Docstoc

HIPERTENSI SEHAT BERSAMA

Document Sample
HIPERTENSI SEHAT BERSAMA Powered By Docstoc
					SEHAT BERSAMA HIPERTENSI
             SEHAT BERSAMA ASKES




        PROMOSI KESEHATAN PT ASKES (PERSERO)
HIPERTENSI ATAU DARAH TINGGI




Darah tinggi bukanlah tingkat emosi yang berlebihan. Emosi dan stres dapat

mengakibatkan tekanan darah meningkat, namun hanya sementara.

Darah tinggi atau hipertensi berarti tekanan tinggi didalam arteri-arteri. Arteri-

arteri adalah pembuluh-pembuluh yang mengangkut darah dari jantung yang

memompa ke seluruh jaringan dan organ-organ tubuh.

Tekanan darah terdiri dari sistolik (tekanan didalam arteri ketika jantung

berkontraksi dan memompa darah maju ke dalam arteri-arteri), dan         diastolik

(mewakili tekanan di dalam arteri-arteri ketika jantung istirahat (relax) setelah

kontraksi).
PENYEBAB HIPERTENSI
Hipertensi terdiri dari hipertensi primer (primary hypertension) dan hipertensi

sekunder (secondary hypertension).



Hipertensi Primer

Hipertensi primer adalah suatu kondisi yang lebih sering terjadi pada banyak orang.

Penyebab dasar yang mendasarinya tidak selalu diketahui, namun dapat terdiri dari

beberapa faktor antara lain:




   -   Tekanan darah tidak terdeteksi (diastolik < 90 m Hg, sistolik > 105 mm Hg)

   -   Peningkatan kolesterol plasma (> 240-250 mg/dl)

   -   Kebiasaan merokok / alkohol

   -   Kelebihan Berat Badan / Kegemukan / Obesitas

   -   Kurang olah raga

   -   Penggunaan garam yang berlebihan

   -   Peradangan ditandai peningkatan C reactive

   -   Gagal ginjal (renal insufficiency)

   -   Faktor genetic / keturunan

   -   Usia

   Kekakuan atau kehilangan kelenturan pada arteri kecil yang paling jauh dari jantung

  (peripheral arteries atau arterioles) dimana penyebabnya belum diketahui secara pasti




Hipertensi Sekunder
Hipertensi sekunder disebabkan oleh suatu kelainan spesifik dari suatu organ

tertentu atau pembuluh darah, seperti ginjal, kelenjar adrenal, atau arteri aorta.




   -   Peningkatan trigliserida plasma

   -   Kelebihan Berat Badan / Kegemukan / Obesitas

   -   Penyakit Kencing Manis / Diabetes

   -   Stress kronis

   -   Pil KB

   -   Vasektomi

   -   Kebiasaan merokok / alkohol

   -   Kelainan spesifik dari suatu organ tertentu atau pembuluh darah, seperti

       ginjal, tumor kelenjar adrenal, dan kelainan aorta
GEJALA HIPERTENSI YANG DAPAT ANDA RASAKAN




Hipertensi sederhana umumnya terjadi tanpa gejala-gejala apapun (diam-diam).

Hipertensi dapat berlanjut pada komplikasi penyakit jantung atau stroke.

Hipertensi sederhana mungkin hadir dan tetap tidak diketahui untuk bertahun-

tahun, bahkan sampai dekade-dekade (puluhan tahun). Beberapa penderita sampai

pada kondisi darurat (Malignant hypertension) umumnya merasakan gejala:

   -    sakit kepala berat

   -    pusing-pusing

   -    kehabisan napas

   -    penglihatan kabur

   -    mual

   -    kadangkala gagal ginjal

 Malignant hypertension, yaitu suatu suatu keadaan medis darurat dan memerlukan

       perawatan yang mendesak untuk mencegah suatu stroke (kerusakan otak).
TERAPI FARMAKOLOGIK




Pemberian resep obat oleh dokter sangat dipengaruhi oleh kondisi fisik dari

penderita hipertensi.


 Penggunaan obat-obatan hipertensi sesuai dengan petunjuk dan resep dokter yang
                            diberikan kepada pasien.



Obat hipertensi menurunkan tekanan darah dengan beberpa cara:
  - Membuat pembuluh menjadi besar atau lebar
  - Menyempitkan saluran-saluran udara dengan menstimulasi otot-otot yang
      mengelilingi saluran udara untuk berkontraksi
  - Mengurangi kekuatan dari aksi memompa jantung (kontraksi jantung) dan
      mengendurkan sel otot pada dinding dari arteri.


