Value x Leverage (1)
Value dan leverage adalah 2 hal yang sangat perlu diketahui oleh setiap pebisnis agar
dapat mengembangkan bisnisnya dengan cepat. Apakah produk atau jasa yang anda
tawarkan mempunyai value bagi orang lain ? Jika sudah ada produk sejenis di pasaran,
mengapa saya harus membeli dari anda bukan dari orang lain ? Disinilah value sangat
berperan. Saya banyak berlangganan e-newsletter di Internet, walaupun produk yang
mereka tawarkan bagus-bagus tetapi cara mereka menawarkan berbeda dan ini
mempengaruhi value yang mereka tawarkan. Ada yang dengan murah hati memberikan
e-book gratis, ada yang membuat program pelatihan e-learning gratis, tetapi ada juga
yang isinya hanya membujuk untuk membeli tanpa memberi tambahan value yang
dapat menggerakkan orang untuk membeli. Kita harus selalu bertanya, Ultimate
Advantage apa yang orang akan dapatkan dari produk kita dan Sensational Offer apa
yang dapat kita tawarkan kepada mereka. Dalam salah satu buku ada satu statement
yang sangat saya sukai “Givers Gain”, berikan dulu value kepada orang lain maka kita
akan mendapat hasilnya. Jika kita sudah mempunyai value dan orang dapat melihat
value yang kita tawarkan, maka langkah selanjutnya adalah me-leverage-nya,
bagaimana kita “do more with less”.
Balik ke contoh saya, jika kita sudah tertarik dengan suatu web yang banyak memberi
manfaat, kita biasanya tidak segan-segan untuk mereferensikan web tersebut kepada
teman-teman kita, dan secara perlahan tapi pasti jumlah subscriber dari si empunya
web akan bertambah banyak. Besok-besok jika ia mempunyai produk/jasa baru ia
tinggal menawarkan kepada para subscribernya. Jika seandainya ia mempunyai 2,500
subscriber dan ia menawarkan suatu produk (mis. Buku) senilai Rp. 100,000 dan
tawaran ini direspon oleh 1% dari subscribernya (=25 orang ), maka ia sudah
mendapatkan omzet Rp. 2,500,000. Biasanya respon seperti ini bisa didapat hanya
dalam beberapa jam saja. Dan yang lebih dahsyat lagi, hal ini dilakukan dengan
minimal cost untuk marketing (karena hanya menggunakan email). Bagaimana jika
jumlah subscribernya bukan 2,500 orang melainkan 10,000 orang dan 1% yang
merespon ? Inilah leverage, “do more with less”. Jika value dikalikan leverage, maka
hasilnya akan luar biasa sekali.
Roger Hamilton, seorang multimillionaire dan juga Wealth Consultant akan mengadakan
seminar yang diantaranya membahas mengenai Value x Leverage. Seminar selama 2
jam ini akan diadakan di Jakarta pada tanggal 12 Februari 2004. Anda akan banyak
mendapat wawasan yang lebih luas lagi mengenai Value dan Leverage yang dapat
diaplikasikan dalam bisnis anda. Roger Hamilton juga merupakan pengarang buku Best
Seller dengan judul “Wink and Grow Rich”, buku ini mencapai best seller hanya dalam
waktu 3 minggu di Singapore. Jika anda berminat untuk hadir di seminar tersebut,
silakan menghubungi saya atau SMS 0818-115775 atau email
mailto:nfirmans@yahoo.com.
Your Inspiration Resources,
Norman Firman
Value x Leverage (2)
Sebagian besar penduduk Indonesia pasti mengenal Minati Atmanegara, baik sebagai
selebritis maupun pakar senam. Bisnis senam yang dijalankan Minati, sekarang ini telah
berkembang menjadi besar dan berlipat-lipat. Secara sadar atau tidak, Minati banyak
menerapkan hukum value dan leverage dalam mengembangkan bisnisnya.
Pada awalnya Minati menawarkan value ke konsumen berupa senam body performance,
yg dikembangkan dari senam body language. Senam ini ditujukan untuk para wanita
yang telah berusia lebih dari 30 tahun. Ditambah image sebagai selebriti, value yg ia
tawarkan menjadi lebih tinggi lagi. Ketika pelanggannya mulai banyak, ia pun me-
leverage bisnisnya dengan membuka 2 cabang baru, di mana ia bisa melayani lebih
banyak lagi pelanggan. Ia pun lalu meningkatkan value yg ia berikan dengan
melengkapi studio senamnya dengan salon, kantin dan menjual perlengkapan senam.
Setelah itu, Minati menggunakan leverage yang lain, yaitu dengan menjadi pembicara
kebugaran. Dengan sekali bicara ia dapat mempengaruhi banyak orang, yang sangat
berpotensi untuk bergabung dengan studionya (sesuai dengan prinsip leverage : do
more with less). Selain kepada perorangan Minati juga memberikan value ke corporate
dengan menerima order untuk merancang senam yang akan digunakan oleh ribuan
karyawan dari suatu perusahaan Korea. Orderan inipun sebenarnya adalah leverage
untuk Minati. Bagi karyawan perusahaan tersebut yang senang dengan senam yang
dirancang Minati dan ingin dapat yang lebih, berpotensi untuk bergabung dengan
studionya.
