KURIKULUM (PDF) by sembilana58

VIEWS: 870 PAGES: 63

									KURIKULUM SMP 18 SEMARANG


       DOKUMEN SATU




   SEKOLAH MENENGAH PERTAMA 18 SEMARANG
      DINAS PENDIDIKAN KOTA SEMARANG
              TAHUN 2010/ 2011




            DAFTAR ISI
                                                             2




Daftar Isi                                              2
Daftar Lampiran-lampiran                                4
Lembar Pemeriksaan                                      5
Lembar Pengesahan                                       6
Bab I PENDAHULUAN                                       7
   A. Latar Belakang                                    7

   B. Tujuan Pengembangan KTSP                          9

   C. Prinsip Pengembangan KTSP                         9

Bab II TUJUAN                                           12

   A. Tujuan pendidikan                                 12

   B. Visi Sekolah                                      12

   C. Misi Sekolah                                      12

   D. Tujuan Sekolah                                    13


Bab III STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM                   15

   A. Mata Pelajaran                                    15

      1.   Mapel dan Alokasi Waktu                      15

      2.   Tujuan masing-masing Kelompok Mapel          16

   B. Muatan lokal                                      19

   C. Kegiatan Pengembangan diri                        19

      1.     Jadwal Kegiatan                            20

      2.     Alokasi Waktu                              20

      3.     Penilaian                                  20

   D. Pengaturan beban belajar                          21

   E. Ketuntasan Belajar                                22

   F. Kenaikan Kelas, dan kelulusan                     23

   G. Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal dan Global   26
                                                   3


Bab III KALENDER PENDIDIKAN

  A. Minggu Efektif                           27

  B. Jam Efektif                              27

  C. Kegiatan Sekolah                         28

  D. Kalender Akademik SMP 18 Semarang        31

BAB IV. PROFIL SEKOLAH                        35

  A. Profil Sekolah                           35

  B. Keadaan Sekolah                          35

  C. Personil Sekolah                         38

     1. Tenaga Pendidik                       38

     2. Tenaga Kependidikan                   42



Bab. V. PEDOMAN UMUM PENGEMBANGAN SILABUS
        DAN RPP                               43

  I. PENGEMBANGAN SILABUS                     43

  A. Pengertian                               43

  B. Prinsip Pengembangan                     43

  C. Unit Waktu Silabus                       44

  D. Pengembangan Silabus                     45

  E. Langkah – langkah Pengembangan Silabus   46


   II.PENGEMBANGAN RPP                        51

     A. Pengertian                            51

     B. Komponen RPP                          51

     C. Prinsip Penyusunan RPP                54

     D. Pedoman Penyusunan RPP                56
                                                             4


     E. Langkah- langkah Penyusunan RPP              57


Lampiran

  1. SK Kepala Sekolah tentang Tim Penyusun KTSP
  2. SK Kepala Sekolah tentang Peraturan Akademik SMP
     Negeri 18 Semarang
  3. SK Kepala Sekolah tentang Kriteria Ketuntasan Minimal
     (KKM)
                                                                             5


                     LEMBAR PEMERIKSAAN



         Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan ( KTSP )


                     Sekolah        : SMP 18 Semarang

                     Alamat         : Jalan Purwoyoso I, Ngaliyan – Semarang

                     Kota           : Semarang

                     Provinsi       : Jawa Tengah




                                Telah diperiksa

Pada tanggal 12 bulan Juli tahun 2010, dan dinyatakan layak untuk mendapat

pengesahan.



                                           Semarang,12 Juli 2010
                                           Pemeriksa:
                                           Pengawas SMP Kota Semarang


                                           Tri Sulasmiyati, S.Pd., M.Pd.
                                           NIP19611012 198111 2 001




                      LEMBAR PENGESAHAN
                                                                             6




         Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan ( KTSP )

                     Sekolah      : SMP 18 Semarang
                     Alamat       : Jalan Purwoyoso I, Ngaliyan – Semarang
                     Kota         : Semarang
                     Provinsi     : Jawa Tengah


Setelah memperhatikan pertimbangan dari Komite Sekolah, dengan ini
Kurikulum SMP 18 Semarang ditetapkan/disahkan untuk diberlakukan mulai
tahun pelajaran 2009 / 2010

                                               Ditetapkan/disahkan
                                               Di            : Semarang
                                               Tanggal       : Juli 2010



Ketua Komite Sekolah,                          Kepala Sekolah,




Drs. H. Iswoyo Dirjowikarto                    Drs. Ringsung Suratno, M.Pd
                                               NIP. 19550905 197803 1 006



                     Mengetahui,
                     a.n. Kepala Dinas Pendidikan
                     Kepala Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah




                     Drs. Soedjono, M.Si.
                     NIP 19610721 198803 1 006




                                  BAB I
                                                                              7


                          PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

         Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai

  tujuan, isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai

  pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan

  pendidikan tertentu. Tujuan tertentu ini meliputi tujuan pendidikan

  nasional serta kesesuaian dengan kekhasan, kondisi dan potensi daerah,

  satuan pendidikan dan peserta didik.

         KTSP     merupakan     salah    satu   bentuk    realisasi   kebijakan

  desentralisasi di bidang pendidikan agar kurikulum benar-benar sesuai

  dengan kebutuhan pengembangan potensi peserta didik di sekolah

  dengan mempertimbangkan kepentingan lokal, nasional dan tuntutan

  global dengan semangat MBS. Manajemen Berbasis Sekolah sebagai

  bentuk otonomi sekolah memotivasi guru untuk mengubah paradigma

  sebagai “curriculum user" menjadi "curriculum developer". Guru mampu

  keluar dari kultur kerja konvensional menjadi kultur kerja yang

  kontemporer yang dinamis. Guru mampu memainkan peran sebagai

  "agent of change"

         Sebagai landasan atau dasar penyususnan KTSP SMP 18

  Semarang adalah :

     1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003

         tentang Sistem Pendidikan Nasional.

         Ketentuan dalam UU 20/2003 yang mengatur KTSP, adalah

         Pasal 1 ayat (19); Pasal 18 ayat (1), (2), (3), (4); Pasal 32 ayat (1),
                                                                         8


   (2), (3); Pasal 35 ayat (2); Pasal 36 ayat (1), (2), (3), (4); Pasal 37

   ayat (1), (2), (3); Pasal 38 ayat (1), (2).

1. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun

   2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.

   Ketentuan di dalam PP 19/2005 yang mengatur KTSP, adalah

   Pasal 1 ayat (5), (13), (14), (15); Pasal 5 ayat (1), (2); Pasal 6 ayat

   (6); Pasal 7 ayat (1), (2), (3), (4), (5), (6), (7), (8); Pasal 8 ayat

   (1), (2), (3); Pasal 10 ayat (1), (2), (3); Pasal 11 ayat (1), (2), (3),

   (4); Pasal 13 ayat (1), (2), (3), (4); Pasal 14 ayat (1), (2), (3);

   Pasal 16 ayat (1), (2), (3), (4), (5); Pasal 17 ayat (1), (2); Pasal 18

   ayat (1), (2), (3); Pasal 20.

2. Standar Isi

   Standar isi mencakup lingkup materi dan tingkat kompetensi

   untuk mencapai kompetensi lulusan pada jenjang dan jenis

   pendidikan tertentu. Termasuk dalam SI adalah : kerangka dasar

   dan      struktur   kurikulum,   Standar      Kompetensi   (SK)     dan

   Kompetensi Dasar (KD) setiap mata pelajaran pada setiap

   semester dari setiap jenis dan jenjang pendidikan dasar dan

   menengah. SI ditetapkan dengan Permendiknas No. 22 Tahun

   2006.

4. Standar Kompetensi Lulusan

   SKL merupakan kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup

   sikap,     pengetahuan    dan    keterampilan     sebagaimana     yang

   ditetapkan dengan Permendiknas No. 23 Tahun 2006.
                                                                         9


B. TUJUAN PENGEMBANGAN KTSP

         Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP)

  SMP 18 Semarang mengacu pada standar nasional pendidikan untuk

  menjamin pencapaian tujuan pendidikan nasional. Standar nasional

  pendidikan terdiri atas standar isi, proses, kompetensi lulusan, tenaga

  kependidikan, sarana dan prasarana,       pengelolaan, pembiayaan, dan

  penilaian pendidikan. Dua dari kedelapan standar nasional pendidikan

  tersebut, yaitu Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Kelulusan (SKL)

  merupakan acuan utama bagi SMP 18 Semarang dalam mengembangkan

  kurikulum.



C. PRINSIP PENGEMBANGAN KTSP

     1. Berpusat pada potensi, pengembangan, kebutuhan, dan

         kepentingan peserta didik dan lingkungannya.

         Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip bahwa peserta

         didik    memiliki    posisi   sentral   untuk   mengembangkan

         kompetensinya agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa

         kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu,

         cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang

         demokratis   serta   bertanggung    jawab.   Untuk    mendukung

         pencapaian tujuan tersebut pengembangan kompentensi peserta

         didik disesuaikan dengan potensi, perkembangan, kebutuhan, dan

         kepentingan peserta didik serta tuntutan lingkungan. Memiliki

         posisi sentral berarti kegiatan pembelajaran berpusat pada peserta

         didik.
                                                                         10


2. Beragam dan terpadu.

   Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan keragaman

   karakteristik peserta didik, kondisi daerah, jenjang dan jenis

   pendidikan, serta menghargai dan tidak diskriminatif terhadap

   perbedaan agama, suku, budaya, adat istiadat, status sosial

   ekonomi, dan gender. Kurikulum meliputi substansi komponen

   muatan wajib kurikulum, muatan lokal, dan pengembangan diri

   secara   terpadu,      serta    disusun       dalam    keterikatan   dan

   kesinambungan yang bermakna dan tepat antar substansi.

3. Tanggap      terhadap         perkembangan        ilmu      pengetahuan,

   teknologi, dan seni.

   Kurikulum dikembangkan atas dasar kesadaran bahwa ilmu

   pengetahuan, teknologi dan seni berkembang secara dinamis.

   Oleh karena itu, semangat dan isi kurikulum memberikan

   pengalaman       belajar   peserta    didik    untuk     mengikuti   dan

   memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan

   seni.

4. Relevan dengan kebutuhan kehidupan.

   Pengembangan        kurikulum        dilakukan     dengan     melibatkan

   pemangku kepentingan (stakeholders) untuk menjamin relevansi

   pendidikan dengan kebutuhan kehidupan, termasuk di dalamnya

   kehidupan kemasyarakatan, dunia usaha, dan dunia kerja. Oleh

   karena    itu,     pengembangan        dan       keterampilan    pribadi,

   keterampilan      berpikir,    keterampilan       sosial,    keterampilan

   akademik, dan keterampilan vokasional merupakan keniscayaan.
                                                               11


5. Menyeluruh dan berkesinambungan.

   Substansi kurikulum mencakup keseluruhan dimensi kompetensi,

   bidang kajian keilmuan dan mata pelajaran yang direncanakan

   dan disajikan secara berkesinambungan antar semua jenjang

   pendidikan.

