Embed
Email

Kebijakan Penyusunan Renstra K/L dan SKPD

Document Sample
Kebijakan Penyusunan Renstra K/L dan SKPD
Description

Diklatpim II Angkatan XXXII Kelas D di Gedung PKP2A I LAN Kiara Payung Jatinangor, 8 November 2011

Shared by: Dadang Solihin
Categories
Tags
Stats
views:
110
posted:
11/9/2011
language:
Indonesian
pages:
64
dadang-solihin.blogspot.com 2

Nama Dr. Solihin SE

: Dr Dadang Solihin, SE, MA

Tempat/Tgl Lahir : Bandung 6 November 1961

Pekerjaan : Direktur Evaluasi Kinerja

Pembangunan Daerah

Bappenas

Alamat Kantor : Jl. Taman Suropati No. 2

Jakarta 10310

Telp/Fak Kantor : (021) 392 6248

HP : 0812 932 2202

PIN BB : 277878F0

Email : dadangsol@yahoo.com

Website :

http://dadang-solihin.blogspot.com



dadang-solihin.blogspot.com 3

Materi

M t i

• Landasan Hukum Penyusunan Renstra

K/L dan SKPD

• RPJMN 2010 – 2014

• Perbedaan Renstra 2004-2009 dengan

g

Renstra 2010-2014

• Penyusunan Renstra K/L

• Contoh Renstra Bappenas

• Penyusunan Renstra SKPD









dadang-solihin.blogspot.com 4

Landasan Hukum

Penyusunan

Pen s nan Renstra K/L dan SKPD

1 UU 25/2004 tentang SPPN

1.

• Pasal 4 ayat (2), Pasal 6 ayat (1), Pasal 15

ayat ( )

y (1)

2. UU 17/2007 tentang RPJPN 2005-2025

g

3. PP 20/2004 tentang RKP

• Pasal 3 ayat (1)

g y

4. PP 40/2006 tentang Tata Cara Penyusunan

Rencana Pembangunan Nasional

• Pasal 12 ayat (1), Pasal 13 ayat (8), Pasal

14 ayat (2)

5. PP 8/2008 tentang Tahapan, Tata Cara

Penyusunan, Pengendalian, d E l

P P d li i

dan Evaluasi

Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah

• Pasal 25 Ayat 3

dadang-solihin.blogspot.com 5

Ruang Lingkup Perencanaan (UU25/2004)

NASIONAL DAERAH

Dokumen Penetapan Dokumen Penetapan

Rencana Pembangunan UU Rencana Pembangunan Perda

Jangka Panjang Nasional (Ps 13 Ayat 1)

(Ps. Jangka Panjang Daerah (Ps 13 Ayat 2)

(Ps.

(RPJP-Nasional) (RPJP-Daerah)

Rencana Pembangunan Per Pres Rencana Pembangunan Peraturan KDH

Jangka Menengah

J k M h (Ps. 19 Ayat 1) J k M

Jangka Menengah D

h Daerah

h (Ps. 19 Ayat 3)

Nasional (RPJM-Daerah)

(RPJM-Nasional)

Renstra Kementerian / Peraturan Renstra Satuan Kerja Peraturan

Lembaga (Renstra KL) Pimpinan KL Perangkat Daerah (Renstra Pimpinan SKPD

(Ps. 19 Ayat 2) SKPD)) (Ps. 19 Ayat 4)

Rencana Kerja Per Pres Rencana Kerja Pemerintah Peraturan KDH

Pemerintah (RKP) (Ps. 26 Ayat 1) Daerah (RKPD) (Ps. 26 Ayat 2)

Rencana Kerja Peraturan Rencana Kerja Satuan Kerja Peraturan

Kementerian / Lembaga Pimpinan KL Perangkat Daerah (Renja Pimpinan SKPD

(Renja KL) (Ps. 21 Ayat 1) SKPD) ( Ps. 21 Ayat 3)

dadang-solihin.blogspot.com 6

RPJMN 2010 - 2014

Buku I Memuat strategi, kebijakan umum, dan kerangka ekonomi makro

yang merupakan penjabaran dari Visi, Misi, dan Program Aksi

Buku serta sebelas prioritas pembangunan nasional dari Presiden-Wakil

I Presiden, Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono dengan visi:

TERWUJUDNYA INDONESIA YANG SEJAHTERA, DEMOKRATIS, DAN

BERKEADILAN.

Buku II Memuat rencana pembangunan yang mencakup bidang-bidang

p y g yang g

kehidupan masyarakat sebagaimana y g tertuang dalam RPJPN

Buku

B k

2005—2025 dengan tema: MEMPERKUAT SINERGI ANTARBIDANG

II PEMBANGUNAN” dalam rangka mewujudkan visi pembangunan

I.

nasional yang tercantum dalam Buku I

Buku III Memuat rencana pembangunan kewilayahan yang disusun

Buku dengan tema: MEMPERKUAT SINERGI ANTARA PUSAT DAN DAERAH

III DAN ANTARDAERAH dalam rangka mewujudkan visi pembangunan

nasional yang tercantum dalam Buku I.



dadang-solihin.blogspot.com 7

Keterkaitan Buku I Buku II dan Buku III

I, II,



Visi-Misi

SBY-Boediono





Buku RPJMN 2010-1014

I



11 Prioritas Nasional+

Buku 3 Prioritas Nasional Lainnya Buku

II III

P i it Bid

Prioritas Bidang:

Sosbud, Ekonomi, IPTEK, Prioritas Regional:

Sarana Prasarana, Politik, Sumatera, Jawa-Bali,

Hankam, Hukum & Aparatur, Kalimantan, Sulawesi, Nusa

Wilayah & Tata Ruang, SDA & Tenggara, Maluku, Papua

LH

dadang-solihin.blogspot.com 8

2010-

RPJMN 2010-2014

VISI

INDONESIA YANG SEJAHTERA, DEMOKRATIS, DAN BERKEADILAN





MISI

1. MELANJUTKAN PEMBANGUNAN MENUJU INDONESIA YANG SEJAHTERA

2. MEMPERKUAT PILAR-PILAR DEMOKRASI

3. MEMPERKUAT DIMENSI KEADILAN DI SEMUA BIDANG





AGENDA

1.

