Documents
Resources
Learning Center
Upload
Plans & pricing Sign in
Sign Out

OPOSISI edisi 8

VIEWS: 14 PAGES: 6

									LPM-SM sudah menutup pendaftaran anggota barunya. akan                                                                                                                                                                                                                                                                      Edisi VIII, 2011
tetapi, kami membuka pintu selebar-lebarnya untuk semua
                                                                                                                                                                                                                       BULETIN




                                                                                                MARI BERAKSI DENGAN TULISAN, MARI BERAKSI DENGAN TULISAN, MARI BERAKSI DENGAN TULISAN, MARI BERAKSI DENGAN TULISAN,
“manusia UTM” untuk berdiskusi serta membahas apapun




                                                                    Ti
perihal kebenaran. Sampai bertemu.




                                                                       d
                                                                      LP me
                                                                       ak

                                                                        M m
                                                               W EL
Orang yang jujur dan berani adalah saudara kami. Lain tidak!




                                                                          KARIT a op
                                                                          SP bu
                                                                            I k

                                                                             M MAHen re
                                                                   COM
Informasi Organisasi dan pengaduan melalui:




                                                                               I AS kr
1. E-mail: spiritmahasiswa@gmail.com
2. ke nomor:087849375927




                                                                       E
                                                                                     IS uit
                                                                                        W m
                                                                           TO M
                                                                                         A en
                                                                                                                                                                                                                      Buletin dwi mingguan LPM-SPIRIT MAHASISWA Univ. Trunojoyo




                                                                               ABA
                                                               Parade Kartun Sosial

“Akeh omong”
  Oleh: Defy Firman Al Hakim




                                                                                                                                                                                                                      Ironi Desa Tajungan
                                                                                                                                                                                                                      FUNDAMENTALIS
                                                                                                                                                                                                                      KOMUNIKASI JADI TUAN
                                                                                                                                                                                                                      RUMAH KEGIATAN NASIONAL                                                                             Ilustrasi: JR

                                                                                                                                                                                                                      Sampai saat ini, ORMABA
                                                                                                                                                                                                                      masih biasa saja?




                                                                                                                                                                                                                                    Lembaga Pers Mahasiswa Spirit Mahasiswa:                                                                 SWT
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                    Pelindung Utama: Alloh Ilustrasi: Dephy
                                                                                                                                                                                                                                    Pelindung di Universitas: Rektor Universitas Trunojoyo; Penasehat: Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaaan,
                                                                                                                                                                                                                                    Pimpinan Umum: Irfa Ronaboyd;Pimred: Citra Dara Vresti T; Redpel: Miftahul firdaus; reporter: Hanif, Fery dan
                                          3   4   5   4
                                                                                                                                                                                                                                    Haslah. Fotograper: Hanif-Defy Editor: Firman Ghazali Akhmadi; Layouter&Ilustrator: Defy Firman Al Hakim
                                                                                EDISI VIII                                                                                                                                          Facebook: Warta Kampus Universitas Trunojoyo
 |01                                                                                                                                                                                                                                e-mail: spiritmahasiswa.lpm@gmail.com Website : www.wk-utm.blogspot.com
Salam Redaksi
ABCDEFGHIJ                                                                                                                                                                                                                                  Sudut Sastra
                                                                                                                                                                                                                                            ABCDEFGHIJ
                                                                                                                                                  Binar Ucapku                                        Aparat Apa Keparat

