sejarah - Download Now DOC by KNaemNFc

VIEWS: 0 PAGES: 10

									 SEJARAH SINGKAT KELUARGA MAHASISWA DAN ALUMNI PENERIMA
                  BEASISWA SUPERSEMAR
                        (KMA-PBS)
   KMA-PBS atau disingkat Keluarga Mahasiswa dan Alumni Penerima Beasiswa
Supersemar, adalah suatu organisasi yang lahir karena adanya Yayasan Beasiswa
Supersemar yang didirikan oleh Bapak H.M.Soeharto pada tanggal 16 Mei 1974. Tujuan
pendirian Yayasan Supersemar ini adalah untuk memberikan bantuan dalam bidang
pendidikan kepada putra-putri Indonesia yang kemampuan ekonomi orang tuanya terbatas
akan tetapi mempunyai kecerdasan dan kepandaian yang lebih, berkelaluan baik dan
Pancasilais, sehingga setelah mereka dapat menyesaikan pendidikan , pada gilirannya
mempunyai bekal yang cukup untuk memberikan pengabdian terhadap bangsa dan negara.
Yayasan Supersemar dalam memberikan beasiswa, tidak mengikat kepada penerimanya
apabila telah selesai studynya, agar berbuat sesuatu untuk Yayasan Supersemar, melainkan
Yayasan Supersemar hanya berharap agar yang dibantu kelak di manapun mereka berada
agar menjadi warga masyarakat yang baik, menjadi kader dan contoh dalam pengamalan
Pancasila, patuh kepada orang tua serta kepada bangsa dan Negara.

    Pada tahun 1976-1977, lebih kurang 3 tahun setelah yayasan Supersemar memberikan
beasiswa, mulai terasa adanya ikatan batin yang dalam, dan rasa solidaritas antar penerima
yang diujudkan dengan adanya perkumpulan-perkumpulan kekeluargaan dari para penerima
beasiswa Supersemar di masing-masing Kampus. Dengan seringnya bertemu antar para
penerima tersebut, maka ada keinginan yang kuat untuk melembagakan perkumpulan-
perkumpulan tersebut dalam bentuk organisasi yang formal baik di tingkat perguruan tinggi
maupun tingkat nasional. Ide dasar yang melatarbelakangi pendirian organisasi ini adalah
bahwa para mahasiawa dan alumni penerima beasiswa Supersemar merasa sadar dan
terpanggil untuk mewarisi dan meningkatkan itikad dan niat luhur dari para pendiri yayasan
Supersemar dalam upaya mewujudkan dan melestarikan jiwa saling menolong sesama
umat manusia dimana dan dalam suasana apapun berada, menjadi insan yang berbudi
luhur, takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, hormat dan patuh terhadap orang tua serta
berbakti kepada bangsa dan Negara.

Musyawarah Nasional I KMA-PBS di Malang

    Atas inisiatif dari para penerima beasiswa Supersemar Universiras Brawijaya Malang,
pada akhir tahun 1978 mulai dirancang adanya wadah pemersatu para Alumni dan
mahasiswa penerima beasiswa Supersemar yang tersebar di seluruh Indonesia. Untuk
merealisasikan pendirian organisasi alumni dan penerima beasiswa Supersemar tersebut,
maka pada tanggal 22 Maret 1979 Dr. Abdul Gafur selaku Menteri Negara Pemuda dan
Olahraga, menugaskan Oyong Kamayuda, staf Menpora, bersama dengan Drs. Djaka
Permana, Dosen Universitas Indonesia mewakili Yayasan Supersemar dan Drs Fauzi DH,
mewakili Universitas Brawijaya Malang untuk membuat konsep awal pembentukan
organisasi KMA-PBS. Panitia Musyawarah Nasional I, yang diketuai oleh Drs. Achmad Fauzi
DH, bersama-sama dengan Ir Waego Hadinugroho, dan M Edi Sunarto yang didampingi oleh
Prof DR. Dardji Darmodihardjo, SH (saat itu sebagai Rektor Unibraw) dan Bapak drh
Aryodarmoko (saat itu sebagai Sekretaris Harian yayasan Supersemar), diterima Bapak
Soeharto, Ketua Harian Yayasan Supersemar, untuk melaporkan pelaksanaan Musyawarah
Nasional I Mahasiswa dan Alumni Penerima Beasiswa Supersemar. Bapak Soeharto
menyatakan persetujuannya dan mendukung diadakannya Musyawarah Nasional I tersebut.
Munas I diselenggarakan di Kampus Universitas Brawijaya Malang pada tanggal 26-28
Maret 1979, dengan dihadiri oleh 51 orang peserta dan 5 orang peninjau, berasal dari 26
Perguruan Tinggi Negari seluruh Indonesia. Musyawarah Nasional I dibuka secara resmi
oleh DR. Daud Yusuf, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Hadir pula Bapak Soedjarwo
selaku Bendahara Yayasan Supersemar.

