Embed
Email

Peran Badan Musyawarah dalam Meningkatkan Kinerja DPRD

Document Sample
Peran Badan Musyawarah dalam Meningkatkan Kinerja DPRD
Description

Capacity Building DPRD Kabupaten Blitar di Jayakarta Hotel-Jakarta, 29 Oktober 2011

Shared by: Dadang Solihin
Categories
Tags
Stats
views:
73
posted:
10/30/2011
language:
Indonesian
pages:
60
www.dadang-solihin.blogspot.com 2

Nama Dr. Solihin SE

: Dr Dadang Solihin, SE, MA

Tempat/Tgl Lahir : Bandung 6 November 1961

Pekerjaan : Direktur Evaluasi Kinerja

Pembangunan Daerah

Bappenas

Alamat Kantor : Jl. Taman Suropati No. 2

Jakarta 10310

Telp/Fak Kantor : (021) 392 6248

HP : 0812 932 2202

PIN BB : 277878F0

Email : dadangsol@yahoo.com

Website :

http://dadang-solihin.blogspot.com



dadang-solihin.blogspot.com 3

Materi

M t i

• Alat Kelengkapan DPRD

• g y

Tugas Badan Musyawarah DPRD

• Tupoksi DPRD

• g j

Mengukur Kinerja DPRD

• Perencanaan Pembangunan Daerah

• j

Tujuan dan Permasalahan

Pembangunan Daerah









www.dadang-solihin.blogspot.com 4

Alat Kelengkapan DPRD

PP16/2010 tentang Pedoman Penyusunan Peraturan dan Tata Tertib DPRD



1. Pimpinan;

y ;

2. Badan Musyawarah;

3. Komisi;

g ;

4. Badan Legislasi Daerah;

5. Badan Anggaran;

;

6. Badan Kehormatan; dan

7. Alat kelengkapan lain yang diperlukan dan dibentuk oleh rapat

paripurna.



Pasal 36 PP16/2010









www.dadang-solihin.blogspot.com 5

Badan Musyawarah

1.

1 Bamus merupakan alat kelengkapan DPRD yang bersifat tetap dan

dibentuk oleh DPRD pada awal masa jabatan keanggotaan DPRD.

2. Bamus terdiri atas unsur-unsur fraksi berdasarkan perimbangan

p g

jumlah anggota dan paling banyak 1/2 (setengah) dari jumlah

anggota DPRD.

3. Susunan keanggotaan Bamus ditetapkan dalam rapat paripurna

setelah terbentuknya pimpinan DPRD, komisi, Badan Anggaran,

fraksi

dan fraksi.

4. Ketua dan wakil ketua DPRD karena jabatannya adalah pimpinan

Bamus merangkap anggota.

5. Sekretaris DPRD karena jabatannya adalah sekretaris Bamus dan

bukan sebagai anggota.



Pasal 46 PP16/2010



www.dadang-solihin.blogspot.com 6

1/2

1/2

T B d M h

Tugas Badan Musyawarah

1. Menetapkan agenda DPRD untuk satu tahun sidang, satu masa

persidangan, atau sebagian dari suatu masa sidang, perkiraan

waktu penyelesaian suatu masalah, dan jangka waktu penyelesaian

Ranperda, dengan tidak mengurangi kewenangan rapat paripurna

untuk mengubahnya;

2. Memberikan pendapat kepada pimpinan DPRD dalam menentukan

garis kebijakan y g menyangkut p

g j yang y g g

pelaksanaan tugas dan

wewenang DPRD;

3. Meminta dan/atau memberikan kesempatan kepada alat

kelengkapan DPRD yang lain untuk memberikan keterangan/

penjelasan mengenai pelaksanaan tugas masing-masing;









www.dadang-solihin.blogspot.com 7

2/2

T B d M h

Tugas Badan Musyawarah

4. Menetapkan jadwal acara rapat DPRD;

5. Memberi saran/pendapat untuk memperlancar kegiatan;

p p p g ;

6. Merekomendasikan pembentukan panitia khusus; dan

7. Melaksanakan tugas lain yang diserahkan oleh rapat paripurna

kepada Bamus.