Salam Pers Mahasiswa                                                     kelemahan dari kampus. Kami tidak ingin bilang jika                      Inginku berkarya tapi tak pantas tuk ku             Wibawa hanya di seragam licin kebesaranmu
Berhentilah bilang kebohongan tentang aku, dan aku                       kampus ini dalam keadaan baik-baik saja, tentunya                        cemar                                               Raungan akan serigala dibalik mata nafsumu
akan berhenti bilang kebenaran tentang dirimu.                           dengan cara jurnalistik. Seperti kata Sudirman Tebba                     Hanya ingin namaku tak terlepas dari                Apa sebenarnya wujudmu ?
(Gordon Gekko kepada Bretton James dalam film                            bahwa wartawan ataupun media berfungsi                                   alamku                                              Aparat ataukah keparat dirautmu ?
Wall Street: Money Never Sleep)                                          menyebarkan informasi kepada khalayak. Memang                            Saat penjilat neraka atau surgaku datang            Singsingan lenganmu tak berujung noda
                                                                         kami bukanlah humas yang selalu memberitakan hal-                        tak khayal ku tak berpamit akan kata
            Kurang dari seminggu proses pra diklat                                                                                                                                                    Suap meluap legit dalam wangi busukmu
                                                                                                                                                  Hanya karya dalam coretan
dilaksanakan, hambatan tahun ajaran 2011-2012                            hal yang selalu baik. Meminjam penjelasan Noam                                                                               Hunian surga ataukah neraka yang kau incar
                                                                                                                                                  Tak ingin susah berlanjut
sudah mulai terasa. Kali ini dalam diri calon anggota                    Chomsky dalam bukunya Politik Kuasa Media yang                           Mencoba berbinar . . . mencoba riang . . .          Sebatas peringatan tak khayal meluluhkan niat becikmu
baru yang menjadi incaran berbagai organisasi ekstra                     mengkritisi industri humas di Amerika. Dari humas                        riangkan berselimut dusta                           Hanya sesaat . . .
kampus (OMEK). Kebijakan internal LPM SM memang                          instansi ataupun organisasi, memanfaatkan media                          Pada siapa ku mengadu . . . kaulah                  Hingga keparat menodaimu
melarang calon anggota baru untuk ikut organisasi lain                   untuk kepentingan mereka. Kucuran dana besar                             jawaban itu . . .                                   Tak sangka aparat menyerupai keparat
selain LPM SM, Intra, maupun ekstra kampus. Siapa                        dikeluarkan untuk mendanai dan mendesain agar                            Desir bisikmu kan menguat mendekat                  Dibawah kemiskinanlah auramu bergejolak
yang ingin dimadu? Kami pun tak mau dan kami rasa                        dapat mengontrol opini publik.                                           hingga dia dan mereka tak tahu genggam              Dawai tanganmu liar lihai
organisasi lain pun tak mau pula jika dimadu. Pada                                  Teringat cerita seorang teman yang kuliah                     kepergian                                           Memeras tulang jerih tak berdosa . . .
perkembangannya, ada beberapa calon anggota baru                         di Kedokteran UNS. Dia bercerita jika ada seorang                        Tak tahu ku kan berucap “ selamat tinggal
yang dibujuk salah seorang ketua HMJ (Himpunan                           pasien diberi tahu memiliki potensi kanker payu dara,                    dunia”. . .                                         Surabaya, 07 November 2010
Mahasiswa Jurusan) untuk bergabung salah satu                            tetapi sang pasien tidak menghiraukan kata Dokter.
                                                                                                                                                  Kamal, 14 Januari 2011
OMEK. Untuk menggoyahkan niatnya, sang ketua                             Sang pasien selalu merasa baik-baik saja sampai                                                                                          Lukman NulHakim, Lahir di Lamongan 20
membuat pernyataan yang intinya menyudutkan LPM                          akhirnya dia mengatahui jika kanker payu dara yang                                                                                       tahunan yang lalu. saat ini tercatat sebagai
                                                                                                                                                  Sandiwara Anak Bangsa
SM. Selama ini banyak informasi yang kami terima                         menyerangnya telah stadium IIIC. Begitu juga dengan                                                                                      mahasiswa Ilmu Komunikasi UTM. Selain
entah itu dukungan atau sebaliknya, menjelekkan.                         kampus bila menolak kritik dan menutup-nutupi                                                                                            itu, dia juga aktif di dunia Teater dalam
                                                                                                                                                  Deretan luka tak lenyap
Telinga kami mulai terbiasa dengan ungkapan “SM itu                      borok yang ada pada akhirnya bisa saja mengalami                                                                                         komunitas DAUN dan aktif sebagai aktifis
                                                                                                                                                  Tetap bergenyit riang
suka bikin ricuh”, “Tempatnya pemberontak”,                              penyakit akut.                                                                                                                lingkungan bersama ARBIMAPALA.
                                                                                                                                                  Sabuk melayang akan pundak
“Menjelek-jelekkan kampus”.                                              Kami hanya bisa memberikan masukan calon anggota
                                                                                                                                                  Tetap bergenyit riang
            Kami tak ingin seperti Gordon Gekko yang                     tersebut untuk berpikir sendiri atau shalat istikharah
                                                                                                                                                  Dimana kotak perih itu ?                            NAMAMU
berhenti bohong jika Bretton James akan berhenti                         apabila mentok. Kami tidak ingin mencari anggota
                                                                                                                                                  Kau buang . . kau kubur . . kau bakar ?
mengatakan kebenaran tentang dirinya. Kami akan                          yang banyak untuk pilpres, tapi kami hanya ingin
                                                                                                                                                                                                      Put          ri
tetap mengatakan kebenaran, walaupun dalam                               anggota kami mau membaca dan menulis.
                                                                                                                                                  Sungguh sesal para biadab membudakmu                             Namamu terpatri
penyampaiannya kurang memuaskan dan sering                               Meneruskan dan membangun peradaban melalui
                                                                                                                                                  Putih isimu terkurung sangkar                                    Dalam prasasti kalbu ini
dianggap kebohongan. Itu tidak lebih karena kami juga                    tulisan – bukan iming-iming kekuasaan ataupun
                                                                                                                                                  Sikapmu piawai bagai tak kenal bongkahan beban                   Melengkapi petualangan
terus belajar memperbaiki diri. Apabila tulisan-tulisan                  kekayaan.
                                                                                                                                                  Sungguh derita berlapis riang                                    Hidupku yang tak pasti
kami masuk kategori sebagai menjelek-jelekkan                            Salam Pers Mahasiswa
                                                                                                                                                  Welas asih tak kunjung berpindah diroda             Pu           tri
kampus, disebabkan kami selalu memberitakan
                                                                                                                                                  keberuntunganmu                                                  Dalam termangu
                                                                                                                                                  Wajah tak berarah tetap tersenyum                                Aku menyebutmu
                                                                                                                                                  Menandakan “akulah anak bangsa” . . .                            Sebagai lagu syahdu
                                                                                                                                                                                                                   Pelepas rinduku padamu
                                                                                                                                                  Kamal, 08 November 2010                                          Aku tak tahu
KAMI HADIR HANYA SEBAGAI MEDIA ALTERNATIVE                                                                                                                                                                         Mengapa ada rasa itu
  UNTUK MENYEIMBANGI KEDASYATAN INFORMASI MEDIA UMUM                                                                                                       Oktavia Tiara Sany, Lahir di Sidoarjo 14                Dalam jeda waktu
                                                                                                                                                           Oktober 1990. Saat ini aktif di dunia                   Usiaku dan usiamu
                                                                                                                                                                                                      Put          ri
                                                                                                                                                           Teater di komunitas Sunedesis. selain
                                                                                                                                                                                                                   Saat sunyi dan sepi
                                                                                                                                                           itu dia sedang duduk di jurusan Ilmu                    Hanya bayanganmu yang mengerti
                                                                                                                                                           kelautan Universitas Trunojoyo                          Masih sajakah kau tak tahu
                       Lembaga Pers Mahasiswa Spirit Mahasiswa: Pelindung Utama: Alloh SWT Pelindung di Universitas: Rektor    Ilustrasi: Dephy
                                                                                                                                                  Madura. Email : Cmutteara@yahoo.co.id                            Lolongan sukmaku yang pilu
                       Universitas Trunojoyo; Penasehat: Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaaan, Pimpinan Umum: Irfa
                       Ronaboyd;Pimred: Citra Dara Vresti T; Redpel: Miftahul firdaus; reporter: Hanif, Fery dan Haslah. Fotograper:
                                                                                                                                                                                                                   Mengertikah dirimu
                       Hanif-Defy Editor: Firman Ghazali Akhmadi; Layouter&Ilustrator: Defy Firman Al Hakim Facebook: Warta Kampus
                       Universitas Trunojoyo                                                                                                                                                           A i n u r R o f i , Te r c a t a t s e b a g a i m a h a s i s w a
                       e-mail: spiritmahasiswa.lpm@gmail.com Website : www.wk-utm.blogspot.com                                                                                                         Agroekoteknologi UTM serta aktif berteater di
                                                                                                                                                                                                       komunitas DAUN

