definisi dan ruang lingkup pertanian dan agribisn by PrivateLabelArticles

VIEWS: 60,697 PAGES: 16

									PERANAN AGRONOMI DALAM PEMBANGUNAN PERTANIAN
Oleh : Ir. H. Agus Tauchid, M,Si.
Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Banten

PENGERTIAN DAN RUANG LINGKUP AGRONOMI
• Pertanian adalah usaha untuk mencapai hasil yang maksimum dengan mengelola faktor tanaman dan lingkungan Agronomi merupakan bagian dari Ilmu Pertanian. • Agronomi berasal dari : Agros = lahan dan Nomos = pengelolaan. Agronomi : Ilmu yang mempelajari cara pengelolaan tanaman pertanian di sebidang lahan guna mendapatkan hasil yang lebih tinggi untuk keperluan umat manusia. .

Agronomi
mengharuskan tiga aspek keberlanjutan hanya dalam pengelolaan lingkungan tumbuh sumber daya nabati, yakni tanah, air, dan atmosfernya serta adanya upaya (ke arah yang lebih baik meskipun tidak berkelnjutan) dalam mengembangkan ilmu dan teknologi produksi sumber daya nabati • Pengelolaan lingkungan tumbuh tanaman secara berkelanjutan, khususnya dalam aspek keamanannya, merujuk pada penggunaan ilmu dan teknologi produksi tanaman yang tidak menyebabkan kerusakan lingkungannya itu. • Artinya, pengelolaan lingkungan tanaman harus dapat mempertahankan tingkat keseburan lapang produksi yang sesuai dengan kebutuhan tanamannya dan menghindari menghidari sebanyak mungkin penggunaan masukan eksternal yang berupa bahan kimia pabrikan (pupuk buatan dan pestisida).

Menurut A.T. Mosher (1966)
Pertanian adalah : suatu bentuk proses produksi yang sudah khas yang didasarkan pada proses pertumbuhan daripada hewan dan tumbuhan.

Menurut Sri Setyati Harjadi (1975) Pertanian adalah : • usaha untuk mencapai hasil yang maksimum dengan mengelola faktor tanaman dan lingkungan

PERANAN AGRONOMI DALAM PEMBANGUNAN PERTANIAN Agronomi meliputi 3 aspek pokok, yaitu •aspek pemuliaan tanaman, •aspek fisiologi tanaman, •aspek ekologi tanaman.

Agronomi meliputi 3 unsur : • Lapang/lahan produksi • Pengelolaan • Produksi Maksimum

Tindak agronomi
mengelola pertanian mulai dari tingkatan yang sederhana sampai tingkatan yang maju
•Suatu usaha dapat disebut sebagai usaha pertanian apabila telah ada campur tangan manusia di dalamnya. •Pertanian purba belum merupakan suatu tindakan gronomi, karena belum adanya upaya manusia untuk mengelola tanahnya
Tindak agronomi dimulai ketika petani sudah mulai menetap di suatu areal lahan. Berikutnya mereka mulai memikirkan bagaimana caranya agar hasil pertaniannya lebih meningkat. Disini sudah terlihat adanya upaya dari petani tersebut untuk mengelola pertaniannya.

SKEMA PERANAN AGRONOMI

PENGELOLAAN

TINDAK AGRONOMI
PRODUKSI MAKSIMUM

PRODUKSI PERTANIAN

PEMBANGUNAN PERTANIAN

Pembangunan Pertanian
Pembangunan: Serangkaian proses perubahan sosial yang berencana (diupayakan oleh Pemerintah bersama seluruh rakyat/warga negara) yang akan membawa sustu kondisi tertentu menuju kondisi (kualitas hidup) yang dipandang lebih baik. Pembangunan Pertanian berarti pembangunan yang dimaksudkan khusus untuk mengembangkan dan meningkatkan bidang pertanian

Pembangunan Pertanian
• pemberdayaan, kapasitas, kemandirian,dan akses masyarakat pertaniandalam proses pembangunan sistem pertanian berkelanjutan yang berkebudayaan industri, maju, dan efisien, melalui peningkatan kaualitas dan kuantitas produksi dan distribusi, serta keanekaragaman hasil pertanian, pemanfaatan llmu Pengetahuan dan teknologi pertanian, untuk mengembangkan agroindustri dan agribisnis, serta memenuhi kebutuhan bahan baku industri, kebutuhan pangan gizi dan gizi, serta kebutuhan pasar dalam dan luar negeri, perluasan lapangan kerja, dan kesempatan berusaha.

Kebijakan Pembangunan Pertanian
• Menguatkan sektor pangan dalam negeri, dalam upaya mengurangi ketergantungan terhadap impor beras dan komoditas lain serta terus menggalakkan diversifikasi konsumsi pangan selain b d dberas dan gandum • •Menguatkan sektor perkebunan, dalam upaya meningkatkan devisa negara dan peningkatan dk dstik btproduk domestik bruto • •Menguatkan sektor industri kecil dan menengah dalam upaya menambah lapangan pekerjaan, masyarakat dan meningkatkan pendapatan masyarakat, mengurangi jumlah keluarga miskin.

Tujuan Utama Pembangunan Pertanian
Mewujudkan sektor pertanian yang tangguh : • Mampu menjadi penghasil bahan pangan • Penyedia lapangan kerjaPenyedia kerja • Kesempatan berusahaPndi fktr prduksi dn industri • Penyedia faktor produksi dan industri • Penghasil devisa negara

Arah Pembangunan Pertanian
Peningkatan produksi pertanian (kualitas kualitas, kuantitas, dan distribusi) Peningkatan pendapatan usaha tani Peningkatan kesejahteraan dan taraf hidp ptihidup petani Penyediaan lapangan dan kesempatan kerja Perolehan pendapatan devisa

Pembangunan Pertanian dapat dicapai melalui :
• • • • • • Agribisnis dan agroindustri Pemanfaatan iklim Pemanfaatan keanekaragaman hayati Kesesuaian lahanKesesuaian lahan Ketersediaan tenaga kerja Pemanfaatan peluang pasar

SDM Pembangunan Pertanian
• • • • • • • • • Pemerintah Pusat/Daerah Pakar Perguruan Tinggi Mahasiswa Pekerja swasta bidang pertanian Pengurus Koperasi Koperasi Pekerja Agroindustri Penyuluh Pertanian Petani

Faktor Penunjang Pembangunan Pertanian

HATUR NUHUN….


								
To top