                                                                                        1
    Setelah tiga hari bergelut dari sidang ke sidang , tepat menjelang tengah malam, tanggal
28 Maret 1979, dicapai kesepakatan bersama yang merupakan hasil Munas I, yaitu :
1. Terbentuknya organisasi Keluarga Mahasiswa dan Alumni Penerima Beasiswa
    Supersemar, yang selanjutnya disingkat KMA-PBS sebagai wadah pengembangan
    prestasi para mahasiswa dan alumni penerima beasiswa Supersemar dalam mengabdi
    kepada bangsa dan Negara.
2. Menetapkan tanggal 28 Maret 1979 sebagai hari kelahiran KMA-PBS
3. Terbentuknya Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga dan Program Kerja
    KMA-PBS
4. Terbentuknya Pengurus Pusat KMA-PBS periode tahun 1979-1981, dengan susunan
    kepengurusan sebagai berikut :

     Sekretaris Jenderal         : Drs. Umar Nimran (Unibraw)
     Wakil Sekretaris Jenderal   : Kasim Sembiring, SH (Unej)
     Dewan Ketua I               : Hoesin Madina (IKIP Jakarta)
     Dewan Ketua II              : Ir. Hasyim Mulyadi (UGM)
     Dewan Ketua III             : Priyo Pribadi (ITB)
     Dewan Ketua IV              : Drs Abdul Madjid Sallatu (Unhas)
     Dewan Ketua V               : Jaman Ginting (Usu)
     Dewan Ketua VI              : Amir Massani, SH (Unsri)
     Dewan Ketua VII             : Syamsah Nas (UNS II Maret)
     Dewan Ketua VIII            : Drs. Suharno Sutanto (UI)
     Dewan Ketua IX              : Priyanto. S (Unair)
     Dewan Ketua X               : Drs. Suyanto (IKIP Yogyakarta)
     Dewan Ketua XI              : Suhatmansyah (Unand)

Program Kerja yang dilaksanakan :

1.   Pembentukan organisasi KMA-PBS dimasing-masing Kampus.
2.   Pemberian beasiswa secara beranting
3.   Bhakti Sosial
4.   Pertemuan antar anggota di Jakarta dan kota lainnya secara periodic.

Musyawarah Nasional II KMA-PBS di Medan.

    Sejalan dengan perkembangan organisasi yang semakin tahun semakin dewasa, maka
KMA-PBS menyelenggarakan Musyawarah Nasional II, yang diselenggarakan di Medan
pada tahun 1981 di Universitas Sumatera Utara Medan. Hal yang menonjol dalam
keputusam Munas II KMA-PBS di Medan tersebut adalah nama KMA-PBS hasil keputusan
Munas I dengan kepanjangan Keluarga Mahasiswa dan Alumni Penerima Beasiswa
Supersemar, berubah menjadi Keluarga Muda, Mahasiswa dan Alumni Penerima Beasiswa
Supersemar, dengan singkatan sama yaitu KMA-PBS. Perubahan ini dimaksudkan untuk
menampung dan memberikan kesempatan kepada penerima beasiswa Supersemar dari
unsur SLTA ke bawah dan Olahragawan untuk menjadi anggota oraganisasi. Dengan
demikian yang menjadi anggota KMA-PBS adalah para penerima beasiswa Supersemar
mulai dari pelajar tingkat SLTA sampai dengan Mahasiswa dan Alumni. Musyawarah
Nasional II di buka oleh Bapak drh. Aryodarmoko, Sekretaris Yayasan Supersemar.