1 PEMBANGUNAN EKONOMI DAN PENINGKATAN KESEJAHTERAAN RAKYAT

2. PERBAIKAN TATA KELOLA PEMERINTAHAN

3. PENEGAKAN PILAR DEMOKRASI

4. PENEGAKAN HUKUM DAN PEMBERANTASAN KORUPSI

5. PEMBANGUNAN YANG INKLUSIF DAN BERKEADILAN



dadang-solihin.blogspot.com 9

Prioritas Nasional

Perbaikan

Infrastruktur Lunak Prioritas 1 Reformasi Birokrasi dan Tata Kelola

Prioritas 2 Pendidikan

Prioritas 3 Kesehatan

Penguatan Prioritas 4 Penanggulangan Kemiskinan

Infrastruktur Sosial Prioritas 5 Ketahanan Pangan

Prioritas 6 Infrastruktur

Prioritas 7 Iklim Investasi dan Bisnis

p

Percepatan

Prioritas 8 Energi

Pembangunan

Prioritas 9 Lingkungan Hidup dan

Infrastruktur Fisik

Penanggulangan Bencana

P i it 10 P b

Prioritas Pembangunan D h Tertinggal,

Daerah T ti l

Terdepan, dan Pascakonflik

Pembangunan Prioritas 11 Kebudayaan, Kreativitas dan

Kreativitas Inovasi Teknologi







dadang-solihin.blogspot.com 10

Perbedaan Renstra 2004-2009

2004- 1/2

1/2

d R t 2010-

dengan Renstra 2010-2014

Substansi Renstra 2004-2009 Renstra 2010-2014



Susunan Buku Bervariasi di setiap Renstra Terdiri dari 4 Bab:

Kementerian Lembaga 1. Pendahuluan

2. Visi, Misi, dan Tujuan K/L

3. Arah Kebijakan dan Strategi

4. Penutup



Visi dan Misi Cakupan misi dan visi masih Terdapat Ketentuan dan cara

belum jelas menentukan visi dan misi



Program/Kegiatan  Open Program dan Kegiatan  Program dan kegiatan disesuaikan

 Tid k j l pada setiap l

Tidak jelas d ti level

l dengan hasil restrukturisasi

outcome dan output program dan kegiatan bagi setiap

K/L

 T d tK t t j l b i

Terdapat Ketentuan jelas bagi

pengguna program dan kegiatan





dadang-solihin.blogspot.com 11

Perbedaan Renstra 2004-2009

2004- 2/2

dengan Renstra 2010-2014

d R t 2010-

Substansi Renstra 2004-2009 Renstra 2010-2014



Outcome, Output Masih belum menggunakan outcome Menggunakan outcome dan

dan output output yang telah ditentukan

i it i

sesuai unit organisasii



Indikator  Penyusunan dengan indikator Indikator bagi outcome dan output

yang masih belum terukur telah ditentukan

 Masih belum ada yang

menggunakan indikator



Sasaran Sasaran masih belum disesuaikan Sasaran disesuaikan dengan

dengan dokumen yang menjadi dokumen yang terkait dengan

(

acuan (RKP dan RPJM) ) p y p

penyusunan Rensta seperti RPJM

dan RKP



Anggaran  Kerangka pendanaan masih Alokasi anggaran selama 5 tahun

bervariasi pada ti k t program

b i i d tingkatan

dan kegiatan

 Jangka waktu anggaran bervariasi



dadang-solihin.blogspot.com 12

Hubungan Dokumen Perencanaan Pembangunan



NASIONAL-DAERAH K/L-SKPD KEWENANGAN



RENCANA JANGKA

RENCANA STRATEGIS

PANJANG & MENENGAH



PERAN

STRATEGI VISI, MISI K/L-SKPD

(2010-2014)

KEBIJAKSANAAN TUJUAN DAN SASARAN



KERANGKA EKONOMI MAKRO STRATEGI DAN KEBIJAKAN





PROGRAM PROGRAM TUPOKSI

K/L-SKPD

KEGIATAN KEGIATAN (2010-2014)



Hubungan Keterkaitan Dokumen untuk Menjamin Terciptanya Sinergitas antara Pusat dan

Daerah dalam Rangka Mewujudkan Sasaran Pembangunan Nasional sesuai RPJMN



dadang-solihin.blogspot.com 13

Sinergi…?

Si i ?









dadang-solihin.blogspot.com 14

Sinergi…?

Sinergi ?

Stakeholders







PEMDA Visi

Stakeholders









PEMDA Visi





dadang-solihin.blogspot.com 15

dadang-solihin.blogspot.com 16

Renstra-

Renstra-KL

• Renstra K/L merupakan dokumen perencanaan pembangunan

untuk jangka waktu lima tahun yang akan dilaksanakan oleh

Kementerian/Lembaga.

• Renstra K/L tidak boleh memiliki kebijakan yang bertentangan

dengan RPJMN k

d karena RRenstra K/L h

t harus b d

berpedoman ddan

merupakan penjabaran lebih lanjut dari RPJMN.

• Renstra K/L merupakan kontrak kinerja Menteri kepada Presiden

yang seluruh program dan kegiatannya mencerminkan target kinerja

yang akan dicapai oleh Presiden.









dadang-solihin.blogspot.com 17

Muatan Renstra-

M atan Renstra-KL



Renstra K/L memuat paling tidak antara lain:

R t t li tid k t l i



1. Visi

2. Misi

3. Tujuan dan Sasaran Strategis

4. Arah Kebijakan Pembangunan

5. Program dan Kegiatan

6. Kebutuhan Pendanaan









dadang-solihin.blogspot.com 18

S bstansi Renstra-

Substansi Renstra-KL

 Renstra-KL memuat visi,

misi, tujuan, strategi,

misi tujuan strategi

kebijakan, program, dan

kegiatan p

g g

pembangunan

 Sesuai dengan tugas

pokok dan fungsi

Kementerian/ Lembaga



 Informasi tentang

g

keluaran (output) dan

sumberdaya bersifat

indikatif





dadang-solihin.blogspot.com 19

Renstra-

Alur Penyusunan Renstra-KL



Proses

P P

Proses Penetapan

P t

Teknokratik Politik Renstra-KL



 Menggunakan metode  Proses penyusunan  Renstra-KL ditetapkan

dan kerangka berpikir Renstra-KL yang dengan Peraturan

ilmiah di ik d

disesuaikan dengan Pi i

Pimpinan K/L

 Trilateral meeting visi, misi, dan program

antara K/L, Bappenas, prioritas (platform)

dan Kementerian Presiden

Keuangan

 Mengacu pada

g

rancangan teknokratik

RPJMN dan RPJPN

2005-2025

2005 2025

dadang-solihin.blogspot.com 20

Renstra-

Alur Penyusunan Renstra-KL









dadang-solihin.blogspot.com 21

Renstra-

Renstra-KL bagi Lembaga Tinggi Negara



ORGANISASI

KEMENTERIAN/

LEMBAGA



LEMBAGA

TINGGI NEGARA





g p g

Program-program

Teknis dilaksanakan

oleh organisasi

Lembaga Ti

L b i

Tinggi

Negara ESELON I









ESELON II









dadang-solihin.blogspot.com 22

Renstra-

Renstra-KL bagi Kementerian





ORGANISASI

KEMENTERIAN/

LEMBAGA



KEMENTERIAN



Program Teknis

dilaksanakan oleh 1

(satu) unit organisasi

Eselon 1A yang

bersifat memberikan

ESELON I

pelayanan eksternal







ESELON II









dadang-solihin.blogspot.com 23

Renstra-

Renstra-KL Bagi bagi Kementerian Koordinator

g g





ORGANISASI

KEMENTERIAN/

LEMBAGA

• Disarankan untuk 1

(satu) Program Teknis KEMENTERIAN

KOORDINATOR

g

digunakan oleh

seluruh Eselon 1A

terkait

• Indikator kinerja

masing-masing Eselon

1A muncul dalam ESELON I

indikator kinerja

program



ESELON II









dadang-solihin.blogspot.com 24

Renstra-

Renstra-KL bagi LPND



ORGANISASI

KEMENTERIAN/

LEMBAGA



LPND & LEMBAGA

NON STRUKTURAL





LPND dan Lembaga

Non-Struktural akan

menggunakan 1 (satu)

