Embed
Email

SEKILAS PHOTOGRAPHY

Document Sample

Shared by: Ramdhanie Achmad
Categories
Tags
Stats
views:
19
posted:
10/30/2011
language:
Indonesian
pages:
5
SEKILAS.



Kalau kemarin kita sudah mengenal camera DSLR dan bagaimana cara bekerjanya, kali ini kita akan

belajar beberapa pengetahuan dasar photography dengan menggunakan camera DSLR. Menfoto

dengan camera DSLR tidaklah jauh beda dengan menfoto dengan camera compact/ point and shoot

camera. Ibarat mobil yang memiliki transmission automatic, compact camera / point and shoot

memilikki setting cahaya yang sudah diatur otomatis. Sedangkan camera DSLR memilikki setting

cahaya dan lainnya yang bisa kita atur secara manual maupun otomatis.



Kalau sudah ada yang auto, kenapa harus pusing dengan setting secara manual?

Kalau anda mengharapkan foto yang anda jepret itu jelas, warnanya bagus, pixelnya tinggi, ya, fungsi

auto sudah cukup kok,, kenapa pusing2… Tetapi kalau anda pengen memberikan sentuhan yang

berbeda, membuat foto kita kelihatan beda dari yang lain, membuat foto menjadi sesuatu tidak bisa

terlihat dengan mata manusia, maka anda harus melakukan setting secara manual,



Pernah complain dengan foto yang anda ambil itu blur(tidak jelas)? Warnanya tidak memuaskan?

Lightingnya kelihatan aneh? Ada beberapa situasi, fungsi automation setting tidak bisa memberikan

hasil yang terbaik, kalau anda menguasi teknik mengatur sendiri pengcahayaan, well, problem

solved..





Three Main Gateway



Kalau kita belajar matematika, kita akan memulai dengan 4 dasar yaitu, +,-,x,/, di photography, kita

memulai dengan 3 dasar mengatur cahaya yang masuk ke sensor ataupun lebih dikenal dengan three

gateway of light, three methodology, dll. Ketiga hal itu adalah Shutter Speed, Aperture, dan ISO

Speed (Sensitivitas Sensor terhadap cahaya)



Shutter Speed adalah kecepatan tirai penutup sensor. Semakin lambat tirainya bergerak, semakin

banyak cahaya yang masuk ke sensor,. Shutter speed yang tinggi bisa menangkap object yang

bergerak cepat dengan jelas, misalnya mobil yang bergerak, sedangkan shutter speed yang lambat,

bisa merekam gambar dengan lambat, sedangkan benda yang bergerak bisa kelihatan motion-nya .

Untuk pemahaman cahaya yang masuk melewati kecepatan shutter, kita bisa memakai analogi jendela

dan pintu jendela. Ketika kita menekan tombol shutter, pintu jendela ini akan membuka, dan menutup

kembali. Ketika pintu jendelanya dibuka secara lambat, cahaya yang masuk melewati kedalam

ruangan semakin banyak daripada pintu yang dibuka dengan kecepatan tinggi.









Aperture adalah lubang cahaya yang masuk ke sensor. Ukuran aperture ditentukan oleh sebuah alat

yang bernama diaphragm. Cahaya yang masuk masuk dari lens, bergerak melewati aperture sebelum

masuk ke sensor. Fungsi sebenarnya ukuran besar kecilnya aperture adalah untuk mengatur

kedalaman ketajaman gambar. Aperture yang kecil mempunyai ketajaman yang lebih dalam

sedangkan aperture yang besar memiliki kedalaman yang tidak dalam, sehingga object yang berada

diluar dari kedalamanan akan kelihatan kabur. Bagaikan mainan laser, semakin kecil lubang cahaya

laser, maka semakin jauh laser bisa memantulkan cahaya, dan semakin lebar lubang cahaya, maka

semakin tidak jauh laser bisa memantulkan cahayanya. Kita bisa mengunakan kembali analogi jendela

dan pintu jendela diatas untuk pemahaman pengaturan cahaya lewat aperture. Kalau kecepatan pintu

jendela membuka dan menutup kembali itu adalah shutter speed, maka jendela itu sendiri adalah

aperture karena cahaya memasuki sensor lewat jendela itu. Semakin lebarnya jendela maka otomatis

Dhanie.photowork Page 1

cahaya yang masuk lebih banyak dan begitu juga sebaliknya.









Satu hal yang akan selalu membingungkan pemula adalah besar aperture bukan ditentukan besar f

number,, tapi sebaliknya. misalnya f 2.8 adalah aperture besar sedangkan f22 adalah aperture kecil..







Aperture Besar (f/5.6)









Dhanie.photowork Page 2

Aperture Kecil (f32)









Kombinasi antara shutter speed dan aperture adalah kunci untuk menentukan sebuah gambar itu

memliki exposure yang tepat. Ketika berada di tempat yang terang seperti outdoor, kita bisa

menggunakan shutter speed yang tinggi dengan aperture yang tinggi untuk mengurangi cahaya yang

berlebihan masuk kedalam sensor supaya hasil dari foto tidak terlalu terang. Sedangkan ketika berada

ditempat tidak terlalu terang seperti indoor, kita bisa menggunakan Aperture yang besar dan Shutter

speed yang lambat. Namun shutter speed yang lambat sangat sensitive dengan pergerakan camera.

Kamera yang bergerak saat shutter speed lambat berjalan akan menyebabkan gambar yang kabur. Di

situasi seperti ini, penggunaan Tripod (alat tempat camera berdiri) atau kecepatan ISO bisa menjadi

solusi.









Dhanie.photowork Page 3

ISO Speed adalah sensitivitas sensor terhadap cahaya. Penggunaan ISO yang tinggi bisa membantu

sensor menrespon cahaya dengan lebih cepat, namun semakin tinggi ISO, akan menimbulkan noise.

Noise membuat gambar kelihatan tidak jernih,.









Dengan kombinasi tiga pintu masuk cahaya, kita bisa mengatur settingan cahaya sesuai situasi dan

kebutuhan kita dimana fungsi Auto kadang tidak bisa melakukannya dengan benar. Kalau kita melihat

object lewat viewfinder yang merupakan refleksi dari cermin, bagaimana kita mengetahui sebuah

settingan itu over exposure atau kekurangan cahaya. Biasanya di Viewfinder ada meteran cahaya

untuk kita mengatur exposure yang tepat. Begitu juga kalau melakukan live view dari lcd secara

langsung,, ada sebuah meter kecil terletak bagian bawah lcd atau bagian atas.









Dhanie.photowork Page 4

Masih banyak settingan dan teknik, kita akan membahas lebih lanjut disambungan topik ini.



Gambar diambil dari Wikipedia, www.imaging-resource.com, Enjoy! Discover the real joy of photography,



Sumber : http://www.bagansiapiapi.nhttp://Photography.dinogroups.com/topic.php?id=2501









Dhanie.photowork Page 5


Related docs
Other docs by Ramdhanie Achm...
photography
Views: 17  |  Downloads: 1
Healthy of Muslimah
Views: 8  |  Downloads: 0
Autobiografi for me
Views: 47  |  Downloads: 0
TEKNIK JEPRETAN KAMERA
Views: 29  |  Downloads: 1
Cache
Views: 5  |  Downloads: 0
OUTOBIOGRAFI
Views: 26  |  Downloads: 1
Tugas 4
Views: 13  |  Downloads: 0
posing
Views: 51  |  Downloads: 15
file gua 2
Views: 4  |  Downloads: 0
By registering with docstoc.com you agree to our
privacy policy

You are almost ready to download!

You are almost ready to download!