Pasal 47 PP16/2010









www.dadang-solihin.blogspot.com 8

www.dadang-solihin.blogspot.com 9

Wadah P kil R k t

W d h Perwakilan Rakyat

Pemerintah Daerah yang dipimpin  Mana yang paling dekat

oleh Kepala Daerah yang dipilih dengan rakyat dan secara

secara langsung oleh rakyat nyata sering memperjuangkan

kepentingan rakyat?

DPRD sebagai organisasi politik  Organisasi mana yang terkait

Negara yang berpihak dan berjuang langsung memperjuangkan

untuk kepentingan rakyat kepentingan rakyat?

Berbagai partai politik yang  Lembaga dan organisasi mana

seharusnya menjadi organisasi politik i b d

yang mempunyai sumberdaya

sipil tertinggi dari rakyat pembangunan yang dapat

didayagunakan untuk secara

LSM dan berbagai bentuk asosiasi t d t

nyata dan cepat memenuhihi

yang menjadi wadah fungsional atas kebutuhan hidup rakyat?

perjuangan kepentingan tertentu

 Organisasi mana yang

Berbagai organisasi kemasyarakatan mempunyai dasar pijakan kuat

yang dibentuk mulai dari tingkat dan konkrit di lingkungan

dusun sampai tingkat nasional rakyat?



www.dadang-solihin.blogspot.com 10

Struktur dan Kompleksitas Keterwakilan Kepentingan Warga dalam Pembangunan



Bentuk Kebijakan dan Program Pembangunan

Pemda DPRD Parpol LSM Ormas

Kebijakan dan Produk-produk Program partai Kebijakan dan Agenda lobi dan

Program

g Fungsi DPRD

g dan janji

j j p g

program khusus tekanan politik

p

Pembangunan kampanye LSM



Arena Pembangunan

Sosial Ekonomi Lingkungan Kelembagaan

Kesejahteraan sosial Pertumbuhan dan Lingkungan yang Pembuatan

bagi seluruh warga pemerataan sehat dan lestari keputusan partisipatif





Lembaga Intermediary

Pemda DPRD Parpol LSM Ormas

KDH, Sekda, Pimpinan, Pimpinan Partai, Berbagai bentuk Berbagai bentuk

SKPD Komisi, Fraksi, Biro-biro dalam dan jenis LSM dan jenis Ormas

Kaukus Partai



Kelompok median pendukung pemilu dan political entrepreneur



Warga Negara dan Kepentingan-kepentingannya

Gender Ekonomi Domisili Keamanan Organisasi

Laki y

Kaya Tetap

p p

Mapan p

Kelompok



www.dadang-solihin.blogspot.com 11

Perempuan Miskin Tidak Tetap Rentan Individual

Sumber: ADEKSI, KAS, GTZ, ProLH (2005)

Fungsi DPRD

menurut UU 27/2009



1.

1 Legislasi





2

2. Anggaran

A





3. Pengawasan









www.dadang-solihin.blogspot.com 12

F ngsi

Fungsi Legislasi

• Fungsi Legislasi adalah kewenangan pembuatan Peraturan

Daerah (Perda), yaitu menginisiasi lahirnya Rancangan Peraturan

Daerah (Raperda) dan juga membahas dan menyetujui/menolak

Raperda yang diusulkan oleh eksekutif.

• Perda k j keberlanjutan b h kebijakan daerah.

P d akan menjaga k b l j t sebuah k bij k di d h

• Perda menjadi dasar hukum tindakan pemerintahan sekaligus

daerah.

menjadi instrumen perlindungan hukum bagi rakyat di daerah

• Perda dapat difungsikan sebagai instrumen pembangunan.









www.dadang-solihin.blogspot.com 13

Fungsi Anggaran

• Fungsi Anggaran adalah kewenangan menyetujui atau menolak

dan menetapkan RAPBD menjadi APBD, melalui proses

pembahasan Arah Kebijakan Umum, pembahasan rancangan

APBD yang diajukan oleh kepala daerah, dan menerapkan Perda

tentang APBD.

