BAPPENAS
File Presentasi i i bi did Fil P i ini bisa didownload di l d
http://www.ziddu.com/download/6107154/2009_035_DKP.pdf.html
www.dadangsolihin.com
2
Materi
• • • Pendahuluan Kondisi M&E Saat Ini Sepuluh Langkah Membangun Sistem M&E Berbasis Hasil 1. Melakukan Penilaian Kesiapan 2. 2 Sepakat atas Hasil yang dimonitor dan dievaluasi 3. Pemilihan Indikator Kunci untuk monitor hasil 4. Data dasar indikator – Posisi Saat Ini 5. Rencana Perbaikan – Pemilihan Sasaran Nyata 6. Monitoring Hasil 7. Peran Evaluasi 8. Laporan Temuan 9. Pemanfaatan Temuan 10. 10 Mempertahankan sistem M&E dalam organisasi
www.dadangsolihin.com 4
www.dadangsolihin.com
3
Menggabungkan M&E ke dalam Siklus Manajemen Pembangunan
(2) Budgeting
(1) Pl Planning i
(3) Implementation I l t ti
(4) M & E
www.dadangsolihin.com 6
1.
Planning
Pendekatan Politik: Pemilihan Presiden/Kepala Daerah menghasilkan rencana pembangunan hasil proses politik (public choice theory of planning), khususnya penjabaran Visi dan Misi dalam RPJM/D. Proses Teknokratik: Menggunakan metode dan kerangka berpikir ilmiah oleh lembaga atau satuan kerja yang secara fungsional bertugas untuk itu. Partisipatif: Dilaksanakan dengan melibatkan seluruh stakeholders, antara lain melalui Musrenbang Musrenbang. Proses top-down dan bottom-up: Dilaksanakan menurut jenjang pemerintahan pemerintahan.
www.dadangsolihin.com 7
2.
Budgeting:
Reformasi Sistem Penganggaran
Paradigma B P di Baru
Paradigma L P di Lama
Penganggaran Berbasis: 1. Pengeluaran Rutin 2. Pengeluaran Pembangunan P b
Penganggaran dengan Pendekatan: 1. Anggaran Terpadu 2. KPJM/MTEF 3. ABK
www.dadangsolihin.com
8
3.
•
Implementation
4.
Aspek Monitoring
Menilai kemajuan dalam pelaksanaan program yang ang sedang berjalan 1. Tujuan 2. Fokus
M&E
Evaluasi
Memberikan gambaran pada suatu waktu tertentu mengenai s at akt tertent suatu program Akuntabilitas penggunaan sumberdaya Pembelajaran tentang hal-hal yang dapat dilakukan lebih baik di masa yang akan datang Relevansi Efektifitas Efisiensi Dampak D k Keberlanjutan Umumnya dilaksanakan pada pertengahan dan akhir program t h d khi
10
Komunikasi (communication) – Intrapersonal communications; Interpersonal communication; Group communication; Organizational communication; dan Mass communication Sumber Daya (resources) – sumber daya manusia (staff), sumber daya informasi (information on how to implement policies) serta sumber daya policies), sarana dan prasarana (buildings, equipment, etc).
Akuntabilitas penyampaian input program Dasar untuk aksi perbaikan Penilaian keberlanjutan program
•
3. Cakupan
Apakah pelaksanaan sesuai dengan rencana? Apakah terdapat p y p g penyimpangan? Apakah penyimpangan tersebut dapat dibenarkan?
• •
Sikap Aparatur (disposition or attitudes) – Pendirian Aparatur, Perilaku Aparatur Aparatur Struktur Birokrasi (bureaucratic structure) – Spesialisasi, Standarisasi, Koordinasi, Sentralisasi dan Desentralisasi, serta Ukuran Satuan Kerja
www.dadangsolihin.com 9
4. Waktu pelaksanaan l k
Dilaksanakan terus-menerus Dilaksanakan secara berkala selama program berjalan
www.dadangsolihin.com
The Power of Measuring Results
If you do not measure results, you cannot tell success from failure If you can not see success, you can not reward it If you can not reward success, you are probably rewarding failure If you can not see success you can not learn from it success, If you can not recognize failure, you can not correct it If you can demonstrate results, you can win public support Gaebler
Developing Indicators
Developing i di t D l i indicators i diffi lt and expensive, is difficult d i but it is more difficult and expensive to develop without indicators.
