Your Federal Quarterly Tax Payments are due April 15th Get Help Now >>

PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN ANAK by ecPy2fo

VIEWS: 497 PAGES: 23

									   PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN ANAK
• Pertumbuhan   adalah bertambah jumlah dan besarnya sel
diseluruh bagian tubuh yang secara kuantitatif dapat diukur,
Mis : BB, PB.
• Perkembangan adalah bertambah sempurnanya fungsi alat
tubuh yang dapat dicapai melalui tumbuh kematangan dan
belajar. ( Whalley dan Wong, 2000).
• Growth dan Development jalan bersama-sama , tidak dapat
dipisahkan yang satu dengan yang lain.
• G & D adalah ciri khas dari anak dimulai dari konsepsi dan
berlgs terus sepanjang masa anak dan kecapatannya tidak
selalu sama pada tiap masa.
• G  dianggap sebagai penambahan ukuran (Physiacal
Maturasi )
• D  dianggap sebagai penambahan fungsi/kematangan
(Fungsional Maturation) .
GUNA PERAWAT MEMPELAJARI TUKEM
 1. Sebagai alat ukur dalam memberikan askep.
 2. Dengan mengobservasi dapat mendeteksi
    dini penyimpangan/deviasi tukem anak.
 3. Mengetahui perkembangan anak baik secara
    fisik, psikologis, sosial dan intelektual.
 FAKTOR – FAKTOR MEMPENGARUHI TUKEM
 1. Faktor Herediter : Seks (jenis kelamin) dan ras
    ( Barat dan Asia).
 2. Faktor Lingkungan
 a. Lingkungan Pranatal : Lingkungan dalam
    kandungan, mulai dari konsepsi sampai lahir.
-Misalnya gisi ibu waktu hamil, posisi janin dalam
uterus, penggunaan obat-obatan , kebiasaan merokok.
b.Lingkungan Postnatal : lingkungan setelah anak lahir.
 - Misal : Nutrisi, statussosial ekonomi,kultur,iklim/cuaca,
olahraga,posisi anak dalam keluarga dan status
kesehatan.
3. Faktor Hormon
   a. H. Somatotropin (G.H) : mempengaruhi pertumb
TB dengan menstimulasi terjadinya proliferasi sel
kartilago dan sistem skeletal. (gigantisme)
b. H. tiroid : menstimulasi metabolisme tubuh
( kreatinisme).
c. H. Estrogen: mempengaruhi pertumbuhan sex.
4. Pelayanan kesehatan yang ada disekitar lingkungan.
- Anak diharapkan dapat terkontrol perkemangannnya
    dan jika ada masalah dapat segera di ketahui dan
    dipecahkan.
POLA PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN
1. Pola pertumbuhan fisik yang terarah
   a. Cephalocaudal atau head to tail direction ( dari
    arah kepala kemudian kekaki).
     Mis : Mengangkat kepala dulu kemudian dada dan
    ekstremitas bawah.
  b. Proximadistal atau Near to far direction (
    menggerkaan anggota gerak yang paling dekat
    dengan pusat/sumbuh tengah dan yang lebih jauh
    dari pusat).
   Mis : bahu dulu baru jari-jari.
  c. Mass to specifik atau simple to complekx ( dari yang
mudah ke sulit).
   Mis : Menggerakkan bahu , kemudian mengerakkan jari-jari
yang lebih sulit atau melambaikan tangan, baru bisa
memainkan jarinya.
2. Pola perkembangan berlangsung dalam tahapan
perkembangan.
   Pada tahap ini dibagi menjadi lima bagian yaitu :
   a. Masa pra lahir : terjadi pertbh yg sangat cepat pada alat
dan jaringan tbh.
   b. Masa neonatus: terjadi proses penyesuaian dgn
kehidupan di luar rahim.
   c. Masa Bayi : terjadi perkembangan sesuai dgn
lingkungan yang mempengaruhinya dan memiliki
kemampuan untuk melindungi dan menghindari dari hal yg
mengancam dirinya.
  d. Masa anak : terjadi perkbg yg cepat dlm aspek sifat,
sikap, minat dan cara penyesuainan dgn lingkungan
dalam hal ini klg dan teman sebaya.
  e. Masa remaja : terjadi perubahan kearah dewasa
sehingga kematangan pada tanda-tanda pubertas.

