Embed
Email

Bojonegoro Dalam Angka 2011-Keuangan

Document Sample
Bojonegoro Dalam Angka 2011-Keuangan
Description

Bojonegoro Dalam Angka 2011-Keuangan

Shared by: bjnweb
Stats
views:
83
posted:
11/7/2011
language:
Indonesian
pages:
41
Keuangan









244 Bojonegoro Dalam Angka 2011

Finance





9. KEUANGAN. 9. FINANCE



Keadaan sektor keuangan State of our financial sector

kita hingga saat ini tampaknya me- so far seems to indicate a relatively

nunjukkan kinerja yang relatif stabil stable performance and good. In

dan baik. Sesuai dengan peraturan accordance with regulations and

dan data tentang sektor keuangan data concerning our financial sector,

kita, maka lembaga keuangan di the financial institutions in

Indonesia yang memainkan Indonesia that plays a function in

fungsinya dalam pembangunan, development, consists of two

terdiri dari dua sektor keuangan sectors namely the financial sector

yaitu sektor “perbankan “yang "banking" which includes

meliputi bank umum dan BPR dan commercial banks and rural banks

sektor “non perbankan” yang me- and the sector "non-banking" which

liputi sektor asuransi (jiwa, umum, includes the insurance sector (life,

reasuransi dan asuransi sosial), general, social insurance and

kemudian lembaga dana pensiun, reinsurance), and pension funds,

perusahaan pembiayaan (multi fina- finance companies (multi-finance),

nce), pegadaian dan pasar modal. mortgage and capital markets. And

Dan masing masing lembaga above each financial institution has

keuangan diatas mempunyai pangsa its own market share.

pasar tersendiri.

Berbeda dengan tahun Unlike the previous year ie

sebelumnya yaitu tahun 2009, yang year 2009, which generally target

secara umum target pendapatan revenue is not achieved until 100

daerah tidak tercapai sampai 100 percent.

persen.

Berdasarkan Tabel 9.1.1 Based on Table 9.1.1

realisasi Pendapatan Daerah di realization of revenues in

Kabupaten Bojonegoro tahun 2010 Bojonegoro in 2010 generally

secara umum melebihi target yang exceeded the target set and is able

ditentukan dan mampu menembus to penetrate up to 104.33 percent.

hingga 104,33 persen. Adapun The revenue target for the year

target pendapatan Kabupaten 2010 Bojonegoro 1,167,862.42

Bojonegoro tahun 2010 sebesar million rupiahs, while the realization

1.167.862,42 juta rupiah, is achieved by 1,218,455.51 million

sedangkan realisasi yang dicapai rupiahs.

sebesar 1.218.455,51 juta rupiah.





Bojonegoro in Figures 2011 245

Keuangan



Dari realisasi Pendapatan Revenue from the general

Daerah secara umum yang realization that collected, most or

terkumpul, sebagian besar atau 77.01 percent came from the "fund

77,01 persen berasal dari “ dana balance", then 16.45 percent of

perimbangan”, kemudian 16,45 "other legitimate income" and the

persen dari “lain-lain pendapatan remainder, 6.55 percent came from

yang sah” dan sisanya, 6,55 persen the "revenue own ".

berasal dari “pendapatan asli

daerah sendiri”.

Arus yang masuk ke “dana Current into "balanced

perimbangan” ternyata disumbang fund" was contributed by the 'tax-

oleh ‘bagi hasil pajak dan bukan sharing and non-tax' amounting to

pajak’ sebesar 31,67 persen, dana 31.67 percent, the general

alokasi umum sebesar 62,22 persen, allocation of funds amounting to

dana alokasi khusus sebesar 4,08 62.22 percent, a special allocation

persen dan sokongan dari of funds amounting to 4.08 percent

pendapatan lainnya sebesar 6,11 and the support of other income

persen. amounting to 6, 11 percent.

Pendapatan daerah yang Regional income levels are

didapat digunakan untuk used to facilitate regional

memperlancar pembangunan development and the wheels of

daerah dan roda pemerintahan dan government and is packaged in a

dikemas dalam suatu anggaran state budget that consists of

belanja daerah yang terdiri dari indirect spending and direct

belanja tidak langsung dan belanja spending.

langsung.

Besaran anggaran belanja Scale regional budget in

daerah pada tahun 2010 baik untuk 2010 for both indirect spending and

belanja tidak langsung maupun direct spending has increased

belanja langsung mengalami ke- compared to the year 2009. (Table

naikan dibanding tahun 2009. (tabel 9.1.2) for indirect spending rose by

9.1.2) untuk belanja tidak langsung 25.53 percent and spending went up

naik sebesar 25,53 persen dan be- 1.02 percent. As for the target and

lanja langsung naik 1,02 persen. budget and financing can be

Sedangkan untuk target dan listened to via the table 9.1.3

realisasi anggaran dan pembiayaan

dapat disimak melalui tabel 9.1.3





246 Bojonegoro Dalam Angka 2011

Finance



Dari tabel 9.1.5 kita dapat From table 9.1.5 we can see

melihat darimana pos pos pene- where the postal postal receipt or

rimaan keuangan daerah atau constituent local financial revenue

penyusun pendapatan asli daerah (PAD) District Bojonegoro come,

(PAD) Kabupaten Bojonegoro bera- PAD was formed is a combination of

sal, ternyata PAD yang terbentuk the contribution of local taxes,

merupakan gabungan dari levies, post operating income and

kontribusi pajak daerah, retribusi postal reception area etc.

daerah, pos laba usaha daerah dan

pos penerimaan lain-lain.

Pada tahun 2008, retribusi In 2008, the regional fee is

daerah merupakan penyumbang the largest contributor to revenue

terbesar PAD yaitu sebesar 62,37 that is equal to 62.37 percent,

persen, disusul pajak daerah followed by local taxes accounted

menyumbang sebesar 19,75 persen, for 19.75 percent, followed by other

kemudian pos penerimaan lain-lain postal revenues accounted for 16.44

menyumbang 16,44 persen dan per cent and operating profit last

terakhir pos laba usaha daerah post area accounts for 1.43 percent.

menyumbang sebesar 1,43 persen.

Pada tahun 2009 komposisi In 2009 the composition of

penyusun PAD mengalami the constituent PAD shifting, 'postal

pergeseran, ‘pos penerimaan lain- receipts, etc.' now dominates as the

lain’ kini mendominasi sebagai pos largest contributor to post-forming

penyumbang terbesar pembentuk revenue amounting to 58.22 per

PAD yaitu sebesar 58,22 persen cent levy defeat the contribution

mengalahkan retribusi daerah yang dropped to 21.47 percent. Area of

sumbangannya turun menjadi 21,47 relatively stagnant tax contribution

persen saja. Pajak daerah revolves around 19.15 percent, as

sumbangannya relatif stagnan did post earnings have weakened

berkisar pada 19,15 persen, begitu local contribution is only 1.16

pula pos laba usah daerah percent.

sumbangannya semakin melemah

yaitu hanya 1,16 persen.

Untuk 2010, trend tersebut For 2010, the trend

berlanjut, pos penerimaan lain-lain continues, other postal contribution

sumbangannya menguat dan tiga receipts rose and three other postal

pos lainnya menurun decreased







Bojonegoro in Figures 2011 247

Keuangan



Begitu pula untuk Pajak Bumi Similarly, for the Land and

dan Bangunan (PBB). Realisasi Building Tax (PBB). Realization of

pemasukan PBB menurut sektor the Land and Building Tax revenue

selama tiga tahun terakhir mampu by sector for the last three years

melampaui target yang ditetapkan could exceed the target set (Table

(tabel 9.1.6). 9.1.6).

Untuk pajak sektor pedesaan To tax the rural sector in

pada tahun 2010 terealisir sebesar 2010, realized at 11552.96 million

11.552,96 juta rupiah atau 48,92 dollars or 48.92 percent higher than

persen lebih tinggi dari target yang the target set, to the urban sector

ditetapkan, untuk sektor perkotaan revenues reached 3822.09 million

pemasukan mencapai 3.822,09 juta (119.16 percent of the target is

rupiah (119,16 persen dari target pegged). To tax the forestry sector

yang dipatok). Untuk pajak sektor and mining sector, the tax levy that

kehutanan dan sektor pertam- goes well beyond the target set in

bangan, nilai pajak yang masuk juga the range of 15.68 to 15.80 per cent

melampaui target yang ditetapkan higher than the target.

yaitu pada kisaran 15,68-15,80

persen lebih tinggi dari target.

