pengertian pancasila sila 1 dan 2

Document Sample
pengertian pancasila sila 1 dan 2 Powered By Docstoc
					Nama            : Virgiawan Eko Atmojo


NIM             : 11.11.5100


Dosen           : Drs. Tahajudin Sudibyo


        Sila Ketuhanan Yang Maha Esa

        Inti dari Sila Ketuhanan yang maha Esa adalah sifat dari hakikat Negara dengan

Tuhan. Maka dalam segala aspek penyelenggaraan Negara Indonesia harus sesuai dengan

nilai – nilai yang berasal dari Tuhan, yaitu nilai nilai dalam agama.


        Sila Ketuhanan Yang Maha Esa juga menjelaskan hubungan umat beragama di

Indonesia, Pancasila memandang Agama itu baik. Menjadi suatu kewajiban manusia sebagai

mahluk tuhan, untuk menjalankan nilai nilai kebaikan, kebenaran, dan kedamaian dalam

kehitupan berbangsa dan bernegara.


        Jadi hubungan antara Negara dengan landasan sila pertama, yaitu sila ketuhanan yang

maha esa adalah berupa hubungan yang bersifat mutlak , yang menjadikan asala mula bahan

pancasila yaitu berupa nilai nilai agama, nilai kebudayaan, yang telah ada di Indonesia sejak

zaman dahulu.
Nama             : Virgiawan Eko Atmojo


NIM              : 11.11.5100


Dosen            : Drs. Tahajudin Sudibyo


          Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab


          Inti sila kemanusiaan yang adil dan beradab adalah landasan manusia. Maka

konsekuensinya dalam setiap aspek penyelengaraan Negara antara lain hakikat Negara,

bentuk Negara, tujuan Negara , kekuasaan Negara, moral Negara dan para penyelenggara

Negara dan lain-lainnya harus sesuai dengan sifat-sifat dan hakikat manusia. Maka segala

aspek penyelenggaraan Negara harus sesuai dengan hakikat dan sifat-sifat manusia Indonesia

yang monopluralis , terutama dalam pengertian yang lebih sentral pendukung pokok Negara

berdasarkan sifat kodrat manusia monodualis yaitu manusia sebagai individu dan makhluk

social.


          Oleh karena itu dalam kaitannya dengan hakikat Negara harus sesuai dengan hakikat

sifat kodrat manusia yaitu sebagai makhluk individu dan makhluk social. Maka bentuk dan

sifat Negara Indonesia bukanlah Negara individualis, namaun juga bukan Negara klass yang

hanya menekankan sifat mahluk social , yang berarti manusia hanya berarti bila ia dalam

masyarakat secara keseluruhan . maka sifat dan hakikat Negara Indonesia adalah monodualis

yaitu baik sifat kodrat individu maupun makhluk social secara serasi, harmonis dan

seimbang. Dalam praktek pelaksanaannya hakikat dan sifat Negara harus sesuai dengan

hakikat kedudukan kodrat manusia sebagai makhluk berdiri seniri dan makhluk tuhan.

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:259
posted:11/13/2011
language:Indonesian
pages:3