www.dadangsolihin.com
11
www.dadangsolihin.com
12
M&E Berbasis Hasil
Monitoring Berbasis Hasil
• Monitoring Berbasis Hasil adalah suatu proses berkelanjutan dari b k l j t d i pengumpulan dan analisa informasi untuk membandingkan seberapa baik pelaksanaan sebuah kegiatan, program atau kebijakan dihadapkan dengan hasil yang diharapkan •
Perbedaan antara Monitoring Berbasis Hasil dan Evaluasi B b i H il d E l i
Monitoring
• Monitoring difokuskan pada pelacakan bukti kemajuan pada pencapaian t d i target yang t spesifik dan telah ditentukan •
Evaluasi Berbasis Hasil
Evaluasi Berbasis Hasil adalah penilaian sebuah intervensi yang sedang di d direncanakan, k sedang dijalankan atau sudah selesai, untuk menentukan relevansi, efisiensi efektifitas, relevansi efisiensi, efektifitas dampak dan kesinambungannya
Evaluasi
Evaluasi mengambil sudut pandang yang lebih luas dari sebuah i t b h intervensi, d i dengan mempertimbangkan tidak hanyak kemajuan kearah tujuan yang telah digariskan tetapi juga logika inisiatif selain tanggungjawabnya
• Keduanya dibutuhkan agar mampu lebih baik memanage pelaksanaan kebijakan, program dan kegiatan
www.dadangsolihin.com
13
www.dadangsolihin.com
14
Saling Melengkapi antara Monitoring dan E l d Evaluasi i
Monitoring
Memperjelas tujuan program Menghubungkan aktifitas dan sumbernya pada t j b d tujuan Menterjemahkan tujuan kedalam indikator kinerja dan target Secara b k l mengumpulkan S berkala lk data pada indikator tersebut, membandingkan hasil nyata g g dengan target Melaporan kemajuan pada manajer dan mengingatkan mereka akan persoalan
Perbandingan
Tradisional
Memperjelas tujuan program Menghubungkan aktifitas dan sumbernya pada t j b d tujuan Menterjemahkan tujuan kedalam indikator kinerja dan target Secara berkala mengumpulkan S b k l lk data pada indikator tersebut, membandingkan hasil nyata g g dengan target Melaporan kemajuan pada manajer dan mengingatkan mereka akan persoalan
Evaluasi
Analisa mengapa hasil yang diharapkan tercapai atau tidak tercapai Menilai sumbangsih kegiatan kasus tertentu pada hasil Menilai proses pelaksanaan Menggali hasil-hasil yang tidak diduga Memberikan pelajaran menyoroti pelajaran, penyelesaian yang jelas atau potensi persoalan dan mengusulkan rekomendari untuk perbaikan
15
Berbasis Hasil
Analisa mengapa hasil yang diharapkan tercapai atau tidak tercapai Menilai sumbangsih kegiatan kasus tertentu pada hasil Menilai proses pelaksanaan Menggali hasil-hasil yang tidak diduga Memberikan pelajaran menyoroti pelajaran, penyelesaian yang jelas atau potensi persoalan dan mengusulkan rekomendari untuk perbaikan
16
www.dadangsolihin.com
www.dadangsolihin.com
Peraturan Perundang-undangan mengenai PerundangEvaluasi Kinerja Pembangunan j g
7 UU 13 PP 1 Perpres 2 Inpres 2 Kepmen 4 Permendagri
www.dadangsolihin.com 18
Picture from John Mancini, ECM in State and Local Government
M&E Saat Ini
• Banyaknya tipe dan jenis formulir yang harus diisi dan dilaporkan ke berbagai instansi yang meminta laporan/formulir dimaksud. • Adanya ketergantungan dari laporan yang dibuat satuan kerja (satker) di daerah, sehingga bila satker di daerah tidak memberikan laporan, maka evaluasi tidak berjalan. • Monitoring dan evaluasi yang dilakukan belum bisa digunakan sebagai dasar perencanaan untuk tahun yang akan datang, namun hanya sampai pada tahap pemenuhan kebutuhan administratif • Belum ada sinkronisasi dan integrasi antara laporan – laporan monitoring dan evaluasi yang dibuat.
