Statistik - PowerPoint by UUzgpZav

VIEWS: 120 PAGES: 16

									Statistik


   Nora Nailul Amal, S.Sos., MLMEd, Hons.
Silabi
 Pendahuluan: Arti, fungsi, dan kegunaan
  statistik,statistik dan penelitian.
 Mengenal data: kegunaan data,
  pengumpulan dan pengukuran data,
  pengolahan data, penyajian data
 Distribusi frekuensi: data mentah, frekuensi
  relatif dan kumulatif, grafik
 Ukuran pemusatan dan penyebaran data
Arti Statistik

   Aktifitas dan kegiatan kerja, persoalan,
    angka2
   Sekumpulan angka untuk ditarik
    maknanya, memperoleh informasi
   Angka2 disederhanakan dalam bentuk
    table atau grafik, orang menyebutnya
    statistik
   Statistic ada di mana-mana
 Masyarakat kebanyakan menafsirkan
  statistik sebagai tabel atau daftar angka
  yang menggambarkan keadaan, situasi,
  atau kondisi suatu kejadian, gejala, yang
  terpampang di kantor-kantor pemerintah
  maupun swasta.
 Tabel atau daftar tersebut biasanya
  dilengkapi dengan keterangan-keterangan,
  gambar-gambar atau diagram-diagram lain
  untuk memperjelas situasi, keadaan atau
  gejala yang sedang digambarkan.
 Statistik juga dapat diartikan sebagai
  laporan atau lukisan tentang sesuatu
  hal dalam bentuk diagram-diagram,
  grafik, gambar berbentuk lingkaran,
  tumpukan mata uang, deretan
  manusia, dan lain lain yang
  melukiskan atu menggambarkan
  suatu keadaan (Sudjana, 1974)
Statistik dan penelitian
 Penelitian:
   Bagaimana mengumpulkan data?
   Bagaimana data diferifikasi?
   Bagaimana data dikelompokkan /
    dibedakan?
   Bagaimana data yang sudah didapat
    akan dianalisa?
  arah persoalan statistik, terutama
    penelitian kuantitatif.
Dua arti statistik
 Ringkasan dalam bentuk angka yang
  disajikan dalam bentuk daftar/tabel,
  gambar, grafik, dll beserta keterangannya
 Ilmu yang mempelajari cara pengumpulan,
  pengolahan, penyajian, dan analisa data
  serta cara pengambilan kesimpulan secara
  umum, berdasarkan hasil penelitian yang
  tidak menyeluruh (J. Supranto, 1985)
Fungsi statistik
 Fungsi deskriptif  memaparkan informasi dalam
  sajian yang bermakna untuk: mendeskripsikan suatu
  keadaan atau menjelaskan mengapa dan bagaimana
  suatu kejadian terjadi
 Fungsi inferensial untuk mendapakan kesimpulan
  yang bermakna; contoh penggunaan jamu
 Fungsi analitik  mampu menjelaskan hubungan
  antara faktor satu dengan yang lain
 Fungsi prediktif  dari data yang terkumpul dapat
  digunakan untuk melakukan prediksi
Populasi dan sampel
 Populasi: keseluruhan dari sasaran
  penelitian
 Sampel: bagian dari keseluruhan
  populasi, contoh dari populasi yang
  bersangkutan
Alasan sampel
 Karena diperlukan percobaan yang
  sifatnya merusak
 Populasi tidak terbatas
 Ketelitian dalam penyelidikan
 Biaya dan ekonomi
 Menghemat waktu
Besarnya sampel
 Derajat keseragaman populasi
 Derajat presisi yang diinginkan
 Rencana analisa
Cara pengambilan sampel
 Sampling seadanya
 Sampling pertimbangan
 Sampling probabilita
     Random sederhana
     Random berstrata
     Random sistematik
     Sampling klaster / kelompok
     Sampling ganda
     Sampling bertahap
Pertimbangan pengambilan sampel
 Mempertegas permasalahan penelitian,
  keterangan atau data yang diperlukan,
  bilamana diperlukan, kapan data akan
  dikumpulkan, dll
 Menentukan bentuk atau jenis sampling
  yang sesuai dengan ciri-ciri populasinya,
  serta menentukan besarnya sampel
 Menentukan cara pengambilan sampel,
  apakah akan dilakukan secara random atau
  dengan cara yang lainnya.
Kesalahan dalam penelitian
 Sampling error
   Kegagalan dalam mengukur beberapa unsur dari
    individu yang terpilih sebagai sampel, karena
    orang tersebut tidak ada di rumah, atau
    meninggal saat dilakukan pencatatan data
   Proses pengukurannya kurang baik, karena
    misalnya operasionalisasi konsepnya kurang
    baik, pertanyaannya kurang jelas, dll
   Dalam menyusun data mungkin terjadi
    kesalahan, misal dalam memberikan kode,
    kesalahan input, dsb.
 Non sampling error
   Yaitu kesalahan penentuan populasi atau
    sasaran penelitian.
   Karenanya peneliti harus hati-hati dalam
    mendefinisikan poplasi, sebelum pendataan
    dilakukan, sehingga tidak sampai memasukkan
    populasi yang tidak semestinya.
   Misal: pengusaha yang ingin mengetahui selera
    makan penduduk kota solo dengan memilih
    sasaran orang solo yang terdaftar di buku
    telepon
Tugas anda:
 Purposive sampling
 Sampling probabilita
     Random sederhana
     Random berstrata
     Random sistematik
     Sampling klaster / kelompok
     Sampling ganda
     Sampling bertahap

								
To top