Embed
Email

KTSP

Document Sample
KTSP
Shared by: HC111110221232
Categories
Tags
Stats
views:
332
posted:
11/10/2011
language:
Indonesian
pages:
27
KURIKULUM SMA NEGERI 8 PEKANBARU



Alamat : Jl. Abdul Muis No. 14 Pekanbaru

Kelurahan : Cintaraja

Kecamatan : Sail

Kota : Pekanbaru

Propinsi : Riau

Tahun didirikan : 1976

No. SK. Mendikbud : 0353/O/1975

NSS : 301096005005

Telepon/Fax : 0761 – 23073

Email : mendidiksepenuhjiwa@yahho.co.id

sman8Pekanbaru@gmail.com

Website : www.sman8pekanbaru.sch









BAB I

PENDAHULUAN



A. Latar Belakang



Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi dan bahan

pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan

pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Tujuan tertentu ini meliputi tujuan

pendidikan nasional serta kesesuaian dengan kekhasan, kondisi dan potensi daerah, satuan

pendidikan dan peserta didik. Oleh sebab itu kurikulum disusun oleh satuan pendidikan

untuk memungkinkan penyesuaian program pendidikan dengan kebutuhan dan potensi yang

ada di daerah.

Pendidikan Nasional yang berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak

serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa,

bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman

dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berahklak mulia, sehat, berilmu, cakap,

kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggungjawab.



Pendidikan dipandang sebagai investasi jangka panjang yang akan memberikan keuntungan

jangka panjang pula. Sebagai investasi jangka panjang maka pendidikan harus dirancang

sedemikian rupa mengikuti berbagai perkembangan lingkungan internal dan eksternal. Bila

pendidikan tidak dirancang sedemikian rupa maka akan menimbulkan tingkat kerugian pada

jangka panjang.



Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan

Nasional dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang

Standar Nasional Pendidikan mengamanatkan bahwa Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan

(KTSP) jenjang pendidikan dasar dan menengah disusun oleh satuan pendidikan dengan

mengacu kepada Standar Isi (SI),Standar Kompetensi Lulusan (SKL), Standar Proses,

Standar Pengelolaan dan Standar Penilaian serta berpedoman pada panduan yang disusun

oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP).



Revisi Kurikulum SMA Negeri 8 Pekanbaru 2009 1

Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan yang mengacu pada standar nasional

pendidikan dimaksudkan untuk menjamin pencapaian tujuan pendidikan nasional. Standar

nasional pendidikan terdiri atas: standar isi, standar proses, standar kompetensi lulusan,

standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar

pengelolaan, standar pembiayaan, dan standar penilaian pendidikan. Lima dari kedelapan

standar nasional pendidikan tersebut, yaitu Standar Isi (SI), Standar Kompetensi Lulusan

(SKL) , Standar Proses , Standar Pengelolaan dan Standar Penilaian merupakan acuan

utama bagi satuan pendidikan dalam mengembangkan kurikulum.

Untuk memenuhi amanat Undang-undang tersebut di atas dan guna mencapai tujuan

pendidikan nasional pada umumnya, serta tujuan pendidikan sekolah pada khususnya, SMA

Negeri 8 Pekanbaru sebagai lembaga pendidikan tingkat menengah memandang perlu untuk

mengembangkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP).

Melalui KTSP ini sekolah dapat melaksanakan program pendidikannya sesuai dengan

karakteristik, potensi, dan kebutuhan peserta didik. Untuk itu, dalam pengembangannya

melibatkan seluruh warga sekolah dengan berkoordinasi kepada pemangku kepentingan di

lingkungan sekitar sekolah.



Keberhasilan penyelenggaraan pendidikan di SMA Negeri 8 Pekanbaru yaitu apabila

kegiatan belajar mengajar mampu membentuk pola tingkah laku peserta didik sesuai dengan

tujuan pendidikan, serta dapat dievaluasi melalui pengukuran dengan menggunakan tes dan

non tes. Proses pembelajaran akan efektif apabila dilakukan melalui persiapan yang cukup

dan terencana dengan baik supaya dapat diterima untuk memenuhi kebutuhan masyarakat

setempat dan masyarakat global, mempersiapkan peserta didik dalam menghadapi

perkembangan dunia global serta sebagai proses untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih

tinggi.



Dalam dokumen ini dipaparkan tentang Kurikulum SMA Negeri 8 Pekanbaru, yang secara

keseluruhan mencakup:

1. Tujuan Pendididikan

2. Struktur dan muatan kurikulum;

3. Beban belajar peserta didik;

4. Kalender pendidikan;

5. Analisis Konteks

6. Pemetaan SI – SK dan KD

7. Silabus, dan

8. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP).





B. TUJUAN PENGEMBANGAN KTSP



Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan dilaksanakan sebagai dari hasil revisi

dan inovasi terhadap Kurikulum 1994 dan Kurikulum Berbasis Kompetensi / Kurikulum 2004

dengan tujuan agar :



1. Kurikulum yang dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan masyarakat lokal dan global.



2. Kurikulum yang dilaksanakan mampu membekali peserta didik untuk melanjutkan ke

perguruan tinggi.



3. Kurikulum yang dilaksanakan mampu mempersiapkan kompetensi dibutuhkan untuk

memasuiki dunia kerja.



Revisi Kurikulum SMA Negeri 8 Pekanbaru 2009 2

4. Kurikulum yang dilaksanakan mampu mempersiapkan peserta didik berkompetisi di era

pasar bebas.





C. PRINSIP PENGEMBANGAN KTSP

KTSP dikembangkan sesuai dengan relevansinya oleh setiap kelompok atau satuan

pendidikan dan komite sekolah di bawah koordinasi dan supervisi dinas pendidikan atau

kantor Departemen Agama Kabupaten/Kota untuk pendidikan dasar dan provinsi untuk

pendidikan menengah. Penyusunan KTSP untuk pendidikan khusus dikoordinasi dan

disupervisi oleh dinas pendidikan provinsi, dan berpedoman pada SI dan SKL serta panduan

penyusunan kurikulum yang disusun oleh BSNP.



KTSP dikembangkan berdasarkan prinsip-prinsip sebagai berikut:



1. Berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik

dan lingkungannya.

Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip bahwa peserta didik memiliki posisi

sentral untuk mengembangkan kompetensinya agar menjadi manusia yang beriman

dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap,

kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

Untuk mendukung pencapaian tujuan tersebut pengembangan kompetensi peserta

didik disesuaikan dengan potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta

didik serta tuntutan lingkungan. Memiliki posisi sentral berarti kegiatan pembelajaran

berpusat pada peserta didik.



2. Beragam dan terpadu

Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan keragaman karakteristik peserta

didik, kondisi daerah, jenjang dan jenis pendidikan, serta menghargai dan tidak

diskriminatif terhadap perbedaan agama, suku, budaya, adat istiadat, status sosial

ekonomi, dan jender. Kurikulum meliputi substansi komponen muatan wajib kurikulum,

muatan lokal, dan pengembangan diri secara terpadu, serta disusun dalam keterkaitan

dan kesinambungan yang bermakna dan tepat antar substansi.



3. Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni

Kurikulum dikembangkan atas dasar kesadaran bahwa ilmu pengetahuan, teknologi

dan seni yang berkembang secara dinamis. Oleh karena itu, semangat dan isi

kurikulum memberikan pengalaman belajar peserta didik untuk mengikuti dan

memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni.



4. Relevan dengan kebutuhan kehidupan

Pengembangan kurikulum dilakukan dengan melibatkan pemangku kepentingan

(stakeholders) untuk menjamin relevansi pendidikan dengan kebutuhan kehidupan,

termasuk di dalamnya kehidupan kemasyarakatan, dunia usaha dan dunia kerja. Oleh

karena itu, pengembangan keterampilan pribadi, keterampilan sosial, keterampilan

akademik, dan keterampilan vokasional.



