Docstoc

Tentang MS.Acces

Document Sample
Tentang MS.Acces Powered By Docstoc
					Pendahuluan
Walaupun bisa menganggap diri pribadi sebagai “programmer”, penulis suka membaca buku-buku pemrograman dari sudut yang berbeda seperti misalnya:
   

Great Software Debates oleh Alan M. Davis Professional Software Development oleh Steve McConnel Agile Software Development oleh Alistair Cockburn dan lain sebagainya.

Buku-buku itu sama sekali tidak membahas tehnik-tehnik pemrograman tetapi membahas topik-topik umum yang penting dalam teknologi informasi. Profesor Alan M. Davis adalah seorang yang rendah hati yang berani mengakui kegagalannya secara publik dalam bukunya. Dia berargumentasi pentingnya seseorang menguasai hal-hal yang non tehnis dalam pengembangan sebuah aplikasi untuk mengurangi risiko kegagalan.

Kesederhanaan - Program yang Membantu Bos
Sebagai ilustrasi, bayangkan seorang pimpinan perusahaan yang tidak terlalu mengerti tentang teknologi informasi bertanya kepada pegawainya, berapa penjualan barang A. Pegawai itu membuka sebuah aplikasi Microsoft Access, membuka sebuah query lalu memasukkan kriteria dan keluarlah hasilnya. Bos itu tersenyum puas dan kemudian mencoba membuat sebuah form dengan memasukkan objek-objek yang diperlukan untuk melihat perbandingan penjualan antar kategori, dan keluarlah hasilnya seketika dalam bentuk grafik. “A picture worth a thousand words”. Kembali bos itu tersenyum puas karena bisa juga membuat sebuah program yang berguna dengan cepat. Sekarang coba bayangkan yang digunakan bukan Microsoft Access tetapi Microsoft SQL Server atau bahasa pemograman dalam keluarga NET. Bos itu yang mungkin mempunyai gelar Phd dalam bidang “Public Administration” akan membentak petugas IT nya bila mengatakan sesuatu yang teknikal seperti OOP, OLTP, OLAP. Dan dapat dipastikan bos itu tidak akan pernah mau mempelajari sesuatu yang rumit yang memerlukan waktu panjang untuk mempelajarinya karena tuntutan tugasnya sendiri sebagai pimpinan perusahaan sudah cukup berat. Penulis bisa membayangkan banyak sekali orang-orang seperti bos di atas yang menggunakan Microsoft Access dalam pekerjaannya. Keamanan adalah hal yang sering digembor-gemborkan akhir-akhir ini. Tetapi tanya kepada bos itu yang hanya menggunakan data dan program untuk internal perusahaan, apakah keamanan demikian penting. Bos itu pasti akan membentak dengan mengatakan, “Kesederhanaan adalah hal yang paling penting”. Tanpa kesederhanaan bos itu pasti tidak akan pernah memulai belajar menggunakan Microsoft Access. Kesederhanaan mendorong semangat belajar.

