Lembaga Penelitian Universitas Hasanuddin
Pimpinan : Prof. Dr. Ir. Badron Zakaria, M.S.
Alamat Lengkap : Jl. Perintis Kemerdekaan KM. 10 Kampus Universitas Hasanudin
Tamalanrea, Makassar
Kode Pos : 90245
Telepon : (0411) 584024.
Fax : (0411) 584024
Email : lpunhas@indosat.net.id
Website/Homepage : -
Tahun Didirikan : 5 Maret 1983
I. ORGANISASI
Tugas Pokok
Melaksanakan pembinaan dan pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan
seni serta melaksanakan penelitian dengan berpedoman pada ketentuan yang
ditetapkan bagi Universitas Hasanudin.
Fungsi
a. Melaksanakan penelitian ilmiah murni, teknologi dan seni.
b. Melaksanakan penelitian ilmu pengetahuan dan seni terpakai untuk menunjang
pengembangan.
c. Melaksanakan penelitian untuk pendidikan dan pengembangan institusi
universitas.
d. Melaksanakan penelitian ilmu pengetahuan teknologi dan seni serta penelitian
untuk mengembangkan konsepsi pembangunan nasional, wilayah dan atau
daerah melalui kerja sama antar PT, dan badan lainnya di dalam dan luar negeri.
e. Melaksanakan urusan tata usaha lembaga.
Visi
Komitmen lembaga penelitian mengacu pada visi Universitas Hasanudin yang
ingin menjadikan Universitas Hasanudin sebagai pusat rujukan ilmu pengetahuan,
teknologi dan seni.
Misi
a. Mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang diperlukan untuk
menunjang dan mendorong kesejahteraan masyarakat Indonesia.
b. Mengadakan pengkajian secara proaktif dalam berbagai bidang ilmu guna
mengantisipasi perkembangan sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat.
Bidang Penelitian
a. Mikronutrien.
b. Sumberdaya hayati laut.
c. Gizi dan kesehatan.
d. Makanan tradisional.
e. Iptek kesehatan.
Profil/Sejarah Singkat Lembaga
Lembaga Penelitian Universitas Hasanudin didirikan berdasarkan SK Mendikbud
Nomor : 0514/O/1983 tanggal 5 Maret 1983. Lembaga Penelitian Universitas Hasanudin
didirikan sebagai salah satu unit kerja Universitas Hasanudin yang mengkoordinasi,
memantau, dan menilai pelaksanaan kegiatan penelitian yang diselenggarakan oleh pusat
penelitian serta ikut mengusahakan serta mengendalikan administrasi sumber daya yang
diperlukan.
Struktur Organisasi : (Terlampir)
II. KETENAGAAN
a. Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan
Jenjang Pendidikan Jumlah
Di Bawah D3 11
D3 3
S1 14
S2 35
S3 21
Jumlah 84
b. Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional
Kelompok Keahlian Jumlah
Epidemiolog Kesehatan 3
Nutrisionis 3
Peneliti 56
Pranata Komputer 5
Pranata Laboratorium Kesehatan 1
Pustakawan 3
Jumlah 71
c. Jumlah peneliti berdasarkan bidang keahlian
Bidang Keahlian Jumlah
Mikronutrien 1
Gizi dan kesehatan masyarakat 1
Imunologi 1
Analisa dan kimia pangan 1
Analisa dan toksikologi pangan 1
Gizi klinik 1
Teknologi farmasi dan pangan 1
Toksikologi lingkungan 1
Epidemiologi gizi 1
Gizi, kesehatan ibu dan anak 1
Gizi kesehatan masyarakat dan keamanan pangan 1
Gizi dan kependudukan 1
Antropologi kesehatan 2
Pengukuran status gizi dan manajemen data 1
Jumlah 15
III. FASILITAS YANG DIMILIKI
a. Laboratorium
Nama Laboratorium Kemampuan (fungsi) Nama Peralatan Utama
Bioteknologi Parasitologi Mikroskop
Mikrobiologi Spektrofotometer
Biomolekuler PCR System
Hematologi Centrifuge
Andrologi Autoclove
ELISA Reader
Protein Elektrophoresis
b. Perpustakaan
Jenis Layanan yang Diberikan :
1. Pelayanan tertutup
Pengunjung/pemakai koleksi tidak bebas langsung memilih bahan pustaka pada
rak penyimpanan, tetapi bahan pustaka yang dibutuhkan pengunjung diambilkan
oleh petugas pustakawan.
2. Pelayanan terbuka
Pengunjung/pemakai dapat memilih langsung bahan pustaka yang dibutuhkan
untuk baca di tempat atau dipinjam selama beberapa hari.