5. Menyeluruh dan berkesinambungan

Substansi kurikulum mencakup keseluruhan dimensi kompetensi, bidang kajian

keilmuan dan mata pelajaran yang direncanakan dan disajikan secara

berkesinambungan antar semua jenjang pendidikan.





Revisi Kurikulum SMA Negeri 8 Pekanbaru 2009 3

6. Belajar sepanjang hayat

Kurikulum diarahkan kepada proses pengembangan, pembudayaan, dan

pemberdayaan peserta didik yang berlangsung sepanjang hayat. Kurikulum

mencerminkan keterkaitan antara unsur-unsur pendidikan formal, nonformal, dan

informal dengan memperhatikan kondisi dan tuntutan lingkungan yang selalu

berkembang serta arah pengembangan manusia seutuhnya.



7. Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah

Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan kepentingan nasional dan daerah

untuk membangun kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Kepentingan

nasional dan daerah harus saling mengisi dan memberdayakan sejalan dengan

Bhineka Tunggal Ika dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).









Revisi Kurikulum SMA Negeri 8 Pekanbaru 2009 4

BAB II

TUJUAN





A. Tujuan Sekolah



Sasaran yang akan dicapai oleh SMA Negeri 8 Pekanbaru pada tahun 2014 terdapat

dalam tujuan yang isinya antara lain :

1. Menjadi sekolah yang diakui di tingkat international dan memiliki kelas international

2. Menjadi sekolah yang seluruh komponen sekolah memahami dan terampil

menggunakan program-program aplikasi komputer sesuai dengan tugas dan fungsi

masing-masing.

3. Memiliki sarana dan prasarana pembelajaran yang berbasis pada teknologi

4. Memiliki sistem manajemen informasi yang terkomputerisasi

5. Memiliki guru-guru yang telah terakriditasi dengan standar international

6. Memiliki kurikulum yang adaptif dengan kurikulum berstandar international

7. Memiliki budaya kerja dan budaya mutu berstandar international

8. Memiliki guru yang mampu mengajar di kelas dengan pengantar bahasa

international

9. Rata-rata Nilai pada Surat Tanda Kelulusan mencapai minimal 8.00

10. Menjadi model inovasi dan perubahan proses pembelajaran dan manajemen

peningkatan mutu sekolah.

11. Memperoleh prestasi tertinggi bidang akademik tingkat nasional maupun

international

12. Menjadi sekolah yang selalu berusaha untuk senantiasa terdepan dan menjadi

teladan dalam berbagai hal.

13. 25% lulusan diterima pada perguruan tinggi di luar negeri.

14. Menjadi sekolah yang adaptif dan adoptif dengan berbagai kemajuan lingkungan

nasional dan international.

15. Memiliki kelompok IMO, IOI, IFHO, IBO, IAO, ICHO yang mampu menjadi finalis

tingkat nasional dan international

16. Memiliki kelompok KIR yang mampu memenangkan LKIR tingkat nasional maupun

international

17. Memiliki tim kesenian yang mampu tampil pada tingkat nasional dan

memperkenalkan lokal (budaya Melayu) di dunia internasional.

18. Memiliki tim olah raga yang mampu tampil pada tingkat nasional/ internasional

19. Memiliki sistem pembelajaran yang inovatif dan dicontoh oleh berbagai pihak karena

kesuksesannya.

20. Memiliki sistem layanan siswa yang handal dan terpercaya

21. Memiliki tenaga laboran, perpustakaan, dan sumber daya pendukung yang

memahami ICT serta mampu berkomunikasi dengan mempergunakan bahasa

Inggris.









Revisi Kurikulum SMA Negeri 8 Pekanbaru 2009 5

B. Visi dan Misi Sekolah

1.Visi Sekolah

TERWUJUDNYA SMA NEGERI 8 PEKANBARU SEBAGAI

SEKOLAH NASIONAL BERTARAF INTERNASIONAL YANG

UNGGUL DI BIDANG AKADEMIS, DISIPLIN, AGAMIS DAN

KOMPETITIF, DENGAN LINGKUNGAN SEKOLAH YANG

BERSIH, RINDANG , INDAH DAN ALAMI.



Indikator Visi



Memperoleh indikator tertinggi bidang akademik, tingkat

nasional maupun internasional



Menjadi sekolah yang selalu berusaha untuk senantiasa

terdepan dan menjadi teladan dalam berbagai hal



Menjadi tempat pembelajaran pendidikan lingkungan

hidup siswa Propinsi Riau di Laboratorium Alam SMAN 8

PEKANBARU



2. Misi Sekolah

1. Menyelenggarakan pembelajaran yang efektif dan inovatif yang berorientasi kepada

pencapaian kompetensi berstandar nasional dan internasional dengan tetap

mempertimbangkan potensi yang dimiliki oleh peserta didik.

2. Menumbuhkan semangat keunggulan, keteladanan dan penguasaan ilmu dan

teknologi serta terus meningkatkan profesionalisme

3. Melaksanaan proses pembelajaran berbasis teknologi informatika dengan

pengantar bahasa nasional dan bahasa asing.

4. Memperluas jaringan kerja sama nasional dan internasional

5. Menumbuhkan semangat ketaqwaan dan keimanan bagi seluruh warga sekolah.

6. Menumbuhkan semangat peduli lingkungan hidup bagi semua warga sekolah

sehingga menjadi rujukan Pendidikan Lingkungan Hidup bagi Sekolah lainnya di

Indonesia

7. Menumbuhkan semangat keunggulan dan kompetitif secara intensif kepada seluruh

warga sekolah sehingga lulusannya dapat diterima pada Perguruan tinggi ternama

di dalam dan di luar negeri.

8. Menerapkan managemen pengelolaan/ mengadopsi sekolah standar internasional,

dengan melibatkan seluruh warga sekolah dan stakeholders.

9. Menumbuhkan suasana akademis untuk terciptanya sekolah atau kelas berstandar

international









Revisi Kurikulum SMA Negeri 8 Pekanbaru 2009 6

C. Sasaran Program:

Kepala Sekolah dan Para Guru serta dengan persetujuan Komite Sekolah menetapkan

sasaran program, baik untuk jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang.

Sasaran program dimaksudkan untuk mewujudkan visi dan misi sekolah.



Sasaran Program Sekolah

SASARAN PROGRAM 1 TAHUN SASARAN PROGRAM 4 TAHUN SASARAN PROGRAM 8 TAHUN

( 2006 / 2007 ) ( 2006 / 2010 ) ( 2006 / 2014 )

(Program Jangka Pendek) (Program Jangka Menengah) (Program Jangka Panjang)

1) Kehadiran Peserta didik, 1) Kehadiran Peserta didik, 1) Kehadiran Peserta didik, Guru

Guru dan Karyawan lebih Guru dan Karyawan lebih dan Karyawan lebih dari 98 %.

dari 95%. dari 97%.

2) Target pencapaian rata- 2) Target pencapaian rata-rata 2) Target pencapaian rata-rata

rata Nilai Ujian Akhir 7,0. NUAN lulusan 7,5. NUAN lulusan 8,0.

3) 60 % lulusan dapat 3) 70 % lulusan dapat diterima 3) 80 % lulusan dapat diterima di

diterima di PTN, baik di PTN baik melalui jalur PTN baik melalui jalur PMDK

melalui jalur PMDK PMDK maupun UMPTN. maupun UMPTN.

maupun UMPTN.

4) 10 % lulusan dapat 4) 15 % lulusan dapat diterima 4) 25 % lulusan dapat diterima di

diterima di Perguruan di Perguruan Tinggi Luar Perguruan Tinggi Luar Negeri.

Tinggi Luar Negeri. Negeri.

5) 40 % sarana prasarana 5) 60 % sarana prasarana 5) 80 % sarana prasarana

pembelajaran dan sistim pembelajaran dan sistim pembelajaran dan sistim

manajemen informasi yang manajemen informasi yang manajemen informasi yang sudah

sudah berbasis teknologi. sudah berbasis teknologi. berbasis teknologi.

