“LIMIT”
Limit fungsi adalah : Mendekati hampir, sedikit lagi, atau harga
batas.
A B
Di dekati di dekati dari kanan
Dari kriri 9.001 Di sebut LIMIT
8.999
NOTASI LIMIT
lim
x 2
Masukan variabel x=2 ke dalam variabel x
Maka : =
Apabila ditemuka hasil atau , maka harus difaktorkan atau di
turunkan atau di derivatifkan.
Dengan Cara Di Faktorkan
lim lim lim (x+2)
x2 x2 x2
= 2+2=4
Contoh Soal :
1. lim
x 1
2. lim
x 1
3. lim
x 1
Jawaban
1. Massukan x=1 kedalam variabel x
lim = =0
x 1
2. lim
x 1
3. lim = = =1
x 1
TEOREMA LIMIT
1. lim , “k” adalah konstanta sembarang
xa
Contoh :
a) lim = 2x(3)0
x3
= 2x1
=2
2. lim x= , adalah bilangan real
xa
Contoh :
a) lim = =9
x3
3. lim F(x) = F(a)
xa
Contoh :
a) lim = lim x2 + lim 5
x 1 x 1 x 1
= 12 + 5
=6
4. lim = lim lim
xa xa xa
Contoh :
a. lim
x3
= lim lim + lim
x3 x3 x3
=
= 14
5. lim = lim lim
xa xa xa
Contoh:
a. lim
x3
= lim ∙ lim
x3 x3
= ( 32+2) ∙ (3+1)
= 11 x4
= 44
6. lim =
xa
Contoh : lim = = =
x2
7. lim =
xa
Contoh : lim =
x3
=
=
=
8. lim =
xa
Contoh : lim = = =2
x8
9. lim “k”= konstanta sembarang
xa
Contoh : Limit
x =5∙
= 5 ∙ 16 = 80
Bila di hitung dan hasil limitnya bernilai atau Dapat
digunakan cara:
1. Dengan cara aljabar
Contoh :
lim = = =
x~
maka :
lim = di bagi dengan pangkat
x~
tertinggi
=
=
=
= = =1
Membuat Rumus
∙
bila a=p = =
bila a>p =+
bila a
LIMIT TRIGONOMETRI
sin x = cosec =
cosx= sec x =
tan x= cotan x =
LIMIT TRIGONOMETRI
x
1. lim =1= dan lim
x0 sin x x0
sin x
1
x
x tan x
2. lim = 1 dan lim 1
x0 tan x x0 x
tan x sin x
3. lim = 1 dan lim 1
x0 sin x x 0 tan x
tan x
Bukti : lim 1 = lim
x0 x x0
sin x
= lim ∙
x0 x
sin x
= lim lim
x0 x x0
=1∙
=1
Contoh soal :
lim sin 3 x lim
a. x0
= x0
3x
sin 3 x
= lim
x0 3x
= 1∙ 3 = 3
lim 5 sin 3 x lim
b. x 0 = x0
5∙ ∙
5x
lim
= x0 5 ∙
= 15
sin 3 x lim lim
c. lim = x0
sin 3x ∙ x0
x0 sin 5 x
lim lim
= x0
sin 3x ∙ ∙ x0
lim lim
= x0
∙ ∙ x0
=1 1=
d.
LIMIT TURUNAN
1. PENGERTIAN LIMIT TURUNAN FUNGSI
Y= f(x)
:
lim lim
x 0 x 0
Disebut Turunan / Derikatif
Turunan dari suatu fungsi mewakili perubahan yang sangat kecil dari
fungsi tersebut terhadap variabelnya. Proses menemukan turunan dari suatu
fungsi disebut sebagai pendiferensialan ataupun diferensiasi.
Secara matematis, turunan fungsi ƒ(x) terhadap variabel x adalah ƒ′ yang
nilainya pada titik x adalah:
,
dengan syarat limit tersebut eksis. Jika ƒ′ eksis pada titik x tertentu, kita
katakan bahwa ƒ terdiferensialkan (memiliki turunan) pada x, dan jika ƒ′ eksis
di setiap titik pada domain ƒ, kita sebut ƒ terdiferensialkan.
Apabila z = x + h, h = x - z, dan h mendekati 0 jika dan hanya jika z
mendekati x, maka definisi turunan di atas dapat pula kita tulis sebagai:
Garis singgung pada (x, f(x)). Turunan f'(x) sebuah kurva pada sebuah titik
adalah kemiringan dari garis singgung yang menyinggung kurva pada titik
tersebut.
