Embed
Email

linux

Document Sample

Shared by: Ah Nt
Categories
Tags
Stats
views:
14
posted:
11/23/2011
language:
Indonesian
pages:
8
Sejarah Perkembangan Linux





Sejarah Linux diawali dari pengembangan sistem yang bernama UNIX oleh Ken Thompson dan

Dennis Ritchie (Biografi ada di ilmukomputer.com) yang berasal dari AT&T Bell labs, pada tahun

1968. Karena tujuan UNIX adalah sistem operasi yang multi user dan multi tasking, maka UNIX

ditulis ulang dengan menggunakan bahasa C (sebelumnya menggunakan bahasa B). Hal ini

memungkinkan untuk didevelop ke berbagai platform hardware tanpa perlu harus menuliskan kode

yang spesifik. Sehingga develop itu masih terus bertahan sampai saat ini.

Bell melisensikan sistem operasi ini kebeberapa institusi, salah satunya ke departemen Ilmu

Komputer Universitas Berkeley California, yang akhirnya menghasilkan beberapa cloning UNIX

dengan kode BSD (Berkeley Software Distribution) Professor Andrew Tanenbaum telah

mengembangan sistem operasi Unix yang dapat berjalan pada personal computer yaitu MINIX

(Mini UNIX). Namun sistem ini tidak memiliki seluruh fungsi UNIX yang diinginkan mahasiswa

saat itu, terutama untuk mahasiswa bernama Linus Trovalds.

Linux muncul pada tahun 1991 yang dikembangkan oleh mahasiswa yang bernama Linus Trovalds

dengan tujuan membuat sistem operasi gratis dengan kemapuan seperti UNIX tetapi kompatibel

dengan PC. September 1991, Linux diluncurkan pertama kali dengan panjang source code 10.239

lines versi 0.01. Perkembangan berikutnya adalah versi 0.95 yang dianggap rilis paling penting,

karena mampu menjalankan X Windows System. Pada tanggal 9 Mei 1996, TUX diresmikan

sebagai maskot Linux yang dibuat oleh Larry Ewing sesuai dengan pernyataan ―Linus likes

penguins‖. Nama TUX sendiri diambil dari Trovalds Unix untuk menghormati Linus Trovalds

sebagai pengembang Linux.

Pada awalnya Linux diluncurkan dibawah lisensi yang melarang komersialitas. Tetapi pada

perkembangannya, Linus Trovalds mengubah lisensinya menjadi GNU General Public License.

Lisensi mengijinkan distribusi atau bahkan penjualan versi Linux yang sudah dimodifikasi tetapi

dengan catatan bahwa semua distribusi tersebut haras dibawah lisensi GNU GPL dan harus dengan

source code programnya.

Linux memiliki beberapa kelebihan setara dengan UNIX, antara lain:

1. Multi Thread

2. Multi User

3. Multi Processing

4. Manajemen Memori yang bagus

5. Sekuritas

6. File System stabil

7. Ketersedian source code

8. Tersedia dlam versi livecd





Tidak hanya Microsoft Windows saja yang memiliki jenis dan juga versi SO yang mulainya dari

versi pertama Windows 3.11 sampai pada saat ini keluaran dari windows yang terbaru yaitu

Windows Vista. Linux juga memiliki jenis dan versi yang berbeda-beda sesuai dengan yang

dibutuhkan oleh pengguna Linux.

Ada beberapa linux yang saya ketahui. Diantaranya adalah sebagai berikut :

 Linux Debian

 Linux Redhat

 Linux Mandrake

 Linux Caldera Open

 Linux Slackware

 Linux SuSe

 Linux Corel

 Linux Turbo

 Linux Ubuntu

 Linux Fedora

Diatas adalah beberapa dari jenis jenis linux yang penulis ketahui dan tidak tertutup kemungkinan

ada linux-linux lain yang penulis tidak ketahui sehingga pengetahuan linux harus di gali lebih

dalam lagi.

Keunggulan dari sebuah linux akan terlihat jika anda sudah mengerti cara menggunakan dan juga

mengoperasikan linux itu sendiri. Dan juga kesenangan terhadap suatu jenis linux juga menjadi

salah satu keunggulan yang tersendiri dari sebuah linux yang digunakan oleh penggunanya.

Kelebihan2 Linux secara umum

 Linux merupakan sistem operasi bebas dan terbuka alias tidak ada biaya lisensi untuk

membeli atau menggunakan Linux.