6) 60 % peserta didik dapat 6) 80 % peserta didik dapat 6) 100 % peserta didik dapat

mengoperasikan mengoperasikan 2 program mengoperasikan 2 program

mengoperasikan program komputer (Microsoft Word , komputer (Microsoft Word, Excel,

Ms Word dan Ms Excel Excel, Power point dan Power point dan Internet).

Internet).

7) Memiliki kelompok KIR 7) Memiliki kelompok KIR yang 7) Memiliki kelompok KIR yang

yang mampu mampu memenangkan LPIR mampu memenangkan LPIR

memenangkan LPIR tingkat Nasional tingkat Internasional

tingkat provinsi

8) Memiliki kelompok 8) Memiliki kelompok 8) Memiliki kelompok

IMO.IPHO,IBO.IAO,IOI dan IMO.IPHO,IBO.IAO,IOI dan IMO.IPHO,IBO.IAO,IOI dan ICHO

ICHO yang mempu ICHO yang mempu yang mempu meraih prestasi

memenangkan perlombaan memenangkan perlombaan ditingkat Internasional

ditingkat Provinsi ditingkat Nasional

9) 50% peserta didik yang 9) 80% peserta didik yang 9) 80% peserta didik yang

beragama Islam dapat beragama Islam dapat beragama Islam dapat membaca

membaca Al-Qur’an membaca Al-Qur’an dengan Al-Qur’an dengan baik dan benar.

dengan baik dan benar. baik dan benar.

10) Memiliki ekstra kurikuler 10) Extra kurikuler unggulan 10) Ekstrakurikuler unggulan dapat

unggulan Olah Raga dapat menjuarai tingkat meraih prestasi tinggkat nasional

provinsi

11) Memiliki tim kesenian 11) Memiliki tim kesenian yang 11) Memiliki tim kesenian yang

yang mampu tampil pada mampu tampil pada tingkat mampu tampil pada tingkat

tingkat Provinsi Nasional internasional dan mampu

memperkenalkan budaya melayu

di dunia Internasional

12) 25 % peserta didik dapat 12) 40 % peserta didik dapat 12) 60 % peserta didik dapat aktif

aktif berbahasa Inggris. aktif berbahasa Inggris. berbahasa Inggris.

13) 25 % tenaga pendidik 13) 40 % tenaga pendidik dapat 13) 60 % tenaga pendidik dapat aktif

dapat aktif berbahasa aktif berbahasa Inggris. berbahasa Inggris.

Inggris dan

menggunakannya dalam

kegiatan pembelajaran.









Revisi Kurikulum SMA Negeri 8 Pekanbaru 2009 7

Sasaran program tersebut selanjutnya ditindaklanjuti dengan strategi pelaksanaan yang

wajib dilaksanakan oleh seluruh warga sekolah sebagai berikut:

1. Mengadakan pembinaan terhadap peserta didik, guru dan karyawan secara

berkelanjutan;

2. Mengadakan jam tambahan pada pelajaran tertentu;

3. Melakukan kerjasama dengan pemda untuk membantu pembiayaan bagi peserta didik

yang mempunyai semangat dan motivasi yang tinggi untuk melanjutkan ke perguruan

tinggi Negeri seperti ITB, UGM , ITS , IPB dan UI;

4. Melakukan kerjasama dengan Universitas luar negeri untuk membantu pembiayaan bagi

peserta didik yang mempunyai semangat dan motivasi yang tinggi untuk melanjutkan ke

perguruan tinggi luar negeri seperti Nanyang Technological University;





5. Mengadakan Tadarusan menjelang pelajaran dimulai, kegiatan Jama’ah Yasin setiap

Jum’at, Tadabur Alam, peringatan hari besar Islam, dan membentuk kelompok-

kelompok pengajian peserta didik;

6. Menjalin komunikasi yang baik dengan Dinas Pemuda dan Olah Raga Provinsi Riau dan

para pelatih ;

7. Melengkapi sarana dan prasarana laboratorium IPA ( Fisika, kimia, biologi ) dan

meningkatkan frekuensi penggunaan laboratorium tersebut dalam proses KBM;

8. Melakukan kerjasama dengan lembaga kursus bahasa asing khususnya bahasa

inggeris untuk meningkatkan kemampuan berbahasa guru dan karyawan tata usaha

dalam melaksanakan tugas dan pelayanan;

9. Membentuk kelompok belajar siswa bidang fisika, kimia, biologi, matematika, dan

astronomi dan dibina oleh tenaga-tenaga yang profesional dibidangnya secara rutin;

10. Pengadaan buku penunjang baik yang terbitkan oleh percetakan dalam maupun luar

negeri

11. Pengadaan komputer, laptop, LCD dan jaringan internet;

12. Mengintensifkan komunikasi dan kerjasama dengan orang tua, alumni, dan pemda;

13. Pelaporan kepada orang tua siswa secara berkala;









Revisi Kurikulum SMA Negeri 8 Pekanbaru 2009 8

BAB III

STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM



A. Struktur Kurikulum

Struktur kurikulum SMA Negeri 8 Pekanbaru memuat kelompok matapelajaran sebagai berikut

ini:

a. kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia;

b. kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian;

c. kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi;

d. kelompok mata pelajaran estetika;

e. kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga dan kesehatan.

Masing-masing kelompok mata pelajaran tersebut di implementasikan dalam kegiatan

pembelajaran pada setiap mata pelajaran secara menyeluruh. Dengan demikian, cakupan

dari masing-masing kelompok itu dapat diwujudkan melalui mata pelajaran yang relevan.

Cakupan setiap kelompok mata pelajaran adalah sebagai berikut:



CAKUPAN KELOMPOK MATA PELAJARAN



NO KELOMPOK MATA CAKUPAN

PELAJARAN



1. Agama dan Akhlak Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia dimaksudkan untuk

Mulia membentuk peserta didik menjadi manusia yang beriman dan bertakwa

kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia. Akhlak mulia

mencakup etika, budi pekerti, atau moral sebagai perwujudan dari

pendidikan agama.

Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian

2. Kewarganegaraan

dimaksudkan untuk peningkatan kesadaran dan wawasan peserta didik

dan Kepribadian

akan status, hak, dan kewajibannya dalam kehidupan bermasyarakat,

berbangsa, dan bernegara, serta peningkatan kualitas dirinya sebagai

manusia.

Kesadaran dan wawasan termasuk wawasan kebangsaan, jiwa dan

patriotisme bela negara, penghargaan terhadap hak-hak asasi manusia,

kemajemukan bangsa, pelestarian lingkungan hidup, kesetaraan

gender, demokrasi, tanggung jawab sosial, ketaatan pada hukum,

ketaatan membayar pajak, dan sikap serta perilaku anti korupsi, kolusi,

dan nepotisme.



3. Ilmu Pengetahuan Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi pada SMA

dan Teknologi dimaksudkan untuk memperoleh kompetensi lanjut ilmu pengetahuan

dan teknologi serta membudayakan berpikir ilmiah secara kritis, kreatif

dan mandiri.

Kelompok mata pelajaran estetika dimaksudkan untuk meningkatkan

4. Estetika

sensitivitas, kemampuan mengekspresikan dan kemampuan

mengapresiasi keindahan dan harmoni. Kemampuan mengapresiasi

dan mengekspresikan keindahan serta harmoni mencakup apresiasi

dan ekspresi, baik dalam kehidupan individual sehingga mampu

menikmati dan mensyukuri hidup, maupun dalam kehidupan

kemasyarakatan sehingga mampu menciptakan kebersamaan yang

harmonis.









Revisi Kurikulum SMA Negeri 8 Pekanbaru 2009 9

NO KELOMPOK MATA CAKUPAN

PELAJARAN

Kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga dan kesehatan pada SMA

5. Jasmani, Olahraga

dimaksudkan untuk meningkatkan potensi fisik serta membudayakan

dan Kesehatan

sikap sportif, disiplin, kerja sama, dan hidup sehat.