• APBD harus semakin berorientasi kepada kepentingan rakyat

melalui model perencanaan kebijakan yang integratif, antara rakyat,

DPRD dan pemerintah daerah.

p

• APBD merupakan dokumen kebijakan yang memiliki pengaruh

nyata terhadap prioritas dan arah kebijakan pemerintahan dalam

satu tahun anggaran.

• Dari APBD akan sangat mudah diidentifikasi kebijakan politik

daerah kepada

anggaran daerah, dimana di dalamnya terungkap: “kepada

kelompok mana pemerintah berpihak, dan untuk kegiatan apa

pemerintah bertindak”.

www.dadang-solihin.blogspot.com 14

F ngsi Pengawasan

Fungsi Penga asan

• Fungsi Pengawasan adalah kewenangan dewan untuk melakukan

pengawasan terhadap pelaksanaan perda dan peraturan lainnya,

pengawasan pelaksanaan APBD, mengawasi kebijakan dan kinerja

pemerintah daerah dalam pelaksanaan pembangunan daerah, dan

daerah.

kerjasama internasional di daerah

• Adanya pelayananan publik yang berkualitas mempersyaratkan

adanya kebijakan daerah y g p g

y j y

yang progresif memihak masyarakat.

• Sebagai stakeholder utama dalam penyediaan pelayanan publik

daerah, DPRD diharapkan mampu mendorong adanya peningkatan

kualitas pelayanan publik.

• Sebagai pilar utama dalam pemerintaran daerah, DPRD perlu lebih

responsif dengan memperkuat fungsi pengawasan terhadap

penyediaan pelayanan publik di daerah.



www.dadang-solihin.blogspot.com 15

P d F i (1966-

Peran dan Fungsi DPRD (1966-1998)

• DPRD hanya menyetujui konsep eksekutif karena kapasitas dan

kewenangannya terbatas untuk menganalisis kebijakan yang

diprakarsai eksekutif.

• Anggota dewan saat itu tidak memiliki kekuatan dan keahlian untuk

melakukan analisa secara independen atau untuk meminta

masukan dari masyarakat.

• Hal ini semakin memperlemah fungsi perwakilan DPRD dan

kemampuan mereka dalam memastikan bahwa program,

pelayanan, dan anggaran pemerintah daerah telah mencerminkan

i it konstituen.

prioritas k tit

• Pemilihan umum direkayasa secara seksama untuk memilih

rezim.

anggota DPRD yang loyal pada rezim







www.dadang-solihin.blogspot.com 16

Peran dan Fungsi DPRD (Saat Ini)

P d F i (S t I i)

• DPRD saat ini lebih cerdas dan kompeten dibandingkan di masa

lalu.

• Anggota DPRD secara aktif terlibat dalam penyusunan peraturan

daerah , tidak hanya menyetujui draf yang dipersiapkan oleh

pemerintah dan memainkan peran penting dalam proses

pemerintah,

penganggaran daerah.

• Pemerintah daerah berkonsultasi dengan DPRD mengenai

keputusan-keputusan kebijakan yang penting dan DPRD secara

aktif mengambil bagian dalam perencanaan untuk pengembangan

k i dan k t daerahnya.

ekonomi d masyarakat di d h

• Melalui pemilihan umum yang jujur dan adil, anggota DPRD kini

lalu,

lebih representatif dibandingkan di masa lalu di mana masyarakat

memiliki harapan yang tinggi terhadap lembaga ini.





www.dadang-solihin.blogspot.com 17

1/2

1/2

T t b i Ef ktif

Tantangan bagi DPRD yang Efektif



• Seperti di banyak tempat lain di dunia, para politisi seringkali

terlihat sebagai orang-orang yang mengutamakan kepentingan diri

sendiri dan mereka tidak terjangkau, terpisah dari realita

kemiskinan dan kesengsaraan lain yang masih mewarnai

sehari hari Indonesia

kehidupan sehari-hari di Indonesia.