 Linux dengan tampilan visual yg memudahkan dalam penggunaannya. Efek 3D dimensi

untuk desktop pun sudah bisa dinikmati.

 Linux memiliki aplikasi yg lengkap dan terus dikembangkan “ aplikasi yang terdapat di

Windows, telah terdapat di Linux”

 Linux memliki keamanan yg sangat baik. “Dah coba sebagai server “Suse”

 Linux relatif stabil “Kata temen yg menggunakan Slackware”

 Penggunaan Linux hanya memerlukan komponen komputer yg kecil dengan kata lain

computer yg “Jadul” pun bisa dipakai.

Kekurangan Linux

 Untuk kekurangan linux belum bisa dijelaskan secara detail coz gw baru coba2 beberapa

jenis linux n kl kesulitan dalam penggunaannya itu karena kebodohan gw hehehe… Tp

memang untuk beralih dari Windows yg sudah mendarah daging ke Linux diperlukan

semangat blajar dan blajar yg lebih.

Sejarah distro linux

Sejarah SUSE

Linux sangat mirip dengan sistem-sistem UNIX, hal ini dikarenakan kompatibilitas dengan UNIX

merupakan tujuan utama desain dari proyek Linux. Perkembangan Linux dimulai pada tahun 1991,

ketika mahasiswa Finlandia bernama Linus Torvalds menulis Linux, sebuah kernel untuk prosesor

80386, prosesor 32-bit pertama dalam kumpulan CPU intel yang cocok untuk PC. Pada awal

perkembangannya, source code Linux disediakan secara gratis di Internet. Hasilnya, sejarah Linux

merupakan kolaborasi banyak user dari seluruh dunia, semuanya dilakukan secara eksklusif melalui

Internet. Dari kernel awal yang hanya mengimplementasikan subset kecil dari sistem UNIX, sistem

Linux telah bertumbuh dimana sudah mampu memasukkan banyak fungsi UNIX.

Kernel Linux perlu dibedakan dari sebuah sistem Linux: kernel Linux merupakan sebuah perangkat

lunak orisinil yang dibuat oleh komunitas Linux sedangkan sistem Linux, yang diketahui saat ini,

mengandung banyak komponen yang dibuat sendiri atau dipinjam dari proyek lain.



Kernel Linux Kernel Linux pertama yang dipublikasikan adalah versi 0.01, pada tanggal 14 Maret,

1991. Sistem berkas yang didukung hanya sistem berkas Minix – kernel pertama dibuat berdasarkan

kerangka Minix. Tetapi, kernel tersebut sudah mengimplementasi proses UNIX secara tepat.

Tanggal 14 Maret, 1994, versi yang merupakan tonggak sejarah Linux yaitu versi 1.0 keluar. Rilis

ini adalah kulminasi dari tiga tahun perkembangan yang cepat dari kernel Linux. Fitur baru terbesar

yang disediakan adalah jaringan: 1.0 mampu mendukung protokol standar jaringan TCP/IP. Kernel

1.0 juga memiliki sistem berkas yang lebih baik tanpa batasan-batasan sistem berkas Minix.

Sejumlah dukungan perangkat keras ekstra juga dimasukkan ke dalam rilis ini. Dukungan perangkat

keras telah berkembang termasuk diantaranya floppy-disk, CD-ROM, sound card, berbagai mouse,

dan keyboard internasional. Dukungan buat modul kernel yang dynamically loadable dan

unloadable juga diberikan. Satu tahun setelah dirilis versi 1.0, kernel 1.2 keluar. Kernel versi 1.2

mendukung variasi perangkat keras yang lebih luas. Pengembang telah memperbaharui networking

stack untuk menyediakan support bagi protokol IPX, dan membuat implementasi IP lebih komplit

dengan memberikan fungsi accounting dan firewalling . Kernel 1.2 juga merupakan kernel Linux

terakhir yang PC-only. Konsentrasi lebih diberikan pada dukungan perangkat keras dan

memperbanyak implementasi lengkap pada fungsi-fungsi yang ada. Akhirnya pada bulan Juni

1996, Linux 2.0 dirilis. Versi 2.0 memiliki dua kemampuan baru yang penting, yaitu: dukungan

terhadap multiple architectures dan multiprocessor architectures. Kode untuk manajemen memori

telah diperbaiki sehingga performa sistem berkas dan memori virtual meningkat. Untuk pertama

kalinya, file system caching dikembangkan ke networked file systems, writable memory mapped

regions juga sudah didukung. Kernel 2.0 sudah memberikan performa TCP/IP yang lebih baik,

ditambah dengan sejumlah protokol jaringan baru. Kemampuan untuk memakai remote Netware

dan SMB (Microsoft LanManager) network volumes juga telah ditambahkan pada versi terbaru ini.