POLA PERKEMBANGAN DIPENGARUHI OLEH
KEMATANGAN DAN LATIHAN (BELAJAR).
  - Proses kematangan dan belajar selalu
mempengaruhi perubahan perkembangan anak dan
terjadi interaksi yg kuat dalam mempengaruhi perkbg
anak.
  - Masa ini dikatakan sebagai masa kritis yg harus
dirangsang agar mengalami pencapaian perkbg.
TAHAP PENCAPAIAN TUKEM ANAK
 Dibagi dalam lima kelompok besar yaitu :
1. Masa pranatal :
- Embrio ( mulai konsepsi – 8 minggu) : terjadi
defensiasi yg cepat dari ovum menjadi suatu organisme
dan terbentuknya manusia. Pada minggu II terjadi
pembelahan sel dan terjadi pemisahan jaringan antara
entoderm dan ektoderm, minggu ke III terbentuk lapisan
mesoderm. Sampai pada minggu VII belum tampak
terjadi pergerakan yg menonjol hanya denyut jantung
janin sudah mulai berdenyut sejak minggu 4.
- Fetus ( 9 minggu sampai lahir ) : terjadi peningkatan
fungsi organ yaitu bertambah ukuran panjang dan BB
       terutama pertumbuhan dan penambahan jaringan
subcutan dan jaringan otot.
  2. Masa Post Natal
   a. Masa neonatus (0-28 hr)
 - masa kehidupan yang baru dalam ekstra uteridan
adaptasi semua sistem organ tubuh.
-Proses dari organ tersebut dimulai dari aktifitas
pernapasan yg disertai pertukaran gas dgn frek napas
35-50 kali / menit, denyut jantung antara 120-160
kali/menit.
- Bayi mulai menangis , memutar-mutar kepala, dan
menghisap (rooting refleks) dan menelan.
-Bayi sudah mulai bab pertama (mekonium) dalam
waktu 24 jam dengan frekuensi bab sekitar 3-5 kali
seminggu ( sesuai yang di komsumsi ASI dan PASI)
-Ginjal belum berfungsi sempurna , sehingga urine
masih mengandung sedikit protein dan berwarna merah
muda karena banyak mengandung senyawa urat.
- Hati masih imatur dalam memproduksi faktor
pembekuan sebab belum terbentuknya flora usus yang
akan berperan dalam absobsi vit K.
- Adanya kekebalan bayi karena ada imunoglobulin.
Perkembangan motorik halus dan motorik kasar
-Motorik kasar diawali dgn gerakan seimbang pada
tubuh, mulai mengangkat kepala.
-Motorik halus : mampu mengikuti grs tengah bila kita
memberikan respon terhadap gerakan jari atau tangan.
Perkembangan bahasa
-Kemampuan bersuara (menangis) dan beraksi
terhadap suara atau bel.
Perkembangan sosial
-Ditunjukkan adanya tanda-tanda tersenyum dan mulai
menatap muka untuk mengenali sesorang.
b. Masa Bayi (28 hari – 1 tahun).
Dibagi dalam 3 tahap :
1). Umur 1-4 bulan : diawali dgn perubahan BB , biula
gizi baik maka perkiraaan berat badan akan mencapai
  700-800 gr/bulan, sedangkan pertumbahan TB agak
stabil.
Perkembangan Motorik halus
-Mengikuti objek dari sisi ke sisi, mencoba memengang
benda kedalam mulut, memegang benda tapi terlepas,
memperhatikan kaki dan tangan, memegang benda dgn
kedua tangan, menahan benda ditangan w/p hanya
sebentar.
Perkembangan Motorik Kasar
- Mengangkat kepala saat tengkurap, mencoba duduk
sebentar dgn ditopang, dapat duduk dgn kepla tegak,
jatuh terduduk dipangkuan ketika disokong pada posisi
berdiri, kontrol kepala sempurna, mengangkat kepala
sambil berbaring terlentang, berguling dari terlentang
Kemiring, posisi lengan dan tungkai kurang fleksi, dan