6. Belajar sepanjang hayat.

   Kurikulum     diarahkan    kepada     proses    pengembangan,

   pembudayaan, dan pemberdayaan peserta didik agar mampu dan

   mau belajar yang berlangsung sepanjang hayat. Kurikulum

   mencerminkan keterkaitan antara unsur – unsur pendidikan

   formal, nonformal, dan informasi dengan memperhatikan kondisi

   dan tuntutan lingkungan yang selalu berkembang serta arah

   pengembangan manusia seutuhnya.

7. Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan

   daerah.

   Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan kepentingan

   nasional dan kepentingan daerah untuk membangun kehidupan

   bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Kepentingan nasional

   dan   kepentingan    daerah   harus    saling   mengisi   dan

   memberdayakan sejalan dengan motto Bhineka Tunggal Ika

   dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
                                                                    12


                            BAB II

                   TUJUAN PENDIDIKAN


A. TUJUAN PENDIDIKAN
       Tujuan pendidikan dasar adalah meletakkan dasar kecerdasan,

pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup

mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut.

B. VISI SEKOLAH
       Visi SMP 18 Semarang adalah : Unggul Dalam Mutu dan

Berbudi Pekerti Luhur.

C. MISI SEKOLAH
       Misi SMP 18 Semarang adalah:

       1. Melaksanakan kegiatan belajar mengajar yang efektif, efisien,

          serta memberi bimbingan yang maksimal kepada peserta

          didik sehingga peserta didik mampu berkembang secara

          maksimal sesuai dengan potensi yang dimiliki.

       2. Melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler secara terprogram dan

          terpadu sehingga dapat memupuk bakat, minat dan prestasi

          peserta didik.

       3. Menggali keunggulan serta penelusuran bakat dan minat

          peserta didik di bidang akademik maupun non akademik.

       4. Menumbuhkan inovasi – inovasi dalam proses pendidikan

          kepada seluruh warga sehingga mampu menggali konsep –

          konsep peningkatan mutu.

       5. Menanamkan penghayatan ajaran agama yang dianut dan budi

          pekerti sehingga warga sekolah mampu menghayati dan

          mengamalkan dalam kehidupan sehari – hari.
                                                                   13


D. TUJUAN SEKOLAH
    1. Peserta didik mendapatkan layanan pendidikan yang bermutu,

       serta memperoleh kesempatan untuk mengekspresikan dirinya

       secara bebas, dinamis dan menyenangkan.

    2. Menegakkan lima pilar belajar yaitu:

           a. Belajar untuk beriman dan bertakwa kepada Tuhan

              Yang Maha Esa

           b. Belajar untuk memahami dan menghayati

           c. Belajar untuk mampu melaksanakan dan berbuat

              secara efektif

           d. Belajar untuk hidup bersama dan berguna bagi orang

              lain ; serta

           e. Belajar untuk membangun dan menemukan jati diri,

              melalui proses pembelajaran yang aktif, kreatif, efektif

              dan menyenangkan.

    3. Peserta didik mendapatkan layanan yang bersifat perbaikan,

       pengayaan, dan percepatan;

    4. Tercipta suasana hubungan peserta didik dan guru yang saling

       menerima dan menghargai, akrab, terbuka dan hangat;

    5. Proses pembelajaran menggunakan pendekatan multi strategi

       dan multi media , sumber belajar dan tehnologi yang

       memadai, dan memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai

       sumber belajar;

    6. Mendaya gunakan kondisi alam, sosial dan budaya, serta

       kekayaan daerah; dan
                                                             14


7. Proses pendidikan dan pembelajaran diselenggarakan dalam

   keseimbangan, keterkaitan dan kesinambungan yang cocok

   dan memadai antar kelas dan jenis serta jenjang pendidikan.
                                                                                15


                                   BAB III

             STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM


A.    MATA PELAJARAN KELOMPOK MAPEL

      Struktur dan muatan KTSP pada jenjang pendidikan dasar yang

      dilaksanakan di SMP 18 Semarang, sesuai dengan Standar Isi yaitu

      meliputi lima kelompok mata pelajaran sebagai berikut :

             1) Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia.

             2) Kelompok         mata    pelajaran    kewarganegaraan           dan

                  kepribadian.

             3) Kelompok         mata   pelajaran    ilmu   pengetahuan         dan

                  teknologi.

             4) Kelompok mata pelajaran estetika.

             5) Kelompok         mata   pelajaran    jasmani,       olahraga,   dan

                  kesehatan.

      a. Mapel dan Alokasi Waktu

                                               Kelas dan Alokasi Waktu
              Komponen
                                               VII        VIII       IX
A. Mata Pelajaran
1. Pendidikan Agama                             2               2           2
2. Pendidikan Kewarganegaraan                   3               3           3
3. Bahasa Indonesia                             4               4           4
4. Bahasa Inggris                               4               4           4
5. Matematika                                   5               5           5
6. Ilmu Pengetahuan Alam                        5               5           5
7. Ilmu Pengetahuan Sosial                      7               7           7
8. Seni Budaya                                  2               2           2
9. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan
Kesehatan                                       2               2           2
10.Keterampilan/TIK                             2               2           2

B. Muatan Lokal
1. Bahasa Jawa                                  2               2           2

C. Pengembangan Diri                           2            2              2
              Jumlah                           38           38             38
                                                                         16


       Struktur program kurikulum SMP 18 Semarang ada beberapa

penambahan beban mengajar. Penambahan beban jam mengajar terdapat pada

mata pelajaran Matematika, IPS, IPA, dan PKn. Penambahan beban mengajar

untuk mata pelajaran Matematika dari empat jam menjadi lima jam, IPS dari

empat jam menjadi tujuh jam, IPA dari empat jam menjadi lima jam, dan PKn

dari dua jam menjadi tiga jam. Secara umum alasan penambahan beban

mengajar ini dikarenakan untuk meningkatkan kualitas lulusan. Selain itu

penambahan beban mengajar juga dirasakan penting untuk meningkatkan

penanaman budi pekerti.

       Alasan khusus penambahan beban mengajar sebanyak satu jam untuk

mata pelajaran Matematika adalah untuk menekankan penguasaan konsep

berhitung (perkalian, pembagian, penjumlahan, dan pengurangan) secara cepat

dan tepat khususnya bagi siswa kelas VII. Khusus kelas VIII dan IX

penambahan beban mengajar untuk mempersiapkan sukses ujian nasional.

       Penambahan beban mengajar sebanyak satu jam untuk mata pelajaran

PKn karena ada penambahan materi Pendidikan Anti Korupsi. Alasan

penambahan beban mengajar sebanyak tiga jam untuk mata pelajaran IPS adalah

karena mata pelajaran IPS terdiri dari mata pelajaran Ekonomi, Geografi,

Sejarah, dan Sosiologi. Materi mata pelajaran IPS tersebut sangat banyak dan

beban jam mengajar perlu ditambah.

       IPA terdiri dari mata pelajaran Biologi dan Fisika. Penambahan beban

mengajar mata pelajaran IPA dari empat jam menjadi lima. Jumlah beban

mengajarnya dibagi menjadi dua jam untuk Biologi dan tiga jam untuk Fisika.

Penambahan tersebut dilakukan agar penguasaan konsep pada mata pelajaran

Fisika dapat dikuasai siswa secara optimal.
                                                                           17


      Langkah-langkah yang dilakukan guru dalam menerapkan penambahan

beban mengajar ini dengan cara pengulangan KD atau penambahan indikator.

Proses pembelajaran diharapkan lebih dalam dan siswa mengusai konsep secara

maksimal.

            b. Tujuan Masing – Masing Kelompok Mata Pelajaran

                   1.    Agama dan Akhlak Mulia.

                        a. Menjalankan ajaran agama yang dianut sesuai

                           dengan tahap perkembangan peserta didik.

                        b. Menunjukkan sikap jujur dan adil.

                        c. Mengenal keberagaman agama, budaya, suku, ras,

                           dan golongan sosial ekonomi di lingkungan

                           sekitarnya.

                        d. Berkomunikasi secara santun yang mencerminkan

                           harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan.

                        e. Menunjukkan kebiasaan hidup bersih, sehat,

                           bugar, aman, dan memanfaatkan waktu luang

                           sesuai dengan tuntunan agamanya.

                        f. Menunjukkan kecintaan dan kepedulian terhadap

                           sesama manusia dan lingkungannya sebagai

                           ciptaan Tuhan.

                   2.    Kewarganegaraan dan kepribadian

                        a. Menunjukkan kecintaan dan kebanggaan terhadap

                           bangsa, negara, dan tanah air Indonesia.

                        b. Mematuhi aturan – aturan sosial yang berlaku

                           dalam lingkungannya.
                                                           18


     c. Menghargai keberagaman agama, budaya, suku,

        ras, dan golongan sosial ekonomi di lingkungan

        sekitarnya.

     d. Menunjukkan kecintaan dan kepedulian terhadap

        lingkungan.

     e. Mengenal kekurangan dan kelebihan diri sendiri.

     f. Menunjukkan rasa keingintahuan yang tinggi dan

        menyadari potensinya.

     g. Berkomunikasi secara santun.

     h. Menunjukkan kegemaran membaca.

     i. Menunjukkan kebiasaan hidup bersih, sehat,

        bugar, aman, dan memanfaatkan waktu luang.

     j. Bekerja    sama   dalam    kelompok,      tolong    –

        menolong, dan menjaga diri sendiri dalam

        lingkungan keluarga dan teman sebaya.

     k. Menunjukkan kemampuan mengekspresikan diri

        melalui kegiatan seni dan budaya lokal.

3.    Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.

     a. Mengenal dan menggunakan berbagai informasi

        tentang lingkungan sekitar secara logis, kritis, dan

        kreatif.

     b. Menunjukkan kemampuan berpikir logis, kritis,

        dan kreatif dengan bimbingan guru/pendidik.

     c. Menunjukkan rasa keingintahuan yang tinggi.
                                                                  19


                 d. Menunjukkan kemampuan memecahkan masalah

                    sederhana dalam kehidupan sehari – hari.

                 e. Menunjukkan kemampuan mengenali gejala alam

                    dan sosial di lingkungan sekitar.

                 f. Menunjukkan keterampilan menyimak, berbicara,

                    membaca, menulis dan berhitung.

                 g. Membiasakan kebiasaan hidup bersih, sehat,

                    bugar, aman, dan memanfaatkan waktu luang.

            4.    Estetika

                 a. Menunjukkan      kemampuan      untuk   melakukan

                    kegiatan seni dan budaya.

            5.    Jasmani Olahraga dan kesehatan.

                 a. Menunjukkan kebiasaan hidup bersih, sehat,

                    bugar, aman, dan memanfaatkan waktu luang.

                 b. Mengenal berbagai informasi tentang potensi

                    sumber daya lokal untuk menunjang hidup bersih,

                    sehat, bugar, aman, dan memanfaatkan waktu

                    luang.