Program Teknis untuk

Lembaganya

ESELON I









ESELON II









dadang-solihin.blogspot.com 25

Renstra-

Sistematika Penulisan Renstra-KL

BAB I PENDAHULUAN 3.2 Arah Kebijakan dan Strategi K/L

1.1 Kondisi Umum  Uraian bersifat lengkap (tidak hanya

1.2

1 2 Potensi dan Permasalahan mencakup ya g d a u a langsung o e K/L

e ca up yang dilakukan a gsu g oleh /

tetapi juga mempertimbangkan keterlibatan

daerah dan swasta berikut pendanaan yang

BAB II VISI, MISI, DAN TUJUAN

diperlukan untuk melaksanakannya)

KEMENTERIAN/LEMBAGA

 Uraian kebijakan yang dilaksanakan melalui

2.1 Visi Kementerian/Lembaga

Program dan/atau Lintas Program dalam K/L

2.2 Misi Kementerian/Lembaga yang bersangkutan

j

2.3 Tujuan  Uraian dilengkapi dengan indikator-indikator

2.4 Sasaran Strategis kinerja outcome dari masing-masing

Kementerian/Lembaga Program

 Uraian dilengkapi dengan penjelasan

BAB III ARAH KEBIJAKAN DAN STRATEGI mengenai penataan aparatur K/L, meliputi

3.1 Arah Kebijakan dan Strategi Nasional sumber daya manusia, ketatalaksanaan,

kelembagaan, dan struktur organisasi

 Sesuai dengan penugasan RPJMN

sebagai bagian dari kebijakan K/L dalam

pada K/L, terkait dengan prioritas

mencapai Visi, Misi, dan Tujuan.

nasional/ bidang (Buku I dan/atau Buku

II dan/atau Buku III). BAB IV Penutup

 Uraian mencakup indikatif pendanaan LAMPIRAN

dilengkapi dengan indikator-indikator Matriks Kinerja K/L

kinerja outcome dari masing-masing Matriks Pendanaan K/L

Program



dadang-solihin.blogspot.com 26

p y p

Step by Step

Penyusunan Renstra K/L

7

5

1 Penyusunan

3 Penyusunan Target dan

T td

Penyusunan Visi Arah Kebijakan Pendanaan K/L

Persiapan

dan Misi K/L dan Strategi (berbasis KPJM)









Identifikasi Penyusunan

Kondisi Umum, Penyusunan

Tujuan dan

Potensi dan Program dan

Sasaran Strategis

Permasalahan K/L K i t

Kegiatan

K/L

2 4 6





dadang-solihin.blogspot.com 27

Renstra-

Tahap Penyusunan Renstra-KL 1/3

1/3

(2) Identifikasi Kondisi

(3) Penyusunan Visi

(1) Persiapan Umum, Potensi dan

dan Misi K/L

Permasalahan K/L

1. Identifikasi isu-isu strategis 1. Kondisi Umum K/L 1. Visi adalah rumusan umum

atau pilihan-pilihan strategis  Hasil evaluasi terhadap mengenai keadaan yang

yang akan dihadapi; pencapaian program dan

i d ingin dicapai oleh K/L pada

kegiatan

2. Identifikasi asas legal bagi  Hasil aspirasi masyarakat

akhir periode

K/L dalam pelaksanaan

p dalam pemenuhan

p perencanaan.

tugas dan justifikasi fungsi kebutuhan barang publik, 2. Misi adalah rumusan umum

dan kewenangannya,; layanan publik, dan regulasi mengenai upaya-upaya

dalam lingkup kewenangan yang akan dilaksanakan

3. Identifikasi struktur

K/L

organisasi beserta tugas untuk mewujudkan visi.

2. Identifikasi Potensi dan

pokok dan fungsinya. Permasalahan K/L

4. Identifikasi data-data dan  Uraian Visi dan Misi K/L

informasi yang diperlukan  Uraian kondisi umum serta dituangkan dalam

sebagai bahan potensi dan permasalahan dokumen Renstra-KL Bab

K/L dituangkan dalam Bab I.

pengambilan keputusan II. Visi, Misi, Tujuan dan

Pendahuluan pada subbab

selama proses penyusunan 1.1 Kondisi Umum K/L, dan Sasaran Strategis K/L,

Renstra-KL. 1.2 Potensi dan pada subbab 2.1 Visi K/L,

Permasalahan K/L. dan 2.2 Misi K/L.



dadang-solihin.blogspot.com 28

Renstra-

Tahap Penyusunan Renstra-KL 2/3

(4) Penyusunan Tujuan dan Sasaran (5) Penyusunan Arah Kebijakan dan

Strategis K/L Strategi

1. Tujuan: 1. Arah Kebijakan dan Strategi Nasional

 Sejalan dengan visi dan misi organisasi K/L dan  K/L bertanggungjawab dalam mencapai sasaran-

berlaku pada periode jangka menengah; sasaran nasional sesuai dengan kewenangannya

 Dapat menunjukkan suatu kondisi yang ingin dalam rangka pencapaian program prioritas

d l k i i it

dicapai pada periode jangka menengah; Presiden (sebagaimana diamanatkan dalam

 Dapat dicapai dengan kemampuan yang dimiliki RPJMN) selain bertanggungjawab dalam

oleh K/L; dan mewujudkan visi, misi, tujuan dan sasaran

 Dapat mengarahkan perumusan sasaran strategisnya sendiri.

 Uraian Strategi dan Kebijakan Nasional

strategis, strategi dan kebijakan, serta program

dan kegiatan dalam rangka merealisasikan misi dituangkan dalam Bab III tentang Strategi dan

Kebijakan (subbab 3.1).

K/L

2. Sasaran: 2. Arah Kebijakan dan Strategi K/L

 Merupakan ukuran pencapaian dari Tujuan K/L;  Memuat program-program indikatif untuk

 Mencerminkan berfungsinya outcomes dari

g y memecahkan permasalahan yang penting dan

semua program dalam K/L; d k k

mendesak untuk segera dil k k dalam

dilaksanakan d l

jangka menengah serta memiliki dampak yang

 Dirumuskan dengan jelas dan terukur; dan

besar terhadap pencapaian visi, misi, tujuan, dan

 Dilengkapi dengan target kinerja.

sasaran strategis.