Tambahan lain adalah dukungan internal kernel threads , penanganan dependencies antara modul-

modul loadable, dan loading otomatis modul berdasarkan permintaan (on demand). Konfigurasi

dinamis dari kernel pada run time telah diperbaiki melalui konfigurasi interface yang baru dan

standar. Sistem LinuxDalam banyak hal, kernel Linux merupakan inti dari proyek Linux, tetapi

komponen lainlah yang membentuk secara komplit sistem operasi Linux. Dimana kernel Linux

terdiri dari kode-kode yang dibuat khusus untuk proyek Linux, kebanyakan perangkat lunak

pendukungnya tidak eksklusif terhadap Linux, melainkan biasa dipakai dalam beberapa sistem

operasi yang mirip UNIX. Contohnya, sistem operasi BSD dari Berkeley, X Window System dari

MIT, dan proyek GNU dari Free Software Foundation. Pembagian (sharing) alat-alat telah bekerja

dalam dua arah. Sistem perpustakaan utama Linux awalnya dimulai oleh proyek GNU, tetapi

perkembangan perpustakaannya diperbaiki melalui kerjasama dari komunitas Linux terutama pada

pengalamatan, ketidak efisienan, dan bugs. Komponen lain seperti GNU C Compiler, gcc,

kualitasnya sudah cukup tinggi untuk dipakai langsung dalam Linux. Alat-alat administrasi network

dibawah Linux berasal dari kode yang dikembangkan untuk 4.3BSD, tetapi BSD yang lebih baru,

salah satunya FreeBSD, sebaliknya meminjam kode dari Linux, contohnya adalah perpustakaan

matematika Intel floating-point-emulation. Sistem Linux secara keseluruhan diawasi oleh network

tidak ketat yang terdiri dari para pengembang melalui internet, dengan grup kecil atau individu yang

memiliki tanggung jawab untuk menjaga integritas dari komponen- komponen khusus. Dokumen

‗File System Hierarchy Standard‘ juga dijaga oleh komunitas Linux untuk memelihara

kompatibilitas keseluruh komponen sistem yang berbeda-beda. Aturan ini menentukan rancangan

keseluruhan dari sistem berkas Linux yang standar. Distribusi LinuxSiapapun dapat menginstall

sistem Linux, ia hanya perlu mengambil revisi terakhir dari komponen sistem yang diperlukan

melalui situs ftp lalu dicompile . Pada awal keberadaan Linux, operasi seperti di atas persis seperti

yang dilaksanakan oleh pengguna Linux. Namun, dengan semakin dewasanya Linux, berbagai

individu dan kelompok berusaha membuat pekerjaan tersebut lebih mudah dengan cara

menyediakan sebuah set bingkisan yang standar dan sudah dicompile terlebih dahulu supaya dapat

diinstall secara mudah.





Koleksi atau distribusi ini, mengandung lebih dari sistem Linux dasar. Mereka mengandung

instalasi sistem ekstra dan utilitas manajemen, juga paket yang sudah di compile dan siap diinstall

dari banyak alat UNIX yang biasa, seperti news servers, web browsers, text-processing dan alat

mengedit, termasuk juga games. Distribusi pertama mengatur paket-paket ini secara sederhana

menyediakan sebuah sarana untuk memindahkan seluruh file ke tempat yang sesuai. Salah satu

kontribusi yang penting dari distribusi modern adalah manajemen/ pengaturan paket-paket yang

lebih baik. Distribusi Linux pada saat sekarang ini melibatkan database packet tracking yang

memperbolehkan suatu paket agar dapat diinstal, di upgrade, atau dihilangkan tanpa susah payah.