B.   MUATAN LOKAL
           Muatan lokal merupakan kegiatan kurikuler untuk

          mengembangkan kompetensi yang disesuaikan dengan ciri

          khas dan potensi daerah, termasuk keunggulan daerah, yang

          materinya tidak sesuai menjadi bagian dari mata pelajaran

          lain dan/atau terlalu banyak sehingga harus menjadi mata

          pelajaran tersendiri. Berdasarkan SK Gubernur Jawa Tengah

          Nomor 895.5/01/2005 tanggal 23 Februari 2005 Tentang
                                                                     20


         Kurikulum Mata Pelajaran Bahasa Jawa untuk jenjang

         pendidikan     SD/SDLB/MI,         SMP/SMPLB/MTs           dan

         SMA/SMALB/SMK/MA Negeri dan Swasta sebagai Mulok

         Wajib di Provinsi Jawa Tengan adalah Bahasa Jawa. Sekolah

         diberi keleluasaan untuk menambah mulok lain selama tidak

         melebihi beban belajar maksimal

            Tujuan      Mulok     Bahasa       Jawa     adalah    untuk

         mengembangkan       kompetensi     berbahasa     Jawa    untuk

         melestarikan bahasa Jawa.

C.   KEGIATAN PENGEMBANGAN DIRI

            Pengembangan diri adalah kegiatan yang bertujuan

         memberikan     kesempatan    kepada    peserta   didik   untuk

         mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan

         kebutuhan, bakat, minat, setiap peserta didik sesuai dengan

         kondisi sekolah. Kegiatan ini dilaksanakan di dalam pelajaran

         dan di luar pelajaran. Di luar pelajaran kegiatan ini berbentuk

         ekstrakurikuler. Jenis kegiatan pengembangan diri di SMP 18

         Semarang antara lain Kegiatan Pelayanan Konseling, Upacara

         Bendera, Kegiatan Kerohanian Islam, Kristen, Katolik, dan

         Hindu, Pramuka, Paskibra , PMR, Pencak Silat, Volley ball,

         Basket ball dan Band.
                                                                 21


1.      Jadwal Kegiatan

NO     NAMA KEGIATAN                 HARI          WAKTU
1      Pramuka                      Sabtu       15.00 - 17.00
2      Paskibra                     Senin       15.00 - 17.00
3      PMR                          Rabu        15.00 - 17.00
4      Pencak Silat                 Rabu        15.00 - 17.00
5      Volley ball                  Kamis       15.00 - 17.00
6      Basket ball                  Jumat       15.00 - 17.00
7      Band                         Jumat       15.00 - 17.00
8      Paduan Suara                 Rabu        15.00 – 17.00
9      Futsal                       Jumat       15.00 - 17.00
10     Bahasa Inggris               Sabtu       11.00 - 13.00
11     Panatacara                   Rabu        15.00 - 17.00
12     Komputer                     Kamis       15.00 - 17.00

2.      Alokasi Waktu
Untuk kelas VII s.d. IX diberikan 2 jam pelajaran

(ekuivalen 2 X 40 menit). Kelas IX juga diberi kegiatan

Bimbingan       Belajar    secara    intensif     untuk    persiapan

menghadapi UN.

3.      Penilaian:

            Kegiatan      pengembangan          diri   dinilai   dan

dilaporkan secara berkala kepada sekolah dan orang tua

dalam bentuk kualitatif:

     Kategori                       Keterangan


        A                           Sangat Baik

        B                              Baik

        C                             Cukup

        D                             Kurang
                                                                          22


D.     PENGATURAN BEBAN BELAJAR

        Beban belajar menggunakan sistem paket dengan beban belajar

        maksimal 38 jam pelajaran per minggu. Satu jam pelajaran 40 menit,

        dengan rincian sebagai berikut:

           Satu jam        Jumlah jam      Minggu          Waktu
         pembelajaran     pembelajaran      efektif    pembelajaran/jam
Kelas     TM / menit       perminggu       pertahun       pertahun
                                            ajaran


VII           40’              38           34-38         1224 – 1368



VIII          40’              38           34-38         1224 – 1368



 IX           40’              38           34-38         1224 - 1296




E.      KETUNTASAN BELAJAR

                 Ketuntasan belajar setiap mata pelajaran ditentukan oleh

        kelompok guru mata pelajaran dengan mempertimbangkan :

     1. Tingkat Kompleksitas

        Tingkat Kompleksitas (Kesulitan & Kerumitan) setiap SK/KD yang

        harus dicapai oleh peserta didik.Tingkat kompleksitas tinggi, apabila

        dalam pelaksanaan-nya menuntut :

           a) Guru memahami kompetensi yang harus dicapai peserta didik

               serta kreatif dan inovatif dalam melaksanakan pembelajaran.

           b) Waktu cukup lama karena perlu pengulangan

           c) Penalaran dan Kecermatan peserta didik yang tinggi.
                                                                       23


 2. Kemampuan Daya Dukung, yaitu:

          a) ketersediaan tenaga,

          b) sarana dan prasarana pendidikan yang sangat dibutuhkan,

          c) biaya operasional pendidikan,

          d) manajemen sekolah,

          e) kepedulian stakeholders sekolah.

 3. Intake ( Tingkat Kemampuan Rata-rata ) Peserta Didik:

          a) KKM Kelas VII dapat didasarkan pada hasil seleksi PPD

             yaitu dengan melihat hasil Ujian Nasional dan    Rapor kelas

             VI SD, atau hasil psikotes

          b) KKM Kelas VIII dan IX didasarkan pada tingkat pencapaian

             KKM peserta didik pada semester atau kelas sebelumnya .

REKAP KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL SETIAP MAPEL

                      TAHUN PELAJARAN 2010 / 2011
                                                      KKM
     NO.           MATA PELAJARAN
                                                VII    VIII       IX
             Pendidikan Agama Islam             75      75        75
      1      Pendidikan Agama Kristen           75      75        75
             Pendidikan Agama Katolik           75      75        75
      2      Pendidikan Kewarganegaraan         70      72        75
      3      Bahasa Indonesia                   75      75        75
      4      Bahasa Inggris                     70      70        70
      5      Matematika                         68      69        70
      6      Ilmu Pengetahuan Alam              70      70        70
      7      Ilmu Pengetahuan Sosial            70      70        70
      8      Seni Budaya                        75      75        75
      9      Pend. Jasmani OrKes                70      70        70
             Teknologi Informasi dan
     10      Komunikasi                         72      72        72
     11      Muatan Lokal Bahasa Jawa           70      70        70
     12      Pengembangan Diri                  B        B        B
                                                                          24


F.   KENAIKAN KELAS & KELULUSAN

     a. Kenaikan kelas dilaksanakan pada setiap akhir tahun. Kriteria

        kenaikan kelas diatur sebagai berikut:

              1.     peserta didik dinyatakan naik kelas, apabila yang

                     bersangkutan telah mencapai kriteria ketuntasan

                     minimal.

              2.     peserta didik dinyatakan harus mengulang di kelas

                     yang sama bila:

                   a. Jika peserta didik tidak menuntaskan standar

                       kompetensi dan kompetensi dasar lebih dari empat

                       mata pelajaran sampai pada batas akhir satu tahun

                       pelajaran.

                   b. Jika karena alasan yang kuat, misalnya karena

                       gangguan kesehatan fisik, emosi, atau mental

                       sehingga tidak mungkin berhasil dibantu mencapai

                       kompetensi yang ditargetkan.

              3.     Ketika mengulang di kelas yang sama, nilai peserta

                     didik untuk semua indikator, kompetensi dasar, dan

                     atandar    kompetensi       yang    ketuntasan   belajar

                     minimumnya sudah dicapai, minimal sama dengan

                     yang dicapai pada tahun sebelumnya.

     b. Kriteria Kelulusan diatur sebagai berikut;

              Peserta didik dinyatakan lulus apabila :

              1.     Menyelesaikan seluruh program pembelajaran;
                                                                             25


                 2.      Memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir

                         untuk seluruh mata pelajaran kelompok mata

                         pelajaran agama dan akhlak mulia, kelompok mata

                         pelajaran    kewarganegaraan     dan    kepribadian,

                         kelompok mata pelajaran estetika, dan kelompok

                         mata pelajaran jasmani, olah raga, dan kesehatan;

                 3.      Lulus Ujian Sekolah untuk kelompok mata pelajaran

                         ilmu pengetahuan dan teknologi; dan

                 4.      Lulus Ujian Nasional (UN)

.          Peserta didik dinyatakan lulus setelah menyelesaikan seluruh

    program      pembelajaran.Hal ini berarti peserta didik telah mengikuti

    program pembelajaran seluruh mata pelajaran yang terdapat pada

    kurikulum yang digunakan. Pemenuhan persyaratan ini dilihat pada

    kelengkapan laporan hasil belajar yang tercantum pada rapor yang

    dimiliki peserta didik mulai semester 1 sampai semester 6 (semester ke-1

    kelas VII s.d. semester ke-2 kelas IX).

         Peserta didik dinyatakan lulus setelah memperoleh nilai minimal

    baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran kelompok mata

    pelajaran agama dan akhlak mulia , kelompok mata pelajaran

    kewarganegaraan dan kepribadian, kelompok mata pelajaran estetika,

    dan kelompok mata pelajaran jasmani, olah raga dan kesehatan.

         Penilaian akhir untuk masing-masing kelompok mata pelajaran

    dilakukan oleh sekolah dengan mempertimbangkan hasil penilaian

    peserta didik oleh pendidik.
                                                                  26


1. Penilaian hasil belajar kelompok mata pelajaran agama dan

   akhlak mulia dilakukan melalui pengamatan terhadap perubahan

   perilaku dan sikap untuk menilai perkembangan afeksi peserta

   didik, serta melalui ulangan dan/atau penugasan untuk mengukur

   aspek kognitif peserta didik.

   Hasil penilaian akhir terdiri dari dua aspek yang masing-masing

   harus minimum baik;

         a. Hasil pengamatan terhadap perkembangan perilaku

            minimum baik;

         b. Hasil ulangan dan/atau penugasan minimum baik.

2. Penilaian hasil belajar kelompok mata pelajaran kewarganegaraan

   dan     kepribadian   dilakukan   melalui   pengamatan    terhadap

   perubahan perilaku dan sikap untuk menilai perkembangan

   afektif peserta didik dan kepribadian, serta melalui ulangan

   dan/atau penugasan untuk mengukur aspek kognitif peserta didik.

   Hasil penilaian akhir terdiri dari dua aspek yang masing-masing

   harus minimum baik:

         a. Hasil pengamatan terhadap perkembangan perilaku

            minimum baik;

         b. Hasil ulangan dan/atau penugasan minimum baik.

3. Penilaian hasil belajar kelompok mata pelajaran estetika

   dilakukan melalui pengamatan terhadap perubahan perilaku dan

   sikap untuk menilai perkembangan afektif dan ekspresi

   psikomotorik peserta didik.
                                                                       27


          Hasil penilaian akhir yang merupakan gabungan dari hasil

          penilaian dari beberapa observasi ditentuan oleh satuan

          pendidikan.

