Docstoc

putri-salju-repackage

Document Sample
putri-salju-repackage Powered By Docstoc
					                                             “PUTRI SALJU”
Dahulu kala, di sebuah negeri nun jauh disana. Tersebutlah sebuah kerajaan besar yang diperintah oleh
seorang ratu. Sang ratu ini adalh seorang yang tidak ingin kecantikannya ditandingi oleh siapapun. Segala
cara dilakukannya demi menjaga predikat sebagai wanita tercantik di negerinya itu, termasuk dengan
membunuh semua wanita yang ia anggap menjadi saingan kecantikannya. Suatu hari, sang ratu tengah
berdiri di depan cermin ajaibnya. Cermin inilah yang memberinya informasi apabila ada seorang wanita
yang kecantikannya menandingi sang ratu, sehingga sang ratu bisa menyingkirkannya.
Ratu        : Wahai cermin – cermin di dinding, raja dari segala cermin, sang cermin ajaib. Beritahukanlah
              padaku siapakah wanita yang tercantik di negeri ini ?
Cermin      : Ehm… Ehm…
              Tentu saja, wanita tercantik di negeri ini adalah paduka ratu yang mulia, Diana Martha
              Freiderica Ijjackson Mendes Amarillo Da Silva
Ratu        : Ha … ha … Ha …
              Cermin ajaibku, jangan memuji begitu, aku jadi malu ih…
              Memang kamu ini cermin yang palig bisa membahagiakan hatiku ini ha… ha… ha…
Cermin      : Ge-eR…
Ratu        : Apa kamu bilang ?!? Coba ulangi sekali lagi !!!
Cermin      : Ah, ratu ini gampang tersinggung. Maksud hamba, itu bagus sekali tuan paduka ratu yang
              mulia.
Ratu        : Baguslah kalau begitu …
              Cermin ajaib, apakah untuk hari ini ada wanita yang akan menandingi kecantikanku,
              katakanlah !!!
Cermin      : Ada tuanku, dia adalah buaya
Ratu        : Buaya, apa kamu bergurau cermin, mana ada buaya yang bisa menandingi kecantikanku yang
              melebihi dari Miss. Universe Dayana Mendoza ini
Cermin      : maaf, tuanku. Karena sesungguhnya semua buaya itu secantik Luna Maya, begitu kan seperti
              apa yang dikatakan The Changcuters ?!?
Ratu        : Hah yang benar saja, janganlah kau bercanda denganku !!!
Cermin      : Ehm… baiklah, ini serius…
              Sebentar ratu, menurut kitab primbon saya, pada hari ini akan lahir seorang perempuan yang
              kelak kecantikannya akan menandingi anda, bahkan sampai 100 kali lipat lebih cantik dari
              tuanku. Dan dia lahir dari salah seorang pembantu kerajaan yang mengabdi pada tuanku
Ratu        : Apa ?!? Anak pembantu kerajaan …
              Kurang ajar, kalau begitu, sekarang juga akan kusuruh semua pengawalku untuk membunuh
              semua pembantu kerajaan, tidak peduli yang sedang hamil ataupun tidak.


Ternyata, sebelum sempat perintah itu terlaksanakan, seorang pembantu kerajaan yang tengah hamil tua
mendengarnya dan kemudian melarikan diri tanpa tujuan yang tentu hingga akhirnya ia sampai di sebuah
hutan yang terkenal angker. Disana ia melahirkan bayi perempuannya. Setelah melahirkan itulah, ia
kemudian melanjutkan perjalanan ke sebuah rumah besar ditengah hutan, hingga akhirnya ia mati di depan
rumah yang ternyata dihuni oleh para kurcaci.
Anak perempuan yang baru dilahirkannya pun kemudian diasuh oleh para kurcaci penghuni rumah itu, yang
kemudian diberi nama “Putri Salju”.
Kurcaci 1   : Wah… Gawat, Putri salju hilang…!!!!
Kurcaci 2   : Apa, putri Salju hilang…
Kurcaci 3   : Yang benar saja… Putri salju hilang dimana ??
Kurcaci 1   : Aku tidak tahu, yang jelas sewaktu kami bermain di tepi sungai tiba tiba dia hilang.
              Bagaimana dong ?!?