 Program-program tersebut harus mencakup

kegiatan-kegiatan prioritas dalam RPJMN (Buku I,

 Uraian Tujuan dan Sasaran Strategis K/L II, III) sesuai dengan bidang terkait.

dituangkan dalam Bab II tentang Visi, Misi,

 Uraian mengenai Arah Kebijakan dan Strategi K/L

Tujuan dan Sasaran Strategis K/L (subbab 2.3

dituangkan dalam Bab III tentang Arah Kebijakan

dan 2.4). dadang-solihin.blogspot.com (subbab 3.2).

dan Strategi 29

Tahap Penyusunan Renstra-KL 3/3

Renstra-

(6) (7) Penyusunan Target dan

P P d K i t

Penyusunan Program dan Kegiatan P d (b b i

Pendanaan K/L (berbasis KPJM)



1. Program K/L 1. Penelaahan (review) program dan

2. Kegiatan K/L kegiatan.

3. Indikator Kinerja Program dan 2. Penyusunan program dan kegiatan

Kegiatan K/L 2010 2014.

baru untuk periode 2010-2014

4. Indikator Kinerja Program (Outcome) 3. Penyusunan anggaran tahun dasar

(2010) bagi program dan kegiatan baru

5 Indikator Kinerja Kegiatan (Output)

5.

4. Menyusun Prakiraan Maju Jangka

6. Target Kinerja

Menengah.









dadang-solihin.blogspot.com 30

Program K/L

Program Teknis Program Generik

 Merupakan program yang  Merupakan program yang digunakan

menghasilkan pelayanan kepada oleh beberapa organisasi eselon 1 A

kelompok sasaran/ masyarakat

k l k / k yang bersifat pelayanan internal untuk

b if l i l k

(pelayanan eksternal) mendukung pelayanan aparatur dan/

 Mencerminkan tupoksi unit organisasi atau administrasi pemerintahan

eselon 1 A  Nomenklatur program dibuat unik untuk

 Nomenklatur program bersifat unik/ setiap K/ L/ LTN dengan ditambahkan

khusus tidak duplikatif untuk masing-

f nama K/ L/ LTN dan/ atau dengan

masing organisasi pelaksananya membedakan kode programnya

 Harus dapat dievaluasi pencapaian  Ditujukan untuk menunjang

kinerjanya berdasarkan periode waktu pelaksanaan program teknis

tertentu

 Dilaksanakan dalam periode jangka

menengah, perubahan hanya dapat

dilakukan setelah melalui tahapan

evaluasi

dadang-solihin.blogspot.com 31

Kegiatan K/L

 Kegiatan adalah bagian dari program yang dilaksanakan oleh satuan

kerja setingkat Eselon II

 Tindakan mobilisasi personil belanja barang dan modal sebagai

personil,

masukan (input) untuk menghasilkan keluaran (output) dalam bentuk

barang/jasa.

gj

a. Kegiatan Teknis

Kegiatan Teknis adalah Kegiatan Prioritas Nasional, yaitu

kegiatan-kegiatan dengan output spesifik dalam rangka

pencapaian Sasaran Nasional.

b. Kegiatan G

b K i t Generik ik

Kegiatan Generik adalah kegiatan yang digunakan oleh

sejenis.

beberapa unit organisasi eselon 2 yang sejenis







dadang-solihin.blogspot.com 32

Indikator Kinerja Program dan Kegiatan K/L

a. Relevant, institusi,

a Relevant indikator terkait secara logis dan langsung dengan tugas institusi

serta realisasi tujuan dan sasaran strategis institusi.

b. Well-Defined, definisi indikator jelas dan tidak bermakna ganda sehingga

mudah untuk dimengerti dan digunakan.

c. Measurable, indikator yang digunakan diukur dengan skala penilaian

disepakati kuantitas,

tertentu yang disepakati, dapat berupa pengukuran secara kuantitas

kualitas ataupun biaya.

d. Appropriate, pemilihan indikator yang sesuai dengan upaya peningkatan

pelayanan/kinerja.

e. Reliable, indikator yang digunakan akurat dan dapat mengikuti perubahan

kinerja

tingkatan kinerja.

f. Verifiable, memungkinkan untuk dilakukan proses validasi dalam sistem

yang digunakan untuk menghasilkan indikator.

g. Cost-effective, kegunaan indikator sebanding dengan biaya pengumpulan

data.



dadang-solihin.blogspot.com 33

I dik t Kinerja Program (Outcome)

Indikator Ki j P (O t )

 Outcome merupakan manfaat yang diperoleh dalam jangka

menengah untuk beneficiaries tertentu yang mencerminkan

berfungsinya keluaran dari kegiatan-kegiatan dalam satu program.

 Mencerminkan sasaran kinerja unit organisasi Eselon 1A sesuai

d i i i i dan tupoksinya;

dengan visi, misi d t k i

 Outcome Program harus dapat mendukung pencapaian kinerja K/L

(visi misi dan sasaran strategis K/L); dan

(visi,

 Outcome Program harus dapat dievaluasi berdasarkan periode

waktu tertentu.









dadang-solihin.blogspot.com 34

Indikator Kinerja Kegiatan (Output)

I dik t Ki j K i t (O t t)

 Output merupakan keluaran berupa barang atau jasa yang

dihasilkan oleh kegiatan yang dilaksanakan untuk mendukung

pencapaian outcome program.

 Mencerminkan sasaran kinerja unit organisasi Eselon 2 sesuai

dengan t

d k i

tupoksinya;

 Output kegiatan harus bersifat spesifik dan terukur;

 O t t kegiatan harus dapat mendukung pencapaian outcome

Output k i t h d t d k i t

program; dan

 Output kegiatan harus dapat dievaluasi berdasarkan periode waktu

tertentu.









dadang-solihin.blogspot.com 35

Target Kinerja  SMART

T t Ki j

a. Specific: Sifat dan tingkat kinerja dapat diidentifikasi dengan jelas;

g j y g jelas dan terukur

b. Measurable: Target kinerja dinyatakan dengan j

baik bagi indikator yang dinyatakan dalam bentuk kuantitas, kualitas

dan biaya;

c. Achievable: Target kinerja dapat dicapai terkait dengan kapasitas

dan sumber daya yang ada;

d. Relevant: M

d R l i k keterkaitan ( l i) t

t Mencerminkan k t k it (relevansi) antara ttargett

output dalam rangka mencapai target outcome yang ditetapkan;

serta antara target outcome dalam rangka mencapai target Impact

g g p g p

yang ditetapkan; dan

e. Time Bond: Waktu/periode pencapaian kinerja ditetapkan.