Distribusi SLS adalah koleksi pertama dari bingkisan Linux yang dikenal sebagai distribusi

komplit. Walaupun SLS dapat diinstall sebagai entitas tersendiri, dia tidak memiliki alat-alat

manajemen bingkisan yang sekarang diharapkan dari distribusi Linux. Distribusi Slackware adalah

peningkatan yang besar dalam kualitas keseluruhan (walaupun masih memiliki manajemen

bingkisan yang buruk); Slackware masih merupakan salah satu distribusi yang paling sering

diinstall dalam komunitas Linux. Sejak dirilisnya Slackware, sejumlah besar distribusi komersil

dan non-komersil Linux telah tersedia. Red Hat dan Debian adalah distribusi yang terkenal dari

perusahaan pendukung Linux komersil dan perangkat lunak bebas komunitas Linux. Pendukung

Linux komersil lainnya termasuk distribusi dari Caldera, Craftworks, dan Work- Group Solutions.

Contoh distribusi lain adalah SuSE dan Unifix yang berasal dari German.

Lisensi Linux

Kernel Linux terdistribusi dibawah Lisensi Publik Umum GNU (GPL), dimana peraturannya

disusun oleh Free Software Foundation. Linux bukanlah perangkat lunak domain publik (public

domain): Public Domain berarti bahwa pengarang telah memberikan copyright terhadap perangkat

lunak mereka, tetapi copyright terhadap kode Linux masih dipegang oleh pengarang-pengarang

kode tersebut. Linux adalah perangkat lunak gratis/bebas, namun: gratis dalam arti bahwa siapa saja

dapat mengkopi, modifikasi, memakainya dengan cara apapun, dan memberikan kopi mereka

kepada siapapun tanpa larangan atau halangan. Implikasi utama peraturan lisensi Linux adalah

bahwa siapa saja yang menggunakan Linux, atau membuat modifikasi dari Linux, tidak boleh

membuatnya menjadi hak milik sendiri. Jika sebuah perangkat lunak dirilis berdasarkan lisensi

GPL, produk tersebut tidak boleh didistribusi hanya sebagai produk biner (binary-only). Perangkat

lunak yang dirilis atau akan dirilis tersebut harus disediakan sumber kodenya bersamaan dengan

distribusi binernya. Linux Saat Ini Saat ini, Linux merupakan salah satu sistem operasi yang

perkembangannya paling cepat. Kehadiran sejumlah kelompok pengembang, tersebar di seluruh

dunia, yang selalu memperbaiki segala fiturnya, ikut membantu kemajuan sistem operasi Linux.

Bersamaan dengan itu, banyak pengembang yang sedang bekerja untuk memindahkan berbagai

aplikasi ke Linux (dapat berjalan di Linux). Masalah utama yang dihadapi Linux dahulu adalah

interface yang berupa teks (text based interface). Ini membuat orang awam tidak tertarik

menggunakan Linux karena harus dipelajari terlebih dahulu untuk dapat dimengerti cara

penggunaannya (tidak user-friendly). Tetapi keadaan ini sudah mulai berubah dengan kehadiran

KDE dan GNOME. Keduanya memiliki tampilan desktop yang menarik sehingga mengubah

persepsi dunia tentang Linux. Linux di negara-negara berkembang mengalami kemajuan yang

sangat pesat. Harga perangkat lunak (misalkan sebuah sistem operasi) bisa mencapai US $100 atau

lebih. Di negara yang rata-rata penghasilan per tahun adalah US $200-300, US $100 sangatlah

besar. Dengan adanya Linux, semua berubah. Karena Linux dapat digunakan pada komputer yang

kuno, dia menjadi alternatif cocok bagi komputer beranggaran kecil. Di negara-negara Asia, Afrika,

dan Amerika Latin, Linux adalah jalan keluar bagi penggemar komputer. Pemanfaatan Linux juga

sudah diterapkan pada supercomputer. Diberikan beberapa contoh:

 The Tetragrid, sebuah mega computer dari Amerika yang dapat menghitung lebih dari 13

trilyun kalkulasi per detik (13.6 TeraFLOPS). Tetragrid dapat dimanfaatkan untuk mencari

solusi dari masalah matematika kompleks dan simulasi, dari astronomi dan riset kanker

hingga ramalan cuaca.

 Evolocity, juga dari Amerika, dapat berjalan dengan kecepatan maksimum 9.2

TeraFLOPS(FLoating Operations Per Second), menjadikannya sebagai salah satu dari lima

supercomputer tercepat di dunia.