3. Layanan informasi mengenai koleksi bahan pustaka lewat jaringan internet
IV. PUBLIKASI
a. Laporan penelitian unggulan yang hasilnya dapat dimanfaatkan untuk program dan
masyarakat dalam lima tahun terakhir :
1. The Problem of Protein Energy Malnutrition in Indonesia before Monetary Crisis.
2. Coastal in Eastern Part of Indonesia
3. Vitamin A Intake of Mothers and Their Children in Maluku Province Indonesia
4. Meal Frequency Among Children in Urban and Rural Areas of Indonesia
5. “Ketetapan” Penentuan Keluarga Miskin dalam Pelaksanaan Program JPS Bidang
Kesehatan di Propinsi Sulawesi Selatan
6. Pengalaman Dokter Puskesmas dalam Pelaksanaan JPS-BK : Kasus Puskesmas
Bajeng dan Puskesmas Daya di Sulawesi Selatan
7. Status Gizi Anak Balita pada Keluarga Miskin di Propinsi Sulawesi Selatan
8. Seasional Variation in Diarrheal Disease Among the Fisherman Family’s Children
in Keruak Sub-District Lombok Timur (Penyakit Diare dan Variasi Musim pada
Anak Keluarga Nelayan di Kecamatan Keruak, Lombok Timur).
9. Pedoman Penyusunan Rancangan dan Usulan Studi Evaluasi PMT-AS
10. Masalah Gizi dan Pangan dan Alternatif Pemecahannya dari Perspektif
Kemandirian Lokal
11. Pembangunan Gizi dan Pangan dari Perspektif Kemandirian Lokal
12. Food Intake in Pregnant Women in Mamuju District
13. Study on Nutritive Value, Shelf-Life and Acceptability of Lawa, Traditional Fish
Product from South Sulawesi
14. Processing of Traditional Fish Products from South Sulawesi
15. Analisis Konsumsi Zat Goitrogen dan Yodium terhadap Gangguan Akibat
Kekurangan Yodium (GAKY) di Propinsi Maluku
16. Changes of Nutritional Status at Fish Product from South Sulawesi
17. Fortifikasi of Iron on “Ragi Tempeh” and Analysis of Iron Bioavailability on
Tempeh Product
18. Hubungan antara Status Sosial Ekonomi dengan Keadaan Gizi Masyarakat
19. Dampak Program Jaring Pengaman Sosial (JPS) terhadap Status Gizi Anak Balita
di Indonesia
20. Malnutrisi pada Anak 6-23 Bulan di Propinsi Sulawesi Selatan, Bali, dan Jawa
Barat pada Saat Krisis Moneter
21. Dampak Program JPS pada Status Gizi Anak Baduta di Sulawesi Selatan dan Jawa
Barat
22. Faktor yang Berhubungan dengan Malnutrisi Kronik pada Anak Baduta di
Sulawesi Selatan
23. Opportunities to Improve the Effectiveness of Posyandu in Indonesia to the
Vitamin A Supplementation and Provide Basil Health Services.
24. Keragaan Gizi dan Kesehatan Balita dan Ibu Hamil Keluarga Miskin Tahun 1999
25. Konsumsi Ikan dan Penyakit Jantung Koroner
26. Dukungan Sosial bagi Keberhasilan Pelaksanaan PMT-Program (Studi Kasus di
Puskesmas Pallangga sebagai Pelaksana Terbaik Program JPS-BK di Sulawesi
Selatan)
27. Studi Kasus “Cerita Sukses” Pelaksanaan Jaring Pengaman Sosial Bidang
Kesehatan (JPS-BK) di Propinsi Sulawesi Selatan
28. Dampak Program PMT pada Ibu Hamil JPS-BK terhadap Berat Badan Lahir di
Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara
29. Fortifikasi Zat Besi pada Ragi Tempe dan Analisis Ketersediaan (Availability) Zat
Besi pada Tempe yang Dihasilkan
30. Kajian Teknologi dan Ekonomi Makanan Tradisional Hasil Perikanan Asal
Sulawesi Selatan
31. Penggunaan Kemasan dan Perbaikan Cara Penyimpanan Lawa, Makanan
Tradisional Asal Sulawesi Selatan selama Penyimpanan Dingin
32. Pemberdayaan Masyarakat dalam Meningkatkan Status Gizi dan Kesehatan di
Kabupaten Sinjai Tahun 1998-2000.
33. Breasfeeding and Macronutrient Intake of Children in Barru Subdistrict.
b. Majalah/jurnal yang diterbitkan :
1. Buletin Penelitian
2. Jurnal Medika Nusantara
V. KERJASAMA PENELITIAN
Dalam Negeri Luar Negeri
a. Badan Penelitian dan Pengembangan a. UNICEF
Kesehatan b. JICA
b. BAPPENAS c. ASA Grain
c. CHN3 Diknas d. Part Hellen Keller International/
d. BAPEDDA Propinsi Nutrition Surveillance System in South
Sulawesi
e. Konsultan HMHB Project Indonesia, Aus
AID, Kendari