dadang-solihin.blogspot.com 36

Penyusunan

Pen s nan Pendanaan K/L

Program dan Struktur Program

Kegiatan 1 Evaluasi (PP dan Kegiatan

2

2005-2009 21/2004) 2010-2014

Pagu

Program Definitif

Struktur 2010

Kegiatan 3

Pagu Kinerja

Definitif

2010 Penyusunan

based year

2010

Program

dan kegiatan

2010-2014

4 Pagu

Definitif

Prakiraan Maju 2010





2011 2012 2013 2014





dadang-solihin.blogspot.com 37

Sumber danTarget Pendanaan



Berasal dari:

SUMBER  Pemerintah (Pusat dan Daerah)

PENDANAAN  Swasta (Investasi Swasta Dalam dan Luar Negeri)

 Melalui Mekanisme Public Private Partnership









TARGET

MERUPAKAN BESARAN DALAM ANGKA

PENDANAAN









dadang-solihin.blogspot.com 38

dadang-solihin.blogspot.com 39

Identifikasi Kondisi Umum atas Hasil Evaluasi Organisasi

(Contoh: lembaga Kementerian PPN/Bappenas)





PENILAIAN STAKEHOLDERS









Masih belum tercapainya

(berhasilnya) target pencapaian

( y ) g p p

pada rencana pembangunan

nasional (RPJMN, RKP)



Rencana pembangunan nasional

HASIL (RPJP, RPJMN, RKP) yang belum

berkualitas (kualitas diukur dari belum

EVALUASI konsisten dan terkaitnya dokumen

y

RPJM dan RKP dengan dokumen

ORGANISASI renstra/renja/RKPD)



Belum optimalnya penugasan-

penugasan dalam rangka koordinasi

strategis sesuai dengan penugasan

dari Presiden/ Pemerintah dalam kaitan

kebijakan pembangunan nasional

(tidak rutin tetapi sangat strategis)

dadang-solihin.blogspot.com 40

Identifikasi Kondisi Umum

dalam Memenuhi Harapan Stakeholders (Outcomes)



MEMENUHI

HARAPAN STAKEHOLDERS









Berhasilnya pencapaian tujuan dan

sasaran RPJMN 2010 – 2014,

dengan Visi: “Mewujudkan

Indonesia yang Sejahtera,



VISI

Demokratis, dan Berkeadilan





Terwujudnya rencana pembangunan

(RPJP RPJMN

nasional (RPJP, RPJMN, RKP) yang

berkualitas

MISI

Terlaksananya penugasan-

penugasan lainnya dari Presiden/

Pemerintah dalam kaitan kebijakan

pembangunan nasional (tidak rutin

tetapi sangat strategis) dadang-solihin.blogspot.com 41

Identifikasi Kondisi Umum

Evaluasi atas Pelaksanaan Renstra Kementerian PPN/Bappenas

PERAN : PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL



KONDISI SAAT INI KONDISI YANG DIHARAPKAN



Masih belum optimalnya pelaksanaan tugas a. Perlu dilakukan optimalisasi tugas

perencanaan (RPJPN, RPJMN, dan RKP), perencanaan sesuai dengan peraturan

karena: perundangan berlaku

a. Belum terkaitnya RKP dengan Renja dan RKA b. Perlunya pendalaman pemahaman

K/L, khususnya keterkaitan program dan tentang sistem perencanaan

kegiatan nasional dengan program dan pembangunan nasional di lingkungan

kegiatan K/L internal sebagai panduan perencana

b. Belum terkaitnya RPJMN dengan Renstra K/L dalam menyusun perencanaan

y j

khususnya dalam arahan kebijakan dan strategi g p g

pembangunan nasional

pembangunan nasional dengan arah kebijakan c. Perlu dilengkapi panduan sistem

dan strategi sektor (K/L), pendukung/ teknis (turunan dari UU)

c. Butir a dan b mengakibatkan pencapaian target sebagai acuan pelaksanaan

K/L (Renstra, Renja dan RKA K/L) tidak sesuai penyusunan perencanaan

dengan pencapaian target nasional (RPJMN pembangunan nasional

dan RKP)

d. Belum adanya kesamaan pemahaman tentang

sistem perencanaan pembangunan nasional

peraturan perundangan nasional (Peraturan

d d ) lingkungan i t

perundang-undangan) di li k internall

Kementerian Negara PPN/Bappenas dadang-solihin.blogspot.com 42

Contoh : Visi dan Misi

PPN/Bappenas

Kementerian PPN/Bappenas 2010 - 2014



Mewujudkan lembaga perencana yang handal, kredibel, dan

VISI proaktif untuk mendukung pencapaian tujuan berbangsa dan

bernegara





1.

1 Menyusun rencana pembangunan yang berkualitas dan

berkelanjutan;

2. Melaksanakan koordinasi yang lebih berkualitas dalam proses

perencanaan pembangunan baik antardaerah, antarruang,

antarwaktu, dan antarfungsi pemerintah, maupun antar pusat

MISI daerah perencanaan penganggaran,

dan daerah, serta antara perencanaan, penganggaran

pelaksanaan, dan pengawasan;

j yang

3. Melakukan pemantauan dan evaluasi kinerja y g berkualitas

terhadap pelaksanaan rencana pembangunan nasional;

4. Melakukan pembinaan yang berkualitas dalam perencanaan

pembangunan nasional

dadang-solihin.blogspot.com 43

CONTOH :

Visi Misi, dan Tujuan Kementerian PPN/Bappenas

Visi, Misi



VISI MISI TUJUAN





Mewujudkan lembaga perencana yang handal, kredibel, dan TUJUAN 1:

proaktif untuk mendukung pencapaian tujuan berbangsa dan Berhasilnya pencapaian tujuan dan sasaran RPJMN

bernegara 2010 – 2014, dengan Visi: “Mewujudkan Indonesia yang

Sejahtera, Demokratis

Sejahtera Demokratis, dan Berkeadilan



1. Menyusun rencana pembangunan yang berkualitas dan

berkelanjutan;

TUJUAN 2:

2. Melaksanakan koordinasi yang lebih berkualitas dalam proses Terwujudnya rencana pembangunan nasional (RPJMN

perencanaan pembangunan baik antardaerah, antarruang, dan RKP) yang berkualitas

antarwaktu, dan antarfungsi pemerintah, maupun antar pusat z

d d h t t

dan daerah, serta antara perencanaan, penganggaran,

pelaksanaan, dan pengawasan;





3 Melakukan pemantauan dan evaluasi kinerja yang berkualitas

3. TUJUAN 3:

terhadap pelaksanaan rencana pembangunan nasional; Terlaksananya penugasan lainnya dari Presiden/

