Docstoc

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SD MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERSTRUKTUR

Document Sample
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SD MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERSTRUKTUR Powered By Docstoc
					UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA SD
MELALUI PENERAPAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA
       BERBASIS MASALAH TERSTRUKTUR

        (Penelitian Tindakan Kelas Pada Pokok
      Bahasan Pecahan Sederhana di Kelas III SD
       Negeri 1 Lembang Kabupaten Bandung
                        Barat)

                         Oleh
                   Novi Mega Lestari
                    NIM 0709285
                        BAB I
                    PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
1. Tuntutan zaman

2. Kenyataan di lapangan bahwa prestasi belajar siswa pada mata
    pelajaran matematika masih tergolong rendah jika dibandingkan
    dengan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran lain

3. Menemukan upaya-upaya yang dapat dilakukan oleh guru di
    dalam kelas untuk meningkatkan prestasi belajar siswa pada
    mata pelajaran matematika
B. Rumusan Masalah
1. Bagaimana peningkatan prestasi belajar siswa
   dengan menggunakan pendekatan Pembelajaran
   Berbasis Masalah Terstruktur?

2. Bagaimana suasana pembelajaran matematika
   menggunakan pendekatan Berbasis Masalah
   Terstruktur ?

3. Bagaimana respon siswa terhadap Pembelajaran
   Berbasis Masalah Terstruktur?
C. Batasan Masalah
1. Pendekatan pembelajaran yang digunakan
   adalah Pembelajaran Berbasis Masalah
   Terstruktur.

2. Prestasi belajar siswa diukur melalui hasil
   tes formatif dan tes subsumatif.

3. Respon siswa diukur berdasarkan hasil
   angket
D. Tujuan Penelitian
1. Peningkatan prestasi belajar siswa jika diberikan
   materi pelajaran dengan menggunakan pendekatan
   Pembelajaran Berbasis Masalah Terstruktur.

2. Mengetahui suasana pembelajaran matematika
   dengan menggunakan pendekatan Pembelajaran
   Berbasis Masalah Terstruktur.

3. Mengetahui respon yang ditunjukkan siswa
   terhadap penerapan Pembelajaran Berbasis Masalah
   Terstruktur.
E. Manfaat Penelitian
1.   Bagi peneliti, penelitian ini diharapkan dapat memberikan
     gambaran mengenai pengaruh Pembelajaran Berbasis Masalah
     Terstruktur terhadap peningkatan prestasi belajar matematika
     siswa.

2.   Bagi siswa, penelitian ini diharapkan dapat memberikan
     kesempatan kepada siswa untuk memahami matematika dengan
     belajar menganalisa masalah, membuat perencanaan
     pemecahan masalah, menjalankan rencana yang telah dibuat
     dan menilai atau mencocokkan hasil dengan masalah.

3.   Bagi guru, penelitian ini diharapkan dapat memberikan
     gambaran mengenai penerapan Pembelajaran Berbasis Masalah
     Terstruktur dalam kegiatan di sekolah.
                   BAB II
                KAJIAN TEORI
B. Pembelajaran Berbasis Masalah
  Adalah
  suatu pendekatan yang menggunakan
  masalah sebagai titik tolak pembelajarannya.

     1.         2.         3.     PEMBELAJARAN
   BELAJAR   MENGAJAR   MASALAH     BERBASIS
                                    MASALAH
   Tahap-tahap Pengembangan Pembelajaran
              Berbasis Masalah
TAHAPAN             INDIKATOR                              TINDAKAN GURU
   1      Orientasi siswa pada masalah   Guru menjelaskan tujuan pembelajaran, menjelaskan
                                         logistik yang dibutuhkan, memotivasi siswa untuk
                                         terlibat pada aktivitas penyelesaian masalah
   2      Mengorganisasi siswa untuk     Guru membantu siswa mendefinisikan dan
          belajar                        mengorganisasi tugas belajar yang berhubungan dengan
                                         masalah
   3      Membimbing investigasi         Guru mendorong siswa untuk mengumpulkan informasi
          individual maupun kelompok     yang sesuai, melaksanakan observasi untuk
                                         menyelesaikan masalah
   4      Mengembangkan dan              Guru membantu siswa dalam merencanakan dan
          menyajikan hasil karya         menyiapkan karya yang sesuai seperti laporan dalam
                                         membantu mereka untuk berbagi tugas dengan
                                         temannya
   5      Menganalisis dan mengevaluasi Guru membantu siswa untuk melakukan refleksi atau
          proses penyelesaian masalah    evaluasi terhadap investigasi dan proses yang mereka
                                         lakukan
C. Pembelajaran Berbasis Masalah
Dalam Matematika

 Utari (Suhaimi, 2008) menjelaskan bahwa
 pemecahan masalah dalam pembelajaran
 matematika adalah pendekatan dan tujuan
 yang harus dicapai
D. Pembelajaran Berbasis Masalah
Terstruktur

 Merupakan pembelajaran yang
 menghadapkan siswa dengan masalah di
 awal pembelajarannya.

