Docstoc

Tugas ISD BAB 7

Document Sample
Tugas ISD BAB 7 Powered By Docstoc
					MASYARAKAT PERDESAAN                                         Nama: Dany Saputra Wibowo
  DAN MASYARAKAT                                             Kelas: 1KA40
     PERKOTAAN                                               NPM: 19111025


           1. MASYARKAT                 1.Pengertian
         PERKOTAAN, ASPEK
        POSTIF DAN NEGATIF       R. Linton : Masyarakat adalah setiap kelompok manusia yang telah
                                 cukup lama hidup dan bekerjasama, sehingga mereka ini dapat
                                 mengorganisasikan dirinya berpikir tentang dirinya dalam satu
                                 kesatuan sosial dengan batas-batas tertentu.


                                 M. J. Herkovits : Masyarakat adalah kelompok individu yang
                                 diorganisasikan dan mengikuti satu cara hidup tertentu.


                                 J. L. Gillin dan J. P. Gillin : Masyarakat adalah kelompok manusia yang
                                 terbesar dan mempunyai kebiasaan, tradisi, sikap dan perasaan
                                 persatuan yang sama.


                                 S. R. Steinmetz : Masyarakat adalah kelompok manusia yang terbesar,
                                 yang meliputi pengelompokan-pengelompokan yang lebih kecil, yang
                                 mempunyai hubungan yang erat ada teratur.


                                 Hasan Shadily : Masyarakat adalah golongan besar atau kecil dari
                                 beberapa manusia, yang dengan pengaruh bertalian secara
                                 bergolongan.


                                 Dalam arti yang luas masyarakat dimaksud keseluruhan hubungan-
            A. Masyarakat
                                 hubungan dalam hidup bersama dan tidak dibatasi oleh lingkungan
                                 bangsa dan sebagainya.


                                 Dalam arti sempit masyarakat dimaksud sekelompok manusia yang
                                 dibatasi oleh aspek-aspek tertentu, misalnya : teritorial, bangsa,
                                 golongan dan sebagainya.


                                            2. Syarat-Syarat Masyarakat


                                 1.Harus ada kumpulan manusia, dan harus banyak, bukan kumpulan
                                   binatang.
                                 2. Telah bertempat tinggal dalam waktu yang lama di suatu daerah
                                 tertentu.
                                 3. Adanya aturan-aturan atau undang-undang yang mengatur
                                 mereka untuk menuju kepada kepentingan dan tujuan bersama.



                                        3. Cara Terbentuknya Masyarakat

                                  Masyarakat paksaan, misalnya : Negara, masyarakat tawanan dan
                                    lain-lain.
                                  Masyarakat merdeka, yang terbagi dalam :
                                  Masyarakat natur, yaitu masyarakat yang terjadi dengan sendirinya,
                                  seperti gerombolan, suku dan keturunan.
                                  Masyarakat kultur, yaitu masyarakat yang terjadi karena
                                  kepentingan keduniawian, atau kepercayaan, misalnya : koperasi,
A   B                        C    kongsi perekonomian, gereja dan sebagainya.
A   B                   C


                                                    4. Tipe-Tipe Manusia


                                       1.Masyarakat kecil yang belum begitu kompleks, yang belum
                                       mengenal pembagian kerja, belum mengenal struktur da aspek-
                                       aspeknya.
                                       2.Masyarakat yang sudah kompleks, yang sudah jauh menjalankan
                                       spesialisasi dalam bidang, karena ilmu pengetahuan modern sudah
                                       maju.


                                             Ciri-Ciri Masyarakat Perkotaan


        B. Masyarakat                           •     Kehidupan    keagamaan     berkurang   bila
          Perkotaan                                   dibandingkan dengan kehidupan keagamaan di
                                                      desa.

                                                •     Orang kota pada umumnya dapat mengurus
                                                      dirinya sendiri tanpa harus bergantung pada orang
                                                      lain, keluarganya sukar untuk disatukan, sebab
                                                      perbedaan perbandingan kepentingan, paham
                                                      politik, agama.