• Banyak anggota DPRD merasa mempunyai hak istimewa dan

merasa bahwa sebagai wakil terpilih yang berbicara dan bertindak

atas nama masyarakat, mereka berhak menuntut perlakuan khusus

dan kemudian menjauhkan diri dari masyarakat biasa.









www.dadang-solihin.blogspot.com 18

2/2

T t b i Ef ktif

Tantangan bagi DPRD yang Efektif



• Tuduhan korupsi dan penyalahgunaan sumber daya publik yang

terus menghiasi catatan DPRD di daerah juga akan dapat mengikis

kepercayaan publik.

• Menurut data Indonesian Corruption Watch pada Juni 2006, lebih

1 000

dari 1.000 anggota DPRD di seluruh Indonesia sedang dalam

penyelidikan karena tuduhan yang berkaitan dengan korupsi.

• DPRD banyak yang kurang efektif. Kebanyakan DPRD hanya

menyetujui satu atau dua PERDA dalam setahun walaupun

merencanakan untuk membuat lebih banyak lagi.

• Anggaran daerah sering pula tertunda karena keterlambatan DPRD

untuk menyetujuinya.









www.dadang-solihin.blogspot.com 19

M H l I i T j di?

Mengapa Hal Ini Terjadi?

• Sistem partai yang terpusat membuat anggota DPR/D menjadi

lebih berpihak kepada partai sebagai sumber legitimasi daripada

berpihak pada pemilih dan masyarakat.

• Partai politik melihat anggotanya sebagai sumber pengumpulan

berikut,

dana untuk pemilihan umum berikut sehingga kebanyakan anggota

DPRD memang secara teratur harus memberikan sebagian gaji

mereka kepada partai.

• Bagi banyak anggota DPRD, para pemilih hanya perlu dimintai

pendapat lima tahun sekali, sebagai bagian dari kampanye

ilih kembali.

pemilihan k b li

• “Hubungan Konstituensi” berarti memelihara kelompok kepentingan

dipilih

tertentu yang mendukung para anggota DPRD untuk dipilih, dan

seringkali melibatkan uang.





www.dadang-solihin.blogspot.com 20

K t k Mereformasi

Kemauan untuk M f i

• Anggota DPRD yang progresif dan berpikiran reformis semakin

sadar bahwa kebutuhan untuk mendengarkan masyarakat tidak

hanya terjadi selama kampanye saja tetapi dalam praktek sehari-

hari.

• Anggota DPRD semakin tanggap dan inovatif serta memahami

permasalahan yang muncul akibat ketidakpercayaan rakyat pada

para politisi.

• DPRD telah melakukan reformasi di beberapa bidang yang

memungkinkan partisipasi masyarakat serta meningkatkan

transparansi.

t i









www.dadang-solihin.blogspot.com 21

www.dadang-solihin.blogspot.com 22

Agenda Politik Nyata

A d P litik N t



Agenda politik yang sangat nyata dan

langsung memenuhi kebutuhan warga.

 Penanggulangan kemiskinan;

 Peningkatan aksesibilitas dan kualitas

pendidikan dan kesehatan;

 Pemberantasan k

P b t i dan f i

korupsi d reformasi

birokrasi.









www.dadang-solihin.blogspot.com 23

Argumentasi Politik Mendasar

Argumentasi politik yang dibangun adalah sangat

mendasar dan tidak klise.

 Dengan membawa dukungan politik nyata dari

t k dapat memperkuat

warga, anggota DPRD akan d t k t

pijakan mereka dalam proses politik yang

berlangsung dalam berbagai sidang DPRD.

g g g g

 Dengan informasi dan pengetahuan yang

langsung diperoleh dari warga masyarakat, para

anggota DPRD akan mampu membawakan

semua kepentingan warga ke dalam proses

Daerah,

pembuatan Peraturan Daerah penentuan APBD

dan pengawasan politik.









www.dadang-solihin.blogspot.com 24

Positif dan Konstruktif

y g p y

Pemikiran yang selalu mencari upaya

perbaikan.

 Anggota DPRD akan selalu dituntut

untuk berpikir positif dan

konstruktif dalam melaksanakan

fungsinya

tugas dan fungsinya.