Sekarang ini Minati mempunyai member yang terdaftar sekitar 10.000 orang dan yang
aktif sekitar 1.000 orang. Jika suatu hari Minati mengembangkan senam baru seharga
mis. Rp. 250.000, dan 5% dari non-aktif member tertarik (= 500 orang), ia sudah
mengantongi tambahan pemasukan sebesar Rp. 125.000.000. Bagaimana seandainya
Minati menciptakan senam lain lagi, sehingga lebih banyak lagi non-aktif member yang
menjadi aktif. Bagaimana jika ia menciptakan vcd senam dan dibeli oleh 20% member
yang terdaftar? mmm..., tentunya akan semakin banyak pula penghasilan yang akan ia
terima. Carilah selalu value dan leverage, maka hasilnyapun akan luar biasa.
Roger Hamilton, seorang entrepreneur yang menjadi millionaire pada saat usianya
menjelang 30 tahun dan mencapai “financial freedom” pada awal usia 30-an, banyak
menerapakan prinsip Value dan Leverage. Roger akan datang ke Jakarta untuk
mengadakan seminar selama 2 jam pada tanggal 12 Februari 2004. Anda akan banyak
mendapat wawasan yang lebih luas lagi mengenai Value dan Leverage yang dapat
diaplikasikan dalam bisnis anda. Roger Hamilton juga merupakan pengarang buku Best
Seller dengan judul “Wink and Grow Rich”, buku ini mencapai best seller hanya dalam
waktu 3 minggu di Singapore. Jika anda berminat untuk hadir di seminar tersebut,
silakan menghubungi saya atau SMS 0818-115775 atau email
mailto:nfirmans@yahoo.com.
Your Inspiration Resources,
Norman Firman
Value x Leverage (3)
Jika kita pergi ke toko buku, ada suatu seri buku mengenai kisah sukses dari para
pengusaha, yaitu “seri kekayaan yang tersembunyi”, isinya mengenai bagaimana
mereka jatuh bangun hingga akhirnya mencapai sukses. Contoh : Pak Widyanto, pemilik
Bakso Lapangan Tembak yang mulai berjualan bakso di Jakarta pada tahun 1971, dan
baru 12 tahun kemudian tepatnya di tahun 1983 beliau mulai mendapatkan tempat
mangkal tetap di lapangan tembak. Lokasi yang baik ditambah dengan ide beliau untuk
melayani orang makan di mobil, usaha Bakso Lapangan Tembak Pak Widyanto mulai
meroket, hingga mencapai 12 cabang di Jabotabek. Buku-buku tersebut sangat bagus
karena memotivasi kita untuk terus maju mencapai impian kita. Tapi, apakah kita juga
mau merasakan seperti yang mereka rasakan, jatuh bangun dulu bahkan ada yang
hingga puluhan tahun baru akhirnya mencapai sukses. Apakah tidak ada cara yang lebih
cepat dan lebih aman ? Berita baiknya : ada cara yang cepat dan aman, yaitu buku itu
sendiri. Dengan membaca buku tersebut, anda dapat mempelajari, hal-hal apa saja
yang mereka lakukan untuk mencapai sukses yang sekarang diraihnya. Ambil contoh
satu buku dari seri tersebut yang berjudul “Dari Pikulan ke Restoran”, yang memuat 36
cerita sukses. Jika kita asumsikan rata-rata orang tersebut mencapai sukses setelah 7
tahun, maka isi 1 buku tersebut setara dengan 252 tahun pengalaman, dan ini bisa
dibaca cukup dalam 1 hari. Jika masing-masing orang tersebut menghabiskan uang Rp.
100 juta untuk mencapai sukses, maka nilai buku itu setara dengan Rp. 3,6 miliar
investasi dan anda cukup mengeluarkan kocek tidak lebih dari Rp. 50,000. Bagaimana
bila anda bisa membaca 4 buku dalam sebulan, bisa dibayangkan berapa banyak tips,
trik, inspirasi, motivasi, dll yang anda bisa dapatkan. Inilah bagian dari leverage, get
more with less. Anda bisa mendapat pengalaman tersebut jauh lebih cepat, jauh lebih
murah, tanpa harus menjalaninya bertahun-tahun.
Berita buruknya : anda tidak dapat serta merta dapat langsung mempraktekkannya.
Anda harus menentukan dulu impian anda. Jika anda tidak mempunyai interest di suatu
bidang, tetapi anda coba-coba menjalankannya hanya karena melihat orang lain sudah
berhasil di bidang itu, walaupun anda mengetahui leveragenya, anda tidak akan
bertahan lama dalam menghadapi cobaan yang datang. Tetapi jika usaha yang anda
jalankan sesuai dengan impian anda, cobaan datangpun akan dirasakan sebagai
pelajaran yang berharga. Dengan menjalankan sesuatu yang sesuai dengan impian
anda, anda akan total dalam menjalankannya, dan pasti VALUE yang anda berikan akan
jauh lebih tinggi, karena kreatifitas anda pasti berkembang dan anda akan menemukan
cara-cara baru dan brilliant untuk melayani konsumen anda. Carilah selalu value dan
leverage, maka hasilnya akan luar biasa.
Your Inspiration Resources,
Norman Firman