                                                •     Pembagian kerja di antara warga-warga kota juga
                                                      lebih tegas dan mempunyai batas-batas yang
                                                      nyata.

                                                •     Kemungkinan-kemungkinan untuk mendapatkan
                                                      pekerjaan juga lebih banyak diperoleh warga kota
                                                      dari pada warga desa.

                                                •     Jalan pikiran rasional yang pada umumnya dianut
                                                      masyarakat perkotaan, menyebabkan bahwa
                                                      interaksi-interaksi yang terjadi lebih didasarkan
                                                      pada faktor kepentingan dari faktor pribadi.

                                                •     Jalan kehidupan yang cepat di kota-kota,
                                                      mengakibatkan pentingnya faktor waktu bagi
                                                      warga kota.

                                                •     Perubahan-perubahan     sosial   tampak   dengan
                                                      nyata di kota-kota.




                                 1. Jumlah dan kepadatan penduduk.
                                 2.   Lingkungan hidup.
                                 3.   Mata pencaharian.
        C. Perbedaan             4.   Corak kehidupan sosial.
                                 5.   Stratifikasi sosial.
        Desa & Kota              6.   Mobilitas sosial.
                                 7.   Pola interaksi sosial.
                                 8.   Solidaritas sosial.
                                 9.   Kedudukan dalam hierarki sistem administrasi nasional.
D                           sudah maju.
D
                                       a. Masyarakat perdesaan bukanlah dua komunitas yang
                                       terpisah.
                                       b. Terdapat hubungan yang erat, bersifat ketergantungan.
                                       c. Kota tergantung desa dalam memenuhi kebutuhan
                                       warganya
                                          akan bahan-bahan pangan.
                                       d. Desa juga merupakan tenaga kasar pada jenis-jenis
                                       pekerjaan
                                          tertentu di kota, misalnya : buruh bangunan atau
                                       perbaikan
                                          jalan raya / jembatan dan tukang becak.
    2.Hubungan Desa
                                       e. Para pekerja dari pedesaan adalah pekerja-pekerja
        Dan Kota                       musiman.
                                       f. Sebaliknya, kota menghasilkan barang-barang juga
                                       diperlukan
                                          oleh orang desa.
                                       g. Kota juga menyediakan tenaga-tenaga yang melayani
                                       bidang
                                          bidang jasa yang dibutuhkan oleh orang desa.
                                       h. Peningkatan hasil pertanian hanya dapat diusahakan
                                       melalui
                                          intensifikasi budi-daya bidang ini.
                                       i. Dalam keadaan semacam ini, kota terpaksa memenuhi
                                          kebutuhan pangannya dari luar negeri.
                                       j. Peningkatan jumlah penduduk tanpa diimbangi dengan
                                          perluasan kesempatan kerja, akan berakibat kepadatan.
                                       k. Mereka kelompok para penganggur di desa.




        3. Aspek Positif Dan Negatif

         4. Masyarakat Perdesaan


                                              •    Menurut Sutardjo Kartohadikusuma, desa adalah suatu kesatuan
                                                   hukum dimana
                                                   bertempat tinggal suatu masyarakat pemerintahan sendiri.
                                              •    Menurut Bintarto desa merupakan perwujudan atau kesatuan
           A. Pengertian                           geografi, sosial, ekonomi, politik dan kultural yang terdapat suatu
                                                   daerah dalam hubungannya dan pengaruhnya secara timbal-balik
                                                   dengan daerah lain.
                                              •    Menurut Paul H. Landis : desa adalah penduduknya kurang dari 2.500
                                                   jiwa.


