Embed
Email

WASIAT MUAMMAR GADDAFI

Document Sample
WASIAT MUAMMAR GADDAFI
Description

TENTANG WASIAT GADDAFI

Shared by: JUM'AN BASALIM
Categories
Stats
views:
18
posted:
11/27/2011
language:
Indonesian
pages:
2
GADDAFI: JANGAN MANDIKAN MAYATKU

Ole: Jum'an



Gambar Muammar Gaddafi yang berlumuran darah dalam siaran TV beberapa

waktu yang lalu mungkin membuat gemetar pemimpin Siria dan Yaman, sesama

tyran yang sedang menghadapi perlawanan rakyat. Paling mengerikan tentunya

bagi Safia Farkash isteri Gaddafi; suami dan anak-anaknya mati mengenaskan

satu demi satu. Tetapi bagi yang tak berkepentingan tragedi itu hanyalah sebuah

berita televisi, tontonan yang kesannya akan segera hilang oleh berita-berita dan

acara TV selanjutnya. Apa boleh buat. Saya pun hanya menyimak bagian-bagian

yang spesifik dan menarik, meskipun mungkin tidak penting. Pada hari naas itu,

yang banyak orang sudah tahu bakal terjadi, konvoi Gaddafi dan pengikut

setianya sedang bergegas meninggalkan Sirte, ketika tiba-tiba di bom oleh

pesawat tempur Perancis. Banyak yang mati. Gaddafi yang terluka dengan

beberapa orang terdekatnya turun dari mobil dan bersebunyi dalam lubang

drainase dibawah jalan raya. Tetapi tidak lama kemudiam datang pasukan

pemberontak menemukan mereka dan menyeretnya kejalanan. Kata seorang

dari mereka: “Dia menyebut kita tikus. Sekarang lihat dimana kita temukan dia!”

Dari video amatir yang direkam oleh salah seorang pemberontak nampak

Gaddafi berlumuran darah. Kata-kata Gaddafi yang berhasil

diterjemahkan oleh Kantor berita Sky News adalah: "Mau apa kalian!

Perbuatan kalian ini salah. Kalian tahu atau tidak apa yang benar dan yang

salah? Perbuatan kalian ini haram! Tidak diperbolehkan dalam hukum Islam.

Haram" . Seorang menariknya keluar dengan berteriak: "Allahu Akbar". Ketika

Gaddafi dengan nada minta dikasihani berkata"Apa yang saya perbuat terhadap

kalian?”, seorang pemberontak berteriak "Diam kau anjing!" lalu terdengar suara

tembakan. Dalam gambar berikutnya Gaddafi nampak sudah tergeletak tak

bernyawa. Keterangan dokter menyebutkan ada dua peluru dibadannya, satu

diperut dan satu dikepala.



