Embed
Email

UPAYA PENINGKATAN RUJUKAN PERSALINAN OLEH TENAGA NON PROFESIONAL ...

Document Sample
UPAYA PENINGKATAN RUJUKAN PERSALINAN OLEH TENAGA NON PROFESIONAL ...
Shared by: HC111124202118
Categories
Tags
Stats
views:
25
posted:
11/24/2011
language:
Indonesian
pages:
25
UPAYA PENINGKATAN RUJUKAN

PERSALINAN OLEH TENAGA NON

PROFESIONAL DALAM RANGKA

PERCEPATAN PENURUNAN

AKI DAN AKB

TIM PENELITI :

RISTRINI, LESTARI HANDAYANI,

SUHARMIATI, LUSI KRISTIANA, RUKMINI,

SYAMSULHADI

TUJUAN

UMUM : meningkatkan rujukan persalinan oleh tenaga

non profesional dalam rangka percepatan penurunan

AKI dan AKB



KHUSUS : mengkaji

kemampuan tenaga non profesional

mobilisasi dana dari masyarakat

ketersediaan sarana transportasi

ketersediaan darah

efektivitas komunikasi

hambatan pelaksanaan rujukan persalinan.

METODE

PENELITIAN

LOKASI PENELITIAN

1. Prop. Jawa Timur

a. Kab. Bangkalan : pusk Tongguh & Arosbaya

b. Kab. Tuban : pusk Jenu & Tambakboyo

2. Prop. Kalimantan Selatan

a. Kab. Tanah Laut : pusk Sungai Alang & Tb Ulang

b. Kab. Banjar : pusk Bati-bati & Banjar

3. Prop. Sulawesi Selatan

a. Kab. Barru : pusk Padongko & Pekkae

b. Kab. Gowa : pusk Bontomarranu & Bontonompo I

DESAIN PENELITIAN

Penelitian descriptive-evaluative



Hasil penelitian ini merupakan deskripsi :

- tingkat ketrampilan tenaga non professional

(dukun, kader dan keluarga)

- kemampuan memobilisasi dana

- kesiapan alat transportasi desa

- kesiapan darah untuk rujukan persalinan

- efektivitas komunikasi tenaga non profesi

dengan bidan di desa dlm rujukan persalinan.

POPULASI DAN SAMPEL

Populasi : seluruh desa di wilayah 3 (tiga)

propinsi secara ’purposive sampling’ yaitu Jawa

Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan



Sampling :

Tiap prop dipilih 2 (dua) kabupaten

Tiap kab dipilih 2 (dua) puskesmas

Tiap pusk dipilih 5 (lima) desa

PENGUMPULAN DATA



Depth interview

Wawancara terstruktur

Pencatatan data sekunder

Focus Group Discussion

PENGOLAHAN & ANALISIS DATA





Pengolahan data dilakukan di Puslitbang

Sistem dan Kebijakan Kesehatan di

Surabaya



Analisis data : deskriptif dan analisis

data kualitatif (mixed methods analysis)

HASIL

PENELITIAN

KEGIATAN YANKES MATERNAL OLEH

DUKUN

Kegiatan yankes maternal % dukun yg

melaksanakan

Melakukan pemeriksaan ibu hamil 93,3

Melakukan pertolongan persalinan 85,0

Masih ingin menolong dg didampingi bidan 60,0



Selalu kerjasama dg bidan 41,7

Setuju pertolongan persalinan oleh Nakes, 63,3

tetapi dukun ikut dlm non medis

Setuju merujuk persalinan, tetapi dukun 40,0

minta dilibatkan dlm non medis

Setuju merujuk persalinan, tetapi dukun 11,7

minta bagian kompensasi

Kemampuan tenaga non profesional dalam

upaya meningkatkan rujukan persalinan (1)



Jenis Kemampuan % Jawaban

“betul”

keharusan bumil periksa 97,0

Bumil dilarang rokok, narkoba, hisap asap 90,4

tanda-tanda bahaya bumil 56,8

persiapan non teknis sebelum bersalin 55,7

tanda-tanda bahaya ibu melahirkan 58,6

pengetahuan tentang bumil risiko tinggi 34,8

tanda bahaya bulin risiko tinggi 54,2

tindakan bila ada td bhy bumil risti 99,6

Bumil wajib makan bergizi & imun 97,5

Kemampuan tenaga non profesional dalam

upaya meningkatkan rujukan persalinan (2)