                                                                                                                         EDISI VIII                 EDISI VIII
|01                                                                                                                                                                                                                                                                   |10
Advertorial                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                  Laporan Utama

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Ironi Desa Tajungan




                                                                                                                                                                                          Kini telah hadir Buletin sastra Versi pdf
                                                                                                          Perpustakaan Universitas Trunojoyo Madura
                                                 PRIINTING FOTO COPY-PERLENGKAPAN KANTOR-PENJILITAN DLL
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      (rep ortase langsung dari Desa Tanjung Kecamatan Kamal Kabupaten Bangkalan)

                                                                                                                                                                                                                                                                                                          Jum'at (03/06). Sekretaris Desa Tajungan, Mujiati            Kerusakan jalan tersebut tidak hanya berimbas pada
                                                                                                                                                                                                                                                                                                   menyampaikan keluh kesahnya kepada kru Spirit Mahasiswa



              Karena Kualitas adalah segalanya
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                sektor ekonomi dan kesehatan. Permasalahan serius yang
      GLOBAL Art                                                                                                                                                                                                                                                                                   (SM) tentang ironi yang sedang dihadapi oleh Desa            dihadapi desa Tajungan karena rusaknya jalan desa adalah




                                                                                                                                                                                                                                      Silahkan download secara gratis di blog kami:
                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Tajungan. Desa terpadat di kabupaten Bangkalan ini           kebiasaan buruk warga yang membuang sampah di laut. Hal
                                                                                                                                                                                                                                                                                                   memiliki permasalahan yang dari dahulu belum                 itu dilakukan warga karena tidak ada truk yang mau ke desa
                                                                                                                                                                                                                                                                                                   terselasaikan.                                               Tajungan untuk mengangkut sampah-sampah warga.
                                                                                                                                                                                                                                                                                                          Desa dengan luas kurang dari 8 hektar tersebut        Selama ini desa hanya dapat menerima sampah basah untuk
                                                                                                                                                                                                                                                                                                   memiliki banyak permasalahan karena jalan masuk ke desa      dijadikan kompos, sedangkan untuk sampah kering masih
                                                                                                                                                                                                                                                                                                   yang sudah rusak. Kerusakan jalan tersebut berimbas pada     tetap dibuang kelaut.




                                                                                                                                                                                                                                      www.wartakampus-utm.blogspot.com
                                                                                                                                                                                                                                                                                                   kehidupan sosial dari masyarakat desa Tajungan sendiri.             Dari keterangan Mujiati, sebenarnya pihaknya sudah
                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Mayoritas dari masyarakat Tajungan menggantungkan            beberapa kali mengajukan usulan agar akses jalan menuju
                                                                                                                                                                                                                                                                                                   hidupnya di kota Gresik dari pada di Bangkalan. Selama ini   desanya diperbaiki, namun sampai sekarang belum
                                                                                                                                                                                                                                                                                                   penduduk tajungan lebih suka ke Gresik dalam melakukan       terealisasi. Padahal, usulan tersebut sudah lama diajukan
                                                                                                                                                                                                                                                                                                   aktifitas sehari-hari karena jaraknya yang dekat, hanya      pada kecamatan Kamal, Bangkalan. Dengan tersenyum
                                                                                                                                                                                                                                                                                                   dengan naik prahu kurang lebih 15menit.                      Mujiati mengatakan “nunggu giliran mas”.
                                                                                                                                                                                                                                                                                                          Komoditi pasar di desa tersebut terbagi dua. Ada             Akibat dari warga yag lebih sering melakukan aktifitas
                                                                                                                                                                                                                                                                                                   komoditi pasar Kamal dan Pasar Gesik. Banyak dari warga      di gresik, mayoritas warga desa Tajungan dapat berbahasa
                                                                                                                                                                                                                                                                                                   desa mengatakan kualitas dan harga dalam transaksi jual      Gresik dengan lancar. Bahkan, behasa sehari-hari di desa
                                                                                                                                                                                                                                                                                                   beli lebih murah di Gresik daripada di Bangkalan. Mereka     tersebut adalah bahasa Gresik.
                                                                                                                                                                                                                                                                                                   rela bangun pagi-pagi dengan menempuh perjalanan laut               Bukan hanya transaksi jual beli saja, masalah berobat
                                                                                                                                                                                                                                                                                                   menggunakan perahu kecil karena masyarakat lebih suka        pun mereka juga memilih ke Gresik atau ke Surabaya dari
                                                                                                                                                                                                                                                                                                   berbelanja barang belanjaan dari Gresik. Kebanyakan          pada ke bangkalan. Mereka beranggapan dan sudah
                                                                                                                                                      persma.com
                                                                                                                                                              Situs Pemerhati Tanah Air