Realisasi penerimaan pajak Realization of the Land and

bumi bangunan menurut kecama- Building Tax (PBB) in Bojonegoro in

tan di Kabupaten Bojonegoro tahun 2010 can be seen in Table 9.1.7.

2010 dapat dilihat pada tabel 9.1.7.

Kecamatan Kota Bojonegoro, Bojonegoro City Subdistrict,

Kecamatan Kalitidu dan Kecamatan District and Sub Baureno Kalitidu

Baureno adalah tiga kecamatan are three sub-suppliers of the Land

pemasok PBB tertinggi diantara 27 and Building Tax (PBB) highest

kecamatan lainnya, yaitu sebesar among 27 other districts, which

2.094,70 juta rupiah, 1.477,11 juta amounted to 2094.70 million

rupiah dan 1.120,58 juta rupiah. rupiahs, 1477.11 million and

1120.58 million rupiahs.

Sedangkan Kecamatan While Bubulan District,

Bubulan, Kecamatan Kedewan dan District Kedewan and Kecamtan

Kecamtan Ngambon adalah tiga Ngambon are three districts with

kecamatan dengan sumbangan PBB the smallest contribution to the

terkecil Land and Building Tax (PBB).







248 Bojonegoro Dalam Angka 2011

Finance



Dalam suatu negara yang In a country that bases its

basis ekonominya bertumpu pada economy relies on credit, the role of

kredit, peranan sektor perbankan the banking sector can be

dapat dipastikan sangat dominan. ascertained very dominant. The role

Peranan tersebut dapat terlihat can be seen on the influence of

pada pengaruh kegiatan perbankan banking activities on the

terhadap perkembangan beberapa development of several economic

indikator ekonomi seperti indicators such as economic growth,

pertumbuhan ekonomi, tingkat inflation and the exchange rate

inflasi dan nilai tukar rupiah

Berdasarkan Tabel 9.2.1 Table 9.2.1 Number of state

Jumlah bank pemerintah di banks in Bojonegoro as many as 27

Kabupaten Bojonegoro sebanyak 27 offices (3 offices with the status of

kantor (3 kantor dengan status branches and 24 branches), banks

cabang dan 24 cabang pembantu), as many as 14 private offices (5

bank swasta sebanyak 14 kantor (5 status of the branch office, eight

kantor dengan status cabang, 8 branches and one cash office),

cabang pembantu dan 1 kantor commercial banks as many as 41

kas), bank umum sebanyak 41 offices (8 offices with state

kantor (8 kantor dengan status branches, 32 sub-branches and one

cabang, 32 cabang pembantu dan 1 cash office), and the Rural Bank

kantor kas), dan Bank Perkreditan office by 9 (4 status as head office

Rakyat sebanyak 9 kantor ( 4 ber- and five branch status)

status kantor pusat dan 5 berstatus

cabang)

Menurut Bank Indonesia, According to Bank Indonesia,

aktiva dan posisi keuangan banking assets and financial

perbankan tahun 2010, jumlah position in 2010, the number of

aktiva bank tercatat sebesar bank assets totaled 2,486,498

2.486.498 juta rupiah, posisi giro million, a position carrying 247,157

tercatat 247.157 juta rupiah, posisi million rupiah demand deposit,

simpanan berjangka tercatat savings futures positions recorded

486.876 juta rupiah, posisi 486,876 million rupiahs, saving the

tabungan tercatat 1.143.105 juta position recorded 1143 .105 million

rupiah dan posisi kredit perbankan bank loan and the position was

tercatat sebesar 2.706.604 juta recorded at 2,706,604 million

rupiah’ lengkapnya lihat tabel 9.2.2 rupiahs







Bojonegoro in Figures 2011 249

Keuangan





Hingga Desember 2010 posisi Until December 2010 the

simpanan masyarakat rupiah dan position of the rupiah deposits and

valuta asing (valas) bank umum dan foreign exchange (forex) commer-

BPR di Bojonegoro tercatat untuk cial banks and rural banks in

giro sebesar 250,822 milyar rupiah, Bojonegoro recorded for deposits

deposito sebesar 487,689 milyar amounting to 250.822 billion rupi-

rupiah dan tabungan mencapai ah, amounting to 487.689 billion

1,144 trilyun rupiah (tabel 9.2.3). rupiah deposits and savings reached

1.144 trillion rupiah (table 9.2.3).

Pinjaman Rupiah dan Valuta

Rupiah and Foreign Currency

Asing yang Diberikan Bank Umum

Loans Provided commercial banks

dan BPR tahun 2010, paling banyak

and rural banks in 2010, absorbed

diserap sektor perdagangan, hotel

most of the trade, hotel and

dan restoran yaitu sebesar 1,061

restaurant that is equal to 1.061

trilyun rupiah, disusul sektor

trillion, followed by manufacturing

industri manufaktur yaitu sebesar

industry sector in the amount of

234,135 milyar rupiah, sedangkan

234.135 billion rupiah, while the

sektor listrik, gas dan air bersih daya

electricity sector, gas and water

serapnya rendah hanya sebesar

supply low-power absorbed only

1,324 milyar rupiah. (tabel 9.2.4)

amounted to 1.324 billion dollars.

Kalau dilihat berdasarkan (Table 9.2.4)

tujuan pengajuannya, posisi Judging by filing purposes,

pinjaman Rupiah dan Valuta Asing the position of Rupiah and Foreign

yang Diberikan Bank Umum dan Currency loans are given commer-

BPR Bulan Desember 2010, cial banks and rural banks in Dece-

sebanyak 0,01 persen digunakan mber 2010, as much as 0.01 percent

untuk flat/apartemen, 0,55 persen is used for apartments, shophouses

untuk ruko dan rukan, 7,95 persen and 0.55 percent for the shophouse,

untuk rumah tinggal dan 18,45 7, 95 percent for residential and

persen untuk kendaraan bermotor, 18.45 percent for motor vehicles,

sisanya 73,03 persen untuk lain-lain 73.03 percent for other.

while bank credit and foreign

Sedangkan posisi kredit

exchange position of commercial

perbankan dan valas bank umum

banks in December 2010, 1.407

Desember 2010, 1,407 trilyun

trillion is used for working capital,

digunakan untuk modal kerja,

448.540 billion and 867.041 billion

448,540 milyar untuk investasi dan

for the investment is used to

867,041 milyar digunakan untuk

consumption purposes. (Table

tujuan konsumsi. (tabel 9.2.6).

9.2.6).





250 Bojonegoro Dalam Angka 2011

Finance



Perlu diingat bahwa inter- Keep in mind that in the

mediasi di sektor keuangan melalui financial sector intermediation

sektor perbankan yang sudah through the banking sector which

berjalan saat ini, bukan satu has been running now, is not the

satunya sumber pembiayaan usaha only source of financing for real

untuk sektor riil, karena lembaga sector, due to non-banking financial

lembaga keuangan non perbankan institutions at all levels as described

seperti yang diterangkan pada awal at the outset is also a potential

tulisan merupakan sumber source of financing.

pembiayaan yang potensial juga.

Salah satunya adalah One is a mortgage with an

pegadaian dengan slogan yang already well-known slogan 'solve

sudah terkenal ‘mengatasi masalah the problem without any problems',

tanpa masalah’, diharapkan dapat is expected to become an institution

menjadi lembaga yang dapat that can help the government

membantu pemerintah meningkat- improve the welfare of the people

kan kesejahteraan rakyat khususnya especially the lower middle class by

golongan menengah ke bawah providing the best financial

dengan memberikan solusi keuang- solutions through lending micro,

an yang terbaik melalui penyaluran small and medium.

pinjaman skala mikro, kecil dan

menengah

Kalau melihat banyaknya If you look at the many credit

kredit yang dilepas (tabel 9.3.1) dan is released (Table 9.3.1) and the

nilai kredit yang dikucurkan ke value of credit disbursed to the

masyarakat (tabel 9.3.2), serta community (Table 9.3.2), as well as

jumlah nasabah yang terus a growing number of customers

bertambah tiap bulannya (tabel each month (Table 9.3.3), Pawnshop

9.3.3), perum pegadaian berpeluang great opportunity to become a

besar menjadi sumber pembiayaan reliable source of financing and

yang handal dan profesional untuk professional improve the welfare of

meningkatkan kesejahteraan mas- the community, assisting financial

yarakat, mendampingi lembaga institutions banking.

keuangan perbankan.