Perhatikan bahwa ekspresi pada definisi turunan di atas
merupakan gradien dari garis sekan yang melewati titik (x,ƒ(x)) dan (x+h,ƒ(x))
pada kurva ƒ(x). Apabila kita mengambil limit h mendekati 0, maka kita akan
mendapatkan kemiringan dari garis singgung yang menyinggung kurva ƒ(x)
pada titik x. Hal ini berarti pula garis singgung suatu kurva merupakan limit dari
garis sekan, demikian pulanya turunan dari suatu fungsi ƒ(x) merupakan gradien
dari fungsi tersebut.
Sebagai contoh, untuk menemukan gradien dari fungsi f(x) = x2 pada titik (3,9):
Rumus-rumus Turunan
Contoh Soal:
1. Cari turunan fungsi f(x) = 2x + 3
Jadi turunan fungsi f(x) = 2x + 3 di bilangan x adalah f’(x) = 2
2. Persamaan garis singgung pada kurva
Ada fungsi kurva :
1.
2. Turunkan kurva tersebut
m = Gradien/slope/tangent garis/kemiringan garis/sudut garis.
3. Persamaan garis singgung dititik A(x,y)
Contoh :
1. → a. sketsa grafiknya
- -
x -3 2 1 0 1 2 3
y 13 8 5 4 5 8 13
2.
Persamaan garis dititik (1,5)
3. Rumus-Rumus Turunan Fungsi Majemuk
a. Turunan Jumlah dan Selisih Fungsi-Fungsi
Yang dimaksud denagn fungsi majemuk adalah fungsi yang terdiri atas
fungsi-fungsi tunggal dan berbentuk
Jika dengan dan adalah fungsi-fungsi yang
mempunyai turunan dan , maka .
Contoh :
1.
Jawab:
1.
Missal :
b. Turunan Hasil Kali fungsi-fungsi
Jika dengan dan adalah fungsi-fungsi yang
mempunyai turunan dan , maka .
Contoh :
Tentukan turunan fungsi-fungsi berikut ini :
1)
Jawab :
1)
Missal
c. Turunan Hasil Bagi Fungsi-Fungsi
Jika dengan serta dan adalah fungsi-fungsi
yang mempunyai turunan dan , maka .
Contoh :
Tentukan turunan fungsi dari
Jawab :
Missal:
d. Turunan Fungsi
Jika dengan adalah fungsi dari x yang mempunyai
turunan dan n adalah bilangan real, maka
Contoh:
Tentukan turunan dari :
1)
Jawab:
1) , berarti n=2
Missal:
Teorema L’Hospital
Penggunaan turunan untuk menghitung bentuk-bentuk tak tentu limit fungsi
dikenal dengan Teorema L’Hospital. Missal f(x) dan g(x) adalah fungsi-fungsi
yang diferensibel.
f ' ( x)
Jika untuk setiap dan jika lim
x0
mempunyai bentuk
g ' ( x)
0 atau ~ pada x=a maka
0 ~
= , dengan catatan ada
Apabila masih mempunyai bentuk tak tentu, diteruskan dengan
menggunakan turunan kedua = …. Dan seterusnya
hingga ditemukan nilai limitnya.
Contoh:
Hitunglah limit berikut menggunakan teorema L’Hospital!
sin 5 x x3
1. lim 3. lim
x0 x x 3 x2 9
7x 1 cos 2 x 1
2. lim 4. lim
x 1 x 1 x0 2x 2
Jawab:
sin 5 x 5 cos5 x cos5 x cos 0 5 1
1. lim = lim0 = 5 lim0 = 5 lim = =5
x 0 x x 1 x 1 x0 1 1
7 x 1 7
2. lim
x 1 x 1
= =7
1
x 3 1 1 1
3. lim 2
x 3 x 9
= lim3
x 2x
= lim3
x 2 3
=
6
SUKU BANYAK(POLINOMIAL)
A. Pengertian Suku Banyak
Suku banyak atau polynomial adalah suatu pernyataan aljabar yang dibentuk dari
variable berpangkat bilangan cacah yang dikalikan dengan suatu bilangan dan digabungkan
dengan tanda penjumlahan dan pengurangan.secara umum, suku banyak dalam variable x
yang berderajat n, berbentuk:
Keterangan :
1. n adalah bilangan cacah yang menyatakan derajat suku banyak.
2. an,an-1,…,a2,a1,a0 merupakan konstanta real dan an≠0.
3. an koefisien dari variable xn, an-1koefisien dari variable xn-1dst.
4. a0 konstanta (suku tetap).
Contoh:
a. 6x3-3x2+4x-8 adalah suku banyak berderajat 3
Koefisien x3 adalah 6
Koefisien x2 adalah -3
Koefisien x adalah 4
Suku tetapnya adalah -8
B. Nilai Suku Banyak
Suatu suku banyak dapat dinyatakan dalam bentuk fungsi f(x), yaitu
Jika suatu suku banya dinyatakan sebagai fungsi f(x), maka nilai suku
banyak f(x) dapat ditentukan dengan metode subtitusi dan metode pembagian
sintetik.