     4. Penilaian hasil

G.   PENDIDIKAN BERBASIS KEUNGGULAN LOKAL DAN

     GLOBAL.

             Program      pendidikan       yang   dikembangkan    dengan

     memanfaatkan keunggulan lokal dan kebutuhan daya saing global di

     SMP 18 Semarang meliputi:

     NO      ASPEK            PROGRAM                KETERANGAN

      1     BAHASA             ENGLISH             EKSTRAKURIKULER

                          CONVERSATION CLUB

      2        TIK          WEBSITE / BLOG              MULOK

      3     BUDAYA            SENI KRIYA          TERINTEGRASI DALAM

                                                  MAPEL SENI BUDAYA

      4     BUDAYA          VOKAL GROUP            EKSTRAKURIKULER
                                                                       28


                                BAB IV

                         KALENDER PENDIDIKAN

A.       MINGGU EFEKTIF

         Minggu efektif dalam 1 tahun = 37 minggu dengan rincian sebagai

         berikut:

         Bulan Juli        = 3 minggu
         Bulan Agustus     = 4 minggu
         Bulan September = 3 minggu
         Bulan Oktober     = 4 minggu
         Bulan Nopember = 4 minggu
         Bulan Desember = 1 minggu
         Bulan Januari     = 4 minggu
         Bulan Februari    = 4 minggu
         Bulan Maret       = 4 minggu
         Bulan April       = 2 minggu
         Bulan Mei         = 3 minggu
         Bulan Juni        = 1 minggu
B.       JAM EFEKTIF

     NO KEGIATAN          ALOKASI        KETERANGAN
                          WAKTU

     1   Minggu efektif Minimum 34       Digunakan untuk kegiatan
         belajar        minggu dan       pembelajaran efektif pada
                        maksimum 38      setiap satuan pendidikan
                        minggu

     2   Jeda tengah      Maksimum 2     Satu minggu setiap semester
         semester         minggu

     3   Jeda          Maksimum 2        Antara semester I dan II
         antarsemester minggu

     4   Libur akhir      Maksimum 3     Digunakan untuk penyiapan
         tahun            minggu         kegiatan dan administrasi akhir
         pelajaran                       dan awal tahun pelajaran
                                                                            29


     5       Hari libur    2 – 4 minggu      Daerah khusus yang
             keagamaan                       memerlukan libur keagamaan
                                             lebih panjang dapat
                                             mengaturnya sendiri tanpa
                                             mengurangi jumlah minggu
                                             efektif belajar dan waktu
                                             pembelajaran efektif.
     6       Hari libur    Maksimum 2        Disesuaikan dengan Peraturan
             umum/         minggu            Pemerintah.
             nasional

     7       Hari libur    Maksimum 1        Untuk satuan pendidikan sesuai
             khusus        minggu            dengan ciri kekhususan
                                             masing-masing.

     8       Kegiatan      Maksimum 3        Digunakan untuk kegiatan
             khusus        minggu            yang diprogramkan secara
             sekolah/                        khusus oleh sekolah/madrasah
             madrasah                        tanpa mengurangi jumlah
                                             minggu efektif belajar dan
                                             waktu pembelajaran efektif.

C.           KEGIATAN SEKOLAH


                                                 Penang
     No.         Bulan          Kegiatan          gung      Pelaksana
                                                 Jawab
                           Evaluasi Program
                           pelaksanaan KBM       Kepala
         1         Juli                                       MGMP
                           & Pembuatan           Sekolah
                           Program

                           MOS                             PP kesiswaan

                           Melaksanakan
                                                               Guru
                           pembelajaran

                           Pembinaan Kelas                  Wali kelas

                           Melaksanakan          Kepala
         2       Agustus                                       Guru
                           pembelajaran          Sekolah

                           Peringatan HUT
                                                           PP kesiswaan
                           Pramuka
                           Peringatan HUT
                           Kemerdekaan RI                  PP kesiswaan
                           beserta kegiatannya
                                                                30


                Kegiatan Pesantren              PP Kesiswaan
                Kilat Ramadhan                 dan guru Agama

                Pembinaan kelas                  Wali kelas

                Melaksanakan         Kepala
3   September                                      Guru
                pembelajaran         Sekolah

                Pembinaan kelas                  Wali kelas


                Pengayaan kelas 9              PP Kurikulum


                UHT 1 smt I                    PP Kurikulum

                Kemah Pelantikan
                anggota baru klas               PP Kesiswaan
                VII
                Melaksanakan         Kepala
4    Oktober                                       Guru
                pembelajaran         Sekolah

                Pembinaan kelas                  Wali kelas

                Ulangan Tengah                 PP Kurikulum
                Semester Gasal

                Pengayaan kelas IX             PP Kurikulum

                Pemantapan dan                  PP Kesiswaan
                Pelantikan Anggota
                PMR
                Melaksanakan         Kepala
5   Nopember                                       Guru
                pembelajaran         Sekolah

                Pengayaan klas IX              PP Kurikulum


                UHT 2 & remedial               PP Kurikulum


                LADAKOR                         PP Kesiswaan

                Peringatan Idul                 PP Kesiswaan
                Adha                           dan guru Agama
                                                               31



                Pembinaan kelas                 Wali kelas

                Melaksanakan        Kepala
6    Desember                                     Guru
                pembelajaran        Sekolah

                Ulangan Akhir
                                                  Panitia
                Semester Gasal

                Libur akhir
                semester gasal

                Pembinaan kelas                 Wali kelas

7               Melaksanakan        Kepala
      Januari                                     Guru
                pembelajaran        Sekolah
                Try Out I Mapel
                                               PP kurikulum
                UN kelas 9
                Peringatan Natal               PP Kesiswaan
                                              dan guru Agama
                                                 Wali kelas
                Pembinaan kelas
8    Februari   Melaksanakan        Kepala        Guru
                pembelajaran        Sekolah
                Try Out II Mapel               PP kurikulum
                UN kelas 9
                Pembinaan kelas                 Wali kelas

                Karya wisata klas              PP Kesiswaan
                VIII
9     Maret     Melaksanakan        Kepala        Guru
                pembelajaran        Sekolah
                Try Out III Mapel              PP kurikulum
                UN kelas 9
                UHT 1 Smt 2                    PP kurikulum

                Ujian Nasional                    Panitia
                Utama
                Pembinaan kelas                 Wali kelas

10    April     Melaksanakan        Kepala        Guru
                pembelajaran        Sekolah
                Kegiatan Tengah                   Panitia
                semester
                Ujian Nasional                 PP kurikulum
                Susulan

                Peringatan Hari                PP Kesiswaan
                Kartini
                                                                                   32


                                Pembinaan kelas                      Wali kelas

         11         Mei         Melaksanakan              Kepala          Guru
                                pembelajaran              Sekolah


                                Pembinaan kelas                      Wali kelas

                                UHT                                 PP kurikulum

         12         Juni        Melaksanakan              Kepala          Guru
                                pembelajaran              Sekolah
                                Pengumuman Hasil                      Panitia
                                Ujian
                                Perpisahan kelas 9                    Panitia

                                Ulangan Kenaikan                      Panitia
                                Kelas
                                Penyerahan Rapor                     Wali kelas

                                Penerimaan peserta                    Panitia
                                didik baru
                                Pembinaan kelas                      Wali kelas

                                Libur akhir
                                semester genap


  D.      KALENDER PENDIDIKAN

                KALENDER PENDIDIKAN SMP 18 SEMARANG
                     TAHUN PELAJARAN 2010 / 2011

               Juli 2010                   TANGGAL            URAIAN KEGIATAN

Minggu          4    11    18   25         13,14,15        KEG. MGMP
Senin           5    12    19   26         12,13,14        MOS
Selasa          6    13    20   27
                                                           Melaksanakan
Rabu            7    14    21   28              12 - 31
                                                           pembelajaran
Kamis     1     8    15    22   29              31 - 1     IHT
Jumat     2     9    16    23   30
Sabtu     3    10    17    24    31
              Agustus 2010                 TANGGAL         URAIAN KEGIATAN
Minggu          1    8     15   22    29   10,11,12        LIBUR AWAL PUASA
                                                           KEGIATAN HARI
Senin           2    9     16   23    30
                                           14              PRAMUKA
                                                                                  33


Selasa         3    10   17   24   31   14 -17        HUT RI KE-65
Rabu           4    11   18   25        26-28         PESANTREN KILAT
                                                      Melaksanakan
Kamis          5    12   19   26
                                                      pembelajaran
Jumat          6    13   20   27                      Pembinaan Kelas
Sabtu          7    14   21   28
         September 2010                 TANGGAL          URAIAN KEGIATAN
Minggu         5    12   19   26        4-10          LIBUR AWAL IDUL FITRI
Senin          6    13   20   27        11-17         LIBUR IDHUL FITRI
                                                      Melaksanakan
Selasa         7    14   21   28
                                                      pembelajaran
Rabu     1     8    15   22   29           20 -25     PENGAYAAN KLAS 9
Kamis    2     9    16   23   30        27 -2 OKT     UHT 1 SMT 1
Jumat    3     10   17   24                               Pembinaan Kelas
                                                       Kemah Pelantikan anggota
Sabtu    4     11   18   25                25 - 26
                                                           baru Pramuka
             Oktober 2010               TANGGAL          URAIAN KEGIATAN
Minggu         3    10   17   24   31   4 - 16        PENGAYAAN KLAS 9
Senin          4    11   18   25        18 - 21       UL TENGAH SMT GASAL
                                                      Melaksanakan
Selasa         5    12   19   26
                                                      pembelajaran
Rabu           6    13   20   27                      Pembinaan Kelas
                                                      PEMANTAPAN &
Kamis          7    14   21   28               30     PELANTIKAN ANGGOTA
                                                      PMR
Jumat    1     8    15   22   29
Sabtu    2     9    16   23   30
         November 2010                  TANGGAL          URAIAN KEGIATAN
Minggu         7    14   21   28            1 - 13    PENGAYAAN KLAS 9
Senin    1     8    15   22   29                 17   Peringatan Idul Adha
Selasa   2     9    16   23   30                      Pembinaan Kelas
Rabu     3     10   17   24                15 – 20    U H T 2 SMT 1
Kamis    4     11   18   25
                                                      Melaksanakan
Jumat    5     12   19   26
                                                      pembelajaran
Sabtu    6     13   20   27                27 - 28    LA DAKOR
             Desember 2010              TANGGAL          URAIAN KEGIATAN
                                                      UL AKHIR SEMESTER
Minggu         5    12   19   26            6 - 11
                                                      GASAL
Senin          6    13   20   27           13 - 17    PENULISAN RAPOR
Selasa         7    14   21   28               18     PENERIMAAN RAPOR
                                                                          34


