan seorang hamba sahaya kepada Asma‘. Dengan adanya pembantu di rumahnya, maka pekerjaan rumah tangga dapat diselesaikan dengan ringan, seolah-olah aku telah terbebas dari penjara. Ketika Abu Bakar Ash-Shiddiq Rodhiallahu Anhu berhijrah, sedikit pun tidak terpikirkan olehnya untuk meninggalkan sesuatu untuk keluarganya. Ia berhijrah bersama-sama Rasulullah. Untuk keperluan itu, seluruh kekayaan yang ia miliki, sejumlah lebih kurang 5 atau 6 dirham dibawa serta dalam perjalanan tersebut. Setelah kepergiannya, ayah Abu Bakar Rodhiallahu Anhu yakni Abu Qahafah yang buta penglihatannya dan sampai saat itu belum masuk Islam mendatangi cucunya, Asma Rodhiallahu Anha dan Aisyah Rodhiallahu Anha agar mereka tidak bersedih karena telah ditinggal oleh ayahnya. Ia berkata kepada mereka, ―Aku telah menduga bahwa Abu Bakar Rodhiallahu Anhu telah menyebabkan kalian susah. Tentunya seluruh hartanya telah dibawa serta olehnya. Sungguh ia telah semakin banyak membebani kalian.‖ Menanggapi perkataan kakeknya, Asma Rodhiallahu Anha berkata, ―Tidak, tidak wahai kakek. Ayah juga meninggalkan hartanya untuk kami.‖ Sambil berkata demikian ia mengumpulkan kerikil-kerikil kecil kemudian diletakkannya di tempat Abu Bakar biasa menyimpan uang dirhamnya, lalu ditaruh di atas selembar kain. Kemudian dipegangnya tangan kakeknya untuk merabanya. Kakeknya mengira bahwa kerikil yang telah dirabanya itu adalah uang. Akhirnya kakeknya berkata, ―Ayahmu memang telah berbuat baik. Kalian telah ditinggalkan dalam keadaan yang baik.‖ Sesudah itu, Asma Rodhiallahu Anha berkata, ―Demi Allah, sesungguhnya ayahku tidak meninggalkan harta sedikit pun. Aku berbuat demikian semata-mata untuk menenangkan hati kakek, supaya kakek tidak bersedih hati.‖ Asma‘ Rodhiallahu Anha memiliki sifat yang sangat dermawan. Pada mulanya, apabila ia akan mengeluarkan harta di jalan Allah ia akan menghitungnya dan menimbangnya. Akan tetapi, setelah Rasulullah bersabda, ―Janganlah kalian menyimpan-nyimpan atau menghitunghitung (harta yang akan diinfakkan). Apabila mampu, belanjakanlah sebanyak mungkin.‖ Akhirnya setelah mendengar nasihat ini, Asma Rodhiallahu Anha semakin banyak menyumbangkan hartanya. Ia juga selalu menasehati anak-anak dan perempuan-perempuan yang ada di rumahnya, ―Hendaklah kalian selalu meningkatkan diri dalam membelanjakan harta di jalan Allah, jangan menunggu-nunggu kelebihan harta kita dari keperluan-keperluan kita (yaitu jika ada sisa harta setelah dibelanjakan untuk keperluan membeli barang-barang, barulah sisa tersebut disedekahkan.) Jangan kalian berpikir tentang sisanya. Jika kalian selalu menunggu sisanya, sedangkan keperluan kalian bertambah banyak, maka itu tidak akan mencukupi keperluan kalian sehingga kita tidak memiliki kesempatan untuk membelanjakannya di jalan Allah. Jika keperluan itu disumbangkan di jalan Allah, maka kalian tidak akan mengalami kerugian selamanya.‖. Dokumentasi Penyampaian materi shighor kumpul pembukaan selesai sholat ashar berjama’ah Pembukaan oleh ketua Penutupan dan pembagian sertifikat Penyampaian materi kibar penyampaian materi mutawasith Games shighor belajar di luar Belajar di luar praktek sholat putra Praktek sholat putri persiapan ifthor Cerdas cermat ramah tamah dengan donatur Praktek wudhu diskusi dengan ustadz Penutupan dan pembagian sertifikat

Related docs
PROPOSAL KEGIATAN
Views: 1902  |  Downloads: 66
PROPOSAL KEGIATAN
Views: 771  |  Downloads: 62
PROPOSAL KEGIATAN UNIT KKN UNIT 31
Views: 392  |  Downloads: 14
Proposal kegiatan
Views: 506  |  Downloads: 23
Proposal kegiatan
Views: 411  |  Downloads: 18
PROPOSAL KEGIATAN
Views: 740  |  Downloads: 58
Format Proposal Kegiatan CBAP
Views: 531  |  Downloads: 27
PROPOSAL KEGIATAN LET'S GO GREEN DIALOGUE
Views: 86  |  Downloads: 8
PROPOSAL ROAD SHOW
Views: 139  |  Downloads: 4
premium docs
Other docs by muhammad yusuf
isy kariiman aw mut syahiidan
Views: 9  |  Downloads: 0
hijab's makalah
Views: 161  |  Downloads: 6
E-learning language carnival 08/09
Views: 30  |  Downloads: 1