berusa untuk merangkak.
Perkembangan bahasa
-Kemampuan berbahasa dan tersenyum, dapat berbunyi
huruf hidup,berceloteh, mulai mengucapkan kata
ooh/ahh, tertawa dan berteriak,mengoceh spontan atau
bereaksi dengan mengoceh.
Perkembangan sosial
- Mulai mengamati tangannya, tersenyum spontan dan
membalas senyum bila diajak tersenyum,mengenali
ibunya dgn penglihatan,penciuman,pendengaran dan
sentuhan,tersenyum pada wajah mc , senag menatap
wajah yang dikenalinya,diam apabila ada orang asing.
2). Umur 4-8 bulan : Pertumbuhan BB terjadi 2 kali BB
waktu lahir dan rata – rata kenaikan 500-600 gr/bulan,
TB stabil sesuai dgn pertambahan umur.
Perkembangan motorik kasar
-mengangkat kepala dgn melakukan gerakan menekan
kedua tangannya, sudah mampu memalingkan kekanan
dan kekiri, sudah mampu duduk dgn kepala tegak,
mampu membalik badan, bangkit dgn kepala
tegak,berayun kedepan dan kebelakang, berguling dari
terlentang ke tengkurap dan dapat duduk dengan
bantuan selam waktu singkat.
Perkembangan motorik halus
- Mulai mengamati benda, mulai menggunakan ibu jari
dan jari telunjuk untuk memegang benda.
 memindahkan objek dari satu tangan ketangan yg lain.
Perkembangan Bahasa
-Menirukan bunyi dan kata-kata, menoleh kearah suara,
atau kesumber bunyi,tertawa, menjerit, menggunakan
vokalisasi semakin banyak,menggunakan kata yang
terdiri dari dua suku kata dan dapat membuat dua bunyi
vokal yg bersamaan.
Perkembangan sosial
-Mulai bermain dengan mainan, takut akan kehadiran
org asing,mudah frustasi dan memukul-mukul lengan
dan kaki jika sedang kesal.
3). Umur 8-12 bulan : Pertumbuhan BB dapat mencapai
3 kali BB lahir dan pertambahan rata-rata sekitar 350-
450 gr/bulan, pertambahan TB sekitar 1,5 kali Tb pada
saat lahir dan diperkirakan TB akan mencapai 75 cm,
peningkatan jaringan subkutan,penutupan pada fontanel
anterior,LK dan LD sama besar,pertumbuhan gigi
dimulai dari gigi susu.
Perkembangan motorik kasar
-Duduk tanpa pegangan, berdiri dgn pegangan, bangkit
terus berdiri, berdiri 2 detik dan berdiri sendiri.
Perkembangan motorik halus
- Mencari atau meraih benda kecil, bila diberikubus
mampu memindahkannya, mampu mengambilnya dan
mampu memegang dgn jari dan ibu jari, membenturkan
 dan mampu menaruh benda atau kubus ketempatnya.
Perkembangan bahasa
- Mampu mengatakan papa mama yg belum spesifik,
dapat mengucapkan dgn 1-2 kata.
Perkembangan sosial
-Kemampuan untuk bertepuk tangan, menyatakan
keinginan, mulai minum dgn cangkir, meniruan kegiatan
orla, main-main bola .
c. Masa anak 1-2 tahun: Anak akan mengalami
kenaikan BB sekitar 1,5-2,5 kg dan PB 6-10 cm,
kemudian kenaikan LK hanya 2 cm, pertumbuhan gigi
terdapat tambahan 8 buah gigi susu termasuk gigi
gerahan pertama, dan gigi taring sehingga seluruhnya
berjumlah 14-16 buah.
Perkembangan motrorik kasar
-Anak mapu melangkah danberjalan dgn tegak,pada
sekitar umur 18 bulan anak mampu menaiki tangga dgn
cara satu tangan dipegang dan pada akhir tahun kedua
sudah mampu berlari-lari kecil, menendang bola dan
mulai mencoba melompat.
Perkembangan motorik halus