Konvergensi dan Divergensi

Salah satu buku menarik dari pakar pemasaran Al Ries adalah “The Origins Of Brands”. Mungkin terasa aneh dalam bukunya ia mengulas teori Darwin yang pernah kita kenal dalam pelajaran Biologi sewaktu SMA. Ia membuat hubungan perkembangan produk perusahaan dengan teori Darwin “The Origin of Species” . Dalam bukunya ia juga mengulas tentang konvergensi dan divergensi. Konvergensi yang dibahas dalam buku tersebut adalah tentang bercampurnya beberapa fungsi produk menjadi satu seperti halnya dalam telepon selular dengan adanya fungsi telepon, TV, musik, kamera, PDA. Al Ries berargumentasi bahwa fungsi produk utama seharusnya berdiri sendiri – divergensi. Banyak produk gagal karena mengikuti perkembangan konvergensi dan bila ada yang sukses itupun karena masalah kesederhanaan pemakaiannya. Apa hubunganya dengan Microsoft Access? Bagi pengembang Microsoft Access yang telah berpengalaman tentu tahu dua peran dari Microsoft Access yaitu sebagai back-end dan front-end. Microsoft Access adalah satu-satunya RDBMS (Relational Database Management System) dari Microsoft yang mempunyai dua sifat, sehingga menurut Al Ries ini mengikuti alur konvergensi. Jadi menurut Al Ries seharusnya ini dipisah karena akan gagal. Tetapi ia juga memberikan alasan bahwa produk yang berhasil menggabungkan dua atau lebih fungsi produk adalah karena kesederhanaannya. Mungkin ada benarnya, karena kesederhanaan Microsoft Access, mendorong banyak orang tanpa latar belakang IT untuk memanfaatkannya dalam pekerjaannya. Seperti kita ketahui mungkin karena dorongan-dorongan dari penggunanya, Microsoft Access dicoba juga untuk ditambah fungsinya untuk aplikasi internet. Sayangnya fitur yang ditambahkan itu, Data Access Pages, tidak berhasil karena tidak sederhana penggunaannya. Menurut Al Ries, konvergensi akan gagal. Apa yang terjadi dengan Microsoft Access versi 2007? Data Pages dihilangkan sama sekali di versi tersebut. Secara pribadi dan ini mungkin tidak sependapat dengan pengembang Access yang berpengalaman lainnya, penulis setuju dengan langkah yang diambil. Saya perlu mengutip pendapat dari Dr. West dalam bukunya “Object Thinking” tentang bagaimana seharusnya kita memilih bahasa pemrograman. Dr. West di halaman 34 di bukunya, memberikan tiga alasan yang seharusnya menjadi pegangan dalam pemilihan alat pemrograman yaitu: Pragmatics, Performance and Philosophy. Penulis ingin menekankan pada hal yang ketiga yaitu Philosophy: Mengapa atau untuk alasan apa suatu bahasa pemrograman dibuat? Siapa yang tahu mengapa Microsoft Access dibuat? Secara tepat penulis tidak tahu tetapi kita dapat melihat dari namanya saja, Microsoft Access database dan dalam kategori mana Microsoft Access database dimasukkan- Microsoft Office. Jadi kalau anda ingin membuat program “3D Game” atau program yang mengontrol “hardware” maka memilih Microsoft Access adalah pilihan yang salah. Namun jika anda ingin membuat aplikasi database dan ingin memanfaatkan objek-objek Microsoft Office yang kaya maka Microsoft Access adalah pilihan yang tepat. Sekarang pertanyaannya adalah Microsoft Access yang mana yang akan digunakan untuk aplikasi database, apakah Microsoft Access back-end atau Microsoft Access sebagai Front-end? Jika yang akan dibuat adalah aplikasi database sederhana dengan

sedikit pengguna dan jumlah data yang tidak terlalu banyak maka kita dapat menggunakan Microsoft Access sebagai front-end dan back-end sekaligus - sebagai aplikasi file server. Tetapi jika kita ingin membuat aplikasi database dengan banyak pengguna dan jumlah data yang besar, dan database itu akan diletakkan dalam komputer server yang mempunyai konfigurasi mesin yang cepat maka Microsoft Access sebagai front-end dan Microsoft SQL Server dapat digunakan untuk maksud tersebut - sebagai aplikasi client server. Dan yang lebih penting lagi adalah target pengguna aplikasi anda. Bila target pengguna aplikasi adalah perusahaan atau institusi di mana orang-orangnya tidak terlalu menguasai IT maka database Microsoft Access sebagai back-end adalah pilihan yang lebih tepat. Dengan tidak mempertimbangkan philosophy Microsoft Access dan dua sifat Microsoft Access maka perdebatan atau diskusi tentang Microsoft Access akan mengarah kepada diskusi yang kurang tepat.

