Docstoc

Pengajian Pondok

Document Sample
Pengajian Pondok Powered By Docstoc
					Pengajian Tafsir Jalalain oleh Drs. KH Cholil Dahlan (4 Nov 2010)

Kamis, 11 November 2010 00:43:05 - oleh : admin

Pengajian Tafsir Jalalain di Pon Pes Darul Ulum khususnya di Pondok Induk diadakan
setiap ba'da magrib hari Jumat, Sabtu dan Ahad dan di asuh oleh Drs. KH Cholil Dahlan.
Berikut adalah pengajian edisi 4 November 2010 :


                                                                       (21)



(22)




                 (23)

Penjelasan

21. Bagaimana kamu akan mengambilnya kembali, padahal sebagian kamu telah bergaul
(bercampur) dengan yang lain sebagai suami-isteri. Dan mereka (isteri-isterimu) telah
mengambil dari kamu perjanjian yang kuat.

(21) ayat tersebut menjelaskan bahwa seorang suami yang hendak menceraikan iusrinya
sedangkan ia sudah menjimaknya maka maharnya tidak dapat ditarik kembali “ maksute
le` wes akad terus dijimak trus ko` pegat yo gak ole dijaluk mane” ini karena beberapa
hal :

• Adanya perjanjian yang kuat antara suami dan istri (akad)

• Suami sudah menjimaknya

• Pengambilan tersebuat tidak diperbolehkan karena mengandung penipuan dan dosa
(22 )ayat tersebut menjelaskan larangan ( haram ) untuk menikahi wanita yang telah
dinikahi oleh ayahnya karena sesungguhnya perbuatan itu amat keji dan dibenci Allah
dan seburuk-buruk jalan yang ditempuh kecuali pada masa yang telah lampau (masa
jahiliyah sebelum al-Qur`an dirurunkan “ upomone awakmu le` urip pada masa jahiliyah
mendem, zino, dan lain sebagainya iku gak popo, mergo durung turun Qur`an tapi
setelah qur`an turun, la baru hal iku diharamkan, kelakuan wong quraisy sa`durunge yo
gak duso, dusone waktu iku gak gelem melebu islam“ orang yang sudah mengerti islam
namun enggan masuk islam merupakan dosa yang sangat besar, itu disamakan dengan
syirik dalam al-Qur`an surat Luqman : 13 Allah SWT berfirman :
sesungguhnya syirik adalah dzolim yang besar

Seorang sahabat bernama abdullah bin salman datang kepada rosulullah SAW ia berkata
wahai rosulullah dulu saya telah melakukan hal baik dan hal buruk bagaimana seandainya
saya masuk islam ? beliau menjawab : semua amal yang kamu lakukan dihapus dan
dimulai kembali dari awal. Mendengar hal itu abdullah terdiam seraya berfikir “
seandainya hal ini saya sebarkan kepada sahabat yang lain tentu ia tidak akan tertarik
masuk islam karena merasa dirugikan kemudian rosulullah SAW Bersabda


kebaikanmu pada masa jahiliyah adalah kebaikanmu pada masa islam (H.R. Bukhori
Muslim)

(23) ayat tersebut menjelaskan orang-orang (wanita) yang haram untuk dinikahi dan itu
ada 14 :

• Ibu, dan wanita genari sebelumnya (nenek, ibunya nenek, neneknya nenek dan
seterusnya) baik dari ayah atau dari ibu “ upomone nikah ambe` embae sing wedo` yo ga`
oleh pisan “

• Anak perempuan, dan wanita generasi setelahnya (cucu, anaknya cucu, cucunya cucu
dan seterusnya) baik dari anak laki-laki ataupun perempuan

• Saudara perempuan (baik saudara kandung atau saudara seayah atau seibu)

• Saudara perempuan ayah (bibi` dari ayah) atau saudara perempuan kakek dan setersnya
“ upomone nikah ambe` bule` e yo ga` oleh pisan “

• Saudara perempuan ibu (bibi dari ibu) atau saudara perempuan nenek dan seterusnya

• Anak perempuan saudara laki-laki, cucu perempuannya dan seterusnya

• Anak perempuan saudara perempuan, cucu perempuannya dan seterusnya

Keenam golongan diatas adalah orang-orang yang haram dinikahi sebab nasab, dibawah
ini adalah orang-orang yang haram dinikahi sebab rodlo`ah (sesusonan)
• Ibu rodlo`ah sesusonan (yang menyusui tapi bukan ibu kandung) setelah lima kali
menyusu dan usianya kurang dari dua tahun

• Saudara perempuan sesusonan.

Ini mencakup pada semua yang diharamkan sebab nasab karena hadits nabi muhammad
SAW :



diharamkan bagimu sebab sesusonan apa yang diharamkan bagimu sebab nasab. (HR.
Bukhori Muslim)

kemudian orang-orang yang haram dinikahi sebab Mushoharoh (mertua)

• Ibu mertua

• Anak perempuan istri (anak tiri perempuan) ketia istri sudah dijimak

• Ibu tiri (istri ayah, baik ayah sebab nasah atau ayah sebab sesusonan)

• Menantu perempuan

Kemudian orang yang haram dinikahi sebab ada hubungan nasab dengan yang lain atau
ada hubungan sesusonan

• Menikani dua wanita bersaudara sekaligus, begituga menikahi seorang wanita serta
ibunya sekaligus, menikahi seorang wanita serta bibibinya, menikahi seorang wanita
ibunya sesusonan sekaligus, dan qiyaskannlah yang lain.

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:44
posted:12/6/2011
language:Indonesian
pages:3