                                                                                                                                                                                                                                                                                                   tengkulak dari desa Tajungan berangkat ke Gresik jam 01.00   membuktikan kalau berobat ke kota tersebut lebih
                                                                                                                                                                                                                                                                                                   untuk mendapatkan barang dagangan yang mereka inginkan       professional dalam penanganannya dan memuaskan dari
                                                                                                                                                                                                                                                                                                   dan tiba kembali ke desa Tajungan jam 05.00 kemudian         pada di bangkalan. Kebanyakan dari mereka yang berobat ke
                                                                                                                                                                                                                                                                                                   menjualnya kembali ke pasar Kamal . Disamping itu,           Gresik adalah warga yang terserang penyakit pernafasan.
                                                                                                                                                                                                                                                                                                   akses jalan untuk ke Pasar          Kamal sendiri masih             Menurut keterangan sekdes setempat penyakit
                                                                                                                                                                                                                                                                                                   buruk. Mereka yang                   berbelanja di Pasar     terse            but akibat polusi cerobong asap petro kimia,
                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Kamal harus rela-                    naik becak me- lewa                        karena desa tajungan sangat dekat dengan
                                                                                                                                                                                                                                                                                                   ti jalanan                            berba tu dan                               pabrik tersebut. Keterangan tersebut
                                                                                                                                                                                                                                                                                                   berluba-                               n g                                       berbeda dengan dr. Caecillia F. Lusida,
                                                                                                                                                                                                                                                                                                   y a n g                                                                        Sp.P spesialis paruh (PULMONOLOGIST).
                                                                                                                                                                                                                                                                                                   sampai                                                                  Ditemui saat sela-sela kesibukannya di klinik Jl.
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                    P.sudirman 68 Gresik, yakni klinik tempat para penduduk
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                desa tajungan berobat. Menurutnya penyakit pernafasan
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                         saa
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                yang di derita oleh masyarakat tajungan bukan akibat dari
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      t ini
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                cerobong asap petro kimia gresik, akan tetapi faktor seperti
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      belum
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                usia yang sudah tua, kebanyakan merokok, air yang kurang
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                     menda
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                bersih, dan akibat inveksi debu jalan. “Kebanyakan penyakit
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                     -pat
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                yang mereka derita bukan akibat inveksi limbah pabrik”
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                    perhati-
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                simpul dokter lulusan Unair tersebut. Sedangkan masalah
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   an dari
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                pelayanan, memang klinik tersbut mengutamakan
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   pemerint
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                profesionalitas kerja untuk semua pasien yang datang.
                                                                                                                                                      www.                                                                                                                                                                                          ah.
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                “Alhamdulillah semua pasien dari tajungan yang berobat
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                kesini kebanyakan sembuh total, sehingga warga sana
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                banyak yang berobat ke klinik kami.” Ujarnya.
                                                                                                                                                           Divisi Marketing : 085648821323                                                                                                                                  Ilustrasi: JR                       (Jecko/Hniv/Fery)

                                                                                                                                                                                                                                                                                      EDISI VIII      EDISI VIII
|09                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                    |02
 ABCDEFGHIJ
Laporan Khusus                                                                                                                                                                                                                      Ruang Essai
                                                                                                                                                                                                                                    ABCDEFGHIJ

Sampai saat ini, ORMABA masih biasa saja                                                                                               (lanjutan: Kuasa Merokok)

