organisasi kemahasiswaan by mabadik

VIEWS: 93 PAGES: 4

									                     Organisasi dengan Kepemimpinan yang Efektif


1. PENGERTIAN ORGANISASI
          Organisasi berasal dari kata organon dalam bahasa Yunani yang berarti alat.
  Pengertian organisasi telah banyak disampaikan para ahli, tetapi pada dasarnya tidak
  ada perbedaan yang prinsip, dan sebagai bahan perbandingan akan disampaikan
  beberapa pendapat sebagai berikut :
     a. Chester      I.   Barnard    (1938)   dalam     bukunya     “The    Executive    Functions”
          mengemukakan bahwa : “ Organisasi adalah system kerjasama antara dua orang
          atau lebih” (I define organization as a system of cooperatives of two more persons)
     b. James D. Mooney mengatakan bahwa : “Organization is the form of every human
          association for the attainment of common purpose” (Organisasi adalah setiap bentuk
          kerjasama untuk mencapai tujuan bersama)
     c.   Menurut Dimock, organisasi adalah : “Organization is the systematic bringing
          together of interdependent part to form a unified whole through which authority,
          coordination and control may be exercised to achive a given purpose” (organisasi adalah
          perpaduan       secara    sistematis     daripada      bagian-bagian      yang        saling
          ketergantungan/berkaitan untuk membentuk suatu kesatuan yang bulat melalui
          kewenangan, koordinasi dan pengawasan dalam usaha mencapai tujuan yang
          telah ditentukan).


          Dari beberapa pengertian organisasi di atas, dapat disimpulkan bahwa setiap
  organisasi harus memiliki tiga unsur dasar, yaitu :
          a. Orang-orang (sekumpulan orang),
          b. Kerjasama,
          c. Tujuan yang ingin dicapai,
          Dengan demikian organisasi merupakan sarana untuk melakukan kerjasama
  antara orang-orang dalam rangka mencapai tujuan bersama, dengan mendayagunakan
  sumber daya yang dimiliki.


2. CIRI-CIRI ORGANISASI
          Seperti telah diuraikan di atas bahwa organisasi memiliki tiga unsur dasar, dan
  secara lebih rinci organisasi memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
          a. Adanya suatu kelompok orang yang dapat dikenal dan saling mengenal,
         b. Adanya kegiatan yang berbeda-beda, tetapi satu sama lain saling berkaitan
            (interdependent part) yang merupakan kesatuan kegiatan,
         c. Tiap-tiap orang memberikan sumbangan atau kontribusinya berupa;
            pemikiran, tenaga, dan lain-lain,
         d. Adanya kewenangan, koordinasi dan pengawasan,
         e. Adanya tujuan yang ingin dicapai.


3. PRINSIP-PRINSIP ORGANISASI
         Agar suatu organisasi itu dapat berjalan sesuai dengan yang di rencanakan oleh
  anggotanya, maka perlu di perhatikan tentang prinsip dasar atau asas-asas organisasi
  sebagai berikut :
     1) Pembagian keja, adalah perincian seta pengelompokan tugas-tugas yag semacam
         atau erat hubungannya satu sama lain unuk di lakukan oleh pengurus suatu
         organisasi.
     2) Koordinasi, adalah proses di mana pimpian mengembangkan pola yang teratur
         dari usaha kelompok di antara para bawahannya dan kepastian kesatuan
         tindakan dalam usaha dalam mencapai tujuan bersama
     3) Jenjang organisasi, adalah tingkat- tingkat satuan organisasi/rangkaian anak
         tangga yang di dalamnya terdapat pejabat/pengurus, tugas serta wewenang
         tertentu menurut kedudukannya dari atas ke bawah dalam fungsi tertentu.


