konsep dasar pengemb ktsp by 2NP058

VIEWS: 0 PAGES: 59

									11/10/2011   Diklat Di Tempat Kerja   1
                       SOAL
1.       Jelaskanlah standar nasional pendidikan!
2.       Jelaskanlah kerangka dasar dan struktur
         kurikulum pada Madrasah
3.       Jelaskanlah konsep pembelajaran
         berbasis kompetensi pada KTSP
4.       Bagaimana cara memanfaatkan KTSP
         sebagai acuan pengembangan kurikulum
         pada Madrasah?
11/10/2011             Diklat Di Tempat Kerja   2
                   KOMPETENSI

             Memahami dan
             mengimplementasikan standar
             nasional pendidikan dan kaitannya
             dengan pengembangan kurikulum
             berbasis madrasah




11/10/2011                Diklat Di Tempat Kerja   3
                   INDIKATOR
1.       Menjelaskan standar nasional pendidikan
2.       Menjelaskan kerangka dasar dan struktur
         kurikulum pada Madrasah
3.       Menjelaskan beban belajar pada madrasah
4.       Memanfaatkan KTSP sebagai acuan
         pengembangan kurikulum madrasah
5.       Menerapkan konsep pembelajaran berbasis
         kompetensi
6.       Menjelaskan standar kompetensi lulusan
11/10/2011              Diklat Di Tempat Kerja     4
               BERBASIS
             KOMPETENSI ?



11/10/2011       Diklat Di Tempat Kerja   5
             KOMPETENSI=KEMAMPUAN

              YANG HARUS MELIPUTI:


               PENGETAHUAN
               KETERAMPILAN
                   SIKAP

11/10/2011           Diklat Di Tempat Kerja   6
   PENDIDIKAN BERBASIS KOMPETENSI
           SEARAH DENGAN:

             PILAR PENDIDIKAN UNESCO
                 LEARNING TO KNOW
                  LEARNING TO DO
                   LEARNING TO BE
             LEARNING TO LIVE TOGETHER

11/10/2011           Diklat Di Tempat Kerja   7
             BAGAN KOMPETENSI

              STANDAR KOMPETENSI LULUSAN


STANDAR KOMPETENSI KLP                              STANDAR KOMPETENSI
    MATA PELAJARAN                                    MATA PELAJARAN




                   KOMPETENSI DASAR



11/10/2011
                         INDIKATOR
                           Diklat Di Tempat Kerja                        8
   STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN

   1. STANDAR ISI
   2. STANDAR PROSES
   3. STANDAR KOMPETENSI LULUSAN
   4. STANDAR PENDIDIK DAN TENAGA
             KEPENDIDIKAN
   5.        STANDAR SARANA DAN PRASARANA
   6.        STANDAR PENGELOLAAN
   7.        STANDAR PEMBIAYAAN
   8.        STANDAR PENILAIAN PENDIDIKAN


11/10/2011               Diklat Di Tempat Kerja   9
        PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN
        NASIONAL TENTANG STANDAR NASIONAL
        PENDIDIKAN

1.      Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22
        Tahun 2006 tentang Standar Isi;
2.      Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 23
        Tahun 2006 tentang Standar Kompetesnsi Lulusan;
3.      Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 24
        Tahun 2006 tentang Pelaksanaan Permendiknas
        Nomor 22 dan 23 Tahun 2006;
4.      Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 6
        Tahun 2007 tentang Perubahan Permendiknas Nomor
        24 Taun 2006;
5.      Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 12
        Tahun 2007 tentang Standar Pengawas
        Sekolah/Madrasah;

11/10/2011               Diklat Di Tempat Kerja       10
6.  Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 13
    Tahun 2007 tentang Standar Kepala
    Sekolah/Madrasah;
7. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16
    Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan
    Kompetensi Guru;
8. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 19
    Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan;
9. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 20
    Tahun 2007 tentang Standar Penilaian;
10. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 24
    Tahun 2007 tentang Standar Sarana Prasarana;
11. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 41
    Tahun 2007 tentang Standar Proses.
12. Peraturan Menteri Agama Nomor 2 Tahun 2008
    tentang Standar Isi dan Standar Kompetensi Lulusan
    PAI Madrasah dan Bahasa Arab
11/10/2011            Diklat Di Tempat Kerja          11
KEGIATAN PEMBELAJARAN