 Jika melihat ke depan, kemungkinan Linux akan menjadi sistem operasi yang paling

dominan bukanlah suatu hal yang mustahil. Karena semua kelebihan yang dimilikinya,

setiap hari semakin banyak orang di dunia yang mulai berpaling ke Linux. Tux:



Logo Linux

Logo Linux adalah sebuah pinguin. Tidak sepert produk komersil sistem operasi lainnya, Linux

tidak memiliki simbol yang terlihat hebat. Melainkan Tux, nama pinguin tersebut, memperlihatkan

sikap santai dari gerakan Linux. Logo yang lucu ini memiliki sejarah yang unik. Awalnya, tidak ada

logo yang dipilih untuk Linux, namun pada waktu Linus (pencipta Linux) berlibur, ia pergi ke

daerah selatan. Disanalah dia bertemu seekor pinguin yang pendek cerita menggigit jarinya.

Kejadian yang lucu ini merupakan awal terpilihnya pinguin sebagai logo Linux. Tux adalah hasil

karya seniman Larry Ewing pada waktu para pengembang merasa bahwa Linux sudah memerlukan

sebuah logo (1996), dan nama yang terpilih adalah dari usulan James Hughes yaitu ―(T) orvolds

(U)ni(X) — TUX!‖. Lengkaplah sudah logo dari Linux, yaitu seekor pinguin bernama Tux. Hingga

sekarang logo Linux yaitu Tux sudah terkenal ke berbagai penjuru dunia. Orang lebih mudah

mengenal segala produk yang berbau Linux hanya dengan melihat logo yang unik nan lucu hasil

kerjasama seluruh komunitas Linux di seluruh dunia.



Sejarah 25 Nama Distro Linux Terpopuler

Posted by Rifki Ashari at 9:12 PM

Sebenarnya aku lagi iseng-iseng waktu nyari tugas laboratorium Jarkom, eh taunya ketemu-nya

yang ini, tapi sepertinya unik. Aku post deh kesini.









1. Ubuntu

Arti Ubuntu diketahui hampir semua geek, definisinya adalah "sebuah kata Afrika yang berarti

'kemanusiaan untuk semuanya' atau 'saya dibentuk oleh kita semua'. Distribusi Ubuntu membawa

semangat Ubuntu ke dunia perangkat lunak."

2. PCLinuxOS

Cukup jelas, nama ini berasal dari PC + Linux + Operating System. PCLinuxOS memiliki GUI

yang mirip dengan Windows untuk memudahkan transisi pemakai ke Linux. Oleh karena itu mereka

menggunakan kata PC (walaupun sebenarnya PC tidak ekslusif untuk Windows).



3. openSUSE

Adalah sebuah proyek SUSE open source yang disponsori Novell dan AMD. SUSE adalah akronim

dalam bahasa Jerman untuk "Software- und System-Entwicklung" (pengembangan perangkat lunak

dan sistem). Akan tetapi ada juga yang mengatakan bahwa nama SUSE dipakai untuk menghormati

insinyur Konrad Zuse.



4. Fedora

Adalah sebuah proyek Linux komunitas yang disponsori Red Hat. Nama "Fedora" ini diambil dari

jenis topi (fedora) yang dipakai oleh pria di logo Red Hat.



5. Mandriva



Distribusi Linux ini berasal dari Mandrake Linux yang dibuat oleh MandrakeSoft, akan tetapi

MandrakeSoft kalah dari Hearst Corporation dalam hak penggunaan nama "Mandrake."

MandrakeSoft kemudian membeli Connectiva, dan hasil pencampuran ini disebut Mandriva.



6. Sabayon

Sebuah distribusi yang dibuat di Trentino, Italia dan dinamakan mengikuti nama sebuah hidangan

penutup Italia yang disebut Sabayon. Sabayon dibuat dari telur kuning, gula dan alkohol manis.



7. Debian

pertama kali diperkenalkan Ian Murdock di tahun 1998. Nama Debian sendiri diambil dari nama

pacarnya (sekarang istri) Debra dan namanya Ian.



8. Damn Small Linux

Sebuah distro Linux dengan ukuran hanya 50MB, sesuai dengan namanya.



9. MEPIS

Menurut pencipta MEPIS Warren Woodford, MEPIS tidak berarti apapun, ia hanya salah

mendengar temannya yang berbicara melalui koneksi Skype yang buruk, dan menyukai nama ini.