2. Proporsi pembagian tugas (dlm %)

Bidan Dukun Keluarga

- Persiapan air & bahan2 6,4 21,1 72,4

- Menyiapkan alat kesehatan 90,9 8,5 0,5

- Menolong persalinan 93,5 6,5 -

- Perawatan tali pusat 80,0 17,4 2,6

- Memandikan bayi 18,8 78,5 2,5

- Merawat ibu pasca bersalin 22,2 74,4 3,4

- Merawat bayi selanjutnya 12,7 65,1 22,2

- Bersihkan tempat bersalin 10,3 48,3 41,4

- Memulihkan tenaga ibu 30,3 38,9 30,8

Kemampuan tenaga non profesional dalam

upaya meningkatkan rujukan persalinan

HASIL ANALISIS KUALITATIF

Kemampuan dukun, kader, keluarga dalam rujukan

persalinan masih sangat rendah



Sikap dukun, kader, keluarga dalam pertolongan

persalinan sebagian besar setuju untuk dilakukan

pertolongan oleh bidan



Dukun sering diajak melakukan pertolongan oleh bidan

di desa, terjadi sinergi sikap positif dukun thd bidan



Pengetahuan dukun, kader dan keluarga tentang

fasilitas pelayanan maternal cukup baik

Kemampuan tenaga non profesional dlm

memobilisasi dana dari masyarakat untuk rujukan

persalinan

Mobilisasi dana dilakukan 35,5% desa, sulit dilakukan

karena sudah ada program Askeskin/JPKMM



Kemampuan tenaga non profesional dalam memobilisasi

dana masih kurang



95,6% responden sudah menabung untuk persiapan

biaya transportasi rujukan, baik berupa uang ‘cash’,

maupun memelihara ternak



Askeskin/ JPKMM lambat laun akan mematikan upaya

mobilisasi dana masyrkt, dan ada daerah yang

membebaskan biaya persalinan (gratis) bagi warganya

Ketersediaan sarana transportasi untuk

meningkatkan rujukan persalinan

Kegiatan transportasi desa dilakukan oleh 58,1% desa untuk

rujukan persalinan



Biaya transportasi dibebankan ke penderita (48,4%), dan

kelompok masyarakat (9,7%)



Upaya masyarakat untuk mengatasi transport agar tidak

terlambat, dengan ambulans puskesmas (38,7%) dengan pola

jemput bola, dan ambulans desa (19,4%) yang berbentuk tandu



Sebagian besar warga yang mempunyai kendaraan roda-4

bersedia (siap) mengantarkan ibu bersalin yang dirujuk ke

fasilitas kesehatan yg lebih mampu, dengan menyewa

Ketersediaan darah dan donor darah untuk

rujukan persalinan di desa



Darah tidak tersedia di puskesmas maupun di desa, karena tidak

mempunyai peralatan penyimpan darah



Terdapat 15,8% desa yang telah menyelenggarakan Bank Darah

Desa, yang berasal dari donor darah individual dan tetap

disimpan di PMI



Terdapat 6,6% desa yang mempunyai kelompok donor yang

terkoordinir dan 27,4% desa sudah dimulai mendaftar golongan

darah warga, dan kesiapan untuk menjadi donor darah



Ada beberapa desa (13,2%) yang menyiapkan ‘warga sukarela’

untuk menjadi donor darah tanpa menentukan golongan darahnya,

karena sebagian besar sudah tahu golongan darahnya

Sistem Pencatatan Ibu Hamil dengan Risiko di

Desa

Sebagian besar desa (64,5%) mempunyai catatan

lokasi ibu hamil berisiko untuk rujukan persalinan



Sebagian besar pencatatan lokasi ibu hamil berisiko

dilakukan oleh bidan di desa (61,5%)



Keberadaan ibu hamil dengan risiko diinformasikan ke

warga desa (51,6%)



Catatan yang sedikit dilakukan desa adalah catatan

mengenai jumlah darah (9,7%), jumlah pendonor di

desa (6,5%) dan tidak ada desa yang mencatat jumlah

ibu yang memperoleh tambahan darah

Efektivitas komunikasi antara tenaga non

professional (dukun, kader dan keluarga) dengan

tenaga kesehatan (bidan)



Hubungan antara bidan di desa dengan kader posyandu

telah terjalin dgn baik, khususnya dlm keg posyandu



Kader sering menginformasikan keberadaan ibu hamil

sehingga pemeriksaan rutin bisa dilakukan oleh bidan



Hubungan bidan di desa - dukun cukup baik melalui

kemitraan bidan-dukun saat menolong persalinan



Persalinan banyak dilakukan di rumah, bila dirujuk,

keluarga dibawa ke tempat persalinan (biaya banyak)



Mencari bidan biasanya agak sulit, sehingga warga

minta tolong dukun yang selalu siap untuk dipanggil

Identifikasi hambatan pelaksanaan

rujukan persalinan.