Perdebatan tentang Microsoft Access
Setelah ulasan-ulasan singkat pada bagian sebelumnya untuk memberikan sedikit latar belakang teori, maka sudah saatnya kita mengulas pendapat tentang Microsoft Access yang ada dalam banyak forum termasuk di dalam forum atau blog MSDN.
    

Microsoft Access tidak banyak digunakan. Microsoft Access adalah mainan/“toy”. Microsoft Access tidak berkembang. Microsoft Access tidak bisa membuat komponen komponen. Aplikasi Microsoft Access adalah aplikasi yang hanya cocok untuk prototipe.

Sebelum kita masuk pada ulasan-ulasan ini ada baiknya kita harus mengingat dua hal yang penting di atas yaitu: Philosophy dan dua sifat Microsoft Access.

Apakah Benar Microsoft Access Tidak Banyak Digunakan?
Yang mengatakan ini pasti tidak pernah melihat diskusi di situs-situs internet seperti MSDN, Google dan lain sebagainya. Kenyataannya adalah Microsoft Access database adalah RDBMS yang paling populer di muka bumi yang pemakainya berjuta-juta orang. Tepatnya berapa tidak ada yang bisa tahu karena banyak sekali mereka-mereka seperti bos di atas, siswa-siswi, mahasiswa-mahasiswi, profesor di universitas yang hanya menggunakan Microsoft Access untuk kepentingan tugas atau pribadi yang tidak mungkin terdeteksi satu persatu.

Microsoft Access adalah Mainan/“Toy”
Tanya seorang anak kecil, apakah yang paling disukainya. Anak-anak akan mengatakan bahwa mereka suka mainan. Demikian pula orang dewasa suka sekali pada hal yang menyenangkan. Apa salahnya dengan hal-hal yang menyenangkan dalam pekerjaan? Microsoft Access adalah alat yang menyenangkan karena

mudahnya pembelajar awal untuk membuat sesuatu yang berguna. Sukses kecil dari awal akan memberikan motivasi yang luar biasa untuk belajar. Kritik ini dapat dipastikan dari orang-orang yang menyukai hal-hal teoritis dan tidak mengerti alasan dibuatnya Microsoft Access. Orang-orang teoritis ini suka sekali pada hal-hal yang ruwet dan tidak mempertimbangkan kecepatan dalam pengembangan. Kebalikannya, pimpinan perusahaan seperti di atas sangat menghargai kecepatan dan waktu dan tidak peduli bila Microsoft Access “heavily sub classing”- istilah itu adalah untuk menyatakan pembuatan class dari class sampai beberapa kali. Kemungkinan besar bos itu sama sekali tidak mengerti istilah yang dimaksud. Ada pendapat menarik dari Dan Appleman dalam bukunya “Moving to VB NET” halaman 61 yang yang mengkritik programmer yang terlalu teoritis. Harap diingat yang dimaksud VB dalam komentarnya adalah VB 6 atau sebelumnya. “Saya pikir pengembang VB merasa terintimidasi oleh pengembang C++, yang mempunyai kecenderungan untuk menaikkan hidungnya dan berkata, VB bukan bahasa berorientasi objek yang benar. Bahasa berorientasi objek mempunyai sifat „Inheritance‟ – yang mana pengembang dalam bahasa VB dapat menyelesaikan kode yang sama banyak dalam satu jam sedangkan pengembang C++ menyelesaikannya dalam satu minggu. Tetapi itu tidak masalah karena C++ adalah bahasa yang modern, elegan, profesional, OOP dan VB hanya mainan bagi pengembang pemula, yang dirancang bagi mereka yang tidak bisa mengatasi C++” Penulis setuju dengan kritikan Dan Appleman.