Susunan Personalia Kepengurusan hasil Munas II KMA-PBS adalah sbb :

Dewan Ketua                        1. Drs. Umar Nimran (Unibraw)
                                   2. dr Asmin Lubis (USU)
                                   3. dr Syamsul Islam (Unibraw)
                                   4. Drs. Ridhani Tidzi (IAIN Antasari)
                                   5. Dra . Suci Adisurya Ginting (USU)
                                                                                          2
                                         6. Drs. Albert Wuysang (Unsrat)
                                         7. Ir Hasyim Mulyadi (UGM)
                                         8. Amir Massani, SH (Unsri)
                                         9. Dra. Ovilia Hutasoit (UI)

Sekretaris Jenderal                      Drs. Suharno Sutanto
Wakil Sekretaris Jenderal                Kasim Sembiring, SH

Ketua-Ketua Bidang
                                         1.   Lambock V. Nahattands, SH
                                         2.   Handi Yohandi, SH
                                         3.   Drs. Husin Madina
                                         4.   Mangasi B. Siadari, SH
                                         5.   Drs. Koeshardho. KS
                                         6.   Drs. Eddy Djauhari

Program Kerja yang telah dilaksanakan :

1.   Mengadakan temu alumni,
2.   Membentuk koordinator-koordinator di masing-masing Departemen/LPND atau kantor-kantor swasta.
3.   Pertemuan rutin dengan Yayasan Supersemar


Musyawarah Nasional III KMA-PBS di Jakarta.

    Musyawarah Nasional III diselenggarakan di Jakarta pada tahun 1985. Drs. Eddy Djauhari ditunjuk sebagai
Ketua Panitia, dengan dibantu oleh Idris S Al Mar, SH, Drs. Mahendro Sumardjo, Dra. Netty Setyawaty, Drs.
Kayun Suprapto, Dra. Darmahusni Yahya, Drs Ruhyat Suleman, Drs Baroto Sumeru, Ir Bambang Trihartono,
Dra Hildawati, Dra. Siti Nurlela, Dra. Zaenab, Drs Moh Subur dan anggota lainnya. Munas III dibuka oleh Bapak
Drs. Moerdiono, mewakili Bapak Ketua Yayasan Supersemar. Munas tersebut dihadiri oleh 65 KMA-PBS
Perguruan Tinggi se Indonesia. Atas saran Bapak Drs. Moerdiono, KMA-PBS tidak lagi membina para siswa
SLTA, sehingga Munas III memutuskan keanggotaan KMA-PBS kembali seperti dalam Munas I, yaitu
keanggotaannya terdiri dari Alumni dan Mahasiswa penerima beasiswa Supersemar. Ditingkat daerah dibentur
Koordinator Wilayah

Susunan Personalia Pengurus KMA-PBS Pusat Periode 1985-1990

Pelindung                              : Ketua yayasan Supersemar
Pembina                                : 1. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
                                         2. Menteri Negara Pemuda dan Olahraga
                                         3. Sekretaris Yayasan Supersemar

Ketua Umum                     : Drs. Suharno Sutanto
Ketua                                  : Drs. Much Saleh Buchari, BM
Ketua                                  : Drs. Ismail Chawidu
Ketua                                  : Djadjuk Natsir, SH
Ketua                                  : Dra Darmahusni Yahya
Sekretaris Jenderal                    : Drs. Taufiq Rachman
Wakil Sekretaris Jenderal              : Drs. Eddy Djauhari
Wakil Sekretaris Jenderal              : Lambock V. Nahattands, SH
Bendahara Umum                         : Ir. Bambang Trihartono
Wakil Bendahara Umum                   : Idris Sarong Al Mar, SH
Wakil Bendahara                        : Drs. Ahmad Mukri Aji

Departemen-departemen
1. Organisasi & Keanggotaan            : 1. Ir. Martinus Jawa
                                         2. Faried Wadjdi
                                         3. K.A. Sukri
2. Pendidikan & Litbang                : 1. Wawan Hendrawan
                                         2. Sofiawati
                                         3. Nur Nugraha
3. Komunikasi & Hubungan LN            : 1. Martin Edward Gijai
                                       : 2. Nurjayadi
                                         3. Hildawati
4. Jasa & Koperasi                     : 1. Ir. Djoko Wibowo Sunindyo
                                         2. Drs. Muhanto
                                                                                                           3
                                       3. Harun Al Rasyid, SH
5. Sosial & Budaya                   : 1. Ir. Abdul Rifa’i
                                       2. Mohammad Subur
                                       3. Durrahman.