 Sering tanpa disadari kebiasaan ini

j g p

justru meningkatkan kapasitas

modal politik yang memang

dibutuhkan oleh anggota DPRD dan

t kt litik d k

struktur politik pendukungnya.









www.dadang-solihin.blogspot.com 25

Membangun Sistem Umpan Balik

g p

Membangun dan memperkokoh sistem

umpanbalik yang cepat dan efektif.

 Para anggota DPRD dan partai

politiknya dapat selalu melakukan up-

date terhadap informasi dan program

kerjanya.

kerjanya

 Partai politik yang diwakili oleh anggota

DPRD tersebut juga secara terus

j g

menerus mengevaluasi diri apakah

mereka mempunyai akar yang kuat di

tingkat k t t j t

ti k t akar rumput atau justru

berkembang menjadi partai politik yang

mengambang.

g g







www.dadang-solihin.blogspot.com 26

Siklus R t i W kil R k t

Sikl Representasi Wakil Rakyat

 Mandat politik yang bersifat sementara mengandung arti bahwa

rakyat hanya memberikan sebagian hak-haknya untuk diwakili oleh

anggota DPRD yang terpilih dalam proses pengambilan keputusan.

 Rakyat masih dapat menggunakan haknya secara langsung untuk

keputusan.

mempengaruhi proses pengambilan keputusan

 Jika wakil rakyat dianggap tidak dapat mewakili kepentingan

memilihnya,

mereka yang memilihnya maka kekuasaan perwakilan itu dapat

dicabut oleh para pemilih melalui mekanisme Pemilu lima tahun

yang akan datang.

 Dalam jeda waktu di antara dua pemilihan umum, apabila seorang

wakil rakyat tidak dapat mewakili kepentingan para pemilihnya,

maka secara politik yang bersangkutan akan mengalami

delegitimasi di mata publik.



www.dadang-solihin.blogspot.com 27

Siklus Representasi Wakil Rakyat

RAKYAT



PEMILU



Representasi Rakyat

(keterwakilan)







Hubungan dengan DPRD

Fungsi Legislasi

Pemilih



Hubungan dengan MEMBUAT

media dan kelompok KEPUTUSAN u gs gga a

Fungsi Anggaran

kepentingan POLITIK



Sumber daya

(anggaran, staf, riset Fungsi Pengawasan

dan informasi)







Perlindungan Peningkatan

hak-hak Individu Kesejahteraan Individu

dan masyarakat dan Masyarakat

Sumber: NDI, LGSP www.dadang-solihin.blogspot.com 28

1/2

1/2

Indikator P l k M d t B ik

I dik t Pelaksanaan Mandat yang Baik



 Dalam pelaksanaan mandat rakyat, dewan selayaknya dapat

menghasilkan keputusan politik/ kebijakan publik yang berdampak

positif melalui instrumen fungsi-fungsi DPRD, yaitu fungsi legislasi,

anggaran dan pengawasan.

 Semua pelaksanaan fungsi tersebut merupakan inti dari politik

perwakilan.

 DPRD sebagai representasi rakyat menjalankan amanah

keterwakilan, yang mengharuskan seorang wakil rakyat bersikap

dan bertindak sesuai dengan kehendak rakyat, yang diartikulasikan

melalui peran kelompok-kelompok dalam masyarakat maupun

individu-invidu warga negara.









www.dadang-solihin.blogspot.com 29

2/2

Indikator P l k M d t B ik

I dik t Pelaksanaan Mandat yang Baik



 Secara substansial

 p g

perlindungan hak

 peningkatan kesejahteraan dalam berbagai aspek

 p

Secara prosedural

 mengikuti prosedur hukum yang benar

 y p y

melibatkan masyarakat di dalam prosesnya

 Komunikasi dan hubungan dengan konstituen, media serikat,

Ormas, LSM, perguruan tinggi, dan lain-lain.

 Sistem pendukung (supporting system) memadai antara lain

mencakup anggaran, staf, riset dan informasi.









www.dadang-solihin.blogspot.com 30

www.dadang-solihin.blogspot.com 31

Proses Perencanaan

Pendekatan Politik:

Pemilihan Presiden/Kepala Daerah menghasilkan rencana

pembangunan hasil proses politik (public choice theory of

planning) khususnya penjabaran Visi dan Misi dalam

planning),

RPJM/D.