            Orientasi Mahasiswa Baru yang dilaksanakan pada 5-8 September 2011 lalu, masih belum menunjukkan hasil                     persis yang dikatakan dalam Surat Al-Jaatsiyah ayat 24,
yang signifikan dalam menggugah minat Maba (mahasiswa baru) berorganisasi. Hal tersebut ditunjukkan dari tidak jauh                    namun penguasa tidak sadar apabila Ada yang                 Penguasa tidak jauh berbeda. Menjadi Penguasa juga harus
berbedanya persentase masuknya Maba ditingkatan universitas. Presentase mahasiswa baru tahun akademik 2010-2011,                       menggerakan non materi yang kemudian menggerakan            memiliki kesehatan, uang, dan iman. Kesehatan diperlukan
dengan tahun akademik 2011-2012.                                                                   Litbang SM                          materi. Sekali lagi masyarakat yang terkena dampaknya       untuk menjalankan kehidupan masyarakat. Kesehatan fisik
                                                                                                                                       dan penguasa selamat. Walaupun penguasa selamat dari        bisa dilihat, namun kesehatan rohani sulit diterima. Kita bisa
            NO                    U KM                       T AH U N 2 0 1 0 -2 0 1 1          H A SIL S E M E N T A RA
                                                                                                                                       bencana sesaat, namun penguasa akan mengalami               lihat penguasa yang arogan menggusur rumah-rumah atas
             1                LD K -M K M I                      6 0 p e n d a f ta r              1 5 0 p e n d a ft a r              penderitaan psikis yang panjang. Jiwa dan hati para         nama kepentingan negara dengan mengenyahkan
                                                                                                                                       penguasa akan tersiksa dan tersayat dengan perantara        keberadaan warga yang digusur sebagai unsur terbentuknya
             2             T ig a S e r a n g ka i               5 4 p e n d a f ta r               7 3 p e n d a ft a r               harta yang tidak halal, menyalahgunakan kekuasaan,          negara. Melalui kekuasaannya membeli tanah dengan
                                                                                                                                       ketakutan akan digulingkan dari kekuasaan.                  harga murah. Uang adalah modal awal menjadi seorang
             3              G H U B AT R AS                      5 7 p e n d a f ta r               3 7 p e n d a ft a r                                                                           penguasa. Tidak punya uang tinggal kongkalikong dengan
             4                  T r ip le C                     2 0 0 p e n d a f ta r             2 2 0 p e n d a ft a r              Fiksasi dan Dalih                                           pemilik modal. Aku rasa hal tersebut sudah jamak kita
                                                                                                                                       Freud pernah mengatakan apabila orang merokok               ketahui. Terlebih proses pemilihan seorang penguasa dalam
             5                N A G G A LA                       8 5 p e n d a f ta r               5 8 p e n d a ft a r               memiliki kecenderungan fase oralnya terganggu, sehingga     demokrasi saat ini memerlukan banyak biaya. Iman menjadi
                                                                                                                                       untuk memenuhi kepuasaan oral ketika dewasa                 simbol-simbol mereka. Menjual ayat-ayat suci dalam
             6                 LP M - SM                         1 5 p e n d a f ta r                9 p e n d a ft a r                menyalurkannya dengan rokok. Kita juga sering melihat       kampanye mereka denga harga murah.
                                                                                                                                       ambisi masyarakat yang ingin sekali mengisi pos-pos
             7                P S . G o ld e n                  1 0 0 p e n d a f ta r              6 0 p e n d a ft a r
                                                                                                                                       penguasa atau paling tidak di bawahnya. Hal ini tidak       "Bagaimana jika industri rokok di tutup? Bukankah itu
             8                   B -S in g                      1 5 0 p e n d a f ta r              5 0 p e n d a ft a r               terlepas dari keinginan mereka yang tertindas dari          mengakibatkan pengangguran bagi orang yang bekerja di
                                                                                                                                       penguasa yang kemudian muncul keinginan menjadi             sana? Makanya kita mau berkorban demi mereka" tanya
             9                 CA P O E RA                      1 0 0 p e n d a f ta r              7 0 p e n d a ft a r               penguasa berikutnya.                                        para perokok. Inilah tugas penguasa untuk memberikan
                                                                                                                                                                                                   industri alternatif untuk buruh tembakau. Penguasa sering
             10                    U K3                          1 3 p e n d a f ta r                9 p e n d a ft a r
                                                                                                                                       Orang yang merokok pun punya dalih. Orang yang              sibuk mengeruk untung dari industri rokok dan enggan
             11                ME N W A                          2 4 p e n d a f ta r               3 5 p e n d a ft a r               merokok memiliki ciri-ciri, yakni dia itu sehat, memiliki   memberikan perhatian kepada penelitian alternatif agar
                                                                                                                                       uang, dan beriman. Apabila tidak sehat seorang perokok      tembakau memiliki manfaat lain dari pada digunakan untuk
             Jumlah mahasiswa baru Universitas Trunojoyo                 pelaksana ORMABA juga tidak dapat memfokuskan kegiatan        akan dilarang merokok. Kemudian bila tidak memiliki uang    rokok.
tahun akademik 2011-2012 bertambah 174 mahasiswa dari                    untuk fokus dalam mencetak mahasiswa organisatoris. Hal       janganlah jadi perokok. Dan oleh sebab hidup matinya
jumlah mahasiswa tahun sebelumnya, yakni: 1459                           tersebut dikarenakan tema kegiatan telah ditentukan oleh      makhluk itu ditentukan Tuhan kenapa musti takut             Aku sendiri menulis ini dengan merokok, namun alam
mahasiswa. Berikut adalah perbandingan mahasiswa tahun                   DIRJEN DIKTI,          yaitu dengan memfokuskan pada          merokok? Toh tidak merokok pun juga akan mati.              bawah sadarku terkadang mengingatkan untuk berhenti.
akademik 2010-2011 dengan 2011-2012 yang berminat                        pembekalan materi dan pengembangan nilai-nilai pancasila      Kesehatan terkadang dilupakan atau tidak diacuhkan oleh     Aku seperti penguasa yang kecanduan kekuasaan.
untuk mendaftarkan diri ke Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM)                 pada mahasiswa baru.                                          kita. Seorang dokter bilang kita sakit, namun tetap saja    Penguasa menyediakan tempat khusus area perokok. Di
Universitas Trunojoyo sampai tanggal 29 September 2011 .                            Vicky juga beranggapan, mahasiswa baru             kita merokok. Tak selamanya orang yang merokok itu          sana kita menjadi perokok sebenarnya: perokok aktif
Untuk UKM Taruna Jaya, dan UKM PSHT masih belum bisa                     ditahun ini lebih terlihat antusias dan berminat untuk        memiliki uang, bisa saja dia meminta rokok pada orang       sekaligus perokok pasif. Nikmatnya merokok di alam
dikonfirmasi.                                                            berorganisasi. Hal tersebut terlihat saat ORMABA              yang sudah punya rokok. Memang benar hidup mati             terbuka. Membebaskan asap-asap lari kemana mereka
             Menurut Vicky selaku Ketua Pelaksana ORMABA                 berlangsung yang menurutnya terjadi karena mayoritas dari     seseorang yang menetukan Tuhan, di samping itu kita juga    mau. Ke arah kita atau filter-filter alam. Bahkan lebih nikmat
2011, keberhasilan ORMABA belum dapat dilihat seluruhnya                 mereka sudah memiliki bekal saat masih menempuh               tidak bisa melupakan bahwa kita harus menjaga apa yang      tidak merokok.
karena proses orientasi masih belum terlaksana semuanya.                 pendidikan di Sekolah Menengah Akhir masing-masing.           Tuhan ciptakan termasuk tubuh kita. Tuhan yang
Masa orientasi yang dimaksud adalah Student Day di                       Vicky yakin kalau ORMABA kali ini akan sukses. Karena         menciptakan, manusia yang menjaganya.
tingkatan Fakultas dan juga OSPEK ditiap jurusan. Menurut                menurutnya indikator-indikator kesuksesan tersebut sudah
V i c k y, O S P E K d i t i n g kata n Fa ku l ta s m e r u p a ka n    mulai terlihat, walaupun OSPEK ditingkatan jurusan
pengembangan dari ORMABA dan selanjutnya akan                            mayoritas sudah dilakukan (fry).
dilakukan pemantapan ditingkatan jurusan. Selain itu, pihak
                                                                                                                                                    KITA KAUM INTELEKTUALKAN?
                                                                                                                                                    GUNAKAN HAK JAWAB ANDA!!!