Bojonegoro in Figures 2011 251

Keuangan



Dari Tabel 9.3.4 dapat From Table 9.3.4 it can be

diketahui bahwa banyaknya seen that the number of primary

koperasi primer di Kabupaten cooperatives in Bojonegoro in 2010

Bojonegoro pada tahun 2010 experienced an increase in the

mengalami peningkatan yaitu amount of 956 pieces over the

sebesar 956 buah dibanding tahun previous year only 624 pieces. While

sebelumnya hanya 624 buah. the secondary cooperatives and

Sedangkan koperasi sekunder dan cooperative school fixed amount.

koperasi sekolah jumlahnya tetap.

Pada tahun yang sama, In the same year, the number

Jumlah anggota, pengurus dan of members, managers and workers

pekerja koperasi juga mengalami cooperatives also increased when

kenaikan apabila dibandingka dua dibandingka two years earlier, more

tahun sebelumnya, lebih details can be seen in table 9.3.6

lengkapnya dapat dilihat pada tabel

9.3.6

Indikator yang sering Indicators are often used to

digunakan untuk mengukur tingkat measure the rate of inflation is the

inflasi adalah Indeks Harga Consumer Price Index (CPI). CPI

Konsumen (IHK). Perubahan IHK changes from time to time showing

dari waktu ke waktu menunjukkan the movement of the price of the

pergerakan harga dari paket barang package of goods and services

dan jasa yang dikonsumsi consumed by society.

masyarakat.

Tabel 9.4.1 mencatat besaran

Table 9.4.1 noted the amount

Indeks Harga Konsumen bulanan

of the monthly Consumer Price

secara umum maupun kelompok

Index in general or in groups during

selama tahun 2010. Besaran IHK

2010. The size of the general CPI in

secara umum pada bulan Januari

January was recorded at 118.29 and

tercatat sebesar 118,29 dan posisi

moving up the position in December

bulan Desember bergerak naik

to 125.44

menjadi 125,44

Pergerakan Indeks Harga Movements of Consumer

Konsumen antar kelompok Price Index expenditure varies

pengeluaran cukup bervariasi. Ada considerably between groups. There

yang pergerakannya lamban, is a movement slow, stagnant, and

stagnan, bahkan cenderung cepat. even tended to quickly.





252 Bojonegoro Dalam Angka 2011

Finance





Secara sederhana inflasi In simple inflation is defined

diartikan sebagai meningkatnya as increases in the prices in general

harga-harga secara umum dan terus and continuous. The increase in the

menerus. Kenaikan harga dari satu price of one or two items alone can

atau dua barang saja tidak dapat not be called inflation unless the

disebut inflasi kecuali bila kenaikan increase was widespread (or the

itu meluas (atau mengakibatkan resulting price increase) on other

kenaikan harga) pada barang goods. The opposite of inflation is

lainnya. Kebalikan dari inflasi called deflation.

disebut deflasi.

Laju inflasi bulanan di The rate of monthly inflation

Kabupaten Bojonegoro selama in Bojonegoro during 2008 to 2010

tahun 2008 hingga 2010 dapat can be seen in table 9.4.2

dilihat pada tabel 9.4.2

Inflasi paling signifikan terjadi The most significant inflation

pada bulan Januari 2008 yaitu occurred in January 2008

sebesar 3,46 persen, inflasi amounting to 3.46 percent, the

terendah terpantau sebesar 0,02 lowest inflation of 0.02 percent

persen pada bulan Maret 2008. observed in March 2008. While the

Sedangkan deflasi tertinggi dialami highest deflation experienced

Kabupaten Bojonegoro pada Bulan Bojonegoro in March 2010 that is

Maret 2010 yaitu sebesar -0,14 equal to -0.14 percent and the

persen dan deflasi terendah terjadi lowest deflation occurred in

pada Bulan Nopember 2009 yaitu November 2009 that is equal to -

sebesar -0,01 persen. 0.01 percent.

Inflasi yang diukur dengan Inflation as measured by the

IHK di Indonesia dikelompokan ke CPI in Indonesia is grouped into 7

dalam 7 kelompok pengeluaran groups of expenditures (on the

(berdasarkan the Classification of Classification of individual consump-

individual consumption by purpose - tion by purpose - COICOP). The

COICOP). Adapun Pengelompokkan- Classification as recorded in table

nya seperti yang tercatat di tabel 9.4.3

9.4.3









Bojonegoro in Figures 2011 253

Keuangan



Gambar / Figure 9.1

Struktur Pos-Pos Pembentuk Pendapatan Asli Daerah Kab. Bojonegoro

Realization of Income of Internal Revenue Service, Bojonegoro Regency

2008 – 2010

(jutaan rupiah/million)









Sumber : DPPKA

Source: Finance Division of Bojonegoro









254 Bojonegoro Dalam Angka 2011

Finance



Tabel/Table : 9.1.1

Target dan Realisasi Anggaran Pendapatan Kab. Bojonegoro

Target and Realization of Receipt Budget Bojonegoro Regency

2009 - 2010

(juta rupiah/million)



2009

Uraian/Description

Target Realisasi %

(1) (2) (3) (4)

1 Pendapatan Asli Daerah 61 729,54 70 233,91 113,78

(Indegenous Local Revenues)

1.1 Pajak Daerah (Local Tax ) 11 752,55 13 450,82 114,45

13 875,46 15 081,48 108,69

1.2 Retribusi Daerah ( Local Retribution)

839,10 812,12 96,78

1.3 Bagian Laba Perusahaan Daerah

(Local Entersicept Propit Sharing ) 35 262,43 40 889,49 115,96

1.4 Lain-lain Pendapatan Asli Daerah

(Other Indegenous Local Revenues)

2 Dana Perimbangan (Balance Fund) 829 927,40 789 419,61 95,12

2.1 Bagi Hasil Pajak & Bukan Pajak 190 574,34 150 076,35 78,75

(Tax & Non tax Production Sharing)

2.2 DAU (Global Alocation Funds)

596 440,06 596 430,26 99,99

2.3 DAK (Exclusive Alocation Funds)

42 913,00 42 913,00 100

2.4 Dana Perimbangan Lainnya

-

(Other Balance Fund)

3 Lain-lain Pendapatan yang sah (Other 55 353,21 68 439,42 123,64

Legal Income)

3.1 Dana Darurat (Tax Emergency)

3.2 Dana Bagi Hasil Pajak dari Propinsi 4 000,00 0 0

(Tax Production Sharing Fund from 33 722,84 37 989,58 112,65

Province)

3.3 Bantuan Keuangan dari Propinsi

11 761,59 22 225,79 188,97

(Subsidies from Province)

3.4 Bantuan Keuangan dari Provinsi 5 868,78 8 224,05 140,13

atau Pemerintah Daerah Lainya

Jumlah / Total 947 009,19 928 092,98 98,00









Bojonegoro in Figures 2011 255

Keuangan



Lanjutan Tabel/Continued Table: 9.1.1





2010 *)

Uraian/Description

Target Realisasi %

(1) (5) (6) (7)

1 Pendapatan Asli Daerah 81 249,97 79 760,42 98,17

(Indegenous Local Revenues)

1.1 1.1 Pajak Daerah (Local Tax ) 15 958,58 14 978,18 93,86

15 773,67 13 092,04 83,00

1.2 1.2 Retribusi Daerah ( Local Retribution)

959,45 803 22 83,72

1.3 1.3 Bagian Laba Perusahaan Daerah

1.4 (Local Entersicept Propit Sharing )

1.5 1.4 Lain-lain Pendapatan Asli Daerah 48 558,27 50 886,97 104,80

1.6 (Other Indegenous Local Revenues)

2 Dana Perimbangan (Balance Fund)

899 845,35 938 267,77 104,27

2.1 Bagi Hasil Pajak & Bukan Pajak

258 708,62 297 131,04 114,85

(Tax & Non tax Production Sharing)

