; PANDUAN PENDIDIKAN PEMILIH BAGI KADER ... - KPU Bantul
Documents
Resources
Learning Center
Upload
Plans & pricing Sign in
Sign Out

PANDUAN PENDIDIKAN PEMILIH BAGI KADER ... - KPU Bantul

VIEWS: 106 PAGES: 22

  • pg 1
									                                     I. KATA PENGANTAR

       Bahwa sistem pemerintahan demokrasi menjadi pilihan terbaik bagi bangsa-
bangsa di dunia dalam pengelolaan negara modern karena memungkinkan semua
potensi bangsa mendapatkan ruang yang sangat terbuka untuk berkembang guna
tercapainya cita-cita dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara sesuai
amanat konstitusinya.
       Implementasi demokrasi lebih banyak dimaknai melalui mekanisme
pelaksanaan pemilihan umum untuk memilih para wakil rakyat ( legislatif ) maupun
pemimpin pemerintahan ( eksekutif ) seperti Presiden dan Wakil Presiden maupun
Kepala Daerah danWakil Kepala Daerah dengan mengedepankan azas langsung,
umum, bebas, rahasia, jujur dan adil.
       Suksesnya penyelenggaraan pemilihan umum pada hakekatnya menjadi
tanggungjawab semua elemen bangsa termasuk didalamnya tingginya tingkat
partisipasi pemilih yang menentukan legitimasi hasil pemilihan umum, sehingga
pendidikan pemilih dalam pemilihan umum seharusnya tidak hanya dilakukan secara
instant oleh partai politik pada waktu-waktu mendekati hari H pemilihan umum saja
namun harus berkesinambungan dan sistematis jauh-jauh sebelumnya .
       Sehubungan dengan hal tersebut maka Komisi Pemilihan Umum Kabupaten
Bantul sebagai penyelengara Pemilihan Umum memandang pentingya pendidikan
pemilih khususnya bagi kader partai politik, yaitu para kader parpol yang aktif dan
bisa menjadi trainer untuk kader lainnya. Kader partai politik sebagai sasaran
pendidikan pemilih selanjutnya setelah pemilih pemula. Dan hal ini terlaksana berkat
kerjasama dengan para pimpinan partai politik.
       Pelaksanaan pendidikan bagi kader partai politik dengan metoda BRIDGE (
Building Resources in Democracy, Government and Election ) yang dilaksanakan oleh KPU
Kabupaten Bantul tersebut, dapat diketahui dari profil dan panduan kegiatan
pendidikan pemilih bagi pemilih bagi kader parpol di Kabupaten Bantul ini.
       Kepada semua yang telah membantu tersusunnya profil dan panduan kegiatan
pendidikan pemilih bagi Kader Parpol di Kabupaten Bantul ini disampaikan
penghargaan dan ucapan terima kasih, jika ada kekurangan terbuka untuk masukan
dan saran mohon maaf serta semoga bermanfaat.

                                                                    Tim Penyusun




    01   Panduan Pendidikan Pemilih Bagi Kader Partai Politik– KPU Bantul
                                       II. DAFTAR ISI

I. Kata Pengantar ………………………………………………………………                                  1
II. Daftar Isi ………………………………………………………………………                                  2
III. Profil Pendidikan Pemilih Bagi Kader Parpol di Kabupaten Bantul
      Tahun 2011 ……………………………………………………………………                                 3
IV. Jadwal Studi Pemilu…………………………………………………………                               7
V. Sesi Pembukaan dan sambutan …………………………………………….                           8
VI. Sesi I : Tahapan Pemilu
     a. Metode dan Tujuan belajar ………………………………………………                        9
     b. Tahapan Pemilu        …………………………………………………….                         9
VII. Sesi II : Teori Pembagian Dapil
     a. Metode dan Tujuan Belajar ……………………………………………...                      10
VIII. Sesi III : Penyusunan Daftar Pemilih
     a. Metode dan Tujuan Belajar ………………………………………………                        18
     b. Tahapan Penyusunan Daftar Pemilih …………………………………                     18
IX. Sesi IV : Kasus Penyusunan Daftar Pemilih
      a. Metode dan Tujuan Belajar …………………………………………….                       19
      b. Kasus Penyusunan Daftar Pemilih …………………………………...                   20
      c. Kolom Pemilih dan Bukan Pemilih ……………………………………                     21
X. Penutup ………………………………………………………………………..                                    22




