ANALISIS UNSUR INTRINSIK DAN EKSTRINSIK NOVEL

Document Sample
ANALISIS UNSUR INTRINSIK DAN EKSTRINSIK NOVEL Powered By Docstoc
					                   MENGANALISIS UNSUR INTRINSIK
                              DAN EKSTRINSIK NOVEL
     Nama         : M. Ulin Nuha

     Kelas        :XI IPA 1

     No. Absen    : 24



I.       NOVEL : MIRANDA JANGAN AMBIL NYAWAKU
         1.   Unsur Instrinsik :
     A. Tokoh dan Perwatakan
        1. Miranda (aku)
              Watak: cuek
               Bukti: “tentu” aku mengagkat bahu “aku tidak peduli”
        2. Dr. Mullen
               Watak: biasa saja
              Bukti: “Miranda boleh aku berbicara secara pribadi dengan orang tuamu sebentar?”.
                       Tanya Dr. Mullen
        3. Emma
              Watak:
              Bukti: “astaga” pekik emma
        4. Ay ah
              Watak: keras
              Bukti: “kami ayahmu dan ibu bertekad kamu tidak akan mengalami nasib seperti itu”
        5. Ibu
              Watak: tidak punya perasaan
              Bukti: “ibu mulai berbicara dengan terburu-buru, suara keras dan tatapan tajam”
     B. Sudut Pandang:
        Orang Pertama sebagai pelaku utama
        Bukti: terdapat kata “aku” sebagai pelaku utama
     C. Latar : 1. Tempat: kamar
                     Bukti:”ketiga orang dewasa itu kembali ke dalam kamar”
                 2. Suasana:
         a. Ketakutan
            Bukti: “tetapi kenpa mereka berbohong Emma?” aku sangat ketakutan “aku merasa
        takut”
        b. Gusar
            Bukti: “Baiklah miranda kami akan menceritakan kepadamu sesuatu yang pasti akan
        membuatmu gusar
        c. Terkejut
            Bukti: “aku tidak mampu berbicara, aku sangat terkejut “ini tidak nyata! I Mimpi. ini
        semua hanya mimpi! Aku ingin bangun!” aku tertawa, menangis, dan berteriak.
     D. Gaya bahasa: menggunakan bahasa sehari-hari
         Bukti:”mereka agak kedodoran sehingga aku tahu”
      E. Alur : maju(karena semua cerita berjalan runtut)
         1. Perkenalan: muncul banyak tokoh di awal cerita
            Bukti: Dr.Mullen, Miranda, Emma
         2. Muncul masalah: Miranda mulai mengetahui siapa Emma itu dan apa yang di lakukan
            orang tua mereka dan Dr.Mullen
         3. Klimaks: akhirnya ibu memberi tau semua rahasia nya...(gadis itu(Emma) diciptakan
            dari DNA Miranda, dibesarkan ditabung dan ia bisa berbicara). Miranda membantah
            karena ia tidak percaya.”omong kosong!” Sahut ibunya dengan marah.
         4. Masalah menurun: miranda sudah tidak mampu berkata lagi “aku tak mampu bicara ,
            aku terkejut”
         5. Penyelesaian : akhirnya miranda pasrah , perasaan ayah nya sangat sedih
      F. Pesan/Amanat : Jangan sekali-kali melakukan peng-cloningan pada manusia. Karena itu
         adalah sikap yang tidak berprikemanusiaan

        2. Unsur Ekstrinsik:
      1. Nilai kemanusiaan : Mengorbankan hasil cloning untuk Miranda. Jadi Ibu akan
         mengorbankannya untuk menyelamatkannya.


II.      Novel : Bako
         1. Unsur Intrinsik
      A. Tokoh dan Perwatakan :
         1. Umi(Baik, pandai,dan taat beribadah)
            - Baik “sebelum kami pulangdarisekolah, iasudahakanberadadirumah,
                 menantikedatangankamudengannasiterhidang.”
            - Pandai “Iamemanglancarmenerjemahkan Al-qur’andalambahasa Indonesia.
            - TaatBeribadah “padatahun-tahunsebelumnya, iaselalubersalatsubuh di Masjid.
         2. Suami (Rajin beribadah/sholeh)
                 “Pagi-pagi bangun, suamiku langsung mengambil wudhu kadang di pancuran tetapi
                 lebih sering dirumah saja.
         3. Aku (hanya sebagai pencerita).
      B. Sudut Pandang
         Orang ketiga pelaku sampingan
         Bukti : terdapat kata “ia”. Jadi pencerita menceritakan orang lain.
      C. Latar
         Tempat : didapur ”sesudah shalat ia langsung pergi kedapur”
         Waktu : Pagi  “pagi-pagi bangun,suamiku langsung mengambil wudhu....”
                    Hari minggu  “pada hari minggu,acap kami pergi ke ladang”.
      D. Gaya Bahasa
                 Bahasa yang digunakan adalah bahasa sehari-hari(bahasa daerah)
      E. Alur
                 Alur yang dugunakan adalah alur maju.
         1. Perkenalan           : memperkanalkan kegiatan tokoh.
   2.   Mucul masalah    : ia seorang yang rajin dan taat beribadah.
   3.   Klimaks          : Banyak orang yang menyegani ia.
   4.   Masalah mereda   : ia tidal begitu memperdulikan hartanya.
   5.   Penyelesaian     : hartanya di sedekahkan dan digunakan untuk haji.

F. Amanat /Pesan
   “jadilah orang yang sederhana meskipun memiliki banyak harta.dan gunakan harta yang
   berlebih tersebut untuk bersedekah”.

   2. Unsur Ekstrinsik
        1. Nillai Agama : Rajin beribadah.
           “pada tahun-tahun yang silam, ia selau bershalat subuh di mesjid”.
        2. Nilai Sosial : Disegani masyarakat
           “ia adalah seoarang perempuan yang disegani”.
        3. Nilai Budaya : Pernah memperoleh penghargaan.
           “ia pernah pula meraih kedudukan teratas dalam suatu perlombaan menerjemahkan
           beberapa ayat Al-quran.......”.

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:2295
posted:12/4/2011
language:Indonesian
pages:3