Proses Teknokratik:

Menggunakan metode dan kerangka berpikir ilmiah oleh

lembaga atau satuan kerja yang secara fungsional bertugas

itu

untuk itu.



Partisipatif:

stakeholders,

Dilaksanakan dengan melibatkan seluruh stakeholders antara

lain melalui Musrenbang.



Proses top-down dan bottom-up:

Dilaksanakan menurut jenjang pemerintahan.



dadang-solihin.blogspot.com 32

Perencanaan:

Persyaratan Dokumen Perencanaan:

SMART

 SPECIFIC-jelas, tidak mengundang multi interpretasi

 MEASUREABLE-dapat diukur (“What gets measured

g g )

gets managed”)

 ACHIEVABLE-dapat dicapai (reasonable cost using and

appropriate collection method)

 RELEVANT (information needs of the people who will

use the data)

 TIMELY-tepat waktu (collected and reported at the right

time to influence many manage decision)



www.dadang-solihin.blogspot.com 33

Syarat Perencanaan

Harus memiliki, mengetahui, dan memperhitungkan:

H iliki t h i d hit k

1. Tujuan akhir yang dikehendaki.

2. Sasaran-sasaran dan prioritas untuk mewujudkannya (yang

mencerminkan pemilihan dari berbagai alternatif).

3. Jangka waktu mencapai sasaran-sasaran tersebut.

4. Masalah-masalah yang dihadapi.

5. Modal atau sumber daya yang akan digunakan serta

pengalokasiannya.

6. kebijakan-kebijakan untuk melaksanakannya.

7. Orang, organisasi, atau badan pelaksananya.

8. Mekanisme pemantauan, evaluasi, dan pengawasan

pelaksanaannya.

dadang-solihin.blogspot.com 34

Fungsi/Manfaat Perencanaan

• Sebagai alat koordinasi

seluruh stakeholders

• Sebagai penuntun arah

• Minimalisasi ketidakpastian

• Minimalisasi inefisiensi

sumberdaya

• Penetapan standar dan

P t t d d

pengawasan kualitas









dadang-solihin.blogspot.com 35

Status Hukum Dokumen Perencanaan

NASIONAL DAERAH

Dokumen Penetapan Dokumen Penetapan

Rencana Pembangunan UU Rencana Pembangunan Perda

Jangka Panjang Nasional ( 13 Ayat 1)

(Ps. y ) Jangka Panjang Daerah (Ps. y )

( 13 Ayat 2)

(RPJP-Nasional) (RPJP-Daerah)

Rencana Pembangunan Per Pres Rencana Pembangunan Peraturan KDH

Jangka Menengah N i l

J k M h Nasional (Ps. 19 Ayat 1) J k M

Jangka Menengah D

h Daerah

h (Ps. 19 Ayat 3)

(RPJM-Nasional) (RPJM-Daerah)

Renstra Kementerian / Peraturan Renstra Satuan Kerja Peraturan

Lembaga (Renstra KL) Pimpinan KL Perangkat Daerah Pimpinan SKPD

(Ps. 19 Ayat 2) (Renstra SKPD) (Ps. 19 Ayat 4)

Rencana Kerja Pemerintah Per Pres Rencana Kerja Pemerintah Peraturan KDH

(RKP) (Ps. 26 Ayat 1) Daerah (RKPD) (Ps. 26 Ayat 2)

Rencana Kerja Peraturan Rencana Kerja Satuan Peraturan

Kementerian / Lembaga Pimpinan KL Kerja Perangkat Daerah Pimpinan SKPD

(Renja KL)

( j ) (Ps 21 Ayat 1)

(Ps. (

(Renja SKPD)

j ) Ps

( Ps. 21 Ayat 3)

dadang-solihin.blogspot.com 36

Perencanaan yang Ideal

• Prinsip partisipatif: masyarakat yang akan memperoleh manfaat

dari perencanaan harus turut serta dalam prosesnya.