Berbagai jenis obat-obatan yang banyak dikonsumsi pasien hipertensi beserta

manfaatnya adalah sebagai berikut:


      Jenis Obat                          Fungsi                                         Contoh Obat

ACE inhibitors     untuk memperlambat aktivitas dari enzim ACE, yang       enalapril (Vasotec)
                   mengurangi produksi dari angiotensin II                 captopril (Capoten)
                                                                           lisinopril (Zestril and Prinivil)
                   angiotensin II adalah zat kimia yng sangat kuat yang
                                                                           benazepril (Lotensin)
                   menyebabkan otot-otot yang mengelilingi pembuluh
                   darah untuk berkontraksi, jadi menyempitkan
                                                                           quinapril (Accupril)
                   pembuluh                                                perindopril (Aceon)
                                                                           ramipril (Altace)
                                                                           trandolapril (Mavik)
                                                                           fosinopril (Monopril)
                                                                           moexipril (Univasc)
      Jenis Obat                                   Fungsi                                            Contoh Obat

Angiotensin receptor       untuk menghalangi aksi dari angiotensin II. ARB            losartan (Cozaar)
blocker (ARB)              mencegah angiotensin II mengikat pada reseptor             irbesartan (Avapro)
                           angiotensin II pada pembuluh-pembuluh darah                valsartan (Diovan)
                                                                                      candesartan (Atacand)
                                                                                      olmesartan (Benicar)
                                                                                      telmisartan (Micardis)
                                                                                      eprosartan (Teveten)
Beta-blockers              Untuk menghalangi norepinephrine dan epinephrine           atenolol (Tenormin)
                           (adrenaline) mengikat pada reseptor beta pada              propranolol (Inderal)
                           syaraf.                                                    metoprolol (Toprol)
                                                                                      nadolol (Corgard)
                                                                                      betaxolol (Kerlone)
                                                                                      acebutolol (Sectral)
                                                                                      pindolol (Visken)
                                                                                      bisoprolol (Zebeta)
Calcium channel blockers   Untuk menghalangi gerakan dari calcium kedalam sel         amlodipine (Norvasc)
(CCBs)                     otot dari jantung dan arteri-arteri.                       sustained release nifedipine
                           Calcium diperlukan oleh otot ini untuk berkontraksi.          (Procardia XL, Adalat CC)
                                                                                        felodipine (Plendil)
                                                                                        nisoldipine (Sular)
                                                                                        hydrochlorothiazide (Hydrodiuril)
                                                                                        the loop diuretics furosemide (Lasix)
                                                                                         dan torsemide (Demadex)
                                                                                      kombinasi dari triamterene dan
                                                                                         hydrochlorothiazide (Dyazide)
                                                                                      metolazone (Zaroxolyn)
Alpha-blockers             Untuk menurunkan tekanan darah dengan menghalangi          terazosin (Hytrin)
                           reseptor alpha pada otot halus dari arteri peripheral      doxazosin (Cardura)
                           diseluruh jaringan tubuh.
Alpha-beta blockers        Cara kerja yang sama seperti alpha-blockers dan juga       carvedilol (Coreg)
                           memperlambat denyut jantung, seperti yang dilakukan        labetalol (Normodyne, Trandate)
                           beta-blockers, sehingga lebih sedikit darah yang
                           dipompa melalui pembuluh-pembuluh dan tekanan
                           darah menurun.
Clonidine                  Penghalang-penghalang sistim syaraf bekerja dengan        Clonidine
                           menstimulasi reseptor-reseptor pada syaraf-syaraf di
                           otak yang mengurangi transmisi dari pesan-pesan dari
                           syaraf dalam otak ke syaraf pada lain dari tubuh.
Minoxidil                  Sebagai vasodilators, yaitu pengendur (relaxants)         Minoxidil
                           otot yang bekerja secara langsung pada otot halus
                           dari arteri peripheral diseluruh tubuh, sehingga arteri
                           melebar dan tekanan darah berkurang.




                       MINTALAH RESEP OBAT DPHO KEPADA DOKTER ANDA
KOMPLIKASI            /    KERUSAKAN             ORGAN          TUBUH           AKIBAT

HIPERTENSI
       Suatu   peningkatan     dari    tekanan   darah    sistolik   dan/atau    diastolik

meningkatkan risiko terjadinya penyakit lain pada penderita. Komplikasi hipertensi

sering dirujuk sebagai kerusakan akhir organ akibat tekanan darah tinggi kronis.

Untuk itu, monitor tekanan darah tinggi sangat penting dilakukan secara rutin dan

berkelanjutan sehingga dapat mengupayakan tekanan darah normal dan mencegah

komplikasi penyakit ini:



   -   Gangguan jantung (cardiac)

                                      Peningkatan tekanan darah pada arteri diseluruh

                                      jaringan tubuhnya, dimana mengakibatkan otot
          = gambar jantung =
                                      jantung bekerja lebih keras untuk memompa

                                      darah   melalui    pembuluh     darah     ini   yang

                                      mengakibatkan pembesaran otot jantung.