2.2 DAU (Global Alocation Funds) 583 763,53 583 763,53 100,00

2.3 DAK (Exclusive Alocation Funds) 57 373,20 57 373,20 100,00

2.4 Dana Perimbangan Lainnya

(Other Balance Fund) - - -

3 Lain-lain Pendapatan yang sah (Other

Legal Income) 186 767,10 200 417,32 107,31

3.1 Dana Darurat

200,00 200,00 100,00

3.2 Dana Bagi Hasil Pajak dari Propinsi

40 750,81 46 557,15 114,25

(Tax Production Sharing Fund from

Province)

3.3 Dana Penyesuaian Otonomi Khusus 113 200,91 105 490,38 93,19

3.4 Bantuan Keuangan dari Propinsi 32 615,38 48 169,79 147,69

(Subsidies from Province)







Jumlah / Total 1 167 862,42 1 218 445,53 104,33



Catatan : *) Angka Sementara (Belum diperdakan)

Sumber : DPPKA Pemkab Bojonegoro

Source: Finance Division of Bojonegoro







256 Bojonegoro Dalam Angka 2011

Finance



Tabel/Table : 9.1.2

Target dan Realisasi Anggaran Belanja Kab. Bojonegoro

Target and Realization of Expenditure Budget Bojonegoro Regency

2009 - 2010

(juta rupiah/million)





2009

Uraian/Discription

Setelah

Realisasi %

Perubahan

(1) (2) (3) (4)



1. Belanja Tidak Langsung 645 608,70 615 211,64 95 29



1.1 Belanja Pegawai 491 820,54 479 259,75 97,45

1.2 Belanja Bunga 9 011,00 8 191,66 90,91

1.3 Belanja Subsidi 0,00 0,00 0,00

1.4 Belanja Hibah 32 763,00 34 295,59 104,68

1.5 Bantuan Sosial 57 983,14 42 389,09 73,11

1.6 Belanja Bagi Hsl Retribusi Daerah

900,00 893,72 99,30

Kepada Pemerintahan Desa

1.7 Belanja Bantuan Keuangan Kpd

Provinsi /Kabupaten/Kota dan

Pemerintahan Desa 52 220,84 50 181,81 96,10

1.8 Belanja Tidak Terduga 910,17 0,00 0,00



2. Belanja Langsung 399 281,27 326 957,35 81,89



2.1 Belanja Pegawai 38 551,93 31 957,55 82,89

2.2 Belanja Barang dan Jasa 100 916,73 79 792,18 79,07

2.3 Belanja Modal 259 812,61 215 207,62 82,83





Jumlah / Total 1 044 889,98 942 169,00 90,17









Bojonegoro in Figures 2011 257

Keuangan



Lanjutan Tabel/Continued Table: 9.1.2





2010

Uraian/Discription

Setelah

Realisasi %

Perubahan

(1) (5) (6) (7)



1. Belanja Tidak Langsung 816 010,04 772 257,89 94,64



1.1 Belanja Pegawai 663 487,67 630 565,46 95,04

1.2 Belanja Bunga 12 300,00 7 757,80 63,07

1.3 Belanja Subsidi 17 099,50 17 772,00 103,93

1.4 Belanja Hibah 64 484,87 60 639,69 94,04

1.5 Bantuan Sosial 1 080,00 1 027,02 95,09

1.6 Belanja Bagi Hasil Retribusi Daerah - - -

Kepada Pemerintahan Desa

1.7 Belanja Bantuan Keuangan Kepada 54 970,95 53 839,01 97,94

Provinsi /Kabupaten/Kota dan

Pemerintahan Desa

1.8 Belanja Tidak Terduga 2 587,05 656,91 25,39



2. Belanja Langsung 406 423,52 330 293,89 81,27



2.1 Belanja Pegawai 40 482,00 35 340,17 87,30

2.2 Belanja Barang dan Jasa

190 049,09 178 900,75 94,13

2.3 Belanja Modal

175 892,43 116 052,97 65,98





Jumlah / Total 1 222 433,56 1 102 551,82 90,19



Catatan : *) Angka Sementara (Belum diperdakan)

Sumber : DPPKA Pemkab Bojonegoro

Source: Finance Division of Bojonegoro









258 Bojonegoro Dalam Angka 2011

Finance



Tabel/Table : 9.1.3

Target dan Realisasi Anggaran Pembiayaan Kab. Bojonegoro

Target and Realization of Repaired Budget Bojonegoro Regency

2009 - 2010

(juta rupiah/million)





2009

Uraian/Discription

Target Realisasi %



(1) (2) (3) (4)

1 Penerimaan Pembiayaan Daerah 120 730,79 119 205,72 98,74

(Local Revenue)

1.1 Sisa Lebih Perhitungan 71 828,61 71 828,61 100,00

Anggaran Tahun Lalu (Previous

Year Surplus)

1.2 Transfer dari Dana Cadangan - - -

(Transfers)

1.3 Penerimaan Pinjaman Daerah 40 077,80 40 076,80 99,99

1.4 Penerimaan Investasi Jangka 8 824,37 7 300,30 82,73

Panjang Non Permanen



2 Pengeluaran Pembiayaan Daerah 22 850,00 14 700,00 64,51

(Local Expenditure)

2.1 Penyertaan Modal ( Investasi) 500,00 0 0

Pemerintah Daerah

2.2 Pembayaran pokok Utang 17 600,00 10 085,00 57,30

2.3 Pengeluaran Investasi jangka 4 750,00 4 665,00 98,00

Panjang Non Permanen









Pembiayaan Netto 97 880,79 104 465,72 106,73









Bojonegoro in Figures 2011 259

Keuangan



Lanjutan Tabel/Continued Table: 9.1.3



2010

Uraian/Discription

Target Realisasi %



(1) (2) (3) (4)

1 Penerimaan Pembiayaan Daerah 102 753,17 100 087,30 97,41

(Local Revenue)

1.1 Sisa Lebih Perhitungan Anggaran 93 163,03 90 389,70 97,02

Tahun Lalu (Previous Year

Surplus)

1.2 Transfer dari Dana Cadangan - - -

(Transfers)

1.3 Penerimaan Pinjaman Daerah - - -

1.4 Penerimaan Investasi Jangka 9 590,14 9 697,60 101,12

Panjang Non Permanen



2 Pengeluaran Pembiayaan Daerah 48 182,04 44 041,36 91,41

(Local Expenditure)

2.1 Penyertaan Modal ( Investasi) 1 274,93 600,00 47,06

Pemerintah Daerah

2.2 Pembayaran pokok Utang 31 333,50 31 273,50 99,81

2.3 Pengeluaran Investasi jangka 15 573,61 12 167,86 78,13

Panjang Non Permanen









Jumlah / Total 54 571,13 56 045,94 102,70





Catatan : *) Angka Sementara (Belum diperdakan)

Sumber : DPPKA Pemkab Bojonegoro

Source: Finance Division of Bojonegoro









260 Bojonegoro Dalam Angka 2011

Finance



Tabel/Table: 9.1.4

Target Penerimaan Keuangan Daerah Kab. Bojonegoro

Target of Income of Internal Revenue Service, Bojonegoro Regency

2008 - 2010

(juta/million rupiah)



Uraian /Discription 2008 2009 2010

(1) (2) (3) (4)

1. Pajak Daerah / Local Tax 11 120,15 11 751,55 15 958,58



2. Retribusi Daerah/



Retribution Local Tax 33 742,69 13 875,48 15 773,67



3. Pos Laba Usaha Daerah/



Local Intercept Profit 795,89 839,10 959,45



4. Pos Penerimaan Lain-lain/



Others Intercept 10 102,25 35 262,43 48 558,27

Jumlah PAD/

55 760,98 61 728,54 81 249,97

Total of Internal Revenue Service

Sumber: DPPKA Kab Bojonegoro

Source : Revenue Service of Bojonegoro









Bojonegoro in Figures 2011 261

Keuangan



Tabel/Table: 9.1.5

Realisasi Penerimaan Keuangan Daerah Kab. Bojonegoro

Realization of Income of Internal Revenue Service, Bojonegoro Regency

2008 – 2010

(juta/million rupiah)





Uraian / Description 2008 2009 2010



(1) (2) (3) (4)