Koordinator Wilayah.

Wilayah 1                            : 1. dr Aswin Lubis
                                       2. Drs. Murad Em Ajies
Wilayah II                           : 1. Amir Massani, SH
                                       2. Yuliandri
Wilayah III                          : 1. Drs. Ridhani Fidzi
                                       2. Drs. M. Fachruddin
Wilayah IV                           : 1. Drs. Koeshardho. KS
                                       2. Muhamad Yuntri
Wilayah V                            : 1. Dra. Ari Pradhanawati
                                       2. Kus Rahardjo, BA
Wilayah VI                           : 1. dr Syamsul Islam
                                       2. Drs. Slamet Ristadi
Wilayah VII                          : 1. Ir Sri Tedjowulan
                                       2. Ir. Emanuel B. Eha
Wilayah VIII                         : 1. Ir. Agus Salim
                                       2. Drs. M. Anas Genda
Wilayah IX                           : 1. Drs. Albert Wuysang
                                       2. Ferry Kareth, SH


Program Kerja yang telah direalisasikan.

1. Pembentukan organisasi KMA-PBS di Perguruan Tinggi Negeri dan Kopertis di seluruh Indonesia
2. Mengadakan Regristasi Nasional Anggota KMA-PBS (Keputusan PP KMA-PBS Nomor : Kep 11/KMA-
   PBS/PP-SJ/1987)
3. Mengadakan kunjungan ke daerah-daerah dalam rangka pembinaan organisasi dan menghadiri Pelantikan
   Pengurus KMA-PBS.
4. Mengadakan pertemuan anggota secara rutin khususnya kegiatan yang melibatkan KMA-PBS Universitas
   Indonesia, IAIN Syarif Hudayatullah dan IKIP Jakarta.
5. Mengadakan kursus bahasa Inggris di Gedung Hanurata Graha
6. Pada tanggal 15 Maret 1987, mendapat tugas dari Bapak Soeharto Ketua Yayasan Supersemar bahwa
   dalam rangka kepindahan kampus Universitas Indonesia di Kecamatan Depok Bogor, KMA-PBS dan
   yayasan Supersemar perlu berpartisipasi dengan membangun Rumah Pemondokan Tumbuh (RPT), untuk
   kost mahasiswa Universitas Indonesia di desa Kukusan Depok. Pembangunan dilaksanakan sebanyak 100
   rumah diatas tanah masyarakat yang disewa selama 6,5 tahun untuk dikelola KMA-PBS dengan cara
   disewakan kepada mahasiswa. Setelah masa sewa 6,5 tahun habis, maka bangunan tersebut diserahkan
   kepada masyarakat pemilik tanah. Sebagai realisasi dari kegiatan tersebut, maka dibentuk badan hukum
   berbentuk perseroan terbatas, diberi nama PT Mandiri Rancang Canggih, dengan Ditekrur Utamanya Ir
   Djoko Wibowo Sunindyo.


Musyawarah Nasional IV KMA-PBS di Ujung Pandang.

    Musyawarah Nasional IV KMA-PBS diselenggarakan pada tanggal 5 s.d. 9 Desember 1990 di Kota
Makasar, Ujung Pandang. Agenda Musyawarah Nasional tersebut antara lain mengevaluasi kepengurusan
KMA-PBS sebelumnya, menentukan AD/ART KMA-PBS, membuat program kerja dan menentukan
kepengurusan baru periode 1990-1993. Ketua panitia Munas IV KMA-PBS dipercayakan kepada Drs. Abdul
Madjid Sallatu, yang dibantu oleh Pengurus KMA-PBS Universitas Hasanuddin, IKIP Ujung Pandang dan IAIN
Alauddin Makasar. Dalam musyawarah IV ini untuk pertama kalinya KMA-PBS diarahkan untuk lebih berkiprah
dalam sosial kemasyarakatan, yaitu organisasinya tidak hanya berbasis di kampus-kampus, tapi sudah mulai
berada di luar kampus, dengan dibentuk Badan Koordinasi Daerah di masing masing Provinsi.

