Embed
Email

STEVE JOBS ANAK HARAM ATAU KETURUNAN NABI?

Document Sample
STEVE JOBS ANAK HARAM ATAU KETURUNAN NABI?
Description

TENTANG SIAPA STEVE JOBS

Shared by: JUM'AN BASALIM
Stats
views:
14
posted:
11/8/2011
language:
Indonesian
pages:
2
STEVE JOBS ANAK HARAM ATAU KETURUNAN NABI?

Oleh: Jum'an



Tentulah bukan derajat saya untuk meremehkan seorang Steve Jobs, pendiri

Aple Inc yang begitu besar jasanya. Dunia mengakuinya. Judul yang sinis ini

hanyalah seperti kalau kita sedang melecehkan Presiden; tidak serius tapi ada

benarnya. Steve meninggal bulan lalu karena kangker hati. Abdul Malik

Mujahid, Ketua Dewan Parlemen Agama-Agama Dunia dan mantan Ketua

Dewan Organisasi Islam Chicago Raya juga mengakui jasa-jasanya. Beliau yang

juga pendiri Sound Vision yang mengembangkan software-software pendidikan

Islam menulis: "Saya sedang duduk tafakkur diatas sajadah selepas solat subuh,

ketika kulihat komputer Macintosh hasil karya Steve Job diatas meja. Saat itu

(1990) hanya komputer Macintosh yang dapat untuk menulis huruf Arab, dan

mempunyai hyperlink yang dapat menghubungkan text, gambar dan suara dan

video tanpa hardware tambahan. Ide saya membuat membuat program belajar

membaca Alqur'an datang seketika saat itu. Dengan bantuan beberapa kolega

lahirlah program Al-Qari yang saya selesaikan dalam beberapa bulan. Program

itu kemudian menjadi terkenal dan dibahas dalam majalah New York Times dan

ABC News sebagai inovasi yang ilmiah. Al-Qari tidak mungkin lahir saat itu kalau

tidak karena jasa Steve Jobs. "Terima kasih Steve!" kata Mujahid dalam tulisan

belasungkawanya.



Nama asli Steve Jobs adalah Abdul Lateef Jandali anak dari Abdul Fattah

John Jandali seorang Muslim Syria yang menjadi dosen di Universitas Wisconsin

AS dengan Joanne Schieble mahasiswinya -mereka hampir seusia- yang

beragama Kristen dari keluarga petani yang kolot. Steve lahir sebelum mereka

menikah. Meskipun tidak drestui oleh keluarga Joanne, mereka akhirnya menikah

setelah Steve di adopsi oleh keluarga Paul dan Clara Jobs. Dua tahun kemudian

lahirlah Mona Jandali yang kemudian bernama Mona Simpson karena setelah

bercerai dengan Abdul Fattah, Joanne menikah dengan George Simpson. Mereka

bercerai berai masing-masing dengan jalan hidupnya sendiri-sendiri. Abdul

Fattah (kini 80 tahun) tinggal di Reno, Nevada sebagai pemilik hotel dan rumah

judi disana. Ia penganut Islam abangan. Mona 53 tahun menjadi professor

bahasa Inggris di UCLA dan novelist terkenal. Mendiang Steve yang sangat

terkenal meninggal pada umur 55 tahun. Mona baru bertemu dengan Steve pada

umur 25 tahun. Kenangan pertemuan dengan abangnya itu ia sampaikan dalam

acara pemakaman Steve: "Meskipun saya seorang feminist, seumur hidup saya

mengidamkan seorang lelaki untuk saya cintai dan mencintai saya. Selama

bertahun-tahun saya bayangkan orang itu pastilah ayah saya. Pada usia 25 saya

temukan idaman itu. Dia adalah abangku". Steve memang sangat menyayangi

Mona, hampir dua hari sekali ia menilpun adiknya itu meskipun mereka tinggal

berjauhan. Sehari sebelum meninggal ia menilpun: “Mona cepatlah datang

kemari. Maaf sekali saya terpaksa meninggalkan kamu. Saya katakan ini

sekarang khawatir kita tidak sempat berjumpa". Saat-saat terakhir ia ditunggui

oleh Mona, istri dan anak-anaknya serta Patty saudari angkatnya. Lama

ditatapnya mereka satu persatu, lalu ia melihat kekejauhan. Kemudian ia

mengucapkan: "Oh wow. Oh wow. Oh wow", lalu meninggal. Kalimat terakhir

yang menimbulkan teka-teki itu seperti ungkapan perasaan heran melihat atau

merasakan sesutu yang mengagumkan. Entahlah. Wallohu a’lam. Tapi dalam

bayangan saya ia ingin berkata: Lho. Lho.. kok saya terpisah dari badan saya!”



Steve Jobs tidak kenal Islam, ia penganut Kristen awam, tetapi sangat

terpengaruh dan banyak yang mengatakan ia penganut agama Budha. Yang

jelas dia berdarah Arab. Mona sebelum berjumpa dengan Steve membayangkan

bahwa abangnya pasti mirip dengan Omar Sharif aktor pemeran Lawrence of

Arabia dan Doctor Zhivago yang tampan itu. Ternyata lebih tampan, kata Mona.

Bassma Al Jandali, reporter senior pada surat kabar Gulf News di Dubai adalah

sepupu Steve Jobs, yang tidak saling mengenal karena pamannya, Abdul Fattah

tidak pernah pulang ke Syria. Dalam Gulfnews.com 7 Oktober Bassma Jandali

menulis diantaranya: Abdul Fattah John Jandali termasuk keluarga Sunni yang

terkenal di Homs, Syria. Keluarga tersebut adalah keturunan langsung dari

Nabi Muhammad saw. Bagaimana seorang yang mengaku keturunan Nabi

memelihara rumah judi, kumpul kebo dan melahirkan anak diluar nikah? Atau

keturunan memang bukan jaminan.



Note: 1. Bambar dari kiri kekanan: Abdul Fattah Jandali, Adul Lateef

Jandali (Steve Jobs), Omar Sharif, Mona Jandali Simpson

2. Link yang digaris bawahi dpt dilihat di: jumanb.multiply.com



Related docs
Other docs by JUM'AN BASALIM
BIAR ALLAH SAJA YANG MEMBALASNYA
Views: 3  |  Downloads: 0
PESAN SUFI: JANGAN TIDUR LAGI
Views: 11  |  Downloads: 0
KETAKUTAN MATI PARA DOKTER
Views: 4  |  Downloads: 0
SUKMA NABATI
Views: 13  |  Downloads: 0
DUNIA MEMBURUK ATAU MEMBAIK?
Views: 9  |  Downloads: 0
ANAK SOLEH YANG TEWAS OVERDOSIS
Views: 7  |  Downloads: 0
KETURUNAN JENGIS KHAN DISEKITAR KITA
Views: 25  |  Downloads: 0
NIAT BAIK MUDAH BERUBAH
Views: 15  |  Downloads: 0
PERBUDAKAN DI MAURITANIA
Views: 13  |  Downloads: 0
BEDA PANGKAL BENCI
Views: 4  |  Downloads: 0
By registering with docstoc.com you agree to our
privacy policy

You are almost ready to download!

You are almost ready to download!