                                                                                                                          EDISI VIII     EDISI VIII
|03                                                                                                                                                                                                                                                        |08
                                                                                              Ruang Essai
                                                                                              ABCDEFGHIJ                      News Flash
                                                                                                                              ABCDEFGHIJ


                                                                                                                             Komunikasi Trunojoyo jadi Tuan Rumah
Kuasa Merokok
Oleh : Boyd Utama                                                                                                                                                        Pertemuan Nasional
"Mana yang lebih berbahaya, perokok aktif atau pasif?"                                                                                                                                                                         Acara yang pertama
tanyaku.                                                                                                                                                                                                        kalinya diadakan di Universitas
"Perokok pasif!" teriak mereka serentak.                                                                                                                                                                        Tr u n o j o y o i n i d i i k u t i o l e h
"Nah, makanya jadilah perokok aktif" timpalku.                                                                                                                                                                  mahasiswa komunikasi dari
                                                                                                                                                                                                                Jakarta, Bandung, Yogyakarta,
Aku keluar dari ruangan dengan menyisakan gemuruh dan                                                                                                                                                           Makassar, Bengkulu, Banten, Solo,
tanda tanya. Malamnya aku temukan diriku yang lain duduk                                                                                                                                                        Palu, dan daerah lain. Dengan
di depanku dengan raut wajah serius.                                                                                                                                                                            jumlah peserta yang hampir
"Siang tadi, apakah kau merasa menang?" tanyanya dengan                                                                                                                                                         mencapai seratus orang dan
senyum sinis.                                                                                                                                                                                                   rundown acara yang sangat padat,
"Sama sekali tidak." jawabku.                                                                                                                                                                                   menjadikan panitia begitu antusias
"Kau mengetahui merokok adalah kata kerja dan perokok                                                                                                                                                           untuk bekerja secara optimal
adalah kata benda (dalam hal ini proper noun). Kau sendiri                                                                                                                                                      menyiapkan segala hal terkait
yang mengumpamakan perokok aktif adalah penguasa.                                                                                                                                                               acara.
Lantas, mengapa kau menyuruh mereka menjadi                                                                                                                                                                                    Pada hari pertama,
penguasa?"                                                                                                                                                                                                      diadakan Seminar Nasional
"Aku hanya mengajak mereka berpikir."                                                                                                                                                                           “Membentuk Media Watch Yang
                                                                                                                                                                                                                Ideal” yang di materikan oleh
Malam itu diriku ngoceh padaku, tapi aku sudah tenggelam
                                                                                                      Ilustrator: JR         Mobilitas peserta Rakernas IMIKI                                      Foto : Hanif Hernani Sirikit. Hari kedua, para
pada lautan rokok. Aku tak menggubrisnya. Perokok dan                                                                                   Himpunan Mahasiswa Komunikasi Universitas                               peserta beserta panitia
merokok. Subjek dan predikat. Pada dasarnya mereka                                                                           Trunojoyo menjadi tuan rumah sebuah kegiatan berskala        mengadakan bakti IMIKI di SMA Negeri 2 Bangkalan. Hari
membenci merokok bukan perokok. Perokok aktif lah yang         Pikiran sederhana mereka: kenapa mereka tidak menjadi                                                                      terakhir, mereka mendengarkan pembacaan hasil
                                                                                                                             nasional. Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Ikatan
mereka benci karena dialah yang mengisap rokok secara          penguasa saja? Dampaknya lebih kecil daripada menjadi                                                                      Rakernas yang telah dibahas di hari-hari sebelumnya.
                                                                                                                             Mahasiswa Ilmu Komunikasi Indonesia (IMIKI) yang
aktif. Lain halnya dengan perokok pasif yang hanya             rakyat biasa.                                                                                                              Kemudian ditutup dengan Tour IMIKI in Madura dimana
                                                                                                                             rencananya akan dilangsungkan selama tiga hari (29/09)-
menerima asap rokoknya saja, namun dialah yang kena                                                                          (01/10) dan bertempat di Asrama MTs Negeri Model,            para peserta diajak jalan-jalan menyusuri keindahan
pengaruh buruk lebih banyak. Bencilah mereka pada              Penguasa memiliki tanggung jawab besar: terhadap dirinya                                                                   Madura.
                                                                                                                             Bangkalan. Pada acara kali ini dibuka di gedung auditorium
perokok aktif. Tanpa disadari sebenarnya perokok aktif juga    dan orang di sekitarnya. Penguasa pula yang menyebabkan
                                                                                                                             Unijoyo. Perhelatan pembukaan dimulai sejak satu hari
sekaligus perokok pasif. Perokok aktif selain mengisap rokok   sebuah bangsa hancur atau sejahtera. Masyarakat yang                                                                                     Sumber dana untuk berlangsungnya acara
                                                                                                                             sebelumnya (28/09) ini dimulai dengan Pesta Kostum
juga mengisap asapnya. Perokok aktif pun tidak                 menjadi perokok pasif pun ikut terkena dampaknya.                                                                          tersebut didapat dari registrasi tiap-tiap peserta dan juga
                                                                                                                             bertemakan Sakera, sebagai simbol jawara Madura. Di
menyadarinya karena dia telah terbiasa dengan bau asap         Pengangguran, pendidikan tidak merata, perampokan,                                                                         dari Himakom (Himpunan Mahasiswa Komunikasi) dari
                                                                                                                             Simpang Lima, jalan bertikung lima simpang yang
rokok.                                                         hutan gundul merupakan dampak tidak langsung dari                                                                          Jurusan. Masing-masing wajib membayar Rp 150.000 per
                                                                                                                             mengarah ke setiap jurusan, terdapat bazar yang digelar
                                                               penguasa yang rakus. Mereka mengisap asap rokok dan                                                                        peserta. ” selain rapat Kerja Nasional juga mempererat
                                                                                                                             bagi pengunjung. Para pengunjung dapat menikmati
Kekuasaan pun demikian. Menjadi candu bagi yang haus           perokok aktif tak mengisap asap yang dikeluarkannya.                                                                       hubungan antar jurusan Ilmu Komunikasi dan dalam
                                                                                                                             pameran foto, nonton pemutaran film karya mahasiswa
kekuasaan. Masyarakat sangat marah pada penguasa,              Begitu juga bencana longsor, tanggul jebol, banjir, tsunami                                                                rangka mengenalkan kampus UTM ke luar daerah juga
                                                                                                                             baru 2011, hingga belanja makan sepuasnya di deretan stan
disebabkan tindakan yang dilakukan oleh penguasa               dan faktor alam lainnya merupakan akibat penguasa.                                                                         bisa tahu seluk beluknya”, kata Pramita Yales Sety selaku
                                                                                                                             yang menjual dan menyajikan dua pilihan menu kuliner
menyebabkan masyarakat menerima dampak negatifnya.             Bencana alam tersebut digerakkan oleh sesuatu dari alam                                                                    Ketupel IMIKI 2011. Ditambahkan, merasa bangga IMIKI
                                                                                                                             dengan membeli kupon terdahulu, yang tentu saja telah
Apabila masyarakat yang keblinger ingin menjadi perokok        non materi.                                                                                                                kali ini sukses. (hnf)
                                                                                                                             ditentukan harganya. Menu kuliner yang disediakan
aktif alias ingin menjadi penguasa, maka mereka pun tanpa                                                                    dimulai dari kisaran harga Rp 4.000 untuk sate dan
sadar juga turut masuk ke dalam lingkaran bahaya rokok. "Bencana itu berasal dari alam." kata penguasa. Hal ini              Rp10.000 untuk bubur sabi.