Microsoft Access Tidak Bisa Membuat KomponenKomponen
Jika yang dimaksud dengan membuat dll (Dynamic Linking Library) maka ada benarnya pendapat tersebut tetapi kita bisa membuat sub sistem-sub sistem dari aplikasi dengan memecahnya menurut fungsi-fungsinya. Dan bila diperlukan untuk membuat dll maka kita bisa membuatnya dengan aplikasi VB6 atau sebelumnya. Ini mungkin akan mengejutkan bila saya katakan bahwa Microsoft Access juga bisa menggunakan dll yang dibuat oleh teknologi NET. Alasan utama mengapa penulis tidak pernah membuat dll dengan teknologi NET adalah karena keharusan mempunyai NET Framework bila pengguna menggunakan aplikasi Microsoft Access yang kami buat. Ini juga mungkin akan mengejutkan anda, bila kami katakan bahwa Microsoft Access juga bisa dikembangkan dengan metodologi OOP dan dirancang dengan teknologi “Three or More tier”.

Aplikasi Microsoft Access adalah Aplikasi yang Hanya Cocok untuk Prototipe
Saya pernah membaca buku yang mengatakan bahwa Microsoft Access hanya cocok untuk membuat prototipe aplikasi. Kalau penulis itu merubah kalimatnya dengan “Microsoft Access cocok untuk membuat prototipe” maka penulis setuju tetapi Microsoft Access tidak hanya cocok untuk membuat prototipe, Microsoft Access

adalah alat pengembangan database yang handal yang dapat digunakan untuk membuat aplikasi database desktop ataupun untuk membuat aplikasi client server dengan Microsoft SQL server sebagai back-end nya. Jadi aplikasi Microsoft Access anda jangan dibuang tetapi perlu terus dipelihara dan dikembangkan sesuai dengan spesialisasi perusahaan di mana anda bekerja.

Kesimpulan
Microsoft Access adalah alat favorit penulis namun bukan alat pengembangan yang ideal. Mengapa demikian? Ada hal yang membuat iri penulis kepada pengembang NET karena tersedianya koleksi “Class” yang luar biasa besar pada teknologi NET. Kami cukup dibuat repot dengan keterbatasan pada Microsoft Access karena terbatasnya “library” yang ada, misalnya saja untuk fungsi clipboard untuk gambar yang mengharuskan kami menggunakan API yang cukup rumit dan kode yang panjang, dibandingkan dengan satu baris kode bila menggunakan satu Class pada NET. Mengapa tidak menggunakan VB NET? Ada satu alasan yang masuk akal mengapa tidak menggunakan VB NET untuk aplikasi database kami. Microsoft Access adalah keluarga Microsoft Office dan kami ingin menggunakan objek-objek di dalam Microsoft Office dengan mudah dan cepat. Walaupun VB NET dapat melakukan itu tetapi Microsoft Access dapat dipastikan jauh lebih mudah dan cepat. Untuk saat sekarang Microsoft Access adalah alat favorit kami untuk pembuatan aplikasi database di desktop. Dan bila anda ingin tahu, ASP NET dengan bahasa VB NET adalah alat favorit kami untuk membuat aplikasi database di internet atau intranet. Mudah-mudahan tulisan kecil ini sedikit memberikan sumbangan pikiran dan sedikit pencerahan. Pendapat ini adalah pendapat pribadi yang mungkin saja bisa salah dan tidak sesuai dengan pendapat pembaca.

Pengertian MS. Access
Microsoft Access adalah program untuk membuat dan mengelola database. Telah dibangun di banyak fitur untuk membantu Anda dalam membangun dan melihat informasi Anda. Akses lebih terlibat dan sungguh-sungguh yang lebih database dari aplikasi program lain seperti Microsoft Bekerja. Tutorial ini akan membantu Anda memulai dengan Microsoft Access dan dapat memecahkan beberapa masalah Anda, tetapi yang sangat baik untuk menggunakan Bantuan File yang datang dengan Microsoft Access, atau pergi ke situs web Microsoft terletak di http://microsoft. com / kantor / akses / default.htm untuk bantuan lebih lanjut.