    02   Panduan Pendidikan Pemilih Bagi Kader Partai Politik– KPU Bantul
                       III. PROFIL KEGIATAN
                      PENDIDIKAN PEMILIH
         BAGI KADER PARTAI POLITIK DI KABUPATEN BANTUL
(“Pendidikan Pemilih yang Berkelanjutan Tanggungjawab Bersama”)


LATAR BELAKANG
        Pekerjaan Pendidikan Pemilih/politik Masyarakat (Vooters Education) bukanlah
program yang hanya dapat dilakukan menjelang digelarnya hajat Pemilihan Umum
baik Pemilu Legislatif, Pemilu Presiden dan Wakil Presiden maupun Pemilukada.
Pelaksanaan pendidikan pemilih lebih kepada pola kegiatan yang kontinyu atau
berkesinambungan dari waktu ke waktu. Tentu saja hal ini tidak hanya dilakukan oleh
penyelenggara Pemilu, namun dapat dilaksanakan oleh berbagai elemen bangsa ini.
       Sebagai upaya mengambil bagian dalam peran pendidikan pemilih bagi
masyarakat ini Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bantul mewujudkan dalam
berbagai kegiatan mulai dari workshop pembuatan modul bagi pemilih pemula
(menyusun “Buku Pemilu”), membuka “Kelas Pemilu”, menjadi “Guru Pemilu”, dan
mewujudkan Kegiatan Belajar Mengajar Pemilu. Konsep pendidikan pemilih ini
diharapkan mampu diterapkan bagi seluruh kalangan, tentu dengan penyesuaian
seperlunya. Meyakini bukan merupakan kegiatan “instant” KPU Bantul mendesain
kegiatan ini dapat berdampak pada kesinambungan proses pendidikan pemilih. Wujud
ikhktiar ini direalisasikan dengan menggandeng para pimpinan partai politik
khususnya 9 (sembilan) partai yang mempunyai kursi di DPRD Kabupaten Bantul
setelah sebelumnya (masih berlangsung) dengan SMA sederejat. Dipilihnya 9
(sembilan) parpol mengingat terdapatnya alokasi dana bantuan parpol yang salah
satunya untuk pendidikan politik. Tentu proses pelibatan partai politik ini didahului
dengan penandatanganan kesepakatan kerjasama antara pimpinan partai politik
dengan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bantul.
       Proses selanjutnya digelar rapat koordinasi pimpinan partai politik untuk
menyamakan persepsi tentang kelas pemilu yang akan digelar. Tahap berikutya
dengan membuka “Kelas Pemilu”, dan menerjunkan “Guru Pemilu”. Pola ini
diharapkan efektif dan dapat membentuk pemilih yang berkualitas yang siap berperan
aktif dalam Pemilu-Pemilu yang akan digelar khususnya pada Pemilu tahun 2014 yang
akan datang.
       Beberapa hal berikut ini juga yang melatarbelakangi Komisi Pemilihan Umum
Kabupaten Bantul melaksanakan kegiatan Pendidikan Pemilih sejak dini khususnya
bagi kader parpol adalah sebagai berikut:


    03    Panduan Pendidikan Pemilih Bagi Kader Partai Politik– KPU Bantul
  1. Tahapan Pemilu dari Persiapan hingga Penyelesaian hanya berdurasi efektif
     sekitar 8 bulan. Padahal jumlah pemilih berdasarkan Pemilu Legislatif 2009
     mencapai 713.893 orang atau melaksanakan pendidikan pemilih bagi sekitar 100
     ribu orang pemilih pada setiap bulan (apabila diasumsikan seluruh pemilih
     membutuhkan pendidikan pemilih).
  2. Perlunya persamaan persepsi sejak awal antara parpol dengan penyelenggara
     Pemilu agar tercpai pelaksanaan pemilu yang berkualitas
  3. Mengintensifkan       komunikasi       yang    prosedural      dan    proporsional   serta
     meminimkan terjadinya perbedaan persepsi
  4. Disadari dan dipahaminya bahwa secara substansi “Pemilu merupakan
     tanggungjawab bersama”