       Dan ini dapat menjadi suatu pertanda dari gagal jantung, penyakit jantung

       koroner, dan suatu kelainan irama jantung (cardiac arrhythmias).



   -   Pengerasan dari arteri-arteri

       (atherosclerosis atau arteriosclerosis)

                                      Peningkatan tekanan darah pada arteri diseluruh

                                      jaringan tubuh yang terlalu sering akan membuat
          = gambar pembuluh
                darah =               arteri menjadi keras
-   Gangguan ginjal (renal)

                              Tekanan darah yang tinggi meningkatnya kadar

                              serum kreatinin dapat mengakibatkan kerusakan
        = gambar ginjal =
                              ginjal. Selain itu adanya protein didalam air seni

                              (proteinuria) merefleksikan kerusakan ginjal.




-   Kerusakan mata

                              Peningkatan     tekanan     darah    mengakibatkan

       = gambar Mata =        penyempitan arteri kecil, kebocoran retina, dan

                              pembengkakkan syaraf mata




-   Stroke (kerusakan otak)

                              Hipertensi     yang     tidak   terkontrol      dapat

                              menyebabkan stroke, yang dapat menjurus pada
         = gambar Otak =
                              kerusakkan otak atau syaraf hingga hemorrhage

                              (kebocoran    darah/leaking     blood)   atau   suatu

                              gumpalan     darah    (thrombosis)   dari   pembuluh

                              darah yang mensupali darah ke otak.
DETEKSI KOMPLIKASI PADA PENDERITA HIPERTENSI


-   Pemeriksaan    mata    pada     pasien       dengan

    hipertensi berat guna mendeteksi kerusakan,             = gambar pemeriksaan mata =

    penyempitan arteri kecil, kebocoran kecil

    pada retina, dan pembengkakkan syaraf mata.



-   Evaluasi pembesaran jantung dengan x-ray dada,

    elektrokardiogram     (electrocardiogram),     dan    = gambar pemeriksaan jantung =

    echocardiography (pemeriksaan jantung dengan

    ultrasound). Echocardiography berguna dalam

    menentukan ketebalan (pembesaran) dari jantung bagian kiri (sisi pompa utama).



-   Tes darah dan urine (air seni) akan berguna

    dalam mendeteksi kelainan ginjal pada penderita           = gambar ambil darah =

    hipertensi. Tes darah untuk mengetahui kadar

    serum kreatinin (serum creatinine) didalam darah guna fungsi ginjal. Tes urine

    untuk mengetahui kehadiran protein didalam air seni (proteinuria), dimana dapat

    merefleksikan kerusakan ginjal dari hipertensi



-   Kontrol   tekanan   darah   secara    rutin    dan

    berkelanjutan akan menjadi pencegahan yang            = gambar orang sedang ditensi =

    paling baik untuk mengantisipasi komplikasi

    stroke.
HIPERTENSI DALAM KEHAMILAN
                                 Hipertensi (Tekanan Darah Tinggi) pada wanita hamil

                                 banyak terjadi. Namun juga banyak kasus dimana

                                 wanita      hamil   dengan   hipertensi   mampu   menjaga

                                 kehamilan kelahiran dengan selamat, komplikasi selama

                                 kehamilan dapat dicegah.

Resiko hipertensi pada wanita hamil:

 preeclampsia                                Kerusakan
                         Kerusakan
atau keracunan                               Pembuluh          Stroe        Gagal Jantung
                           Ginjal
pada kehamilan                                 Darah



Preclampsia

Biasanya terjadi pada kehamilan minggu ke-20. Berpengaruh pada ginjal dan

pengeluaran protein melalui urin, juga mempengaruhi otak, placenta dan hati (liver).

Terhadap        janin,      preeclampsia         bisa

menyebabkan      berat      badan    lahir    rendah,

keguguran, dan lahir prematur.

Gejala preeclampsia berupa sering pusing, penglihatan yang kabur dan sensitif

terhadap sinar, juga proteinuria (protein pada urin) pada pemeriksaan laboratorium.


Dianjurkan calon ibu selalu periksa tekanan darah agar normal dan tetap terkontrol,

 jauhi narkoba, alkohol, dan rokok. Jika terpaksa harus mengkonsumsi obat, selalu

                     konsultasikan dengan dokter kandungan anda.
GIZI DAN AKTIVITAS YANG DIBUTUHKAN
Mempertahankan tekanan darah ideal pada 120/80 perlu menjadi perhatian tidak

saja bagi menderita penyakit hipertensi melainkan juga oleh setiap orang.