• Prinsip kesinambungan: perencanaan tidak hanya berhenti

pada satu tahap; tetapi harus berlanjut sehingga menjamin

terus menerus kesejahteraan,

adanya kemajuan terus-menerus dalam kesejahteraan dan

jangan sampai terjadi kemunduran.

• Prinsip holistik: masalah dalam perencanaan dan

p p

pelaksanaannya tidak dapat hanya dilihat dari satu sisi (atau

sektor) tetapi harus dilihat dari berbagai aspek, dan dalam

keseluruhan.

keutuhan konsep secara keseluruhan

• Mengandung sistem yang dapat berkembang (a learning and

system)

adaptive system).

• Terbuka dan demokratis (a pluralistic social setting).



dadang-solihin.blogspot.com 37

dadang-solihin.blogspot.com 38

g ( )

Positioning Differentiation Brand (PDB)





POSITIONING DIFFERENTIATION









BRAND









dadang-solihin.blogspot.com 39

PDB Triangle: Provinsi Gorontalo

g

Brand Integrity

POSITIONING DIFFERENTIATION



Agro Bisnis

Provinsi Jagung

Jagung









BRAND



Visi Provinsi

Gorontalo







dadang-solihin.blogspot.com 40

dadang-solihin.blogspot.com 41

PDB Triangle: Kabupaten Lamongan

g p g

Brand Integrity

POSITIONING DIFFERENTIATION



p g

Kabupaten dengan j

Pelajaran Bahasa

pemerintahan Mandarin di Sekolah

entrepreneurship dan Pesantren









BRAND



Visi Kabupaten

Lamongan







dadang-solihin.blogspot.com 42

dadang-solihin.blogspot.com 43

PDB Triangle: Kota Sawahlunto

g

Brand Integrity

POSITIONING DIFFERENTIATION



Kota Pariwisata ,

Lokasi Historis Kuno,

Budaya DaerahPertambangan

Pertambangan Batu Bara, Lahan

Alami









BRAND



Visi Kota

Sawahlunto







dadang-solihin.blogspot.com 44

dadang-solihin.blogspot.com 45

www.dadang-solihin.blogspot.com 46

Apa Itu Pembangunan?

Pembangunan adalah: Tujuan Pembangunan:

 proses perubahan ke 1.

1 Peningkatan standar hidup (levels

arah kondisi yang lebih of living) setiap orang, baik

baik pendapatannya, tingkat konsumsi

pangan sandang papan pelayanan

pangan, sandang, papan,

 melalui upaya yang kesehatan, pendidikan, dll.

dilakukan secara 2. p g

Penciptaan berbagai kondisi y g

yang

terencana.

t memungkinkan tumbuhnya rasa

percaya diri (self-esteem) setiap

orang.

orang

3. Peningkatan kebebasan

(freedom/democracy) setiap orang.

Todaro, 2000





www.dadang-solihin.blogspot.com 47

Ho ?

How?

1. Mengurangi disparitas atau ketimpangan pembangunan

 antar daerah

 antar sub daerah

 antar warga masyarakat (p

g y )

(pemerataan dan keadilan).

2. Memberdayakan masyarakat dan mengentaskan kemiskinan.

p p g j

3. Menciptakan atau menambah lapangan kerja.

4. Meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat daerah.

p j g y

5. Mempertahankan atau menjaga kelestarian sumber daya alam

agar bermanfaat bagi generasi sekarang dan generasi masa

datang (berkelanjutan).









www.dadang-solihin.blogspot.com 48

g g

Tantangan dalam Pembangunan Daerah

• Mengurangi

Sarana dan

Prasarana yang

P ketimpangan

memadai dan • Memberdayakan

berkualitas masyarakat

• Mengentaskan

kemiskinan.

• Menambah lapangan

kerja.