TUJUAN

  1. Menyediakan referensi/bahan ajar bagi kader partai politik sebagai bagian dari
     stakeholder pendidikan pemilih atau secara luas dimaknai dengan pendidikan
     demokrasi.
  2. Mewujudkan upaya pendidikan pemilih yang berkesinambungan dan tidak
     instant atau menjelang digelarnya Pemilu saja.
  3. Terbentuknya pemilih/kader parpol yang berkualitas dan siap berperan aktif
     dalam agenda demokrasi.
  4. Secara sederhana tujuan yang akan dicapai yakni terdapatnya tahapan
     pendidikan pemilih bagi kader parpol dengan konsep “Buku Pemilu” – “Guru
     Pemilu” – “Kelas Pemilu” – “Studi Pemilu” di masing-masing parpol menuju
     pemilu yang berkualitas.


TARGET KEGIATAN

  1. Tersedianya modul/panduan pendidikan pemilih bagi kader partai politik yang
     dapat dijadikan referensi untuk menyampaikan kepada kader partai yang lain.
  2. Terlaksananya pendidikan pemilih yang berkesinambungan dan berdampak
     pada tercapainya pemilih Pemilu yang berkualitas.


   04   Panduan Pendidikan Pemilih Bagi Kader Partai Politik– KPU Bantul
   3. Terdidiknya sebagian besar kader partai politik di kabupaten Bantul menuju
      Pemilu 2014


MATERI DAN METODE

 Materi :
     Materi yang disampaikan dalam kegiatan ini terbagi ke dalam 4 (empat) sesi
   mencakup Tahapan Pemilu, Teori Pembagian Dapil, Proses Penyusunan Daftar
   Pemilih dan Kasus Penyusunan Daftar Pemilih. Harapannya materi ini telah
   memenuhi kebutuhan pengetahuan dasar tahapan Pemilu bagi kader partai politik.

 Metode :
       Metode yang dipakai mengadopsi dari program BRIDGE (Building Resources In
   Democracy, Government and Election) yang dicetuskan oleh UNDP (United Nation
   for Development Program) dengan menggali tata cara aplikasi pendidikan pemilih
   agar menarik dan menyenangkan serta dapat diajarkan secara kontinyu. Pola
   BRIDGE ini mengedepankan keaktifan peserta sehingga secara langsung terlibat
   dalam memahami arti penting dan tahapan teknis Pemilu.


JADWAL KEGIATAN

       Kegiatan pendidikan pemilih bagi kader partai politik ini ditargetkan mampu
mengagendakan minimal 9 pertemuan/Kegiatan Belajar Mengajar dalam “Kelas
Pemilu” dalam tahun 2011. Dengan setiap pertemuan diikuti oleh 20 peserta dan 1
(satu) kali untuk satu partai politik. Apabila ada yang menghendaki lebih dari 1 (satu)
kali diharapkan mengadakan kelas mandiri.

PESERTA

       Peserta dalam pendidikan pemilih bagi kader partai politik ini adalah kader
partai politik yang bisa menjadi trainer bagi kader yang lain.

ANGGARAN

      Seluruh anggaran pelaksanaan pendidikan pemilih bagi pemilih bagi kader
parpol ini dibebankan pada anggaran 076 Tahun Anggaran 2011 di KPU Kabupaten
Bantul dan pengalokasiannnya berdasarkan peraturan yang berlaku.


    05   Panduan Pendidikan Pemilih Bagi Kader Partai Politik– KPU Bantul
PENUTUP

Demikian kegiatan ini dirancang sebagai upaya meningkatkan kualitas pemilih di
Kabupaten Bantul.
                                             Bantul, 12 April 2011

                                             Kepala Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih,
                                                     Humas dan Data Informasi
                                                       KPU Kabupaten Bantul




                                                          NURUDIN LATIF, S.S.