Rabu     1     8    15     22   29         20 – 31   LIBUR AKHIR SMT 1
Kamis    2     9    16     23   30           25      LIBUR HARI NATAL
                                                     Melaksanakan
Jumat    3     10   17     24   31
                                                     pembelajaran
Sabtu    4     11   18     25                        Pembinaan Kelas
             Januari 2011                 TANGGAL       URAIAN KEGIATAN
Minggu         2    9      16   23   30       1      TAHUN BARU
                                                     PERINGATAN HARI
Senin          3    10     17   24            8
                                     31              NATAL
                                                     Melaksanakan
Selasa         4    11     18   25
                                                     pembelajaran
Rabu           5    12     19   26         17 - 20   TRY OUT 1 UN

Kamis          6    13     20   27

Jumat          7    14     21   28                   Pembinaan Kelas
Sabtu    1     8    15     22   29


             Pebruari 2011                TANGGAL       URAIAN KEGIATAN
Minggu         6    13     20   27         14 – 16   WISATA KELAS 8
Senin          7    14     21   28         16 - 19   TRY OUT 2 UN
                                                     Melaksanakan
Selasa   1     8    15     22
                                                     pembelajaran
Rabu     2     9    16     23                        Pembinaan Kelas
Kamis    3     10   17     24
Jumat    4     11   18     25
Sabtu    5     12   19     26
              Maret 2011                  TANGGAL       URAIAN KEGIATAN
Minggu         6    13     20   27          7 - 10   TRY OUT 3 UN
Senin          7    14     21   28          7 - 12   UHT 1 SMT 2
                                                     Melaksanakan
Selasa   1     8    15     22   29                   pembelajaran

Rabu     2     9    16     23   30                   Pembinaan Kelas
Kamis    3     10   17     24   31         28 - 31   UJIAN NASIONAL UTAMA
Jumat    4     11   18     25                        Melaksanakan
Selasa          5   12     29   26
Sabtu    5     12   19     26                        pembelajaran
                                                        URAIAN TENGAH
                                                     ULANGANKEGIATAN
Rabu           6
              April 13 20
                    2011        27        11 – 14
                                          TANGGAL    SMT GENAP
                                                     PERINGATAN HARI
                                                     UJIAN NASIONAL
Kamis
Minggu         7
               3    14
                    10     21
                           17   28
                                24          4 21
                                              -7     KARTINI
                                                     SUSULAN
Jumat    1     8    15     22   29
Senin          4    11     18   25
                                                                          35




Sabtu    2   9    16     23   30



             Mei 2011
                                        TANGGAL       URAIAN KEGIATAN

Minggu       1    8      15   22   29
                                                   UJIAN NASIONAL
Senin        2    9      16   23         16 - 19
                                   30              ULANGAN
                                   31              Melaksanakan
Selasa       3    10     17   24
                                                   pembelajaran
Rabu         4    11     18   25                   Pembinaan Kelas

Kamis        5    12     19   26


Jumat        6    13     20   27
Sabtu        7    14     21   28


             Juni 2011                  TANGGAL       URAIAN KEGIATAN
                                                   Melaksanakan
Minggu       5    12     19   26
                                                   pembelajaran
                                                   ULANGAN AKHIR SMT
Senin        6    13     20   27          6 - 11
                                                   2
                                                   PERSIAPAN
Selasa       7    14     21   28         13 - 17
                                                   PENYUSUNAN LAP
Rabu     1   8    15     22   29            18     PENYERAHAN LAPORAN
                                                   Libur akhir semester
Kamis    2   9    16     23   30         20 - 30
                                                   genap
Jumat    3   10   17     24
Sabtu    4   11   18     25
                                                                                         36


                                      BAB. V

                     ANALISIS DAN PROFIL SEKOLAH

A.     Profil Sekolah

 1. Nama Sekolah                                : SMP Negeri 18 Semarang
 2. No. Statistik Sekolah                       : 201036391017
 3. Tipe Sekolah                                : A2
 4. Alamat Sekolah                              : Jln.Purwoyoso I Ngaliyan
                                                : (Kecamatan) Ngaliyan.
                                                : (Kota)Semarang.
                                                : (Propinsi) Jawa Tengah.
 5. Telepon/HP/Fax                              : ( 024 ) 7603798
 6. Status Sekolah                              : Negeri
 7. Nilai Akreditasi Sekolah                    : 93,5 ( A ).
B.     Keadaan Sekolah

 1. KepemilikanTanah                            : Pemerintah
 2. Status Tanah                                : SHM/HGB/Hak Pakai/Akte Jual
       Beli/Hibah*)
 3. Luas Lahan/Tanah                            : 8.254. m2
 4. Luas Tanah Terbangun                        : 3.049,5. m2
 5. Luas Tanah Siap Bangun                      : 250. m2
 6. Luas Lantai Atas Siap Bangun                : 315. m2
       a.    Data Ruang Belajar (Kelas)

                      Jumlah dan ukuran
                                                       Jml. ruang
                                                                         Jumlah ruang yg
                                                        lainnya
                                                                      digunakan u. R. Kelas
     Kondisi Ukuran Ukuran Ukuran
                                       Jumlah (d) yg digunakan
             7x9 m2            < 63 m2 =(a+b+c) untuk r. Kelas              (f)=(d+e)
                    > 63m2 (b)
               (a)                (c)
                                                        (e)
 Baik           13                8        21       1 ruang, yaitu:
                                                    Lab.Bahasa
 Rsk
 ringan
 Rsk
 sedang
 Rsk Berat
 Rsk Total
                                                                                               37


b.        Data Ruang Belajar Lainnya
                           Jumlah                                 Jumlah
     Jenis Ruangan         (buah) Ukuran Kondisi*) Jenis Ruangan (buah) Ukuran Kondisi
                                   (pxl)                                 (pxl)
1. Perpustakaan               1    9X7             6. Lab. Bahasa    1   8X7

2. Lab. IPA                      1   12 X 10            7.Lab. Komp.      1        14 X 9

3. Ketrampilan                   1    9X7               8. PTD

4. Multimedia                                           9. aula           1      99 X 14

5. Kesenian                      1    9X7               10. ……………

c.        Data Ruang Penunjang
                   Jumlah                                               Jumlah
     Jenis Ruangan (buah) Ukuran Kondisi*) Jenis Ruangan                (buah) Ukuran Kondisi
                            (pxl)                                               (pxl)
     1. Gudang        5    10 X 5 Baik     10. Ibadah                      1   18 X 10 Baik

     2. Dapur                                          11. Ganti

     3. Reproduksi           1       3X2       Baik    12. Koperasi       1        3X3      baik

     4. KM/WC               3        3X2       Baik    13. Hall/lobi
     Guru

     5. KM/WC               9        3X2       Baik    14. Kantin         5        3X3      Baik
     Siswa

     6. BK                   1       3X8       Baik    15. Rumah          2                 Baik
                                                       Pompa/
                                                       Menara Air

     7. UKS                  1       7 X 2,5 Cukup     16. Bangsal        2        18 X 9   Baik
                                                       Kendaraan

     8.                      1       7 X 2,5 Baik      17. Rumah          2         7X3     Baik
     PMR/Pramuka                                       Penjaga

     9. OSIS                 1       3X3       Baik    18. Pos Jaga       1        3X2      Baik

 d. Lapangan Olahraga dan Upacara

                                       Jumlah (buah)
                   Lapangan                              Ukuran (pxl)    Kondisi      Keterangan
     1. Lapangan Olahraga
          a. Basket                             1           14 X 26       Baik
          b. Volley ball                        1            18 X 9       Baik
          c. Atletik.                           1           20 X 10       Baik
          d. Bulu Tangkis                       1            12 X 6       Baik


     2. Lapangan Upacara                        1           50 X 40       Baik
                                                                                                       38




 e.         Koleksi Buku Perpustakaan
      No.                     Jenis                       Jumlah                 Kondisi
                                                                        Rusak                 Baik
           1.   Buku siswa/pelajaran (semua               17.945                             17.945
                mata pelajaran)
           2.   Buku    bacaan     (misalnya
                novel,       buku        ilmu              1.031                             1.031
                pengetahuan dan teknologi,
                dsb.)
           3.   Buku referensi (misalnya                    171                               171
                kamus, ensiklopedia, dsb.)
           4.   Jurnal
           5.   Majalah                                      1                                 1
           6.   Surat kabar                                 3                                  3


C.          Personil Sekolah
           1. Tenaga Pendidikan
                a. Unsur Pimpinan
                                                                     Jenis           Pend.          Masa
      No.            Jabatan                   Nama                Kelamin   Usia
                                                                                     Akhir          Kerja
                                                                   L     P
           1.   Kepala Sekolah        Drs.Ringsung                 L         55       S-2
                                      Suratno,M.Pd.                          Th
           2.   Wakil     Kepala      Erwan                        L         42        S-1
                Sekolah               Rachmat,S.Pd.,M.Pd.                    Th
           3.   Urusan Kurikulum      Sri Hari Dewantari,              P     49        S-1
                1                     S.Pd.
           4.   Urusan Kurikulum      Purnami                          P     42       S-2
                2                     Subadiyah,SPd,MPd
           5.   Urusan Kesiswaan      Edy Wiharyanto, S.H.         L            51     S-1
                1
           6.   Urusan Kesiswaan      Retnoadi Muhammad,           L         34        S-1
                2                     S.Pd.
           7.   Urusan Sarana 1       Subihandono,Amd.             L         53       D-3
                                      Pd
           8.   Urusan Sarana 2       Martanto,SPd                 L         40       S-1
           9.   Humas                 Bambang P,Amd .Pd            L         47       D-3

       12.      Kepala         Tata   Rina Sinaryu                     P        41     S-1
                Usaha                 Jatiningsih, S.H.




                b.   Guru Kualifikasi Pendidikan, Status, Jenis Kelamin, dan
                       Jumlah

                                             Jumlah dan Status Guru
      N
                Tingkat Pendidikan          GT/PNS       GTT/Guru Bantu               Jumlah
      o.
                                          L        P        L       P
                                                                                                  39

1.     S3/S2                            1         3                                   4
2.     S1                              14        16                                  30
3.     D-4
4.     D3/Sarmud                       2             11                              13
5.     D2                              1                                              1
6.     D1                                            1                                1
7.     SMA/sederajat
           Jumlah                      18        31                                  49



     c. Jumlah guru dengan tugas mengajar sesuai dengan latar
                               belakang pendidikan (keahlian)

                                                         Jumlah guru dengan latar
                               Jumlah guru dengan latar
                                                         belakang pendidikan yang
                              belakang pendidikan sesuai
                                                         TIDAK sesuai dengan tugas
No                              dengan tugas mengajar
              Guru                                               mengajar          Jumlah
 .
                              D1/D2    D3/     S1/D4 S2/S3 D1/D2      D3/    S1/D4 S2/S3
                                      Sarmud                        Sarmud
 1. IPA                                 4       2                                            6
 2. Matematika                                  6                                            6
 3. Bahasa Indonesia                       1    5                                            6
 4. Bahasa Inggris                         1    3                                            4
 5. Pendidikan
                                                4                                            4
       Agama
 6. IPS                                    3     7                                           10
 7. Penjasorkes                                 2                                            2
 8. Seni Budaya                                 2                                            2
 9. PKn                                          1                                           1
10. TIK/Keterampilan                            4                                            4
 11. BK                                         3                                            3
12. Lainnya: ..............