1.Pajak Daerah / Local Tax 11 593,30 13 450,82 14 978,18





2.Retribusi Daerah/





Retribution Local Tax 36 608,31 15 081,48 13 092,04





3.Pos Laba Usaha Daerah/





Local Intercept Profit 839,1 812,12 803,22





4.Pos Penerimaan Lain-lain/





Others Intercept 9 650,23 40 889,49 50 886,97





Jumlah PAD/ Total of Internal

58 690,96 70 233,93 79 760,42

Revenue Service



Sumber: DPPKA Kab Bojonegoro

Source : Revenue Servive of Bojonegoro









262 Bojonegoro Dalam Angka 2011

Finance



Tabel/Table : 9.1.6

Target dan Realisasi Penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Kab. Bojonegoro

Target and Realization of Land and Building Taxes, Bojonegoro Regency

2008 - 2010

(Juta rupiah/ Million Rp )



Realisasi

Sektor/Sector Target/Target Sisa/Rest

Realization

(1) (2) (3) (4)

1. Pedesaan/Rural 7 757,93 11 552,96 -





2. Perkotaan/Urban 3 207,64 3 822,09 -





3. Pertambangan/Mining 89 956,59 104 169,95 -





4. Kehutanan/Foresty 5 136,41 5 941,57 -





2010 106 058,57 125 486,58 -

2009 105 457,47 107 693,20 2 235,73

2008 105 669,94 111 991,08 6 321,14

Sumber: Dinas Pendapatan Daerah Kab Bojonegoro

Source : Revenue Service of Bojonegoro









Bojonegoro in Figures 2011 263

Keuangan



Tabel/Table : 9.1.7

Realisasi Penerimaan PBB per Kecamatan Kab. Bojonegoro

Realization of Land and Building Tax by Sub Regency,

2010 (juta/million rupiah)



Kecamatan Pedesaan Perkotaan Jumlah

Sub Regency Rural Urban Total

(1) (2) (3) (4)

1. Margomulyo 131,41 56,59 188,00

2. Ngraho 366,19 59,99 426,19

3. Tambakrejo 351,01 30,95 381,97

4. Ngambon 44,25 22,81 67,06

5. Sekar 143,69 29,42 173,11

6. Bubulan 96,86 32,47 129,63

7. Gondang 127,09 10,61 137,70

8. Temayang 247,86 34,84 282,70

9. Sugihwaras 393,02 28,80 421,83

10. Kedungadem 665,18 28,85 694,03

11. Kepohbaru 923,03 67,20 990,24

12. Baureno 905,19 215,39 1 120,58

13. Kanor 405,02 35,88 440,91

14. Sumberejo 731,61 67,61 799,22

15. Balen 741,81 114,28 856,09

16. Sukosewu 382,01 50,20 432,22

17. Kapas 734,50 114,67 849,17

18. Bojonegoro 0,00 2 094,70 2 094,70

19. Trucuk 206,06 63,23 269,30

20. Dander 758,39 54,41 812,80

21. Ngasem 880,49 23,44 903,94

22. Kalitidu 1 213,14 263,97 1 477,11

23. Malo 148,14 3,83 151,97

24. Purwosari 320,11 44,72 364,84

25. Padangan 257,33 217,39 474,72

26. Kasiman 285,26 40,78 326,04

27. Kedewan 94,20 14,65 108,85

2010 11 552,85 3 821,68 15 374,92

2009 8 945,68 3 013,15 11 958,83

2008 7 733,85 2 645,86 10 379,71

Sumber: DPPKA Kab Bojonegoro

Source : Revenue Servive of Bojonegoro







264 Bojonegoro Dalam Angka 2011

Finance



Tabel / Table: 9.1.8

Realisasi Penerimaan Daerah Melalui Kantor Dinas Pendapatan

Propinsi Jawa Timur

Realization Income From Province Revenue Service,

2008 – 2010

(juta rupiah/ million Rp)



Uraian 2008 2009 2010

(1) (2) (3) (4)

1.Pajak Kendaraan Bermotor/Tax of 28 671 34 627 38 276

Motorize Vehicle

2. Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor 30 610 31 351 41 748

Cost of Motorize Vehicle Registered

3.Sumbangan Wajib Pemilik Pesawat TV

dan Biaya Peringatan/ Compulsory

Contribution of Television Owner and - - -

Warning Cost

4. Iuran Produksi Pengambilan Air

Bawah Tanah / Contribution of 110 103 117

Undergroud Water Boring Product - - -

5. Leges

6. Pajak Alat Angkutan Di Atas Air / - - -

Tax of Water Transportation

7.Bea Balik Nama Alat Angkutan di Atas

Air / Cost of Water Transportation - - -

Registered

8.Retribusi Lelang Kayu Hasil Hutan / - - -

Retribution of Wood Auction 2 136 1 423 1 969

9.Sumbangan Pihak III / From Others - - -





Jumlah/Total 61 527 67 504 82 110

Sumber : DPPKA Prop Jawa Timur di Bojonegoro

Source : Province Revenue Service at Bojonegoro Regency









Bojonegoro in Figures 2011 265

Keuangan



Tabel/Table : 9.2.1

Jumlah Bank Menurut Status / Number of Bank ,

2010





Bank Bank

Peme- Swasta Bank BPR

rintah Non Umum Public

Status/Statue

Govern Govern Public Credit

-ment -ment Bank Bank

Bank Bank



(1) (2) (3) (4) (5)



1. Kantor Pusat / Head Office - - - 4



2. Kantor Wilayah/ Regional Office - - - -



3. Kantor Cabang/ Branch Office 3 5 8 5



4. Kantor Cabang Pembantu / 24 8 32 -



Sub Branch Office



5. Kantor Kas / Cash Office - 1 1 -





2010 27 14 41 9

2009 8 11 19 5

2008 8 11 19 5



Keterangan/Note : Tidak termasuk Kantor Inspeksi dan BRI Unit /

Excluded Inspector Office and BRI Unit

Sumber/Source : Bank Indonesia / Bank of Indonesia









266 Bojonegoro Dalam Angka 2011

Finance



Tabel/Table : 9.2.2

Aktiva Dan Posisi Keuangan Perbankan

Bank Activity and Financial Bank Position

2008 – 2010

(Juta/million rupiah)





Uraian 2008 2009 2010



(1) (3) (4) (4)

1. Jumlah Aktiva Bank / Number of

Bank Activity 1 619 939 1 946 170 2 486 498



2. Posisi Penghimpunan Dana /

Position of Fund Collected 1 169 184 1 450 428 1 877 138



2.1. Posisi Giro/Position of

Demand Deposit 117 926 241 077 247 157



2.2. Posisi Simpanan Berjangka /

Position of Time Deposit 354 804 393 618 486 876



2.3. PosisiTabungan / Position of

Saving 696 454 815 733 1 143 105



3. Posisi Kredit Perbankan / Position

of Credit 1 748 726 2 385 819 2 706 604



4. Posisi KUK / Position of Small

Activity Credit 1 158 419 1 361 675 -





Sumber/Source : Bank Indonesia/Bank of Indonesia









Bojonegoro in Figures 2011 267

Keuangan



Tabel 9.2.3

Posisi Simpanan Masyarakat Rupiah dan Valuta Asing pada Bank Umum dan

BPR Menurut Bulan dan Jenis Posisi Penghimpun dana, Tahun 2010

Outstanding of Private Deposit in Rupiah and Foreign Currency of Commercial

and Rural Banks by Month 2010 (Million of Rp)



Jenis Penghimpunan Dana/ Type of Bank Fund

Bulan/ Simpanan

Month Giro/ Demand Tabungan/ Saving

Berjangka/ Time

Deposite Deposite

Deposite

(1) (2) (3) (4)



Januari 157 675 464 291 771 186



Pebruari 174 963 471 485 755 842



Maret 260 565 486 531 751 388



April 244 126 580 467 873 248



Mei 189 772 624 821 885 091



Juni 261 778 554 513 889 606



Juli 192 120 690 322 1 005 341



Agustus 161 341 609 525 975 706



September 235 038 620 356 1 011 342



Oktober 174 156 616 100 1 003 552



Nopember 223 438 605 422 1 035 658



Desember 250 822 487 689 1 144 844



Sumber: Publikasi Statistik Ekonomi Keuangan Daerah Jawa Timur, Bank

indonesia

Source: Regional Economic Financial Statistics Jawa Timur Publication, Bank

Indonesia









268 Bojonegoro Dalam Angka 2011

Finance



Tabel 9.2.4

Posisi Pinjaman Rupiah dan Valuta Asing yang Diberikan Bank Umum dan BPR

Menurut Klasifikasi Lapangan Usaha, Tahun 2006 -2010 (Juta Rp)