    06   Panduan Pendidikan Pemilih Bagi Kader Partai Politik– KPU Bantul
                                 IV. JADWAL STUDI
      Jadwal studi disusun sebagai berikut :

NO                ACARA                         DURASI                 KETERANGAN
 1.     Pembukaan dan sambutan                   5 menit       KPU
        Sesi I                                  15 menit       Dibagi menjadi 2
2.
        Tema : Tahapan Pemilu                                  kelompok
        Sesi II                                                Dibagi menjadi 2
3.
        Teori pembagian Dapil                   40 menit       kelompok
        Sessi III                               15 menit       Dibagi menjadi 2
4.
        Penyusunan Daftar Pemilih                              kelompok
        Sesi IV                                 15 menit       Dibagi menjadi 2
5.      Kasus Penyusunan Daftar                                kelompok
        pemilih
                                                90 menit




 07     Panduan Pendidikan Pemilih Bagi Kader Partai Politik– KPU Bantul
                V. SESI PEMBUKAAN DAN SAMBUTAN


 Durasi
  5 Menit

 Metode Yang Digunakan
  Ceramah

 Proses Pelaksanaan
          Sesi ini dilaksanakan oleh pejabat yang mewakili KPU Bantul. Setelah
  sambutan dan ucapan selamat datang pada sesi ini disampaikan maksud dan
  tujuan Pendidikan Pemilih diantaranya :
  1. Melaksanakan pendidikan pemilih sejak awal
  2. Membentuk pemilih yang cerdas dan berkualitas menuju Pemilu 2014
  3. Mengajak praktisi partai politik di Bantul agar pada saatnya berperan aktif
      dalam seluruh tahapan Pemilu.
  4. Selain pendidikan pemilih di Kelas Pemilu,Komisi Pemilihan Umum juga
      telah memberikan buku panduan/modul pendidikan pemilih dan CD Bank
      Data Pemilukada 2010 agar disampaikan kepada kader yang lain.




 08   Panduan Pendidikan Pemilih Bagi Kader Partai Politik– KPU Bantul
                            VI. SESI I : TAHAPAN PEMILU


 Durasi
  15 menit

 Tujuan :
  Peserta memahami tahapan penyelenggaraan pemilu.

 Alat Yang dibutuhkan :
  1. Kertas kasus/ soal
   2. Flipchart/papan tulis



 Metode yang digunakan :
  Diskusi dibagi 2 kelompok :

 Proses Pelaksanaan
         Peserta yang telah dibagi dalam 2 kelompok diberikan potongan kertas yang
  berisi tahapan pemilu. Masing-masing kelompok mendiskusikan/mengurutkan
  urutan yang seharusnya. Kemudian ditempel pada papan tulis/flipchart kemudian
  mempresentasikan.

 Kesimpulan/Arahan
  Disampaikan urutan tahapan pemilu yang benar sehingga peserta mengerti.
     1.   Pemutakhiran penetapan data pemilih dan penyusunan daftar pemilih
     2.   Pendaftaran peserta pemilu
     3.   Penetapan peserta pemilu
     4.   Penetapan jumlah kursi dan daerah pemilihan
     5.   Pencalonan anggota DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota
     6.   Masa kampanye
     7.   Masa tenang
     8.   Pemungutan suara dan penghitungan suara
     9.   Penetapan hasil pemilu
     10. Pengucapan sumpah/janji anggota DPRD Kabupaten/kota, DPRD
          Provinsi, DPR dan DPD




   09   Panduan Pendidikan Pemilih Bagi Kader Partai Politik– KPU Bantul
                       VII. Sesi II : TEORI PEMBAGIAN DAPIL

Tahap I
 Durasi
   20 menit

 Tujuan :
  Peserta mampu memahami faktor-faktor yang mempengaruhi pembagian Daerah
  Pemilihan.

 Alat yang digunakan
  1. Potongan kertas kasus kondisi geografis daerah
   2. Tali

 Metode yang digunakan
  Diskusi dibagi 2 kelompok

 Proses Pelaksanaan
  Peserta dibagi 2 kelompok dengan menggunakan tali dan diberikan masing-masing
  peserta satu buah kertas kasus. Peserta yang mendapatkan kertas kasus yang
  memiliki persinggungan kasus yang sama kemudian mengelompokkan diri ke
  dalamkelompok yang lebih kecil dengan diberikan tali sebagai penanda demikian
  seterusnya sehingga dalam satu kelompok terbentuk kelompok-kelompok kecil
  yang memiliki criteria yang sama.

 Kesimpulan/Arahan
  Peserta mampu memahami wilayah dengan faktor-faktor yang sama diantaranya
  geografis, kepadatan penduduk dapat menyebabkan wilayah tersebut menjadi satu
  daerah pemilihan.