     Berpusat pada peserta didik
     Mengembangkan kreativitas
     Menciptakan kondisi yang
      menyenangkan dan menantang
     Kontekstual
     Menyediakan pengalaman belajar yang
      beragam
     Belajar melalui berbuat

11/10/2011        Diklat Di Tempat Kerja   12
           PRINSIP PENGEMBANGAN
           KURIKULUM


       Sesuai Undang-Undang No. 20 Tahun 2003
       tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 36 :

            Pengembangan kurikulum dilakukan dengan
             mengacu pada Standar Nasional Pendidikan
             untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional.
            Kurikulum pada semua jenjang dan jenis
             pendidikan dikembangkan dengan prinsip
             diversivikasi sesuai dengan satuan pendidikan,
             potensi daerah dan peserta didik.

11/10/2011                Diklat Di Tempat Kerja       13
UU NO.20 TAHUN 2003 TENTANG
SISDIKNAS PASAL 38
(1)     Kerangka dasar dan struktur kurikulum
        pendidikan dasar dan menengah ditetapkan oleh
        pemerintah

(2) Kurikulum pendidikan dasar dan menengah
    dikembangkan sesuai dengan relevansinya oleh
    setiap kelompok atau satuan pendidikan dan
    komite sekolah/madrasah dibawah koordinasi
    dan supervisi dinas pendidikan kabupaten/kota
    untuk pendidikan dasar dan Propinsi untuk
    pendidikan menengah


11/10/2011              Diklat Di Tempat Kerja      14
PP NO.19 TAHUN 2005 TENTANG SNP
PASAL 17

(1)Kurikulum tingkat satuan pendidikan dikembangkan
   sesuai dengan satuan pendidikan,
   potensi/karakteristik daerah, sosial budaya
   masyarakat, dan karakteristik peserta didik.

(2)Sekolah dan komite sekolah/madrasah
   mengembangkan kurikulum satuan pendidikan dan
   silabusnya berdasarkan kerangka dasar kurikulum
   dan standar kompetensi lulusan serta berpedoman
   pada panduan yg disusun oleh BSNP


11/10/2011            Diklat Di Tempat Kerja          15
                GRAND KURIKULUM
              STANDAR                            STANDAR ISI
             KOMPETENSI

                SKL                        KERANGKA DASAR

               SK-KMP                         STRUKTUR KUR

               SK-MP                          BEBAN BELAJAR

                KD                           KALENDER PEND


                          PANDUAN


               KUR. TINGKAT – SAT. PEND

11/10/2011                  Diklat Di Tempat Kerja             16
             ASBABUNNUZUL
                KTSP ?



11/10/2011       Diklat Di Tempat Kerja   17
              FILOSOFI KTSP
    KTSP utk meningkatkan kualitas pendidikan di
    Indonesia
    Kurikulum berorientasi pada kompetensi bukan
    pada materi
    Diterapkan sesuai dg kemampuan masing-
    masing daerah dan satuan pendidikan
    Guru sebagai fasilitator, tdk hanya sbg pengajar
    Diterapkan bersama-sama dg Madrasah
    Berbasis Manajemen (MBM), Life Skill, CTL,
    PAIKEM


11/10/2011            Diklat Di Tempat Kerja       18
LANDASAN
      Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20
       Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
      Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19
       Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan
      Standar Isi (Permendiknas No. 22/2006)
      Standar Kompetensi Lulusan (Permendiknas No.
       23/2006)


11/10/2011               Diklat Di Tempat Kerja       19
             PENGERTIAN

             Kurikulum tingkat satuan pendidikan
             (KTSP) adalah kurikulum operasional
             yang disusun dan dilaksanakan oleh
             masing-masing satuan pendidikan.