            Jumlah                      9       39                                           48


d. Pengembangan kompetensi/profesionalisme guru
                                                     Jumlah Guru yang telah mengikuti kegiatan
 N
        Jenis Pengembangan Kompetensi pengembangan kompetensi/profesionalisme
 o.
                                                     Laki-laki   Jumlah     Perempuan      Jumlah
  1.    Penataran KBK/KTSP
 3.     Penataran Metode Pembelajaran
                                                          5                     7            12
        (termasuk CTL)
 4.     Penataran PTK
                                                                                                       40


 5.   Penataran Karya Tulis Ilmiah
 6.   Sertifikasi Profesi/Kompetensi
 7.   Penataran PTBK                                                                1              1
 8.   Penataran lainnya:
      PKG/SPKG/LPKG                                           3                     5              8




  e. Prestasi guru
                                                                  Perolehan kejuaraan 1 sampai 3
  No.                       Jenis lomba                               dalam 3 tahun terakhir
                                                                   Tingkat           Jumlah Guru
        1.   Lomba PTK                                        Nasional
                                                              Provinsi
                                                              Kab/Kota
        2.   Lomba         Karya       tulis     Inovasi      Nasional                    1
             Pembelajaran                                     Provinsi
                                                              Kab/Kota
        3.   Lomba Guru Berprestasi                           Nasional
                                                              Provinsi
                                                              Kab/Kota
        4.   Lomba lainnya: ...............................   Nasional
                                                              Provinsi
                                                              Kab/Kota
        4.                                                    Nasional
                                                              Provinsi
                                                              Kab/Kota




2. Tenaga Kependidikan : Tenaga Pendukung

                                                    Jumlah tenaga
                          Jumlah tenaga pendukung
                                                      pendukung
                               dan kualifikasi
                                                  Berdasarkan Status
                               pendidikannya                         Jumla
No.     Tenaga pendukung                           dan Jenis Kelamin
                                                                       h
                                                    PNS      Honorer
                           ≤ SMA D1 D2 D3 S1
                         SMP                       L    P     L   P
                                                                              41


   1.   Tata Usaha                          4    1   2   6   1           7
  2.    Perpustakaan                                 1               1   1
  3.    Laboran lab. IPA                             1               1   1
  4.    Teknisi                  lab.
        Komputer
  5.    Laboran lab. Bahasa                          1           1       1
  6.    PTD        (Pend        Tek.
        Dasar)
  7.    Kantin                          1                            1   1
  8.    Penjaga Sekolah                 2                        2       2
  9.    Tukang Kebun                    3                        2   1   3
 10.    Keamanan                            1                    1       1
  11.   Lainnya: ..................
                  Jumlah                6   5    1   2   6   1   1   4   17




                                            BAB VI

                           PEDOMAN UMUM
                     PENGEMBANGAN SILABUS DAN RPP

I. PENGEMBANGAN SILABUS

A. Pengertian Silabus

    Silabus adalah rencana pembelajaran pada suatu dan/atau kelompok mata

    pelajaran/tema tertentu yang mencakup standar kompetensi , kompetensi

    dasar, materi pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indikator pencapaian

    kompetensi, penilaian, alokasi waktu, dan sumber belajar.

B. Prinsip Pengembangan Silabus

                1. Ilmiah
                                                                42


       Keseluruhan materi dan kegiatan yang menjadi muatan

   dalam silabus harus benar dan dapat dipertanggungjawabkan

   secara keilmuan.

2. Relevan

       Cakupan, kedalaman, tingkat kesukaran dan urutan

   penyajian materi dalam silabus sesuai dengan tingkat

   perkembangan fisik, intelektual, sosial, emosional, dan

   spritual peserta didik.

3. Sistematis

       Komponen-komponen silabus saling berhubungan secara

   fungsional dalam mencapai kompetensi.

4. Konsisten

       Adanya hubungan yang konsisten (ajeg, taat asas) antara

   kompetensi dasar, indikator, materi pembelajaran, kegiatan

   pembelajaran , sumber belajar, dan sistem penilaian.

5. Memadai

       Cakupan     indikator,   materi     pembelajaran   kegiatan

   pembelajaran , sumber belajar, dan sistem penilaian cukup

   untuk menunjang pencapaian kompetensi dasar.

6. Aktual dan Kontekstual

       Cakupan     indikator,   materi     pembelajaran   kegiatan

   pembelajaran,      sumber    belajar,   dan   sistem   penilaian

   memperhatikan perkembangan ilmu, teknologi, dan seni

   mutakhir dalam kehidupan nyata, dan peristiwa yang terjadi.

7. Fleksibel
                                                                       43


               Keseluruhan komponen silabus dapat mengakomodasi

            keragaman peserta didik, pendidik, serta dinamika perubahan

            yang terjadi di sekolah dan kebutuhan masyarakat.

         8. Menyeluruh

               Komponen       silabus   mencakup     keseluruhan   ranah

            kompetensi (kognitif, afektif, psikomotor).

C. Unit Waktu Silabus

         1. Silabus mata pelajaran disusun berdasarkan seluruh alokasi

            waktu yang disediakan untuk mata pelajaran selama

            penyelenggaraan pendidikan di tingkat satuan pendidikan.

         2. Penyusunan silabus memperhatikan alokasi waktu yang

            disediakan per semester, per tahun, dan alokasi waktu mata

            pelajaran lain yang sekelompok.

         3. Implementasi pembelajaran per semester menggunakan

            penggalan silabus sesuai dengan Standar Kompetensi dan

            Kompetensi Dasar untuk mata pelajaran dengan alokasi waktu

            yang tersedia pada struktur kurikulum. Khusus untuk

            SMK/MAK menggunakan penggalan silabus berdasarkan

            satuan kompetensi.

D. Pengembang Silabus

         Pengembangan silabus dapat dilakukan oleh para guru secara

  mandiri atau berkelompok dalam sebuah sekolah atau beberapa sekolah,

  kelompok Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) pada atau Pusat

  Kegiatan Guru (PKG), dan Dinas Pendidikan.
                                                                  44


   a. Disusun secara mandiri oleh guru apabila guru yang bersangkutan

      mampu mengenali karakteristik siswa, kondisi sekolah dan

      lingkungannya.

   b. Apabila guru mata pelajaran karena sesuatu hal belum dapat

      melaksanakan pengembangan silabus secara mandiri, maka pihak

      sekolah dapat mengusahakan untuk membentuk kelompok guru

      mata pelajaran untuk mengembangkan silabus yang akan

      digunakan oleh sekolah tersebut.

   c. Di SD/MI semua guru kelas, dari kelas I sampai dengan kelas VI,

      menyusun silabus secara bersama. Di SMP/MTs untuk mata

      pelajaran IPA dan IPS terpadu disusun secara bersama oleh guru

      yang terkait.

   d. Sekolah yang belum mampu mengembangkan silabus secara

      mandiri, sebaiknya bergabung dengan sekolah-sekolah lain

      melalui     forum     MGMP/PKG         untuk     bersama-sama

      mengembangkan silabus yang akan digunakan oleh sekolah-

      sekolah dalam lingkup MGMP/PKG setempat.

   e. Dinas Pendidikan setempat dapat memfasilitasi penyusunan

      silabus dengan membentuk sebuah tim yang terdiri dari para guru

      berpengalaman di bidangnya masing-masing.

E. Langkah-langkah Pengembangan Silabus

   1. Mengkaji Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar

      Mengkaji standar kompetensi dan kompetensi dasar mata

      pelajaran
                                                                     45


   sebagaimana tercantum pada Standar Isi, dengan memperhatikan

   hal-hal berikut:

a. urutan berdasarkan hierarki konsep disiplin ilmu dan/atau tingkat

   kesulitan materi, tidak harus selalu sesuai dengan urutan yang ada di

   SI;

b. keterkaitan antara standar kompetensi dan kompetensi dasar

   dalam mata pelajaran;

c. keterkaitan antara standar kompetensi dan kompetensi dasar

   antarmata pelajaran.

2. Mengidentifikasi Materi Pembelajaran

   Mengidentifikasi       materi     pembelajaran    yang    menunjang

   pencapaian kompetensi dasar dengan mempertimbangkan:

a. potensi peserta didik;

b. relevansi dengan karakteristik daerah,

c. tingkat perkembangan fisik, intelektual, emosional, sosial, dan

   spritual peserta didik;

d. kebermanfaatan bagi peserta didik;

e. struktur keilmuan;

f. aktualitas, kedalaman, dan keluasan materi pembelajaran;

g. relevansi dengan kebutuhan peserta didik dan tuntutan

   lingkungan; dan

h. alokasi waktu.

3. Mengembangkan Kegiatan Pembelajaran

         Kegiatan     pembelajaran    dirancang     untuk   memberikan

   pengalaman belajar yang melibatkan proses mental dan fisik
                                                                          46


           melalui interaksi antar peserta didik, peserta didik dengan guru,

           lingkungan, dan sumber belajar lainnya dalam rangka pencapaian

           kompetensi dasar.     Pengalaman belajar yang dimaksud dapat

           terwujud melalui penggunaan pendekatan pembelajaran yang

           bervariasi dan berpusat pada peserta didik. Pengalaman belajar

           memuat kecakapan hidup yang perlu dikuasai peserta didik.

                     Hal-hal yang harus diperhatikan dalam mengembangkan

           kegiatan pembelajaran adalah sebagai berikut.

         a. Kegiatan pembelajaran disusun untuk memberikan bantuan

           kepada para pendidik, khususnya guru, agar dapat melaksanakan

           proses pembelajaran secara profesional.

         b. Kegiatan pembelajaran memuat rangkaian kegiatan yang harus

           dilakukan oleh peserta didik secara berurutan untuk mencapai

           kompetensi dasar.

         c. Penentuan urutan kegiatan pembelajaran harus sesuai dengan

           hierarki konsep materi pembelajaran.

         d. Rumusan pernyataan dalam kegiatan pembelajaran minimal

           mengandung dua unsur yang mencerminkan pengelolaan

           pengalaman belajar peserta didik, yaitu kegiatan peserta didik dan

           materi.

`   4.     Merumuskan Indikator Pencapaian Kompetensi

                     Indikator merupakan penanda pencapaian kompetensi

           dasar yang ditandai oleh perubahan perilaku yang dapat diukur

           mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan.
                                                                      47


            Indikator dikembangkan sesuai dengan karakteristik

     peserta didik, mata pelajaran, satuan pendidikan, potensi daerah

     dan dirumuskan dalam kata kerja operasional yang terukur

     dan/atau dapat diobservasi. Indikator digunakan sebagai dasar

     untuk menyusun alat penilaian.

            Kata kerja operasional (KKO)       Indikator dimulai dari

     tingkatan berpikir mudah ke sukar, sederhana ke kompleks, dekat

     ke jauh, dan dari konkrit ke abstrak (bukan sebaliknya).