Susunan Personalia Pengurus KMA-PBS Pusat Periode 1990-1993

Pelindung      : Ketua Yayasan Supersemar

Pembina
1. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan

                                                                                                      4
2. Menteri Agama
3. Menteri Negara Pemuda dan Olahraga
4. Sekretaris Yayasan Supersemar


Majelis Pertimbangan :
1. Letkol Inf Prabowo Subianto (Ketua/Anggota)
2. Drs. Suharno Sutanto (Wakil Ketua/Anggota)
3. DR Marwah Daud Ibrahim (Sekretaris/Anggota)
4. Barnabas Suebu, SH (Anggota)
5. DR Umar Nimran (Anggota)
6. Dr. Syamsul Islam (Anggota)
7. M. Kasim Sembiring, SH (Anggota)
8. Ir. Masyim Mulyadi, SU (Anggota)
9. Drs. Ridhani Fidzi (Anggota)
10. Idris Sarong Al Mar, SH (Anggota)
11. Amir Massani, SH (Anggota).

Pengurus Pusat.
Ketua Umum                      :   Drs. Taufiq Rachman
Ketua I                         :   Djadjuk Natsir, SH
Ketua II                        :   Ir Muhammad Iqbal
Ketua III                       :   Drs. Eddy Djauhari
Ketua IV                        :   Drs. A Mukriadji
Ketua V                         :   Drs. Hamdan Rasyid.
Sekretaris Jenderal             :   Drs. Ismail Chawidu
Wakil Sekjen I                  :   Drs. Mohamad Subur
Wakil Sekjen II                 :   Muhamad Yuntri, SH
Wakil Sekjen III                :   Heriyanto, SH

Bendahara Umum                  : Dra. Darmahusni Yahya
Wakil Bendahara                 : Syahrial Yusuf, SE

Departemen-Departemen.
1. Organisasi &
   Kelembagaan                  : - Ir Abdul Rifai
                                  - Muhtadi Alawi
                                  - Nur Wulan Kusuma Dewi

2. Keanggotaan dan Pen-
   dayagunaan Potensi
   Alumni                       : - Drs. Gembong Djoko Prasetyo
                                   - Drs. Sayuti Fitri
                                   - Drs. Nur Nugraha

3. Diklitbang & Pengab-
   dian Masyarakat        : - Ir. Ardito Prihananto
                                    - Drs. Amin Sar Manihuruk, SH
                                    - Drs. Fahmi Putra

4. Sosbud & Kerohanian          : - Ali Munir Tasri, SH
                                  - Drs. Nasaruddin Umar
                                  - Siti Nurlela
5. Kekaryaan &
   Kewirausahaan                : - Ir. Moh Zainal Fatah
                                                                    5
                                 - Sudjasmin, SH
                                 - Minman Firman

5. Keolahragaan &
   Kesenian                     : - Drs. Moh Lithfi
                                   - Muzaiyyin, SH
                                   - Eva Zakiyah

6. Humas & Hub Antar
   Negara                       : - Drs. Martin Edward Gijay
                                   - Drs. Nurjayadi
                                   - Drs. Muhamad Ali


Program Kerja yang direalisasikan :

1. Rapat Kerja Pengurus Pusat di Cibubur pada tanggal 27 Pebruari 1990, untuk membahas
   Program Kerja Jangka Pendek dan Menengah.
2. Terbentuknya 18 Pengurus Daerah KMA-PBS, yaitu Pengda KMA-PBS DKI Jakarta,
   Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, DI Yogyakarta, Sulawesi Selatan, Sulewesi
   Utara, Sulawesi Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Riau,
   Sumarera Selatan, Sumatera Utara, Lampung, Jambi, Bengkulu dan Timor Timur.
3. Rapat Kerja Nasional I, tanggal 1-3 Maret 1992 di Batu Malang Jawa Timur. Rakernas I
   tersebut menghasilkan Buku Pedoman Tata Kerja dalam bidang kesekretariatan, identitas
   dan atribut organisasi, sistem pengadministrasian dll, dari tingkat Pusat, Pengurus
   Daerah s.d. Pengurus Perguruan Tinggi KMA-PBS.
4. Registrasi Nasional.sebagai program lanjutan kepengurusan sebelumnya.
5. Kegiatan audiensi dengan Pengurus yayasan Supersemar tanggal 14 Pebruari 1991,
   Dengan Wakil Presiden Bapak Sudharmono,,SH, tanggal 4 Mei 1991, dengan Menpora
   Bapak Hayono Isman, tanggal 3 Juni 1993, dengan Mendiknas, Bapak Prof DR.
   Wardiman Djojonegoro, tanggal 27 September 1993.
6. Penerbitan Warta Klimaks, sebagai wahana berkomunikasi antar anggota KMA-PBS.