 Sebagai pembelajaran berbasis masalah yang
 masalahnya dijabarkan ke dalam sub-sub
 masalah yang bergadrasi dari khusus menuju
 umum atau dari sederhana menuju kompleks.
     E. Pecahan


           a
           b


 SEJUMLAH BAGIAN YANG SAMA
BESAR DARI SESUATU YANG UTUH
F. Prestasi Belajar
1. Merupakan tingkah laku yang dapat diukur dengan
   menggunakan tes prestasi belajar,

2. Merupakan hasil dari perubahan individu itu sendiri bukan
   hasil dari perbuatan orang lain,

3. Dapat dievaluasi tinggi rendahnya berdasarkan kriteria
   yang telah ditetapkan oleh kelompok,

4. Merupakan hasil dari kegiatan yang dilakukan secara
   sengaja dan dilandasi, bukan suatu kebiasaan atau
   perilaku yang tidak disadari
                               Oleh Maehr (Suhaimi, 2008:46)
G. Teori Asosiatif Stimulus - Respon
Thorndike (wikipedia, 2011) :

Belajar adalah proses interaksi antara stimulus dan
respon.

Terjadinya asosiasi antara stimulus dan respon ini
mengikuti hukum-hukum berikut :
  1. Hukum latihan (law of exercise)
  2. Hukum akibat (law of effect)
               BAB III
        METODOLOGI PENELITIAN
A. Metode Penelitian



    PENELITIAN TINDAKAN KELAS (CLASSROOM ACTION RESEARCH)
                            YAITU:
    Suatu penelitian yang dilakukan oleh guru di kelasnya
      sendiri secara kolaboratif dan partisipasi dengan
     tujuan untuk memperbaiki kinerjanya sebagai guru
      sehingga prestasi belajar siswa dapat meningkat
  Rencana Siklus I             SIKLUS
                               PEMBELAJARAN YANG
Pelaksanaan Siklus I           DILAKUKAN OLEH
                               PENELITI
 Observsi Siklus I



 Refleksi Siklus I                     Rencana Siklus II


                                     Pelaksanaan Siklus II



                                      Observasi Siklus II


                       KESIMPULAN          Refleksi Siklus II
B. Subyek Penelitian

 adalah siswa kelas III SD N 1 Lembang
 Kabupaten Bandung Barat.

 Dikarenakan kelas III terdiri dari dua kelas,
 maka kelas yang diambil adalah kelas IIIB
         C. Prosedur Penelitian

1. Orientasi lapangan

2. Tahap persiapan

3. Tahap pelaksanaan

4. Analisis dan refleksi

5. Membuat kesimpulan
      D. Instrumen Penelitian



Instrumen Pembelajaran :   Instrumen Pengumpulan Data :
 • Rencana Pelaksanaan     a. Instrumen tes
                               - tes formatif
  Pembelajaran (RPP)           - tes subsumatif
 • Bahan Ajar (Lembar      b. Instrumen non tes
                               - Angket
   Kerja Siswa)                - Lembar observasi
E. Pengumpulan dan Pengolahan Data



                 1. Pengumpulan Data




                                  Kualitatif:
 Kuantitatif                      1. Angket
 1. Tes formatif                  2. Pedoman
 2. tes subsumatif                   wawancara
                               2. Pengolahan Data



                 Kuantitatif
                                                        Kualitatif
1. Menghitung nilai rata-rata kelas
     X 
           N                               a.Mengelompokkan siswa
           n
                                             berdasarkan jawaban
                                            b. Menghitung persentase siswa
2. Menghitung daya serap
             JumlahNilaiTotalSubyek
                                              yang menjawab untuk setiap
DayaSerap                          x100%
            JumlahSkor
                     TotalMaksi mum           pertanyaan angket dengan
                                              menggunakan rumus berikut:
3. Menghitung presentase ketuntasan
                                                  f
   belajar       S  62                     P     x100%
                TB        x100 %                 n
                       n
                     BAB IV
       HASIL PENELITIAN dan PEMBAHASAN
A. Hasil Penelitian
Setting kelas : siswa dibagi menjadi beberapa kelompok yang
hiterigen berdasarkan prestasi belajar sebelumnya dan terdiri
dari enam sampai tujuh orang siswa.
1. Pelaksanaan Siklus I
                                        Tabel 4.1
                                 Deskripsi Tes Formatif I
                    Nilai Maksimum                            100