Budaya hidup sehat termasuk kesadaran, sikap, dan perilaku hidup

sehat yang bersifat individual ataupun yang bersifat kolektif

kemasyarakatan seperti keterbebasan dari perilaku seksual bebas,

kecanduan narkoba, HIV/AIDS, demam berdarah, muntaber, dan

penyakit lain yang potensial untuk mewabah.









Penyusunan Struktur kurikulum didasarkan atas standar kompetensi lulusan dan standar

kompetensi mata pelajaran yang telah ditetapkan oleh BSNP.

Sekolah atas persetujuan Komite Sekolah dan memperhatikan keterbatasan sarana belajar

serta minat peserta didik, menetapkan pengelolaan kelas sebagai berikut ini.

1) SMA Negeri 8 Pekanbaru menerapkan sistem paket. Peserta didik mengikuti

pembelajaran sesuai dengan yang telah diprogramkan dalam struktur kurikulum.

2) SMA Negeri 8 Pekanbaru memberikan pelayanan kepada anak-anak yang memiliki

kecerdasan luar biasa melalui Program Percepatan Belajar (Akselerasi). Program ini

setiap tahunnya baru dilaksanakan pada bulan september.

Pola penjaringan siswa Percepatan Belajar Bagi anak-anak Berbakat (Akselerasi)

SMA Negeri 8 Pekanbaru dilakukan melalui 5 tahapan sebagai berikut :



SELEKSI TAHAP 1 :

Pada tahapan ini seluruh siswa baru pada tahun pelajaran yang sedang berjalan

dipersilahkan untuk mengikuti seleksi. Penyeleksian dilakukan dengan melihat kemajuan

akademik siswa yang bersangkutan sejak kelas IV SD sampai dengan kelas IX SMP

melalui data Rapor. Pada seleksi tahap ini akan diambil 20 % dari jumlah siswa baru (

sekitar 60 siswa ).

SELEKSI TAHAP 2 :

Pada tahapan ini seluruh siswa terpilih akan mengikuti tes akademik yang meliputi

mata pelajaran :

 Bahasa Inggeris

 Matematika

 IPA ( Fisika , Biologi dan Kimia )

Pada seleksi tahapan ini akan mengambil 40 orang siswa untuk mengikuti seleksi

tahap ke 3.

SELEKSI TAHAP 3 :

Pada tahapan ini seluruh siswa terpilih yang merupakan siswa-siswi yang

mempunyai kemampuan akademik sangat baik akan mengikuti seleksi tahap 3 berupa tes

Revisi Kurikulum SMA Negeri 8 Pekanbaru 2009 10

psikologi untuk melihat Intelegency quotient (IQ) minimal 125 , kreativitas,

Tanggungjawab terhadap Tugas (Task Commitment/TC) dan Emotional quotient (EQ)

berada 2 Standar Deviasi diatas mean polulasi siswa.

SELEKSI TAHAP 4 :

Pada tahapan ini seluruh siswa yang telah mengikuti seleksi tahapan 3 diikutkan

untuk mengikuti seleksi tahapan 4 yaitu berupa rekomendasi dari guru. Rekomendasi guru

dilakukan untuk mendapat masukan bagaimanakah kemampuan akademik siswa terpilih

setelah mengikuti proses pembelajaran selama lebih lebih kurang 1,5 bulan berupa hasil

Ulangan Harian 1 maupun Penilaian Proses yang dilakukan guru dalam rentang waktu

tersebut. Disamping rekomendasi guru juga diminta masukan atau rekomendasi dari

teman sekelas siswa yang terpilih.

SELEKSI TAHAP 5 :

Pada tahapan ini juga dilakukan penyeleksian terhadap seluruh siswa yang telah

mengikuti seleksi tahap 3 dan 4. Seleksi tahap ke 5 berupa wawancara kepada peserta

yang dilakukan oleh tenaga psikolog maupun guru bimbingan konseling untuk

mendapatkan data kesiapan siswa tersebut jika terpilih dan masuk kelas percepatan

belajar (kelas Akselerasi). Disini tidak tertutup kemungkinan guru bimbingan konseling

akan menindak lanjuti untuk mewawancarai orang tua siswa yang bersangkutan.





Dari tahapan penyeleksian yang dilakukan mulai dari tahap 2 sampai dengan 5

dilakukan perumusan penilaiannya. Selanjutnya hasil perumusan penilaian tersebut

menjadi rekomendasi untuk memutuskan siswa-siswi yang masuk pada kelas Percepatan

Belajar (Akselerasi) pada tahun pelajaran yang sedang berjalan.



3) Kelas X merupakan program umum yang diikuti oleh seluruh peserta didik

4) Kelas XI dan XII merupakan program penjurusan yang terdiri atas:

- Program Ilmu Pengetahuan Alam

- Program Ilmu Pengetahuan Sosial





a. Struktur Kurikulum Kelas X

1) Kurikulum Kelas X terdiri atas:

- 16 mata pelajaran,

- muatan lokal ( Kebudayaan Melayu Riau dan Pendidikan Lingkungan Hidup )

- program pengembangan diri.

2) Sekolah tidak menambah alokasi waktu untuk setiap mata pelajaran. Penambahan jam

pembelajaran secara keseluruhan 10 Jam pembelajaran, dengan perincian 4 jam untuk

pembelajaran reguler dan 6 jam untuk pengayaan dan remedial. untuk setiap mata

pelajaran dialokasikan sebagaimana tertera dalam struktur kurikulum.

3) Alokasi waktu satu jam pembelajaran adalah 45 menit.



Revisi Kurikulum SMA Negeri 8 Pekanbaru 2009 11

b. Struktur Kurikulum Kelas XI dan XII

1) Kurikulum Kelas XI dan XII Program IPA dan Program IPS, terdiri atas:

- 13 mata pelajaran,

- muatan lokal (Kebudayaan Melayu Riau dan Pendidikan Lingkungan Hidup)

- program pengembangan diri.

2) Sekolah tidak menambah alokasi waktu untuk setiap mata pelajaran. Penambahan jam

pembelajaran secara keseluruhan untuk kelas XI sebanyak 7 jam pembelajaran,

dengan perincian 3 jam untuk pembelajaran reguler dan 4 jam untuk program

pengayaan dan remedial. Sedangkan untuk kelas XII penambahan jam pembelajaran

secara keseluruhan sebanyak 9 jam pelajaran, dengan perincian 5 jam untuk

pembelajaran reguler dan 4 jam untuk program pengayaan dan remedial. Untuk setiap

mata pelajaran dialokasikan sebagaimana tertera dalam struktur kurikulum.

3) Alokasi waktu satu jam pembelajaran adalah 45 menit.