Pemerintah dalam kaitan kebijakan pembangunan 44

44

nasional

4. Melakukan pembinaan yang berkualitas dalam perencanaan

pembangunan nasional

dadang-solihin.blogspot.com

PPN/Bappenas

Arah Kebijakan dan Strategi Kementerian PPN/Bappenas

Berdasarkan Prioritas dan Fokus Prioritas dalam RPJMN





FOKUS PRIORITAS NASIONAL



1. Peningkatan efektifitas peraturan

perundang-undangan

2. Peningkatan kinerja lembaga di bidang

hukum

PRIORITAS NASIONAL: 3. Peningkatan penghormatan, pemajuan,

Meningkatkan Tata Kelola penegakan HAM

Pemerintahan yang Baik

4. Peningkatan penyelenggeraan

pemerintahan yang bersih dan bebas KKN



5. Peningkatan kualitas pelayanan publik



6 P i k t k it dan k t bilit

6. Peningkatan kapasitas d akuntabilitas

birokrasi



7. Pemantaoan reformasi birokrasi



dadang-solihin.blogspot.com 45

Keterkaitan Fokus Prioritas dalam RPJMN 2010 -2014

dengan Arah Kebijakan dan Strategi

Kementerian Negara PPN/Bappenas dalam Renstra 2010 - 2014

ARAH KEBIJAKAN ARAH STRATEGI

KEMENTERIAN PPN/BAPPENAS KEMENTERIAN PPN/BAPPENAS

FOKUS PRIORITAS

NASIONALTERKAIT 1. Penguatan kelembagaan Eksternal:

1. Meningkatkan kualitas perencanaan dan

KEMENTERIAN NEGARA PPN/ perencanaan pembangunan

penganggaran sektoral, lintas sektoral dan

nasional melalui penataan sistem

BAPPENAS wilayah, dan antara pusat dan daerah; serta

perencanaan, pemantauan, keterkaitan dan konsistensi antara

pengendalian dan evaluasi perencanaan, penganggaran, pelaksanaan

1. Peningkatan pelaksanaan pembangunan;

pengembangan sistem dan

dan pengawasan;

2. Meningkatkan kualitas pemantauan terhadap

penyelenggaraan kualitas data dan informasi pelaksanaan rencana pembangunan

pemerintahan yang bersih perencanaan pembangunan nasional.

3. Meningkatkan kualitas evaluasi terhadap

nasional; serta peningkatan

dan bebas KKN kualitas koordinasi dengan para pelaksanaan rencana pembangunan

nasional.

pemangku kepentingan.

4. Meningkatkan kualitas kajian dan atau

2. Penerapan perencanaan evaluasi kebijakan pembangunan.

2. Peningkatan kualitas pembangunan nasional dan 5. Meningkatkan kualitas koordinasi kebijakan

penganggaran yang berbasis

pelayanan publik kinerja.

pembangunan nasional.

Internal:

3. Peningkatan kualitas hasil 1. Membangun Manajemen Kinerja: dari kinerja

evaluasi kebijakan/kajian sebagai lembaga hingga kinerja individu/pegawai.

masukan bagi perencanaan 2. Mengelola anggaran secara lebih efisien,

pembangunan dan perumusan efektif, dan akuntabel serta diarahkan untuk

3. Peningkatan kapasitas kebijakan penyelesaian mendorong peningkatan kinerja lembaga dan

dan akuntabilitas birokrasi permasalahan pembagunan. pegawai.

3. Meningkatkan kompetensi SDM di

4 P i k t k lit d t d

4. Peningkatan kualitas data dan

Kementerian PPN/Bappenas dan perencana

informasi perencanaan di tingkat pusat dan daerah secara lebih

pembangunan. proporsional dan akuntabel.

5. Pelaksanaan reformasi birokrasi 4. Melanjutkan penerapan prinsip-prinsip good

e a apa e o as

4. Pemantapan reformasi secara konsisten dan governance di Kementerian PPN/Bappenas.

birokrasi berkelanjutan dalam rangka

peningkatan kinerja (better

5. Meningkatkan kualitas sarana dan prasarana

dan pengelolaannya dalam rangka

dadang-solihin.blogspot.com mendukung peningkatan kinerja lembaga

46

performance) lembaga dan

pegawai. dan pegawai.

Contoh : Tupoksi, Program Dan Kegiatan



TUPOKSI PROGRAM KEGIATAN



TUGAS : a. Penyusunan Rencana Pembang.

membantu presiden dalam melaksanakan tugas Perencanaan b. Koordinasi, MONEV

p gp , pembangunan

pemerintahan dibidang perencanaan, p g

Pembangunan Nasional c.

c Kajian/Studi

nasional sesuai dengan ketentuan peraturan

d. Penguatan Basis Data (Datbase)

perundang-undangan.



FUNGSI:

1. Penyusunan rencana pembangunan nasional

Pengelolaan Sumber

P l l S b Pelatihan

P l tih / peningkatan

i k t

2. Koordinasi dan perumusan kebijakan di bid. PPN Daya Manusia Aparatur SDM Perencana

3. Pengkajian kebijakan pemerintah di bid. PPN

4. Penyusunan program pembangunan sbg. bahan

penyusunan RAPBN yang dil k k b

dilaksanakan bersama-sama

dgn Dept. Keu. Penyelenggaraan Pimpinan Mendukung Pelaksanaan

5. Koordinasi, fasilitasi, dan pelaksanaan pencarian Kenegaraan dan Tugas dan Fungsi Kementerian

sumber-sumber pembiayaan DN dan LN, serta

p g

pengalokasian dana untuk pembangunan bersama-

p g

Kepemerintahan PPN/Bappenas

sama instansi terkait.

6. Koordinasi kegiatan fungsional dan pelaksanaan tugas

Kemeneg PPN/Bappenas Pemeliharaan dan Pengadaan

7. Fasilitas dan pembinaan terhadap kegiatan Instansi Peningkatan Sarana

Sarana dan Prasarana Pendukung

Pemerintah di bid PPN

bid. Dan Prasarana

8. Pengawasan pelaks. dan pelaks. tugasnya

Pelayanan

9. Penyampaian laporan hasil evaluasi, saran,

dan pertimb. di bid. tugas dan fungsinya kpd Presiden

10. Penyelenggaraan p

y gg pembin. dan p y

pelayanan adm. Umum Peningkatan Pengawasan

g g Pembinaan & Pengawasan Aparatur

g p

di bid. perenc. umum, ketatausahaan, ortala, sdm, dan Akuntabilitas Di Bid. Administrasi Umum dan

keuangan, kearsipan, hukum, perlengkapan dan dadang-solihin.blogspot.com

rumah tangga

Aparatur Negara Kelembagaan 47

dadang-solihin.blogspot.com 48

1/2

Apa Itu Renstra SKPD

• Renstra SKPD merupakan satu dokumen rencana resmi daerah

t k hk l kh dan b

untuk mengarahkan pelayanan SKPD khususnya d pembangunan

daerah pada umumnya dalam jangka waktu 5 tahun ke depan masa

pimpinan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Terpilih.

p p p p p

• Kualitas penyusunan Renstra SKPD akan sangat ditentukan oleh

kemampuan SKPD untuk menerjemahkan, mengoperasionalkan,

dan mengimplementasikan Visi, Misi dan Agenda KDH, tujuan,

strategi, kebijakan, dan capaian program RPJMD ke dalam

penyusunan Renstra SKPD sesuai TUPOKSI SKPD SKPD.









dadang-solihin.blogspot.com 49

2/2

Apa Itu Renstra SKPD

• Renstra SKPD menjawab 3 pertanyaan dasar;

Ke l k diarahkan

1) K mana pelayanan SKPD akan di hk pengembangannya b

dan apa yang hendak dicapai dalam lima tahun mendatang;

2) Bagaimana mencapainya;

) g p y ;

3) Langkah-langkah strategis apa yang perlu dilakukan agar tujuan

tercapai.