11/10/2011            Diklat Di Tempat Kerja   20
PENGEMBANGAN KTSP

 Setiap Kelompok/Satuan
 Pendidikan dan
 Komite Sekolah/Madrasah



11/10/2011   Diklat Di Tempat Kerja   21
 Lanjutan…

DI BAWAH KOORDINASI DAN
SUPERVISI

 Dinas Pendidikan/Kantor Depag
  Kab/Kota untuk Pendidikan Dasar
 Dinas Pendidikan/Kantor Depag
  Provinsi untuk Pendidikan Menengah
  dan Pendidikan Khusus



 11/10/2011   Diklat Di Tempat Kerja   22
PEDOMAN PENGEMBANGAN KTSP


 Standar Isi
 Standar Kompetensi Lulusan
 Panduan dari BSNP




11/10/2011    Diklat Di Tempat Kerja   23
PRINSIP PENGEMBANGAN KTSP
   Berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan,
    dan kepentingan peserta didik dan lingkungannya.
   Beragam dan terpadu
   Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan,
    teknologi dan seni
   Relevan dengan kebutuhan kehidupan
   Menyeluruh dan berkesinambungan
   Belajar sepanjang hayat
   Seimbang antara kepentingan nasional dan
    kepentingan daerah

11/10/2011            Diklat Di Tempat Kerja           24
KOMPONEN KTSP
A.       Visi, Misi, dan Tujuan Pendidikan Tingkat
         Satuan Pendidikan
B.       Acuan Operasional Penyusunan KTSP
C.       Struktur dan Muatan KTSP
D.       Kalender Pendidikan
E.       Silabus
F.       RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran)



11/10/2011                Diklat Di Tempat Kerja     25
                      APA ISI KTSP                          ?
  Contoh Isi KTSP

      1. Lembar          2.       Kata                          3
      pengesahan               Pengantar                              Daftar isi



    4.                   5.      Bab II                         6.    Bab III
             Bab I            Visi, Misi dan                         Strutur dan
                                 Tujuan                                Muatan
      Pendahuluan
                                                                     Kurikulum


    7.       BAB IV      8. Lampiran :
          Kalender
         Pendidikan


11/10/2011                         Diklat Di Tempat Kerja                          26
  LEMBAR PENGESAHAN
  KTSP SUDAH DAPAT BERLAKU:
   1. JIKA TELAH DI SAHKAN OLEH KEPALA SEKOLAH SATUAN
         PENDIDIKAN ,
   2. SETELAH MENDAPAT PERTIMBANGAN OLEH KOMITE SEKOLAH
        DAN,
  3. TELAH DIKETAHUI OLEH KANDEPAG/KANWIL DEPAGKEPALA
  DINAS



 KATA PENGANTAR
  MENGANTARKAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN
   ( KTSP )
  DAPAT DIBERLAKUKAN PADA SATUAN SEKOLAH.


11/10/2011                Diklat Di Tempat Kerja          27
                               DAFTAR ISI DARI KTSP



   BAB I
1. Rasional ( Latar Belakang )
2. Dasar Hukum
3. Tujuan




                  BAB II
               1. VISI
               2. MISI
               3. Tujuan (Tuan Jenjang Pendidikan )



  11/10/2011                          Diklat Di Tempat Kerja   28
    VISI     :   SEMACAM IMPIAN ATAU ANGAN-ANGAN MASA DEPAN YANG
                             DICITA-CITAKAN,
                                  tentang:

                 APA YG INGIN KITA CAPAI DI MASA DEPAN
                 APA YG INGIN KITA MILIKI DI MASA DEPAN.
                KITA INGIN MENJADI APA DI MASA DEPAN.




 FUNGSI VISI:

              VISI BERFUNGSI SEBAGAI “KOMPAS”
             DALAM PELAYARAN DI LAUTAN BEBAS
11/10/2011   YANG PENUH BADAI DAN GELOMBANG.
                         Diklat Di Tempat Kerja             29
         TAK ADA MESIN ORGANISASI YANG LEBIH
        BERTENAGA DALAM MERAIH KEUNGGULAN
            DAN KEBERHASILAN MASA DEPAN,
          KECUALI DENGAN VISI YANG MENARIK,
        BERPENGARUH, DAPAT DIWUJUDKAN, SERTA
              MENDAPAT DUKUNGAN LUAS.