Klasifikasi Laporan berdasarkan Jenis Laporan
Laporan Pertanggungjawaban
Legal Draft
58 Laporan Daerah 20 Laporan Pusat (K/L)
Laporan Kinerja
Laporan K L Keuangan
www.dadangsolihin.com
19
www.dadangsolihin.com
20
Inefisiensi 1 : Tipe & Jumlah Regulasi/Peraturan dan Laporan p g p terkait Evaluasi Kinerja Pembangunan
7U d Undang-Undang U d 11 Peraturan Pemerintah 1 Perpres 1 Inpres 2 Kepmen 4 Permendagri 20 Laporan (Kementerian Lembaga) 58 Laporan (Pemda)
Inefisiensi 2: Biaya Pelaporan
74 Kementerian/Lembaga 653 Eselon I 11.240 Eselon II 33 Provinsi 990 SKPD 441 Kabupaten/Kota 13.230 SKPD Diperkirakan Kebutuhan Kertas mencapai 112.757 rim/tahun (225 ton) ) Biaya Antar ......? Berapa total Biaya??
www.dadangsolihin.com
21
www.dadangsolihin.com
22
Instansi Penerima Laporan
• • • • • • • • Bappenas = 8 Laporan pp p Depkeu = 11 Laporan Depdagri = 20 Laporan Kementrian PAN = 4 Laporan BPK = 8 Laporan Presiden = 20 Laporan LAN = 1 Laporan KL = 5 Laporan
Penyebab Banyaknya Laporan
Barrier Horizontal
Keterbatasan Akses Ketersediaan Data
Dominasi Vertikal D i i V tik l
Membangun Legitimasi Penugasan Masih sentralistik
www.dadangsolihin.com
23
www.dadangsolihin.com
24
Masalah Potensial (1)
• Tidak ada referensi indikator yang cukup dalam Laporan Monitoring untuk dapat melakukan evaluasi seperti dimintakan pada Renja/ RKP; Pelaporan M&E memberikan beban tambahan kepada para penanggungjawab program/ kegiatan yang sudah cukup banyak beban M&E sesuai peraturan-perundangan selama ini, khususnya di tingkat Pemerintah Kabupaten/Kota; Tidak ada mekanisme umpan balik dari laporan M&E, kalaupun ada penyelenggara tidak siap melakukannya. •
Masalah Potensial (2)
Kurangnya kemampuan dalam mengkoordinasi kelembagaan terkait, dalam arti seluas-luasnya, yang disebabkan antara lain, kurangnya alokasi anggaran untuk M&E; Kurangnya motivasi dan komitmen para penanggungjawab dan pelaksana M&E; Tidak cukup pelatihan yang dapat disediakan untuk M&E dan untuk menentukan indikator; Alokasi tenaga ahli yang tidak memadai.
•
• • •
•
www.dadangsolihin.com
25
www.dadangsolihin.com
26
Langkah 1: Melakukan P il i K i M l k k Penilaian Kesiapan
Melakukan Penilaian Kesiapan K i Pemilihan Indikator Kunci untuk monitor hasil Rencana Perbaikan – Pemilihan Sasaran Nyata S N t
Peran Evaluasi
Pemanfaatan Temuan
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
Sepakat atas Hasil yang dimonitor dan dievaluasi
Data dasar indikator – Posisi Saat Ini
Monitoring Hasil
Laporan Temuan
Mempertahankan sistim M&E dalam organisasi
www.dadangsolihin.com
28
Penilaian Kesiapan
• Penilaian Kesiapan adalah sebuah kerangka kerja analitis untuk menilai kemampuan sebuah negara untuk memonitor dan mengevaluasi tujuan pembangunannya. Penilaian Kesiapan terdiri dari: 1. Insentif 2. Peran dan Tanggungjawab 3. 3 Kemampuan Organisasi 4. Kendala M&E Pertanyaan: • • • • •
Insentif
Apa yang menimbulkan kebutuhan untuk penyusunan sistem M&E? Siapa yang mendukung penyusunan sistem M&E? Apa yang mendorong pihak yang mendukung penyusunan sistem M&E? Siapa yang akan mendapatkan manfaat dari sistem ini? Siapa yang tidak akan mendapatkan manfaatnya?
