Docstoc

periode 3

Document Sample
periode 3 Powered By Docstoc
					                             UNSUR-UNSUR PERIODE KETIGA


Natrium Na   => Logam
Magnesium Mg =>Logam
Aluminium Al =>Logam
Silikon Si   =>Metaloid
Fosfor P     =>Non Logam
Belerang S   =>Non Logam
Klor Cl      =>Non Logam
Argon Ar     => Gas Mulia

A.Natrium (Na)
Sifat fisis

Nomor atom            : 11

Konfigurasi e-        : [Ne] 3s1

Massa Atom relatif    : 22,98977

Jari-jari atom        : 2,23 Å

Titik Didih           : 892 C

Titik Lebur           : 495 C

Elektronegatifitas    :1

Energi Ionisasi       : 495 kJ/mol

Tingkat Oks. Max      : 1+

Struktur Atom         : Kristal & Logam

Wujud                 : Padat

Kegunaan
       Dipakai dalam pebuatan ester

       NACl digunakan oleh hampir semua makhluk

       Na-benzoat dipakai dalam pengawetan makanan

       Na-glutamat dipakai untuk penyedap makanan

       Isi dari lampu kabut dalam kendaraan bermotor

       NAOH dipakai untuk membuat sabun, deterjen, kertas
         NAHCO3 dipakai sebagai pengembang kue

         Memurnikan logam K, Rb, Cs

         NACO3 Pembuatan kaca dan pemurnian air sadah

NB:
         Merupakan logam lunak, bewarna putih keperakan, reaktif
         Bereaksi dengan cepat dengan air membentuk sodium hidroksida dan hidrogen
         Dapat bereaksi dengan Alkohol namun lebih lambat dibanding dengan air
         Tidak bereaksi terhadap nitrogen
         Merupakan komponen terbesar kedua yang larut di air laut
         Mudah ditemui pada sumber air alami
         Dihasilkan dengan elektrolisis lelehan NaCl
         Prosesnya disebut proses Downs,
          yaitu dengan menambah 58% CaCl2 dan KF
         pada elektrolisis lelehan NaCL.
         Tujuan penambahan untuk
         menurunkan titik lebur NaCl hingga mencapai 550 C

B. Magnesium (Mg)
Sifat fisis
Nomor atom              : 12

Konfigurasi e-          : [Ne] 3s2

Massa Atom relatif      : 24,305

Jari-jari atom          : 1,72 Å

Titik Didih             : 1107 C

Titik Lebur              651 C

Elektronegatifitas      : 1,25

Energi Ionisasi         : 738 kJ/mol

Tingkat Oks. Max        : 2+

Struktur Atom           : Kristal

                         Logam

Wujud                   : Padat
Kegunaan

         Dipakai pada proses produksi logam, kaca, dan semen
         Untuk membuat konstruksi pesawat. Logamnya disebut magnalum
         Pemisah sulfur dari besi dan baja
         Dipakai pada lempeng yang digunakan di industri percetakan
         Untuk membuat lampu kilat
         Sebagai katalis reaksi organik

NB:
         Berupa logam bewarna putih keperakan dan sangat ringan
         Banyak dipakai di industri karena ringan dan mampu membentuk aloi yang kuat
         Termasuk unsur reaktif
         Sebagian besar logam dapat dihasilkan dengan bantuan magnesium
         Banyak ditemukan di alam dan dalam mineral : dolomite, magnetite, olivine, serpentine
         Senyawa yang terbentuk umumnya ikatan ion, namun ada juga berupa ikatan kovalen
         Magnesium umumnya dapat diperoleh melalui pengolahan air laut sbg:
           Ca(OH)2 ditambahkan pada air laut agar meganesium mengendap sebagai Mg(OH)2. Asam
             klorida kemudian ditambahkan sehingga diperoleh kristal magnesium klorida Ca(OH)2 (S) +
             Mg2+  Mg(OH)2 (S) + Ca 2+ & Mg(OH)2 (s) + 2H+ + Cl-  MgCl2.6H2O
           Untuk menghindari terbentuknya MgO pada pemanasan megnesium klorida, sebelum
             elektrolisis    leburan kristal yang terbentuk ditambahkan magnesium klorida yang
             mengalami hidrolisis sebagian ke dalam campuran leburan natrium dan kalsium klorida
           Magnesium akan diperoleh pada katoda sedangkan pada anoda akan terbentuk Cl2-