10. FreeBSD

Memang secara teknis bukan Linux, tetapi mereka tetap bersaudara dan menduduki peringkat 11 di

distrowatch. BSD adalah sebuah turunan Linux yang dikembangkan di University of California

Berkeley. BSD sendiri adalah akronim untuk Berkeley Software Distribution. FreeBSD adalah

saudara dari distro BSD.



11. CentOS

Berbasis Red Hat Enterprise Linux (RHEL) dan merupakan akronim dari Community Enterprise

Operating System.



12. DreamLinux

Sebuah distro turunan Debian berasal dari Brazil dan berpenampilan sangat mirip dengan Mac OS

X. Tidak ada sejarah di belakang nama ini, hanya campuran dari dream dan Linux.



13. Puppy Linux

Sebuah distribusi live CD yang mengutamakan kemudahan pakai. Distro ini memiliki maskot yang

bernama "Puppy" yang merupakan seekor Chihuahua asli.



14. Kubuntu

Hanya KDE + Ubuntu saja.



15. Zenwalk

Cukup membingungkan. Saat mengunjungi situs mereka, tagline mereka berbunyi

"ever tried zen computing?," jadi bagian Zen sudah jelas. Tetapi bagian "walk" dengan logo lumba -

lumba? Lumba - lumba bahkan tidak dapat berjalan. Saya menulis email kepada JP Guillemin,

pencipta distro tersebut untuk meminta penjelasannya. Jawabannya: "Hi, Zenwalk digunakan agar

berbunyi mirip seperti Nextstep, Os terkenal yang diciptakan Steve Jobs saat dipecat oleh Apple."



16. Slackware

Diciptakan oleh Patrick Volkerding. Slackware pada awalnya adalah sebuah proyek pribadi, dan

agar tidak menjadi serius, Patrick menamakan proyek ini "slack" dari Church of SubGenius yang

berarti keadaan di mana seseorang menggunakan energi seminim mungkin untuk hidup.



17. Knoppix

Sebuah distro Live CD yang diciptakan Klaus Knopper dan dinamakan berdasarkan namanya

sendiri.



18. Gentoo

Distro berbasis source code yang semua aplikasi harus dikompilasi dari awal untuk memaksimalkan

kecepatan. Fakta ini mengubah namanya (pada awalnya Enoch) menjadi Gentoo, yaitu jenis

penguin perenang tercepat.



19. Slax

Sebuah distro Live CD berbasis Slackware, begitu juga namanya.



20. Sidux

Sebuah distro Linux berbasis versi unstable Debian dengan kode nama "Sid" yang diambil dari

karakter Sid Phillips di Toy Story, biasanya menghancurkan dan menyiksa mainan adiknya Hannah.

Siapa bilang geek tidak memiliki selera humor.



21. Ubuntu Studio

Hanya sebuah turunan Ubuntu yang dikhususkan untuk produksi multimedia.



22. PC-BSD

Sebuah distro berbasis BSD, dibuat untuk kemudahan instalasi dengan program GUI dan mudah

dipakai dengan desktop KDE sebagai pilihan default, sehingga diberikan nama PC di depannya.



23. Xubuntu

XFCE + Ubuntu.



24. Foresight

Sebuah distro yang menggunakan Conary sebagai package manager yang memiliki fitur rolling

update, tidak seperti kebanyakan distro yang hanya memberikan update besar dua kali setahun.

Sebagai contoh, saat Banshee 1.0 muncul bulan depan, para pemakai Foresight akan memiliki

aplikasi terbaru ini dalam waktu kurang dari 1 minggu, sedangkan para pemakai Ubuntu harus

menunggu hingga bulan Oktober. Nama Foresight diambil karena anda akan mendapatkan aplikasi

terlebih dahulu dibandingkan distro - distro lain.

25. DesktopBSD

Dari situsnya: "DesktopBSD bertujuan menjadi OS stabil dan kuat untuk para pemakai desktop.



Sistem keamanan

Pada linux sistem dan data telah terpisah sehingga kita tidak dapat mengakses system secara bebas

seperti pada windows, disamping itu virus bisa masuk tapi tidak bisa menyebar karena beda

enkripsi data.


Related docs
Other docs by Ah Nt
linux
Views: 14  |  Downloads: 0
MATERI KULIAH PENDIDIKAN
Views: 50  |  Downloads: 0
By registering with docstoc.com you agree to our
privacy policy

You are almost ready to download!

You are almost ready to download!