-Mencoba menyusun atau membuat menara pada
kubus.
Perkembangan bahasa
- Anak sudah mampu memiliki sepuluh perbendaharaan
kata, kemampuan meniru dan mengenal serta responsif
terhadap orla sangat tinggi,mampu menunjukkan dua
gambar, mampu mengombinasikan kata-kata,mampu
menunjukkan lambaian anggota badan.
Perkembangan sosial
-Mulai membantu kegiatan rumah, menyuapi boneka,
mulai menggosok gigi serta mencoba memakai baju.
d. Masa Pra sekolah : BB mengalami kenaikan rata-rata
pertahunnya 2 kg, kelihatan kurus tapi aktifitas motorik
tinggi, TB bertambah rata-rata 6,75-7,5 cm / tahun,
anak sulit untuk makan, proses eliminasi sudah
menunjukkan proses kemandirian, kognitif sudah mulai
menunjukkan perkembangan, anak sudah siap diri untuk
memasuki sekolah, anak sudah mampu mengidentifikasi
identitas dirinya.
Perkembangan Motorik kasar:
 - sudah mampu berdiri dengan satu kaki selama 1-5
detik, melompat dgn satu kaki , berjalan dgn tumit ke
  jari kaki, menjelajah, membuat posisi merangkak, dan
berjalan dgn bantuan.
Perkembangan motorik halus
-Mammpu menggoyangkan jari-jari kaki, menggambar
dua atau tiga bagian, memilih garis lebih panjang, dan
menggambar orang, melambaikan tangan, maan
sendiri, menggunakan sendok dgn bantuan,makan
dengan tangan, membuat coretan di atas kertas.
Perkembangan bahasa
- Mampu menyebutkan hingga empat gambar,
menyebutkan satu hingga dua warna, menyebutkan
kegunaan benda, menghitung, memahami arti larangan,
berespon terhadap panggilan.
 Perkembangan sosial
-Dapat bermain dgn permainan sederhana, menangis
jika dimarahi, membuat permintaan sederhana,
menangis jika dimarahi, membuat permintaan
sederhana dgn gaya tubuh, menunjukkan peningkatan
kecemasan terhadap perpisahan, mengenali anggota
keluarga.
5. Masa Sekolah : BB bertambah 2,5 kg / tahun, TB
bertambah 5 cm / tahun,
Perkembangan Motorik
- Anak lebih mampu menggunakan otot-otot kasar
daripada otot yang halus, pada akhir masa sekolah
motorik halus lebih berkembang, anak laki-laki lebih aktif
daripada anak wanita.
Perkembangan sosial
-Mencari lingkungan yang lebih luas, sekolah sangat
berperan dalam membentuk keperibadian anak,
disekolah anak harus berinteraksi dgn orla selain
keluarganya, sehingga peranan guru sangat besar.
6. Remaja (Adolence) : pertumbuhan yang pesat TB :
25 % dan BB : 50 %, semua sistem berubah, bagian
tubuh tertentu memanjang.
Perkembangan Sosial Emosional
- Kemampuan sosial meningkat, reaksi dgn teman
wanita / pria tapi lebih penting dgn sejenis, penampilan
fisik sangat penting, peranan ortu / keluarga sudah di
anggap tidak penting.
   Secara umum pertumbuhan pada anak dapat
   diperkirakan dalam masa tumbuh kembang sebagai
   berikut :

BB ( Behrman, 1992) :
1. Lahir : kurang lebih 3,25 kg
2. 3-12 bulan : umur(bulan)+9
                      2
3. 1-6 tahun : umur(tahun) x 2 + 8
4. 6-12 tahun : umur (tahun) x 7 – 5
                          2
 TB ( Behrman, 1992)
1. Lahir : 50 cm
2. Umur 1 tahun : 75 cm
3. 2-12 tahun    : umur (tahun) x 6 + 77


       TERIMA KASIH ATAS PERHATIANNYA
                BY RATNA MAHMUD

								
To top