• Untuk d tk d k ti l bagi implementasinya,

U t k mendapatkan dukungan yang optimal b i i l t i

proses penyusunan dokumen Renstra SKPD perlu membangun

komitmen dan kesepakatan dari semua stakeholder (termasuk

p (

Forum Multistakeholder SKPD) untuk mencapai tujuan Renstra

SKPD melalui proses yang transparan, demokratis, dan akuntabel

dengan memadukan pendekatan teknokratis, demokratis,

partisipatif, dan politis.





dadang-solihin.blogspot.com 50

Outline Renstra SKPD

1. Pendahuluan;

2. Gambaran pelayanan SKPD;

3. Isu-isu strategis berdasarkan tugas pokok dan fungsi;

4.

4 Visi, i i tujuan d sasaran, strategi d k bij k

Vi i misi, t j dan t t i dan kebijakan; rencana

program, kegiatan, indikator kinerja, kelompok sasaran dan

pendanaan indikatif; dan

5. Indikator kinerja SKPD yang mengacu pada tujuan dan sasaran

RPJMD.



8/

Pasal 40 PP 8/2008







dadang-solihin.blogspot.com 51

Sistematika Renstra SKPD

I. Pendahuluan;

II. y ;

Gambaran Pelayanan SKPD;

III. Isu-isu Strategis Berdasarkan Tugas Pokok dan Fungsi;

, , j , g j ;

IV. Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran, Strategi dan Kebijakan;

V. Rencana Program, Kegiatan, Indikator Kinerja, Kelompok Sasaran

dan Pendanaan Indikatif; dan

VI. Indikator Kinerja SKPD yang Mengacu pada Tujuan dan Sasaran

RPJMD.



Pasal 93 Permendagri 54/2010









dadang-solihin.blogspot.com 52

Sistematika Penulisan Renstra SKPD

BAB 1 PENDAHULUAN 3.5 Rumusan Perubahan, Kecenderungan Masa

1.1 Latar Belakang Depan yang berpengaruh pada TUPOKSI

1.2 Maksud dan Tujuan SKPD

1.3 Landasan Hukum 3.6 Rumusan Perubahan Internal dan Eksternal

1.4 Kedudukan dan Peranan Renstra SKPD yang perlu dilakukan (untuk lebih efisien dan

dalam Perencanaan Daerah efektif)

1 5 Sistematika Penulisan

1.5

BAB 4 VISI, MISI, TUJUAN, STRATEGI DAN

BAB 2 TUGAS POKOK DAN FUNGSI SKPD KEBIJAKAN

2.1 Struktur Organisasi 4.1 Visi SKPD

2.2 Susunan Kepegawaian dan kelengkapan 4.2 Misi SKPD

2.3 TUPOKSI 4.3 Tujuan (memenuhi kriteria Specific,

2.4 Sistem, Prosedur, Mekanisme (dan lain-lain Measurable, Achievable, Results Oriented,

yang perlu) Time Bound)

4.4 Strategi

BAB 3 PROFIL KINERJA PELAYANAN SKPD 4.5 Kebijakan

3.1 Kinerja Pelayanan Masa Kini (menurut

berbagai aspek pelayanan d capaian

b b i k l dan i BAB 5 PROGRAM

terhadap Standar Pelayanan Minimal) 5.1 Program SKPD

3.2 Kelemahan dan Kekuatan Internal 5.2 Program Lintas SKPD

3.3 Peluang dan Tantangan Eksternal

g g 5.3 Program Lintas Kewilayahan

g y

3.4 Rumusan Permasalahan Strategis yang 5.4 Pagu Indikatif dan Indikasi Sumber

dihadapi masa kini Pendanaan

BAB 6 PENUTUP



dadang-solihin.blogspot.com 53

Renstra SKPD dalam Penyusunan RPJMD

(1) Visi, Misi, Program

Kepala Daerah Terpilih Renstra SKPD



Bappeda menyusun (2)

Rancangan Awal SKPD Menyusun Renstra SKPD

RPJMD (3)

Program SKPD

a) Visi,Misi Kepala Daerah

b) Strategi Pembangunan Daerah

c) Kebijakan Umum

d) Kerangka Ekonomi Daerah (4) Bappeda menyelenggarakan

MUSRENBANG RPJMD

e) Program SKPD







(5)

Bappeda menyusun Penetapan RPJMD

Rancangan Akhir RPJMD



a) Visi, Misi Kepala Daerah (7)

b) Strategi Pembangunan Daerah (6)

c) Kebijakan Umum Digunakan sebagai

d) Kerangka Ekonomi Daerah pedoman penyusunan

e) Program SKPD Rancangan RKPD





dadang-solihin.blogspot.com 54

Step b St P R t

St by Step Penyusunan Renstra SKPD



3 5



1 Penyusunan Penyusunan

Rancangan Rancangan

Persiapan Awal Renstra Akhir RPJMD/

SKPD Renstra SKPD









P l k

Pelaksanaan

Penyusunan Penetapan

Musrenbangda

Rancangan Perda tentang

Jangka

Awal RPJMD RPJMD

Menengah

2 4 6





dadang-solihin.blogspot.com 55

1 p p

Tahap Persiapan

1. Orientasi Perencanaan Daerah

y

2. Pembentukan Tim Penyusun RPJMD

3. Penyusunan Rencana Kerja Penyiapan dokumen RPJMD

4. Visi, Misi dan Program Prioritas Kepala Daerah Terpilih

5. Orientasi Renstra SKPD

6. Pembentukan Tim Penyusun Renstra SKPD

7.