   010   Panduan Pendidikan Pemilih Bagi Kader Partai Politik– KPU Bantul
                       VII. Sesi II : TEORI PEMBAGIAN DAPIL

Tahap II
 Durasi
   20 menit

 Tujuan :
  Peserta mampu melakukan simulasi pembagian Daerah Pemilihan di kabupaten
  Bantul.

 Alat yang digunakan
  1. Kertas peta
   2. Plastik bening
   3. Flipchart/Papan tulis
   4. Spidol
   5. Bolpoin
   6. Penempel/lem

 Metode yang digunakan
  Diskusi dibagi 4 kelompok

 Proses Pelaksanaan
  Peserta terbagi ke dalam 4 kelompok maisng-masing beranggotakan 5 orang. Satu
  kelompok ini bertugas melakukan simulasi pembuatan daerah pemilihan di Bantul
  dengan menggunakan peta Bantul lengkap dengan jumlah penduduknya. Dari
  hasil simulasi 4 kelompok iini disimpulkan potensi dan kendala pembentukan
  daerah pemilihan.
 Kesimpulan/Arahan
  Peserta mampu memahami dan melakukan simulasi pembagian daerah pemilihan
  di Bantul dengan segala potensi dan kendalanya.




   011   Panduan Pendidikan Pemilih Bagi Kader Partai Politik– KPU Bantul
            Memahami tatacara penetapan
            Daerah Pemilihan




012   Panduan Pendidikan Pemilih Bagi Kader Partai Politik– KPU Bantul
            Berdasarkan:

                  Populasi di wilayah
                  Geografis
                  Sejarah
                  Budaya
                  Akses Komunikasi / Transportasi




              1.   Kondisi geografis/ fisik
              2.   Batas-Batas administratif
              3.   Saling berhubungan
              4.   Kepadatan wilayah
              5.   Keadilan dalam populasi
              6.   Kepentingan masyarakat
              7.   Keamanan yang sama
              8.   Proporsionalitas
              9.   Kemudahan




013   Panduan Pendidikan Pemilih Bagi Kader Partai Politik– KPU Bantul
             1. Tentukan prinsip-prinsip dan kriteria yang
                akan digunakan
             2. Buatlah kerangka hukum
             3. Buatlah sejumlah prosedur
             4. Bentuklah sebuah badan penentuan batas-
                batas distrik pemilu
             5. Proses perencanaan
             6. Proses sosialisasi
             7. Tentukan jenis dan sumber-sumber data




             1. Penetapan Dapil harus mengacu pada
                regulasi yang ada
             2. Jumlah kursi untuk setiap dapil 3 – 12 kursi
             3. DPR – bagian provinsi
             4. DPRD Provinsi - Kabupaten/kota atau
                Gabungan Kabupaten/Kota
             5. DPRD Kab/Kota- Kecamatan / gabungan
                Kecamatan




014   Panduan Pendidikan Pemilih Bagi Kader Partai Politik– KPU Bantul
             6. Apabila ada penggabungan
                mempertimbangkan :
                 ◦    Gabungan jumlah penduduk tidak melebih 12
                      kursi
                 ◦    Keduanya berbatasan fisik dan merupakan satu
                      kesatuan
                 ◦    Mempunyai hubungan /komunikasi dan
                      transportasi yang lancar
                 ◦    Berdekatan secarfa kultural/budaya

            7. Data pendudukan berasal dari data
               agregat kependudukan
                                                 Ref. UU No. 10, 2008 tentang Pemilu




                    Kumpulkan data
                    Umumkan kepada para pemangku
                     kepentingan sesuai dengan permintaan
                     mereka
                    Membagikan jatah kursi
                    Mengumpulkan peralatan
                    Mendapatkan kepatuhan publik
                    Menentukan atau menarik ulang batas-
                     batas distrik pemilu
                    Melakukan survey dan inspeksi terhadap
                     batas-batas yang diusulkan




015   Panduan Pendidikan Pemilih Bagi Kader Partai Politik– KPU Bantul
                Melakukan survey dan inspeksi terhadap
                 batas-batas yang diusulkan
                Mengevaluasi batas-batas berdasarkan
                 kriteria
                Mengadakan sidang publik
                Mengumumkan batas-batas yang
                 ditentukan
                Mengadakan proses-proses banding
                Memproduksi hasil-hasil penentuan
                 perbatasan seperti pembuatan peta
                Mengevaluasi Proses.