 TANPA VISI YANG BAIK DAN JELAS, ORGANISASI BISA:
  TERJEBAK MENABRAK-NABRAK,
  TERJEBAK PADA KEBUNTUAN STAGNASI


11/10/2011            Diklat Di Tempat Kerja        30
      VISI SATUAN PENDIDIKAN
       Berorientasi ke depan
       Dikembangkan bersama oleh seluruh
       warga sekolah
       Merupakan perpaduan antara langkah
       strategis dan sesuatu yang dicita-citakan
       Dinyatakan dalam kalimat yang padat
       bermakna
       Dapat dijabarkan ke dalam tujuan dan
       indikator keberhasilannya.
       Berbasis nilai
       Membumi (kontekstual)

11/10/2011              Diklat Di Tempat Kerja     31
   MISI:     Adalah rumusan
                 “APA YANG HARUS KITA LAKUKAN
                    UNTUK MEWUJUDKAN VISI.



    PERUMUSAN MISI:
                        Pernyataan cita-cita organisasi
                                             Idealistik
                               Melibatkan skateholders
                 Menjadi dasar bagi perumusan tujuan,
11/10/2011
                  sasaran,Didan program kerja organisasi
                       Diklat Tempat Kerja                 32
 TUJUAN PENDIDIKAN TINGKAT SATUAN
           PENDIDIKAN

  Tujuan pendidikan dasar adalah
  meletakkan dasar kecerdasan,
  pengetahuan, kepribadian, akhlak
  mulia, serta keterampilan untuk hidup
  mandiri dan mengikuti pendidikan lebih
  lanjut


11/10/2011      Diklat Di Tempat Kerja   33
Lanjutan…


   –Tujuan pendidikan menengah
    adalah meningkatkan
    kecerdasan, pengetahuan,
    kepribadian, akhlak mulia,
    serta keterampilan untuk
    hidup mandiri dan mengikuti
    pendidikan lebih lanjut.
11/10/2011   Diklat Di Tempat Kerja   34
     B. ACUAN OPERASIONAL PENYUSUNAN
             KTSP

   Peningkatan iman dan takwa serta akhlak mulia
   Peningkatan potensi, kecerdasan, dan minat sesuai
    dengan tingkat perkembangan dan kemampuan
    peserta didik
   Keragaman potensi dan karakteristik daerah dan
    lingkungan
   Tuntutan pembangunan daerah dan nasional
   Tuntutan dunia kerja
   Perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan
    seni
     11/10/2011          Diklat Di Tempat Kerja     35
Lanjutan…


   Agama
   Dinamika perkembangan global
   Persatuan nasional dan nilai-nilai
    kebangsaan
   Kondisi sosial budaya masyarakat
    setempat
   Kesetaraan Jender
   Karakteristik satuan pendidikan
    11/10/2011        Diklat Di Tempat Kerja   36
             C. STRUKTUR DAN MUATAN KTSP

       1.     Mata pelajaran
       2.     Muatan lokal
       3.     Kegiatan Pengembangan Diri
       4.     Pengaturan Beban Belajar
       5.     Kenaikan Kelas, Penjurusan, dan
              Kelulusan
       6.     Pendidikan Kecakapan Hidup
       7.     Pendidikan Berbasis Keunggulan
              Lokal dan Global
11/10/2011                Diklat Di Tempat Kerja   37
1.       Mata Pelajaran

        Mata pelajaran beserta alokasi waktu
        untuk masing-masing tingkat satuan
        pendidikan    tertera   pada   struktur
        kurikulum yang tercantum dalam Standar
        Isi.


11/10/2011            Diklat Di Tempat Kerja   38
                                               Struktur Kurikulum SD/MI

                                                                          Kelas dan Alokasi Waktu
                      Komponen                                     I      II   III     IV, V, dan VI
 A. Mata Pelajaran
 1. Pendidikan Agama                                                                        3
 2. Pendidikan Kewarganegaraan                                                              2
 3. Bahasa Indonesia                                                                        5
 4. Matematika                                                                              5
 5. Ilmu Pengetahuan Alam                                                                   4
 6. Ilmu Pengetahuan Sosial                                                                 3
 7. Seni Budaya dan Keterampilan                                                            4
 8. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan
                                                                                            4
    Kesehatan
 B. Muatan Lokal                                                                            2
 C.           Pengembangan Diri                                                            2*)
                         Jumlah                                   26      27   28           32
11/10/2011                                       Diklat Di Tempat Kerja                                39