Outstanding of Loan in Rupiah and Foreign Currency of Commercial and Rural

Banks by Region Industrial Based 2006 - 2010 (Million of Rp)



Lapangan Usaha/ Tahun/ Year

Industrial origin 2006 2007 2008 2009 2010

(1) (2) (3) (4) (5) (6)

Pertanian, Peternakan, Kehutanan

dan Perikanan/ Agriculture, 67 555 89 579 128 973 180 654 83 846

Livestock, Forestry & Fishery



Pertambangan dan Penggalian/

243 1 733 3 915 206 845 271 602

Minning and Quarriying



Industri Pengolahan/

79 457 98 715 139 767 177 803 234 135

Manufacturing Industry



Listrik, Gas dan Air Bersih/

109 98 59 - 1 324

Electricity, Gas and Water Supply



Konstruksi/ Construction 4 645 36 223 7 613 41 569 29 791



Perdagangan, Hotel dan Restoran/

360 668 482 483 692 850 987 311 1 061 497

Trade, Hotel and Restaurant

Pengangkutan dan Komunikasi/

4 550 3 900 4 125 5 587 8 563

Transport and Communication



Keuangan, Real Estate dan jasa

Perusahaan/

25 256 32 547 33 456 32 366 8 264

Financial, Ownership & Bussines

Services



Jasa Jasa/ Services 6 269 6 755 83 924 22 178 161 222



Sumber: Publikasi Statistik Ekonomi Keuangan Daerah Jawa Timur, Bank

Indonesia

Source: Regional Economic Financial Statistics Jawa Timur Publication, Bank

Indonesia







Bojonegoro in Figures 2011 269

Keuangan



Tabel 9.2.5

Posisi Pinjaman Rupiah dan Valuta Asing yang Diberikan Bank Umum dan BPR

Menurut Tujuan Pinjaman dan Bulan 2010 (Juta Rp)

Outstanding of Loan in Rupiah and Foreign Currency of Commercial and Rural

Banks by Purpose of Loan and Month 2010 (Million of RP)



Tujuan Pengajuan Pinjaman/ Purpose of Loan



Flat dan Rumah Toko dan

Bulan/ Month Rumah Kendaraan

Apartemen/ Rumah Kantor/ Lainnya/

Tinggal/ Bermotor/

Flat and Shop House and Others

Housing Vehicle

Apartment Office House

(1) (2) (3) (4) (5) (6)

Januari 46 369 - 3 651 129 415 727 359



Pebruari 50 760 - 3 637 130 910 778 091



Maret 49 686 53 3 601 135 295 572 849



April 51 970 2 3 575 137 038 658 477

Mei 55 853 - 3 549 141 037 696 795

Juni 69 522 - 3 523 169 573 677 826

Juli 58 609 - 4 780 152 575 679 733

Agustus 60 508 95 4 704 175 488 635 064



September 62 206 95 4 719 179 181 730 318



Oktober 63 784 95 4 688 165 504 742 452



Nopember 65 004 95 4 832 156 907 627 199

Desember 68 943 95 4 796 159 999 633 301



Sumber: Publikasi Statistik Ekonomi Keuangan Daerah Jawa Timur, Bank

Indonesia

Source: Regional Economic Financial Statistics Jawa Timur Publication, Bank

Indonesia









270 Bojonegoro Dalam Angka 2011

Finance



Tabel 9.2.6

Posisi Pinjaman Rupiah dan Valuta Asing yang Diberikan Bank Umum dan BPR

Menurut Bulan dan Jenis Penggunaan, Tahun 2010 (Juta Rp).

Outstanding of Loan in Rupiah and Foreign Currency of Commercial and Rural

Banks by Month and Type of Loan Based 2010 (Million of Rp)



Jenis Penggunaan Pinjaman/ Type of Loan

Bulan/ Month

Modal Kerja/ Investasi/ Konsumsi/

Working Capital Investment Consumption

(1) (2) (3) (4)

Januari 1 167 966 306 790 906 639



Pebruari 1 262 749 341 300 963 367



Maret 1 490 451 326 177 761 456



April 1 415 884 395 279 850 960



Mei 1 412 670 402 162 896 920



Juni 1 432 750 428 202 920 051



Juli 1 421 035 434 664 895 337



Agustus 1 467 697 457 648 875 477



September 1 522 320 437 322 976 167



Oktober 1 524 353 447 581 976 448



Nopember 1 424 478 450 499 853 998



Desember 1 407 675 448 540 867 041



Sumber: Publikasi Statistik Ekonomi Keuangan Daerah Jawa Timur, Bank

Indonesia

Source: Regional Economic Financial Statistics Jawa Timur Publication, Bank

Indonesia









Bojonegoro in Figures 2011 271

Keuangan



Tabel/Table : 9.3.1

Kredit, Pelunasan, Lelang dan Sisa Barang Jaminan yang Belum Dilunasi

Pada Perum Pegadaian

Number of Credit, Paying, Auction and Rest Guarantee Object not Paying at

Pawnshop,

2010 (unit)



Sisa Barang

Jaminan yang

Pelu- Belum

Bulan Kredit Lelang

nasan Dilunasi

Month Credit Auction

Paying Rest Gua-

rantee Object

not yet Paying

(1) (2) (3) (4) (5)

1. Januari/January 1 990 1 734 21 6 524

2. Pebruari/February 2 011 1 829 37 6 669

3. Maret/Mart 2 220 2 071 25 6 793

4. April / April 2 019 1 936 39 6 837

5. Mei/May 2 023 1 961 82 6 817

6. Juni/Juny 2 120 2 147 56 6 734

7. Juli/July 2 139 2 095 32 6 746

8. Agustus/August 2 116 2 010 74 6 778

9. September/September 1 842 2 034 39 6 547

10. Oktober/October 2 106 1 933 48 6 672

11. Nopember/November 2 104 2 036 53 6 687

12. Desember/December 2 126 2 070 51 6 692



2010 24 816 23 856 557 6 692

2009 23 210 19 967 293 6 289

2008 21 000 19 967 293 5 676

Sumber : Perum Pegadaian Bojonegoro

Source : Pawnshop Service of Bojonegoro





272 Bojonegoro Dalam Angka 2011

Finance



Tabel/Table : 9.3.2

Nilai Kredit, Pelunasan, Lelang dan Sisa Barang Jaminan yang

Belum Dilunasi Pada Perum Pegadaian

Value of Credit, Paying, Auction and Rest Guarantee Object not Paying at

Pawnshop, 2010 (Juta/Million rupiah)



Sisa Barang

Jaminan yg

Belum Dilu-

Bulan Kredit Pelunasan Lelang

nasi/Rest

Month Credit Paying Auction

Guarantee

Object not yet

Paying

(1) (2) (3) (4) (5)

1 Januari/January 2 523,16 2 252 95 21,12 7 983,56

2 Pebruari/February 2 363,79 2 133,06 29,81 8 184,50

3 Maret/Mart 2 736,30 2 493,65 15,54 8 411,62

4 April / April 2 612,52 2 483,37 25,34 8 515,42

5 Mei/May 2 680,67 2 631,70 101,37 8 463,03

6 Juni/Juny 2 628,27 2 593,32 46,61 8 451,37

7 Juli/July 3 186,09 2 530,55 24,24 9 082,67

8 Agustus/August 2 908,45 2 557,68 69,24 9 364,20

9 September/September 2 700,71 2 803,11 26,93 9 234,87

10 Oktober/October 2 924,80 2 772,58 37,14 9 349,96

11 Nopember/November 3 109,12 2 872,89 44,44 9 541,76

12 Desember/December 3 086,72 2 977,30 43,85 9 607,33

2010 33 460,62 28 849,21 485,63 9 607,33

2009 26 789,33 24 398,35 220,59 7 734,47

2008 19 649,99 17 728,45 134,26 5 564,08

Sumber : Perum Pengadaian Bojonegoro

Source : Pawnshop Service of Bojonegoro









Bojonegoro in Figures 2011 273

Keuangan



Tabel/Table : 9.3.3

Jumlah Nasabah Perum Pegadaian / Number of Pawnshop’s Relation,

2009





Nasabah/Relation Yang Telah

Melunasi

Pinjaman/

BulanMonth Lama Baru Jumlah Paying

Old New Total Guarantee

Object

(1) (2) (3) (4) (5)