Struktur Kurikulum Kelas X



Alokasi Waktu

Komponen Semester 1 Semester 2

A. Mata Pelajaran

1. Pendidikan Agama 2 2

2. Pendidikan Kewarganegaraan 2 2

3. Bahasa Indonesia 4 4

4. Bahasa Inggris 4 4

5. Matematika 5 5

6. Fisika 4 4

7. Biologi 3 3

8. Kimia 4 4

9. Sejarah 1 1

10. Geografi 2 2

11. Ekonomi 2 2

12. Sosiologi 2 2

13. Seni Budaya 2 2

14. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan 2 2

15. Teknologi Informasi dan Komunikasi 2 2

16. Bahasa Jepang 2 2

B. Muatan Lokal :

- Kebudayaan Melayu Riau 2 2

- Pendidikan Lingkungan Hidup

C. Pengembangan Diri 1 1

Jumlah 46 46









Revisi Kurikulum SMA Negeri 8 Pekanbaru 2009 12

Struktur Kurikulum Kelas XI dan XII Program IPA

Alokasi Waktu

Komponen Kelas XI Kelas XII

Smt 1 Smt 2 Smt 1 Smt 2

A. Mata Pelajaran

1. Pendidikan Agama 2 2 2 2

2. Pendidikan Kewarganegaraan 2 2 2 2

3. Bahasa Indonesia 4 4 5 5

4. Bahasa Inggris 5 5 5 5

5. Matematika 6 6 6 6

6. Fisika 5 5 6 6

7. Kimia 5 5 6 6

8. Biologi 5 5 5 5

9. Sejarah 1 1 1 1

10. Seni Budaya 2 2 2 2

11. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan 2 2 2 2

Kesehatan

12. Teknologi Informasi dan Komunikasi 2 2 2 2

13. Bahasa Prancis 2 2 2 2

B. Muatan Lokal :

- Kebudayaan Melayu Riau 2 2 2 2

- Pendidikan Lingkungan Hidup

C. Pengembangan Diri 1 1 1 1

Jumlah 46 46 48 48









Revisi Kurikulum SMA Negeri 8 Pekanbaru 2009 13

Struktur Kurikulum Kelas XI dan XII Program IPS

Alokasi Waktu

Komponen Kelas XI Kelas XII

Smt 1 Smt 2 Smt 1 Smt 2

A. Mata Pelajaran

1. Pendidikan Agama 2 2 2 2

2. Pendidikan Kewarganegaraan 2 2 2 2

3. Bahasa Indonesia 4 4 5 5

4. Bahasa Inggris 5 5 5 5

5. Matematika 4 4 5 5

6. Sejarah 3 3 3 3

7. Geografi 3 3 3 3

8. Ekonomi 8 8 8 8

9. Sosiologi 4 4 4 4

10. Seni Budaya 2 2 2 2

11. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan 2 2 2 2

Kesehatan

12. Teknologi Informasi dan Komunikasi 2 2 2 2

13. Bahasa Prancis 2 2 2 2

B. Muatan Lokal

- Kebudayaan Melayu Riau 2 2 2 2

- Pendidikan Lingkungan Hidup

C. Pengembangan Diri 1 1 1 1

Jumlah 46 46 48 48









B. Muatan Kurikulum

Muatan Kurikulum SMA Negeri 8 Pekanbaru meliputi sejumlah mata pelajaran yang keluasan

dan kedalamannya sesuai dengan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar yang

ditetapkan oleh BSNP, dan muatan lokal yang dikembangkan oleh sekolah serta kegiatan

pengembangan diri.



1. Mata Pelajaran

Mata pelajaran terdiri dari mata pelajaran wajib dan mata pelajaran pilihan sebagai

berikut:

a. Mata Pelajaran wajib: Pendidikan Agama, Pendidikan Kewarganegaraan, Bahasa

Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Biologi, Kimia, Fisika, Sejarah, Ekonomi,

Geografi, Sosiologi, Pendidikan Jasmani, Seni & Budaya, dan Teknologi Informasi

Komunikasi.

b. Mata Pelajaran pilihan:

Bahasa Jepang dan Bahasa Prancis (pilihan mata pelajaran ini dimungkinkan dengan

adanya sumber daya manusia yang memadai dan kehidupan masyarakatnya yang

menunjang program pembelajaran tersebut) .



Pembelajaran setiap mata pelajaran dilaksanakan dalam suasana yang saling menerima

dan menghargai, akrab, terbuka, dan hangat antara peserta didik dan pendidik.



Metode pembelajaran diarahkan berpusat pada peserta didik. Guru sebagai fasilitator

mendorong peserta didik agar mampu belajar secara aktif, baik fisik maupun mental.

Selain itu, dalam pencapaian setiap kompetensi pada masing-masing mata pelajaran

diberikan secara kontekstual dengan memperhatikan perkembangan terkini dari



Revisi Kurikulum SMA Negeri 8 Pekanbaru 2009 14

berbagai aspek kehidupan. Guru dapat mengembangkan kompetensi yang ada

sepanjang kemampuan/kompetensi yang dituntut telah dikuasai oleh peserta didik.



2. Muatan Lokal

Muatan lokal merupakan kegiatan kurikuler untuk mengembangkan kompetensi yang

disesuaikan dengan ciri khas dan potensi daerah, termasuk keunggulan daerah. Melihat

kondisi dan potensi sekolah serta mendukung pencapaian visi dan misi Provinsi Riau

2020 maka SMA Negeri 8 Pekanbaru menetapkan muatan lokalnya adalah Kebudayaan

Melayu Riau. Kebudayaan Melayu Riau akan diberikan selama 6 semester, dimana

setiap semesternya yang berbeda aspek pelajaran. Adapun aspek pelajaran yang

diperoleh siswa selama 6 semester sebagai berikut :

 Bahasa Melayu Riau

 Tari Melayu Riau

 Seni Suara Melayu Riau

 Seni Musik Melayu Riau

 Seni Ukir Melayu Riau

 Adat Istiadat Melayu Riau

Disamping itu pula untuk mendukung terciptanya suatu sekolah yang unggul pada bidang

lingkungan hidup guna menjadikan sekolah ini sebagai sekolah Adiwiyata yang

mengharuskan semua warganya selalu peduli akan lingkungannya, untuk itu sekolah

menetapkan muatan lokalnya yang lain berupa Pendidikan Lingkungan Hidup. Muatan

lokal ini diberikan selama 4 semester . Ruang lingkup materi lingkungan hidup yang

diberikan selama 4 semester itu sebagai berikut :

 Pembinaan dan Pengembangan Lingkungan Hidup

 Memahami Pengelolaan Sampah

 Memahami lingkungan yang baik, tercemar dan rusak

 Memahami peranan manusia terhadap lingkungan alam, lingkungan buatan dan

lingkungan sosial









3. Kegiatan Pengembangan Diri



Pengembangan diri diarahkan untuk pengembangan karakter peserta didik yang

ditujukan untuk mengatasi persoalan dirinya, persoalan masyarakat di lingkungan

sekitarnya, dan persoalan kebangsaan.



Sekolah memfasilitasi kegiatan pengembangan diri seperti berikut ini:



a. Pengembangan diri yang dilaksanakan sebagian besar di dalam kelas

(intrakurikuler) dengan alokasi waktu 1 jam tatap muka, yaitu:



1) Bimbingan Konseling, mencakup hal-hal yang berkenaan dengan pribadi,

kemasyarakatan, belajar, dan karier peserta didik. Bimbingan Konseling diasuh

oleh guru yang ditugaskan.





Revisi Kurikulum SMA Negeri 8 Pekanbaru 2009 15

Arah Kegiatan Bimbingan dan Konseling diarahkan kepada :

Terpenuhinya tugas-tugas perkembangan peserta didik dalam setiap tahap

perkembangan mereka.

Dalam upaya mewujudkan tugas-tugas perkembangan itu, kegiatan bimbingan

dan konseling mendorong peserta didik mengenal diri dan lingkungan,

mengembangkan diri, mengembangkan arah karir dan masa depan.

Kegiatan bimbingan dan konseling meliputi bimbingan pribadi, sosial, belajar dan

karir.

Pelayanan bimbingan dan konseling di sekolah secara konkrit diarahkan kepada

pengembangan berbagai kompetensi peserta didik. Kompetensi yang akan

dikembangkan itu dirumuskan melalui langkah-langkah sebagaimana tergambar

dalam diagram berikut :









Tugas

Perkembangan









Bimbingan Bimbingan Bimbingan Bimbingan

Pribadi Sosial Belajar Karir









Kompetensi









Materi

Bimbingan dan

Konseling









Kegiatan

Bimbingan dan

Konseling

- Layanan

- Pendukung

- Penilaian









2) Pengembangan diri yang dilaksanakan sebagian besar di luar kelas

(ekstrakurikuler) diasuh oleh guru pembina. Pelaksanaannya secara reguler setiap

hari Minggu, yaitu:

Revisi Kurikulum SMA Negeri 8 Pekanbaru 2009 16

 Olah Raga Prestasi

 Passus

 Pramuka

 Palang Merah Remaja (PMR)

 Kelompok Ilmiah Remaja (KIR)

 Rohis

 English Club

 Kepalh

 Agasis

 Sinematografi





b. Program Pembiasaan mencakup kegiatan yang bersifat pembinaan karakter peserta

didik yang dilakukan secara rutin, spontan, dan keteladanan.