7 Penyusunan Rencana Kerja Penyiapan dokumen Renstra SKPD

8. Identifikasi Stakeholder

9. Penentuan Stakeholder untuk konsultasi publik

p

10. Penyiapan draft SK Tim Penyusun dan SK Panduan Penyusunan dokumen

RPJMD

11. Penetapan SK Tim Penyusun dan SK Panduan Penyusunan Dokumen RPJMD

11 P t Ti P d P d P D k

12. Surat Perintah KDH kepada SKPD & surat permintaan kepada Lembaga/NGS

g proses RPJMD

agar berkontribusi dalam p

13. Sosialisasi bahwa daerah akan menyusun RPJMD

14. Perumusan metoda dan panduan Jaring Aspirasi, FGD, dan Musrenbang

RPJMD

dadang-solihin.blogspot.com 56

2 Tahap Penyusunan Rancangan Awal

RPJM Daerah

1. Pengumpulan Data/Informasi Kondisi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah

1

5 tahunan

y p

2. Penyusunan profil daerah dan p p

prediksi masa depan

3. Kajian terhadap RPJPD

4. Kajian terhadap Visi, Misi dan Program Prioritas Kepala Daerah terpilih

5. Analisis keuangan daerah

6. Kajian RTRW-D

7.

7 Review RPJMD Provinsi dan Nasional

8. Jaring aspirasi: Isu dan harapan masyarakat

g

9. Formulasi Dok. Rancangan Awal RPJMD

10. FGDs untuk setiap Topik

11. Pembahasan Rancangan Awal RPJMD bersama SKPDs

12. Penyusunan Rancangan Awal RPJMD untuk dibahas dalam Musrenbang

RPJMD



dadang-solihin.blogspot.com 57

3 Tahap Penyusunan Rancangan Awal

Renstra SKPD

1. Pengumpulan Data/Informasi Kondisi Pelayanan SKPD

2. Penyusunan p

y pelayanan SKPD & p

profil p y jangka g

prediksi j g menengah

3. Tupoksi SKPD

4. Perumusan Visi dan Misi SKPD

5. Evaluasi Renstra SKPD (Renstra Dinas) periode lalu

6. Review Renstra K/L dan Renstra SKPD Provinsi

7. Identifikasi capaian keberhasilan dan permasalahan

8. Perumusan program (SKPD, Lintas SKPD, Kewilayahan)

9. Pembahasan Forum SKPD

10. Berita Acara Hasil Kesepakatan Forum SKPD

11. Penyusunan Dokumen Rancangan Renstra SKPD





dadang-solihin.blogspot.com 58

Tahap Pelaksanaan Musrenbang Daerah Jangka

4

g

Menengah

• Musrenbang RPJMD

• Naskah Kesepakatan Hasil Musrenbang RPJMD

p g







5 Tahap Penyusunan Rancangan Akhir RPJM

Daerah/ Renstra SKPD

• Penyusunan Rancangan Akhir dokumen RPJM Daerah

• Penyusunan Naskah Akademis Ranperda RPJMD

y p

• Penyusunan Rancangan Akhir dokumen Renstra SKPD

• Penyusunan Naskah Akademis Rancangan Perka SKPD







dadang-solihin.blogspot.com 59

6 Tahap Penetapan Peraturan Daerah

tentang RPJMD

t t



• Penyampaian Naskah Perda RPJMD kepada Gubernur cq Bappeda

Provinsi

• Konsultasi dengan Gubernur cq kepala Bappeda Provinsi

• Penyampaian Naskah perda RPJMD serta lampirannya kepada

DPRD

• Pembahasan DPRD tentang Ranperda RPJMD

• P t R d j di Perda

Penetapan Ranperda menjadi P d

• Dokumen RPJM-D yang telah disyahkan

• Dokumen Renstra SKPD telah disyahkan









dadang-solihin.blogspot.com 60

1/3

E l i K lit R t

Evaluasi Kualitas Renstra SKPD



1. Ada review yang cukup menyeluruh tentang kinerja pelayanan .

SKPD dalam periode lalu (1-3 tahun lalu) untuk mengidentifikasi

faktor internal dan eksternal yang telah berpengaruh pada kinerja

pelayanan SKPD.

2. Ada kejelasan rumusan status dan kedudukan kinerja p

j j pencapaian

p .

pelayanan SKPD masa kini dalam penyelenggaraan berbagai

urusan wajib atau pilihan SKPD sesuai TUPOKSI SKPD.

3 Ad k ji perspektif masa d

3. Ada kajian ktif depan SKPD

SKPD: .

 mengantisipasi perubahan-perubahan,

 kecenderungan perkembangan internal dan eksternal yang

diperkirakan akan mempengaruhi kinerja pelayanan SKPD,

 merumuskan apa yang perlu dilakukan agar pelayanan SKPD

kepada masyarakat lebih efisien dan efektif.





dadang-solihin.blogspot.com 61

Evaluasi Kualitas Renstra SKPD 2/3



4 Ada rumusan isu dan permasalahan strategis pembangunan

4. .

pelayanan SKPD dan identifikasi langkah-langkah strategis

untuk memperbaiki p y

p p y

pelayanan SKPD kepada masyarakat.

5. Ada kesesuaian dan konsistensi antara visi, misi, dan .

agenda KDH terpilih, tujuan, strategi, kebijakan, dan capaian

program RPJMD dengan usaha mengoptimalkan kekuatan

dan mengatasi kelemahan internal organisasi dan

pelayanan SKPD; mengoptimalkan peluang dan mengatasi

tantangan eksternal pengembangan pelayanan SKPD.

6. Ada penerjemahan y g baik dan sistematis dari visi, misi,

p j yang , , .

dan agenda KDH terpilih dan RPJMD ke dalam perumusan

visi, misi, tujuan (SMART), strategi, dan kebijakan

b l i

pembangunan pelayanan SKPD sesuai TUPOKSI SKPD SKPD.





dadang-solihin.blogspot.com 62

Evaluasi Kualitas Renstra SKPD 3/3



7

7. Ada rumusan yang baik dan sistematis tujuan (berasaskan pada .

prinsip SMART), strategi, kebijakan, dan prioritas program

pembangunan pelayanan SKPD.

8. Ada kesesuaian antara hasil rumusan isu strategis dalam .

pengelolaan keuangan daerah dengan rumusan tujuan, strategi,

SKPD.

dan arah kebijakan keuangan dan pembiayaan SKPD

9. Ada kesesuaian antara rumusan program pembangunan daerah .

dengan kendala fiskal SKPD.

10. Ada keterkaitan yang erat dan kontribusi program pembangunan .

daerah terhadap pemecahan isu dan permasalahan strategis

keseluruhan.

pelayanan SKPD dan pembangunan daerah secara keseluruhan

11. Ada proses perencanaan yang demokratis dan partisipatif dalam .

keseluruhan proses pengambilan keputusan penyusunan Renstra

SKPD







dadang-solihin.blogspot.com 63

dadang-

dadang-solihin.blogspot.com 64


Related docs
Other docs by Dadang Solihin
By registering with docstoc.com you agree to our
privacy policy

You are almost ready to download!

You are almost ready to download!