  EDISI VIII                                                                                                                                                                                                                              EDISI VIII
                                                                                                                       |07   |04
  Catatan Arok
  ABCDEFGHIJ                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                         Catatan Arok
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                     ABCDEFGHIJ




                                                                                                                                      MARI BERAKSI DENGAN TULISAN, MARI BERAKSI DENGAN TULISAN, MARI BERAKSI DENGAN TULISAN, MARI BERAKSI DENGAN TULISAN,
                                FUNDAMENTALIS
     Saya percaya bahwa fundamentalisme adalah wajah kita        dan diluruskan. Dunia telah nyaman dengan penyempitan                                                                                                                                      sebuah kewajaran bila seseorang butuh untuk percaya pada                 dalam menjawab setiap perubahan. Ambiguitas akan kita
semua yang percaya pada sesuatu (agama). Sekali pun              makna fundamentalisme yang berarti: politik Islam, teror,                                                                                                                                  sesuatu dan memperjuangkan apa yang diyakininya, hingga                  terjemahkan dengan sendirinya seiring masa dan
fundamentalisme telah berubah makna, ketika Negara Barat         kekerasan, dll. Terlebih di Indonesia yang merasakan                                                                                                                                       fundamentalisme lahir sebagai produk peradaban dan                       tantangan yang datang dengan segala anugrah akal yang
gencar berpropaganda; sejak dua menara kembar diratakan          hangatnya sentuhan konflik dari persinggungan antara                                                                                                                                       sejarah.                                                                 Tuhan berikan. Artinya, bahwa agama Tuhan memiliki
pada 11 September. Fundamentalisme sendiri telah berubah         sikap konservatif kaum fundamentalis dengan penganut                                                                                                                                              Kesadaran akan fundamentalisme menjadi sesuatu yang               metodenya sendiri dalam menjawab setiap tantangan.
makna, yang disebut James Barr untuk mengistilahkan              humanisme dan liberalisme.                                                                                                                                                                 nisbi. Sebab untuk memahami fundamentalisme yang paling                       Kesimpulannya, fundamentalisme datang dari
fundamentalis sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari Dunia        Kaum fundamentalis Islam di Indonesia juga                                                                                                                                            dasar berangkat dari semangat purba – narsisme – kelompok                sebuah keresahan tanpa dasar akan jaman yang
Kristen; disempitkan menjadi sekedar “politik islam”.            mengalami kegelisahan yang sama dengan apa yang                                                                                                                                            yang merasa paling benar. Segala hal yang berada di luar                 kemudian diperjuangkan dengan bedil dan darah.
     Dalam sejarah Kristen, fundamentalisme dipakai untuk        dirasakan Kristen pada masa gelap gereja. Keresahan                                                                                                                                        kepercayaan kita dianggap sebagai sesuatu yang berbahaya.                Meminjam istilah Goenawan Mohammad:
menyebut para evangelicals atau penjaga Injil. Tapi, itu semua   terhadap tantangan bermunculannya “Tuhan baru” dalam                                                                                                                                       Disadari atau tidak, kebutuhan ekspansi akan keyakinan dan               fundamentalisme dan liberalisme dalam agama itu tidak
                                          adalah sejarah yang    kehidupan manusia: ilmu pengetahuan, teknologi dan                                                                                                                                         jumlah massa menjadi suatu kebutuhan yang tidak                          salah asalkan ia dijalani tanpa kekerasan.
                                              tidak butuh        perkembangan kesadaran logis, serta modernisme. Saat itu                                                                                                                                   terelakkan. Untuk mencapai tujuan itu, segala jalan                           Kekhusyukan kita berTuhan tidak sepantasnya
                                                dis    inggung   gereja tidak segan-segan bersifat keras terhadap para                                                                                                                                      –termasuk perang–, menjadi logis bagi mereka yang                        sejalan dengan semangat kebencian pada sesama. Kita
                                                                 misionaris penggoyah keyakinan dan dokrtin gereja. Galileo                                                                                                                                 menyebut dirinya pembela Tuhan. Sekali pun mereka sadar                  akan sampai pada pengertian tertinggi saat kita bisa
                                                                 adalah salah satu contoh kecil dari keresahan kelompok                                                                                                                                     b i l a f u n d a m e n t a l i s m e a ka n m e m b e n t u r p a d a   saling memaklumi segala tantangan dan perbedaan yang
                                                                 agama terhadap bentuk Tuhan baru manusia. Dalam Islam,                                                                                                                                     fundamentalisme yang lain dan mungkin memiliki tujuan                    datang. Kalau fundamentalisme berarti mengabarkan
                                                                 fundamen talisme juga tak kalah mengerikan dalam                                                                                                                                           yang sama.                                                               perang lantaran kegagalan kita melakukan ekspansi atas
                                                                     men        gapresiasikan kekhawatiran akan bahaya                                                                                                                                             Selain keaslian, kebenaran mutlak yang intoleran dan              keyakinan, itu sama halnya dengan mengatas-namakan
                                                                                  jaman yang mencoba merusak                                                                                                                                                tidak fleksibelnya sebuah kepercayaan menghadapi                         Tuhan untuk pembunuhan-pembunuhan. Masa-masa
                                                                                      “kemurnian” keyakinan. Seperti contoh:                                                                                                                                tantangan jaman akan berpotensi konflik. Jaman akan                      ketika segalanya telah bebas –termasuk menjalankan
