DEPARTEMEN PEKERJAAN UMUM
DIREKTORAT JENDERAL SUMBER DAYA AIR
Jl. Pattimura No.20 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Telp. 021-7395626
Fax. 021-7243633
PKPD-PU Tahun 2007
Bidang Sumber Daya Air
Untuk Tahun 2007, penyelenggaraan Penilaian Kinerja
Pemerintah Daerah bidang Pekerjaan Umum (PKPD-PU)
untuk Bidang Sumber Daya Air akan dikaitkan dengan
penilaian pelaksanaan kegiatan Dana Alokasi Khusus (DAK)
dan Tugas Pembantuan (TP). Tahun Anggaran 2007 DAK
dan TP bidang Sumber Daya Air yang diberikan kepada
pemerintah daerah adalah DAK Irigasi dan TP OP Irigasi.
Mengingat DAK Irigasi dan TP OP Irigasi tahun 2007 baru
diberikan kepada Kabupaten maka untuk Tahun 2007
penyelenggaraan PKPD-PU bidang Sumber Daya Air adalah
untuk Sub Bidang Irigasi dengan katagori Kabupaten.
TATA CARA PENILAIAN
Setiap pemerintah daerah kebupaten/kota dapat mengusulkan daerahnya untuk mengikuti kegiatan PKPD-PU sub bidang
pengelolaan irigasi. Dalam pengusulan, agar diisi LAMPIRAN USULAN (F-03), dilengkapi copy dokumen – dokumen yang
berkaitan dengan pengusulan dimaksud. Dokumen-dokumen tersebut bila memungkinkan disertai FOTO, REKAMAN
VIDEO. Pengiriman pengusulan dilakukan secara resmi, dan dialamatkan melalui :
SEKERTARIAT TIM PENILAI KINERJA
PEMERINTAH DAERAH BIDANG PEKERJAAN UMUM (PKPD-PU) 2007
Jalan pattimura No.20 – Gedung Blok B 1c
(Gedung Direktorat Jenderal Cipta Karya) Lantai 3
Telepon (021) 7279-6461, Faximile (021) 7251668
Jakarta Selatan 12110, E-mail pkpd pu@pu.go.id
ATAU
SEKERTARIAT TIM PENILAI KINERJA
PEMERINTAH DAERAH BIDANG PEKERJAAN UMUM (PKPD-PU) 2007,
SUB BIDANG PENGELOLAAN IRIGASI
Subdit Evaluasi Kinerja, Direktorat Bina Program
Direktorat Jenderal Sumber Daya Air
Jalan pattimura No.20 kebayoran Baru, Jakarta Selatan
(Gedung Direktorat Jemderal Cipta Karya) Lantai 3
Telepon (021) 739-4911, Faximile (021) 739-4911
Jakarta Selatan 12110, E-mail ekasda@yahoo.com
TATA CARA PENILAIAN
(lanjutan)
SEKERTARIAT TIM PENILAI KINERJA
PEMERINTAH DAERAH BIDANG PEKERJAAN UMUM (PKPD-PU)
2007,
SUB BIDANG PENGELOLAAN IRIGASI
Subdit Evaluasi Kinerja, Direktorat Bina Program
Direktorat Jenderal Sumber Daya Air
Jalan pattimura No.20 kebayoran Baru, Jakarta Selatan
(Gedung Direktorat Jemderal Cipta Karya) Lantai 3
Telepon (021) 739-4911, Faximile (021) 739-4911
Jakarta Selatan 12110, E-mail ekasda@yahoo.com
KOMPONEN PENILAIAN:
Komponen penilaian untuk PKPD-PU sub Bidang
Pengelolaan Irigasi meliputi :
I. Aspek Non-Fisik, terdiri dari:
1. Peraturan/Kelembagaan
2. Manajemen Pembangunan
3. Peran Masyarakat
II. Aspek Fisik, terdiri dari:
1. Pelaksanaan DAK Irigasi
2. Pelaksanaan TP OP Irigasi
Aspek Non-Fisik,
yang terdiri dari:
1. Peraturan/Kelembagaan,
Penilaian atas Peraturan/Kelembagaan meliputi:
1.1. Produk hukum/peraturan perundangan yang telah dihasilkan (misal Perda
tentang Irigasi, SK Bupati tentang Lembaga Pengelola Irigasi), Bentuk
Lembaga/Organisasi (Dinas atau Sub Dinas)
1.2. Sumber Daya Manusia yang mendukung (kesesuaian jumlah maupun
bidangnya),
1.3. Sumber Daya Manusia yang mendukung (beritahukan jml/kualifikasi
SDM di
lembaga/organisasi yang menangani pengelolaan irigasi),
1.4. Sumber Pendanaan/Pembiayaan (sampaikan sumber & besaran dana yang
dialokasikan untuk membiayai pengelolaan irigasi).