Starting Microsoft Access


2 jalan / cara membuka MS.Acces

1. Double click pada Microsoft Access ikon di tampilan desktop.

2. Click on Start --> Programs --> Microsoft Access

membuat data baru, dan membuka Existing Databases

Gambar diatas memberikan pulihan untuk:
  

Create a New Database from scratch Use the wizard to create a New Database Open an existing database

kotak putih yang memberi Anda yang terbaru database Anda telah digunakan. Jika Anda tidak melihat salah satu yang telah dibuat, pilih File Lagi pilihan dan tekan OK. Jika memilih database yang akan digunakan sebelumnya dan klik OK.

Create a database using the Database Wizard
1. Microsoft Access ketika pertama dimulai atas, kotak dialog secara otomatis akan
ditampilkan dengan pilihan untuk membuat database baru atau buka yang sudah ada. Jika kotak dialog muncul, klik Akses Database Wizards, halaman, dan proyek dan kemudian klik OK.

If you have already opened a database or closed the dialog box that displays when Microsoft Access starts up, click New Database on the toolbar.
2. Database pada tab, klik dua kali ikon untuk jenis data yang ingin Anda buat. 3. Tentukan nama dan lokasi untuk database. 4. Klik untuk memulai Buat baru Anda mendefinisikan database

Create a database without using the Database Wizard
1. Microsoft Access ketika pertama dimulai atas, kotak dialog secara otomatis akan ditampilkan dengan pilihan untuk membuat database baru atau buka yang sudah ada. Jika kotak dialog ini akan muncul di layar, klik Blank Access Database, kemudian klik OK. Jika Anda telah membuka database atau tutup kotak dialog yang menampilkan Microsoft Access ketika mulai, klik New Database pada toolbar, kemudian klik dua kali ikon Blank Database pada tab General. 2. Tentukan nama dan lokasi untuk database dan klik Buat. (Berikut ini adalah layar yang menunjukkan atas langkah berikut ini)
Translate

Tables
Sebuah tabel adalah kumpulan data tentang topik tertentu, seperti mahasiswa atau kontak. Menggunakan tabel terpisah untuk setiap topik berarti Anda menyimpan data yang hanya sekali, yang membuat database anda lebih efisien, dan mengurangi kesalahan data-data. Meja mengatur data ke dalam kolom (disebut field) dan baris (disebut record).

Back to top

Create a Table from scratch in Design view 1. Jika Anda belum melakukannya, beralih ke Database Window Anda dapat tekan F11
untuk beralih ke Database jendela dari jendela lain.

2. Double-Click on "Create table in Design view".
(DESIGN VIEW)

3. Define setiap kolom dalam tabel.
> Di bawah Lapangan kolom Nama, masukkan kategori meja anda. Pada kolom Jenis Data, masukkan jenis yang Anda inginkan untuk kategori. > The atribut dari variabel atau bidang yang menentukan jenis data yang dapat terus. Misalnya, dalam sebuah database Microsoft Access, maka teks dan jenis data Memo bidang mengizinkan lapangan untuk menyimpan teks atau angka, tetapi Pajak jenis data yang akan memungkinkan lapangan untuk menyimpan angka saja. Nomor bidang menyimpan data jenis numerik data yang akan digunakan dalam perhitungan matematis. Menggunakan mata untuk menampilkan jenis data atau menghitung nilai mata uang. Lainnya adalah jenis data Tanggal / Waktu, Ya / Tidak, Auto Pajak, dan Ole obyek (Picture). Di bawah kolom Description, masukkan teks yang menjelaskan apa yang Anda adalah kolom. (Ini adalah kolom opsional). o Untuk tutorial kita masukkan beberapa hal berikut:

Primary Key






One or more fields (columns) whose value or values uniquely identify each record in a table. A primary key does not allow Null values and must always have a unique value. A primary key is used to relate a table to foreign keys in other tables. NOTE: You do not have to define a primary key, but it's usually a good idea. If you don't define a primary key, Microsoft Access asks you if you would like to create one when you save the table. For our tutorial, make the Soc Sec # field the primary key, meaning that every student has a social security number and no 2 are the same. o To do this, simply select the Soc Sec # field and select the primary key button
o

After you do this, Save the table

Back to top

Switching Views


To switch views form the datasheet (spreadsheet view) and the design view, simply click the button in the top-left hand corner of the Access program. Datasheet View Design View

Displays the view, which allows you to enter raw data into your database table. Back to top

Displays the view, which allows you to enter fields, data-types, and descriptions into your database table.

Entering Data


Click on the Datasheet View and simply start "chugging" away by entering the data into each field. NOTE: Before starting a new record, the Soc Sec # field must have something in it, because it is the Primary Key. If you did not set a Primary Key then it is OK.

Back to top

Manipulating Data
 



Adding a new row o Simply drop down to a new line and enter the information Updating a record o Simply select the record and field you want to update, and change its data with what you want Deleting a record o Simply select the entire row and hit the Delete Key on the keyboard

Back to top

Advanced Table Features w/Microsoft Access



Assigning a field a specific set of characters o Example) Making a Social Security Number only allows 9 characters. 1. Switch to Design View 2. Select the field you want to alter 3. At the bottom select the General Tab



4. Select Field Size 5. Enter the number of characters you want this field to have Formatting a field to look a specific way (HINT: You do not need to assign a field a specific set of characters if you do this) o Example) Formatting Phone Number w/ Area Code (xxx) xxx-xxxx 1. Switch to Design View 2. Select the field you want to format 3. At the bottom select the General Tab 4. Select Input Mask Box and click on the ... button at the right. 5. Select Phone Number option



6. Click on Next 7. Leave !(999) 000-0000 the way it is. This is a default. 8. Click Next 9. Select which option you want it to look like 10. Click Next 11. Click Finish Selecting a value from a dropdown box with a set of values that you assign to it. This saves you from typing it in each time o Example)Choosing a city that is either Auburn, Bay City, Flint, Midland, or Saginaw 1. Switch to Design View

2. 3. 4. 5. 6.

Select the field you want to alter (City) At the bottom select the Lookup Tab In the Display Control box, select Combo Box Under Row Source Type, select Value List Under Row Source, enter the values how you want them displayed, separated by a comma. (Auburn, Bay City, Flint, Midland, Saginaw)  NOTE:This will not alphabetize them for you, so you will have to do that yourself. It should look something like this:

7. Select in the datasheet view and you should see the change when you go to the city field.

Back to top

Relationships
After you've set up multiple tables in your Microsoft Access database, you need a way of telling Access how to bring that information back together again. The first step in this process is to define relationships between your tables. After you've done that, you can create queries, forms, and reports to display information from several tables at once. A relationship works by matching data in key fields - usually a field with the same name in both tables. In most cases, these matching fields are the primary key from one table, which provides a unique identifier for each record, and a foreign key in the other table. For example, teachers can be associated with the students they're responsible for by creating a relationship between the teacher's table and the student's table using the TeacherID fields. Having met the criteria above, follow these steps for creating relationships between tables.

1. In the database window view, at the top, click on Tools ---> Relationships 2. Select the Tables you want to link together, by clicking on them and selecting the Add Button 3. Drag the primary key of the Parent table (Teacher in this case), and drop it into the same field in the Child table (Student in this case.)

4. Select Enforce Referential Integrity

When the Cascade Update Related Fields check box is set, changing a primary key value in the primary table automatically updates the matching value in all related records. o When the Cascade Delete Related Records check box is set, deleting a record in the primary table deletes any related records in the related table 5. Click Create and Save the Relationship

o


				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:11599
posted:8/18/2009
language:Indonesian
pages:15
Description: Belajar MS.Access