•
www.dadangsolihin.com
29
www.dadangsolihin.com
30
Peran dan Tanggungjawab
Pertanyaan: • • • • • • • Apa peran kementerian utama dan terkait dalam penilaian kinerja? Apa peran parlemen? Apa peran dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)? Apakah kementerian dan badan negara saling berbagi informasi? Apakah ada agenda politik dibalik data yang dihasilkan? Siapa pihak yang menyusun data ini di Indonesia? Data ini digunakan di bagian mana saja dalam pemerintahan? •
Kemampuan Organisasi
Nilailah pemerintahan sekarang dari sudut kapasitas untuk monitoring dan evaluasi: – Ketrampilan teknis – Ketrampilan manajerial – Sistem data yang ada dan kualitasnya – Teknologi yang tersedia – Sumber dana yang tersedia – Pengalaman institusional
www.dadangsolihin.com
31
www.dadangsolihin.com
32
Kendala M&E
• Apakah terdapat salah satu kendala langsung berikut ini untuk memulai penyusunan sistem M&E? – Kurangnya sumber dana – Kurangnya kemauan politik – Kurangnya pendukung untuk sistem ini – Kurangnya pengalaman dan pengetahuan – Kurangnya strategi yang terkait dengan hasil – Kurangnya pengalaman sebelumnya • Bagaimana cara untuk mengatasi kendala ini? g g • • • • • •
Pertanyaan Penting untuk Memperkirakan K b h il M ki k Keberhasilan
Apakah ada mandat yang jelas untuk M&E? Adakah keberadaan kepemimpinan yang kuat pada tingkatan tertinggi di pemerintahan? Apakah ada sumber dana dan keputusan kebijakan terkait dengan anggaran untuk M&E? Seberapa handal informasi yang dapat digunakan pengambilan keputusan kebijakan dan manajemen? Seberapa terlibatkah masyarakat umum sebagai mitra dengan pemerintah? Apakah ada kemungkinan temuan baru yang dapat dijadikan sebagai praktik awal atau program perintis?
www.dadangsolihin.com
33
www.dadangsolihin.com
34
Langkah 2: Sepakat Atas Hasil yang Dimonitor dan Dievaluasi
Melakukan Penilaian Kesiapan K i Pemilihan Indikator Kunci untuk monitor hasil Rencana Perbaikan – Pemilihan Sasaran Nyata S N t Peran Evaluasi Pemanfaatan Temuan
Mengapa Ditekankan pada Hasil?
• • • Perjelas sasaran yang diinginkan dari tindakan pemerintah. (Mengetahui arah tujuan sebelum mulai bergerak”) Hasil merupakan pencapaian yang diharapkan oleh pemerintah. Penentuan hasil yang jelas merupakan kunci dalam perancangan dan penyusunan Sistem M&E berbasis hasil. PENTING: Menganggarkan keluaran, mengelola hasil! Hasil harus diterjemahkan menjadi rangkaian indikator kunci.
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
• •
Sepakat atas Hasil yang dimonitor dan dievaluasi
Data dasar indikator – Posisi Saat Ini
Monitoring Hasil
Laporan Temuan
Mempertahankan sistim M&E dalam organisasi
www.dadangsolihin.com
35
www.dadangsolihin.com
36
Langkah 3: Pemilihan Indikator Kunci untuk K nci nt k Monitor hasil
Melakukan Penilaian Kesiapan K i Pemilihan Indikator Kunci untuk monitor hasil Rencana Perbaikan – Pemilihan Sasaran Nyata S N t Peran Evaluasi Pemanfaatan Temuan
Pengertian Indikator
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
Sepakat atas Hasil yang dimonitor dan dievaluasi
Data dasar indikator – Posisi Saat Ini
Monitoring Hasil
Laporan Temuan
Mempertahankan sistim M&E dalam organisasi
Indikator adalah variabel-variabel yang mengindikasi atau memberi p petunjuk kepada kita tentang suatu keadaan tertentu, sehingga j p g , gg dapat digunakan untuk mengukur perubahan (Green, 1992).
www.dadangsolihin.com
37
www.dadangsolihin.com
38
Pengertian Kinerja
Gambaran mengenai tingkat pencapaian pelaksanaan suatu kegiatan/program/kebijaksanaan dalam mewujudkan sasaran, tujuan, misi, dan visi organisasi (LAN, 1999:3) Outcome hasil kerja keras organisasi dalam mewujudkan tujuan stratejik yang ditetapkan organisasi, kepuasan pelanggan serta kontribusinya terhadap perkembangan ekonomi masyarakat (Kane dan Johnson, 1995) ) Perilaku berkarya, penampilan atau hasil karya. Oleh karena itu kinerja merupakan bentuk bangunan yang multi dimensional, sehingga cara mengukurnya sangat bervariasi tergantung p gg g y g g g pada banyak faktor (Bates dan Holton 1995).