             *) Ekuivalen 2 jam pembelajaran
                               Struktur Kurikulum SMP/MTs
                        Komponen                                      Kelas dan Alokasi Waktu
                                                                 VII           VIII             IX
A.     Mata Pelajaran
1.     Pendidikan Agama                                          2              2               2
2.     Pendidikan Kewarganegaraan                                2              2               2
3.     Bahasa Indonesia                                          4              4               4
4.     Bahasa Inggris                                            4              4               4
5.     Matematika                                                4              4               4
6.     Ilmu Pengetahuan Alam                                     4              4               4
7.     Ilmu Pengetahuan Sosial                                   4              4               4
8.     Seni Budaya                                               2              2               2
9.     Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan                2              2               2
10. Keterampilan/Teknologi Informasi dan                         2              2               2
    Komunikasi
B. Muatan Lokal                                                  2              2               2
C. Pengembangan Diri                                             2*)           2*)          2*)
                          Jumlah                                 32             32              32
11/10/2011                              Diklat Di Tempat Kerja                                       40
        2*) Ekuivalen 2 jam pembelajaran
2.      Muatan Lokal

        Muatan lokal merupakan kegiatan kurikuler untuk
        mengembangkan kompetensi yang disesuaikan dengan
        ciri khas dan potensi daerah, termasuk keunggulan
        daerah, yang materinya tidak dapat dikelompokkan ke
        dalam mata pelajaran yang ada. Substansi muatan lokal
        ditentukan oleh satuan pendidikan.




 11/10/2011                 Diklat Di Tempat Kerja        41
3. Kegiatan Pengembangan Diri
   Pengembangan diri bukan merupakan mata pelajaran
   yang harus diasuh oleh guru. Pengembangan diri
   bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik
   untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai
   dengan kebutuhan, bakat, minat, setiap peserta didik
   sesuai dengan kondisi sekolah. Kegiatan pengembangan
   diri difasilitasi dan/atau dibimbing oleh konselor, guru,
   atau tenaga kependidikan yang dapat dilakukan dalam
   bentuk kegiatan ekstrakurikuler. Kegiatan pengembangan
   diri dilakukan melalui kegiatan pelayanan konseling yang
   berkenaan dengan masalah diri pribadi dan kehidupan
   sosial, belajar, dan pengembangan karier peserta didik.

11/10/2011               Diklat Di Tempat Kerja           42
 Khusus untuk sekolah menengah kejuruan
  pengembangan diri terutama ditujukan
  untuk pengembangan kreativitas dan
  bimbingan karier.
 Pengembangan      diri   untuk  satuan
  pendidikan khusus menekankan pada
  peningkatan kecakapan hidup.



11/10/2011      Diklat Di Tempat Kerja   43
4. Pengaturan Beban Belajar

    Beban belajar dalam sistem paket digunakan oleh
     tingkat     satuan   pendidikan     SD/MI/SDLB,
     SMP/MTs/SMPLB baik kategori standar maupun
     mandiri, SMA/MA/SMALB /SMK/MAK kategori
     standar.
    Beban belajar dalam sistem kredit semester (SKS)
     dapat digunakan oleh SMP/MTs/SMPLB kategori
     mandiri, dan oleh SMA/MA/SMALB/SMK/MAK
     kategori standar.
    Beban belajar dalam sistem kredit semester (SKS)
     digunakan oleh SMA/MA/SMALB/SMK/MAK kategori
     mandiri.
11/10/2011              Diklat Di Tempat Kerja          44
                     Lanjutan…




    Jam pembelajaran untuk setiap mata pelajaran
     pada sistem paket dialokasikan sebagaimana
     tertera dalam struktur kurikulum. Satuan
     pendidikan     dimungkinkan      menambah
     maksimum empat jam pembelajaran per
     minggu secara keseluruhan. Pemanfaatan jam
     pembelajaran tambahan mempertimbangkan
     kebutuhan peserta didik dalam mencapai
     kompetensi.
11/10/2011            Diklat Di Tempat Kerja   45
                      Lanjutan…




    Alokasi waktu untuk penugasan terstruktur dan
     kegiatan mandiri tidak terstruktur dalam sistem
     paket untuk SD/MI/SDLB 0% - 40%,
     SMP/MTs/SMPLB 0%-50% dan SMA/MA/
     SMALB/SMK/MAK         0%-60%       dari   waktu
     kegiatan tatap muka mata pelajaran yang
     bersangkutan. Pemanfaatan alokasi waktu
     tersebut     mempertimbangkan         kebutuhan
     peserta didik dalam mencapai kompetensi.
11/10/2011             Diklat Di Tempat Kerja     46
                    Lanjutan…


    Alokasi waktu untuk praktik, dua jam
     kegiatan praktik di sekolah setara dengan
     satu jam tatap muka. Empat jam praktik di
     luar sekolah setara dengan satu jam tatap
     muka.