          Mencapai organisasi yang berprinsip tidaklah mudah, karena beberapa kendala
  dalam bentuk kebiasaan buruk, misalnya: (1) kemauan dan keinginan sepihak; (2)
  kebanggaan dan penolakan; dan (3) ambisi pribadi.      Untuk mengatasi hal tersebut,
  memerlukan latihan dan pengalaman yang terus-menerus. Latihan dan pengalaman
  sangat penting untuk mendapatkan perspektif baru yang dapat digunakan sebagai dasar
  dalam pengambilan keputusan.
          Hukum alam tidak dapat dihindari dalam proses pengembangan pribadi.
  Perkembangan intelektual seseorang seringkali lebih cepat dibanding perkembangan
  emosinya. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk mencapai keseimbangan diantara
  keduanya, sehingga akan menjadi faktor pengendali dalam kemampuan intelektual.
  Pelatihan emosional dimulai dari belajar mendengar.     Mendengarkan berarti sabar,
  membuka diri, dan berkeinginan memahami orang lain.          Latihan ini tidak dapat
  dipaksakan. Langkah melatih pendengaran adalah dengan bertanya, memberi alasan,
  memberi penghargaan, mengancam dan mendorong. Dalam proses melatih tersebut,
  seseorang memerlukan pengontrolan diri, diikuti dengan memenuhi keinginan orang.
          Mengembangkan kekuatan pribadi akan lebih menguntungkan dari pada
  bergantung pada kekuatan dari luar. Kekuatan dan kewenangan bertujuan untuk
  melegitimasi kepemimpinan dan seharusnya tidak untuk menciptakan ketakutan.
  Peningkatan diri dalam pengetahuan, ketrampilan dan sikap sangat dibutuhkan untuk
  menciptakan seorang pemimpin yang berpinsip karena seorang pemimpin seharusnya
  tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga emosional (IQ, EQ dan SQ).


4. ORGANISASI KEMAHASISWAAN UYP
         Mahasiswa Universitas Yudharta Pasuruan adalah sebagai bagian dari civitas
  akademika dan pemuda yang akan mengemban kepemimpinan di masa yang akan
  datang, maka dipandang perlu untuk mempersiapkan diri dengan bekal akademik dan
  keterampilan sehingga mampu menjadi anak bangsa yang memfungsikan kebebasan
  yang kreatif, konstruktif, inovatif dan bertanggung jawab kepada nusa, bangsa dan
  negaranya.
         Pengembangan Kemahasiswaan dilaksanakan melalui organisasi kemahasiswaan
  yang dibentuk dan berada di lingkungan Universitas Yudharta Pasuruan (intra kampus)
  sebagai sarana, wadah dan forum pengembangan diri mahasiswa. Di lingkungan
  Universitas Yudharta Pasuruan, organisasi kemahasiswaan terhimpun dalam sebuah
  komunitas yang disebut dengan Republik Mahasiswa (RM), ata dengan ata lain Republik
  Mahasiswa (RM) merupakan wahana yang menghimpun seluruh Organisasi Mahasiswa
  Intra Kampus (OMIK) di lingkungan Universitas Yudharta. Republik mahasiswa terdiri
  atas organisasi kemahasiswaan tingkat universitas dan organisasi kemahasiswaan
  tingkat fakultas.
         Berdasarkan uraian di atas, bahwa dari sekian organisasi kemahasiswaan yang
  berada di bawah payung Republik Mahasiswa (RM), seperti Himpunan Mahasiswa
  Program Studi (HIMAPRODI) merupakan salah satu organisasi yang sangat penting
  dalam mengembangkan life skill dan potensi yang dimilki oleh setiap mahasiswa sesuai
  dengan bidang/jurusan yang diambil di Universitas Yudharta Pasuruan (UYP).
  A. Organisasi Kemahasiswaan di tingkat Universitas.
     Organisasi Kemahasiswaan di tingkatan Universitas terdiri dari :
     1. Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM)
     2. Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas (BEM U)
     3. Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM)
  B. Organisasi Kemahasiswaan di tingkat Fakultas.
     Organisasi Kemahasiswaan di tingkatan Fakultas terdiri dari :
     1. Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas (DPMF)
     2. Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas (BEMFA)
     3. Himpunan Mahasiswa Progran Studi (HIMAPRODI)

								
To top