Tiba – tiba ….
Putri       : Paman…, kenapa paman meninggalkan aku ? Aku kan takut ditinggal sendirian. Bukannya
              aku menyuruh paman untuk menungguiku sewaktu aku buang air besar di sungai tadi… tapi,
              kenapa paman pergi duluan ???
Kurcaci 2   : ya ampuuun …., kenapa kau begitu ceroboh meninggalkan Putri salju sendirian di sungai,
              nanti kalau dia digigit ikan hiu bagaimana ?!?
Kurcaci 1   : (bergumam) Syukur… itulah yang kuharapkan
Kurcaci 3   : Apa kamu bilang, tadi ??
Kurcaci 1   : Ah tidak, telinga kamu ini terlalu sensitif ya. Iya deh maaf, aku ini kan pelupa, jadi wajar
              kalau ini bisa terjadi. Maaf ya Putri …
Kurcaci 2   : Ya sudah. Sekarang kau antarkan Putri salju ke kamarnya, cepat!
Kurcaci 1   : Apa aku tidak mau ah.
Kurcaci 3   : Sudah, biar aku saja. Tapi ngomong – ngomong, apa kalian sedari tadi tidak mencium bau
              busuk yang menyengat hidung ini ??
Kurcaci 1   : Ah itu sih cuma mulut kamu yang terlalu dekat ke hidung mungkin jadi tercium bau busuk.
              Tapi, benar juga. Jangan jangan kamu ya, kentut sembarangan (menunjuk kurcaci 2)
Kurcaci 2   : Enak saja, walaupun aku kentut tapi kentutku wangi tahu. Lebih wangi dari parfum Belagio
              dari Paris itu.
Putri       : Eeh… maaf paman, sebenarnya ketika paman meninggalkan aku tadi, aku belum sempat
              membersihkan sisanya… jadi mungkin masih ada yang tertinggal.
3 Kurcaci   : Apaaa …. !!! (muntah dan kemudian kabur)


Putri salju pun semakin hari semakin dewasa dan semakin menampakkan kecantikannya. Dan ternyata kabar
tentang kecantikan Putri salju ini sampai juga ke telinga sang ratu. Ia pun kembali memikirkan cara untuk
bisa menyingkirkan Putri salju. Hingga suatu hari…


Kurcaci 2   : Putri, kami akan pergi sebentar untuk menambang emas di PT Freeport, jadi Putri tunggu
              disini saja ya. Ingat, jangan menerima barang apapun dari orang yang tidak dikenal ! OK !
Putri       : Yoi, Paman. Tenang saja aku kan sudah berpengalaman dalam hal ini.
Kurcaci 3   : Baguslah, kami percaya padamu, jadi jaga dirimu.
Kurcaci 1   : jangan lupa oleh – olehnya ya putri, kami menunggu
Kurcaci 3   : oy, yang pergi kan kita kenapa kita yang minta oleh – oleh ???
Kurcaci 1   : Hah apa iya ?
Kurcaci 2   : Sudah cepat kita pergi, nanti ketinggalan bus jemputan!!!
Tidak berapa lama….


Putri        : Uh bosan, kalau sendirian di rumah. Coba kalau ada internet, kan aku bisa main game online
               sepuasnya.


Tiba – tiba …


Ratu         : (Bergumam sendiri) He… he… he…
                Sekarang aku akan menyamar menjadi penjual duku dan memaksa Putri salju memakan kuw
                cinta yang sudah kuberi racun ini.
                (Menghampiri Putri Salju) Ehm… permisi, apakah nona yang cantik ini berkenan menyicipi
                kue cinta yang manis ini ???
Putri        : Wah buah duku kesukaanku. Tapi… maaf nek, paman kurcaci melarangku menerima barang
               pemberian orang lain yang tidak ku kenal.
Ratu         : Kalau begitu, nona bisa membelinya. Jadi nona tidak melanggar perintah paman nona itu
               untuk tidak menerima barang dariorang lain. Harga kue cinta ini 5000 rupiah saja.
Putri        : Ditawar ya nek, 10000 bagaimana
Ratu         : OK boleh.


Putri salju pun memakan kue cinta itu dan tidak berapa lama iapun pingsan. Sang nenek yang teryata sang
ratu kemudian meninggalkan tubuh Putri salju yang terkulai pingsan itu sendirian. Hingga akhirnya para
kurcaci pun pulang dari bekerja….