Dunia usaha yg • Menjaga kelestarian

kondusif SDA

Pemanfaatan

sumber daya secara

berkualitas



Koordinasi yang

semakin baik antar

stakeholders







Peningkatan kapasitas

SDM

www.dadang-solihin.blogspot.com 49

PEMBANGUNAN DAERAH PEMBANGUNAN DI DAERAH









Upaya terencana untuk

Upaya untuk memberdayakan

meningkatkan kapasitas

masyarakat di seluruh daerah

Pemerintahan Daerah



Sehingga tercipta suatu Sehingga tercipta suatu

S hi t i t t

kemampuan yang andal dan lingkungan yang memungkinkan

profesional dalam:

p masyarakat untuk:

y







 Memberikan pelayanan kepada  M ik ti k lit k hid

Menikmati kualitas kehidupan

masyarakat, yang lebih baik, maju, dan

tenteram,,

 M l l b daya

Mengelola sumber d  Peningkatan harkat, martabat,

ekonomi daerah. dan harga diri.



www.dadang-solihin.blogspot.com 50

PEMBANGUNAN DAERAH

Dilaksanakan Melalui:



Penguatan Otonomi Pengelolaan

Good Governance

Daerah Sumberdaya



Keseimbangan Peran Tiga Pilar

K i b P Ti Pil



Pemerintahan

P i t h D i Usaha

Dunia U h Masyarakat

M k t



Menjalankan dan

menciptakan lingkungan Mewujudkan penciptaan Penciptaan interaksi

politik dan hukum yang lapangan kerja dan sosial, ekonomi dan

kondusif bagi unsur- pendapatan. politik.

unsur lain.



www.dadang-solihin.blogspot.com 51

Pergeseran Paradigma:

From Government to Governance









Government Governance

 M b ik h k ekslusif b i

Memberikan hak k l if bagi  P l l blik

Persoalan-persoalan publik

negara untuk mengatur hal-hal adalah urusan bersama

publik, pemerintah, civil society dan

 Aktor di luarnya hanya dapat dunia usaha sebagai tiga aktor

disertakan sejauh negara utama.

mengijinkannya

mengijinkannya.

www.dadang-solihin.blogspot.com 52

g

Pelaku Pembangunan:

Paradigma Governance

 Interaksi antara Pemerintah, Dunia Usaha Swasta, dan Masyarakat

yang bersendikan transparansi, akuntabilitas, partisipatif, dsb.

Tenaga Kerja

Kontrol Kontrol







Dunia Usaha

Pemerintah y

Masyarakat

S t

Swasta





Nilai Redistibusi

Pertumbuhan Melalui Pelayanan

Pasar



 Apabila sendi-sendi tersebut dipenuhi, maka Governance akan

Good.

Good

www.dadang-solihin.blogspot.com 53

Governance

Model Go ernance

Sektor Swasta Sektor Publik Sektor Ketiga





Tingkat Perusahaan Organisasi LSM

Supranasional transnasional Antar Pemerintah Internasional









Tingkat P

Perusahaan

h Ormas/LSM

Nasional Nasional GOVERNANCE Nasional







Tingkat Perusahaan Pemerintah LSM Lokal

Subnasional Lokal Lokal



(Kamarack and Nye Jr., 2002)



www.dadang-solihin.blogspot.com 54

g

Pelaku Pembangunan: Stakeholders



STATE CITIZENS

Executive

i i di t

organized into:

Judiciary Community-based organizations

g

Legislature Non-governmental organizations

Professional Associations

Public service

Religious groups

Military Women’s groups

Police Media



BUSINESS

Small / medium / large enterprises

Multinational Corporations

Fi i l i tit ti

Financial institutions

Stock exchange





www.dadang-solihin.blogspot.com 55

Troika









www.dadang-solihin.blogspot.com 56

Troika: Pola Hubungan antara Pemerintah,

Swasta

Dunia Usaha Swasta, dan Masyarakat







Masyarakat,

Bangsa, dan

Negara Masyarakat



VISI

Pemerintah



Good Governance Dunia Usaha









www.dadang-solihin.blogspot.com 57

Sinergitas Stakeholders









www.dadang-solihin.blogspot.com 58

Sinergitas Stakeholders









www.dadang-solihin.blogspot.com 59

www.dadang-solihin.blogspot.com 60


Related docs
Other docs by Dadang Solihin
By registering with docstoc.com you agree to our
privacy policy

You are almost ready to download!

You are almost ready to download!