Aspek Non-Fisik,
yang terdiri dari: (lanjutan)
2. Manajemen Pembangunan
Penilaian atas Manajemen Pembangunan meliputi:
2.1. Perencanaan
a. Adanya RTRW/RPJM/RENSTRA DAERAH,
b. Perencanaan Sistem Pengelolaan Irigasi (adanya rencana
pengelolaan irigasi per daerah irigasi periode 5 tahun /
1 tahun).
2.2. Pembiayaan .
a. Kontribusi pembiayaan yang bersumber dari APBD
(= ....% dari APBD)
b. Kontribusi pembiayaan yang bersumber dari swasta
(= ......% dari APBD)
2.3. Pelaksanaan
a. Tersedianya Pedoman Penglolaan Irigasi
b. Tersedianya Perlatan Pengelolaan Irigasi
Aspek Non-Fisik,
yang terdiri dari: (lanjutan)
2. Manajemen Pembangunan
2.4. Pengendalian
a. Tersedianya laporan pengendalian mutu, waktu dan biaya
b. Keberadaan supervisi dengan baik
c. Pertemuan koordinasi antar instansi dilakukan secara
periodik
Aspek Non-Fisik,
yang terdiri dari: (lanjutan)
3. Peran Masyarakat
Penilaian atas Peran Masyarakat meliputi:
3.1. Ketersediaan Kotak Pos Pengaduan
3.2. Keberadaan Website berisi Perencanaan,
Pemrograman, Pelaksanaan, Pengendalian
3.3. Penyelenggaraan acara Pertemuan dengan
Masyarakat.
Aspek Fisik,
yang terdiri dari:
4. Pelaksanaan DAK Irigasi
4.1. Jenis Pekerjaan
Jenis kegiatan DAK untuk rehabilitasi sistem irigasi secara umum
dilakukan antara lain untuk jenis bangunan :
a. Bendungan/Waduk/resevoir/embung/situ dan tampungan air
lainnya untuk keperluan air irigasi.
b. Bangunan utama (bendung/intake, dll)
c. Saluran (induk, primer, sekunder, tersier, pembuang/drainase,
suplesi, dll)
d. Bangunan pelengkap lainnya (bangunan bagi/sadap, pintu air,
gorong-gorong, talang, siphon, pintu bilas, jembatan & jalan
inspeksi, got, dll)
Aspek Fisik,
yang terdiri dari: (lanjutan)
4. Pelaksanaan DAK Irigasi
4.2. Metode Pelaksanaan Kegiatan
Metode Pelaksanaan Kegiatan DAK dapat dilakukan secara
kontraktual atau secara swakelola. Penilaian baik akan diberikan
jika kaidah-kaidah pelaksanaan kegiatan baik secara kontraktual
maupun swakelola dijalankan dengan baik, serta melibatkan
masyarakat petani di wilayah jaringan irigasi bersangkutan serta
sebanyak mungkin memanfaatkan bahan dan meterial dari lokasi
setempat.
Aspek Fisik,
yang terdiri dari: (lanjutan)
4. Pelaksanaan DAK Irigasi
4.3. Penyusunan Prioritas.
Yang dimaksud dengan penyusunan prioritas adalah penyusunan
kegiatan rehabilitasi yang dilakukan dengan cara melewati tahapan
penyaringan yang harus memenuhi kriteria dari beberapa parameter.
Salah satu parameter utama ádalah
a. apabila tingkat layanan (Q layan) < 60 % (Q desain awal)/debit
kebutuhan.
b. apabila Q layan < Q desían awal/kebutuhan maka jaringan irigasi
yang bersangkutan layak untuk di rehabilitasi.