Kurcaci 2    : (melihat putri salju pingsan). Putri salju…!!!
2 Kurcaci    : Putri salju…!!!
Kurcaci 2    : Putri salju… Putri kenapa… Putri….
Kurcaci 1    : wah Putri salju telah berpulang, mari segera kita kuburkan dia
Kurcaci 3    : Hus… dia Cuma pingsan bodoh…. Ngarang saja kau…


Tiba – tiba….


Peri        : Tenang saja para kurcaci, kalian tidak usah menangis. Putri salju hanya pingsan selama
              beberapa tahun saja. Dia tidak akan mati.
Kurcaci 3 : Siapa kau, beraninya berkata bahwa Putri salju hanya pingsan selama beberapa tahun.
Peri        : Aduh, makannya banyak nonton TV. Aku ini ibu peri Githuuu Lho….
             Ingat, putri salju hanya pingsan selama beberapa tahun. Dia akan sadar kembali jika ada
              pangeran dari negeri nun jauh disana menyadarkannya.
Kurcaci 3 : Maksudnya…???
Peri        : Lihat saja nanti…


Beberapa tahun kemudian…
Peri      : Berita gembira para kurcaci. Pangeran yang kita tunggu – tunggu sudah tiba.
3 Kurcaci : Mana dia…???
Pengawal : Sang pangeran tiba !!!
Pangeran : (Menghampiri para kurcaci dan peri)
            Uh, pengawalku, apakah kita sudah sampai di tujuan kita. White House, untuk bertemu dengan
            presiden Barrack Obama.
Pengawal : Maaf pangeran. Setahu saya, perjalanan ke Amerika jalan kaki itu butuh waktu 3 tahun, dan kita
           baru saja berjalan selama 3 jam tuanku.
Pangeran : oh begitu ya… maklum terlalu bersemangat…
Peri      : Pangeran, akhirnya dating juga. Kami sudah menantikan kedatangan pangeran selama bertahun
            tahun…
Kurcaci 2 : benarkah anda seorang pangeran ??? kalau begitu, tolong sembuhkan Putri salju, pangeran !
Pangeran : Hey.. hey…
            Jangan pernah meragukan kepangeranan saya raden mas ngabei Slamet hendrodinotikti
             Soepranoto Joyosentiko Mangundirjokusumo, ya. Ngomong ngomong, siapa kalian ini dan apa
             yang bisa saya bantu ???
Kurcaci 3 : Kami ini adalah para kurcaci pangeran, dan kami minta pangeran menyadarkan Putri salju kami
            yang sudah pingsan selama bertahun tahun ini !
Pengawal : Maaf pangeran, sepertinya mereka berbohong. Kalau benar mereka para kurcaci, seharusnya
           mereka ada 7 kan. Tapi ini Cuma ada 3. Sudah pasti mereka ini berbohong.
Kurcaci 1 : Maaf pangeran. Memang semula lami berjumlah 7 orang. Tapi 2 orang hanyut pada saat
            kejadian jebolnya situ gintung, dan yang 2 lagi hilang ketika bencan gempa kemarin.
Pangeran : Pengawalku, sepertinya mereka ini jujur. Lihat wajah mereka yang lugu itu
Pengawal : Tapi pangeran, saya yakin bahwa mereka berbohong. Lihat saja, mana ada manusia yang
           pingsan selama bertahun tahun dan tubuhnya masih tetap utuh
Pangeran : Sudahlah ini urusanku.
Pengawal : Tapi, pangeran…
Pangeran : Kalau begitu apa yang harus ku lakukan sekarang peri !!!
Peri      : Mudah saja. Pangeran hanya harus menyadarkanputri salju bagaimanapun caranya.
Pangeran : Boleh pakai cara pangeran pangeran yang lain tidak untuk membangunkan sang Putri.
Peri      : Kalau yang itu tidak boleh. Disensor pangeran.
Pangeran : Yah, kecewa berat nih.
Pengawal : Sabar pangeran. Kan pangeran belum 17 tahun, jadi belum boleh.
Pangeran : OK. Kalau begitu, aku punya cara lain. (merogoh sakunya dan mengeluarkan selembar uang
           kertas)
            Ayo putri… bangun…. Bangun Putri… ini untuk Putri loh nantinya kalu Putri mau bangun...
Putri     : (Terbangun) Ah… Wah ada apa ini ???
3 Kurcaci : Putri salju …!!! Horee Putri sudah bangun…
Peri      : Akhirnya sadar juga…
3 Kurcaci : terima kasih pangeran telah menyadarkan kembali putri salju kami
Pangeran : ah, bisaa saja tidak usah begitu. Aku jadi tersandung…. Eh tersanjung…
Pengawal : Wah, kok bisa begitu ya?? Putrinya matree nih. Uang yang dipakai itu pasti uang gajiku bulan
           depan, wah pangeran sadis…


Tiba – tiba ….