Musyawarah Nasional V KMA-PBS di Riau
     Musyawarah Nasional V KMA-PBS diselenggarakan di Riau Pekanbaru tanggal 5-10
Desember 1993. Drs. Zulfahri Buchari dipercaya sebagai Ketua Panitia Munas V di Riau
tersebut. Organisasi KMA-PBS dalam Munas V ini semakin mantab dengan mengefektifkan
organisasi di tingkat daerah khususnya Provinsi, dibentuk Pengurus Daerah atau disingkat
Pengda dan Pengurus Kabupaten/Kota.

Susunan Personalia Pengurus Pusat KMA-PBS Periode 1993-1996

Pelindung   : Ketua Yayasan Supersemar

Pembina
1. Menteri Dalam Negeri
2. Menreri Pendidikan & Kebudayaan
3. Menteri Agama
4. Menteri Negara Pemuda & Olahraga
5. Sekretaris yayasan Supersemar

Majelis Pertimbangan
1. Kolonel Inf. Prabowo Subianto (Ketua/Anggota)
                                                                                      6
2. DR. Marwah Daud Ibrahim (Wakil Ketua/Anggota)
3. Ir. Hasyim Mulyadi, SH (Ketua Harian/Anggota)
4. Amir Massani, SH (Sekretaris/Anggota)
5. DR. Umar Nimran (Anggota)
6. M. Kasim Sembiring, SH (Anggota)
7. Drs. Achmad Fauzi DH (Anggota)
8. Drs. Suharno Sutanto (Anggota)
9. Prof DR. Syarif Ibrahim Al Kadri (Anggota)
10. Drs. Ismail Chawidu (Anggota)
11. Drs. Muhammad Anas Genda (Anggota)

Pengurus Pusat.
Ketua Umum                     : Drs. H Taufiq Rachman
Ketua I                        : Drs. Nasaruddin Umar, MA
Ketua II                       : Drs. M. Handan Rasyid
Ketua III                      : Drs. Nitra Arsyad
Ketua IV                       : Ir. Sumarna F. Abdurrahman, M.Sc
Ketua V                        : Heriyanto, SH

Sekretaris Jenderal            : Drs. Eddy Djauhari
Wakil Sekjen I                 : Ir. Sukandar
Wakil Sekjen II                : Drs. Fahmi Putra MH
Wakil Sekjen III               : Drs. Edy Santoso

Bendahara Umum                 : Syahrial Yusuf, SE
Wakil Bendahara 1              : Drs. Mohamad Subur
Wakil Bendahara II             : Ir. Agustin Murbaningsih

Departemen-Departemen :
1. Organisasi & Keanggotaan    :-    Dra. Hj. Musdah Mulia, MA
                               :-    Drs. Aksal Miun Salim
                                 -   Dra. Nursyi Arsyirawati
                                 -   Masaudin, SH

2. Minat, Bakat & Kerohanian   -     M. Zaky
                                   - Drs. Atam Dastam, M.Si
                                   - Drs. Samian Hadisaputro
                                   - Drs. Radix Siswo Purnomo
3. Penelitian, Pengembangan &
   Pengabdian Masyarakat      :-     Ir. Ahmat Mukhlis Yusuf
                                -    Drs. Dahri Tanggi, M.Pd
                                -    Slamet Abadi, SE
                                -    Cyprus A. Tatali, SH

4. Kekaryaan, Kewirausahaan &
   Pendayagunaan Potensi
   Alumni                     : - drh. Affandi
                                - Zulfahmi, SH
                                - Ir. Moh Fauzi Rachman
                                - Ir Yona Melia