Pengertian Indikator Kinerja
Indikator Kinerja adalah uraian ringkas dengan menggunakan ukuran k k kuantitatif atau k lit tif yang mengindikasikan pencapaian tit tif t kualitatif i dik ik i suatu sasaran atau tujuan yang telah disepakati dan ditetapkan KEGUNAAN dasar penilaian kinerja, baik dalam tahap perencanaan (ex-ante), p pelaksanaan (on-going), maupun setelahnya (ex-post) ( g g) p y ( p ) petunjuk kemajuan dalam rangka mencapai tujuan atau sasaran
www.dadangsolihin.com
39
www.dadangsolihin.com
40
Pengembangan Indikator Kinerja
• Tidak cukup hanya dengan memfokuskan pada penghitungan biaya keluaran (efisiensi) Tujuan kebijakan dan pendekatan (efisiensi). program – juga harus dianalisa Indikator bisa diterapkan untuk: (a) Masukan; (b) Efisiensi – Keluaran; (c) Efektivitas – Hasil; (d) Kualitas; dan (e) Kepuasan Pelanggan. Bisa dikaitkan dengan kesepakatan kinerja antara Menteri dan Kepala Lembaga dan para pejabat di bawahnya Indikator memerlukan definisi dan penafsiran yang hati-hati – seringkali diformulasikan, diimplementasikan dan ditafsirkan dengan buruk Harus dikembangkan untuk masing-masing program/kegiatan – ada yang sulit misalnya pertahanan – beberapa lebih mudah misalnya penyelenggara jasa. misaln a pen elenggara jasa
www.dadangsolihin.com 41
Fungsi Indikator Kinerja
• • • • Memperjelas tentang; what, how, who, and when suatu kegiatan dilaksanakan Menciptakan konsensus yang dibangun oleh stakeholders Membangun dasar pengukuran, analisis, dan Evaluasi kinerja program pembangunan
•
• •
•
Kedudukan Indikator Kinerja
Pemantauan dan Evaluasi
Metode Penyusunan
Logic Model Theory
IMPACT
Hasil pembangunan yang diperoleh dari pencapaian outcome Manfaat yang diperoleh dalam jangka menengah untuk beneficieries tertentu sebagai hasil dari output hasil dari output
Apa yang ingin diubah
Perencanaan
Pelaksanaan
OUTCOME
Apa yang ingin dicapai
Apa yang dihasilkan (barang) atau dilayani (jasa)
Indikator Kinerja Kualitatif Kuantitatif
OUTPUT
Produk/barang/jasa akhir yang dihasilkan
KEGIATAN
Metode Pelaksanaan
Proses/kegiatan menggunakan input menghasilkan output yang diinginkan
Apa yang dikerjakan
Apa yang digunakan dalam bekerja
44
Sasaran dan Tujuan
www.dadangsolihin.com 43
INPUT
Sumberdaya yang memberikan kontribusi dalam menghasilkan output
www.dadangsolihin.com
Sumber : Framework for Managing Programme Performance Information, National Treasury, Republic of South Africa, May 2007
Indikator Kinerja INPUT
• Indikator ini mengukur jumlah sumberdaya seperti anggaran (dana), SDM, peralatan material, SDM peralatan, material dan masukan lainnya yang dipergunakan untuk melaksanakan kegiatan. Dengan meninjau distribusi sumberdaya dapat dianalisis apakah alokasi sumberdaya yang dimiliki telah sesuai dengan rencana stratejik yang ditetapkan
•
Indikator Kinerja OUTPUT
Indikator Keluaran dijadikan landasan untuk menilai kemajuan suatu g p g g yang kegiatan apabila tolok ukur dikaitkan dengan sasaran kegiatan y g terdefinisi dengan baik dan terukur. Oleh karena itu indikator ini harus sesuai dengan lingkup dan sifat kegiatan instansi. Jumlah jasa/kegiatan yang direncanakan – – – – • – – – –