            Kata kerja operasional pada KD benar-benar terwakili dan

     teruji akurasinya pada deskripsi yang ada di kata kerja

     operasional indikator.

5.   Penentuan Jenis Penilaian

            Penilaian pencapaian kompetensi dasar peserta didik

     dilakukan berdasarkan indikator. Penilaian dilakukan dengan

     menggunakan tes dan non tes dalam bentuk tertulis maupun lisan,

     pengamatan kinerja, pengukuran sikap, penilaian hasil karya

     berupa tugas, proyek dan/atau produk, penggunaan portofolio,

     dan penilaian diri.

            Penilaian      merupakan   serangkaian    kegiatan   untuk

     memperoleh, menganalisis, dan menafsirkan data tentang proses

     dan hasil belajar peserta didik yang dilakukan secara sistematis

     dan berkesinambungan, sehingga menjadi informasi yang

     bermakna dalam pengambilan keputusan.

            Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penilaian adalah:

     a. Penilaian diarahkan untuk mengukur pencapaian kompetensi.
                                                                   48


     b. Penilaian menggunakan acuan kriteria; yaitu berdasarkan apa

        yang bisa dilakukan peserta didik setelah mengikuti proses

        pembelajaran, dan bukan untuk menentukan posisi seseorang

        terhadap kelompoknya.

     c. Sistem yang direncanakan adalah sistem penilaian yang

        berkelanjutan. Berkelanjutan dalam arti semua indikator

        ditagih, kemudian hasilnya dianalisis untuk menentukan

        kompetensi dasar yang telah dimiliki dan yang belum, serta

        untuk mengetahui kesulitan siswa.

     d. Hasil penilaian dianalisis untuk menentukan tindak lanjut.

        Tindak    lanjut   berupa   perbaikan   proses    pembelajaran

        berikutnya,   program   remedi   bagi   peserta   didik   yang

        pencapaian kompetensinya di bawah kriteria ketuntasan, dan

        program pengayaan bagi peserta didik yang telah memenuhi

        kriteria ketuntasan.

     e. Sistem penilaian harus disesuaikan dengan pengalaman belajar

        yang ditempuh dalam proses pembelajaran. Misalnya, jika

        pembelajaran menggunakan pendekatan tugas observasi

        lapangan maka evaluasi harus diberikan baik pada proses

        misalnya teknik wawancara, maupun produk berupa hasil

        melakukan observasi lapangan.

6.   Menentukan Alokasi Waktu

            Penentuan alokasi waktu pada setiap kompetensi dasar

     didasarkan pada jumlah minggu efektif dan alokasi waktu mata

     pelajaran per minggu dengan mempertimbangkan jumlah
                                                                            49


             kompetensi dasar, keluasan, kedalaman, tingkat kesulitan, dan

             tingkat kepentingan kompetensi dasar.       Alokasi waktu yang

             dicantumkan dalam silabus merupakan perkiraan waktu rerata

             untuk menguasai kompetensi dasar yang dibutuhkan oleh peserta

             didik yang beragam.

     7.      Menentukan Sumber Belajar

                   Sumber belajar adalah rujukan, objek dan/atau bahan yang

             digunakan untuk kegiatan pembelajaran, yang berupa media cetak

             dan elektronik, nara sumber, serta lingkungan fisik, alam, sosial,

             dan budaya.

                   Penentuan sumber belajar didasarkan pada standar

             kompetensi dan kompetensi dasar serta materi pembelajaran,

             kegiatan pembelajaran, dan indikator pencapaian kompetensi.



II. PENGEMBANGAN RPP

A.        Pengertian

             Berdasarkan PP 19 Tahun 2005 Pasal 20 dinyatakan bahwa:

     ”Perencanaan proses pembelajaran meliputi silabus dan rencana

     pelaksanaan pembelajaran yang memuat sekurang-kurangnya tujuan

     pembelajaran, materi ajar, metode pengajaran, sumber belajar, dan

     penilaian hasil belajar”.

             Sesuai dengan Permendiknas Nomor 41 Tahun 2007 tentang

     Standar Proses dijelaskan bahwa RPP dijabarkan dari silabus untuk

     mengarahkan kegiatan belajar peserta didik dalam upaya mencapai KD.

     Setiap guru pada satuan pendidikan berkewajiban menyusun RPP secara
                                                                           50


     lengkap dan sistematis agar pembelajaran berlangsung secara interaktif,

     inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk

     berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa,

     kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan

     perkembangan fisik serta psikologis peserta didik.

B.      Komponen RPP

             RPP disusun untuk setiap KD yang dapat dilaksanakan dalam satu

     kali pertemuan atau lebih. Guru merancang penggalan RPP untuk setiap

     pertemuan yang disesuaikan dengan penjadwalan di satuan pendidikan.

     Komponen RPP adalah:

     1. Identitas mata pelajaran, meliputi:

        a.    satuan pendidikan,

        b.    kelas,

        c.    semester,

        d.    program studi,

        e.    mata pelajaran atau tema pelajaran,

        f.    jumlah pertemuan.

     2. standar kompetensi

        merupakan kualifikasi kemampuan minimal peserta didik yang

        menggambarkan penguasaan pengetahuan, sikap, dan keterampilan

        yang diharapkan dicapai pada setiap kelas dan/atau semester pada

        suatu mata pelajaran.

     3. kompetensi dasar,
                                                                       51


   adalah sejumlah kemampuan yang harus dikuasai peserta didik

   dalam mata pelajaran tertentu sebagai rujukan penyusunan indikator

   kompetensi dalam suatu pelajaran.

4. indikator pencapaian kompetensi,

   adalah perilaku yang dapat diukur dan/atau diobservasi untuk

   menunjukkan ketercapaian kompetensi dasar tertentu yang menjadi

   acuan penilaian mata pelajaran. Indikator pencapaian kompetensi

   dirumuskan dengan menggunakan kata kerja operasional yang

   dapat diamati dan diukur, yang mencakup pengetahuan, sikap, dan

   keterampilan.

5. tujuan pembelajaran,

   menggambarkan proses dan hasil belajar yang diharapkan dicapai

   oleh peserta didik sesuai dengan kompetensi dasar.




6. materi ajar,

   memuat fakta, konsep, prinsip, dan prosedur yang relevan, dan ditulis

   dalam      bentuk   butir-butir   sesuai   dengan   rumusan   indikator

   pencapaian kompetensi.

7. alokasi waktu,

   ditentukan sesuai dengan keperluan untuk pencapaian KD dan beban

   belajar.

8. metode pembelajaran,
                                                                    52


   digunakan oleh guru untuk mewujudkan suasana belajar dan

   proses pembelajaran agar peserta didik mencapai kompetensi dasar

   atau seperangkat indikator yang telah ditetapkan. Pemilihan metode

   pembelajaran disesuaikan dengan situasi dan kondisi peserta didik,

   serta karakteristik dari setiap indikator dan kompetensi yang hendak

   dicapai pada setiap mata pelajaran.

9. kegiatan pembelajaran :

   a. Pendahuluan

                Pendahuluan merupakan kegiatan awal dalam suatu

      pertemuan pembelajaran yang ditujukan untuk membangkitkan

      motivasi dan memfokuskan perhatian peserta didik untuk

      berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran.

   b. Inti

                Kegiatan inti merupakan proses pembelajaran untuk

    mencapai KD. Kegiatan pembelajaran dilakukan secara interaktif,

    inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik

    untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi

    prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat,

    dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik. Kegiatan ini

    dilakukan secara sistematis dan sistemik melalui proses eksplorasi,

    elaborasi, dan konfirmasi.

   c. Penutup

    Penutup merupakan kegiatan yang dilakukan untuk mengakhiri

    aktivitas pembelajaran yang dapat dilakukan dalam bentuk
                                                                        53


         rangkuman atau simpulan, penilaian dan refleksi, umpan balik, dan

         tindaklanjut.

    10. Penilaian hasil belajar

       Prosedur dan instrumen penilaian proses dan hasil belajar

       disesuaikan dengan indikator pencapaian kompetensi dan mengacu

       kepada Standar Penilaian.

    11. Sumber belajar

       Penentuan sumber belajar didasarkan pada standar kompetensi dan

       kompetensi dasar, serta materi ajar, kegiatan pembelajaran, dan

       indikator pencapaian kompetensi.

C. PRINSIP-PRINSIP PENYUSUNAN RPP

    1. Memperhatikan perbedaan individu peserta didik

           RPP disusun dengan memperhatikan perbedaan jenis kelamin,

     kemampuan awal, tingkat intelektual, minat, motivasi belajar, bakat,

     potensi, kemampuan sosial, emosi, gaya belajar, kebutuhan khusus,

     kecepatan belajar, latar belakang budaya, norma, nilai, dan/atau

     lingkungan peserta didik.



    2. Mendorong partisipasi aktif peserta didik

           Proses pembelajaran dirancang dengan berpusat pada peserta didik

     untuk mendorong motivasi, minat, kreativitas, inisiatif, inspirasi,

     kemandirian, dan semangat belajar.

    3. Mengembangkan budaya membaca dan menulis.

           Proses    pembelajaran    dirancang   untuk   mengembangkan

     kegemaran membaca, pemahaman beragam bacaan, dan berekspresi
                                                                          54


    dalam berbagai bentuk tulisan.

   4. Memberikan umpan balik dan tindak lanjut

          RPP memuat rancangan program pemberian umpan balik positif,

    penguatan, pengayaan, dan remedi.

   5. Keterkaitan dan keterpaduan

          RPP     disusun    dengan      memperhatikan     keterkaitan   dan

    keterpaduan     antara   SK,   KD,      materi   pembelajaran,   kegiatan

    pembelajaran, indikator pencapaian kompetensi, penilaian, dan sumber

    belajar dalam satu keutuhan pengalaman belajar. RPP disusun dengan

    mengakomodasikan pembelajaran tematik, keterpaduan lintas mata

    pelajaran, lintas aspek belajar, dan keragaman budaya.

   6. Menerapkan teknologi informasi dan komunikasi

          RPP disusun dengan mempertimbangkan penerapan teknologi

    informasi dan komunikasi secara terintegrasi, sistematis, dan efektif

    sesuai dengan situasi dan kondisi.




D. PEDOMAN PENYUSUNAN RENCANA PELAKSANAAN

  PEMBELAJARAN (RPP)

   Dasar: PP RI No. 19 Th. 2005, Panduan BSNP, Permendiknas RI N0.

   41/2007

   1. a. RPP disusun untuk satu Kompetensi Dasar

          (jika akan menggabungkan lebih dari satu kompetensi dasar

          perlu disertai dengan pemetaan)
                                                                         55


   b. Standar Kompetensi, Kompetensi Dasar, dan Indikator dikutip

      dari silabus yang disusun oleh satuan pendidikan

   c. Alokasi waktu diperhitungkan untuk pencapaian satu kompetensi

      dasar    yang   bersangkutan,     yang    dinyatakan     dalam     jam

      pembelajaran dan banyaknya pertemuan. Oleh karena itu, waktu

      untuk mencapai suatu kompetensi dasar dapat diperhitungkan

      dalam     satu atau beberapa kali pertemuan tergantung pada

      karakteristik kompetensi dasarnya.