11/10/2011           Diklat Di Tempat Kerja   47
                       Lanjutan…


   Alokasi waktu untuk tatap muka, penugasan
    terstruktur, dan kegiatan mandiri tidak terstruktur
    untuk SMP/MTs dan SMA/MA/SMK/MAK yang
    menggunakan sistem SKS mengikuti aturan
    sebagai berikut.
   Satu SKS pada SMP/MTs terdiri atas: 40 menit
    tatap muka, 20 menit kegiatan terstruktur dan
    kegiatan mandiri tidak terstruktur.
   Satu SKS pada SMA/MA/SMK/MAK terdiri atas:
    45 menit tatap muka, 25 menit kegiatan
    terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur.
11/10/2011              Diklat Di Tempat Kerja       48
5. Kenaikan Kelas, Penjurusan, dan
   Kelulusan

     Kenaikan     kelas,  penjurusan,   dan
     kelulusan mengacu kepada standar
     penilaian yang dikembangkan oleh BSNP.




11/10/2011          Diklat Di Tempat Kerja   49
6. Pendidikan Kecakapan Hidup

    Kurikulum untuk SD/MI/SDLB, SMP/MTs/SMPLB,SMA/
     MA/SMALB/SMK/SMAK dapat memasukkan pendidikan
     kecakapan hidup, yang mencakup kecakapan pribadi,
     kecakapan sosial, kecakapan akademik dan/atau
     kecakapan vokasional.
    Pendidikan kecakapan hidup dapat merupakan bagian
     dari pendidikan semua mata pelajaran.
    Pendidikan kecakapan hidup dapat diperoleh peserta
     didik dari satuan pendidikan yang bersangkutan dan atau
     dari satuan pendidikan formal lain dan/atau nonformal
     yang sudah memperoleh akreditasi.
11/10/2011                Diklat Di Tempat Kerja          50
7. Pendidikan Berbasis
   Keunggulan Lokal dan Global

    Kurikulum untuk semua tingkat satuan pendidikan
     dapat memasukkan pendidikan berbasis keunggulan
     lokal dan global.
    Pendidikan berbasis keunggulan lokal dan global
     dapat merupakan bagian dari semua mata pelajaran.
    Pendidikan berbasis keunggulan lokal dapat diperoleh
     peserta didik dari satuan pendidikan formal lain
     dan/atau nonformal yang sudah memperoleh
     akreditasi.


11/10/2011               Diklat Di Tempat Kerja         51
 D. KALENDER PENDIDIKAN


Satuan pendidikan dapat menyusun kalender
pendidikan sesuai dengan kebutuhan daerah,
karakteristik sekolah, kebutuhan peserta didik
dan    masyarakat,     dengan   memperhatikan
kalender pendidikan sebagaimana tercantum
dalam Standar Isi.



 11/10/2011        Diklat Di Tempat Kerja   52
   PELAKSANAAN PENYUSUNAN KTSP

Analisis Konteks
  • Analisis potensi dan kekuatan/kelemahan yang ada di
     sekolah: peserta didik, pendidik dan tenaga
     kependidikan, sarana prasarana, biaya, dan program-
     program yang ada di sekolah
  • Analisis peluang dan tantangan yang ada di
     masyarakat dan lingkungan sekitar: komite sekolah,
     dewan pendidikan, dinas pendidikan, asosiasi profesi,
     dunia industri dan dunia kerja, sumber daya alam dan
     sosial budaya.
  • Mengidentifikasi Standar Isi dan Standar Kompetensi
     Lulusan sebagai acuan dalam penyusunan kurikulum
     tingkat satuan pendidikan.