RUTIN SPONTAN KETELADANAN

Upacara Membiasakan antri Berpakaian rapi

Senam Memberi salam Memberikan pujian

Membaca Al-Quran setiap Membuang sampah pada Tepat waktu

pagi, Sholat zuhur tempatnya

berjamaah

kunjungan pustaka Musyawarah Hidup sederhana



Pembiasaan ini dilaksanakan sepanjang waktu belajar di sekolah. Seluruh guru

ditugaskan untuk membina Program Pembiasaan yang telah ditetapkan oleh

sekolah.



Penilaian kegiatan Pengembangan diri bersifat kualitatif. Potensi, ekspresi, perilaku, dan

kondisi psikologis peserta didik merupakan portofolio yang digunakan untuk penilaian.





4. Pendidikan Kecakapan Hidup

Pendidikan kecakapan hidup yang diterapkan oleh sekolah merupakan bagian

integral dari pembelajaran pada setiap mata pelajaran. Setiap guru dalam

melaksanakan Proses Pembelajaran hendaknya selalu menekankan pada aspek

kecakapan hidup. Dengan demikian, materi kecakapan hidup akan diperoleh peserta

didik melalui kegiatan pembelajaran sehari-hari yang diemban oleh mata pelajaran

yang bersangkutan.



5. Beban Belajar



Sekolah menetapkan beban belajar peserta didik sebagai berikut :

a. Jam pembelajaran untuk setiap mata pelajaran dialokasikan sebagaimana tertera

dalam struktur kurikulum.

b. Alokasi waktu untuk penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur 60 %

dari waktu kegiatan tatap muka mata pelajaran yang bersangkutan.

c. Alokasi waktu untuk praktik adalah satu jam tatap muka setara dengan dua jam

kegiatan praktik di sekolah atau empat jam praktik di luar sekolah.









Revisi Kurikulum SMA Negeri 8 Pekanbaru 2009 17

Beban Belajar Peserta Didik

Minggu

Satu jam Jumlah jam Waktu Jumlah jam

Efektif per

Kelas tatap muka pembelajaran pembelajaran per tahun

tahun

(menit) Per minggu per tahun (@60 menit)

ajaran

1564 jam pel

X s.d. XI 45 46 34 (70.380 menit) 1173 jam



XII 45 48 30 1440 jam pel 1080 jam

(64.800 menit)









6. Ketuntasan Belajar



Berdasarkan data masukkan siswa ke SMA Negeri 8 Pekanbaru adalah anak-anak yang

berada diatas rata-rata, maka sekolah menetapkan ketuntasan belajar pada masing-

masing mata pelajaran sebagai berikut ini.







Target Kriteria Ketuntasan Minimal Peserta Didik

MATA PELAJARAN Kelas X Kelas XI Kelas XII

Pendidikan Agama 75 78 80

Pendidikan Kewarganegaraan 75 77 80

Bahasa Indonesia 75 77 80

Bahasa Inggris 75 78 80

Matematika 75 77 80

Fisika 75 77 80

Biologi 75 78 80

Kimia 75 78 80

Sejarah 75 77 80

Geografi 75 77 80

Ekonomi 75 77 80

Sosiologi 75 77 80

Seni Budaya 75 78 80

Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan 75 78 80

Bahasa Jepang 75 77 80

Bahasa Prancis 75 77 80

Teknologi Informasi dan Komunikasi 75 77 80

Muatan Lokal 75 77 80

Dalam menentukan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) permata pelajaran didasarkan

atas 3 komponen antara lain :

 Kompleksitas

Menyatakan tingkat kerumitan ataupun kesulitan suatu indikator. Bila suatu

indikator dinyatakan sulit hal ini menuntut waktu yang relatif lama dalam

penguasaan kompetensi tersebut, demikian pula sebaliknya jika suatu indikator

relatif mudah maka waktu penguasan kompetensi tersebut relatif singkat.









Revisi Kurikulum SMA Negeri 8 Pekanbaru 2009 18

 Daya Dukung

Komponen ini melihat bagaimana kondisi sarana prasarana sekolah yang

menunjang ketercapaian kompetensi siswa, jumlah tenaga pendidik serta

bagaimana dukungan dari stake holder .

 Intake Siswa

Menyatakan bagaimana masukan siswa , intake siswa ini akan menjadi dasar

pada penentuan nilai Kriteria Ketuntasan Minimal pada kelas berikutnya.









Dalam menentukan ketiga komponen diatas menggunakan rentang nilai pada setiap

kriteria :

 Kompleksitas

- Tinggi = 50 – 64

- Sedang = 65 – 80

- Rendah = 81 – 100

 Daya Dukung

- Tinggi = 81 – 100

- Sedang = 65 – 80

- Rendah = 50 – 64

 Intake

- Tinggi = 81 – 100

- Sedang = 65 – 80

- Rendah = 50 – 64





Penentuan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Mata Pelajaran diperoleh dari

menentukan KKM Indikator lebih dahulu. Rata-rata KKM Indikator akan menghasilkan

KKM Kompetensi Dasar. Selanjutnya rata-rata KKM kompotensi dasar akan menghasilkan

KKM Standar Kompetensi dan akhirnya rata-rata KKM Standar Kompetensi akan menjadi

KKM Mata Pelajaran.









Revisi Kurikulum SMA Negeri 8 Pekanbaru 2009 19

Contoh Format Penentuan Kriteria Ketuntasan Minimal

Nama Sekolah : ..................................

Mata Pelajaran : .....................................

Kelas/Semester : .....................................



Standar Kompetensi:

………………………………………………………………………………………….



KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL

KOMPETENSI INDIKATOR

KRITERIA PENENTUAN KKM

DASAR

KKM

KOMPLEKSITAS DAYA INTAKE SISWA

DUKUNG









Sekolah menargetkan agar angka ketuntasan belajar tersebut semakin meningkat setiap

tahunnya. Penentuan ketuntasan belajar berdasarkan Hasil Ulangan Harian. Bagi yang

belum tuntas diberikan kesempatan mengikuti Program Remidial maksimal 2 kali dan

nilainya sampai batas KKM. Program Remedial dilakukan setelah guru melaksanakan

Analisa terhadap hasil Ulangan Harian untuk menentukan indikator dan kompetensi dasar

mana siswa yang belum tuntas. Pelaksanaan program remedial ini dilakukan pada jam

reguler yang telah dimasukkan dalam struktur program kurikulum yaitu 4 jam pelajaran

perminggu. Kegiatan remedial yang dilakukan oleh guru dapat berupa mengajarkan

kembali indikator dan kompetensi dasar yang belum tuntas maupun pemberian

tugas,yang diakhiri dengan pengujian bisa berupa tes tertulis maupun tes lisan.

Sedangkan untuk siswa yang telah tuntas dilakukan Program Pengayaan berupa latihan

soal maupun pendalaman materi. Siswa dipersilahkan untuk mendapatkan nilai maksimal

dengan melakukan perbaikan terhadap nilai yang telah diperolehnya. Bila seorang siswa

yang telah dinyatakan tuntas dan ingin melakukan perbaikan terhadap nilai yang telah

diperolehnya, guru dapat melakukannya dengan cara pengujian terhadap

kompetensi/indikator-indikator pengayaan yaitu indikator-indikator yang berada diatas

tahapan berpikir dari kompetensi dasar.





Nilai Hasil Belajar yang dicantumkan dalam rapor mencakup aspek :

 Pengetahuan ( Kognitif )

 Praktik ( Psikomotor )

 Sikap ( Afektif )

Rumusan Penilaian :

NR = 70% x NH + 15% x UTS + 15 % x US/UKK



NR = Nilai Rapor



NH = Nilai Harian

Revisi Kurikulum SMA Negeri 8 Pekanbaru 2009 20

UTS = Ulangan Tengah Semester



US/UKK= Ulangan Semester / Ulangan Kenaikan Kelas





Nilai Harian (NH) diperoleh dari hasil pelaksanaan ulangan harian dan rata-rata tugas

terhadap kompetensi dasar yang diujikan pada ulangan harian.

