PENATALAKSANAAN PNEUMONIA by LidaArlini1

VIEWS: 607 PAGES: 12

									 Pengobatan terdiri:
 Pemberian antibiotik
 Pengobatan suportif
 Penisilin sentive Steptococcus
  pneumonia
   Golongan penisilin
    Makrolid
Penisilin resisten streptococcus pneumonia
  betalaktam oral dosis tinggi (untk rwt jln)
  Sefotaksim ,seftriakson dosis tinggi
  fluorokuinolon respirasi
 Pseudomonas aeruginosa
 Aminoglikosid
 Seftazidin,sefoperason,sefepim
 Tiraksilin,piperasilin
 Karbapenem,meropenem,imipenem
 Siprefloksasin,levofloksasin
Methicilin resistant Stapylococcus aurens
 Vankomisin
 Teikoplanin
 Linezolid


Haemophilus influenzae
 Azitromisin
 Sefalosporin generasi 2/3
 Fluorouinolon respirasi
Legionella
 Makroid
 Flurokuinolon
 Rifampisin


Mycoplasma pneumonia
 Doksisilin
 Makrolid
 Fluorokuinolon


Clamydia pneumoniae
 Doksisiklin
 Makrolid
 Fluorokuinolon
                           3
  Bila anak disertai demam (• 9 º C) yang
  tampaknya menyebabkan distress,
 berikan parasetamol
 Sbagian besar -> tdk prlu rawat inap
 Cukup-> antibiotic Amoksilin 25mg/hari
  dan parasetamol penurun panas.

Rawat inap : antibiotic yg sesuai , terapi
  suportif.
   Suportif:
      Pemberian oksigen sesuai derajat sesaknya,
    pemberian dilakukan sampai tanda hipoksia
    (seperti tarikan dinding dada ke dalam yang
    berat atau napas
   cepat) tidak ditemukan lagi.
     Nutrisi parenteral diberikan selama pasien
    masih sesak.
    Kebutuhan cairan rumatan diberikan sesuai
    umur anak, tetapi hati-hati terhadap kelebihan
   cairan/overhidrasi
 vaksin pneumokok adalah sebesar 70%
  dan
 untukH . i n f l u e n z a e9 5%. Infeksi H.
  influenzae bisa dicegah dengan
  rifampisin bagi
 kontak di rumah tangga atau di tempat
  penitipan anak.
-   Imunisasi telah mengurangi kejadian
    beberapa penyakit masa kanak-kanak yang serius.
    penting peran dalam pencegahan pneumonia,
    terutama pada pasien immunocompromised
   vaksin pneumokok adalah sebesar 70%
   i n f l u e n z a e 9 5%.
   kontak di rumah tangga atau di tempat penitipan anak.
-   Mencegah proses transmisi patogen
-   Mencegah faktor” yg dapat menimbulkan aspirasi
-   Mengurangi antibiotik yg tdk perlu
-   Mempertahankan keasaman lambung
-   Sterilisasi optimal pra dan post operasi.

								
To top