45
•
•
Contoh: • Jumlah orang yang diimunisasi / vaksinasi Jumlah permohonan yang diselesaikan Jumlah pelatihan / peserta pelatihan Jumlah jam latihan dalam sebulan Jml pupuk/obat/bibit yang dibeli Jumlah komputer yang dibeli Jumlah gedung /jembatan yg dibangun meter panjang jalanyang dibangun/rehab
www.dadangsolihin.com 46
Contoh: • • • • Jumlah dana yang dibutuhkan Tenaga y g terlibat g yang Peralatan yang digunakan Jumlah bahan yang digunakan
Jumlah barang yang akan dibeli/dihasilkan J l hb k dib li/dih ilk
www.dadangsolihin.com
Indikator Kinerja OUTCOME
• • Pengukuran indikator Hasil seringkali rancu dengan pengukuran indikator Keluaran. Indikator outcome lebih utama daripada sekedar output. Walaupun produk telah berhasil dicapai dengan baik, belum tentu secara outcome kegiatan telah tercapai. Outcome menggambarkan tingkat pencapaian atas hasil lebih tinggi y g yang mungkin menyangkut kepentingan banyak p g y g p g y pihak. Dengan indikator outcome instansi dapat mengetahui apakah hasil yang telah diperoleh dalam bentuk output memang dapat dipergunakan sebagaimana mestinya dan memberikan kegunaan p g g y g yang besar bagi masyarakat. •
Contoh: Ukuran Kinerja Indikator Outcome j
Jumlah/ % hasil langsung dari kegiatan – Tingkat Pemahaman peserta terhadap materi pelatihan – tingkat kepuasan dari pemohon/pasien (costumer) – kemenangan tim dlm setiap pertandingan • Peningkatan langsung hal-hal yg positif – kenaikan prestasi kelulusan siswa – peningkatan da a tahan bang nan daya bangunan – Penambahan daya tampung siswa • Penurunan langsung hal-hal yang negatif – Penurunan Tingkat Kemacetan – Penurunan Tingkat Pelanggaran Lalu lintas
• •
www.dadangsolihin.com
47
www.dadangsolihin.com
48
Indikator Kinerja IMPACT
• Indikator ini memperlihatkan pengaruh yang ditimbulkan dari manfaat yang diperoleh dari hasil kegiatan. Seperti halnya indikator manfaat, indikator dampak juga baru dapat diketahui dalam jangka waktu menengah dan panjang. Indikator dampak menunjukkan dasar pemikiran mengapa kegiatan dilaksanakan, menggambarkan aspek makro pelaksanaan k i t k k l k kegiatan, t j tujuan k i t secara kegiatan sektoral, regional dan nasional. Peningkatan hal yg positif dlm jk panjang – % Kenaikan Pendapatan perkapita masyarakat – Peningkatan cadangan p g g g pangan – Peningkatan PDRB sektor tertentu • Penurunan hal yang negatif dlm jk panjang – Penurunan Tingkat kemiskinan – Penurunan Tingkat Kematian
www.dadangsolihin.com 49
Persyaratan Indikator Kinerja: SMART y j • SPESIFIC jelas tidak mengundang multi interpretasi PESIFIC-jelas, • MEASUREABLE-dapat diukur (“What gets measured
gets managed ) managed”)
Contoh: •
• ATTAINABLE-dapat dicapai (reasonable cost using and
appropriate collection method)
• RELEVANT (information needs of the people who will
use the data) )
• TIMELY-tepat waktu (collected and reported at the right
time to influence many manage decision)
www.dadangsolihin.com 50
Langkah 4: Pengumpulan Peng mp lan Data Patokan Dasar untuk Indikator