Disamping hal tersebut beberapa parameter lain yang menjadi
pertimbangan dalam menentukan suatu jaringan irigasi atau tidak
untuk direhabilitasi adalah (i). Kondisi kerusakan jeringan,
(ii).Luasan lahan fungsional.
Aspek Fisik,
yang terdiri dari: (lanjutan)
4. Pelaksanaan DAK Irigasi
4.4. Rencana Definitif (RD)
Rencana Definitif yang baik disusun dari hasil penyusunan prioritas,
dengan melihat ketersediaan dana baik DAK maupun dana dari
Pemerintah Daerah. Rencana Definitif ini menyajikan informasi-
informasi antara lain:
a. Nama program kegiatan rehabilitasi jaringan irigasi,
b. Nama dan lokasi Daerah Irigasi (Nama, DI/desa/kecamatan/
kabupaten/Kota),
c. Luasan jaringan irigasi fungsional (Ha)
d. Perkiraan alokasi DAK dan dana pendamping.
Aspek Fisik,
yang terdiri dari: (lanjutan)
4. Pelaksanaan DAK Irigasi
4.5. Pemantauan, Evaluasi dan Pelaporan
Pemantauan, Evaluasi dan Pelaporan dilakukan sesuai sesuai dengan
petunjuk teknis Pemanfaatan DAK bidang infrastruktur yang dikeluarkan
Departemen Pekerjaan Umum. Pelaporan dilakukan secara triwulan dan
laporan semester. Evaluasi/Penilaian kinerja dilakukan berdasarkan
kinerja pelaksanaan dan pelaporan yang diklasifikasikan menjadi 4
(empat) kriteria. Tiap kriteria diuraikan lebih mendalam berdasarkan
aspek-aspek yang tercantum dalam Petunjuk Teknis Pemanfaatan DAK
Bidang Infrastruktur. Keempat kriteria tersebut adalah:
a. Kedisiplinan pengirim laporan triwulanan oleh Kabupaten/Kota;
b. Kelengkapan pengisian form-form berdasarkan aspek-aspek
pemantauan teknis;
c. Progres pelaksanaan fisik dan keuangan pada akhir tahun anggaran;
d. Kesesuaian program antara rencana dan realisasi.
Aspek Fisik,
yang terdiri dari: (lanjutan)
5. TP OP Irigasi
5.1. Pengendalian/Pengawasan Pelaksanaan.
Melaksanakan pengendalian/pengawasan pelaksanaan agar
pelaksanaan pekerjaan di lapangan sesuai dengan mutu,
biaya, dan waktu yang ditentukan serta tercapainya tertib
administrasi.
5.2. Penyusunan Metode dan Melaksanakan Pengendalian
Menyusun metoda dan melaksanakan pengendalian dan
pengawasan pelaksanaan pekerjaan, sehingga didapat
jaminan terpenuhinya kualitas (Quality Assurance)
pekerjaan sesuai dengan spesifikasi yang disyaratkan.
Aspek Fisik,
yang terdiri dari: (lanjutan)
5. TP OP Irigasi
5.3. Pemantauan, Eavaluasi dan Pelaporan.
Pemantauan, Evaluasi dan Pelaporan dilakukan sesuai sesuai
dengan petunjuk teknis Pemanfaatan DAK bidang
infrastruktur yang dikeluarkan Departemen Pekerjaan Umum.
Pelaporan dilakukan secara triwulan dan laporan
semester. Evaluasi/Penilaian kinerja dilakukan berdasarkan
kinerja pelaksanaan dan pelaporan yang diklasifikasikan
menjadi 4 (empat) kriteria. Tiap kriteria diuraikan lebih
mendalam berdasarkan aspek-aspek yang tercantum dalam
Petunjuk Teknis Pemanfaatan DAK Bidang Infrastruktur.
Aspek Fisik,
yang terdiri dari: (lanjutan)
5. TP OP Irigasi
5.3. Pemantauan, Eavaluasi dan Pelaporan.
Keempat kriteria tersebut adalah:
a. Kedisiplinan pengirim laporan triwulanan oleh
Kabupaten/Kota;
b. Kelengkapan pengisian form-form berdasarkan aspek-
aspek pemantauan teknis;
c. Progres pelaksanaan fisik dan keuangan pada akhir tahun
anggaran;
d. Kesesuaian program antara rencana dan realisasi.