C. Aluminium (Al)
Sifat fisis
Nomor atom               : 13

Konfigurasi e-           : [Ne] 3s2 3p 1

Massa Atom relatif       : 26,98154

Jari-jari atom           : 1,82 Å

Titik Didih              : 2467 C

Titik Lebur              : 660 C

Elektronegatifitas       : 1,45

Energi Ionisasi          : 577 kJ/mol

Tingkat Oks. Max         : 3+

Struktur Atom            : Kristal
                          Logam

Wujud                    : Padat

Kegunaan

         Banyak dipakai dalam industri pesawat
         Untuk membuat konstruksi bangunan
         Dipakai pada berbagai macam aloi
         Untuk membuat magnet yang kuat
         Tawas sebagai penjernih air
         Untuk membuat logam hybrid yang dipakai pada pesawat luar angkasa
         Membuat berbagau alat masak
         Menghasilkan permata bewarna-warni: Sapphire, Topaz, dll

NB:

         Berupa logam lunak bewarna perak
         Merupakan penghantar panas yang sangat baik da dapat menghantar listrik
         Sulit terkorosi karena membentuk lapisan oksida di permukaannya
         Tidak beracun, non-magnetik dan sulit terbakar
         Sumber utamanya adalah biji bauksit
         Alumunium dapat diperoleh melalui proses Hall, yaitu:
           Biji bauksit dimurnikan dengan menambah NaOH dan HCl sehingga diperoleh Al2O3
              Al2O3 (s) + 2NAOH (aq)  2NaAIO2 (aq) + H2O
              2NaAIO (aq) +HCL (aq)  Al(OH)3 + NaCl (aq)
              Al(OH)3  Al2O3 (s) + 3H20
           Al2O3 yang diperoleh kemudian disaring dan dilelehkan baru kemudian dielektrolisis
                           Anoda : 3O2-  O2(g) + 6e
              Katoda : 2Al3 + 6e  2Al
           Sebelum elektrolisis, ditambahkan kriolit (NaAIF6) untuk menurunkan titik leleh AL2O3

D. Silikon (Si)
Sifat fisis

Nomor atom               : 14

Konfigurasi e-           : [Ne] 3s2 3p 2

Massa Atom relatif       : 28,0855

Jari-jari atom           : 1,46 Å

Titik Didih              : 2355 C

Titik Lebur              : 1410 C

Elektronegatifitas       : 1,74
Energi Ionisasi         : 787 kJ/mol

Tingkat Oks. Max        : 4+

Struktur Atom           : Kristal

                         Kovalen raksasa

Wujud                   : Padat

Kegunaan

         Dipaki dalam pembuatan kaca
         Terutama dipakai dalam pembuatan semi konduktor
         Digunakan untuk membuat aloi bersama alumunium, magnesium, dan tembaga
         Untuk membuat enamel
         Untuk membuat IC

NB:

         Merupakan unsur elektropositif yang paling banyak dijumpai
         Isotop alaminya terdiri atas isotop 28 (92,2%), isotop 29 (4,7%), isotop 30 (3,1%)
         Memiliki sifat kimia seperti logam yang lain
         Kemampuan semikonduktor akan meningkat jika ditambahkan pengotor suhu
         Ditemukan pada banyak senyawa dioksida dan berbagai macam silicate yang ada di alam

E. Fosfor (P)
Sifat fisis
Nomor atom              : 15

Konfigurasi e-          : [Ne] 3s2 3p 3

Massa Atom relatif      : 30,97376

Jari-jari atom          : 1,23 Å

Titik Didih             : 280 C

Titik Lebur             : 44 C

Elektronegatifitas      : 2,05

Energi Ionisasi         : 1060 kJ/mol

Tingkat Oks. Max        : 5+

Struktur Atom           : molekul

                         Poliatom
Wujud                      : Padat

Kegunaan

         Berupa logam bewarna putih keperakan dan sangat ringan
         Banyak dipakai di industri karena ringan dan mampu membentuk aloi yang kuat
         Termasuk unsur reaktif
         Sebagian besar logam dapat dihasilkan dengan bantuan magnesium
         Banyak ditemukan di alam dan dalam mineral : dolomite, magnetite, olivine, serpentine
         Senyawa yang terbentuk umumnya ikatan ion, namun ada juga berupa ikatan kovalen

NB:

         Berupa logam bewarna putih keperakan dan sangat ringan
         Banyak dipakai di industri karena ringan dan mampu membentuk aloi yang kuat
         Termasuk unsur reaktif
         Sebagian besar logam dapat dihasilkan dengan bantuan magnesium
         Banyak ditemukan di alam dan dalam mineral : dolomite, magnetite, olivine, serpentine
         Senyawa yang terbentuk umumnya ikatan ion, namun ada juga berupa ikatan kovalen