Ratu       : Haaah…. Kalian
            Berani beraninya kalian membangunkan Putri salju…. Aku kan capek capek menidurkannya
            sampai sampai harus pakai buah duku dari kebunku baru dia bisa tidur… tapi kalian
            membangunkannya… sial…
Putri      : Ah, orang ini lah yang membuatku pingsan,… iya dia…
Pangeran : oh, kalau begitu mundur putri, biar aku yang menghadapi wanita Bengal ini. Tak akan
           kubiarkan wanita itu menyentuh putri saljuku ini…
Pengawal : Hidup pangeran… hidup pangeran…
3 kurcaci : hidup pangeran ….
Ratu       : apa kalian akan membela wanita ini. Dia ini seorang pencuri, dia telah mencuri predikat wanita
             tercantik di negeri ini dari tanganku. Maka dari itu, aku bermaksud membunuhnya…
Pengawal : wah, anda ini tidak mau bersyukur ya. Sudah ada di posisi 2 saja seharusnya anda bersyukur.
           Saya saja yang jadi pria terjelek senegeri ini saja tidak sombong, dan tetap bersyukur
Ratu       : Diam kau, sejujurnya aku ini iri dan dengki terhadap kecantikan mereka mereka di luar sana
             termasuk Putri salju ini.
Pengawal : wah tidak benar itu, ingat, pak ustad Zainuddin MZ pernah berkata bahwa rasa iri dan dengki
           itu hanya akan menyengsarakan diri sendiri dan membawa pada kesengsaraan saja
Ratu       : Alah, diam semua apa diantara kalian ada yang mau memperdulikan aku ini, tidak ada kan !!!
Semua      : (Terdiam)
Ratu       : (Menangis)
Kurcaci 1 : Aku mengerti kok, …(sambil menepuk bahu sang ratu)
Ratu       : Huwa… baru kali ini ada orang yang mengertikan aku dan perhatian padaku…
Kurcaci 1 : Sudahlah… ayo aku antarkan pulang…
Ratu       : Terima Kasih….
Pangeran : Wah sebuah akhir yang aneh. Tapi tak apalah. Putri, ayo kita menikah saja dan pergi dari sini,
           kita ke Amrik…
Putri      : Amrik… Ah, aku bisa ketemu Shahrukh Khan di Hollywood dong. Ayo..
Pengawal : wah, semua sudah selesai. Aku pergi sajalah, ikut pangeran ke Amrik…
Peri       : Aku juga ikut, tugasku kan sudah selesai jadi aku butuh liburan nih
(hening sementara..)
Kurcaci 3 : wah, semua sudah pergi dengan pasangannya masing masing. Sekarang tinggal kita berdua, ya.
Kurcaci 2 : Apa maksudnya ???
Kurcaci 3 : ah masak, tidak tahu. Kita ikut seperti mereka yuk !
Kurcaci 2 : enak saja… Kamu saja kali…. (berkejaran… lalu pergi…)
                            NASKAH DRAMA




    Diajukan untuk memenuhi tugas dari guru bidang studi Bahasa Indonesia




                               Disusun Oleh :


                              Annisa Nurdiana
                               Arief Pratomo
                         Dini Meditria Puspa Pratiwi
                           Fauzi Rahman Firdaus
                                 Iis Ismayati
                               Nur Muchamad
                            Prima Akbar Mashudi
                           Shofiatu Rahmah Sugis


                               Kelas XI.IPA.6




DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA
         SMA NEGERI 2 KUNINGAN
    Jalan Aruji Kartawinata No.16 Telepon (0232)871063 Kuningan 45511

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:65
posted:11/24/2011
language:Indonesian
pages:6