Rumus Nilai Harian (NH) = 75% UH x 25 % NP (Nilai Proses)

Pelaksanaan ulangan harian dilakukan setelah selesai 1 kompetensi dasar atau lebih atau

melakukan pengujian terhadap 1 KD atau lebih.



Ulangan Tengah Semester (UTS) dilaksanakan setelah kegiatan belajar mengajar

berlangsung selama 9 – 10 minggu dengan melakukan pengujian terhadap kompetensi –

kompetensi yang telah diajarkan. Persentase pelaksanaan UTS maksimal sebanyak 15 %.



Ulangan Semester (US) dilaksanakan pada akhir semester ganjil sedangkan Ulangan

Kenaikan Kelas (UKK) dilaksanakan pada setiap akhir semester genap. Pelaksanaan

Ulangan Semester maupun Ulangan Kenaikan Kelas mengujikan semua kompetensi yang

mempresentasikan kompetensi pada semester yang sedang berjalan. Presentasi

pelaksanaan US/UKK maksimal 15 %.



Hasil belajar yang dicantumkan dalam Rapor merupakan keputusan akhir yang

menyimpulkan pencapaian pada setiap aspek.

Oleh karena itu, setiap warga sekolah diharapkan untuk lebih bekerja keras lagi agar mutu

pendidikan sekolah dapat meningkat dari tahun ke tahun.





7. Penjurusan

a. Sesuai kesepakatan Sekolah dengan Komite Sekolah ditetapkan ada 2 (dua) jurusan

yang diprogramkan, yaitu jurusan Ilmu Pengetahuan Alam dan Ilmu Pengetahuan

Sosial , sedangkan jurusan Bahasa tidak tertutup kemungkinan untuk dilaksanakan

di SMA Negeri 8 Pekanbaru sepanjang peminatnya minimal 20 siswa.



b. Waktu penjurusan

1) Penentuan penjurusan program studi Ilmu Pengetahuan Alam, Ilmu Sosial dan

Bahasa dilakukan akhir semester 2 kelas X.

2) Pelaksanaan penjurusan di semester 1 kelas XI.



c. Kriteria penjurusan :

1) Peserta didik yang bersangkutan naik ke kelas XI

2) Peserta didik dinyatakan masuk jurusan Ilmu Pengetahuan Alam, apabila yang

bersangkutan berminat ke jurusan Ilmu Alam dan nilai matapelajaran yang

menjadi ciri khas jurusan ilmu alam ( matematika, fisika, kimia dan biologi)

mencapai katagori tuntas.

3) Peserta didik dinyatakan masuk jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial, apabila yang

bersangkutan berminat ke jurusan Ilmu Sosial dan nilai mata pelajaran yang

menjadi ciri khas jurusan Ilmu Sosial ( ekonomi, geografi, sejarah dan sosiologi)

mencapai katagori tuntas.

Revisi Kurikulum SMA Negeri 8 Pekanbaru 2009 21

4) Peserta didik dinyatakan masuk jurusan Bahasa, apabila yang bersangkutan

berminat ke jurusan Bahasa dan nilai mata pelajaran yang menjadi ciri khas

jurusan Bahasa ( Bahasa Indonesia, Bahasa Inggeris, Bahasa Asing, Seni dan

Budaya ) mencapai katagori tuntas.









8. Kenaikan Kelas dan Kelulusan

Kenaikan kelas dan Kelulusan diatur oleh Sekolah dengan mengacu kepada ketentuan-

ketentuan yang dikeluarkan oleh Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah antara lain :





a. Kenaikan kelas dilaksanakan pada setiap akhir tahun pelajaran atau pada akhir

semester 2.





b. Ketentuan kenaikan kelas didasarkan pada hasil penilaian yang dilakukan pada

semester 2.





c. Peserta didik dinyatakan NAIK ke KELAS XI, apabila yang bersangkutan memiliki :

 Mata Pelajaran Agama dan Akhlak Mulia dan Kepribadian harus tuntas.

 Mata pelajaran yang tidak mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM),

maksimum 3 (tiga) mata pelajaran

 Kehadiran minimal 90 %.

 Ketika mengulang di kelas yang sama, nilai siswa untuk semua indikator, KD, dan

SK yang ketuntasan belajar sudah dicapai, minimal sama dengan yang dicapai

pada tahun sebelumnya.





d. Peserta didik dinyatakan NAIK ke KELAS XII, apabila yang bersangkutan memiliki:

 Mata Pelajaran Agama dan Akhlak Mulia dan Kepribadian harus tuntas.

 Mata Pelajaran yang tidak mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM),

maksimum 3 (tiga) mata pelajaran

 Untuk jurusan Ilmu Pengetahuan Alam, semua mata pelajaran yang menjadi ciri

khas jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (matematika, fisika, kimia, dan biologi)

mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM)

 Untuk jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial, semua mata pelajaran yang menjadi cirri

khas Ilmu Pengetahuan Sosial (ekonomi, geografi, sejarah, dan sosiologi)

mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM)

 kehadirannya minimal 90 %.

 Ketika mengulang di kelas yang sama, nilai siswa untuk semua indikator, KD, dan

SK yang ketuntasan belajar sudah dicapai, minimal sama dengan yang dicapai

pada tahun sebelumnya.







Revisi Kurikulum SMA Negeri 8 Pekanbaru 2009 22

e. Peserta didik dinyatakan lulus Sekolah, apabila yang bersangkutan memenuhi

ketentuan yang ditentukan sebagai berikut:

 Menyelesaikan seluruh program pembelajaran yang ditandai dengan memiliki

rapor kelas X, XI, dan XII

 Mengikuti ujian praktek dan teori

 Memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata

pelajaran kelompok agama dan akhlak mulia, kelompok mata pelajaran

kewarganegaraan dan kepribadian, kelompok mata pelajaran estetika, kelompok

mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi dan kelompok mata pelajaran

Jasmani – Orkes.

 Nilai rata-rata Ujian Nasional sesuai dengan yang ditetapkan oleh pemerintah

melalui Permendiknas yang dikeluarkan pada tiap tahunnya.









Revisi Kurikulum SMA Negeri 8 Pekanbaru 2009 23

BAB IV

KALENDER PENDIDIKAN





Kalender pendidikan disusun dan disesuikan setiap tahun oleh sekolah untuk mengatur waktu

kegiatan pembelajaran. Pengaturan waktu belajar mengacu kepada Standar Isi dan disesuaikan

dengan kebutuhan daerah, karakteristik sekolah, kebutuhan peserta didik dan masyarakat, serta

ketentuan dari pemerintah/pemerintah daerah.



Pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu Tahun Pelajaran adalah

sebagai berikut:





A. Permulaan Tahun Pelajaran

Permulaan Tahun Pelajaran dimulai pada hari Senin minggu ketiga bulan Juli, atau apabila

hari tersebut merupakan hari libur, maka permulaan tahun pelajaran dimulai pada hari

berikutnya yang bukan hari libur.

Hari-hari pertama masuk sekolah kelas X, XI dan XII sudah melaksanakan Kegiatan Belajar

Mengajar.





B. Waktu Belajar

Waktu belajar menggunakan sistem semester yang membagi 1 Tahun Pelajaran menjadi

semester 1 (satu) dan semester 2 (dua).



Kegiatan pembelajaran dilaksanakan selama 6 (enam) hari, yaitu:

HARI WAKTU BELAJAR

Senin 07.00 – 15.00

Selasa 07.00 – 15.00

Rabu 07.00 – 15.00

Kamis 07.00 – 15.00

Jum’at 07.00 – 11.15

Sabtu 07.00 – 14.00



Sesuai dengan keadaan dan kebutuhan sekolah, waktu pembelajaran efektif belajar

ditetapkan sebanyak 34 minggu untuk setiap tahun pelajaran.



C. Libur Sekolah

Hari libur sekolah adalah hari yang ditetapkan oleh sekolah, pemerintah pusat, provinsi, dan

kabupaten/kota untuk tidak diadakan proses pembelajaran di sekolah.