F. Belerang(S)
Sifat fisis
      Nomor atom                     : 16

      Konfigurasi e-                 : [Ne] 3s2 3p 4

      Massa Atom relatif             : 32,066

      Jari-jari atom                 : 1,09 Å

      Titik Didih                    : 445 C

      Titik Lebur                    : 119 C

      Elektronegatifitas             : 2,45

      Energi Ionisasi                : 1000 kJ/mol

      Tingkat Oks. Max               : 6+

      Struktur Atom                  : molekul

                                      poliatom

      Wujud                          : Padat

Kegunaan

             Dipakai sebagai bahan dasar pembuatan asam sulfat
             Digunakan dalam baterai
             Dipakai pada fungisida dan pembuatan pupuk
             Digunakan pada korek dan kembang api
             Digunakan sebagai pelarut dalam berbagai proses

NB:
      -Zat murninya tidak berbau dan tidak berasa

      -Memiliki struktur yang beragam, tergantung konsisi sekitar

      -Secara alami banyak terdapat di gunung berapi

      -Komponen murninya tidak beracun namun senyawa yang terbentuk kebanyakan berbahaya bagi
      manusia

      -Senyawa sulfur yang utama adalah SO2, dan SO3. SO2 berupa gas yang mudah larut dalam air
      sehigga menyebabkan hujan asam

      -Efek yang ditimbulkan dapat sikurangi dengan cara melewatkan air yang terkontaminasi pada
      padatan CaCO3.SO3 merupakan bahan utama membuat asam sulfat.SO3 diperoleh dari oksidasi
      SO2 dengan katalis vanadium

G. Klour (Cl)
Sifat fisis
      Nomor atom         : 17

      Konfigurasi e-     : [Ne] 3s2 3p 5

      Massa Atom relatif : 35,4527

      Jari-jari atom     : 0,97 Å

      Titik Didih        : -35 C

      Titik Lebur        : -101 C

      Elektronegatifitas : 2,85

      Energi Ionisasi    : 1260 kJ/mol

      Tingkat Oks. Max   : 7+

      Struktur Atom      : molekul

                          diatom

      Wujud              : gas

Kegunaan
             Dipakai pada proses pemurnian air
             Cl2 dipakai pada disinfectan
             KCl digunakan sebagai pupuk
             ZnCl2 digunakan sebagai solder
             NH4Cl digunakan sebagai pengisi batere
             Digunakan untuk menghilangkan tinta dalam proses daur ulang kertas
             Dipakai untuk membunuh bakteri pada air minum
             Dipakai pada berbagai macam industri

NB:

             Merupakan gas diatomik bewarna kehijauan
             Termasuk gas yang beracun
             Dalam bentuk padat dan cair merupakan oksidator yang kuat
             Mudah bereaksi dengan unsur lain
             Merupakan zat yang paling banyak terkandung di air laut
             Terdapat juga dalam carnalite dan silvite
             Diperoleh dengan cara mengelektrolisis larutan NaCl

H. Argon (Ar)
Sifat fisis
      Nomor atom          : 18

      Konfigurasi e-      : [Ne] 3s2 3p 6

      Massa Atom relatif : 39,948

      Jari-jari atom      : 0,88 Å

      Titik Didih         : -186 C

      Titik Lebur         : -189 C

      Elektronegatifitas : -

      Energi Ionisasi     : 1520 kJ/mol

      Tingkat Oks. Max    :-

      Struktur Atom       : molekul

                          monoatom

      Wujud               : gas

Kegunaan

             Sebagai pengisi bola lampu karena Argon tidak bereaksi dengan kawat lampu
             Dipakai dalam industri logam sebagai inert saat pemotongan dan proses lainnya
             Untuk membuat lapisan pelindung pada berbagai macam proses
         Untuk mendeteksi sumber air tanah
         Dipakai dalam roda mobil mewah

NB:

         Merupakan gas yang tidak bewarna dan berasa
         Tidak reaktif seperti halnya gas mulia yang lain
         Dapat diperoleh dengan cara memaskan udarea dengan CaC2
         Terdapat sekitar 1% argon di atmosfer
         Terbentuk di atmosfer sebagai akibat dari proses sinar kosmik

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Stats:
views:278
posted:11/12/2011
language:Indonesian
pages:9
Description: KIMIA