                                                                                      p e nye ra n ga n t e r h a d a p J e m a a h                                                                                                                         berkembang dengan segala tantangannya. Ia berpotensi                     kepercayaan– sekaligus menjadi pertanda, bahwa masa
                                                                                    Ahmadiyah yang menelan banyak korban                                                                                                                                    menjadi badai yang merobohkan bangunan yang tidak                        berdarah demi berkeyakinan semestinya dihentikan.
                                                                                    juga menjadi catatan terbaru tentang                                                                                                                                    memiliki dasar yang kuat. Hal ini seperti yang digambarkan               Seingat saya Muhammad adalah tauladan tertinggi yang
                                                                                   kebengisan fundamentalisme islam di                                                                                                                                      Nietszche sebagai nihilisme. Ramalan dari runtuhnya                      mampu menunjukkan, bahwa Islam bisa sangat ramah
                                                                         Indonesia.                                                                                                                                                                         kepercayaan dan kemapanan oleh Tuhan Baru. Ada                           dan duduk berdampingan dengan kepercayaan lain tanpa
                                                                           Saat ini kaum fundamentalis telah mendapatkan                                                                                                                                    anggapan, bahwa fundamentalisme merupakan manifestasi                    harus saling bertikai.
                                                                     rapor merah di dalam ingatan masyarakat.                                                                                                                                               dari perlawanan terhadap datangnya Tuhan baru dalam                           Adakah kita hendak menjadi nabi-nabi baru yang
                                                                      Fundamentalis adalah sesuatu yang tetap hidup dan                                                                                                                                     kehidupan. Fundamentalisme juga lahir dari adanya ayat-                  m e m b awa p e d a n g b e r l u m u ra n d a ra h u nt u k
                                                                        menelan banyak korban. “Kemurnian adalah segala-                                                                                                                                    ayat yang sifatnya saklek di kitab suci. Dari sinilah                    memaksakan kepercayaan kepada orang lain?
                                                                         galanya untuk mencapai kemenangan. Apapun itu,”                                                                                                                                    fundamentalisme lahir. Meski di sisi lain, kita kerap
                                                                           ucap seorang kawan saat disinggung tentang                                                                                                                                       melupakan bahwasanya ada ayat-ayat yang ambigu dan                       Citra D. Vresti Trisna
                                                                           fundamentalisme. Lalu, ia bercerita soal Israel,                                                                                                                                 membutuhkan telaah lebih jauh.                                           September, 2011
                                                                            kemurnian ras dan segala kepercayaan yang                                                                                                                                              Agama adalah jawaban yang sangat relevan untuk
                                                                            intoleran. Maka pertanyaan yang muncul                                                                                                                                          mengatasi tantangan jaman model apa pun. Tuhan
                                                                          kemudian adalah, apa kemurnian itu benar-benar                                                                                                                                    menganugrahkan akal pada manusia untuk bersikap arif
                                                                        ada? Sejauh mana kita meletakkan batasan terhadap
                                                                     fundamentalis itu sendiri?
                                                                       Saat keadaan chaos, yang dibutuhkan melebihi
                                                                                                                                                                                                                                                                  AYO segera menJADI MANUSIA yang dan
                                                                 segalanya adalah kedamaian. Kita akan melupakan
                                                                 kemurnian, kepercayaan yang saklek dan tidak dinamis.
                                                                                                                                                                                                                                                                                 CERDAS media.
                                                                 Mengingat jaman dan manusia telah begitu letih terhadap
                                                                 perang untuk memperjuangkan sesuatu yang abstrak. Saat                                                                                                                                           siapkan filter untuk apapun yang dihadirkan
                                                                 fundamentalisme mencapai chaosnya, diam-diam kita akan
                                                                 berpikir: apakah Tuhan membutuhkan ini semua? Butuh                                                                                                                                                              MEDIA massa.
                                                                 jatuhnya korban dan tubuh yang berdarah sebagai                                                                                                                                               Iklan layanan masyarakat ini dipersembahkan oleh LPM -Spirit Mahasiswa
                                                                  persembahan. Hal ini adalah perasaan yang wajar, karena
                                                                    setiap manusia terbentuk dari unsur yang sama. Juga
           Ilustrator: JR

                                                                                                               EDISI VIII                                                                                                                                     EDISI VIII
 |05                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                         |06

								
To top