Jendral Mansour Dao, orang kepercayaan Gaddafi adalah saksi hidup yang

berada bersama sampai saat terakhir. Rombongan pelarian Gaddafi dipimpin

oleh Mutassim anaknya. Gaddafi sendiri tidak berbuat atau merencanakan

apapun. Mutassim tidak berdisiplin, kata Mansur Dao. Konvoi yang dicegat Nato

itu rencananya berangkat dari Sirte sebelum fajar, disaat pasukan pemberontak

sedang beristirahat. Tetapi molor sampai jam 8 pagi dan baru 3 km perjalanan,

pesawat jet tempur Perancis sudah menghadangnya dan tak lama disusul oleh

pasukan pemberontak. Selama minggu-minggu terakhir rombongan pelarian itu

berada di Sirte kota kelahiran Gaddafi. Mereka berpindah-pindah dari rumah

kosong yang satu kerumah kosong lain. Gaddafi yang terbiasa dengan kekayaan

dan kemewahan, terpaksa tinggal dirumah yang ditinggalkan penghuninya,

tanpa listrik tanpa air. Memungut sisa-sisa makanan yang tertinggal. Gaddafi

hanya membuat catatan, membaca buku, atau memanaskan air untuk membuat

teh sendiri. Sepanjang waktu, ia dalam keadaan stress, marah, sedih, murung

tidak berinisiatif apapun. Orang-orang dekatnya berkali-kali menasehati agar dia

melarikan diri keluar negri tapi ia menolak dan mengatakan ingin mati ditanah

leluhurnya. Tiba-tiba ia ingin agar rombongan berpindah kedesa kelahirannya di

Jaref, 20 km dari Sirte sementara pasukan pemberontak makin mendekat. Itulah

hari naasnya. Gaddafi telah menulis wasiat sebelum meinggalkan Tripoli:



“Inilah Wasiatku. Saya, Muammar bin Mohammad bin Abdussalam bin Humaid

bin Abu Manyar bin Humaid bin Nayil al Fuhsi Gaddafi, sungguh-sungguh

bersumpah bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad saw

adalah Rasul-Nya. Saya berjanji bahwa saya akan mati sebagai seorang Muslim.

Kalau saya sampai mati terbunuh, saya minta dikubur secara Islam, dalam

pakaian yang saya kenakan pada saat kematian saya, tetapi dengan tubuh saya

tidak dimandikan, di pekuburan Sirte, di samping makam keluarga dan kerabat

saya.

Saya ingin keluarga saya, terutama perempuan dan anak-anak diperlakukan

dengan baik setelah kematian saya. Bangsa Libya harus melindungi identitas,

prestasi, sejarah dan citra terhormat leluhur dan pahlawan mereka.dsb, dsb”.

Segera setelah kematiannya pemerintah peralihan Libia menerima statemen

resmi dari Qabilah (suku) Al-Gaddafah yang berbunyi:

“Kami para sesepuh dan pemimpin kabilah al-Gaddafa di Libya dan luar negeri

meminta jasad putra kami Muammar Gaddafi, dan anak-anaknya diserahkan

kepada kami, untuk menguburkan mereka di kampung halaman mereka Sirte

secara Islam. Inna lillahi wa inna ilaihi rojiuun."



Abdel Azim Maghribi, mantan pengacara Gaddafi , yang juga Wakil Sekjen

Persatuan Pengacara Arab yakin bahwa Muammar Gaddafi mati membela

diri. "Mati dalam mempertahankan hidup, menurut hukum Islam adalah mati

syahid." Ia menambahkan bahwa penganiayaan yang dialaminya sebelum mati,

mungkin menghapuskan dosa-dosa yang ia lakukan terhadap rakyat Libia. Perlu

diketahui, diantara kekejaman Gaddafi adalah pembantaian massal 1.200

tahanan pada tahun 1996. Ia menyimpan uang sebanyak 200 milyar dolar dan

Safia isterinya mempunyai 20 ton emas, bercokol selama 42 tahun dan

segudang kekejaman lainnya.



Related docs
Other docs by JUM'AN BASALIM
BIAR ALLAH SAJA YANG MEMBALASNYA
Views: 6  |  Downloads: 0
PESAN SUFI: JANGAN TIDUR LAGI
Views: 12  |  Downloads: 0
DOKTER TAKUT MATI
Views: 10  |  Downloads: 0
SUKMA NABATI
Views: 13  |  Downloads: 0
DUNIA MEMBURUK ATAU MEMBAIK?
Views: 9  |  Downloads: 0
ANAK SOLEH YANG TEWAS OVERDOSIS
Views: 7  |  Downloads: 0
KETURUNAN JENGIS KHAN DISEKITAR KITA
Views: 25  |  Downloads: 0
NIAT BAIK MUDAH BERUBAH
Views: 15  |  Downloads: 0
PERBUDAKAN DI MAURITANIA
Views: 13  |  Downloads: 0
BEDA PANGKAL BENCI
Views: 4  |  Downloads: 0
By registering with docstoc.com you agree to our
privacy policy

You are almost ready to download!

You are almost ready to download!