             1. Tetapkan quota / harga untuk setiap kursi
                DPRD di wilayah kerja masing-masing
                                Jumlah Penduduk
                      Rumus :
                                Jumlah Kursi DPRD


             2. Alokasi kursi tersebut ke setiap Kab/Kota untuk
               menyusun dapil.
                  Misalnya :
                  SUMUT : 11.890.399 = 85 kursi
                  Harga Kursi    :   139.887 suara
                  Maka untuk kota Medan dg 2 juta penduduk, maka
                  mendapatkan 14 kursi. (1 dapil)

                  .




016   Panduan Pendidikan Pemilih Bagi Kader Partai Politik– KPU Bantul
            3. Berdasarkan pembagian tersebut, KPU
               provinsi menyusun Dapil DPRD Provinsi
               dengan ketentuan bahwa Kab/Kota yang
               memperoleh 3-12 langsung ditetapkan
               sebagai dapil dengan ketentuan
               pengganbungan




            Memahami tatacara penetapan
            Daerah Pemilihan




017   Panduan Pendidikan Pemilih Bagi Kader Partai Politik– KPU Bantul
                VIII. Sesi III : PENYUSUNAN DAFTAR PEMILIH




 Durasi
  15 menit

 Tujuan
  Peserta mengerti tahapan apa saja dalam penyusunan daftar pemilih tetap (DPT)

 Alat yang dibutuhkan
  1. Kertas tahapan DPT
  2. Flipchart/Papantulis



 Metode yang digunakan
  Diskusi dibagi 2 kelompok

 Proses Pelaksanaan
  Kelompok mendiskusikan dan mengurutkan tahapan pembuatan daftar pemilih
  tetap, kemudian ditempel di Flipchart/Papan tulis dan mempresentasikan.

 Kesimpulan/Arahan
  Disampaikan proses penyusunan DPT yaitu :
  1. Daftar penduduk potensial pemilih pemilu (DP.4) oleh Pemda (Disduk Capil)
  2. Data Pemilih/Pengolahan DP.4 oleh KPU Kabupaten Bantul
  3. Daftar Pemilih Sementara (DPS) oleh PPS dibantu PPDP
  4. Pengumuman Daftar Pemilih Sementara oleh PPS dibantu PPDP
  5. Masukan dan Tanggapan dari masyarakat dan peserta pemilu
  6. Daftar Pemilih Sementara hasil perbaikan (DPSHP) oleh PPS dibantu PPDP
  7. Pengumuman Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan oleh PPS dibantu
      PPDP
  8. Masukan dan tanggapan dari masyarakat dan peserta pemilu
  9. Daftar Pemilih Sementara hasil perbaikan akhir (DPSHP) oleh PPS/PPK
  10. Pengiriman DPSHP akhir, data pemilih, DPS, DPSHP ke KPU oleh PPS
      melalui PPK
  11. Penetapan Daftar pemilih tetap oleh KPU Kab. Bantul
  12. Daftar pemilih tetap (DPT)


018   Panduan Pendidikan Pemilih Bagi Kader Partai Politik– KPU Bantul
              IX. Sesi IV : KASUS PENYUSUNAN DAFTAR PEMILIH

 Durasi
  15 menit

 Tujuan
  Peserta mampu mengidentifikasi kriteria pemilih dan bukan pemilih

 Alat yang dibutuhkan
  1. Kertas kasus/soal
  2. Kotak pemilih dan bukan pemilih
  3. Flipchart/Papan tulis

 Metode yang digunakan
  Diskusi dibagi 2 kelompok

 Proses Pelaksanaan
        Kelompok mendiskusikan kertas kasus yang diberikan,mana yang termasuk
  sebagai pemilih dan mana yang termasuk sebagai bukan pemilih. Kemudian
  ditempel di kertas, pada kolom yang sudah disediakan.Masing-masing kelompok
  mempresentasikan hasil diskusinya. Instruktur mengupas kasus perkasus.

 Kesimpulan/Arahan
            Disampaikan proses penyusunan DPT dan syarat-syarat sebagai pemilih
    yaitu :
    1. WNI,
     2. Berusia 17 th atau sudah pernah menikah
     3. Tidak sedang nyata-nyata terganggu jiwanya
     Dengan mengetahui ini peserta menjadi memahami proses ditetapkannya
     Daftar Pemilih Tetap (DPT).