Hal terpenting yang mempengaruhi tekanan darah adalah gizi seimbang dari

makanan yang dikonsumsi.




DAFTAR BAHAN PANGAN :

 1. Serelia, dan umbi-umbian serta hasil olahannya: beras, jagung, sorgum, cantle,

     jail, sagu, ubi, singkong, kentang, talas, mie, roti, bihun.

 2. Sayuran:

     o Sayur daun: kangkung, bayam, pucuk labu, sawi, katuk, daun singkong, daun

         pepaya, daun kacang, daun mengkudu, dan sebagainya
       o Sayur buah: kacang panjang, labu, mentimun, kecipir, tomat, nangka muda,

          dan sebagainya

       o Sayur akar: wortel, lobak, bit, dan sebagainya.

 3. Buah: jambu biji, pepaya, jeruk, nanas, alpukat, belimbing, salak, mengkudu,

       semangka, melon, sawo, mangga.

 4. Kacang-kacangan dan hasil olahnya (tempe, tahu) serta polong-polongan.

 5. Unggas, ikan, putih telur.

 6. Daging merah, kuning telur.

 7. Minyak, santan, lemak (gajih), jeroan, margarine, susu dan produknya.

 8. Gula, garam.



Beberapa aktivitas yang penting dilakukan antara lain:

   -    Waktu istirahat / tidur yang cukup

   -    Hiburan dan penyaluran hobi yang seimbang dengan tugas dan kewajiban

   -    olahraga teratur, dianjurkan 2 – 3 kali seminggu sekurangnya 30 menit setiap

        kali olahraga

   -    menghindari konsumsi rokok, alkohol,
MENGUKUR TEKANAN DARAH TINGGI
Tekanan darah dengan sphygmomanometer. Sphygmomanometer berupa sebuah

pompa, sebuah pengukur tekanan, dan sebuah manset dari karet. Alat ini mengukur

tekanan darah dalam unit yang disebut milimeter air raksa (mm Hg).

Pemeriksaan tekanan darah idealnya dilaksanakan oleh dokter atau minimal

paramedis yang memahami standar pengukuran tekanan darah yang ideal.
PERHATIKAN KONDISI TEKANAN DARAH ANDA SECARA

RUTIN DAN BERKELANJUTAN


                                        Ukuran Tekanan
No          Tanggal Periksa                                           Catatan Dokter
                                              Darah




Catatan:
Tekanan darah normal adalah dibawah 120/80; tekanan darah antara 120/80 dan 139/89 disebut
"pra-hipertensi" ("pre-hypertension"), dan suatu tekanan darah dari 140/90 atau diatasnya dianggap
tinggi.
                                        Ukuran Tekanan
No          Tanggal Periksa                                           Catatan Dokter
                                              Darah




Catatan:
Tekanan darah normal adalah dibawah 120/80; tekanan darah antara 120/80 dan 139/89 disebut
"pra-hipertensi" ("pre-hypertension"), dan suatu tekanan darah dari 140/90 atau diatasnya dianggap
tinggi.
                                        Ukuran Tekanan
No          Tanggal Periksa                                           Catatan Dokter
                                              Darah




Catatan:
Tekanan darah normal adalah dibawah 120/80; tekanan darah antara 120/80 dan 139/89 disebut
"pra-hipertensi" ("pre-hypertension"), dan suatu tekanan darah dari 140/90 atau diatasnya dianggap
tinggi.
                                        Ukuran Tekanan
No          Tanggal Periksa                                           Catatan Dokter
                                              Darah




Catatan:
Tekanan darah normal adalah dibawah 120/80; tekanan darah antara 120/80 dan 139/89 disebut
"pra-hipertensi" ("pre-hypertension"), dan suatu tekanan darah dari 140/90 atau diatasnya dianggap
tinggi.
                                        Ukuran Tekanan
No          Tanggal Periksa                                           Catatan Dokter
                                              Darah




Catatan:
Tekanan darah normal adalah dibawah 120/80; tekanan darah antara 120/80 dan 139/89 disebut
"pra-hipertensi" ("pre-hypertension"), dan suatu tekanan darah dari 140/90 atau diatasnya dianggap
tinggi.
Referensi:
   1. Website Total Kesehatan Anda
   2. Penuntun Diet, Bagian Gizi RSCM dan PERSAGI; Jakarta, 1996
   3. Pedoman Makan Untuk Kesehatan Jantung Indonesia, PERKI Pusat dan
      Yayasan JantungIndonesia; Jakarta, 2002

				
DOCUMENT INFO
Description: Panduan tentang kesehatan keluarga, anak, ibu, perawatan kecantikan dan perawatan tubuh