TIM PENILAIAN KINERJA PEMERINTAH DAERAH BIDANG PEKERJAAN UMUM
Nama Kota/ : ………………………………… Kategori : Kabupaten
Kabupaten
Provinsi : ………………………………… Populasi : …………………. Jiwa
Bidang : SUMBER DAYA AIR
Sub Bidang : PENGELOLAAN IRIGASI
Ada Tidak
1. Peraturan / Kelembagaan?
1.1. Produk Hukum/Peraturan Perundangan?
(dalam bentuk …………………………………..)
1.2. Bentuk Lembaga / Organisasi?
(berjumlah ………....……………………… unit)
1.3 Sumber Daya manusia yang mendukung?
(berjumlah .……. Orang, dari ………orang dari jumlah Anggota Tim)
1.4. Sumber Pendanaan/Pembiayaan (Commitment)?
2. .Manajemen Pembangunan
2.1. Perencanaan
a. RTRW/RPJM/RENSTRA Daerah?
b. Perencanaan Teknis Tepat Waktu, Biaya dan Mutu?
c. Perencanaan Sistem Pengelolaan Irigasi?
2.2. Pembiayaan
a. Kontribusi pembiayaan yang bersumber dari APBD = ( ……. % dari jumlah APBD)?
b. Kontribusi pembiayaan yang bersumber dari Swasta = (…..…& dari jumlah APBD)?
2.3. Pelaksanaan
a. Tersedianya Pedoman Pengelolaan Irigasi?
b. Peralatan Pengelolaan Irigasi?
2.4. Pengendalian
a. Tersedianya laporan Pengendalian mutu, waktu dan biaya?
b. Keberadaan Supervisi dengan baik?
c. Pertemuaan koordinasi antar instansi dilakukan secara periodik?
3. Peran Serta Masyarakat
3.1. Ketersediaan Kotak Pos Pengaduan?
3.2. Keberadaan Website, berisi Perencanaan Pemrograman, Pelaksanaan, Pengendalian?
3.3. Penyelenggaraan acara Pertemuan dengan Masyarakat?
4. Pelaksanaan DAK Irigasi
4.1. Jenis Pekerjaan?
4.2. Metoda Pelaksanaan Kegiatan?
4.3. Penyusunan Prioritas?
4.4. Rencana Difinitif?
4. 5. Pemantauan, Evaluasi dan Pelaporan?
5. TP. OP. Irigasi
5.1. Pengendalian/Pengawasan Pelaksanaan?
5.2. Penyusunan metoda dan melaksanakan pengendalian?
5.3. Pemantauan Evaluasi & Pelaporan?
KRITERIA PENILAIAN
BIDANG : SUMBER DAYA AIR
SUB BIDANG : PENGELOLAAN IRIGASI
KATEGORI : KABUPATEN
Skala Penilaian
No. Komponen yang Dinilai Indikator Bobot ≤ 60 60-80 80-90 90-100 SCORE
Kurang Cukup Baik Amat Baik
1 Peraturan/Kelembagaan 10.0
• Peraturan Perundangan 2.5
• Organisasi 2.5
• SDM 2.5
Pembiayaan (Commitment ) terhadap
• 2.5
pendapatan/perolehan
2 Menajemen Pembangunan 10.0
• Perencanaan 2.5
• Pembiayaan 2.5
• Pelaksanaan 2.5
• Pengendalian 2.5
3 Peran Serta Masyarakat 10.0
• Ketersediaan Kotak Pos Pengaduan 3.0
Keberadaan Website, berisi
• 3.5
Perencanaan,Pemrograman, Pelaksanaan,
Penyelenggaraan acara Pertemuan dengan
• 3.5
Masyarakat
4 Pelaksanaan DAK Irigasi 40.0
• Jenis Pekerjaan 8.0
• Metoda Pelaksanaan Kegiatan 8.0
• Penyusunan Prioritas 8.0
• Rencana Definitif 8.0
• Pemantauan, Evaluasi dan Pelaporan 8.0
5 TP OP Irigasi 30.0
• Rencana Kerja 7.5
• Pelaksanaan Fisik 7.5
• Pengawasan Teknik/Pengendalian 7.5
• Pemantauan Evaluasi & Pelaporan 7.5