Embed
Email

KOTA KUPANG BERKUBANG KORUPSI: benarkah?

Document Sample
KOTA KUPANG BERKUBANG KORUPSI: benarkah?
Shared by: HC111129111529
Categories
Tags
Stats
views:
7
posted:
11/29/2011
language:
Indonesian
pages:
7
KOTA KUPANG BERKUBANG

KORUPSI: benarkah?



.

Oleh: Kotan Y. Stefanus

Sekedar

• benarkah kota kupang telah berkubang dalam korupsi?

• mungkinkah obsesi untuk mewujudkan “budaya Anti korupsi” akan

menjadi kenyataan di Kota ini?”

• kapankah bisa menjadi kenyataan dan dari manakah mulai digerakkan

untuk menjelmakan mimpi besar itu?









• Fokus Makalah:

– catatan kritis terhadap hasil survei tersebut, menampilkan good

practise yang telah dilakukan di Kota Kupang, serta menaruh

perhatian terhadap asas transparansi dan akuntabilitas yang

menjadi ciri good governance.

Hasil Survey Menegaskan

Realitas

• desain survei, prosedur dan metode yang digunakan

serta hasil yang sajikan tentang pengukuran korupsi TI-

Indonesia di 50 kota di seluruh Indonesia, tidak mungkin

diragukan validitas dan akurasi hasil survei tersebut.

karena selain kapabilitas lembaga yang melakukan

survei dan lembaga pendukungnya telah mendapat

kepercayaan yang luas, metodologi survei telah teruji

tingkat kehandalannya.

• telah terjadi 11 kasus yang ditangani penyidik

POLRESTA Kupang (minus 6 kasus yang pelakunya

aparat pemerintah Propinsi NTT).

• Berita media masa juga tidak pernah luput dari kasus-

kasus korupsi yang terjadi.

Beberapa variabel yang patut dicurigai dan

dikuatirkan

• Latarbelakang sosial budaya yang melingkupi responden

dan turut mewarnai tingkat kepekaan dan keterbukaan

respons responden.

• kebetulan sampel yang diwawancarai tidak segaris politik

dengan pemerintah kota Kupang yang sedang berkuasa;

• Perubahan yang sangat menyolok IPK di Kota Kupang

pada 2008 dibandingkan dengan 2006, yaitu mengalami

minus tertinggi dibandingkan dengan kota-kota lainnya di

Indonesia. Hasil survei menunjukkan perbandingan: -2,59.

disebabkan pergantian penguasa (Wali Kota dan Wakil

Wali Kota Kupang). Masyarakat sangat mengharapkan

perubahan penguasa akan berimplikasi pada perubahan

yang drastis terjadi di Kota Kupang sesuai janji-janji

kampanye yang telah dihembuskan, namun selama tahun

2008 belum nampak perubahan yang drastis sesuai

harapan masyarakat.

• penggunaan jasa pengurusan ijin.

Good Practice: Sebuah Harapan ke Depan



• Penetapan struktur pemerintahan kota Kupang (penjabaran

PP.41 Tahun 2008) diawali kajian Tim Independen.

• Evaluasi 5 hari kerja dilakukan oleh Tim Independent

dengan sebuah penelitian evaluasi yang dilakukan secara

obyektif.

• Sejumlah rancangan peraturan daerah dan kajian

akademiknya juga dilakukan oleh Tim Independen,

termasuk PT Sesando.

• Perekrutan Direktur Utama dan Direktur-Direktur PD Pasar

dan PDAM Kota Kupang dengan system rekruitmen yang

obyektif oleh Tim Independen.

• Kehadiran Kounsil Kota;

• Badan Pelayanan Perijinan Satu Atap (Perda No.7/2008).

• Dibukanya website (wacana pelelangan proyek via internet).

Mengembangkan Budaya Anti Korupsi:

Transparansi & Akuntabilitas

• Pertama, terlebih dahulu mengevaluasi efektivitas kinerja dan efisiensi

struktur pemerintahan yang telah dibentuk.

• Kedua, setiap tahapan perumusan dan implementasi kebijakan publik

senantiasa dilakukan secara transparan, serta penyediaan dan pelayanan

informasi publik bagi masyarakat harus dikelola secara profesional,

sehingga masyarakat dapat mengakses sesuai kebutuhannya.

• Ketiga, perlu ditumbuhkan tradisi akuntabilitas pemerintahan terhadap

segenap tindakan yang dilakukan aparat pemerintahan (legislatif, eksekutif,

dan yudikatif) dengan menggunakan sistem dan mekanisme yang

disepakati sebagai formula kebijakan publik.

• Keempat, ditegakkannya asas kekuasaan kehakiman yang merdeka dan

bertanggungjawab.

• Kelima, diperlukan perundang-undangan yang demokratis dan aspiratif

melalui koridor akademis, birokratis, sosial dan politik, sehingga akan

terjaring secara proporsional aspirasi suprastruktur, infrastruktur, dan

aspirasi kepakaran.

• Keenam, segenap komponen masyarakat, baik secara perorangan maupun

secara kolektif harus diberdayakan untuk menggunakan haknya guna

mengawasi setiap langkah perumusan dan implementasi kebijakan publik,

termasuk penegakan hukum sejak tahap penyelidikan sampai dengan tahap

pasca eksekusi dan pembinaan di lembaga pemasyarakatan.

Penutup

• korupsi telah berurat akar dan merusak segenap

tatanan kehidupan bangsa Indonesia, sehingga

bangsa Indonesia terpuruk dan tidak berdaya

dalam mengimbangi rotasi perubahan yang

demikian cepat.

• Oleh karenanya, perlu pembaruan total terhadap

tatanan kehidupan bangsa. Langkah untuk itu,

dapat dimulai dalam lingkungan pemerintahan

dengan menerapkan asas transparansi dan

akuntabilitas secara tepat dan wajar, sehingga

mendorong berkembangnya budaya anti korupsi

di negeri ini.


Related docs
Other docs by HC111129111529
ESAME DELL�IMPATTO PAESISTICO DEI PROGETTI
Views: 1  |  Downloads: 0
93021 3 368099355996
Views: 0  |  Downloads: 0
CAP�TULO 1 � DEFINI��O DO TRABALHO
Views: 1  |  Downloads: 0
I N D I C E
Views: 5  |  Downloads: 0
Approcciemetodologie Lucidi
Views: 1  |  Downloads: 0
Diseno curricular Version2010 1
Views: 11  |  Downloads: 0
Math Open Response
Views: 4  |  Downloads: 0
COMMONWEALTH OF VIRGINIA
Views: 0  |  Downloads: 0
By registering with docstoc.com you agree to our
privacy policy

You are almost ready to download!

You are almost ready to download!