5. Humas & Hub Luar Negeri     : - Drs. Enzai Nurjayadi
                                 - Drs. Moh Zoelfahri
                                 - Dra. Nakiyah Muhtar, Dip.Is
                                 - Ir. Z. Hidayat
                                                                    7
Program Kerja yang telah dilaksanakan :

1. Merekrut Sarjana KMA-PBS se Indonesia sebanyak 1007 orang, yang ditugaskan
    menjadi Sarjana Pendamping Purna Waktu (SP2W), dalam rangka ikut menyukseskan
    program pemerintah dalam penanggulangan kemiskinan, melalui program Inpres Desa
    Tertinggal.
2. Menyelenggarakan pelatihan dan pembinaan kepada SP2W, sebelum ditugaskan ke
    desa tertinggal parah seluruh Indonesia.
3. Dalam rangka melatih dan membina SP2W tersebut, KMA-PBS mendirikan yayasan Bina
    Bangsa
4. Mengadakan pembinaan dan pemantauan SP2W, dengan cara menyelenggarakan rapat
    Konsultasi Nasional di Jakarta dan rapat Konsultasi di seluruh Propinsi.
5. Mengadakan evaluasi dan menyeleksi sebanyak 300 orang SP2W, untuk diangkat
    menjadi PNS.
6. Menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional di Batu Jajar Bandung dan Rapat Pimpinan
    Nasional di Puncak untuk menetapkan penundaan Munas VI menjadi tahun 2001.
7. Bekerjasama dengan Koperasi Asuransi Indonesia, untuk membuat kartu anggota KMA-
    PBS, sekaligus dimanfaatkan untuk memberikan asuransi kecelakaan bagi anggota
8. Bhakti Sosial 50 Tahun Indonesia Merdeka dilaksanakan di Jakarta. melibatkan Prof DR.
    Hembing dan dihadiri oleh Menteri Perumahan Rakyat, Bapak Ir Akbar Tandjung.
9. Menerbitkan Buletin Klimaks
10. Kegiatan pembinaan Pengurus daerah dan Pengurus Perguruan Tinggi di daerah-daerah
    yang sekaligus dimanfaatkan mengadakan pemantauan anggota SP2W yang bertugas di
    daerah tersebut.


Musyawarah Nasional VI KMA-PBS di Jakarta.
      Munas VI KMA-PBS yang di selenggarakan di Jakarta pada tanggal 18-20 Oktober
2001. Beberapa peserta menginginkan Kantor Pusat KMA-PBS dipindahkan ke Kota Malang,
hal ini didasarkan adanya sebagian peserta yang menginginkan agar KMA-PBS kembali ke
ide semula, bahwa KMA-PBS harus berbasis di Kampus. Namun usulan tersebut ditolak oleh
sebagian besar peserta, dimana untuk taktis/strategisnya organisasi KMA-PBS Pusat agar
tetap berkantor di Ibukota Negara. Ketua Panitia Munas VI dipercayakan kepada Drs Ismail
Chawidu. Munas VI tetap merekomendasikan bahwa struktur organisasi KMA-PBS adalah
Pengurus Pusat, Pengurus Daerah di masing-masing Provinsi dan Pengurus
Kabupaten/Kota.

Susunan Personalia Pengurus Pusat KMA-PBS Periode 2001-2004 :

Majelis Pertimbangan :
1. Letjen TNI (Purn) Prabowo Subianto (Ketua/Anggota)
2. Drs. Ismail Chawidu, M.Si (Sekretaris/Anggota)
3. DR Marwah Daud Ibrahim (Anggota)
4. Barnabas Suebu, SH (Anggota)
5. Ir. Hasyim Mulyadi, SU (Anggota)
6. Prof DR. Umar Nimran, MA (Anggota)
7. Drs. Taufiq Rachman, Ma (Anggota)
8. Drs. H.M. Anas Genda (Anggota)
9. Prof DR. Achmad Fauzi DH, MA (Anggota)
10. Drs. Ansari P, MA (Anggota)
11. Muhamad Yuntri, SH


                                                                                      8
Pengurus Pusat
Ketua Umum                      : Prof.DR. H. Syamsulbahri, MS
Wakil Ketua Umum                : Prof DR. H. Nasaruddin Umar, MA
Sekretaris Jenderal             : Drs. Eddy Djauhari, M.Si
Wakil Sekretaris Jenderal       : Drs. Agung Sujatmoko
Bendahara Umum                  : Drs. Zulfahri Buchari HS
Wakil Bendahara Umum            : drg. Aya Sophia

