Pengantar Database
Pokok Bahasan : ⌦ Database ⌦ Sejarah Singkat SQL
1.1 Database
Untuk dapat mempelajari SQL, kita harus mengetahui konsep database, karena pada dasarnya SQL merupakan sarana untuk menampilkan data yang ada dalam database. Database adalah sebuah objek yang kompleks untuk menyimpan informasi yang terstruktur, yang diorganisir dan disimpan dalam suatu cara yang mengizinkan pemakainya dapat mengambil informasi dengan cepat dan efisien. Dengan kalimat yang lebih pendek database dapat diartikan sebagai sekumpulan data yang berfungsi sebagai penyedia informasi bagi pengguna/user. Database biasanya terorganisasi dalam beberapa komponen yang terdiri dari satu atau lebih tabel. Tabel digunakan untuk menyimpan data dan terdiri dari baris dan kolom. Data dapat ditampilkan, dimodifikasi dan dihapus dari tabel oleh user yang diberi otorisasi dengan menggunakan SQL. Contoh sebuah tabel sederhana adalah : Kolom 1 Kolom 2 Kolom 3
Database dan teknologi databse mempunyai dampak yang besar dalam perkembangan komputer pada umumnya. Adalah hal yang wajar bila database memainkan peranan penting dalam pemakaian komputer dalam bidang bisnis, teknik, medis, hukum pendidikan dan lain-lain. Database dapat dijalankan secara manual atau menggunakan mesin, dalam hal ini komputer. Contoh yang manual adalah katalog diperpustakaan. Database yang dikelola oleh komputer dapat dibuat baik oleh program aplikasi yang khusus dibuat maupun dengan Database Management System. Pada awal-awal kemunculan komputer, sistem database yang besar hanya dapat dijalankan di komputer mainframe. Database dengan menggunakan mesin ini sangat mahal karena biaya pemeliharaannya yang cukup tinggi. Saat ini, dengan menggunakan PC para programmer dapat merancang software yang dapat memelihara dan membagikan data dengan mudah dan murah. Database Management System (DBMS) adalah kumpulan programprogram perangkat lunak (softyware) yang memperbolehkan user untuk membuat dan memelihara database. DBMS berupa sebuah software yang dapat menyediakan fasilitas untuk melakukan proses defining, contructing dan manipulating. Defining adalah menspesifikasikan tipe, struktur dan constraint data untuk disimpan dalam database. Constructing adalah proses menyimpan data kedalam berbagai macam media penyimpanan yang pengendaliannya diatur oleh DBMS. Manipulating adalah fungsi untuk menampilkan data tertentu (retrive), mengubah data dan membuat report (laporan) dari data yang ada. Sedangkan Relational database ialah sekumpulan data yang saling berhubungan atau yang selanjutnya kita kenal sebagai RDBMS
No 1 2 3 4
NPM 20012.02C.0001 20012.02C.0002 20012.02C.0003 20012.02C.0004
Nama Padjar Setyo Budi Iman Saufik S. Budi Hartono M. Effendi
Baris 1 Baris 2 Baris 3 Baris 4
Setiap tabel terdiri dari dari satu kolom atau lebih, kolom biasa disebut juga dengan field Baris dalam tabel menggambarkan jumlah data yang ada, oleh karena itu satu baris data (satu set data) disebut juga satu record. Pada tabel diatas, baris pertama disebut juga record pertama dan data terdiri dari empat buah record.
(Relational Database Management System). RDBMS biasanya menggunakan 4th generation Language (4GL) dan sangat fleksibel sehingga data dapat dimodifikasi dengan mudah, demikian pula dengan struktur databasenya. Beberapa perangkat lunak RDBMS yang terkenal saat ini ialah : Microsoft SQL Server 7 dan 2000 dari Microsoft Oracle 8.0 Server dari Oracle Sybase SQL Server dari Sybase Informix Server dari Informix Software4
1.2 Sejarah Singkat
Database dan perkembangannya Generasi pertama DBMS di desain oleh Charles Bachman diperusahaan General Elektric pada awal tahun 1960, disebut sebagai Penyimpana Data Terintegrasi (Intregrated Data Store). Dibentuk dasar untuk model data jaringan yang kemudian distandarisasikan oleh Conference on Data System Language (CODASYL). Bachman kemudian menerima ACM Turing Award (Penghargaan semacam Nobel pada ilmu komputer) ditahun 1973. Akhir 1960, IBM mengembangkan sistem manajemen informasi (Information Managemen System) DBMS. IMS dibentuk dari representasi data pada kerangka kerja yang disebut dengan model data hirarki. Dalam waktu yang sama dikembangkan sistem SABRE sebagai hasil kerja sama antara IBM dengan perusahaan penerbangan Amerika. Sistem ini memungkinkan user untuk mengakses data yang sama pada jaringan komputer. Tahun 1970, Dr. E.F. Codd, di Laboratorium Penelitian IBM di San Jose, California mengusulkan suatu representasi data baru yang disebut dengan model data relasional. Konsep RDBMS yang pertama kali itu memuat antara lain :
1. Sebuah RDBMS harus mampu, untuk mengelola semua database secara keseluruhan melalui kemampuan relasionalnya. 2. Semua informasi dalam RDBMS diwakili oleh nilai dalam tabel secara eksplisit. 3. Setiap nilai dalam RDBMS dijamin dapat diakses dengan menggunakan kombinasi nama tabel, nilai kunci primer dan nama kolom. 4. Physical Data Independence : program aplikasi secara logika tidak terpengaruh ketika struktur penyimpanan dan metode pengaksesan ditambah. 5. Logical Data Independence : program aplikasi secara logika tidak terpengaruh ketika diadakan perubahan pada struktur tabel. 6. Distribution Independence : program aplikasi secara logika tidak terpengaruh ketika data untuk pertama kali didistribusikan atau ketika didistribusikan ulang. Ide RDBMS ini menggunakan konsep matematika yaitu aljabar relasional untuk membagi data dalam beberapa himpunan (set) dan saling berhubungan dalam subset. Dalam model relasional, data dipisahkan dalam beberapa set yang paralel dengan struktur tabel. Struktur tabel ini mengandung elemen data individual yang disebut kolom atau field. Satu set kumpulan kolom disebut record/row. Proses memisahkan data dalam bentuk yang unik disebut normalisasi. Ditahun 1980, model relasional menjadi paradigma DBMS yang paling dominan. Bahasa SQL dikembangkan untuk basis data relasional sebagai bagian dari proyek sistem R dari IBM. SQL distandarisasikan di akhir tahun 1980, dan SQL-92 di adopsi oleh American National Standards Institute (ANSI) dan Intenational Standards Organization (ISO). Program yang digunakan untuk eksekusi bersamaan dalam basis data disebut transaksi. User menulis programnya, dan bertanggungjawab untuk menjalankan program tersebut secara bersamaan terhadap DBMS. Pada tahun
1999, James Gray memenangkan Turing award kontribusinya pada manajemen transaksi dalam DBMS.
untuk
Akhir tahun 1980 dan permulaan 1990, banyak bidang sistem basis data dikembangkan. Penelitian pada bidang data meliputi bahasa query yang powerful, model data yang lengkap, dan penekanan pada dukungan analisis data yang kompleks dari semua bagian organisasi. Beberapa vendor (semisal IBM, DB2, Oracle8, Informix UDS) memperluas sistemnya dengan kemampuan penyimpanan tipe data baru semisal image dan text, dan kemampuan query yang kompleks. Sistem khusus/spesial dikembangkan oleh banyak vendor untuk membuat data warehouse, mengkonsolidasi data dari beberapa basis data.