1 Januari/January 15 758 184 15 942 -

2 Pebruari/February 15 942 159 16 101 -

3 Maret/Mart 16 101 157 16 258 -

4 April / April 16 258 156 16 414 -

5 Mei/May 16 414 132 16 546 -

6 Juni/Juny 16 546 145 16 691 -

7 Juli/July 16 691 159 16 840 -

8 Agustus/August 16 840 142 16 982 -

9 September/September 16 982 113 17 095 -

10 Oktober/October 17 095 137 17 232 -

11 Nopember/November 17 232 165 17 397 -

12 Desember/December 17 397 163 17 560 -









2010 15 758 1 802 17 560 -

2009 13 554 2 204 15 758 -

2008 11 035 2 526 13 561 -

Sumber : Perum Pengadaian Bojonegoro

Source : Pawnshop Service of Bojonegoro







274 Bojonegoro Dalam Angka 2011

Finance



Tabel/Table : 9.3.4

Jumlah Koperasi Menurut Tingkat

Number of Cooperation, 2008 – 2010

Tingkat

Kecamatan

Pusat Primer Jumlah

(1) (2) (3) (4)

1. Margomulyo - 11 11

2. Ngraho - 24 24

3. Tambakrejo - 25 25

4. Ngambon - 11 11

5. Sekar - 13 13

6. Bubulan - 12 12

7. Gondang - 12 12

8. Temayang - 12 12

9. Sugihwaras - 36 36

10. Kedungadem - 46 46

11. Kepohbaru - 40 40

12. Baureno - 49 49

13. Kanor - 42 42

14. Sumberejo - 64 64

15. Balen - 41 41

16. Sukosewu - 20 20

17. Kapas - 48 48

18. Bojonegoro - 191 193

19. Trucuk - 23 23

20. Dander - 38 38

21. Ngasem - 41 41

22. Kalitidu - 39 39

23. Malo - 32 32

24. Purwosari - 19 19

25. Padangan - 36 36

26. Kasiman - 19 19

27. Kedewan - 12 12

2010 - 956 958

2009 - 624 624

2008 2 394 396

Sumber : Dinas Koperasi, Usaha kecil dan Menengah Kab Bojonegoro

Source : Cooperative, Small and Medium Enterpreneur Services of Bojonegoro







Bojonegoro in Figures 2011 275

Keuangan



Tabel/Table : 9.3.5

Jumlah Koperasi Menurut Jenisnya di Kabupaten Bojonegoro

Number Of Cooperation by Type Bojonegoro Regency

2008 – 2010

jenis

Kecamatan Secundair Kop Sekolah / school Coperation

Primer

Tk II Tk SD Tk SLTP Tk SLTA

(1) (2) (3) (4) (5) (6)

1. Margomulyo 11 - - - -

2. Ngraho 24 - - - -

3. Tambakrejo 25 - - - -

4. Ngambon 11 - - - -

5. Sekar 13 - - - -

6. Bubulan 12 - - - -

7. Gondang 12 - - - -

8. Temayang 12 - - - -

9. Sugihwaras 36 - - - -

10. Kedungadem 46 - - - -

11. Kepohbaru 40 - - - -

12. Baureno 49 - - - -

13. Kanor 42 - - - -

14. Sumberejo 64 - - - -

15. Balen 41 - - - -

16. Sukosewu 20 - - - -

17. Kapas 48 - - - -

18. Bojonegoro 191 2 20 29 19

19. Trucuk 23 - - - -

20. Dander 38 - - - -

21. Ngasem 41 - - - -

22. Kalitidu 39 - - - -

23. Malo 32 - - - -

24. Purwosari 19 - - - -

25. Padangan 36 - - - -

26. Kasiman 19 - - - -

27. Kedewan 12 - - - -

2010 956 2 20 29 19

2009 624 2 20 29 19

2008 394 2 20 29 19

Sumber : Dinas Koperasi, Usaha kecil dan Menengah Kab Bojonegoro

Source : Cooperative, Small and Medium Enterpreneur Services of Bojonegoro







276 Bojonegoro Dalam Angka 2011

Finance



Tabel/Table : 9.3.6

Jumlah Anggota, Pengurus dan Pekerja Koperasi,

Naumber of Members, Organizer and Worker, 2010

Jenis

Kecamatan Anggota / Penuh / Calon / Pengurus /

Member Full Applicant Organizer

(1) (2) (3) (4) (5)

1. Margomulyo 2 441 2 429 12 62

2. Ngraho 3 479 3 464 15 65

3. Tambakrejo 3 552 3 540 12 109

4. Ngambon 2 671 2 656 15 107

5. Sekar 2 463 2 443 20 93

6. Bubulan 3 122 3 096 26 92

7. Gondang 136 110 26 55

8. Temayang 10 154 10 135 19 128

9. Sugihwaras 3 697 3 678 19 85

10. Kedungadem 3 788 3 767 21 182

11. Kepohbaru 5 868 5 856 12 181

12. Baureno 7 479 7 447 32 99

13. Kanor 4 361 4 339 22 133

14. Sumberejo 5 812 5 777 35 157

15. Balen 6 822 6 796 26 118

16. Sukosewu 444 425 19 75

17. Kapas 8 993 8 960 33 115

18. Bojonegoro 24 442 24 356 86 202

19. Trucuk 3 780 3 760 20 60

20. Dander 4 928 4 909 19 94

21. Ngasem 4 836 4 813 23 176

22. Kalitidu 4 473 4 452 21 108

23. Malo 3 786 3 770 16 116

24. Purwosari 2 359 2 328 31 84

25. Padangan 3 907 3 883 24 101

26. Kasiman 3 586 3 569 17 55

27. Kedewan 354 300 54 36

2010 131 733 131 058 675 2 888

2009 114 133 12 578 555 1 157

2008 112 190 112 190 520 1 997

Sumber : Dinas Koperasi, Usaha kecil dan Menengah Kab Bojonegoro

Source : Cooperative, Small and Medium Enterpreneur Services of

Bojonegoro





Bojonegoro in Figures 2011 277

Keuangan



Lanjutan Tabel / Continues Tabel : 9.3.6



Jenis

Kecamatan

Pekerja / Manager / Karyawan /

Worker Manager Labaour

(1) (2) (3) (4)

1. Margomulyo 24 1 5

2. Ngraho 196 1 9

3. Tambakrejo 37 1 5

4. Ngambon 17 1 5

5. Sekar 13 1 5

6. Bubulan 25 1 5

7. Gondang 32 - 5

8. Temayang 27 1 5

9. Sugihwaras 151 1 9

10. Kedungadem 174 1 13

11. Kepohbaru 123 1 11

12. Baureno 206 1 12

13. Kanor 122 1 9

14. Sumberejo 179 2 18

15. Balen 154 2 5

16. Sukosewu 4 - 2

17. Kapas 129 1 5

18. Bojonegoro 1 408 9 120

19. Trucuk 54 1 5

20. Dander 121 1 5

21. Ngasem 226 1 5

22. Kalitidu 120 1 8

23. Malo 143 1 5

24. Purwosari 270 1 5

25. Padangan 167 1 7

26. Kasiman 277 1 22

27. Kedewan 3 - 2

2010 4 402 34 312

2009 4 402 34 312

2008 5 837 34 334

Sumber : Dinas Koperasi, Usaha kecil dan Menengah Kab Bojonegoro

Source : Cooperative, Small and Medium Enterpreneur Services of Bojonegoro









278 Bojonegoro Dalam Angka 2011

Finance



Tabel/Table : 9.3.7

Permodalan Koperasi/Capital of Cooperation,

2008 – 2010

(jutaan/million rupiah)

