Docstoc

NASKAH

Document Sample
NASKAH Powered By Docstoc
					NASKAH




1.INT. RUMAH TONI-PAGI HARI

    Toni terbangun dari tidurnya,ia melihat jam dinding sudah menunjukan pukul 05.00 wib . segera
ia mandi dan mengawali aktivitasnya.

                                             IBU TONI

                   “Cepatan mandinya Ton,sudah di tunggu bapak tu didepan.”

                        (sambil menyiapkan makanan untuk sarapan pagi)

                                               TONI

                                   “Iya bu sebentar lagi selesai”

                               (dengan suara yang terdengar keras)

Toni pun selesai mandi. Ia langsung menuju tempat makan. Setelah selesai makan pagi toni dan
bapaknya berangkat untuk mencari uang . Mereka bekerja hanya sebagai pemulung.

                                           BAPAK TONI

                    “Bu ..! Bapak dan Toni pergi dulu ya,Ibu dirumah baik-baik’

                        (Sambil mengambil karung yang akan dibawanya0

                                             IBU TONI

                         “Iya pak,hati-hati. Janganpulang terlalu malam”

                                       TONI dan BAPAK TONI

                                   “baik bu Assalamu’alaikum”

                          (Toni bersalaman untuk pamit kepada ibunya)

                                                                                          CUT TO
2.EXS. PINGGIR REL KERETA API - PAGI HARI

      Suara berisaik dan ramai karena suara kereta api yang tengah melintas pada saat itu dan
orang-orang yang lalu lalanh di sekitar daerah tersebut. Dan melihat Toni dan bapaknya sedang
memulung barang-barang bekas dan sampah di pinggir rel kereta api.

                                                                                            CUT TO




3.EXS. GUBUK DEKAT REL KERETA API - SIANG HARI

    Bapak dan Toni beristirahat sejenak disebuah gubuk untuk melepas rasa lelah serta berlindung
dari terik matahari yang saat itu cuaca sangat terasa panas.

                                              BAPAK TONI

                                    “Siang ini sangat panas ya ton/’

                              (sambil berjalan mendekati sebuah gubuk)

                                                 TONI

                         “Iya pak. Tidak biasanya cuacanya panas seperti ini”

                               (Toni terlihat sangat kelelahan dan lesu)

                                              BAPAK TONI

                   “Ya sudah Ton,kita segera istirahat dulu nanti kita lanjutkan lagi”

                   (Sambil menepuk punggung Toni dan mengajak untuk iastirahat)

                                                 TONI

                                    “Iya Pak,kita beristirahat dulu”

Setelah kiranya sudah hilang rasa lelahnya,kemudian mereka malanjutkan memulung disekitar
daerah tersebut.

                                                                                            CUT TO
4. INT. RUMAH TONI – SORE HARI

     Sambil menjahit baju pesanan,Ibu menanti kepulangan bapak dan toni.

Tak sengaja jari tangan ibu tertusuk jarum jahit. Saat itu juga ibu kaget dan langsung terpikir kepada
bapak dan toni yang saat itu belum pulang juga ibu sangat menghawatirkan keadaan mereka.

                                                 IBU

  “Apa yang terjadi ya Allah,tiba-tiba perasaanku tidak enak begini.sudah sore Bapak dan Toni tak
                                          kunjung pulang”

                      (Sambil melihat jam dinding dengan perasaan khawatir)

                                                                                              CUT TO

5. EXT PINGGIER REL KERETA API – SORE HARI

      Saat tengah perjalanan pulang, bapak dan Toni melewati gang preman,didaerah itu adalah
tempatnya preman-preman nakal yang selalu menghadang jalan. Tak hanya itu preman itu juga
meminta uang kepada pengguna jalan yang lewat.

                                              GALANG

                                         “Berhenti kalian..!”

                     (dengan suara keras dan lentang preman itu menghadang)

                                            BAPAK TONI

                                          “Ada apa bang..?’

                             (bersama Toni berjalan mendekati preman)

                                              GALANG

                                    “Cepat serahkan uang kalian”

                                  (sambil menarik kaos bapak Toni)

                                            BAPAK TONI

                                “Ampun bang. Kami tidak ada uang “

                              (dengan wajah tertunduk dan ketakutan)
Karena tidak bisa menyerahkan uang, mereka berdua dipukuli preman-preman dalam gang itu tanpa
bisa melawan.

6. EXS JALAN TENGAH GANG – SORE MENJELANG MALAM

    Setelah merasa puas memukuli Bapak dan Toni, preman-preman itu pergi.bapak dan Toni
segera pulang dalam keadaan badan yang kesakitan dan wajah yang penuh memar.

7. INT. RUMAH TONI – MALAM HARI

    Di rumah ibu sudah menghawatirkan keadaan bapak dan Toni yang tak kunjung pulang-
pulang.ibu mempunyai firasat tentang mereka.tak lama kemudian bapak dan toni pun sampai
dirumah.

                                              IBU TONI

                     “kalian kanapa ? wajah sampai memar-memar seperti ini?”

                               (kaget melihat keadaan bapak dan Toni)

                                            BAPAK TONI

  ”Tadi ada preman menghadang kita bu saat perjalana pulang , karena todak punya memberikan
                                    uang mereka memukuli kita”

                       (sambil meletakkan barang-barang hasil memulungnya)

                                              IBU TONI

                   “tiap hari ada-ada saja ulah preman yang merugikan orang lain’

            (sambil mengambil air hangat untuk mengompres wajah bapak dan Toni)

                                                TONI

                           ‘Iya bu, kurang kerjaan aja preman-preman itu”

                               (sambil mengompres wajah memarnya)

                                              IBU TONI

                ”Ya sudah Ton buat istirahat saja, besok masih ada sekolah kan kamu?”
                                               TONI

                                  ‘iya bu, Toni mau istirahat dulu”

                            (bergerak pergi meninggalkan ruang depan)

Rasa lelah pun sanagt di rasakan Bapak Toni saat itu. Bapak pun segara iastirahat untuk melepas rasa
lelahnya.

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:79
posted:11/4/2011
language:Indonesian
pages:5