                B. Hakikat Dan Sifat Masyarakat Pedesaan

                 Masyarakat perdesaan yang agraris dinilai oleh orang-orang kota sebagai masyarakat tenang damai,
                 harmonis, masyarakatnya yang adem ayem, sehingga tidak jarang orang kota melepaskan segala
                 kelelahan dan kekusutan atau mengurangi stres di perdesaan yang dianggap perdesaan tersebut adem
                 ayem dan tenang. Tapi ketenangan di perdesaan itu hanya karena masyarakat gemeinschaft oleh
                 ”Ferdinand”. Sebenarnya di dalam masyarakat perdesaan ini mengenal bermacam-macam gejala, dalam
                 hal ini beberapa gejala-gejala sosial yang sering diistilahkan dengan: (1) Konflik/Pertengkaran; (2)
                 Kontraversi/Pertentangan; (3) Kompetisi/Persaingan; (4) Kegiatan pada masyarakat perdesaan.
E   F
E   F

            C. Sistem Nilai Budaya Petani Di Indonesia


                   a. Para petani di Indonesia terutama di Jawa pada dasarnya menganggap
                       bahwa hidupnya itu sebagai sesuatu hal yang buruk, penuh dosa,
                       kesengsaraan.
                   b. Mereka beranggapan bahwa orang bekerja itu untuk hidup, dan kadang-
                      kadang untuk mencapai kedudukannya.
                   c. Mereka berorientasi pada masa kini, kurang memperdulikan masa depan,
                      mereka kurang mampu untuk itu. Bahkan kadang-kadang ia rindu masa
                      lampau, mengenang kekayaan masa lampau.
                   d. Mereka menganggap alam tidak menakutkan bila ada bencana alam atau
                      bencana lain itu hanya merupakan sesuatu yang harus wajib diterima,
                      kurang adanya agar peristiwa-peristiwa macam itu tidak berulang
                      kembali.
                   e. Dan untuk menghadapi alam mereka cukup dengan hidup bergotong
                      royong, mereka sadar bahwa dalam hidup itu pada hakikatnya
                      tergantung pada sesama.




            D. Unsur-Unsur Desa

                      •    Daerah dalam arti tanah-tanah yang produktif dan yang tidak beserta
                           penggunaanya, termasuk juga unsur lokasi, luas atau batas yang
                           merupakan lingkungan geografis setempat.
                      •    Penduduk adalah hal yang meliputi jumlah pertambahan, kepadatan,
                    persebaran dan mata pencaharian penduduk desa setempat.
                      •    Corak kehidupan di desa didasarkan pada ikatan kekeluargaan yang erat.
                      •     Masyaakat merupakan sesuatu gemeinschaft yang memiliki unsur
                           gotong royong yang kuat.



            E. Fungsi Desa

                  (1) Fungsi desa dalam hubungannya dengan kota.
                  (2) Sebagai lumbung bahan mentah atau tenaga kerja yang tidak kecil
                      artinya.
                  (3) Dan segi kegiatan, kerja desa dapat merupakan desa agraris, desa
                      manufaktur, desa industri, desa nelayan.



        5.Urbanisasi Dan Urbanisme


           A. Pengertian                   Urbanisasi adalah suatu proses berpindahnya penduduk dari desa ke kota
                                           atau dapat pula dikatakan bahwa urbanisasi merupakan proses terjadinya
                                           masyarakat perkotaan.



                                           1. Perubahannya masyarakat desa menjadi masyarakat kota.
           B. Aspek-Aspek
                                           2. Bertambahnya penduduk kota yang disebabkan oleh mengalirnya
           Urbanisasi                         penduduk yang berasal dari desa-desa.
G
G




    6. Perbedaan Masyarakat Pedesaan Dan Masyarakat Perkotaan



        1. Lingkungan Umum Dan Orientasi Terhadap Alam
        2. Pekerjaan Atau Mata Pencaharian
        3. Ukuran Komunitas
        4. Kepadatan Penduduk
        5. Homogenitas Dan Heterogenitas
        6. Diferensiasi Sosial
        7. Pelapisan Sosial
        8. Monilitas sosial
        9.Interaksi Sosial
        10. Pengawasan Sosial
        11. Pola Kepemimpinan
        12. Standar Kehidupan
        13. Kesetiakawanan Sosial
        14. Nilai Dan Sistem Nilai

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:14
posted:11/10/2011
language:Indonesian
pages:5