Penentuan hari libur memperhatikan ketentuan berikut ini.:





 Keputusan Menteri Pendidikan Nasional, dan/atau Menteri Agama dalam hal yang terkait

dengan hari raya keagamaan.



 Peraturan Pemerintah Pusat/Provinsi/Kabupaten/Kota dalam hal penentuan hari libur

umum/nasional atau penetapan hari serentak untuk setiap jenjang dan jenis pendidikan.





Revisi Kurikulum SMA Negeri 8 Pekanbaru 2009 24

Sekolah mengambil kebijakan hari libur sebagai berikut ini :



 Libur Awal Puasa Selama 3 hari

 Libur Semester 1 Selama 1 minggu (minggu 1 bulan Januari)

 Libur Semester 2 Selama 2 minggu (minggu 1 dan 2 bulan Juli)



Hari libur yang ditentukan oleh Peraturan Pemerintah Pusat antara lain:



 Tahun Baru  Hari Raya Waisak

 Idul Adha  Kenaikan Isa Al Masih

 Tahun Baru Imlek  Hari Kemerdekaan R I

 Tahun Baru Hijriah  Isra ‘Miraj Nabi Muhammad

 Hari Raya Nyepi  Idul Fitri dan Cuti Bersama

 Maulid Nabi Muhammad SAW  Hari Raya Natal

 Wafat Isa Al masih



D. Jadwal Kegiatan

Rencana kegiatan sekolah pada setiap Tahun Pelajaran adalah sebagaimana tertera pada

tabel berikut ini :

JADWAL KEGIATAN TAHUNAN SMA NEGERI 8 PEKANBARU

NO JENIS KEGIATAN PELAKSANAAN KETERANGAN



1 Rapat Persiapan PSU Minggu ke 3 bulan Februari

2 Penerimaan Peserta didik Baru Minggu 1 s.d 4 bulan Maret

3 Rapat Pleno Komite ( OT Peserta didik Baru ) Minggu ke 1 bulan April

4 Masa Orientasi Peserta didik Kelas X Minggu ke 2 bulan Juni

5 Rapat Persiapan KBM Semester I Minggu ke 2 bulan Juli

6 Hari pertama tahun pelajaran 2008/2009 Minggu ke 3 bulan Juli

7 Rapat Koordinasi Majelis Guru Setiap Hari Senin 1 X 1 minggu

8 Rapat Kordinasi Wali kelas Setiap Hari Senin mgg ke 1 & 3 2 X 1 bulan

9 Rapat Kordinasi Pembina OSIS Setiap Hari Rabu mgg ke 1 & 3 2 X 1 bulan

10 Rapat Koordinasi TU Staf & wakil Setiap Hari Jumat mgg ke 1 & 3 2 X 1 bulan

11 Peringatan Kemerdekaan RI 17 Agustus Upacara

10 Libur Awal Puasa 1 hari sebelum puasa Libur selama 3 hari

11 Libur Idul Fitri 2 minggu sblm dan 1 minggu stlh Libur 3 minggu

12 Ujian Semester Minggu ke 3 bulan Desember

13 Pelaksanaan Remedial Setiap selesai Ulangan Harian

14 Rapat Evaluasi Smt.1 & Persiapan Smt.2 Minggu ke 4 bulan Desember

15 Pembagian LHB Minggu ke 4 bulan Desember

16 Libur Semester 1 Minggu ke 1 bulan Januari

17 Hari pertama semester 2 Minggu ke 2 bulan Januari

18 Rapat Pembentukan Panitia UAS/UN Minggu ke 2 bulan Maret

19 Ujian Semester 2 Kelas XII Minggu ke 3 bulan Maret Perkiraan

20 Ujian Praktik Minggu ke 1 bulan April Perkiraan

21 Ujian Akhir Sekolah ( UAS ) Minggu ke 3 bulan April Perkiraan

22 Ujian Nasional ( UN ) Minggu ke 2 bulan April Perkiraan

23 Rapat Kelulusan Minggu ke 3 bulan Juni Perkiraan

24 Ujian Semester 2 Kelas X dan XI Minggu ke 3 bulan Juni

25 Rapat Kenaikan Kelas Minggu ke 4 bulan Juni Perkiraan

26 Pembagian LHB Minggu ke 4 bulan Juni

27 Rapat Kerja Sekolah Minggu ke 1 bulan Juli



Revisi Kurikulum SMA Negeri 8 Pekanbaru 2009 25

V. LAMPIRAN









- ANALISIS KONTEKS

- PEMETAAN SI, SK, KD

- SILABUS MATA PELAJARAN

- RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN









Revisi Kurikulum SMA Negeri 8 Pekanbaru 2009 26

BEBERAPA PENGERTIAN / ISTILAH





KURIKULUM adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta

cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan

pendidikan tertentu.



KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) adalah kurikulum operasional yang disusun oleh

dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan. KTSP terdiri dari tujuan pendidikan tingkat satuan

pendidikan, struktur dan muatan kurikulum tingkat satuan pendidikan, kalender pendidikan, dan silabus.



SILABUS adalah rencana pembelajaran pada suatu dan/atau kelompok mata pelajaran/tema tertentu yang

mencakup standar kompetensi , kompetensi dasar, materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran,

indikator, penilaian, alokasi waktu, dan sumber/bahan/alat belajar. Silabus merupakan penjabaran standar

kompetensi dan kompetensi dasar ke dalam materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran, dan

indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian.



RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN merupakan bagian dari perencanaan proses pembelajaran

yang memuat sekurang-kurangnya tujuan pembelajaran, materi ajar, metode pengajaran, sumber belajar,

dan penilaian hasil belajar.



PENUGASAN TERSTRUKTUR adalah kegiatan pembelajaran yang berupa pendalaman materi

pembelajaran oleh peserta didik yang dirancang oleh pendidik untuk mencapai standar kompetensi. Waktu

penyelesaian penugasan terstruktur ditentukan oleh pendidik.



KEGIATAN MANDIRI TIDAK TERSTRUKTUR adalah kegiatan pembelajaran yang berupa pendalaman

materi pembelajaran oleh peserta didik yang dirancang oleh pendidik untuk mencapai standar kompetensi.

Waktu penyelesaiannya diatur sendiri oleh peserta didik.



KALENDER PENDIDIKAN adalah pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama

satu tahun ajaran. Kalender pendidikan mencakup permulaan tahun ajaran, minggu efektif belajar, waktu

pembelajaran efektif dan hari libur.



PERMULAAN TAHUN PELAJARAN adalah waktu dimulainya kegiatan pembelajaran pada awal tahun

pelajaran pada setiap satuan pendidikan.



MINGGU EFEKTIF BELAJAR adalah jumlah minggu kegiatan pembelajaran untuk setiap tahun pelajaran.



WAKTU PEMBELAJARAN EFEKTIF adalah jumlah jam pembelajaran setiap minggu, meliputi jumlah jam

pembelajaran untuk seluruh matapelajaran termasuk muatan lokal, ditambah jumlah jam untuk kegiatan

pengembangan diri.



WAKTU LIBUR adalah waktu yang ditetapkan untuk tidak diadakan kegiatan pembelajaran terjadwal.









Revisi Kurikulum SMA Negeri 8 Pekanbaru 2009 27


Related docs
Other docs by HC111110221232
stocktake_attachment
Views: 0  |  Downloads: 0
bill
Views: 1  |  Downloads: 0
ch13b
Views: 0  |  Downloads: 0
currently 20in 20stock 2010 16
Views: 2  |  Downloads: 0
WA_Book_06
Views: 0  |  Downloads: 0
TE0803_2008_Roadshow
Views: 5  |  Downloads: 0
m246_intro elast
Views: 2  |  Downloads: 0
videos
Views: 103  |  Downloads: 0
PET 20Training
Views: 0  |  Downloads: 0
By registering with docstoc.com you agree to our
privacy policy

You are almost ready to download!

You are almost ready to download!