Melakukan Penilaian Kesiapan K i Pemilihan Indikator Kunci untuk monitor hasil Rencana Perbaikan – Pemilihan Sasaran Nyata S N t Peran Evaluasi Pemanfaatan Temuan
Data Patokan Dasar dan Sumber
• • • Data Patokan Dasar: – Pengukuran untuk menemukan posisi kita sekarang Sumber Utama: – Dikumpulkan khusus untuk kegiatan Sumber Kedua: – Dikumpulkan untuk tujuan lain tetapi dapat digunakan – Dari dalam organisasi, pemerintah, sumber data internasional dsb – Dapat menghemat uang tetapi ingatlah untuk memastikan p g g p g bahwa memang itulah informasi yang anda butuhkan
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
Sepakat atas Hasil yang dimonitor dan dievaluasi
Data dasar indikator – Posisi Saat Ini
Monitoring Hasil
Laporan Temuan
Mempertahankan sistim M&E dalam organisasi
www.dadangsolihin.com
51
www.dadangsolihin.com
52
Sumber Data y Sumber Data ang Mungkin Digunakan Sumber Data yang Mungkin Digunakan
• • • • • • Dokumen tertulis (bahan cetak dan elektronik) Orang-orang yang terlibat dalam kegiatan Masyarakat luas Pengamat terlatih Pengukuran dan pengujian secara dengan alat Sistem informasi geografis
1
Langkah 5: Rencana Perbaikan – Pemilihan Sasaran Nyata
Melakukan Penilaian Kesiapan K i Pemilihan Indikator Kunci untuk monitor hasil Rencana Perbaikan – Pemilihan Sasaran N t S Nyata Peran Evaluasi Pemanfaatan Temuan
2
3
4
5
6
7
8
9
10
Sepakat atas Hasil yang dimonitor dan dievaluasi
Data dasar indikator – Posisi Saat Ini
Monitoring Hasil
Laporan Temuan
Mempertahankan sistim M&E dalam organisasi
www.dadangsolihin.com
53
www.dadangsolihin.com
54
Target:
• •
Tingkatan indikator yang dapat dihitung yang diinginkan suatu negara atau organisasi untuk di i i k dicapai pada waktu tertentu i d k Contoh:
Penentuan Tingkat Perbaikan yang Diinginkan Dii i k membutuhkan Target b t hk T t
–
Ekspor hasil pertanian akan meningkat 20% dalam tiga tahun mendatang dari patokan dasar
Tingkat Indikator g Patokan Dasar +
Tingkat Perbaikan g yang Diinginkan Tingkat masukan, kegiatan, dan keluaran yang diharapkan =
Kinerja Target j g Tingkat kinerja yang diinginkan agar dapat dicapai dalam batas waktu tertentu
www.dadangsolihin.com
55
www.dadangsolihin.com
56
Langkah 6: g Monitoring Hasil
Melakukan Penilaian Kesiapan K i Pemilihan Indikator Kunci untuk monitor hasil Rencana Perbaikan – Pemilihan Sasaran Nyata S N t Peran Evaluasi Pemanfaatan Temuan Melakukan Penilaian Kesiapan K i
Langkah 7: g Peran Evaluasi
Pemilihan Indikator Kunci untuk monitor hasil Rencana Perbaikan – Pemilihan Sasaran Nyata S N t Peran Evaluasi Pemanfaatan Temuan
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
Sepakat atas Hasil yang dimonitor dan dievaluasi
Data dasar indikator – Posisi Saat Ini
Monitoring Hasil
Laporan Temuan
Mempertahankan sistim M&E dalam organisasi
Sepakat atas Hasil yang dimonitor dan dievaluasi
Data dasar indikator – Posisi Saat Ini
Monitoring Hasil
Laporan Temuan
Mempertahankan sistim M&E dalam organisasi
www.dadangsolihin.com
57
www.dadangsolihin.com
58
Evaluasi – Kapan Digunakan?