Simpanan Volume

Hutang

Anggota Cadangan Dana-dana Usaha SHU

Kecamatan Koperasi

Member’s Stock Fund Volume of Profit

Debt

Saving Acti-vity

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

1. Margomulyo 569 250 19 11 431 12 271 518

2. Ngraho 2 477 2 486 241 23 450 28 043 2 456

3. Tambakrejo 558 455 48 20 179 21 937 322

4. Ngambon 241 231 25 21 229 21 924 373

5. Sekar 243 127 17 29 760 30 245 367

6. Bubulan 289 211 20 28 644 29 362 511

7. Gondang 141 21 - - 430 -

8. Temayang 714 572 59 40 487 41 998 489

9. Sugihwaras 1 872 1 684 152 42 349 46 251 1 671

10. Kedungadem 6 774 3 574 361 30 268 41 264 3 577

11. Kepohbaru 1 729 987 97 42 654 46 550 710

12. Baureno 1 687 806 80 30 240 33 099 672

13. Kanor 1 576 990 91 30 880 33 729 875

14. Sumberejo 5 922 2 436 420 44 750 53 622 2 408

15. Balen 3 752 1 879 170 36 890 47 892 1 551

16. Sukosewu 225 24 - - 712 -

17. Kapas 778 650 50 42 599 44 265 600

18. Bojonegoro 10 339 8 325 272 84 100 103 106 7 209

19. Trucuk 26 664 334 34 30 870 34 097 389

20. Dander 4 006 230 210 32 988 37 726 360

21. Ngasem 4 573 342 42 34 880 40 133 290

22. Kalitidu 3 909 120 12 32 110 36 341 280

23. Malo 3 886 228 28 33 429 37 565 296

24. Purwosari 1 657 554 14 40 877 43 389 510

25. Padangan 3 997 124 24 34 990 39 325 155

26. Kasiman 4 915 542 42 35 532 41 325 506

27. Kedewan 183 52 - - 921 -

2010 93 676 28 234 2 528 835 586 947 522 27 095

2009 68 638 28 151 2 620 834 586 940 913 27 235

2008 65,993 24,928 24,576 800,000 179,838 23,479

Sumber : Dinas Koperasi, Usaha kecil dan Menengah Kab Bojonegoro

Source : Cooperative, Small and Medium Enterpreneur Services of Bojonegoro







Bojonegoro in Figures 2011 279

Keuangan



Tabel 9.4.1

Indeks Harga Konsumen di Kab Bojonegoro menurut Bulan dan Kelompok

Consumer Price Indexin Bojonegoro by Month and Component

2010





Kelompok/ Component



Bulan/ Makanan Jadi,

Umum/ Total Bahan minuman, Rokok dan

Month Perumahan

Makanan/ Tembakau/ Prepare

/ Housing

Foodstuff Food, Drink, Ciggrete

and Tobbaco



(1) (2) (3) (4) (5)



Januari 118,29 120,57 129,53 116,60



Februari 118,76 121,55 130,23 116,76



Maret 118,59 120,29 130,52 116,91



April 118,71 118,51 131,20 118,21



Mei 118,88 118,44 131,45 118,67



Juni 120,34 125,13 130,94 118,37



Juli 121,83 130,50 131,10 118,48



Agustus 122,67 132,72 131,89 119,27



September 122,89 133,22 132,13 119,38



Oktober 122,85 132,34 132,58 119,64



Nopember 123,69 133,71 133,26 120,57



Desember 125,44 140,43 133,72 120,65









280 Bojonegoro Dalam Angka 2011

Finance



Lanjutan Tabel 9.4.1









Kelompok



Bulan/ Pendidikan, Rekreasi

Transport dan

Month dan Olahraga/

Sandang/ Kesehatan/ Komunikasi/

Education,

Clothing Health Transport and

Entertainment and

Communication

Sport



(1) (2) (3) (4) (5)



Januari 128,17 122,63 112,08 103,48



Februari 128,18 123,30 112,68 103,52



Maret 128,21 123,98 112,63 103,61



April 128,26 125,57 113,45 103,54



Mei 128,40 125,57 113,87 103,52



Juni 129,01 125,59 113,87 103,54



Juli 129,46 127,22 114,36 103,74



Agustus 129,07 127,84 114,37 103,65



September 129,38 128,02 114,39 103,65



Oktober 129,69 128,02 114,39 103,70



Nopember 131,19 128,44 114,96 103,82



Desember 132,13 128,48 115,12 103,77





Sumber: Badan Pusat Statistik Kabupaten Bojonegoro

Source: BPS – Statistic of Bojonegoro Regency









Bojonegoro in Figures 2011 281

Keuangan



Tabel 9.4.2

Laju Inflasi Secara Umum di Kab Bojonegoro Menurut Bulan

tahun 2008 – 2010

Total Inflation Rate in Bojonegoro by Month

2008 - 2010



Tahun (%)

No Bulan

2008 2009 2010

(1) (2) (3) (4) (5)



U m u m 11,01 4,43 6,72





1. Januari 3,46 -0,04 0,63



2. Februari 0,26 0,86 0,40



3. Maret 0,02 0,17 -0,14



4. April 0,38 -0,45 0,10



5. Mei 1,64 0,42 0,14



6. Juni 1,98 0,65 1,23



7. Juli 1,46 0,36 1,24



8. Agustus 0,64 0,44 0,69



9. September 0,25 1,51 0,18



10. Oktober 0,10 -0,05 -0,03



11. Nopember -0,04 -0,01 0,68



12. Desember 0,39 0,49 1,42





Sumber: Badan Pusat Statistik Kabupaten Bojonegoro

Source: BPS – Statistic of Bojonegoro Regency









282 Bojonegoro Dalam Angka 2011

Finance



Tabel 9.4.3

Laju Inflasi di Kab Bojonegoro menurut Bulan dan Kelompok

Inflation Rate in Bojonegoro by Month and Component

2010



Kelompok/ Component



Makanan Jadi,

Bulan/

minuman, Rokok

Month Bahan

dan Tembakau/ Perumahan/ Sandang/

Makanan/

Prepare Food, Housing Clothing

Foodstuff

Drink, Ciggrete and

Tobbaco

(1) (2) (3) (4) (5)



Januari -0,49 2,09 1,78 -0,01



Februari 0,82 0,54 0,14 0,01



Maret -1,04 0,22 0,13 0,03



April -1,48 0,52 1,11 0,04



Mei -0,05 0,19 0,39 0,11



Juni 5,64 -0,39 -0,25 0,48



Juli 4,29 0,12 0,09 0,35



Agustus 1,70 0,60 0,67 -0,30



September 0,38 0,19 0,09 0,24



Oktober -0,66 0,34 0,22 0,24



Nopember 1,03 0,52 0,78 1,15



Desember 5,02 0,34 0,06 0,72





Sumber: Badan Pusat Statistik Kabupaten Bojonegoro

Source: BPS – Statistic of Bojonegoro Regency









Bojonegoro in Figures 2011 283

Keuangan



Lanjutan Tabel 9.4.3









Kelompok



Bulan/ Month Pendidikan, Rekreasi

Transport dan

Kesehatan/ dan Olahraga/

Komunikasi/ Transport

Health Education,

and Communication

Entertainment and Sport

(1) (2) (3) (4)



Januari 0,26 0,50 -0,68



Februari 0,55 0,54 0,04



Maret 0,55 -0,05 0,08



April 1,28 0,73 -0,07



Mei 0,00 0,37 -0,02



Juni 0,01 0,00 0,02



Juli 1,30 0,43 0,19



Agustus 0,49 0,01 -0,09



September 0,15 0,01 0,00



Oktober 0,00 0,00 0,05



Nopember 0,33 0,50 0,11



Desember 0,03 0,14 -0,04





Sumber: Badan Pusat Statistik Kabupaten Bojonegoro

Source: BPS – Statistic of Bojonegoro Regency









284 Bojonegoro Dalam Angka 2011


Related docs
Other docs by bjnweb
Bojonegoro Dalam Angka 2011-Industri
Views: 58  |  Downloads: 9
DDA Bojonegoro 2011-daftar isi non halaman
Views: 38  |  Downloads: 2
Bojonegoro Dalam Angka 2011-Pertanian
Views: 159  |  Downloads: 23
Bojonegoro Dalam Angka 2011-Perdagangan
Views: 131  |  Downloads: 15
Bojonegoro Dalam Angka 2011-Keuangan
Views: 83  |  Downloads: 22
DDA Bojonegoro 2011-daftar isi halaman
Views: 80  |  Downloads: 3
Bojonegoro Dalam Angka 2011-Sosial
Views: 159  |  Downloads: 35
Bojonegoro Dalam Angka 2011-Pemerintahan
Views: 180  |  Downloads: 16
By registering with docstoc.com you agree to our
privacy policy

You are almost ready to download!

You are almost ready to download!