1. Pengetahuan dukun, keluarga di daerah pedesaan dan terpencil

sangat kurang, karena pelatihan dukun dulu lebih difokuskan

pada pertolongan persalinan dan sekarang tidak ada pelatihan

dukun



2. Pengambil keputusan persalinan sebagian besar adalah suami/

orang tua, dan penyuluhan yg dilakukan oleh Nakes sasarannya

adalah ibu hamil bukan pada suami/orang tua ibu hamil



3. Kondisi ekonomi yang sangat miskin mengakibatkan tidak mampu

untuk membawa ibu bersalin ke fasilitas yang baik, di samping

biaya, juga anak tidak ada yg mengurus di rumah



4. Adanya dorongan yg besar dari keluarga untuk bersalin di

rumah, karena adanya keyakinan bahwa bersalin di rumah itu

lebih baik

KESIMPULAN

&

REKOMENDASI

KESIMPULAN (1)

1. Kemampuan tenaga Non Profesional masih kurang, khususnya yang

berkaitan dengan tanda-tanda bahaya dan risiko kehamilan dan

persalinan serta rujukannya



2. Pembagian tugas bidan-dukun-keluarga dlm pertolongan persalinan

sudah proporsional, tugas persiapan dilakukan dukun dan keluarga,

pertolongan persalinan oleh bidan, perawatan tali pusat oleh bidan

dan perawatan ibu dan bayi oleh dukun & bidan



3. Sebagian besar dukun masih menolong persalinan, dan dukun

setuju pertolongan oleh bidan asalkan dukun diberi kompensasi,

dan akan merujuk ke bidan bila juga ada kompensasinya (jasa

dukun) atau dilibatkan dalam kegiatan non medis seperti persiapan

& perawatan pasca persalinan

KESIMPULAN (2)



4. Kemampuan Tenaga Non Profesional dalam memobilisasi dana

sangat kurang , hambatannya karena sudah ada program

Askeskin/JPKMM



5. Sebanyak 58,1% desa melakukan transportasi untuk rujukan

persalinan, dengan ambulans puskesmas (pola jemput bola), dan

ambulans desa yang berbentuk tandu



6. Sebanyak 15,8% desa yang telah menyelenggarakan Bank Darah

Desa, dan 6,6% desa punya kelompok donor yang terkoordinir



7. Sebanyak 64,5% mempunyai catatan lokasi ibu hamil berisiko,

yang dilakukan oleh bidan di desa , dan keberadaan ibu hamil

dengan risiko diinformasikan ke warga desa



8. Komunikasi kader- bidan di desa dilakukan melalui kegiatan

posyandu, dukun - bidan melalui kemitraan, dan bidan - keluarga

melalui penyuluhan kesehatan / promkes

REKOMENDASI

Bidan sering mengajak dukun melakukan pertolongan persalinan, dan

diberi imbalan maka akan terjadi sinergi sikap dari dukun untuk selalu

merujuk bila ada persalinan



Memberikan pelatihan kepada dukun, kader dan keluarga dalam hal

tanda-tanda persalinan dan merujuk persalinan ke bidan atau puskesmas



Mobilisas dana masyarakat dialihkan peruntukannya, dari untuk biaya

persalinan dialihkan ke biaya rujukan termasuk transport dan darah bila

diperlukan



Tetap membebaskan biaya persalinan dan obat-obatan bagi pasien, dan

menjadi beban dari Pemda Kab/Kota



Sosialisasi Buku Pedoman Pengenalan Tanda Bahaya pada Kehamilan,

Persalinan dan Nifas ke Non Profesional


Related docs
Other docs by HC111124202118
Primary
Views: 0  |  Downloads: 0
bus152 quiz chpt 9 10 key
Views: 8  |  Downloads: 0
These are my words, by Nancy E
Views: 5  |  Downloads: 0
T�cnicas para entrevistar
Views: 1  |  Downloads: 0
By Time
Views: 0  |  Downloads: 0
Memory
Views: 2  |  Downloads: 0
By registering with docstoc.com you agree to our
privacy policy

You are almost ready to download!

You are almost ready to download!