2. Persyaratan RPP

   3.1. Kejelasan perumusan tujuan pembelajaran (tidak menimbul

   kan penafsiran ganda dan mengandung perilaku hasil belajar)

   3.2. Pemilihan materi ajar (sesuai dengan tujuan dan

   karakteristik peserta didik)

   3.3. Pengorganisasian materi ajar (keruntutan, sistematika

   materi dan kesesuaian dengan alokasi waktu)

   3.4. Pemilihan sumber/media pembelajaran (sesuai dengan

   tujuan, materi, dan karakteristik peserta didik)

   3.5.   Kejelasan    skenario   pembelajaran        (langkah-langkah

   kegiatan pembelajaran : awal, inti, dan penutup)

   3.6. Kerincian skenario pembelajaran (setiap langkah tercermin

   strategi/metode dan alokasi waktu pada setiap tahap)

   3.7. Kesesuaian teknik dengan tujuan pembelajaran

   3.8. Kelengkapan instrumen (soal, kunci, pedoman penskoran)
                                                                      56


  3. RPP dokumen kurikulum tidak perlu ditanda tangani oleh guru ybs

     dan diketahui/disahkan oleh kepala sekolah, tetapi RPP Perangkat

     Pembelajaran     wajib      ditanda-tangani    oleh     guru    dan

     diketahui/disahkan oleh Kepala Sekolah.

  4. RPP Perangkat     Pembelajaran dikembangkan dari RPP dokumen

     kurikulum.

E. LANGKAH-LANGKAH PENYUSUNAN RPP

     Langkah-langkah minimal dari penyusunan Rencana Pelaksanaan

     Pembelajaran (RPP), dimulai dari       mencantumkan Identitas RPP,

     Tujuan Pembelajaran, Materi Pembelajaran, Metode Pembelajaran,

     Langkah-langkah Kegiatan pembelajaran, Sumber Belajar, dan

     Penilaian. Setiap komponen mempunyai arah pengembangan masing-

     masing, namun semua merupakan suatu kesatuan.

     Penjelasan tiap-tiap komponen adalah sebagai berikut.

  1. Mencantumkan Identitas

        Terdiri dari: Nama sekolah, Mata Pelajaran, Kelas, Semester,

     Standar Kompetensi, Kompetensi Dasar, Indikator dan Alokasi

     Waktu.



     Hal yang perlu diperhatikan adalah :

     a. RPP boleh disusun untuk satu Kompetensi Dasar.

     b. Standar Kompetensi, Kompetensi Dasar, dan Indikator dikutip

        dari silabus. (Standar kompetensi – Kompetensi Dasar –

        Indikator adalah suatu alur pikir yang saling terkait tidak dapat

        dipisahkan)
                                                                      57


  c. Indikator merupakan:

     ciri perilaku (bukti terukur) yang dapat memberikan gambaran

     bahwa peserta didik telah mencapai kompetensi dasar

     penanda pencapaian kompetensi dasar yang ditandai oleh

     perubahan perilaku yang dapat diukur yang mencakup sikap,

     pengetahuan, dan keterampilan.

     dikembangkan sesuai dengan karakteristik peserta didik, satuan

     pendidikan, dan potensi daerah.

     rumusannya menggunakan kerja operasional yang terukur

     dan/atau dapat diobservasi.

     digunakan sebagai dasar untuk menyusun alat penilaian.

  d. Alokasi waktu diperhitungkan untuk pencapaian satu kompetensi

     dasar, dinyatakan dalam jam pelajaran dan banyaknya pertemuan

     (contoh: 2 x 45 menit). Karena itu, waktu untuk mencapai suatu

     kompetensi dasar dapat diperhitungkan dalam satu atau beberapa

     kali pertemuan bergantung pada kompetensi dasarnya.

2. Merumuskan Tujuan Pembelajaran

     Output (hasil langsung) dari satu paket kegiatan pembelajaran.

     Misalnya:

     Kegiatan pembelajaran:        ”Mendapat informasi tentang sistem

     peredaran darah pada manusia”.

     pembelajaran, boleh     salah satu atau keseluruhan tujuan

     pembelajaran, misalnya peserta didik dapat:

                 mendeskripsikan mekanisme peredaran darah pada

                 manusia.
                                                                         58


                 menyebutkan bagian-bagian jantung.

                 merespon dengan baik pertanyaan-pertanyaan yang

                 diajukan oleh teman-teman sekelasnya.

                 mengulang kembali informasi tentang peredaran darah

                 yang telah disampaikan oleh guru.

      Bila pembelajaran dilakukan lebih dari 1 (satu) pertemuan, ada

      baiknya tujuan pembelajaran juga dibedakan menurut waktu

      pertemuan, sehingga tiap pertemuan dapat memberikan hasil.

3. Menentukan Materi Pembelajaran

      Untuk memudahkan penetapan materi pembelajaran, dapat diacu

      dari indikator.

      Contoh:

      Indikator: Peserta didik dapat menyebutkan ciri-ciri kehidupan.

      Materi pembelajaran:

      Ciri-Ciri Kehidupan:

      Nutrisi, bergerak, bereproduksi, transportasi, regulasi, iritabilitas,

      bernapas, dan ekskresi.




4. Menentukan Metode Pembelajaran

      Metode dapat diartikan benar-benar sebagai metode, tetapi dapat

      pula diartikan sebagai model atau pendekatan pembelajaran,

      bergantung pada karakteristik pendekatan dan/atau strategi yang

      dipilih.
                                                                        59


       Karena itu pada bagian ini cantumkan pendekatan pembelajaran

       dan     metode    yang    diintegrasikan   dalam     satu   kegiatan

       pembelajaran peserta didik:

    a. Pendekatan pembelajaran yang digunakan, misalnya: pendekatan

       proses, kontekstual, pembelajaran langsung, pemecahan masalah,

       dan sebagainya.

    b. Metode-metode yang digunakan, misalnya: ceramah, inkuiri,

       observasi, tanya jawab, e-learning dan sebagainya.

5. Menetapkan Kegiatan Pembelajaran

    a. Untuk mencapai suatu kompetensi dasar harus dicantumkan

       langkah-langkah kegiatan setiap pertemuan. Pada dasarnya,

       langkah-langkah        kegiatan    memuat       unsur       kegiatan

       pendahuluan/pembuka, kegiatan inti, dan kegiatan penutup.

                Langkah-langkah minimal yang harus dipenuhi pada

       setiap unsur kegiatan pembelajaran adalah sebagai berikut:

    1. Kegiatan Pendahuluan

             a. Orientasi: memusatkan perhatian peserta didik pada

                materi yang akan dibelajarkan, dengan cara menunjukkan

                benda yang menarik, memberikan illustrasi, membaca

                berita di surat kabar, menampilkan slide animasi dan

                sebagainya.

             b. Apersepsi: memberikan persepsi awal kepada peserta

                didik tentang materi yang akan diajarkan.
                                                                    60


      c. Motivasi:      Guru     memberikan      gambaran     manfaat

          mempelajari gempa bumi, bidang-bidang pekerjaan

          berkaitan dengan gempa bumi, dsb.

      d. Pemberian Acuan: biasanya berkaitan dengan kajian

          ilmu yang akan dipelajari. Acuan dapat berupa penjelasan

          materi pokok dan uraian materi pelajaran secara garis

          besar.

      e. Pembagian          kelompok   belajar     dan     penjelasan

          mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar (sesuai

          dengan rencana langkah-langkah pembelajaran).

2. Kegiatan Inti

                   Berisi langkah-langkah sistematis yang dilalui

          peserta didik untuk dapat mengkonstruksi ilmu sesuai

          dengan skemata (frame work) masing-masing. Langkah-

          langkah tersebut disusun sedemikian rupa agar peserta

          didik     dapat      menunjukkan     perubahan      perilaku

          sebagaimana dituangkan pada tujuan pembelajaran dan

          indikator.

                   Untuk    memudahkan,      biasanya    kegiatan   inti

          dilengkapi dengan Lembaran Kerja Siswa (LKS), baik

          yang berjenis cetak atau noncetak. Khusus untuk

          pembelajaran berbasis ICT yang online dengan koneksi

          internet, langkah-langkah kerja peserta didik harus

          dirumuskan detil mengenai waktu akses dan alamat
                                                                           61


               website yang jelas. Termasuk alternatif yang harus

               ditempuh jika koneksi mengalami kegagalan.

            a. Kegiatan penutup

                 i.     Guru mengarahkan peserta didik untuk membuat

                      rangkuman/simpulan.

                ii.     Guru memeriksa hasil belajar peserta didik. Dapat

                      dengan memberikan tes tertulis atau tes lisan atau

                      meminta peserta didik untuk mengulang kembali

                      simpulan yang telah disusun atau dalam bentuk tanya

                      jawab dengan mengambil ± 25% peserta didik sebagai

                      sampelnya.

               iii.       Memberikan arahan tindak lanjut pembelajaran,

                      dapat berupa kegiatan di luar kelas, di rumah atau tugas

                      sebagai bagian remidi/pengayaan.

        b. Langkah-langkah pembelajaran dimungkinkan disusun dalam

            bentuk       seluruh    rangkaian    kegiatan,   sesuai   dengan

            karakteristik model pembelajaran yang dipilih, menggunakan

            urutan sintaks sesuai dengan modelnya. Oleh karena itu,

            kegiatan pendahuluan/pembuka, kegiatan inti, dan kegiatan

            penutup tidak harus ada dalam setiap pertemuan.




6. Memilih Sumber Belajar

        Pemilihan sumber belajar mengacu pada perumusan yang ada

  dalam silabus yang dikembangkan. Sumber belajar mencakup sumber
                                                                      62


  rujukan, lingkungan, media, narasumber, alat dan bahan. Sumber belajar

  dituliskan secara lebih operasional, dan bisa langsung dinyatakan bahan

  ajar apa yang digunakan. Misalnya,      sumber belajar dalam silabus

  dituliskan buku referensi, dalam RPP harus dicantumkan bahan ajar yang

  sebenarnya.

  Jika menggunakan buku, maka harus ditulis judul buku teks tersebut,

  pengarang, dan halaman yang diacu.

  Jika menggunakan bahan ajar berbasis ICT, maka harus ditulis nama file,

  folder penyimpanan, dan bagian atau link file yang digunakan, atau

  alamat website yang digunakan sebagai acuan pembelajaran.

7. Menentukan Penilaian

    Penilaian dijabarkan atas teknik penilaian, bentuk instrumen, dan

  instrumen yang dipakai.
                                                       63




          LAMPIRAN-LAMPIRAN




4. SK Kepala Sekolah tentang Tim Penyusun KTSP
5. SK Kepala Sekolah tentang Peraturan Akademik SMP
  Negeri 18 Semarang
6. SK Kepala Sekolah tentang Kriteria Ketuntasan Minimal
  (KKM)

								
To top