Divisi Ventura                  : - Ir. Soepriyatno, MBA (Ketua)
                                  - Ir.H. Suaib Didu, MM (Wakil Ketua)
                                  - Ir. Hadi Sunarno (Anggota)
                                  - Ir. Djoko Wibowo Sunindyo (Anggota)
                                  - Drs. Nur Nugraha (Anggota)

Divisi Risat & Pengembangan     : - Drs. H. Nitra Arsyad, M.Si (Ketua)
                                  - Drs. M. Saleh Buchari, M.Hum (Wakil Ketua)
                                  - Sukri Abdurachman, SH (Anggota)
                                  - Drs. RN. Afsdy Saksono, M.Sc (Anggota)
                                  - Ir. Z. Hidayat, MM (Anggota)

Divisi Pengembangan SDM         : - Ir. Sukandar (Ketua)
                                   - Drs. H. Muhamad Subur (Wakil Ketua)
                                   - Ir. Moh Zainal Fatah (Anggota)
                                   - Drs. Nurhadi Adnan (Anggota)
                                   - Tanti Budi S, S.Psi (Anggota)

Divisi Kesejahteraan Sosial     : - Drs. Fahmi Putra MH (Ketua)
                                   - Cyprus A. Tatali, SH (Wakil Ketua)
                                   - M. Siradjuddin, SE (Anggota)
                                   - Sahroni, SH (Anggota)
                                   - Santi Surani, S.Pd (Anggota)

Program Kerja yang telah dilaksanakan :

1. Kegiatan yang berkaitan dengan konsolidasi organisasi diseluruh Indonesia dengan
   membentuk Pengurus Daerah KMA-PBS dan Pengurus Kabupaten/Kota.
2. Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan anggota, didirikan Koperasi Swadesi
   Indonesia
3. Mengadakan pertemuan rutin Pengurus Pusat
4. Menghadiri setiap kegiatan yang dilaksanakan oleh Pengurus KMA-PBS Daerah,
   Pengurus Kabupaten/Kota dan Pengurus KMA-PBS Perguruan Tinggi.
5. Pada awal pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, ikut menyusun Pokok-
   Pokok Pikiran Pembangunan Indonesia Bersatu 2005-2025, dalam 100 hari Kabinet
   Indonesia Bersatu.




Musyawarah Nasional VII KMA-PBS di Jakarta
      Musyawarah Nasional VII KMA-PBS dilaksanakan di Jakarta pada tanggal 27-29 April
  2007. Ketua Panitia Munas VII adalah Ir. Djoko Wibowo Sunindyo. Munas VII dihadiri oleh
      Majelis Pertimbangan, Pengurus Pusat, Pengurus Daerah sebanyak 28 Provinsi, dan
  Peninjau. Isue utama yang berkembang dalam Munas VII adalah dikembalikannya struktur
                                                                                        9
    organisasi KMA-PBS seperti struktur organisasi Munas I dan II, yaitu Sekretaris Jenderal
      sebagai top organisasi, dengan susunan kepengurusan dipegang secara kolektif oleh
 Dewan Ketua. Namun usulan tersebut ditolak oleh sebagaian besar peserta Munas VII, dan
     peserta Munas VII masih menghendaki struktur organisasi KMA-PBS seperti Munas VI.
 Dalam Munas ini untuk pertama kalinya dalam sejarah Munas ke Munas KMA-PBS, peserta
 Munas VII dengan suara bulat/aklamasi memilih Ketua Formatur tunggal sekaligus sebagai
                                               Ketua Umum KMA-PBS periode 2007-2009.


   Demikian sejarah singkat Keluarga Mahasiswa dan Alumni Penerima Beasiswa
Supersemar (KMA-PBS). Mohon kiranya para senior dan anggota KMA-PBS dapat
mengoreksi apabila ada kekurangan atau kesalahan data dalam penulisan ini.


                                     Ketua Umum
                               Pengurus KMA-PBS Pusat,

                                            ttd.

                                Drs. Eddy Djauhari, M.Si




                                                                                         10

								
To top