• • • • • Setiap ada hasil yang tidak diharapkan yang butuh diselidiki lebih lanjut Saat alokasi sumber daya atau anggaran dibuat untuk keseluruhan proyek, program atau kebijakan Pada waktu membuat keputusan tentang perlu tidaknya untuk memperpanjang sebuah proyek perintis Sewaktu ada jeda waktu panjang tanpa perbaikan dan tidak ada alasan jelas untuk ini Ketika program atau kebijakan yang serupa melaporkan hasil yang berbeda Strategi S Operas si Pela ajaran
Evaluasi Berarti Info pada:
• Apakah kita melakukan hal yang benar – Latarbelakang / alasan – Teori perubahan yang jelas • Apakah kita melakukannya secara benar – Efektif dalam mencapai hasil yang diharapkan – Efisien dalam optimalisasi sumber daya – Kepuasan klien • Apakah ada cara yang lebih baik – Alternaf – Praktek terbaik – Pelajaran yang didapat
www.dadangsolihin.com
59
www.dadangsolihin.com
60
Langkah 8: g Laporan Temuan
•
Melakukan Penilaian Kesiapan K i Pemilihan Indikator Kunci untuk monitor hasil Rencana Perbaikan – Pemilihan Sasaran Nyata S N t Peran Evaluasi Pemanfaatan Temuan
Analisa dan Pelaporan Data
Memberikan informasi tentang status kegiatan, program dan kebijakan Memberikan petunjuk pada permasalahan Menciptakan kesempatan untuk mempertimbangkan perbaikan dalam strategi implementasi (kegiatan, program, kebijakan) Menyediakan informasi penting setelah waktu tertentu pada tren dan arah Membantu menegaskan atau mempertanyakan teori perubahan • •
10
1
2
3
4
5
6
7
8
9
• •
Sepakat atas Hasil yang dimonitor dan dievaluasi
Data dasar indikator – Posisi Saat Ini
Monitoring Hasil
Mempertahankan Laporan sistim M&E dalam Temuan organisasi
www.dadangsolihin.com
61
www.dadangsolihin.com
62
Langkah 9: g Pemanfaatan Temuan
•
Melakukan Penilaian Kesiapan K i Pemilihan Indikator Kunci untuk monitor hasil Rencana Perbaikan – Pemilihan Sasaran Nyata S N t Peran Evaluasi Pemanfaatan Temuan
Pemanfaatan Hasil Temuan (1)
Menanggapi permintaan akuntabilitas dari pejabat terpilih dan dari masyarakat Membantu merumuskan dan menguatkan permintaan anggaran Membantu pengambilan keputusan tentang alokasi sumber daya operasional Memicu pemeriksaan menyeluruh tentang masalah kinerja yang ada dan perbaikan yang dibutuhkan Membantu mendorong personil untuk terus berupaya menyempurnakan program • •
10
1
2
3
4
5
6
7
8
9
• •
Sepakat atas Hasil yang dimonitor dan dievaluasi
Data dasar indikator – Posisi Saat Ini
Monitoring Hasil
Laporan Temuan
Mempertahankan sistim M&E dalam organisasi
www.dadangsolihin.com
63
www.dadangsolihin.com
64
Pemanfaatan Hasil Temuan (2)
• • • • Memonitor kinerja kontraktor dan penerima bantuan Memberikan data untuk penilaian program yang khusus dan menyeluruh Membantu efisiensi penyediaan jasa Mendukung upaya strategis dan rencana jangka panjang lainnya (dengan menyediakan informasi patokan dasar dan kemudian menelurusi kemajuannya) Berkomunikasi lebih baik dengan masyarakat untuk membangun kepercayaan publik • • • • • • • • •
Strategi Berbagi Informasi
Pemberdayaan media massa Pemberlakuan undang-undang “Kebebasan Informasi” Pelembagaan e-Government Penambahan informasi di situs internet internal dan eksternal Penerbitan laporan anggaran tahunan Pelibatan kelompok masyarakat Penguatan pengawasan oleh parlemen Penguatan kantor Audit Negara Pembagian dan pembandingan hasil temuan dengan mitra pembangunan
•
www.dadangsolihin.com
65
www.dadangsolihin.com
66
Langkah 10: Mempertahankan Sistem M&E dalam iste Organisasi
Melakukan Penilaian Kesiapan K i Pemilihan Indikator Kunci untuk monitor hasil Rencana Perbaikan – Pemilihan Sasaran Nyata S N t Peran Evaluasi Pemanfaatan Temuan
Enam Unsur Penting dalam Penyusunan Sistem yang B k l j t Si t Berkelanjutan
1. 1 2. 3. 4. 5. 6. 6 Tuntutan T t t permintaan (d i t (demand d i d driven) ) Peran dan tanggungjawab yang terbuka Informasi yang dapat dipercaya dan dapat diandalkan Akuntabilitas Kapasitas Insentif
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
Sepakat atas Hasil yang dimonitor dan dievaluasi
Data dasar indikator – Posisi Saat Ini
Monitoring Hasil
Laporan Temuan
Mempertahankan Sistem M&E dalam Organisasi
www.dadangsolihin.com
67
www.dadangsolihin.com
68
Tentang Narasumber
Terima Kasih
www.dadangsolihin.com
69
www.dadangsolihin.com
70