                  Nilai Rata-Rata Kelas                      80,97

              Persentase Daya Serap Siswa                   80,97 %

           Jumlah Siswa Yang Tuntas Belajar                 39 orang

          Persentase Siswa Yang Tuntas Belajar              95,12 %
2. Pelaksanaan Siklus II


                            Tabel 4.2
                     Deskripsi Tes Formatif II

              Nilai Maksimum                 100
            Nilai Rata-Rata Kelas           93,65
        Persentase Daya Serap Siswa        93,65 %
         Jumlah Siswa Yang Tuntas          40 orang
                  Belajar
        Persentase Siswa Yang Tuntas       97,56 %
                   Belajar
                             95.12                           97.56
100                                                  93,65

 90                  80.97
 80
 70
 60
 50
 40
 30
 20
 10
 0
                   Tes Formatif I                 Tes Formatif II

            Nilai Rata-rata Kelas    Ketuntasan Belajar


                    Gambar 4.1
      Diagram Perbandingan Nilai Rata-rata Kelas
           Tes Formatif I dan Tes Formatif II
                      Tes Subsumatif
Bertujuan : melihat hasil perbaikan siklus I dan siklus II, karena
materi yang diberikan pada tes subsumatif sama dengan materi
pada tes formatif I, dan tes formatif II.
                             Tabel 4.3
                     Deskripsi Tes Subsumatif
               Nilai Maksimum                  100
             Nilai Rata-Rata Kelas             89,63
           Persentase Daya Serap              89,63 %
      Jumlah Siswa Yang Tuntas Belajar       40 orang
     Persentase Siswa Yang Tuntas Belajar     97,56 %
               95.12                97.56              97,56
                            93.65              94.51
100
       80.97
80

60

40

20

 0
      Tes Formatif I      Tes Formatif II     Tes Subsumatif


                  Nilai Rata-rata Kelas     Ketuntasan Belajar (%)



                          Gambar 4.5
         Diagram Perbandingan Nilai Rata-rata Kelas
      Tes Formatif I, Tes Formatif II, dan Tes Subsumatif
                          Hasil Angket
                                  Tabel 4.4
                          Hasil Pengolahan Angket
Pertanyaan                              Jawaban Siswa
              Ya/senang/mudah/     Tidak/ tidak senang/tidak         Tidak Tahu
                 menarik/puas         menarik/tidak puas
             Banyak   Persentase    Banyak       Persentase    Banyak      Persentase
              Siswa       (%)        Siswa           (%)        Siswa          (%)
 Nomor 1      39        95,12          1            2.43         1            2,43
 Nomor 2      37        90,24          2            4,86         1            2,43
 Nomor 3      31        75,33          5           12,15         4            9,72
 Nomor 4      35        85,05          3            7,29         2            4,86
 Nomor 5      32        77,76          4            9,72         4            9,72
 Nomor 6      34        82,62          3            7,29         3            7,29
 Nomor 7      32        77,76          2            4,86         6           14,58
 Nomor 8      25        60,75         13           31,59         2            4,86
 Nomor 9      33        80,19          3            7,29         4            9,72
Nomor 10      20         48,6         15           36,45         4            9,72
                   BAB V
           KESIMPULAN DAN SARAN
A. Kesimpulan
1. Pembelajaran matematika berbasis masalah terstruktur
    terbukti secara umum dapat meningkatkan prestasi belajar
    siswa dalam pembelajaran matematika.
2. Suasana kelas menjadi sedikit ribut tetapi bukan untuk
    bermain dan membahas hal lain di luar pembelajaran
    melainkan digunakan untuk membahas dan menyelesaikan
    masalah yang dihadirkan peneliti dalam bentuk soal.
3. Respon siswa terhadap pembelajaran matematika dapat
    ditingkatkan dengan memberikan permasalahan yang
    berkaitan dengan kegiatan keseharian mereka sehingga
    dalam diri siswa muncul kesadaran bahwa matematika sangat
    penting dan berguna dalam kehidupan mereka sehari-hari.
B. Saran
                         berusaha untuk mencari
                     informasi-informasi yang aktual
1. Kepada Guru           tentang cara untuk lebih
                      meningkatkan prestasi belajar
                                  siswa.


2. Kepada Instansi
   Pendidikan            hendaknya pendekatan berbasis
                          masalah dapat dijadikan salah
                          satu pendekatan dalam sistem
                        tersebut yaitu sebagai salah satu
                           pendekatan dalam kurikulum
                        yang harus digunakan di sekolah-
                                     sekolah.

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:621
posted:11/5/2011
language:Indonesian
pages:29