      11/10/2011        Diklat Di Tempat Kerja    53
       MEKANISME PENYUSUNAN KTSP

   Tim Penyusun
    – Kurikulum pendidikan dasar dan menengah
      dikembangkan sesuai dengan relevansinya oleh
      setiap kelompok atau satuan pendidikan dan komite
      sekolah/madrasah di bawah koordinasi           dan
      supervisi dinas pendidikan atau kantor Departemen
      Agama Kabupaten/Kota untuk pendidikan dasar dan
      Provinsi untuk pendidikan menengah.
    – Tim penyusun kurikulum tingkat satuan pendidikan
      SD, SMP, SMA dan SMK terdiri atas guru, konselor,
      kepala sekolah, komite sekolah, dan nara sumber,
      dengan kepala sekolah sebagai ketua merangkap
      anggota, dan disupervisi oleh dinas kabupaten/kota
      dan provinsi yang bertanggung jawab di bidang
      pendidikan.

    11/10/2011         Diklat Di Tempat Kerja       54
                    Lanjutan…
    Tim penyusun kurikulum tingkat satuan pendidikan
     MI, MTs, MA dan MAK terdiri atas guru, konselor,
     kepala madrasah, komite madrasah, dan nara sumber
     dengan kepala madrasah sebagai ketua merangkap
     anggota, dan disupervisi oleh departemen yang
     menangani urusan pemerintahan di bidang agama.
    Tim penyusun kurikulum tingkat satuan pendidikan
     khusus (SDLB,SMPLB, dan SMALB) terdiri atas guru,
     konselor, kepala sekolah, komite sekolah, dan nara
     sumber dengan kepala sekolah sebagai ketua
     merangkap anggota, dan disupervisi oleh dinas
     provinsi yang bertanggung jawab di bidang
     pendidikan.


    11/10/2011         Diklat Di Tempat Kerja      55
KEGIATAN PENYUSUNAN
        Penyusunan kurikulum tingkat satuan pendidikan
         merupakan bagian dari kegiatan perencanaan
         sekolah/madrasah. Kegiatan ini dapat berbentuk
         rapat kerja dan/atau lokakarya sekolah/madrasah
         dan/atau kelompok sekolah/madrasah yang
         diselenggarakan dalam jangka waktu sebelum
         tahun pelajaran baru.
        Tahap kegiatan penyusunan kurikulum tingkat
         satuan pendidikan secara garis besar meliputi:
         penyiapan dan penyusunan draf, reviu dan revisi,
         serta finalisasi. Langkah yang lebih rinci dari
         masing-masing        kegiatan      diatur   dan
         diselenggarakan oleh tim penyusun.
11/10/2011                Diklat Di Tempat Kerja       56
              PEMBERLAKUAN
  Dokumen kurikulum tingkat satuan pendidikan SD,
  SMP, SMA, dan SMK dinyatakan berlaku oleh kepala
  sekolah serta diketahui oleh komite sekolah dan dinas
  kabupaten/kota yang bertanggung jawab di bidang
  pendidikan.
  Dokumen kurikulum tingkat satuan pendidikan MI,
  MTs, MA, dan MAK dinyatakan berlaku oleh kepala
  madrasah serta diketahui oleh komite madrasah dan
  oleh     departemen          yang          menangani urusan
  pemerintahan di bidang agama.
  Dokumen kurikulum tingkat satuan pendidikan SDLB,
  SMPLB, dan SMALB dinyatakan berlaku oleh kepala
  sekolah serta diketahui oleh komite sekolah dan dinas
  provinsi yang bertanggung jawab di bidang
  pendidikan.
11/10/2011            Diklat Di Tempat Kerja              57
      PENGEMBANGAN KTSP

Kurikulum tingkat satuan pendidikan sebagai perwujudan
dari kurikulum pendidikan dasar dan menengah
dikembangkan sesuai dengan relevansinya oleh setiap
kelompok atau satuan pendidikan dan komite
sekolah/madrasah di bawah koordinasi dan supervisi
dinas pendidikan atau kantor Departemen Agama
Kabupaten/Kota untuk pendidikan dasar dan provinsi
untuk pendidikan menengah, berpedoman pada Standar
Isi dan Standar Kompetensi Lulusan serta panduan
penyusunan kurikulum yang disusun oleh BSNP


      58               Diklat Di Tempat Kerja   11/10/2011
11/10/2011   Diklat Di Tempat Kerja   59

								
To top