  019   Panduan Pendidikan Pemilih Bagi Kader Partai Politik– KPU Bantul
 MUSTIKA; 38 TH; ANGGOTA KOWAD;                    PONIRAH, 24 TH,TKW DI ARAB SAUDI ASAL
           ASAL SANDEN                            BANTUL SUDAH PINDAH KEWARGANEGARAN

    MANGUN; 90 TH; WARGA JETIS;                  SANTO; 42 TH; TKI DI MALAYSIA SUDAH 10 TH;
   TINGGAL DI PANTI JOMPO KARENA                                ASAL BANTUL
            SUDAH PIKUN

                                                   SUSILO; 41 TH; ANGGOTA DPR; TINGGAL DI
    SASTRO, 95 TH, WARGA BANTUL
                                                                BANGUNTAPAN
       TINGGAL DI PANTI JOMPO

                                                   SUGIYANTO; 60 TH; PURNAWIRAWAN TNI;
  SRIYATI; 16,5 TH; JANDA; TINGGAL DI                      TINGGAL DI PAJANGAN
                 SEWON

                                                    SUPARMAN; 52 TH; ANGGOTA PANWAS;
 MAMAD, 30 TH, TINGGAL DI BANTUL ,                         TINGGAL DI PLERET
   SEDANG MENGIDAP EPILEPSI


                                                      YADI, 60 TH, PURNAWIRAWAN POLRI,
 ANNA; 39 TH; ISTRI KAPOLSEK; TINGGAL
                                                              TINGGAL DI PANDAK
              DI KASIHAN


   DONY; 15 TH; ANAK JALANAN; ASAL                    LILIS, 16 TAHUN, IBU RUMAH TANGGA
              PUNDONG                                            TINGGAL BANTUL



 JOKO, 35 TH, ANGGOTA TNI, TINGGAL DI               ASEP; 50 TH; ANGGOTA POLRI; TINGGAL DI
                BANTUL                                            SRANDAKAN


                                                  PONIJO, 45 TH, WARGA BANTUL TERPIDANA 10
  RADITYA; 42 TH; PENGURUS PARPOL;
                                                               TH DI LP PAJANGAN
           TINGGAL DI JETIS

                                                   SUPARDI; 51 TH; ANGGOTA KPU; TINGGAL DI
RINI; 36 TH; PNS DI POLTABES; TINGGAL DI                            PLERET
                 SEDAYU

                                                     TRIANA, 40 TH, PNS DI AAU YOGYAKARTA,
RUBINEM, 28 TH, JANDA TNI TINGGAL DI                           TINGGAL DI SEWON
   KOMPLEK AAU, BERKTP BANTUL


   KISWORO; 43 TH; WARGA BANTUL;                    ENDANG, 15 TH, PELAJAR DI SMA 1 BANTUL,
    TERPIDANA SEUMUR HIDUP DI LP                                 ASAL KRETEK
            WIROGUNAN

 020   Panduan Pendidikan Pemilih Bagi Kader Partai Politik– KPU Bantul
               KOLOM UNTUK DITEMPEL DI FLIPCHART/PAPAN
                                 ‘;
              PEMILIH                        BUKAN PEMILIH




021   Panduan Pendidikan Pemilih Bagi Kader Partai Politik– KPU Bantul
                                       XI. PENUTUP

    Demikian panduan/profil pendidikan pemilih bagi kader parpol ini disusun agar
dapat menjadi salah satu referensi atau buku pegangan bagi fasilitator dari dalam
maupun di luar Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bantul. Harapannya panduan
ini dapat berdampak pada meningkatnya pemahaman proses pemilu oleh pemilih
bagi kader parpol yang pada akhirnya akan membawa pada proses dan hasil
demokrasi melalui system Pemilu yang lebih berkualitas. Teriring harapan pula
Pemilu 2014 di Kabupaten Bantul akan berjalan aman, tertib, lancar dan meingkat
dari sisi kuantitas (partisipasi pemilih) dan berkualit hasil serta
penyelenggaraannya.




022   Panduan Pendidikan Pemilih Bagi Kader Partai Politik– KPU Bantul

								
To top
;